Banyak Jalan Menuju Roma (part 4)

----- in detail : Paris --------


Bienvenue a Paris !

Antri mau foto sama Monalisa


Barcelona-Paris jauhnya 1073 km. Kami tempuh dengan TGV (French high speed train) selama 6 jam sampai di stasiun Paris Gare du Lyon. Kereta ini double decker/bertingkat.

Sampai di apartemen, cuma ambil kunci di mailbox (beda dengan yang di Madrid dan Barcelona, kuncinya diserahkan oleh staf pengelola apartemen). Kami di luar pintu hampir setengah jam karena ngga bisa cara buka pintu ---Katroook bangets 😁. Sampai ada penghuni yang lain datang dan membantu dan ternyata ada triknya..hihi. The smaller one than before, di lantai 3 dan ngga ada lift, jadi lumayan juga naik turunnya.

Pertama ke Tour Eiffel, hanya walking distance dari apartemen. Rencananya mau langsung beli tiket to the top. Tapi begitu lihat antrian yang mengular naga panjangnya bukan kepalang...Batal! Karena sudah hampir malam. Sambil jalan pulang lewat dulu Les Invalides - museum/makam untuk menghormati tokoh militer bangsa seperti Napoleon Bonaparte.

Esoknya kita ke Versailles yang berjarak 41km dengan RER - kereta antar kota. Mengunjungi Chateau de Versailles- istana King Louis XVI and his famous wife Marie-Antoinette. Raja terakhir sebelum revolusi Prancis. Sayangnya saat ini sedang ada renovasi jadi bagian dalam istana ditutup mulai 9 Juni-1 Nov 2015. Tapi tak perlu kecewa karena bagian luarnya pun memukau. Ada eksibisi artwork hasil karya sculptor ternama Perancis yang keturunan India, Anish Kapoor. Area istananya seluas 800 ha, ada 200 ribu pohon, 50 fountain..dan lain-lain. Adalah kompleks istana terluas di dunia.

Next, Notre Dame - cathedral with gothic style yang berdiri sejak 1345. Then, National Pantheon..Dulunya gereja lalu difungsikan sebagai makam National Heroes sesuai motto di depan bangunan " to great men, the grateful homeland". Yang dimakamkan disini antara lain Braille,Pierre & Marie Curie,dan lain-lain. Selain itu disini ada Foucault Pendulum yang terus bergerak sendiri sesuai dengan rotasi bumi.

Hari ketiga sejak pagi mendung kelabu menghiasi langit Paris, gerimis, suhu 10 C..brrr..Kami berkunjung ke Louvre Musee, ingin ketemu mbak Monalisa. 

Eh, sampai sana, closed every Tuesday (hihihi..So, please remember check the opening hours before you come).

Lanjut jalan! Kami pose dulu di Arc de Triomphe de Carousel..Melewati Jardin des Tuileries taman yang menghubungkan Louvre dengan Place de la Concorde..It's playground time for the kids.

Next, Arc de Triomphe de l'toile. Monumen setinggi 50 m sebagai peringatan untuk pejuang Revolusi Perancis yang namanya tertulis di sisi sisi dinding. Untuk mencapai bagian atas bisa menaiki tangga untuk menikmati panorama Paris. Di dasar monumen ada makam pahlawan tak dikenal yang dikenang dengan mendirikan sudut Eternal Flame/api abadi.

Kami lanjutkan dengan menyusuri the world's most beautiful avenue: Avenue des Champs-Elysees sepanjang 2 km dan lebar 70 m. Deretan luxury shops, theatres,cafes. Just window shopping! Mau masuk, kabuuur!! Baca nama tokonya aja dah ngga kebayang harganya (LV,Hermes,Cartier,dll)

Jalan sampai ke Grand Palais dan Sacre Coeur sebuah cathedral di atas bukit di Paris.

Hari ketiga kami mruput pagi-pagi ke Tour Eiffel. Antriiinyooo ! Meski lebih okelah daripada yang kemarin. Ke puncaknya dengan lift meski ada pengunjung yang memilih menaiki 704 anak tangga .Wow! You can enjoy panoramic view over Paris from 1st, 2nd, and top floor. Spectacular view!

Di atas ada juga restoran & souvenir shops. Saat malam hari Tour Eiffel akan diselimuti lautan kelap kelip warna warni cahaya berpijar...shines over Paris!

Next, Louvre! Menepati janji mengunjungi mbak Monalisa. Antri security screening sejam lebih, gratis masuk untuk anak di bawah 18 tahun. Ramee banget! Pantesan dibilang sebagai the world's most visited museum. Ada 400 ribu lebih object dan artwork yang dipamerkan. Yang paling heboh teteup karya Leonardo da Vinci - Monalisa yang disebut sebagai karya seni paling banyak dikunjungi, ditulis, dinyanyikan dan diparodikan. Tentu jangan lupa berpose di depan Piramida Louvre.

Finally, Paris kami akhiri dengan walking tour ke monumen Basstille-sebuah tempat pertunjukan opera, Akademi Musik L'Opera dan Madeleine-cathedral berbentuk parthenon Yunani.

Paris was a museum displaying exactly itself. Kiri kanan depan belakang begitu banyak spot berasitektur indah yang memanjakan mata. Meski ada tambahan/bangunan baru tapi konsep tetap senada dengan bangunan/karya arsitektur yang dibangun berabad silam. Paris is always a good idea, so don't miss it!

Bonjour Madame/Monsieur/Mademoiselle...😉

# Au revoir

*to be continued


Louvre Musee


Pendulum, Place du Pantheon


Champs Elysees

Eiffel Tower

Paris Gare du Lyon
















4 comments:

  1. Wah mba asyiknya jalan2 di paris ya. La plus romantique ville dans cette monde orang bilang ya paris. Saya lulusan sastra prancis tp masih impian smg suatu saat bs kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Mba..Semoga impiannya tercapai..Aamiin! Saya juga ngga nyangka bisa sampai sana :-) Btw, saya ngga bisa Bahasa Perancis hihihi..yang bisa suami. Terima kasih ya Mb Untari,,,salam kenal :)

      Delete
  2. wow ngebayangin security screening sejam, eh tapi terbayar begitu pas masuk museum ya mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa Mbak, mana outdoor itu ngantri nya...jadi panass! Tapi pas sudah di dalam baru puasss !:).. Btw, thanks dah mampir..

      Delete