Cara Indah Menggapai Berkah


Image result for Cara Indah Menggapai BerkahJeung, Barakallah fii umrik yaa..!”

Ucapan itu biasa bertaburan di akun media sosial kita saat hari kelahiran tiba, merupakan doa yang bermakna “Semoga mendapatkan berkah dari Allah di usiamu kini”.
Barakallahu lakuma..Barakallahu lakuma” 

Penggalan lirik lagu “Barakallah” yang dipopulerkan oleh Maher Zain yang pas banget dinyanyikan saat acara pernikahan, lantaran berisi doa indah untuk mempelai “Semoga Allah memberkahi kalian (sang pengantin)”.

Sahabat Ummi, berkah itu apa, sih? Berkah adalah kebaikan yang tumbuh, bertambah, berkembang dan berkesinambungan baik dalam hal materi maupun religi, contohnya berkah pada usia, harta, keluarga, usaha,dll
Anak yang berkah misalnya, bukanlah anak yang kelak menjadi penguasa negara atau pejabat hebat, tetapi anak soleh/solehah yang senantiasa mendoakan orang tuanya dan dapat bermanfaat bagi umat.

Atau rejeki, yang dikatakan berkah, bukanlah di saat jumlah penghasilan bertambah, melainkan jika ia bisa menjadi jalan rejeki bagi yang lain, serta berapa banyak yang terbantu dari rejeki itu.

Lalu, adakah cara indah untuk menggapai berkah?

1.Luruskan Niat

Niatkan perbuatan kita untuk mendapatkan ridho Allah, serta yakin dan percayalah bahwa Allah akan mencukupkannya. Misalnya, saat berangkat bekerja, niatkan bukan hanya untuk mencari uang semata, tetapi didasari niat untuk menafkahi keluarga dan memperoleh rejeki yang halal dan baik. 

"Bahwasanya segala amal perbuatan itu tergantung pada niat..." (HR Bukhari-Muslim).

“…Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (QS At-Talaq 2-3)

2.Bangun Pagi

“Jangan bangun kesiangan, nanti rejekinya dipatok ayam!” . Sebuah nasihat dari orang tua kita yang sarat makna, agar kita semangat memulai hari dengan bangun pagi/Shubuh  untuk menjemput rejeki. Bangun Shubuh selain baik untuk kesehatan, semangat bisa meningkat,  mengusir kemalasan, juga penuh keberkahan. 

Sebagaimana doa Rasulullah untuk umatnya yang senang bangun saat Shubuh:

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu Shubuhnya” (HR Abu Daud, Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah) 

3. Awali dengan Basmalah

Awali ucapan dan perbuatan baik kita dengan Basmalah, kalimat mulia pembuka kitab suci Al-Quran, yang mengandung doa semoga Allah melimpahi kita dengan keberkahan serta melindungi kita dari keburukan setan. 

4.Bersungguh-sungguh, Jujur dan Amanah

Keluarga, jabatan, pekerjaan kita pada hakekatnya merupakan amanah, baik secara duniawi dari sesama manusia, maupun secara ukhrawi dari Allah, yang akan dimintai pertanggung jawaban atasnya. Maka kita perlu bersungguh-sungguh mengemban amanah itu dengan bekerja secara professional, jujur, tidak pungli, tidak korupsi, dll. 

5.Kuatkan Ibadah

Kalau tidak mau beribadah bagaimana bisa dapat berkah? Ibadah adalah perwujudan keimanan seseorang. Jaga ibadah wajib, iringi dengan yang sunah, sempurnakan dengan sedekah. Insya Allah hidup akan berkah.

6. Bertawakal Kepada-Nya

Usaha maksimal + doa + tawakal, itu rumusnya. Setelah kita berusaha keras dan berdoa, serahkan semua urusan dan hasilnya hanya kepada Allah. 

“Seandainya kalian bertawakal pada Allah dengan tawakal yang sebenarnya, maka sungguh Dia akan melimpahkan rezeki kepada kalian, sebagaimana Dia melimpahkan rezeki kepada burung yang pergi (mencari makan) di pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang”. (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Madjah)

7.Bersyukur

Bersyukurlah atas rezeki-Nya, maka  Allah akan menambahnya, baik jumlah, kualitas atau keberkahannya.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka akan Aku tambah (nikmat) kepadamu. Tapi jika kamu mengingkari (nikmatku), sesungguhnya azabKu sangat pedih." (QS. Ibrahim 7)

8. Silaturahim

Hidup yang bermanfaat, rezeki yang bermanfaat bagi diri dan orang lain keberkahannya akan kembali pada kita. 

“Siapa yang senang untuk dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (diperpanjang usianya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim.” (HR. Bukhari)

9. Teladani Nabi

Membiasakan diri  meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, agar kehidupan kita jadi  lebih baik dan penuh berkah.

10. Istighfar dan Taubat

Perbanyak istighfar (memohon ampun) dan bertaubat kepada Allah Yang Maha Pengampun dan Maha Menutupi (dosa) agar diberi berkah yang berlimpah.

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai”. ( QS Nuh 10-12)

ummi-online , 20 Oktober 2016
Referensi: berbagai sumber / Ilustrasi: Google / Penulis: Dian Restu Agustina


No comments:

Post a Comment