Hadiah Tidak Harus Mewah, yang Penting Berkah


Image result for Hadiah tidak harus mewah yang penting berkah
Suami: “Tutup mata dulu ya, Ma! Ada kejutan buat Mama!”
Istri: “Apaan sih, Pa? Bikin penasaran saja!”
Suami: “Oke, sekarang sudah boleh buka mata. Ini laptop buat Mama. Semoga hobi menulisnya makin berkembang dan mendatangkan banyak kebaikan, Insya Allah!”
Istri: “Terima kasih, Pa! Alhamdulillah. Jazakallah khairan katsiiraan, Pa!”
Sahabat Ummi, hadiah adalah lambang kemuliaan dan penghargaan yang diberikan sebagai tanda cinta dan ketulusan. Saling memberikan hadiah semestinya dibiasakan, sebagaimana Rasulullah bersabda: “Hendaklah kalian saling memberi hadiah, agar kalian saling mencintai.” (HR Bukhari)

Pembiasaan saling memberi hadiah bagi pasutri, bisa menjadi sarana perwujudan rasa saling menghargai, menyayangi dan mencintai, yang akan menambah keharmonisan hubungan. Hadiah itu sendiri tak harus mewah, tetapi berkah, artinya bisa membawa kebaikan yang berkesinambungan bagi pasangan. 

Lalu, hal-hal apa yang perlu dipertimbangkan saat memilih hadiah?

1. Hadiah yang Mempertebal Keimanan

Al Quran, perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, sajadah, atau paket berlangganan majalah Islami, adalah hadiah yang bisa mempertebal keimanan yang nantinya akan menguatkan keharmonisan.

2. Berikan Apa yang Dibutuhkan

Kalau istri ingin menambah penghasilan dengan berjualan camilan, sebuah mikser baru untuk menggantikan mikser lamanya yang sudah tua, adalah pilihan yang tepat.

Jika suami sedang tertarik bertanam sayuran di halaman, perlengkapan berkebun dan bibit tanaman, pasti akan bermanfaat baginya dan keluarga, karena hasil panennya nanti bisa menjadi sumber bahan pangan rumah tangga.

 3. Hadiahi Sesuai Hobi

Untuk suami yang hobi sepak bola, jersey tim kesayangannya akan membuatnya lebih bersemangat olahraga, sehingga kesehatannya tetap terjaga.

Istri yang punya kegemaran menyulam, bisa dihadiahi kotak penyimpanan jarum, benang, dan peralatan untuk menyulam, agar mudah untuk mencari dan membawanya kemana-mana.

4. Sesuaikan dengan Kejadian

Istri yang baru ikut pelatihan membuat perhiasan saat acara arisan ibu-ibu lingkungan, pasti bersuka cita jika suami membelikan bahan dan peralatan yang dibutuhkan.

Suami yang baru kehilangan peralatan obeng/tang, bisa dihadiahi sebuah kotak penyimpanan alat-alat pertukangan.

5. Berikan Apa yang Diinginkan

Sewaktu melihat  istri berlama-lama memandangi iklan jilbab instan yang praktis untuk dikenakan, bisa memberi inspirasi bagi suami untuk menghadiahi. 

Beberapa kali suami  bilang menginginkan tas selempang, untuk kemudahan menyimpan dompet, kunci dan ponselnya. Kejutan dari istri berupa tas selempang seperti yang ia inginkan, tentu akan membuatnya girang.

6. Hadiahkan Pengalaman yang Berkesan

Hadiah bukan hanya barang, pengalaman bisa menjadi pilihan untuk hadiah yang berkesan.

Daftarkan istri untuk mengikuti kelas/pelatihan, misalnya kelas inspirasi hijab dan kecantikan. 

Sedangkan untuk suami yang suka dengan bidang informasi dan teknologi, mengikuti pelatihan desain grafis atau pemrograman bisa jadi pilihan.

7. Hadiah untuk Menambah Kemesraan

Berduaan pergi dengan pasangan untuk makan ke restoran, mengunjungi pameran atau jalan-jalan/liburan akan mempererat ikatan pasutri, dan mengisi ulang baterai cinta agar tetap menyala.

8. Sederhana tapi Bermakna

Tak perlu keluar biaya, petik saja bunga dari halaman, taruh di vas lalu bikin dua cangkir teh hangat untuk teman bercengkerama dengan istri. Juga, memanggil istri dengan panggilan kesayangan , seperti sayang, honey, dll merupakan hadiah yang berkah tanpa perlu keluar rupiah.

Sedangkan untuk istri, memakai wewangian kesukaan suaminya, baju yang disenanginya atau memasak makanan favoritnya juga merupakan hadiah indah untuk suaminya tercinta.

ummi-online , 24 Oktober 2016
Referensi: berbagai sumber / Ilustrasi: Google /  Penulis: Dian Restu Agustina

No comments:

Post a Comment