Wahai Wanita, Janganlah Cemburu Buta


Sahabat Ummi, alangkah menderitanya hidup wanita yang pencemburu buta. Hari-harinya penuh dengan keluhan saat suaminya bepergian. Hatinya selalu dirasuki kecemasan, menduga-duga suaminya pergi bukan untuk urusan kerja, melainkan menemui wanita lain. Pikiran buruk selalu berkecamuk saat melihat suaminya asyik dengan ponsel pintarnya karena curiga ada yang lain di hatinya. Selalu mengamati aktivitas suami, mencari berita tentangnya bahkan mencemburui teman-temannya.

Istri yang seperti ini adalah istri yang merugi. Ia tak mampu mengendalikan rasa cemburu dan nafsu ingin tahu, serta senantiasa berburuk sangka pada suami meski belum jelas kesalahannya.

Allah berfirman dalam QS Al Hujurat 12 : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain”

Ingat, cemburu karena hawa nafsu dan tanpa bukti akan menghancurkan hubungan suami istri. Wanita yang bertakwa akan menjaga lisannya dari membicarakan hal-hal yang diharamkan akibat kecemburuan yang disebabkan oleh praduga.Lalu, apakah cemburu itu tabu? Tentu tidak! Cemburu yang baik yaitu :

Rasulullah bersabda: “Rasa cemburu ada yang disukai Allah dan ada pula yang tidak disukai-Nya. Kecemburuan yang disukai Allah adalah yang disertai alasan yang benar. Sedangkan yang dibenci ialah yang tidak disertai alasan yang benar (cemburu buta).” (HR. Abu Daud)


  1. Bersikaplah pertengahan dalam hal cemburu. Prasangka dan tuduhan tanpa dasar hanya menimbulkan perselisihan, merusak keharmonisan dan bisa menyakiti hati suami.
  2. Jadikan rasa cemburumu sebagai wujud cinta untuk lebih mendekatkan diri padanya. Tampillah menawan untuknya, lakukan apa yang disukainya dan berikan seluruh cintamu sehingga ia tidak akan memikirkan yang lain selain dirimu.
  3. Kedepankan akal sehat dalam menyikapi masalah. Jangan turuti perasaan yang berlebihan.
  4. Cemburulah untuk menampakkan ketulusan cintamu dan bukan yang menghancurkan rumah tanggamu. Jadikan cemburu sebagai pemanis hubungan suami istri agar harmonis.
  5. Bertakwalah pada Allah dan percayai suami. Yakinlah, Allah akan senantiasa menjaga hamba-hamba-Nya yang menjalankan perintah-Nya. Sehingga engkau akan terhindar dari gangguan setan yang mengotori hati dengan kecemburuan yang tak berkesudahan.


     
Jadi, cemburulah sesuai porsi!😉


ummi-online , 30 September 2016
Iliustrasi : Google / Referensi : berbagai sumber /Penulis :Dian Restu Agustina

No comments:

Post a Comment