Orang Pintar atau Orang Bijak? Ini 5 Perbedaannya!


Image result for orang pintar atau orang bijak ?


Sahabat Ummi, pintar dan bijak sebenarnya merupakan dua kata yang punya arti sama. Kata ini disandangkan pada seseorang yang dinilai mahir atau pandai dalam mengerjakan sesuatu. Meski begitu, bijak bermakna satu tingkat di atas pintar. Orang dikatakan bijak jika ia dengan kepintarannya akan menganalisa segala sesuatu terlebih dahulu sebelum menyampaikannya. Dengan kata lain, orang yang pintar belum tentu bijak tapi orang yang bijak sudah pasti pintar.

Misalnya, seseorang yang bijak tidak akan begitu saja menerima informasi di media sosial. Melainkan mencari bukti atau konfirmasi kebenaran berita, baru menyebarkannya. Orang bijak juga akan mempertimbangkan sisi etika dan norma sebelum ia membagikannya. Selain itu, ia tentu akan memilih kalimat yang dipakai agar tidak menyinggung perasaan orang lain, bisa menimbulkan kebencian atau dapat memecah belah persatuan. Orang yang bijak akan berpikir panjang sebelum memajang

Berikut ini 5 hal yang membedakan lebih jauh antara orang pintar dan orang bijak :

1. Orang pintar hanya akan memproses informasi secara sistematis dan logis. Sedangkan orang bijak selain logis, informasi akan dicerna dengan melibatkan emosinya. Sehingga saat ia mendapat foto korban kecelakaan, misalnya, ia hanya akan membagi berita (yang telah dicek kebenarannya) tanpa menyertakan foto korban untuk menghormati keluarganya.

2. Orang bijak adalah orang yang sadar diri akan kekurangannya dan mau belajar untuk terus memperbaikinya. Sementara, orang pintar itu, tahu kalau mampu dan percaya diri akan kelebihannya itu. Sebagai contoh, orang pintar hanya sekedar memamerkan prestasi sedangkan orang bijak akan berbagi ilmu dan inspirasi.

3. Orang pintar akan merasa puas jika ia bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan berbagai solusi. Sedangkan orang bijak akan mendapatkan kepuasan diri jika solusi yang ia beri bisa menginspirasi. Misalnya, saat harga cabe meroket. Orang bijak akan memeriksa secara keseluruhan sistemnya dulu. Mulai dari harga benih, biaya produksi dan distribusi, harga panen dan memeriksa apakah ada regulasi yang harus diperbaiki agar harga tidak membumbung tinggi.

4. Orang pintar itu terkadang memaksa orang lain untuk menyetujui pendapatnya. Sementara orang bijak lebih menerima segala perbedaan yang ada diantara orang lain dan dirinya. Sebagai contoh : orang bijak akan berkata-kata sopan didasari rasa menghormati pada sesama, sehingga tidak akan memecah belah kerukunan bangsa.

5. Orang pintar hanya mengejar gaya hidup teranyar. Sedangkan orang bijak lebih memilih memperbanyak pengalaman hidup. Misalnya, saat ada gadget terbaru. Orang pintar akan merasa perlu untuk memiliki aplikasi terkini. Lain halnya dengan orang bijak yang lebih memilih untuk menggali lagi aplikasi di gadget lamanya yang bisa jadi belum pernah dipakainya. Ia juga akan menimbang berbagai hal sebelum mengganti yang lama dengan yang perdana.

Jadi, termasuk yang manakah kita? Orang pintar atau orang bijak?

Yang pasti, tak ada kata terlambat untuk beranjak jadi bijak !

Penulis : Dian Restu Agustina ( dimuat di ummi online, 17 Jan '17 )



No comments:

Post a Comment