Posts

Showing posts from March, 2017
Image
Anaknya yang Ujian, Ibunya yang Nyut-nyutan


Entah cuma saya atau juga Ibu-ibu di luar sana ya? Tiap kali anak-anak ujian, perasaan nggak tenang😌, padahal anaknya malah santai kayak di pantai ..😁
Ini baru Ujian Sekolah (US) SD, lo! Bagaimana kalau pas SMP, dan seterusnya yaaa hahaha..πŸ˜€
Seperti hari ini, jadwalnya ujian praktik Bahasa Indonesia. Dengan materi bikin surat pribadi. Tema akan ditentukan dengan sistem kocokan.
Nah, untuk persiapan, kemarin di rumah, dimintalah si Mas menulis sesuai temanya untuk latihan. Ternyata, susaaaahnyaaa!!πŸ™ˆ
Padahal Ibuknya nulis satu halaman cuma butuh waktu sebentar, eh dia bermenit-menit satu kalimat pun tak keluar.πŸ˜™
Hihihi...Emosi dan darah tinggi bisa menghampiri kalau lagi begini!πŸ™‰πŸ˜‚
Aah, tapi ternyata ada yang salahπŸ™Š
Saya mungkin terlalu menuntut dia sempurna dalam segalanya. Pinginnya Matematika pintar, Bahasa Indonesia juga lancar. Saya lupa, tiap anak punya kemampuan berbeda. Ada lebih dan kurangnya.
Saya maunya nilai Bahasa Indonesia…
Image
Sate Maranggi 


(Karena tanggal muda, kita bikin Sate Maranggi saja..) upsss..πŸ™Š
Ada yang masih tanggal tua yaa rekeningnya?  Maafkan kalau begitu...
Tunggu, bikinnya nanti saja hari Sabtu, atau lain waktu!
Hmmmm, pernah makan atau dengar Sate Maranggi, kan?  Buat yang mudik dari Jakarta lewat jalur Pantura, akan banyak menemui sate ini dijual.
Selain itu, sate khas Purwakarta ini juga sudah tersedia di pusat-pusat perbelanjaan atau rumah makan di berbagai kota di Indonesia.
Rasa satenya terkenal empuk dengan bumbu yang meresap, hasil dari proses perendaman sebelum sate dibakar.
Variasi daging yang dipakai adalah daging sapi, kambing dan ayam.
Hanya saja harganya memang cukup mahal, apalagi untuk sate daging sapinya. Sekitar 40 ribu/porsi.
Baiklah...yuks, kita coba bikin sendiri! 



Sate Maranggi
(untuk 40 tusuk)
Bahan :
✅1/2 kg daging sapi ✅5 butir bawang merah ✅5 butir bawang putih ✅1 sdm ketumbar ✅1 sdt merica ✅1 ruas jahe ✅1 ruas lengkuas ✅ Garam, kecap manis, air asam jawa secukupnya ✅…
Image
Piknik ke Taman Cattleya yang Cantik

(What? Lagi? Ke Taman? Iyaaaa, kan cari tempat gratisan! 😝)
Libur Nyepi, pikniknya dekat-dekat sini....Ke Taman Cattleya atau sering disebut Taman Tomang. Letaknya di dekat perempatan Tomang menuju ke jalan tol Jakarta-Tangerang. Tepatnya di jalan S Parman, di seberang Mal Taman Anggrek/Mal Central Park. Posisinya sih agak tersembunyi. Kalau dari arah perempatan Tomang berada di sudut kiri.

Sebelum menjadi taman, daerah ini merupakan pemukiman kumuh yang dibebaskan secara bertahap oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2001. Dengan tujuan untuk pemenuhan kebutuhan ruang terbuka hijau di Jakarta. Desain tamannya sendiri adalah hasil sayembara yang diselenggarakan oleh pemprov DKI Jakarta. Dan, akhirnya setelah melalui berbagai proses, taman diresmikan pada 1 Desember 2007.
Begitu memasuki gerbang taman, suasana apik, bersih dan terawat langsung terlihat. Taman ini termasuk yang berkategori bersih dibandingkan dengan taman lainnya di Jakar…
Image
Halo Kalijodo!
Setelah kehebohan berita tentang Kalijodo beberapa waktu silam, hari Minggu, 19 Maret yang lalu,  akhirnya saya berkesempatan mengunjungi RTH/RPTRA Kalijodo.
Sebuah kawasan hitam yang telah berubah dalam wajah baru menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) / Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
Info dari berita yang wara-wiri, areanya dibangun di atas tanah negara, oleh anak usaha Sinarmas Group, PT Bumi Serpong Damai Tbk. Melalui pembiayaan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan perkiraan nilai mencapai 20 miliar. Wow!
Lokasi RTH Kalijodo ini di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat. Diapit oleh Kali Angke dan Kanal Banjir Barat.


Memasuki lokasi kita akan sampai di pintu masuk yang ditandai bangunan tinggi bertuliskan nama tempat di sisi kanan pintu gerbang. Dari sini langsung menuju ke arah tempat parkir yang memanjang di kiri dan kanan. Masuknya tidak dipungut biaya, hanya membayar biaya parkir untuk motor Rp 2.000,00 dan mobil Rp 5.000,00 saja.

Fasi…
Image
Resep Pempek Palembang KW

*Bukan Ori, karena pempek tenggiri ini dibuat oleh orang Kediri! 😁

Baiklah, karena punya ikan tenggiri, kita bikin pempek saja yaaa....

Pempek

Bahan :  500 gram ikan tenggiri100 gram tepung terigu150 gram tepung kanji5 siung bawang putih1 butir telurGaram dan gula secukupnya Cara Membuat :
✅ Kerok ikan tenggiri, haluskan! Ikan bisa diganti dengan ikan belida, gabus, parang-parang, kakap, tuna, dan lainnya. Asal yang banyak daging ikannya, bukan lemaknya.
✅ Bikin bubur tepung terigu. Caranya : tepung terigu, air, garam, gula, bawang putih halus, dimasak sampai menjadi bubur.
✅ Campurkan adonan ikan, bubur tepung, tepung kanji, uleni hingga kalis.
✅ Bentuk kapal selam, mirip bentuk pastel (bukan kapal terbang yaaa-susaaahπŸ˜€), lenjeran(lonjong) dan bulat. Yang kapal selam isi dengan telur.
✅ Rebus di air mendidih sampai mengambang.
✅ Goreng saat hendak disajikan.

Cuko 
Bahan : 5 siung bawang putih1 sdm ebi10 biji cabe rawit ( tergantung selera)1 sdm asam jawa2 buah …
Image
Berakhir Pekan di Setu Babakan


(*Setu=danau)
Sebenarnya, libur akhir pekan dan Nyepi ini pengennya pergi kemana gitu.. Tapi, karena hari Rabu nanti, si Mas sudah ujian praktik kelas 6, akhirnya tahan diri dulu..
Selama ini, karena bersekolah di wilayah DKI Jakarta, anak-anak mendapat pelajaran muatan lokal PLBJ (Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta). Nah, biar lebih mengerti tentang budaya Betawi-sebagai suku asli sini, Setu Babakan bisa jadi pilihan untuk dikunjungi.
Setu Babakan adalah danau buatan seluas 30 ha yang terletak di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Merupakan area resapan, ruang terbuka hijau sekaligus menjadi pusat perkampungan dan pelestarian budaya Betawi.
Pintu masuk ke kawasan ini ada di beberapa titik. Masuknya gratis, hanya dikenakan biaya parkir saja (motor 2 ribu/mobil 5 ribu)

Setu Babakan dikelilingi pohon jamblang, kecapi, cempedak, jengkol, dan beberapa pohon langka lainnya. Hingga adem suasananya, cocok untuk main sepeda air, duduk-duduk menyew…