Posts

Showing posts from April, 2017
Image
Membentuk Generasi Muda yang Tangguh
Majelis Ilmu 📚 (bagian 1)
Alhamdulillah, hari ini saya bisa berburu ilmu di majelis taklim yang mendatangkan seorang ustad yang juga pemain sinetron ternama di Indonesia yaitu Kang Adipura.
Haaaa? Adipura? Bukannya itu yang dulu di sinetron jadi pemeran antagonis yang jahat habis?... (Saya nggak tahu kalau sekarang, karena sudah beberapa tahun terakhir ini saya nggak nonton sinetron lagi hihihi😁)
Iyaaaa, benar..!! Kang Adipura, yang menolak disebut ustad padahal tausiahnya nendang banget! Bacaan Qurannya fasih. Penjelasannya logis dan runut. Apalagi materi tausiah hari ini didasari pengalaman pribadi. Tentang bagaimana Al Quran dijadikannya pedoman hingga berkecukupan dalam kehidupan. Hingga rumah tangganya jadi adem ayem, rejeki berkah (meski cuma figuran di sinetron religi, tapi terus ada rejeki), anak-anak soleh dan cerdas (hafiz Quran dan kini kuliah di US & UK)...dan banyak kemudahan lainnya.

Sedangkan tema yang dibahas pada taklim kali in…
Image
SURAH TANPA BASMALAH
* sebuah cerpen untuk Bapak

Dulu, ada delapan orang penghuni di rumah kami yang kecil itu. Dan tujuh diantaranya adalah perempuan yang selalu berebut bicara dan tak henti bercerita. Ya, Bapak adalah satu-satunya laki-laki yang selalu memilih untuk diam tanpa gumam. Ibu dan kami enam bersaudara perempuan semua, nyaris lupa kalau Bapak ada, saat kami ramai mengomentari siaran televisi. Kami abai meminta ide bapak kala ada pemungutan suara, hari Minggu ini mau masak apa. Atau tak peduli apakah Bapak suka atau tidak dengan pilihan kami akan kue hari raya. Memang, Ibu yang lebih banyak jadi penentu meski tetap Bapak yang ketok palu.
Bapak sudah yatim sejak kecil. Cerita yang kudengar, bapaknya meninggal karena ditembak penjajah Belanda. Mbah Kung, begitu aku mengingat nama yang tak pernah kutemui sosoknya, membantu memasok senjata bagi pejuang negeri ini di wilayah Singosari. Konon, senjata-senjata itu disusupkan di antara gerbong kereta yang diawasi Mbah Kung sebagai…
Image
3 Hal Ini Harus Dihindari Agar Hubungan Pasutri Aman Terkendali
Hubungan suami istri tak selamanya sempurna. Pasti akan ada naik turunnya. Saat tak bersesuaian pendapat, bisa timbul debat. Ketika salah satu tak setuju, keduanya bisa saling berseteru. Sebaliknya, kala rasa sayang begitu menggelora, seakan keduanya tak mau berpisah walau sedetik saja. Juga saat bahagia melanda, bertambahnya kekuatan cinta keduanya pun bisa tak terkira.
Agar hubungan suami istri berjalan sesuai dengan yang diidamkan, diperlukan komitmen keduanya untuk menjaga ikatan pernikahan. Saling menghormati, menghargai perbedaan, mengedepankan kesabaran, hingga pernikahan yang bahagia, langgeng dan penuh keberkahan pun bukan lagi sebuah impian.
Nah, untuk mendapatkan hubungan pasutri yang aman dan terkendali, berikut 3 hal sederhana yang layak untuk dicoba :
1. Saat marah segera ayunkan langkah
Ketika kita sedang marah, segala kebaikan tertutup oleh rasa benci, kesal atau gundah. Logika jadi raib entah kemana. Hingg…
Image
5 Cara Aman Memanaskan Kembali Makanan



Sisa makan malam, hidangan dari perjamuan yang kebanyakan atau hantaran dari saudara juga kerabat yang tak habis saat dihidangkan, menjadikan makanan musti disimpan untuk disajikan lagi esok hari. Setelah disimpan di dalam lemari pendingin dan akan disiapkan lagi di meja makan, tentu makanan itu perlu dihangatkan kembali. Lalu, ada juga makanan beku, yang sebelum penyajian perlu dipanaskan terlebih dulu. Solusi mudah untuk semua itu adalah sebuah microwave yang menyediakan berbagai pilihan, untuk jenis makanan apa yang dihangatkan, beserta waktu yang sudah ditentukan. Tapi, bagaimana jika tidak tersedia alat elektronik yang satu ini? Tentu pilihan akhirnya, makanan dipanaskan kembali di atas kompor saja.



Memanaskan makanan kelihatannya memang mudah, tinggal taruh di panci lalu panaskan di atas kompor..terus sudah! Tapi kadangkala kita menemui hasil makanan yang dipanaskan lagi itu menjadi hancur teksturnya, kering atau rasanya jadi berubah.
Nah, …
Image
#MemesonaItu Jika...


Seseorang mempunyai kecerdasan (brain), kecantikan (beauty) dan kelakuan (behavior) yang seperti ini:
Kecerdasan (Brain)

Seseorang, dikatakan #MemesonaItu, bukan lantaran memiliki bentuk badan yang menggiurkan. Tapi mempunyai otak yang berisi, karena itu yang lebih hakiki. Bagaimana cara mendapatkannya? Mudah saja! Teruslah mencari ilmu! Tingkatkan kualitas diri melalui berbagai bacaan yang bergizi. Yang bisa menambah ilmu pengetahuan pun mendongkrak kepandaian. Ikuti berbagai pelatihan yang bisa meningkatkan keterampilan. Bergabunglah pada komunitas yang akan mengajakmu keluar dari wawasan yang terbatas. Lalu, jika telah berilmu, jangan pelit untuk berbagi pada sesamamu.
Jadi, kamu tak perlu rendah diri jika merasa tak secantik model yang berseliweran di televisi. Tapi, merasa minderlah saat ilmumu tak bertambah sejak dulu. Saat dunia serasa berada di genggaman tangan seperti sekarang, ilmu yang bermanfaat mudah sekali didapat. Internet telah membuat waktu dan tem…