ASUS E202 Si Trendi Solusi Komputasi Sehari-Hari



"Life really does begin at forty, up until then you are just doing research"
Dulu, saya tak sepenuhnya sependapat dengan quote itu. Saat lebih muda (sekarang juga masih sih yaa, haha), saya anggap ungkapan jika hidup dimulai dari umur empat puluh tahun itu mengada-ada. Gimana nggak coba, memangnya 39 tahun sebelumnya kita kemana dan ngapain saja? πŸ™ˆ

Tapi ternyata, tanpa rencana, saya memutuskan hal yang sama. Tahun lalu, pas di usia empat puluh, saya meneguhkan niat untuk menekuni hobi menulis yang sebelumnya pernah terkikis. Dasarnya, karena kegagalan menggeluti bidang lain yang hasilnya jauh dari harapan. Mencoba kursus memasak, eh pas dipraktekkan sendiri hasilnya nggak terlalu enak! Lalu, kursus menjahit baju, kok saya nggak nyambung-nyambung ya waktu diajarin Bu Guru. Bikin kerajinan tangan juga sama, yang lain sudah praktik tiga, saya nggak kelar satu pun juga. Hadeeh! Sampai-sampai di situ kadang saya merasa sedih. Padahal saya hanya ingin menjadi ibu rumah tangga yang produktif dan kreatif. Hiks! (lebay dikit..)

Image may contain: 1 person, hat and textAkhirnya, saya membulatkan tekad sebulat tahu bulat untuk menjadi penulis saja. Hobi yang sejak kecil timbul tenggelam hingga nyaris karam. Saya pun ikut training kepenulisan, bergabung ke komunitas pegiat literasi, mengikuti lomba, mengirimkan tulisan ke media dan mengaktifkan blog pribadi yang sudah dibuat jauh hari tapi tak pernah ditulisi. Alhamdulillah, belum setahun, saya bisa memenangi lomba, tulisan bisa mejeng di media dan blog mulai ramai didatangi pembaca. Jangan ditanya senangnya! Meski makin berumur, bukan berarti uzur! Semangat menghebat harus makin kuat!

Dan, hasil pun mulai tergenggam tangan (maksudnya dapat transferan...uhuk). Tapi, saya masih ingin lebih lagi menggali potensi. Apalagi waktu luang akan lebih banyak lagi nanti. Karena anak-anak makin besar dan pulang sekolahnya jadi lebih siang. Maklum sebagai ibu rumah tangga sejati, kegiatan saya ya jadi ojekers-antar jemput anak sekolah/les, masak dan bebenah rumah. Saat semua kelar, saya bisa kembali ke laptop, kan? Yeeayyy!

Namun sayang, angan-angan masih jauh dari harapan. Pasalnya, notebook yang saya pakai sekarang ini sudah lolita (Lo, lebih lima tahun). Pakainya pun sharing bertiga dengan anak-anak saya. Meski mereka punya gawai pribadi, tapi kalau lagi keki lihat Ibunya hepi di depan lepi, jadi minta pinjam notebook ini. Hadeeeh, kalau terus begini kapan bisa cepat terwujud mimpi? Hiks! (ini serius, malah dua riusπŸ˜€)

Diam-diam saya pun menambahkan wish list dalam doa harian. Semoga dalam waktu dekat saya punya notebook pribadi yang bisa saya kuasai sendiri kapanpun dan dimanapun. Biar nggak dibajak lagi sama anak-anak! (Hmm, kalimat di paragraf ini mengandung kata-kata kekerasan, mohon jangan dipraktekkan!)

Akhirnya saya pun berburu info tentang notebook yang sesuai dengan aktifitas saya yang segudang #halah (maksudnya, tiap hari bolak-balik ke gudang buat simpan dan balikin sapu, kemoceng, ember...kwkwkw)

Memang cari infonya kemana? Aduh, sekarang sih gampang! Nggak perlu jauh-jauh ke Mangga Dua. Khawatirnya sudah ngoyo kesana, menerobos lalu lintas yang yaa ampyuuun macetnya, eeh malah tergoda beli yang lainnya. Hhhh, bisa-bisa batal rencana!

Mendingan, klik saja, hunting, browsing, comparing sembari singing-singing dengan didasari beberapa spesifikasi. Sebenarnya nggak muluk-muluk kriterianya. Wong dasarnya saya hanya tipe pengguna bukan pakarnya. Tapi, boleh dong punya kriteria sebelum memutuskan membelinya. Biar nggak ada sesal di kemudian hari, ya kan?πŸ˜‰

Baiklah berikut saya bocorkan pertimbangan pemilihan notebook ala saya:

Sesuaikan Kebutuhan 

Pertama, sesuaikan kebutuhan. Mengapa? Karena jenis notebook yang dibutuhkan tiap orang itu berbeda, tergantung pemakaiannya untuk apa. Misalnya, di rumah saya saja, si Bapake notebook-nya gede, yang nentengnya, Audzubillah beratnya! Kenapa dia pilih yang itu? Ya karena tuntutan pekerjaan. Lha gimana, saat mudik pun kadang dia dimintai laporan keuangan (siapa juga suruh jadi akuntan yaa, selalu dikejar-kejar untuk ngitung duit orang melulu, xixixi). Jadi, Bapake butuh notebook yang high performance untuk menggantikan fungsi Personal Computer (PC). Kalau saya dan kamu (iyaaa..kamu) yang beban kerjaannya nggak sekomplet itu, ya nggak perlu! Mending ambil yang ultraportable atau midweight yang standar, tapi mumpuni dan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pilih saja notebook yang bikin kita bisa menggunakannya, dimanapun dan kapanpun, tanpa kerepotan sedikitpun.

Pertimbangkan Kenyamanan 

Kedua, pertimbangkan kenyamanan. Contohnya, kalau notebooknya segede gaban pastilah nggak bakal bisa masuk ke dalam tas kesayangan. Ujung-ujungnya jadi bawa tentengan. Ribet, kan! Mendingan pilih notebook yang simpel, ukurannya nggak bikin sebel, tapi layarnya fleksibel, hingga kerjaan bisa cutel. Hohoho...!
Juga, biar nyaman, perhatikan pula masa aktifnya. Notebook yang baterainya tahan sampai jam-jaman, akan jadi suatu kebutuhan. Terutama bagi yang seharian kesana-sini. Selama ini, saya kadang enggan bawa-bawa notebook karena baterainya lemah (mungkin dia lelah!). Sering saat nunggu anak, sebelum ketak-ketik harus lirak-lirik, ada nggak colokan di seputaran. Hhhh! Coba ada yang awet baterainya yaaa, biar saya bisa pakai lebih lama!

Periksa Harga dan Layanan Purna Jualnya 

Ketiga, sebagai emak-emak yang beda harga seribu di minimarket yang ini dibandingkan yang itu, sering dianggap penting, faktor harga, pasti jadi kriteria juga. Karena, kalau harganya di kisaran yang diharapkan, sisa dananya kan bisa untuk kebutuhan yang lain. Juga tak lupa pastikan, apakah kita juga akan mendapatkan layanan purna jual yang membuat kita mudah mencari service center dan mendapatkan jaminan pemakaian selama rentang waktu tertentu.

"Jadi, kesimpulannya, pilihlah notebook yang berkualitas optimal dengan harga minimal!"

(Hhhh, dasar memang emak-emak, maunya enak tapi enggan keluar duit banyak! Kwkwkwk ...πŸ˜‚)

Nah, pertanyaannya adalah, memang ada  gitu notebook yang sesuai kriteria itu? Dan, tadaaa... ternyata adaaa! Dialah... ASUS E202 !!!


Ya, ASUS E202 si trendi solusi komputasi sehari-hari! Masa sih? Lha, kamu nggak percaya? Baiklah mari saya bisikin informasinya. Simak yaaa! Yuk mariiii :


Tahu nggak, ASUS E202 itu didesain untuk selalu siap dipakai kapanpun dan dimanapun. Beneran? Ya iyaa! Bobotnya saja ringan banget euuy! Hanya 1,21 kg! Hingga nggak perlu keluar tenaga ekstra untuk membawanya. Belum lagi dimensinya, nggak lebih dari lebar kertas berukuran A4 lho! Tepatnya 193 x 297 mm (11,6 inchi). Pasti bisa masuk ke tas kesayangan dan siap menemani saya kemana-mana. Heuheu...asyiknya!




Saat deadline sudah mepet, pikiran nggak boleh cupet! Harus dibawa hepi kerjanya. Caranya? Antara lain pilih warna favorit untuk notebook kita. Karena warna bisa memengaruhi emosi jiwa. Misalnya, warna merah akan meningkatkan sirkulasi darah dan menciptakan perasaan gembira. Biru tua bisa merangsang kejernihan pikiran. Biru muda akan membantu konsentrasi. Sedangkan warna putih akan memberikan aura kebebasan dan keterbukaan. Cocok sekali dengan pilihan warna ASUS E202. Ada  Silk WhiteDark Blue, Lightning Blue dan Red Rouge. Ekspresikan diri lewat pilihan warna ini. Kalau saya sih bermimpi punya yang Silk White. Hmm, putih lembut, selembut hati. Hahayy! Semoga Tuhan mendengar doa saya ya, haha! Amin! Kalau kamu, suka warna apa, Sis?

ASUS E202 memang kelihatan tipis dan ringan. Tapi, meski tampilannya sederhana, jangan remehkan kelengkapannya. Karena, ASUS E202 dipepaki beberapa USB port (Universal Serial Bus yang menghubungkan notebook ke perangkat tambahan seperti mouse, kamera digital, printer, dan lain-lain), sebuah micro HDMI port (High Definition Multimedia Interface) dan slot MicroSD  (kartu memori untuk perangkat portable yang dikembangkan SD Card Association). Oh ya tipe USB 3.1 type C di ASUS E202 ini sangat menghemat waktu, karena dapat dicolok dengan berbagai arah dengan colokan reversible setiap saatnya. Dan, kecepatan transfernya pun lebih cepat 11 kali dibandingkan dengan USB 2.0

Baterai. Ini yang bikin saya kesengsem sama ASUS E202, baterainya tahan lamaaa! Bisa sampai 8 jam tahannya! Terbayang sudah, setelah di rumah dipakai beberapa jam, saat nunggu bel pulang sekolah bisa sejam, lalu di tempat les renang sejam lagi. Terus kalau lagi cari inspirasi sambil antar anak main-main, bisa ke Taman Cattleya atau Ruang Terbuka Ramah Anak Kalijodo. Siapa tahu dengan lihat bunga-bunga, di tengah hembusan angin semilir, ide menulis akan mengalir. Waduuh, ASUS E202, mupeng saya euy!


Touchpad dengan akurasi tinggi pada ASUS E202 sangat responsif sehingga membuat kita merasakan sensasi laiknya menggunakan layar ponsel pintar. Ukurannya saja 36% lebih besar dibandingkan dengan touchpad pada notebook sejenis. Wow! Jadi meski notebooknya mungil tapi touchpadnya nggak nyempil! Hingga jari-jari kita pun dijamin leluasa menggunakannya sehingga makin nyaman bekerja. Yuk, mainkan, Gan !


Kepikir nggak, kalau notebooknya mungil, jangan-jangan keyboardnya kecil dan jaraknya rapet, bikin mata jadi sepet? Eh, tapi ternyata ASUS E202 tidak begitu. Desain keyboardnya one-piecce chiclet keyboardnya. Jarak antara satu dan lainnya 1,66 mm. Membuat siapapun, baik yang jarinya lentik cantik maupun bulat padat bisa memainkan dan nyaman menggunakan. Bahkan seri ini diciptakan tahan sampai 10 juta pengetikan ! Kereeeen!



Pernah nggak ketemu orang yang notebooknya mengeluarkan suara membahana hingga mengganggu orang di sekitarnya? Apalagi di ruangan yang ketenangan diharuskan. Seperti perpustakaan, saat pertemuan, atau ketika ada ujian. Sampai mikir, itu notebook apa pompa air?😁 Nah, ASUS E202 ini diciptakan dengan tingkat kebisingan yang sangat rendah, sehingga tak akan mengganggu teman di kiri kanan. Fanless Design yang memukau! 


Untuk membuat blogpost yang keren, review produk yang oke, foto yang kece dan video yang t-o-p-b-g-t, tentu perlu survey. Berselancar di dunia maya pun jadi kebutuhan utama, Hingga gawai yang punya kemampuan berselancar dengan cepat pun menjadi syarat.

Nah, ASUS E202 menjawabnya dengan teknologi terbaru 802.11ac yang kecepatannya hampir tiga kali lipat dari 802.11n. Pas banget buat browsing, download juga streaming video. Jadi ASUS E202 itu anti lemot lho!


Processor sebagai otak notebook, bertugas menjalankan perintah yang dimasukkan. Jenis processor menjadi faktor penting karena akan memengaruhi proses kecepatan kinerja. Dan, ASUS mempersenjatai notebook seri E202 ini dengan Intel Processor yang terbaik, tangguh dan hemat daya yang menawarkan masa aktif baterai hingga 8 jam. Performa yang berkualitas prima, siap melibas beragam kegiatan komputasi sehari-hari. Sehingga membuat pekerjaan lebih lancar dan cepat kelar. (Ah, jadi nggak sabar πŸ˜‹)


Tulisan yang dilengkapi gambar dan video berkualitas tentu menjadi keharusan, karena akan menambah kelengkapan materi yang ingin disampaikan.
Ternyata ASUS E202 telah dipepaki dengan teknologi ASUS Splendid dengan system Vivid dimana akurasi warna secara otomatis akan disesuaikan dengan display setting optimal. Jadi jangan heran jika hasilnya nanti akan lebih kaya warna dan lebih dalam tingkatannya. Tampilan foto dan video  pun menjadi prima dan menyejukkan mata.


ASUS E202 memiliki touchpad dengan teknologi ASUS Smart Gesture. Ini akan membantu kita bekerja optimal tanpa perlu perangkat mouse tambahan. Hingga membuatnya lebih powerful dan berteknologi tinggi. Penggunaannya bisa dengan tiga cara dengan efek yang berbeda-beda:
Satu Jari : Select (tap to select), Active (double tap to active), Drag (double tap-hold-drag)
Dua Jari : Show Pop Up Menu (tap to show up menu), Scroll (swipe horizontally/vertically), Zoom (pinch to zoom in/out), Rotate (rotate two fingers clockwise/counter clockwise)
Tiga Jari : Navigasi Page (swipe left/right), Show navigate/running application (swipe up), Show desktop (swipe down). Praktis bukan?


ASUS memang sudah jadi brand andalan dan pilihan lantaran ketersediaan ASUS cloud service yang mendukung secara menyeluruh kegiatan online era ini. Hal ini membuat kapan saja dan dimana saja kita berada, data bisa diakses dengan mudah. Ketersedian ASUS WebStorage juga membuat kita mudah mensikronisasi semua data baik file presentasi, foto-foto pribadi dan konten multimedia lainnya. Ditawarkan 16GB WebStorage gratis untuk satu tahun dalam setiap pembelian ASUS E202. Ngiler nggak, Bro? Hohoho....


Kalau lagi streaming video atau dengar musik kadang suara yang dihasilkan notebook itu pecah. Apalagi saat volumenya ditambah, jadi nggak halus suaranya dan bikin nggak nyaman di telinga. Adanya teknologi ASUS SonicMaster yang berkolaborasi dengan Golden Ear Team pada ASUS E202, menjadikan teknik engineering yang tepat dengan sofware yang difungsikan untuk mengantar suara berbeda dibanding notebook yang telah ada. Sehingga meski diputar pada volume tinggi, hasil suara lebih dalam dan tetap jernih. Jadi terdengar nyaman di telinga!



Untuk mendengarkan musik atau menyetel video, kita perlu speaker berkualitas prima dan nggak bikin pekak telinga. Fitur dual speaker terbaik ada pada ASUS E202 dengan posisi speaker yang menghadap ke depan kita. Membuat kita bisa menikmati setiap hentakan musik dan tontonan gambar yang apik dengan asyiiiik!




Yoooo, Bro, Sis, Gan, itulah fitur sempurna ASUS E202 yang bikin mulut saya makin ternganga...(ups, awas lalaaaaat!!)

Jadi gimana? Haaa? Kamu masih ragu-ragu juga? Baiklah, ayooo kita periksa spesifikasi lengkapnya yaaaa:

Spesifikasi ASUS E202


Prosesor : Intel® Celeron® Dual-Core N3050 Processor, 2.16 GHz 

Sistem Operasi : DOS, Windows 10 

Chipset : Integrated Intel® CPU 

Memori : DDR3L 1600 MHz SDRAM, OnBoard Memory , OnBoard Memory 2 GB

Display : 11.6" 16:10 HD (1366x768) 

Grafis : Integrated Intel® HD Graphics (Pentium & Celeron) 

Storage :  7mm SATA3 , 500GB HDD 

Card Reader : card reader (Micro SD ) 

Kamera : HD Web Camera 

Networking : Terintegrasi 802.11 ac , Built-in Bluetooth™ V4.0 

Interface :
1 x Headphone-out jack (Audio-in Combo)

1 x USB 3.0 port(s)

1 x USB 2.0 port(s)

1 x USB-C Gen 1 (up to 5 Gbps)

1 x micro HDMI 
 
Audio : Built-in Speakers And Digital Array Microphone 

Baterai : 3Cells 48 Whrs Polymer Battery 

Adaptor Daya
Output :
19 V DC, A, 33 W
Input :
100 -240 V AC, 50/60 Hz universal 

Jaminan : 1 tahun garansi hardware global. *berbeda di setiap negara

Nah, sudah komplet infonya! ASUS E202 memang pilihan bernas agar sehari-hari kamu dan saya makin produktif dan kreatif menjalani berbagai aktifitas.

Hhhh, saat nulis ini saja, saya sambil komat-kamit berdoa. Semoga terkabul keinginan saya punya ASUS E202. Barangnya bagus, mulus, tapi nggak butuh banyak fulus! Sudah gitu desainnya trendi dan bisa jadi solusi komputasi sehari-hari. Sebuah pilihan yang tepat untuk berbagai profesi.

Baiklah, cukup sudah. Kalau ada komentar, saran dan kritikan untuk tulisan ini silakan tinggalkan pesan di kolom komentar. Dan, terimakasih sudah singgah...Muach!!πŸ’™

Salam,

Dian


Catatan :
Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition ASUS E202 Makin Produktif dan Kreatif Bersama Notebook Kesayangan by www.uniekkaswarganti.com 

Referensi : 







22 comments:

  1. Bagus ya mbak notebook nya, mau juga....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh Mbak...mupeng nih! Dah spek oke, harga kece:) Semoga saya dapat satu, mbak juga satu, Aamiin..hihi..

      Delete
  2. bagus notebooknya dan minimalis, jadi kyknya enak dibawa kemana2

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mas, meski minimalis, tapi mumpuni untuk sehari-hari...:)

      Delete
  3. Komplit pisan mbak, ajariii mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, masih belajar juga saya Mbak... latihan nulis terus..btw, Trims 😍

      Delete
  4. mantap mbak, salut sama semangatnya...sukses ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mbak... sukses selalu buat dirimu 😍

      Delete
  5. Terima kasih sudah ikutan #E202BlogCompetition. Good luck.

    ReplyDelete
  6. Asus E202 memang keren, spesifikasi lengkap, warna mempesona dan harga pas di dompet. Kalau saya senang banget sama warna putih, kece abis....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar Mbak, kualitas terbaik di kelasnya dengan harga pas di kantong kita...:)

      Delete
  7. produk asus emang keren, desain minimalis kualitas maximalis harganya juga ekonomis

    ReplyDelete
  8. Netbookku ini jarak keyboardnya deket banget, Mbak. Jadi, kalau mau bersihin susah. Malah pernah kemasukan kerikil kecil susah banget keluarnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktunya diganti sama ASUS E202 tuh MbakπŸ˜ŠπŸ˜€

      Delete
  9. Notebook Asus E202 cocok banget untuk menunjang aktivitas dan komputasi sehari-hari ya... Apapun profesinya, jadi ngiler. Good luck ya

    BTW, saya juga ikutan loh, kuylah kepoin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuuul Mas...ASUS E202 memang klop buat SiapapunπŸ˜‰

      Delete
  10. artikelnya full colour n eye catching πŸ‘

    salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih... salam kenal jugaπŸ‘πŸ‘

      Delete
  11. Keren reviewny lengkap banget gan, mampir ya ke blog q

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siip...makasih Mas..siyaap mampir pasti :)

      Delete