Layanan Pesan Antar

Dewa Penolong Disaat Lapar



Kasus pertama

Krrrrrkkk! Perut lapar, sementara nggak ada makanan di meja makan, mau masak, di kulkas habis pula stok bahan masakan. Nunggu tukang bakso yang lewat, ini bukan jam lewatnya. Lagian rasanya juga pas-pasan! Mau pergi keluar cari makanan, musti ganti pakaian, dandan, keluarkan kendaraan...Ah, ribet!

Kasus Kedua

Tiba-tiba saudara berkabar, siang ini akan datang berkunjung ke rumah. Padahal itu kurang 2-3 jam lagi. Periksa kulkas, tak ada bahan yang pantas jadi olahan untuk disajikan. Hmm..padahal nanti bertepatan dengan jam makan siang..Mau belanja ke warung tetangga, kalau Subuh belinya, baru lengkap bahan masakan tersedia. Kalau masak dulu, butuh waktu!  Belum lagi rumah seperti kapal pecah. Harus rapi-rapi biar pantas saat tamu duduk di sini. Huaaaa!!

Kasus Ketiga

Menjelang jam makan siang. Perut sudah mulai keroncongan. Berkas di meja kerja masih setumpuk banyaknya. Mau minta tolong Mas OB, entah lagi sibuk dimana dan ngerjain apa. Kalau makan siang sama teman ke warung belakang kantor, butuh waktu sejam. Bisa-bisa kerjaan nggak selesai dan harus lembur nanti.

Pernah merasakan kejadian yang sama? Solusinya ada dua, beli makanan ke warung sekitar. Tinggal pilih, mau ke Kedai Mie Aceh, Rumah Makan Padang, gerai fried chicken/pizza, Warung Tegal, Warung Soto Betawi atau lainnya. Tapi, harus keluar rumah, dandan rapi, macet-macetan lagi dan antri! Hhhh..!

Syukurlah, sekarang ada banyak layanan pesan antar makanan. Solusi kekinian untuk pemadam kelaparan ataupun situasi P3K (Pertolongan Pertama Pada Kedatangan-tamu ~ baca: mager😀)

Dan, nggak tanggung-tanggung, bukan cuma gerai makanan berwaralaba yang membuka layanan ini. Tapi warung kecil di sekitar tempat saya tinggal pun sudah melakoni. Belum lagi aplikasi ojek online yang salah satu layanannya adalah food delivery. Kesemuanya, membuat kita tinggal duduk manis di rumah saja, bermodal pulsa untuk menelpon atau kuota internet untuk memesannya. Praktis dan ekonomis!

Nah, berikut beberapa jenis layanan pesan antar makanan yang bisa dijadikan pilihan, diantaranya:
  • Antar Langsung dari Warung
Salah satu contohnya, di dekat rumah saya ada Warung Mie Aceh Bang Madi. Warungnya sederhana, tapi nendang rasa masakannya. Warung ini melayani pesan antar. Setelah pesanan disiapkan, akan diantar sendiri oleh pemiliknya ke rumah kita. Tentu dalam jarak terbatas. Tapi, ide ini patut diacungi jempol. Tak hanya menunggu pelanggan datang tapi juga memudahkan lewat pesan layan antar. 



  • Hotline Number
Sementara, restoran waralaba juga berlomba memanjakan pelanggan dengan menyediakan layanan pesan antar. Layanan ini ada yang gratis dengan minimal pembelian atau dikenakan biaya pengantaran. Layanan bisa melalui nomor telepon khusus yang disediakan atau pesan online lewat website restoran. Asalkan di dekat kita ada cabangnya, kita tinggal menghubungi nomor yang tertera dan memesan makanan. Operator akan menghubungi cabang terdekat untuk mengantarkannya. Pembayaran bisa secara tunai atau non tunai (kartu debit/kredit).

  • Aplikasi Ojek Online 


Layanan pesan antar makanan berbasis ojek online ini, telah terintegrasi dengan ribuan gerai, mulai dari kaki lima sampai restoran bintang lima. Pembelian makanan akan ditalangi oleh driver-nya. Biaya pengantaran dihitung berdasarkan jarak antara lokasi si pemesan dan restoran. Pelanggan bisa melacak keberadaan driver, juga menelpon untuk menanyakan jika pesanan tak kunjung tiba. Setelah pesanan sampai, pemesan bisa membayar secara tunai atau melalui dompet virtual di akun ojek online-nya. 
  • Aplikasi Situs Pencarian Restoran


Aplikasi panduan restoran seperti Zomato misalnya, memberikan kemudahaan bagi pengguna untuk mencari informasi berkaitan dengan restoran. Informasi yang ditampilkan meliputi nama restoran, kontak, alamat, menu, foto, ulasan dan lokasi pada peta (dengan Google Maps). Zomato turut memberikan fasilitas kepada pengguna yang terdaftar untuk mengirim ulasan dan menilai (dalam skala 1 - 5) restoran tersebut dan menampilkan penilaian total untuk setiap tempat. Disediakan juga informasi yang berkaitan dengan waktu masakan disajikan, jam buka, rata - rata biaya makan untuk 2 orang, pembayaran dengan kartu kredit, juga fasilitas ketersediaan WiFi, harga tiket masuk dan informasi layanan pesan-antar

Nah, beragam pilihan layanan pesan antar tadi, banyak memberikan keuntungan bagi pelanggan diantaranya:
  • Tak perlu kemana-mana
Pesan dari manapun, rumah atau kantor, bisa! Sehingga menghemat waktu, tenaga dan uang kita. 
  • Menu pilihan sama dengan makan di tempatnya
Menu layan antar biasanya nggak jauh beda dengan makanan yang kita santap di restoran. Jadi tanpa harus mendatangi, kita sudah bisa menikmati menu favorit kita. Bahkan kadang ada program promosi yang hanya berlaku untuk layanan pesan antar saja.
  • Pas untuk dietmu
Jika kita datang ke tempatnya, lihat menunya atau makanan yang dipesan sebelah kita, bisa membuat tergoda. Lain halnya jika pesan layan antar. Menu yang kita pilih bisa kita kontrol sebelumnya.
  • Tidak mengganggu aktivitas lainnya
Sementara menunggu makanan kita datang, kita bisa lanjutkan kelanjutan serial TV yang kita ikuti, sambil bebenah rumah sampai tamu datang nanti atau mengerjakan itu ini.
  • Jaminan Ketepatan
Beberapa restoran memberikan jaminan batas waktu maksimal kedatangan pesanan. Akan ada compliment tertentu yang akan diberikan jika pesanan terlambat datang. Jadi kita tidak perlu terlalu khawatir dengan kesegaran makanan.


Nah, begitulah layanan pesan antar yang kini sudah jadi layanan wajib yang dimiliki restoran untuk meningkatkan penjualan. Sementara bagi pelanggan, layanan ini makin memudahkan saat membutuhkan makanan yang diinginkan. Apalagi di kota-kota besar dimana kemacetan adalah keniscayaan, menjadikan layanan ini bisa menjadi solusi.

Kalau kamu, sudah pernah belum mencoba layanan pesan antar makanan? 


Salam,

Dian Restu Agustina




#ODOPOKT15
Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Oktober 2017
Blogger Muslimah Indonesia


18 comments:

  1. Maksa banget, Pertolongan Pertama Pada Kedatangan tamu ����
    Mager namanya kan?

    ReplyDelete
  2. Duh, jadi emak zaman now memang ada enaknya :D
    Tinggal calling,nunggu,bayar, nyam2...
    Tapi saya belum pernah sih, Mbak. Mungkin karena banyak warung deket rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak..emak jam now gitu low..kwkwkw..Rumahku gang buntu Mbak..jarang jualan lewat. Blok paling belakang pula..(mager bener) hahaha

      Delete
  3. Bener banget, sangat terbantu dengan layanan pesan antar. Kalo selama ini sih paling pesan menu ayam goreng sekitar sini yang bisa DO. belum pernah nyoba pakai ojek online, takut ketagihan, hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga paling sering yang dekat rumah Mbak, terutama ya warung Padang dan Mie Aceh itu tadi,,,Soalnya tanggung mau pergi, mending tunggu di rumah, tinggal makan nanti :D

      Delete
  4. aku cuma sekali ngegofood
    eman huhu
    kalo yang agak seringan malah pesen pizza karena lebih murah sih menurutku mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas..pizza murmer untuk makan rame-rame..Kalau tiba-tiba anak saya pulang bawa rombongan temannya..tinggal telpon pizza :D

      Delete
  5. Bener mbak, kalau ada layanan antar macam ini bakal hemat waktu dan bisa jadi solusi buat para pe-mager setia. Tapi aku sendiri belum pernah nyoba fasilitas ini. Mending langsung ke outlet / warungnya langsung :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha..iya Mas, kalau di Jakarta banyak yang mager, contohnya sayaaa..Kalau nggak ada perlu lain malas keluar lagi hihihi

      Delete
  6. Layanan wajib kayaknya. Karena sekarang zamannya sudah serba cepat.
    Jadi, apa-apa bisa didapat dari rumah.
    Kadang layanan pesan antar juga dijadikan dasar untuk menilai sebuah toko, restoran atau warung, lho.

    Salam hangat dari Bondowoso..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya..sudah wajib hukumnya, kalau nggak bakal ketinggalan...Di sini juga Mas, saya sering nanti tanya kalau lagi beli ke warung baru dekat rumah, bisa pesan antar nggak? :D

      Delete
  7. Betuuuull..beruntungnya Moms jaman now yaaa Mbak Dian hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaah..saya merasa beruntung sekali hiihihi..:D

      Delete
  8. Wah jadi pengennnnn mie aceh juga jadinya T_T. Tpi susah ya nyari mie aceh itu. Ga kayak bakso yg gampang nyarinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Jakarta sudah banyak Mbak..Enak lo, berbumbu sekali Mie nya..:)

      Delete
  9. Bgus mba.. cma sedikit usul mba. Judulnya itu lho mba.. "dewa penolong" meskipun itu hanya istilah tapi.. bagi kita muslim, kita tidak mengenal itu mba.. maaf ya mba..

    ReplyDelete