Semarak Ramadan di New Orleans



Temans..

Pernahkah menjalankan Ramadan di tempat yang kiri kanan depan belakang bukan Muslim yang wajib menjalankan?

Saya dua kali mengalami. Pertama saat tinggal di Bali dimana mayoritas masyarakatnya bukan pemeluk agama Islam. Tapi, masih mendingan karena banyak pendatang dari luar Bali yang adalah seorang Muslim. Dan meski enggak banyak, ada juga orang Bali yang memang Islam agamanya.

Kemudian, pengalaman kedua adalah saat saya tinggal di New Orleans dimana baik warga asli maupun pendatang sama...enggak banyak Muslimnya.

Lalu bagaimana berpuasa di sana? Apakah suasananya sesemarak jika tinggal di tempat yang hampir semua merayakan hal yang sama?

Tentu saja...lumayan beraaaat menjalankannya!!

Terbayang saja tinggal di kota yang mau ke masjid saja harus ke kota tetangga..Belum lagi jauh dari sanak saudara..Juga enggak mungkin ada pasar takjil beraneka. Ah, kalau diingat-ingat lagi ternyata hebat juga kami bisa lancar menjalani...hihihi #pujidiri

(*Oh ya, kalau mau intip versi fiksi di sini yaaa Tak Ada Hari raya di Amerika)

Tapiiii, masih ada yang patut disyukuri. Masih ada saudara seperantauan tempat berbagi kesemarakan Ramadan.

Di New Orleans, masyarakat Indonesia membentuk komunitas IACA (Indonesian American Community Association), dimana ada divisi pengajian di bawahnya.

teman-teman IACA


Pengajian ini bernama Pengajian NOLA (New Orleans).

Meski namanya identik dengan satu kota, tapi sebenarnya anggotanya hampir tersebar di seluruh state Louisiana. Jadi ini sebenarnya adalah pengajian AKDP (Antar Kota Dalam Propinsi). Sama seperti bis Kediri-Surabaya atau Solo-Semarang.๐Ÿ˜€

Walah...jauh-jauh dong berarti?

Iyes...bukan jauh lagi, ngajinya sudah seperti mudik saja, bahkan kadang harus menempuh puluhan atau ratusan mil perjalanan....Hiks!

Demi apa coba?

Demi silaturahmi dengan sesama saudara sebangsa. Lalu demi beribadah dan menimba ilmu agama yang meski terbatas waktunya Insya Allah ada keberkahannya. Juga, demi aneka hidangan Nusantara yang sungguh m e n g g o d a...!! hahaha
  • Silaturahmi

Pengajian di luar bulan Ramadan, jadwalnya suka-suka. Kadang sebulan sekali, kadang dua bulan sekali. Tergantung pada kesiapan tuan rumah yang ketempatan. 

Tapi, kalau Ramadan, pengajiannya setiap akhir pekan. Jadi dipilih rumah yang mampu menampung sekitar 30 anggota (ada yang single, double juga keluarga). Sekalian buka bersama dan salat Tarawih.

Nah, masalah rumah ini juga ada syaratnya. Kadangkala luasan rumah cukup, tapi parkiran terbatas. Karena masalah parkir ini di sana ketat sekali.

Seperti di apartemen tempat saya tinggal, satu unit hanya berhak parkir di lot yang ada nomor apartemen kita. Bukan di tempat lainnya. Jika parkir sembarangan, enggak sampai 30 menit mobil sudah bertengger manis kena derek dari dinas kota.

Whuaaa..Maka, rumah luas saja enggak cukup, harus ada tempat parkirnya juga!

Nah, karena itulah, kadang tempatnya ya di rumah si itu, si ini lagi hihihi..

Oh ya, untuk waktunya, meski jadwalnya adalah sebelum Maghrib sampai sesudah tarawih, tapi biasa waktu Ashar juga sudah datang. Biar enggak buka puasa di jalan.
  • Tausiah



Sewaktu saya pertama ikut pengajian NOLA ini, di setiap jadwalnya belum tentu ada ceramahnya. Sesekali saja datang dari state lain ustaz untuk mengisi tausiahnya dengan dana pribadi dan donasi dari anggota. Padahal itu berarti antar negara bagian datangnya...

Nah, satu ketika saya diamanahi menjadi koordinator pengajiannya, saya mencoba mengajukan bantuan ke IMSA (Indonesian Muslim Society in America), sebuah organisasi nirlaba masyarakat Muslim Indonesia di Amerika.

Saya kirimkan email agar dibantu ada ustaz untuk setiap kegiatan pengajian NOLA yang dilakukan dengan cara online via media Skype. Saat itu memang eranya Skype, layanan pesan/suara/video milik Microsoft.

Dan, Alhamdulillah, permintaan itu disambut dengan baik. Pihak IMSA akhirnya membuatkan jadwal materi dan pemberi tausiah untuk pengajian kami.

Jadilah, acara pengajian yang sebelumnya hanya sekedar ngumpul dan beribadah bareng, ada nilai plusnya dengan tambahan ilmu agama.

Maka, di setiap pengajian dan akhir pekan Ramadan, kami tidak hanya bukber tapi juga disemarakkan dengan tausiah via Skype dengan ustaz yang berada di Houston, Los Angeles dan state lainnya. Masya Allah!
  • Sajian Ramadan

Ngomongin sajian, ini yang paling ditunggu saat acara bukber Pengajian NOLA di akhir pekan. Gimana enggak coba...semua menu favorit Nusantara keluar semua euyyyy! Puas-puasin rasa kangennya ..

Untuk sistem makanan teteup seperti acara lainnya, potluck. Jadi saya mengkoordinir ibu-ibu setelah tahu dari tuan rumah apa yang akan disajikan.

Misalnya tuan rumah sudah siap dengan nasi, opor ayam, urap dan kolak, anggota lainnya tinggal menambahkan apa yang mau dibawa. Biar enggak sama menunya, semua bikin list dan berbalas email (saat itu, 2009-2011 belum ada WA yaaa๐Ÿ˜€). Nanti ada yang bawa es kopyor, rujak buah, pastel, bacem tahu/tempe, putu ayu, dan banyak lagi...

Dan semua itu buatan sendiri, karena enggak ada warung yang jual di sini hihihi

Meski enggak semua habis dimakan, nanti pulangnya bisa jadi buah tangan. 

Yesss!Bungkusss!!



Lalu, kalau enggak akhir pekan, bagaimana Ramadannya?

Wah, susaaah..hampir enggak ada beda dengan hari biasa. Anak dan suami yang sama-sama sekolah saat itu jadwalnya pun sama seperti hari biasa. Meski begitu, puasa Insya Allah tetap dijalani dengan semangat empat lima!

Buka puasa biasanya sih di rumah saja, setelah sebelumnya lihat jadwal salat di print out yang disebarkan oleh IMSA. Juga, karena masjid letaknya di kota sebelah, tarawihnya jadi di rumah. Terus  nonton saja dari youtube ceramah agamanya. Sahur, pasang alarm di hape dan nikmati sajiannya tanpa dengar musik sahur dari jalanan.

Pokoknya menyemarakkan diri sendiri lah ...kwkwkw

Nah, begitulah nostalgia tentang kesemarakan Ramadan di New Orleans yang pernah saya jalani bersama keluarga sewaktu tinggal di sana. Meski tidak sesemarak Ramadan di tempat lainnya, saya masih bersyukur karena bisa menjalankan Ramadan bersama saudara-saudara yang seiman. Alhamdulillah.



Selamat Berpuasa,


Dian Restu Agustina




*Artikel ini diikutsertakan dalam posting kompakan Pasukan Blogger JoeraganArtikel dengan tema "Semarak Ramadan"





Review Buku: Semarak Idul Fitri di 5 Benua - 20 Negara




Judul Buku: Semarak Idul Fitri di 5 Benua - 20 Negara
Penulis: Wulan Mulya Pratiwi, Novia Sabda, dkk
Kategori: Buku Anak
Penerbit: Ziyad Books
Cetakan/Tahun Terbit: 1/2018
Jumlah Halaman: 188
ISBN: 978-602-317-448-5


Buku Anak


"Kita ndak mau, Ma," ucap Tahir dengan nada tegas kepada ibunya.
"Kenapa kamu tidak mau? Itu tradisi adat kita," kejar Mama lagi
"Tradisi macam apa itu Ma? Buat badan sakit-sakit. kita ndak mau ikutan tradisi begitu lah,"ucap Tahir lagi sambil ngeloyor pergi.
"Tahir, Mama belum selesai bicara!" kejar Mama menyusul Tahir.

Tradisi Pukul Sapu yang diselenggarakan secara rutin setiap tujuh hari setelah Idul Fitri itu tampak meriah dan ramai.

Penontonnya tidak hanya warga desa Morela dan desa Mamala, Kabupaten Maluku Tengah saja. Namun juga warga dari kabupaten lain, bahkan banyak juga manerik perhatian turis mancanegara.

Tapi mengapa Tahir menolak untuk mengikutinya? Lantas apa yang membuat Tahir sadar bahwa tindakannya itu tidaklah benar?

Ikuti kelanjutannya cerita berjudul "Bermain Pukul Sapu, Seru Gak Sih?" karya Wulan Mulya Pratiwi hanya dalam buku Semarak Idul Fitri di 5 Benua - 20 Negara ini.

Buku Semarak Indul Fitri

Di dalam buku ini, tak hanya cerita dari Indonesia saja, tapi terangkum juga cerita Idul Fitri dari 19 negara lainnya di dunia yang sebagian besar ditulis berdasarkan pengamatan. 

Lantaran sang penulis pernah singgah bahkan tinggal di negara yang bersangkutan.

Wah, keren yaaaa!!


Kesemua cerita tersaji dalam 188 halaman di buku yang enggak bakal membosankan karena dilengkapi juga dengan Tradisi Unik Idul Fitri, Jenis Kuliner Idul Fitri dan Model Pakaian di Hari Idul Fitri. Apalagi juga diselingi Game Activity yang membuat anak tak hanya bertambah wawasan tapi juga mengembangkan keterampilan.

Kompliiit!


Untuk cerita Idul Fitri mancanegara diantaranya ditulis oleh Dwi Arumantikawati dengan judul Eid in the Park yang bercerita tentang Idul Fitri di Australia Barat..

Kisahnya bercerita tentang Zaki yang merasa bersedih lantaran sang Daddy dipastikan tidak bisa merayakan Idul Fitri bersamanya dan sang Mommy.

Tapi kemudian hatinya terhibur karena Ahmed, salah satu teman sekelasnya yang berasal dari Somalia, berjanji menjemputnya dan bersama-sama menuju Whiteman Park untuk Eid Prayer & Festival. 

Meski ternyata, di akhir cerita ada yang membuat Zaki merasa sangat bahagia.

Itu apa? Simak yaaa...di bukunya!๐Ÿ˜€


 Nah..nah...nah..

Selain 2 cerita di atas, ada cerita lainnya juga:
  • Duit Raya Amirah (Singapura) - Wahyuni Indriyani
  • Gema Takbir di Negeri Ginseng ( Korsel) - Reni Nilawati Dewi
  • Takbiran di Negeri Jiran (Malaysia) - Diyah Ayuning Tyas
  • Idul Fitri di Negeri Tirai Bambu (China) - Erika Risanti
  • Kembali Fitrah di Negeri Sakura (Jepang) - Anggita Aninditya
  • Anh dan Tradisi Idul Fitri (Vietnam) - Hessa Kartika
  • Lebaran di Qatar (Qatar) - Fuatuttaqwiyah El-Adiba
  • Eid Mubarak (Arab Saudi) - Sharon Martienda
  • Lentera Abubakar (Mesir) - Nenny Makmun
  • Tantangan Vewrmicelli (Cape Town) - Ipop S Purintyas
  • Meriahnya Eid Al Ft di Magic Island (Hawaii) - Sundari Eko Wati
  • Sang Pemenang dari Negara Daun Maple (Kanada) - Novia Sabda
  • Hadiah Idul Fitri (Suriname) - Welly Elvandari
  • Serunya Berlebaran di Exhibition Park (Canberra) - Dianty Rosirda
  • Adelaide Eid Festival (Adelaide) - Savitri Mutia Agustine
  • Terpesona di Aya Sophia (Belanda) - Fibula Azalea
  • Makan dan Bermain Bersama (Inggris) - Retna Kencanasari
  • Lebaran di Goettingen (Jerman) - Dede Rostiana
  • Joyeux Aid El-Fitr! ( Perancis) - Dianty Rosirda
  • Shalat Ied di Masjid Katedral Moskow (Rusia) - Savitri Mutia Agustine
Wah..banyaaak! Ketje-ketje lagi! 

Dan, kesemua cerita akan mengajak anak menjelajahi negara-negara untuk menyaksikan bagaimana Muslim di sana merayakan hari raya Idul Fitri.

Hm, benar-benar buku yang recommended untuk dibaca anak-anak agar mereka bertambah wawasan dan pengetahuan tentang tradisi Idul Fitri di berbagai belahan dunia.

Hanya saja, ada ketidaksesuaian dengan jumlah cerita. Di cover disebutkan 20 negara, tapi ternyata ada 22 negara yang diangkat semarak Idul Fitrinya. 

Sebenarnya enggak apa-apa juga, berarti pembaca dapat bonus 2 cerita, ya kan?๐Ÿ˜ 

Alhamdulillah.

Lalu juga ada satu negara, Rusia, yang tidak dilengkapi dengan tambahan informasi layaknya cerita yang lainnya. Jadi belum disertakan info tentang tradisi unik, makanan spesial dan pakaian lebaran. Mungkin ketinggalan saat dicetak atau terlewat disertakan. Juga, ada satu dua typo yang tidak terlalu mengganggu.

Selain ketiga hal itu, bukunya overall okeee otjeee tuh!!๐Ÿ˜

Semarak Idul Fitri



Selamat Membaca,


Dian Restu Agustina




Santunan Anak Yatim dan Dhuafa Blogger Muslimah Bersama Yayasan Amal Mulia Sejahtera




Assalamualaikum teman-teman....

Buka puasa dimana tadi? Di rumah atau di acara bukber kah?

Kalau saya, hari ini, 29 Mei 2018 buka puasa di acara Ramadan Bersama Yatim. 

Sebuah acara yang diselenggarakan oleh komunitas Blogger Muslimah bekerjasama dengan Yayasan Amal Mulia Sejahtera dan didukung oleh Hisana Fried Chicken dan dikemas dalam "Santunan Anak Yatim dan Dhuafa".

Santunan Anak Yatim & Dhuafa

Lokasi acaranya adalah di Gedung Quran - Masjid Misbahul Alam, Jl Cipinang Jaya IIE, Jatinegara, Jakarta Timur.

Sebuah gedung berlantai tiga yang dipakai sebagai pusat pembelajaran Quran yang menyatu dengan kompleks Masjid Misbahul Amal.

Pertama nyari sih agak susah, karena harus masuk jalan yang tidak seberapa lebar sehingga kalau mobil papasan harus gantian jalan.

Tapi ternyata waktu ketemu gedungnya, kaget juga. Gedung baru yang megah dengan ruangan pembelajaran Quran bagi calon penerus bangsa yang Insya Allah soleh dan solehah.

Tepatnya lokasinya di sini....:



Sementara, Yayasan Amal Mulia Sejahtera atau YAMS awalnya bermisi menggabungkan potensi kebaikan untuk berbagi dengan apa yang dimiliki agar menjadi manfaat bagi masyarakat sekitarnya. Kegiatan seperti pembinaan remaja, pengobatan gratis, santunan yatim dan dhuafa penggalangan dana bencana baik itu tingkat wilayah, nasional maupun internasional sudah biasa dilakukan secara rutin. Hingga akhirnya pada April tahun 2015 terbentuk wadah yang lebih formal dalam Yayasan Amal Mulia Sejahtera, agar kebaikan dapat juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas pada umumnya.

Sungguh misi yang sejalan dengan misi Blogger Muslimah, yakni: memberdayakan para Muslimah melalui aktifitas menulis di media sosial (blog). Mengajak, membantu dan memfasilitasi para Muslimah yang suka menulis untuk memiliki, mengelola dan mengembangkan media sosial (blog) mereka secara baik. Dan, menjalin rasa kebersamaan antar Muslimah dalam sebuah komunitas dengan tetap menjaga identitas mereka sebagai Muslimah. Intinya Blogger Muslimah ingin membersamai para Muslimah untuk bisa menulis di blog secara rutin dan berkualitas dengan semangat berbagi untuk menebarkan kebaikan.

Maka tak heran jika YAMS dan Blogger Muslimah pun klop sekali berkolaborasi dalam acara ini.

Oh ya, di acara ini Blogger Muslimah menyerahkan bantuan berupa seragam dan peralatan sekolah untuk 60 anak yatim dan dhuafa. Selain itu juga ada santunan berupa paket sembako dari pihak yayasan untuk anak-anak yang membutuhkan.

Alhamdulillah!!

Blogger Muslimah

Blogger Muslimah

Hmmmm...Tapi, ngomong-ngomong bukber dengan anak yatim sepertinya mainstream banget saat Ramadan begini ya?

Sebenarnya, teman-teman tahu enggak sih alasannya apa? 

Kok anak yatim terus yang diurus? Memang kenapa sih mereka yang harus diistimewakan?

Blogger Muslimah

Baiklah, kalau penasaran, berikut saya copas-kan ulasan Bunda Novia Syahidah Rais, founder komunitas Blogger Muslimah di pengantar undangan kegiatan ini yaa...:

Yatim piatu yang memang patut kita beri perhatian lebih. Karena anak yatim sangat tinggi kedudukannya dalam agama Islam.

Rasulullah bersabda:

ุนَู†ْ ุณَู‡ْู„ِ ุจَْู†ِ ุณَุนْุฏٍ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚َุงู„َ : ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„َ ุงَู„ู„َّู‡ِ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ุฃَู†َุง ูˆَูƒَุงูِู„ُ ุงู„ْูŠَุชِูŠู…ِ ูِู‰ ุงู„ْุฌَู†َّุฉِ ู‡ูƒَุฐَ، ูˆَุฃَุดَุงุฑَ ุจِุงู„ุณَّุจَّุงุจَุฉِ ูˆَุงู„ْูˆُุณุทَู‰ ูˆَูَุฑَّุฌَ ุจَูŠْู†َู‡ُู…َุง ุดَูŠْุฆุงً

Dari Sahl bin Sa’ad Radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini.” Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya".[HR al-Bukhari no. 4998 dan 5659]

Hadis yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang menyantuni anak yatim. Sehingga Imam Al-Bukhari rahimahullah mencantumkannya dalam bab: Keutamaan Orang Yang Mengasuh Anak Yatim.

Blogger Muslimah

Beberapa faedah penting yang terkandung dalam hadis ini adalah:

Makna hadis: orang yang menyantuni anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga, dekat dengan kedudukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa sallam.

Arti “menanggung anak yatim” adalah mengurusi dan memperhatikan semua keperluan hidupnya, seperti nafkah (makan dan minum), pakaian, mengasuh dan mendidiknya dengan pendidikan Islam yang benar.

• Yang dimaksud dengan anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal oleh ayahnya sebelum anak itu mencapai usia dewasa.

Keutamaan dalam hadis ini berlaku bagi orang yang meyantuni anak yatim dari harta orang itu sendiri atau harta anak yatim tersebut jika orang itu benar-benar yang mendapat kepercayaan untuk itu.

• Demikian pula, keutamaan ini berlaku bagi orang yang meyantuni anak yatim yang punya hubungan keluarga dengannya atau anak yatim yang sama sekali tidak punya hubungan keluarga dengannya.

Santunan Anak Yatim

Juga, dikatakan dalam hadis lain bahwa orang yang mengusap kepala anak yatim dengan penuh kasih akan diberikan kelembutan hati oleh Allah. Hati yang lembut akan mudah menerima hidayah, mudah mengakui kesalahan di hadapan Allah serta peka pada kesusahan orang lain.

Santunan Anak Yatim

Nah, sekarang sudah tahu alasannya, kan?

Lanjut ke acara ini yaaaa...

Acara Santunan Yatim dan Dhuafa ini dimulai pukul 4 sore. Diawali dengan pembukaan dengan pembacaan ayat suci Al quran dan sari tilawahnya. Lalu dilanjutkan pengantar dari pihak yayasan. Kemudian pembagian paket sembako dan makanan berbuka puasa dari Hisana Fried Chicken..

Blogger Muslimah

Kemudian acara dilanjutkan dengan penampilan dongeng kisah Islami bersama Bunda Hidayati Nur yang ditemani boneka lucu bernama Ami.

Kisah interaktif yang melibatkan peserta ini menceritakan tentang kisah Uwais Al-Qarni. 

Dikisahkan, Uwais Al-Qarni adalah seorang pemuda yang tinggal di negeri Yaman. Hidup Uwais sangat miskin. Ia adalah seorang anak yatim. yang hidup bersama ibunya yang telah tua, buta dan lumpuh. Ia juga tak lagi mempunyai sanak keluarga.

Untuk hidup sehari-hari, Uwais Al-Qarni bekerja dengan menggembalakan domba dan unta orang.


Uwais Al-Qarni terkenal sebagai seorang anak yang taat kepada ibunya dan juga taat beribadah. Ia senantiasa merawat dan memenuhi semua permintaan Ibunya. Tapi, ada satu permintaan yang sulit ia kabulkan yakni, ibunya ingin pergi haji.

Uwais bingung, perjalanan haji ke Mekkah sangatlah jauh dan memerlukan unta dan banyak perbekalan. Padahal Uwais sangat miskin dan tak memiliki kendaraan.

Lalu Uwais berpikir mencari jalan keluar.

Kemudian, dibelilah seeokar anak lembu, 

Anak lembu? Tidak mungkin pergi Haji naik lembu!!


Ohhhh, ternyata Uwais setiap hari berlatih bolak balik menggendong anak lembu itu sebagai latihan untuk mengendong ibunya. Sampai-sampai banyak yang mengejeknya.

Setelah beberapa bulan berlalu, sampailah musim Haji saat itu. Dan menepati janjinya Uwais pun menggendong ibunya pergi haji dengan berjalan kaki dari Yaman ke Mekkah! 

Masya Allah, sungguh alangkah besar cinta Uwais pada ibunya. Ia rela menempuh perjalanan jauh dan sulit, demi memenuhi keinginan ibunya.

Sesampainya di Ka'bah, Uwais berjalan tegap menggendong ibunya beribadah. Sampai-sampai ibunya terharu dan bercucuran air mata setelah melihat Baitullah. 

Dan, begitulah kisah Uwais, seorang penghuni langit yang begitu berbakti pada orang tuanya.

Kisah yang disajikan dengan diselingi candaan Ami boneka muslimah yang menemani Bunda Hidayati ini, membuat anak-anak yang awalnya malu-malu jadi berani unjuk gigi. Beberapa yang menjawab pertanyaan dan mau maju ke depan pun akhirnya diberi hadiah hiburan. Senangnyaaa...

Blogger Muslimah

Selesai bercerita, tibalah di akhir acara berupa pemberian bingkisan bagi semua anak yang hadir.

Terlihat binar wajah peserta saat menerimanya. Semoga membawa berkah juga bagi para donatur yang telah menyisihkan rejeki untuk mereka. Aamiin.

Setelah acara ditutup, segenap panitia pun melakukan buka puasa bersama dengan makanan yang sudah disediakan.

Alhamdulillah, acara singkat yang Insya Allah membawa manfaat bagi semua.

Aamiin...๐Ÿ˜




*gambar dokumen pribadi dan Blogger Muslimah

Wassalamualaikum,


Dian Restu Agustina
























































Jendela Inspirasi - Kumpulan Kisah Perempuan yang Menggugah Hati




Judul Buku: Jendela Inspirasi

Penulis: Wulan Suminarsih, Iis Muhayaroh, Arni Sutomo, Rina Kadarwati, Forayenovia, Dira Indira, Ade Solihat, Lusiana M Hevita, Lala Pramesty, Putri Soemanto, Widiyani Pranata, Dewy Iriany, Irma Arimurti

Penerbit: Wonderland Publisher
Cetakan/Tahun Terbit: 1/2018
Jumlah Halaman: 165

Kumpulan Kisah Perempuan
cover depan

Perempuan identik dengan cerita unik dan menarik untuk dikisahkan. Beraneka cerita bisa tergali sebagai penyemangat diri dan inspirasi bagi perempuan lainnya agar tegar dalam menghadapi kerasnya hidup ini.

Begitu juga buku bertajuk Jendela Inspirasi yang berisi 13 kisah inspiratif karya 13 perempuan yang diterbitkan oleh Wonderland Publisher ini. Cerita yang disajikan, mengupas keseharian perempuan yang bisa diambil hikmah dan pelajaran.

Buku Kumpulan Kisah Perempuan

Seperti sebuah kisah dari Dira Indira, ibu yang memiliki seorang putra berkebutuhan khusus yang mendapatkan banyak pembelajaran dari beberapa perempuan tentang arti berjuang dan bersemangat untuk menjalani harinya yang berat.

Sosok perempuan-perempuan itu pernah hadir dalam kehidupan penulis dan menjadikannya memahami arti kesabaran, keihlasan dan ketegaran dalam mendampingi tumbuh kembang sang putra yang diciptakan istimewa oleh-Nya.

Membaca kisahnya menumbuhkan kepedulian akan ketegaran Ibu yang dianugerahi Anak Berkebutuhan Khusus dan membuka mata bahwa berbagi inspirasi bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk kita.

Maka tebarkan aura positif dan bagikan manfaat ke sekeliling kita selagi bisa.


Buku Kumpulan Kisah

Lain pula dengan cerita yang ditulis oleh Lala Pramesty, seorang perempuan yang bermetamorfosa dari karyawan hingga punya karyawan. Kisah Lala memberi pencerahan pada banyak perempuan bahwa jika harapan tak sesuai denga kenyataan, kita bisa mencoba di lain kesempatan.

Seperti Lala yang awalnya terpaksa menjadi seorang karyawan pabrik karena tidak lolos seleksi PTN yang dituju dan akhirnya kuliah di tempat lainnya sambil membuka usaha untuk biayanya.


Buku Kumpulan Kisah

Dan, hasilnya dua-duanya terpegang tangan, kini jadi guru sekaligus punya tujuh karyawan di beberapa usahanya (bimbel, penitipan anak dan kuliner). Dimana kemajuan usaha didasari tips diantaranya:

  • Niat: ingin menjadi sebaik-baiknya manusia
  • Allah sebagai owner: perbanyak sedekah, minta hanya kepada-Nya
  • Melawan rasa takut: jangan takut gagal
  • Nikmati prosesnya: bersyukur di kala baik, bersabar di kala jatuh
  • Keep fight: ketika jatuh segera bangkit kembali
Kisah penulis ini menjadi bukti bahwa saat semua tak berjalan sempurna, kesedihan boleh ada, tapi tidak boleh ada putus asa.


Kumpulan Kisah Perempuan

Cerita lainnya ditulis oleh Lusiana M Hevita dalam "Tidak Biasa Makan Siang, Bu!'

Kisah yang menggugah ini berisi pengalaman penulis selama menjadi pemateri di Kelas Literasi Informasi yang diberikan kepada mahasiswa baru di kegiatan Orientasi Belajar Mahasiwa Baru UI (OBM UI). 

Di sini penulis yang juga pustakawan di kampus UI, menuliskan tentang putra-putri daerah yang berhasil masuk UI lewat jalur undangan yang menurut pengamatannya cenderung lebih mampu dan tangguh berkompetisi. Dan, meski memiliki segala keterbatasan dibandingkan dengan mahasiswa asal kota besar, ternyata mereka mampu menyelesaikan studi. 

Kumpulan Kisah Perempuan

Dan ada sepenggal cerita tentang seorang mahasiswa asal daerah, yang ternyata tetap berada di kelas meski sudah waktunya istirahat. Dan ketika ditanya alasannya oleh penulis, maka jawabannya: "Saya enggak biasa sarapan, saya sudah biasa makan sekali sehari, jam tiga sore biasanya..." (hal 69)

Sebuah jawaban yang menjadi penyemangat penulis saat belum bisa mencapai apa yang diinginkan dan yakin bahwa segala sesuatu butuh perjuangan dan berjuang itu tidak mengenal kata lelah.

Kumpulan Kisah Perempuan

Selanjutnya masih ada 10 kisah lagi yang tak kalah menyentuh hati dalam buku Jendela Inspirasi ini. Yakni: 
  • Kisah Perempuan Turki di Jakarta (Ade Solihat)
  • Hijrah (Arni Sutomo)
  • Seni Beradaptasi (Irma Arimurti)
  • Pembelajaran Sepanjang Masa (Iis Muhayaroh)
  • Keterpurukan yang Mampu Mengubah Mimpi (Forayenovia)
  • Sekolah untuk Anakku (Putri Soemanto)
  • Menjadi Perempuan Sukses (Rina Kadarwati)
  • Suamiku Pintu Surgaku (Widiyani Pranata)
  • Ibu yang Gigih dalam Berbisnis (Dewy Iriani)
  • Profesi Penulis yang Menantang (Wulan Suminarsih)


Kumpulan Kisah Perempuan


Overall, buku setebal 165 halaman yang pas dibaca sekali duduk saja ini, layak untuk dimiliki khususnya bagi siapa saja yang sedang memerlukan mood booster untuk kehidupannya.

Ingat, di luar sana banyak orang menghadapi hal yang lebih berat. Setidaknya beraneka kisah ini bisa membuat kita mengevaluasi diri sejauh mana rasa syukur ada, tetap berprasangka baik pada ketentuan-Nya dan melakukan yang terbaik yang kita bisa.

Selain ada beberapa kesalahan cetak, buku ini tak memiliki kekurangan banyak. Dan, tema yang berbeda di ketigabelas kisahnya memperkaya pembaca dengan nilai-nilai yang disajikan di masing-masing cerita. Hingga bukunya memang recommended untuk dibaca!

Yuks, terus tebar inspirasi buat sesama!๐Ÿ’–

Wonderland Publisher
cover belakang



Selamat Membaca,

Dian Restu Agustina

















Buka Puasa di Depot Soto Madura Ibu Hj. Kuwat dari Surabaya



Temans,..

Sebagai orang Kediri asli, saya adalah penikmat makanan Jawa Timuran, seperti Rujak Cingur, Rawon, Soto Madura, Pecel Lele dan lainnya...

Nah, setelah menetap di Jakarta Barat, saya kesulitan mendapatkan makanan khas Jawa Timuran yang otentik dengan harga yang tak bikin dompet tercekik.

Maksudnya, ada yang maknyuss dan rasanya serasa makan di kampung halaman saya sana, tapi.... saat bayar bikin terbelalak mata. Karena harganya mahalnyaa! Hiks!

Lain waktu, makan dengan rasa ala kadarnya, lalu saat bayar, harganya pun sesuai rasa,...pas-pasan saja!

Lalu nemu, enaaaak dan terjangkau pula, tapi tempatnya nyebar. Jadi, kalau lagi pengin rujak cingur musti kemana, Dan kalau mau soto harus ke tempat lainnya. Enggak satu tempat gitu...Jadi, musti kesana-sini.

Padahal kalau satu tempat kan lebih gampil ya, soalnya serumah belum tentu satu selera. Apalagi kalau lagi pilih tempat buat buka puasa, masak iya yang dua ke sana yang dua lagi ke sini. Hihihi


Soto Madura Ibu Hj. Kuwat
bagian depan rumah makan



Tapi, syukurlah, kini hati saya tak lagi gundah. Karena saya sudah nemu warung makan Jawa Timuran yang tak jauh dari rumah. Sekitar 3 km saja jaraknya. Dan, nama warungnya: Depot Soto Madura Ibu Hj. Kuwat dari Surabaya.

Wah, panjang namanya yaaa...Sepanjang daftar menu di spanduk yang lumayan karena banyak pilihannya.

Baiklah,... lalu dimana sih lokasinya?

Lokasi tempat makan ini terletak di Jl. Penyelesaian Tomang III Kav. DKI Blok 10 A No.01 Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Tepatnya di dekat pertigaan dari arah Meruya Utara menuju ke Jl. Raden Saleh, Karang Mulya, Karang Tengah. Agak susah jelasinnya sih, atau biar enggak bingung pakai Google maps saja ya...Ini nih, lokasinya:




Sudah ketemu tempatnya...

Begitu teman-teman sampai di depan depot, akan ada lahan parkir yang cukup untuk beberapa motor dan sekitar 3 buah mobil. 

Lalu di bagian depan nampak spanduk tergantung bertuliskan nama tempat dan menu yang disediakan. Spanduk dan bangunan kelihatan sama usangnya sesuai dengan usia rumah makan yang sudah dikelola oleh generasi kedua, putri Ibu Hj. Kuwat sendiri. Meski Ibunya masih ikut membantu melayani pembeli walaupun sudah sepuh usianya.


buka puasa
spanduk usang di bagian dalam ruangan

Masuk ke bagian dalam rumah makan, berjajar kursi dan meja yang cukup untuk sekitar 40 pengunjung. Dimana di atas mejanya dilengkapi dengan kerupuk, sambal dan kecap sebagai pelengkap.

Penjual menyiapkan makanan yang kita pesan di sisi lain ruangan. Dimana ada meja yang dilengkapi lemari kaca tempat menaruh sayuran, tahu tempe dan bahan makan lainnya untuk disiapkan bagi pembeli,

Di atas lemari kaca ini berjajar toples bermacam kerupuk yang mengingatkan saya pada gaya warung makan tempo doeloe di kampung halaman.


Buka Puasa
daftar menu

Oh ya, setelah duduk kita akan disodori daftar menu dan kertas kecil untuk menulis pesanan. Dan yang melayani di rumah makan ini adalah Ibu Hj. Kuwat dan putrinya sendiri.

Sang putri menyiapkan makanan seperti menguleg Rujak Cingur dan sang ibu meracik minumannya. 

Setelahnya pesanan akan disiapkan dan enggak pakai lama sudah diantar ke meja dengan keramahan pelayanan khas Suroboyo-an.

Penyajian yang personal seperti ini bikin saya kangen dengan makan saat di kampung halaman.


buka puasa
kursi dan meja

Untuk variasi harga makanan dan minumannya antara seribu sampai 36 ribu rupiah. 

Hmmm...enggak mahal kan?

Apalagi makanan dan minuman ini beberapa disiapkan langsung begitu kita pesan. Tentu ini bikin kesegarannya jadi terjaga. Jadi pas sekali sebagai santapan buka puasa.

Karena enggak ada yang bikin Rujak Cingur seenak orang Surabaya, maka menu yang satu ini memang recommended di sini. Dan benar saja, rujaknya berbumbu petis yang khas sekali dengan campuran sayur dan buah yang disertai irisan lontong sebagai pelengkapnya dan cingur asli yang menyertai. Enak tenaaan! Sepadan untuk harga per porsi 27 ribu rupiah..

Oh ya, sebaiknya teman-teman bilang juga jumlah cabenya mau berapa, biar enggak kepedasan. Soalnya saya pernah bilang sedang saja pedasnya..eh datangnya pedas bangets. Sampai huh hah huh hah ...dan wajah pun memerah...kwkwkw.

Karena kalau sedang, menurut orang Suroboyo bisa saja 4 atau 6 cabe rawitnya...Waaah, buat buka puasa bisa bahaya kalau perut enggak kuat. Bisa-bisa bolak-balik ke belakang setelahnya...duh!

Lalu untuk Soto Madura yang saya pesan juga, memang t o p - b g t rasanya. Kuahnya bening dan segar, bumbu rempahnya terasa ringan tapi cetar. Cocok sekali sebagai penghangat perut setelah seharian penuh berpuasa. Dan, harga 16 ribu semangkuk pun sepadan rasanya...


soto Madura
rujak cingur dan soto madura
Kemudian untuk minuman, ada pilihan minuman dingin untuk berbuka puasa. Terserah selera, apakah teman-teman termasuk tim panas atau tim dingin saat pertama membatalkan puasa. Kalau saya sih tergantung suasana, kalau lagi sumuk hawanya ya pilih yang adem nyesss ke tenggorokan. Tapi, kalau lagi butuh kehangatan atau kurang enak badan ya pilih yang anget-anget saja.

Es Kelapa Muda
Es Kelapa Muda


Di depot ini, pilihan minuman beraneka juga. Saya yang lagi feeling cold pilih Jeruk Peras Panas seharga 7 ribu. Sementara si Bapake dan anak-anak pilih Es Kelapa Muda gelas yang harganya 7 ribu. Dan 12 ribu untuk yang plus jeruk. 

Swwegeeeerr...! Alhamdulillah!

Dan, akhirnya, puas sudah kami buka puasa di Depot Soto Madura Ibu Hj. Kuwat. Pulang pun perut kenyang dompet lapang, karena hanya perlu membayar 129 ribu untuk berempat. Harga yang sepadan dengan makanan dan pelayanan, murmer bahkan!

Bagaimana dengan menu lainnya?

Rawon, rujak buah...ah, cobalah! Kalau saya sih yes, enggak tahu kalau Mas Anang #eh ๐Ÿ˜€

Nah, buat temans yang kangen buka puasa dengan menu Jawa Timuran, bisa coba singgah ke sini. Bukanya dari jam 8 pagi sampai 9 malam (puasa jam buka tetap seperti biasa).

Jangan khawatir tersedia tempat sholat juga meski sederhana.

Oh ya depot Ibu Hj. Kuwat ini juga menerima pesanan nasi boks/tumpeng/ingkung untuk acara buka puasa bersama atau lainnya. Silakan kontak ke nomor 082125342205/081584374374, seperti yang tertera di daftar menunya.

Doa saya satu saja, semoga depot lama ini awet sampai nanti dan enggak kalah saing sama jejeran rumah makan kekinian di sekitarnya....!๐Ÿ˜



Selamat Berpuasa,

Dian Restu Agustina


Mau Toyota Yaris Seharga 2 Juta? Yuk Pantengin Ramadan Ekstra Tokopedia !!

Tokopedia


Hai..Temans!

Enggak terasa saya dan teman-teman Muslim lainnya sudah menjalankan ibadah puasa selama seminggu lamanya. 

Gimana nih? Masih semangat puasa, kan? 

Harus dong yaaa! Secara Ramadan hanya tiba setahun sekali dan penuh berkah lagi..Jadi ya musti dijabani sepenuh hati, ya enggak?

Daaaan,...bagi teman yang enggak wajib berpuasa, jangan lupa untuk semangat juga ya, meski tanggal tua.. #hahaha

Eh, beneran tanggal tua kan ya? 

Hmm..hari ini tanggal 23. Berarti memang tanggal tuaaaa...! Tuwaaa bangets malah!! hiks...

Tapi, sabar saja lah ya, sebentar lagi juga gajian!! Dobel pula, plus THR-nya! ๐Ÿ˜€

Iyaaa....Tapi pengeluaran buat kebutuhan lebaran dobel juga...!! Huwaaaa!! ๐Ÿ˜ญ

Hmmm...berarti harus ekstra menata pengeluaran Ramadan nih biar semua berjalan sesuai dengan harapan!!

Caranya....??

Cari diskonaaaan!! Dan, jangan cuma diskon biasa, tapi diskon ekstraaaa!!

Dimana...??

Di RAMADAN EKSTRA TOKOPEDIA!!

Wahhh, diskonnya ekstra gila euyyy!! Kuy..sini...sini... pantengin bersama!

Jadi Ramadan Ekstra Tokopedia ini terdiri dari dua hari, yakni tanggal 24 dan 25 Mei 2018. Dan, info lengkapnya adalah sebagai berikut:


SEMARAK RAMADAN EKSTRA 
(Kejutan Diskon 99%  pada 24 Mei 2018)


Tokopedia

  • Shake-Shake Kejutan Hadiah
Teman-teman, jangan lupa buka aplikasi Tokopedia di jam-jam tertentu dan “Shake-Shake” smartphonenya untuk kesempatan mendapatkan berbagai kejutan. 

Mulai dari beraneka hadiah seru, promo menarik dan kejutan diskon 99% untuk produk-produk terbaik pilihan. 

Yeaaay!!
  • Artist Perfomance & Fashion Show by Exclusive Collaboration
Oh ya, saksikan juga countdown menuju “Ramadan Ekstra, Kejutan Belanja Online” pada 24 Mei 2018 yang disiarkan secara langsung di NET, MNC TV, dan Trans7 pada pukul 20.30 WIB. 

Dimana acara ini akan dimeriahkan oleh penampilan artis-artis papan atas Indonesia dan juga akan ada peragaan busana.

Saksikan penampilan ekstra dari: Raisa, Bunga Citra Lestari, Rossa, Anji, Rezky Fabian, Rendy Pandugo, Bams, Arief Muhammad, NEV+, Chandra Liow dan masih banyak lagi. Dengan pemandu acara: Caesar Gunawan, Safira Umm dan Aubry Beer.

Penampilan ini berkolaborasi dengan brand-brand fashion ekslusif di Tokopedia dimana semua produk fashion yang diperagakan bisa dibeli secara langsung melalui aplikasi Tokopedia.

Asyiiknyaaaa!!

RAMADAN EKSTRA 
(Kejutan Belanja Online 25 Mei 2018)

Tokopedia

  • Shake-Shake 5x dalam satu hari - diskon 99%
Jangan lupa juga, esok harinya, tanggal 25 Mei 2018, teman-teman buka aplikasi Tokopedia di jam-jam tertentu. Lalu, “Shake-Shake” smartphonenya hingga 5 kali dalam sehari untuk kesempatan mendapatkan berbagai kejutan mulai dari beragam promo menarik, hingga hadiah utama Toyota Yaris yang didiskon 99%!

Kereeen!!
  • Flash Sale
Oh ya, rebut juga dan jangan sampai kehabisan berbagai produk pilihan terbaik di Tokopedia dengan harga miring serba 25.000 untuk semua produk flash sale Tokopedia.
  • Save My Coupon
Dan, untuk teman-teman yang sudah mengumpulkan kupon-kupon promo menarik di Tokopedia, inilah saatnya menggunakan “Save My Coupon” milik teman-teman untuk tambahan promo Ekstra!
  • Promo Lainnya dan Exclusive Brand


Selain itu, dapatkan juga berbagai promo Ekstra Casback lainnya untuk berbagai produk di marketplace dan juga produk digital Tokopedia, serta berbagai penawaran menarik dari pilihan brand-brand ekslusif dari Tokopedia.


Tuh, bener kan,...hemat bangeeets Ramadan Ekstra Tokopedia !!

Jadi yang mau ngabuburit hemat dan banyak hadiahnya, pada tanggal 24 dan 25 Mei 2018 pantengin saja Ramadan Ekstra Tokopedia!!



Happy Fasting ~ Happy Shopping


Dian Restu Agustina






Ketika Para Jawara Berbicara!




Hola hola! Apa kabarnya? 

Teman-teman yang Muslim masih menjalankan puasa Ramadan, kan?

Semoga ibadah puasanya lancar jaya sampai akhir yaa...!

Aamiin!

Oh ya, ada yang mau saya bagi di sini. Sebenarnya sudah telat banget sih nulisnya. Tapi berbagi kebaikan enggak ada kata terlambat, kan? ๐Ÿ˜€

Ini tentang Sabtu siang saya pada 5 Mei yang benar-benar bikin hepi. Lantaran saya bisa ikutan dalam keseruan acara yang dihelat oleh Blogger Perempuan Network dalam #BPNgobrolCantik bersama para jawara lomba.

Jawaraaa?? #jengjeng

Tips Mengikuti lomba blog
flyer di akun Instagram Blogger Perempuan

Wow, baca flyernya saja, sudah bikin penasaran saya!

Yup, empat narasumber: Evrina Budiastuti, Vania Samperuru, Murtiyarini dan Langit Amaravati.

Keempatnya adalah blogger perempuan yang namanya "ditakuti" peserta lomba blog se-Indonesia Raya jika ternyata ikut serta juga dalam lomba yang diikutinya! Hiiiii....!

Hohoho..!! Dan hari ini keempat-empatnya mau buka-bukaan rahasia yang selama ini dipendam sehingga berkali-kali memenangi beraneka lomba blog yang ada.

Wah, seru pastinya!

#BPNgobrolCantik - Learn, Chare, Connect & Inspire

Dan, acara yang diadakan di JSC Hive Co Working Space dalam durasi sekitar 4 jam ini, memang beneran bikin saya pulangnya kepanasan. Bukan karena tempatnya yang enggak nyaman. Bukan juga lantaran makanannya yang jauh dari harapan. 

Saya kepanasan karena terbakar semangat para jawara lomba yang selama acara telah membuka mata dan pikiran saya bahwa kesuksesan mereka tak lain dan tak bukan adalah dari hasil kerja keras yang dilakukan. Dimana kesemuanya dijalani dengan ketekunan yang butuh proses dan bukan pencapaian instan.

Wah!!

Tapi, sebelum cerita tentang inti acara, #BPNgobrolCantik ini merupakan acara pertama yang saya hadiri bersama Blogger Perempuan Network. Ya..., yang pertama!!

Karena sebelum-sebelumnya, saya masih belum pede untuk ikutan datang di kegiatan yang diadakan BPN. Maklum, bergabung bersama blogger senior yang oke bin ketjeee masih saja membuat diri ini tak bernyali..hiks!

Akhirnya, setelah diajakin Mbak Yeni Sovia, pemilik yenisovia.com, saya pun mendaftar ke acaranya. Dan di sinilah sayaaa...!!

setelah sekian purnama akhirnya jumpa mbak Yeni Sovia๐Ÿ˜

Hmm, semoga saja ini bukan yang pertama sekaligus yang terakhir seperti syair lagu yang itu yaa...๐Ÿ˜€

Melainkan jadi awal kebangkitan #halah...!

Sekaligus untuk memupuk kepercayaan diri saya yang selama ini sering timbul tenggelam. Aamiin.

Nah, setelah mendaftar dan mendapatkan konfirmasi melalui email, saya pun cusss ke tempat acara di bilangan Kuningan. Tepatnya JSC Hive Coworking Space ini terletak di Jl. Prof Dr. Satrio 7, Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

Nyarinya mudah saja, karena lokasi bangunan yang di pinggir jalan sehingga nampak mata.

Lalu, begitu masuk ke JSC, saya langsung sukaaa!

Buka pintu, langkahkan kaki, sampai deh di lokasi! Enggak perlu nitip KTP seperti kalau ke gedung tinggi atau pakai lift/tangga dan mencari lantai menuju tempatnya. (trauma pernah nyasar saya haha)

Oh ya, di depan saya disambut ramah oleh panitia dari BPN. Lalu setelah mengisi daftar hadir, saya dipersilakan mengambil menu makan siang dari FoodKoop yang  saya inginkan dari atas meja yang sudah disiapkan.

Dan..... saya pilih Ayam Suwar Suwir!

Rasanya?

Jangan ditanya, paduan rasa yang maknyuus tenan dan kelaparan, bikin saya pun menghabiskannya! hahaha..

FoodKoop
Ayam Suwar Suwir dari FoodKoop

Selanjutnya saya tiba di ruangan acara yang tempatnya heuheu, cool!!

Sembari nunggu peserta lain datang dan dimulainya acara yang rencana adalah pukul dua, maka saya pun makan sembari ngobrol dengan teman blogger yang baru saya kenal di dunia nyata pada saat acara.

Beberapa sih pernah bertegur sapa di dunia maya. Jadi enggak kagok lagi buat hahahihi

Kemudian acara pun dimulai tepat pukul dua dan dipandu oleh MC yang seru, Mbak Kartika Putri Mentari.

Pertama, ada greeting speech dulu dari para sponsor acara, yaitu: 
  • Dewaweb
"Leading brand for SSD cloud hosting and cloud service (VPS) in Indonesia, certified by ISO 27001-2013 with true 24/7 Ninja Support". 

Infonya, Dewaweb sebentar lagi mau bikin lomba blog juga lho..Hadiahnya total 15 juta! Untuk info lengkapnya kepoin di sosial medinya ya...dan jangan lupa ikutan!
  • FoodKoop
"FoodKoop revolutionize the way of serving food"


Laper? Mager? FoodKoop-in aja! Boothnya ada di EV Hive City, Plaza kuningan lantai 10 dan EV Hive Tower di IFC 1 lantai 11. Buka dari Senin-Jumat dari 9 pagi-7 malam.
  • Uptude_kn:  
"Halal Manado Culinary"


Kuliner Manado halal dan spesialis ikan Tude (ikan kembung) asap. Tersedia pengiriman via ekspedisi dan ojek online. Kepoin sosmednya untuk info lengkapnya!
Dan.... setelah paparan singkat dari para sponsor pendukung acara maka selanjutnya, diundanglah para jawara memasuki tempat acara.

#BPNgobrolCantik
Jawara Blogger ka-ki Mbak: Langit, Arin, Vania, Evrina dan MC Putri

Pertama, masing-masing pun memperkenalkan diri mereka. 

Kemudian dengan dipandu oleh Mbak Putri, peserta dipersilakan mengajukan pertanyaan yang sekian lama terpendam tentang tips&trick memenangi lomba kepada para jawara lomba.

Dan, berikut rahasia yang dibuka oleh para Jawara....:

Evrina Budiastuti

Mbak Evrina, pengampu evrinasp.com ini mulai ngeblog dari tahun 2009. Awalnya sih hanya untuk curhat gaje saja katanya. Lalu mulai serius nulis karena profesinya sebagai penyuluh pertanian juga mengharuskan berkegiatan dalam tulis menulis. 

Jadilah Mbak Rina, begitu panggilan akrabnya, mulai menjadikan blog sebagai sarana penyuluhan pertanian.

Selanjutnya Mbak Rina ikut lomba dan pertama kali menang pada 2012 dan menyusul kemenangan-kemenangan lainnya. Di tengah kesibukannya sebagai ASN tak menghalanginya untuk mengukir prestasi di dunia blog hingga beraneka hadiah pun sudah diraih Seperti uang tunai, perjalanan wisata Nusantara dan Mancanegara, kamera, smartphone dan lainnya. Wow!

Tapi, menurut Mbak Rina, semua itu tidak dicapai semudah membalikkan tangan. Lantaran tidak ada kemenangan yang instan, jadi kita musti terus berproses dan mengasah kemampuan.

Mbak Rina juga menyampaikan bahwa tujuannya ikut sebuah lomba, enggak cuma ngejar hadiahya, tapi juga untuk mendapatkan banyak pengalaman, nambah teman, dapat backlink dan sekalian update blog.

Mbak Rina yang juga spesialisasi lomba berbau ilmiah yang biasa diadakan oleh instansi pemerintah ini juga memberikan tips untuk kategori lomba yang berdasarkan data di lapangan, diantaranya:
  • Pilih lomba yang sesuai dengan niche blog kita agar ada kesesuaian tema
  • Baca baik-baik materi lomba  
  • Kumpulkan semua fakta dan lengkapi dengan melakukan riset atau survei 
  • Tulis dengan sistematis fakta, pendapat, dan saran 
  • Berikan masukan dan saran 
  • Masukkan unsur pengalaman pribadi, tapi sedikit saja
Sedangkan untuk ide, cara menggali ide jika sudah mentok ala Mbak Rina adalah dengan melakukan survey atau riset kecil-kecilan. Misal beri pertanyaan ke teman di sekitar atau di sosial media. Hasil riset inilah yang kemudian diolah menjadi ide dan bahan lomba.

Pesannya: boleh ikut lomba asalkan enggak lupa dunia!

Dan, kini Mbak Rina yang dulu sebulan bisa beberapa kali ikut lomba, sudah lebih santai, sebulan paling satu lomba saja yang diikuti.....(wah, berarti ngasih kesempatan saya menang ini...hihihi)

penanya yang beruntung memenangi voucher 200 rb dari Dewaweb

Vania Samperuru

Mbak Vania mulai ngeblog tahun 2005 di v-recipes.blogspot.co.id. Awal ngeblog hanya untuk menyimpan resep masakan agar mudah ditemukan. 

Selanjutnya, konsisten ngeblog dan all out karena menganggap blog bagaikan anak sendiri jadi harus dirawat dengan sebaik-baiknya sepenuh cinta. 

Mbak Vania yang Ibu dua anak yang juga seorang food stylist dan food photographer ini, dulunya mengikuti semua tema lomba, tapi akhirnya memutuskan hanya mengikuti lomba sesuai dengan passion dan kemampuannya yaitu dalam tema food and travel. 

Selanjutnya Mbak Vania yang blog dan sosial medianya penuh dengan foto-foto keren ini, juga merasa termasuk tipe yang enggak ngoyo dalam mengikuti lomba, bahkan kadang menjelang deadline baru submit tulisan. Tapi, ide sudah matang sejak jauh-jauh hari karena memang tema tersebut dikuasai.

Selain itu Mbak Vania juga menyarankan untuk menampilkan keotentikan konten yang kita miliki. Karena jika sajian yang kita tampilkan beda dari yang lainnya, tentu akan memesona jurinya. Misalnya saja, saat Mbak Vania memenangi lomba travel writing dengan tema "surga yang tersembunyi di daerahmu", maka ditampilkannya lokasi yang bisa jadi orang belum tahu dimana itu. Bukan daerah kebanyakan yang sudah sering dikunjungi wisatawan.

Akhirnya dengan tips&trick ini Mbak Vania bisa memenangi beberapa lomba dan mendapatkan hadiah diantaranya uang tunai, kamera mirrorless dan lainnya. Wow!!


Murtiyarini

Pemilik asacinta.blogspot.co.id ini menyarankan agar setiap blogger tetap mempertahankan ciri khasnya dalam hal gaya bahasa meski memang penting menyesuaikan dengan kriteria lomba. Karena ciri unik ini bisa jadi karakteristik kita yang bisa mencuri hati juri. Apalagi tema yang dibahas dalam lomba oleh seluruh peserta adalah tentang hal yang sama.

Lalu blogger yang akrab disapa Mbak Arin ini juga menambahkan akan pentingnya menulis sesuai EBI(Ejaan Bahasa Indonesia), misal, kalau pakai kata gue ya tulis sesuai ejaannya gue  dan bukan gw.

Mbak Arin yang sudah memenangi berbagai lomba blog ini juga menyarankan untuk blogger pemula sebaiknya terus rutin menulis dulu saja daripada berburu lomba. Lalu terus belajar dari waktu ke waktu memperbaiki kekurangan kita. Sehingga lama kelamaan tulisannya akan punya ciri khas dan makin berkualitas.

Mbak Arin juga memberikan tips agar:
  • Cari ide yang berbeda dari peserta lainnya.
  • Gali ide itu dari cerita keseharian yang berhubungan dengan tema lomba
  • Eksplor kemampuan diri dan tulis dalam story telling sesuai karakter diri
Oh ya untuk selengkapnya rahasia Mbak Arin, dituliskan di link di blognya ya, silakan klik link di atas...

Hore saya dapat hadiah mini hampers Uptude_kn dari lomba livetweet! Alhamdulillah!

Langit Amaravati

Awal ngeblog pada 2009 di langitamaravati.com dan yang pertama ditulis adalah puisi dan cerpen. Lalu, pertama ikut lomba 2013 dan berhasil memenangi uang tunai sebesar 5 juta rupiah.
Teh Uchan, begitu biasa si jawara ini dipanggil, menyebutkan pula bahwa lomba sebaiknya dijadikan sarana ujian untuk tulisan kita. Sejauh mana kita memperhatikan typo dan keluwesan tulisan.

Disarankan oleh Teh Uchan tidak hanya dalam lomba, blogger juga harus memperhatikan kaidah penulisan yang benar karena algoritma Google lebih memilih tulisan dengan ejaan yang benar. 

Selain itu, memahami SEO juga penting karena akan membuat informasi dalam blog  kita bisa ditemukan banyak orang yang memerlukan.

Dalam setiap penulisan, hendaknya juga memperhatikan 3 tahapan penting, yaitu:
  • Pre-writing: menulis semua yang dipikirkan
  • Merampingkan dan mengefisiensi tulisan
  • Editing
Dan, jadikan lomba sebagai ajang untuk mengasah kemampuan menulis, kepiawaian riset, editing, story telling dan sebagainya.

Juga, yang utama adalah soft review saat mengulas sebuah produk untuk lomba. Awali dengan curhat, bikin orang penasaran hingga akhirnya dibaca sampai kelar.

Ingat bahwa keberhasilan seorang penulis dinilai saat pembaca selesai membaca tulisannya dan mereka tidak merasa membaca sebuah review produk.

Nah, Teh Uchan juga menyatakan effort saat ikut lomba itu sudah gede, jadi waktu, energi, ide, pikiran juga harus all out dituangkan dalam tulisan. Makanya, si Teteh ini selalu menargetkan sebagai juara 1 saat ikut lomba. Optimis karena sudah capek-capek nulis begitu katanya. Pantesan saja dapatnya hadiah tak hanya uang tunai tapi sampai laptop pun sudah tergenggam tangan yaaa.

Duh, kereen semangatnya!!

Dan, kabar baiknya, sekarang Teh Uchan sudah memutuskan untuk turun panggung karena ingin konsen pada project lainnya. Jadi giliran kita nih untuk naik panggung...kwkwkw

Blogger Perempuan Network
seluruh peserta #BPNgobrolCantik (sumber gambar: Blogger Perempuan Network)

Nah, itulah rahasia juara para jawara blogger, dimana kesimpulannya adalah bahwa untuk memenangi sebuah lomba diperlukan:
  • Pilih lomba yang sesuai dengan passion dan kemampuan 
Jika tema lomba sesuai dengan passion kita maka tulisan kita akan mengalir dan enak dibaca karena materinya kita kuasai dengan baik. Tulisan kita pun akan lebih bernyawa dibandingkan jika kita memaksa menulis sesuatu yang tidak kita mampu.
  • Pelajari ketentuan lomba
Baca baik-baik ketentuan lomba dan pelajari apa yang dimaui penyelenggara. Perhatikan baik-baik semua syarat dan ketentuan. Jika ternyata memang semua memungkinkan ya ikuti lombanya, kalau tidak ya lebih baik lupakan.
  • Ide cerita yang berbeda 
Berusahalah untuk mencari ide yang out of the box, yang enggak pasaran dan sudah dipakai semua orang. Caranya: gali ide dengan cara eksplor di sekitar kita, survey, riset.....dan lainnya.
  • Percantik tulisan
Meski tidak semua lomba mengharuskan tulisan musti dihiasi warna-warni, tapi paling tidak jika ada foto penunjang, infografis, video tentu akan menambah value tulisan kita. Jadi jika ternyata bisa, sebaiknya lengkapi saja agar bisa menambah nilainya.
  • Rapikan Tulisan
Sebelum submit tulisan lomba, sebaiknya cek dan ricek penulisannya. Jangan sampai ada typo yang mengganggu. Lakukan editing lagi dan lagi. Hingga tulisan siap untuk dilombakan.

Nah, sudah siap ikut lomba lagi setelah baca rahasia para jawara ini?

Sudah dong pasti!! ๐Ÿ˜

Dan akhirnya,...terima kasih Blogger Perempuan Network untuk acaranya. Terima kasih juga buat para jawara untuk sharingnya.

Yuk temans, kita semangat ngelomba! Karena hasil tidak akan menghianati usaha!


Selamat berlomba!


Dian Restu Agustina