Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makan di Depot Lumintu Kediri: Sederhana, Hangat, dan Penuh Rasa

Gaess, setiap kali mudik, ada satu jadwal yang tidak akan saya skip, yaitu kulineran bareng Bapak Ibu. 

Ya, orang tua saya, Alhamdulillah masih sehat semua, Bapak 88 tahun, Ibu 81. Keduanya punya hobi sama: jalan-jalan dan makaaan. Jadwal rutin di akhir pekan, Kakak-kakak saya yang tinggal di Kediri, akan bergantian ngajakin Beliau berdua kemana saja. Dulu, bisa jauh-jauh perginya, keluar kota. Kini, yang dekat-dekat saja, ke wisata desa yang kini banyak ada, lalu ditutup dengan makan dimana.

Nah, saat saya baru tiba, Bapak sudah promosi tentang Depot Lumintu Kediri ini. Katanya: "Depote kono lho cedek Bandara, nggone ombo, penak, panganane enak, regane murah, pelayanne yo ramah"

Bagi saya, kalau Bapak sudah muji sebuah rumah makan, itu berarti memang recommended, dan mesti didatangi. Jadi, kami jadwalkan mengunjungi Depot Lumintu untuk maksi. Karena kakak saya sudah beberapa kali ngajakin Bapak ke sini, akhirnya kami memilih melakukan reservasi sekalian pesan menu, agar Bapak Ibu tidak terlalu lama menunggu. 

Sehingga ketika kami sampai di tempat, makanan segera dihidangkan dan siap untuk disantap.




Tentang Depot Lumintu Kediri

Setiap kota biasanya punya satu dua tempat makan yang sederhana, tetapi selalu ramai karena rasanya yang “ngena”. Di Kediri, salah satu tempat seperti itu adalah Depot Lumintu Kediri yang berada di Jl. Raya Dahu, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Lokasinya memang tidak berada di pusat kota, tetapi justru itu yang membuat suasananya terasa lebih santai. Banyak yang datang ke sini untuk makan bersama keluarga, berkumpul dengan teman, ada acara bersama kolega, atau sekadar mencari makanan rumahan.

Tempatnya agak minggir ke luar kota Kediri, tepatnya tidak jauh dari Bandara Dhoho (Dhoho International Airport). Jalanannya agak berkelok dengan aspal yang mulus, yang memang sejak dibangun bandara, daerah sekitar jadi ikut berkembang.

Jauhnya sekitar 10 km an dari rumah Ortu saya yang berada di Kota Kediri. Dari luar, Depot Lumintu terlihat seperti rumah makan keluarga biasa. Tidak terlalu besar, namun terlihat rapi, berhiaskan tanaman di sana-sini dan nampak bersih. 

Ada tempat parkir yang luas di halaman depan depot yang bersebelahan dengan minimarket, juga ada parkiran di bagian belakang rumah makan jika kepenuhan.

Menuju area resto, ada deretan meja kursi outdoor, sebelum masuk ke ruangan berpintu kaca yang merupakan ruang makan indoor. Begitu masuk, di sisi kiri pintu, pengunjung langsung disambut deretan lauk prasmanan berisi berbagai lauk yang menggugah selera yang berwadahkan tembikar.

Salah satu hal menarik dari Depot Lumintu adalah konsepnya yang memadukan prasmanan dan menu pesanan. Jika ingin makan cepat, pengunjung bisa langsung memilih lauk dan sayur yang sudah tersedia di buffet. Pilih nasi, tambahkan lauk, lalu bayar dan duduk menikmati. Praktis seperti makan di rumah sendiri.

Seperti saat saya datang ada pilihan: aneka tumis 4K, telur 6K, tempe bacem 3K, aneka gorengan 2K, botok lamtoro 5K, pepes tongkol/cumi/ayam 15K, bebek jamed hitam 15K, dan beberapa pilihan lainnya.

Namun bagi yang ingin menu tertentu, ada juga hidangan yang dimasak langsung dari dapur. Jadi pilihan menunya lebih lengkap. Konsep ini membuat setiap orang bisa menyesuaikan pilihan makanannya—mau yang sederhana atau yang lebih istimewa. 



Menu Depot Lumintu


Oh ya, selain tempat duduk di ruangan itu ada juga dining area di sisi ruang lainnya (outdoor). Suasana ruang makan ini hangat dan tidak kaku. Meja-meja ditata sederhana, cocok untuk makan santai tanpa terburu-buru. Kami datang setelah lewat jam makan siang, jadi hanya kami pengunjungnya. Memang sengaja, biar Bapak Ibu nyaman menikmati makanannya

Ambience yang tidak terlalu formal, tetapi terasa akrab menjadi daya tarik Depot Lumintu yang dikenal memiliki menu yang cukup beragam, mulai dari hidangan rumahan hingga menu yang lebih modern.

Saat reservasi kami sekalian memesan (plus ada tambahan saat di tempat): Nasi Putih 5K, Sop Iga 49K, Iga Bakar 49K, Ca Kangkung 15K, Tahu Cabe Garam 15K, Iga Gongso 49K, Bebek Kremes Gemes 39K, Cumi Saus Lada Hitam 33K, Udang Saus Asam Manis 30K.

Juga pesan minuman: Greentea Strawbery Cloud 25K, Kunyit Asam 10K, Beras Kencur 10K, Es Campur 15K, Es Krim Lilin 10K, Es Krim Cup 10K 

Dengan pilihan seperti ini, satu meja makan penuh dengan berbagai lauk yang bisa dinikmati bersama. Disajikan hangat, dengan penataan cantik dan higienis, membuat Bapak, Ibu, Kakak, Kakak Ipar, Suami saya, saya dan si Adik puas menikmati sajian yang enak tenan!

Beneran, dengan porsi yang cukup dan rasa yang memuaskan, tempat ini cocok untuk makan bersama kesayangan dan keluarga tanpa harus khawatir soal harga. Seperti saya yang tersenyum bahagia ketika membayar bill-nya sebesar Rp 589.000 (untuk 7 orang dewasa dengan menu utama, sayur/lauk pendamping, 7 minuman dan bebungkusan 8 botol beras kencur dan 6 es krim)



 

Penutup


Nah, salah satu alasan Depot Lumintu cukup populer adalah harganya yang bersahabat. Untuk lauk sederhana seperti sayur, tahu, atau tempe, harganya sangat terjangkau mulai dari Rp 2.000. Sementara menu utama seperti ayam, bebek, atau ikan biasanya berada di kisaran Rp15.000–Rp50.000 per porsi.

Ya, Depot Lumintu bukan restoran mewah dengan dekorasi yang glamor. Namun justru kesederhanaan itulah yang membuatnya terasa nyaman.

Banyak orang datang ke sini bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk menikmati waktu bersama. Di meja makan dengan lauk hangat dan obrolan ringan, suasana kebersamaan terasa lebih dekat.

Well, kuliner sering kali tidak harus rumit untuk meninggalkan kesan. Kadang justru makanan rumahan yang dimasak dengan baik dan disajikan di tempat yang nyaman akan lebih diingat. 

Apalagi jika mengingat "yang penting makan dengan siapa, bukan dengan apa" yang menekankan bahwa kebersamaan, suasana, dan orang-orang di sekitar meja makan lebih berharga daripada jenis makanan yang disajikan.

Itulah yang membuat Depot Lumintu Kediri tetap menjadi pilihan banyak orang di Kediri. Tempat makan sederhana dengan rasa yang jujur, pilihan menu yang beragam, dan suasana hangat yang membuat orang ingin kembali lagi.

Next, review Kediri apalagi ya? 

Hammm..., minggu depan saya mudik lagi, jadi ada cerita baru nanti.

Insya Allah saya tulis juga. Kalau review Kediri sih, tahu banyak saya, tapi kalau Review Bandung serahkan pada ahlinya, Kak Alienda yang di antaranya menulis tentang Kuliner Viral di Braga, gaaas ke tekape buat lengkapnya, yaaaa.

Nah, kalau dirimu suka kulineran jugakah kalau mudik atau ketika pergi ke tempat baru, seperti diriku?💥


Depot Lumintu Kediri
Jl. Raya Dahu, RT.009/RW.004, Dahu, Jatirejo, Kec. Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 64157
Reservasi: 082337900800
IG @depotlumintu.kediri





Salam


Dian Restu Agustina









Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

8 komentar untuk "Makan di Depot Lumintu Kediri: Sederhana, Hangat, dan Penuh Rasa"

  1. Ngeliat foto- foto makanannya .. nggak nyangka ini ada di "depot" ya mbak Dian, ini mah udah kayak resto bintang 5 deh, pilihan menunya beragam dan unik.. bener emang kata Bapak : very highly recommended hahahaha.. keren Bapak dan Ibunya mbak Dian, udah sepuh tapi sehat dan awet muda. salam hormat yaaa buat mereka berdua!

    BalasHapus
  2. Wajib catat nih, kalau ke Kediri mampir di Depot Lumintu
    Saya ke Kediri bisa dihitung pakai jari, malah sering hanya lewat aja
    Sekarang gak bingun lagi cari makan enak kalo kebetulan waktunya istirahat makan siang dan salat Dzuhur di sekitar Kediri

    BalasHapus
  3. Kok bisaaa Sop Iga dan Iga Bakar, ga sampai @50ribuan. Di resto di Bandung >100K. Duh...
    Namanya Depot, tapi penampakan resto banget itu.
    Aku tuh pernah mampir Kediri, cuma sampai Simpang Gumul. Mau mampir Bandara Doho, penasaran desainnya, kok di luar kota, engga kelewatan dari Malang.
    Kapan-kapan pengen kulineran juga nih di Kediri...

    BalasHapus
  4. Kalau baca suasana dan lihat gambar yang terasa seperti di rumah ya mbak. Jadiny bikin betah memang kalau semisalnya bawa keluarga santap bersama di sana. Apalagi menu-menjnha juga membuat bahagia karena beragam pilihan dan harga terjangkau

    BalasHapus
  5. Wah, Mbak Dian, seru sekali tradisi kulineran bareng Bapak dan Ibu setiap mudik. Apalagi melihat usia beliau yang sudah sepuh tapi masih semangat jalan-jalan dan makan enak. Semoga selalu sehat ya.

    Menarik juga kelihatannya Depot Lumintu. Tipe rumah makan kayak gini dengan konsep prasmanan sekaligus bisa pesan menu enak, jadi kalo lagi lapar bisa langsung ambil lauk yang ada tanpa menunggu lama. Suka.

    BalasHapus
  6. Bener juga. Biasanya ada aja tempat begini di tiap kota, ya, kalau kediri ternyata di lumintu. Noted, deh. Terima kasih infonya

    BalasHapus
  7. Takjub sama harga2 makanannya, tentu aja kalau dicompare sama harga makanan di jabodetabek, di sana lebih miring harganya ya mbak. Mana masakan lokal jatim yang keliatannya enak2 pula hehe.
    Kalau misalnya ke Kediri naik pesawat, keluar bandara, bisa nih mampir ke depot ini :D
    Btw mbungkus 8 botol jamu buat siapa mbak? *malah kepoh wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat diminum di rumah.. Seger tenan jamu di situ, asli jamunya harga cuma sepuluh ribu. Pulang taruh kulkas.. Ntar an diminum deh.. Hehe

      Hapus