Posts

Showing posts from August, 2017
Image
MAU MENGASAH OTAK AGAR KETAJAMANNYA TERJAGA? NEUROBIK SAJA!
Tahu nggak, layaknya sebuah pisau, agar tetap terjaga ketajamannya, otak kita butuh "diasah" juga!
Diasah? 
Ya! Sel-sel otak yang dalam keseharian digunakan manusia untuk berpikir, ternyata membutuhkan latihan untuk menjaga kebugarannya. Dan, latihan ini disebut dengan neurobik atau senam otak. 
Mengapa? 
Karena ternyata, semakin dewasa seseorang, ia semakin kurang mengerahkan potensi otaknya untuk menghasilkan asosiasi terhadap banyak indera. Artinya, makin tua, orang cenderung mengatur agar hidupnya serba nyaman dan terukur, sehingga kegiatannya menjadi sebuah rutinitas yang dilakukan di bawah sadar.Padahal jika ini terus-terusan dilakukan, lama-lama otak bisa "terbunuh" (whaaat??😱). Sebab, rutinitas itu hanya menggunakan sedikit saja dari energi otak kita.
Otak yang sehat tidak hanya bisa meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, akan tetapi juga dapat mengurangi potensi terserangnya beragam gangguan sa…
Image
ICE CUCUMBER

When the day is so hot, a refreshing glass of drink will keep you cool. One of the perfect choice is "Ice Cucumber". The easy-to-make fresh drink for your sweaty day or for breaking your fast time (berbuka puasa).
Why Cucumber?

According to huffingtonpost, if we’d like to make our diet healthier by adding more vegetables to our meals, cucumbers are a great choice.
Here are 10 health benefits of cucumbers in more details.

1. Help you stay hydrated
Cucumbers are 95.2 percent water, which means that a 5-ounce serving contains 4.8 ounces or 150 ml water. That’s already about26 percent of your daily water intake through food.
2. Support heart health
Cucumbers contain potassium (152mg per cup), which can help lower blood pressure. A review of the best studies conducted on potassium intake showed that a higher intake “is associated with lower rates of stroke and might also reduce the risk of total cardiovascular disease.”
3. Protect your brain from neurological diseases
An …
Image
Kue Talam Pisang


Hari Sabtu pagi, saya tergoda dengan matangnya 2 buah pisang tanduk yang saya beli kapan hari. Rencana awal sih digoreng, tapi sepertinya sudah terlalu matang. Pisang goreng itu, lebih enak kalau pisangnya pas matangnya, atau agak mengkal. Jika terlalu masak, jadinya lembek dan nggak enak. Hmmm, sepertinya bikin kue talam enak yaak...!😍

Tapi sebelum memasak, kita cerita-cerita tentang pisang dulu! Yuk Mareee..!!😉
Di Indonesia, pisang sebagai buah, kadang dipandang sebelah mata. Orang sepertinya lebih merasa keren jika memakan buah apel, anggur, atau yang lainnya. Padahal saat saya tinggal di Amerika, pisang menjadi salah satu menu makan siang atau camilan wajib bagi anak-anak di sekolah. Selain itu, di rumah, pisang biasa disediakan untuk konsumsi bagi anggota keluarga baik tua maupun muda. Hal ini bisa jadi didasarkan pada kandungan gizi pisang yang kaya manfaat bagi kesehatan. Sehingga sayang sekali, jika kita di Indonesia, yang mudah sekali buah pisang ditemui, ju…
Image
10 Cara Mengambil Hati Mertua

Saya memerlukan masa hampir satu dasawarsa untuk bisa dekat dengan (Ibu) Mertua. (Ha? Lamanyaaaa😭)
Bukan berarti selama sepuluh tahun pertama menjadi menantu, saya membenci, berantem atau diam-diaman yaaa... 
Bukan begitu..!
Hubungan kami baik dan biasa saja, tapi tak bisa mesra. Dan, ternyata butuh waktu sepanjang itu agar hati kami bisa bersatu. #eaaa
Kenapa bisa lama sekali? Penyebabnya karena: Jarak   Setelah menikah, saya langsung ikut suami tinggal di kota tempatnya bekerja, di Pangkalan Brandan, Sumatera Utara yang berjarak jauh sekali dari tempat tinggal mertua di Madiun, Jawa Timur. Hal ini membuat saya dan Ibu Mertua, tak sempat saling mengenal satu sama lain. Apalagi saya dan suami jarang pulang lantaran harga tiket pesawat yang dulu sangat mahal. Kami mudik ke kampung halaman biasanya setahun atau bahkan dua tahun sekali. Itupun hanya pulang untuk beberapa hari. Kurangnya waktu inilah yang membuat saya dan Ibu Mertua tak pernah bisa lama berint…
Image
Tumis Cumi Asin
Ikan dan beberapa hasil laut lainnya, selain biasa diolah dalam bentuk segar, juga diawetkan untuk memperpanjang masa konsumsinya. Cara pengawetan ini dengan dipindang, diasap, diasinkan atau dikalengkan.
Cara pengawetannya, seperti dilansir dari wikipedia, diawali dengan mengumpulkan ikan dalam wadah, lalu ditaburi atau direndam dalam larutan garam pekat. Ikan yang berukuran besar, dipotong-potong dulu agar garam mudah meresap ke dalam dagingnya. Perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, menjadikan kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu, partikel garam akan meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel inilah yang akan menghentikan proses autolisis dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan. Setelah proses ini, ikan kemudian dijemur, direbus atau difermentasi untu…
Image
IKEA ~ Toko Perabot yang Juga Menjual Makanan Berbobot

Hari Minggu lalu, saya sekeluarga berkunjung ke IKEA, sebuah perusahaan ritel perabot rumah tangga terbesar di dunia yang membuka cabangnya di Indonesia sejak tahun 2014, di kawasan Alam Sutera, Tangerang, Banten. IKEA yang bermula di Swedia dan didirikan oleh Ingvar Kamprad pada 1943, sekarang telah berkembang menjadi 314 toko, yang tersebar di 38 negara, salah satunya Indonesia.
Toko IKEA di Indonesia ini meliputi area 35.000 meter persegi, terdiri dari ruang pamer/show room, market hall, restoran dengan 700 tempat duduk, bistro, snack shop, area bermain anak, musholla, fasilitas ibu anak, fasilitas disabilitas, toilet dan lebih dari 1.000 ruang parkir gratis (kebayang luasnya khan...😀). Letaknya yang strategis, tepat di dekat pintu keluar tol Alam Sutera, dengan logo besar tinggi menjulang sehingga memudahkan sesiapa melihatnya saat melewati jalan tol Jakarta-Tangerang. 
Saya sendiri entah sudah berapa kali berkunjung ke sini,…
Image
Merayakan Kemerdekaan Bersama Sate Khas Senayan


Sebuah pagi, tanggal 17 Agustus, di Kediri. Hari dimulai dengan kesibukan persiapan upacara peringatan ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Bapak saya yang seorang guru pun bergegas  menyiapkan diri untuk mengikuti rangkaian acara peringatannya di tempatnya mengajar. Ketiga kakak saya yang sudah bersekolah pun sama. Sementara dua kakak lainnya yang belum bersekolah, tinggal di rumah bersama Ibu yang sedang hamil tua.
Sekitar pukul 9 pagi, Ibu merasa kesakitan, sepertinya sudah saatnya melahirkan. Lalu beliau segera diantar paman saya ke rumah sakit di dekat rumah. Sementara paman saya yang lain menyusul Bapak ke sekolah. Tak butuh waktu lama di rumah sakit, Ibu pun melahirkan seorang bayi perempuan (lagi) yang diberi nama Dian Restu Agustina. Ya, bayi itu adalah saya.

Ibu bersyukur bayi itu terlahir sehat tepat di hari ulang tahun kemerdekaan RI tanpa kurang suatu apa. Padahal sebelumnya, Ibu khawatir jika terjadi apa-apa dengan …