MAU MENGASAH OTAK AGAR KETAJAMANNYA TERJAGA? NEUROBIK SAJA!


Tahu nggak, layaknya sebuah pisau, agar tetap terjaga ketajamannya, otak kita butuh "diasah" juga!

Diasah? 

Ya! Sel-sel otak yang dalam keseharian digunakan manusia untuk berpikir, ternyata membutuhkan latihan untuk menjaga kebugarannya. Dan, latihan ini disebut dengan neurobik atau senam otak. 

Mengapa? 

Karena ternyata, semakin dewasa seseorang, ia semakin kurang mengerahkan potensi otaknya untuk menghasilkan asosiasi terhadap banyak indera. Artinya, makin tua, orang cenderung mengatur agar hidupnya serba nyaman dan terukur, sehingga kegiatannya menjadi sebuah rutinitas yang dilakukan di bawah sadar. Padahal jika ini terus-terusan dilakukan, lama-lama otak bisa "terbunuh" (whaaat??😱). Sebab, rutinitas itu hanya menggunakan sedikit saja dari energi otak kita.

Otak yang sehat tidak hanya bisa meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, akan tetapi juga dapat mengurangi potensi terserangnya beragam gangguan saraf seperti Alzheimer, Dementia serta berbagai penyakit otak lainnya. Sementara, fungsi otak secara umum akan berkurang karena adanya beberapa faktor seperti bertambahnya usia, perubahan hormon, tekanan pekerjaan, penggunaan obat terlarang, gaya hidup dan juga efek samping dari penggunaan obat saraf. Bagaimanapun, fungsi otak sebenarnya bisa kita tingkatkan dengan latihan otak yang teratur, kebiasaan makan yang sehat, perawatan kesehatan dan pengaturan gaya hidup.

Agar otak tetap terpelihara kebugaran, kekuatan dan kelenturannya maka latihan neurobik bisa jadi salah satu solusinya. Tujuannya untuk memberikan pengalaman mengejutkan yang menggunakan kombinasi rangsangan terhadap indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan sentuhan serta emosi.

Mau nggak kalau otaknya tetap bugar meski angka usia mengejar? (maaauuu!πŸ’ͺ)

Nah, inilah beragam Neurobik yang bisa dilakukan:

1. Lakukan kegiatan pakai tangan kebalikan

Maksudnya, jika kita terbiasa menggunakan tangan kanan dalam keseharian, sesekali pakailah tangan kiri. Misalnya saat menyisir rambut, bercukur, atau menggosok gigi.

Kegiatan ini membuat otak kita terpaksa menonaktifkan sisi otak yang biasa dipakai dan mengaktifkan sisi otak lainnya.

gosok gigi pakai tangan kiri

2. Wewangian yang berbeda

Beberapa orang tanpa disadari sering memilih wewangian dengan keharuman yang sama di keseharian. Padahal dengan memperkenalkan aroma yang berbeda berarti kita sedang mengaktifkan jalur koneksi baru di otak. Jadi, jika sebelumnya selalu membeli sabun mandi dengan wangi lavender, lain kali coba aroma bunga lainnya. Atau jika di pagi hari selalunya disambut wangi kopi, sesekali ganti dengan aroma teh melati.

aroma wangi teh melati

3. Tutup mata dan sentuhlah

Kita terpola untuk melihat, memilih lalu mengambil sesuatu. Sehingga indera penglihatan lebih dominan daripada sentuhan. Nah, cobalah melatih kepekaan dengan berkegiatan dengan mata tertutup. Seperti saat mandi misalnya, tutup mata dan coba nyalakan keran, sabunan, ambil handuk dan berpakaian. Biarkan indera sentuhan kita yang bekerja untuk melatih tangan mengenali berbagai tekstur yang selama ini tak disadari karena mata terbiasa terbuka.

Kegiatan yang sama bisa dilakukan saat memilih baju yang ingin dikenakan, mencari sesuatu di laci atau mengambil makanan. Hingga kita berlatih memilih berdasarkan sentuhan pada teksturnya bukan karena melihat wujudnya.

4. Acak rutinitas

Seorang ibu rumah tangga hapal di luar kepala dimana meletakkan bumbu di dapurnya. Untuk menghindari keteraturan yang menjurus ke rutinitas, secara berkala tata ulang letaknya. Sedangkan bagi pekerja, bisa mencoba dengan memindahkan letak alat tulis dan komputer di meja kerja dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya. Selain itu, acak pula jadwal rutin keseharian kita. Misalnya, jika di rumah biasa masak dulu baru bebenah, coba ubah, bersih-bersih rumah dulu baru ke dapur kemudian. (ingat sarapan dulu yaa..biar nggak pingsan😁)

Kegiatan yang teratur akan membuat otak kita menjadi terprogram. Sehingga dengan merubahnya, akan membuat otak memprogram lagi, yang nantinya bisa meningkatkan kewaspadaan otak kita.

5. Interaksi sosial yang nyata

Maksudnya di sini, bukanlah berinteraksi di media sosial, tapi berhubungan dengan orang lain dalam keseharian yang bertujuan memunculkan respon emosional. Misalnya, dengan memilih berbelanja di pasar tradisional atau ke toko sebelah daripada di supermarket. Mengapa? Karena, berbagai indera akan digunakan saat memilih barang kebutuhan seperti indera penciuman, peraba serta perasa. Di sana pasti kita juga akan berbincang dengan penjual tentang harga dan kualitas barang, tawar menawar atau berbincang dengan sesama pembeli, yang kesemuanya ini merupakan kesempatan untuk berinteraksi.

belanja di pasar tradisioanal
6. Rehatkan otak sejenak

Jika sudah berada beberapa jam di meja kerja, cobalah pergi ke pantry atau taman di luar kantor, untuk memberikan ransangan indera yang berbeda pada otak kita. Atau jika kita bekerja di rumah, setelah sibuk beberapa waktu di dalam rumah, keluarlah sejenak untuk menghirup udara segar di luar dengan berjalan-jalan di halaman. Dalam 15 menit saja, otak yang sejak tadi bekerja bisa rehat singkat.

7. Mau olahraga yang bisa melatih otak kita? Olahraga luar ruangan jawabannya!

Meski mengencangkan otot di pusat kebugaran juga bagus untuk kesehatan, tetapi akan lebih bagus lagi jika kita juga melakukan olahraga di luar ruangan. Karena jika telah terbiasa berolahraga di pusat kebugaran, bisa jadi kita rutin menjalaninya, seperti setelah alat treadmill ke sepeda statis lalu alat kardio. Kesemuanya itu kurang memberikan tantangan ke otak. Berbeda jika kita joging sendiri di jalanan. Kita harus memutuskan mesti belok atau lurus saja, juga bisa melihat pemandangan dan hal-hal yang bisa memberikan tantangan untuk otak.


joging
8. Mendengarkan orang membaca

Ketika kita membaca di dalam hati, hanya satu area di otak sebelah kiri yang diaktifkan. Tetapi saat mendengarkan, ada dua area di otak bagian kiri dan kanan yang diaktifkan. Sehingga, jika biasanya kita membaca buku di dalam hati saja, sesekali ajaklah pasangan untuk saling membacakan cerita untuk melatih ketajaman otak kita.

9. Bermain tebak benda

Kita telah terbiasa membedakan apa saja lewat penglihatan. Hal ini menjadikan indera peraba kita jadi kurang terlatih. Latihlah kembali dengan permainan tebak benda ini. Caranya dengan tanpa melihatnya, rabalah uang recehan dan tebak besarannya. Rasakan lewat rabaan yang mana uang logam seratus, dua ratus, lima ratus atau seribu rupiah. Ganti benda yang ditebak dengan yang lainnya dan lakukan bersama teman agar permainan ini menyenangkan.

Permainan ini bertujuan melatih kembali area otak yang menginterpretasi rabaan.


bermain tebak benda
10. Latihan neurobik paling oke: hubungan seksual!

Dalam hubungan pernikahan yang sudah berlangsung lama, tantangan untuk menemukan cara dan menciptakan pengalaman baru bagi pasangan akan melatih otak kita. Karena faktor kebaruan dalam rangsangan seks tak hanya visual saja, tetapi juga bisa lewat indera penciuman, peraba, perasa, pendengaran dan penglihatan yang kesemuanya akan membuka peluang bagi latihan neurobik yang asyik!

Nah, langkah-langkah yang tak sulit bukan?

Jadi, mari kita kerahkan potensi otak kita dengan melakoni kegiatan di luar rutinitas sehingga otak akan terus terasah dan tetap tajam meski usia bertambah.

Bagaimana dengan teman-teman semua, punyakah pengalaman dan kegitan senam otak lainnya? Silakan bagikan di kolom komentar ya...Terima kasih😍


Salam,

Dian



*Inspirasi: majalah Intisari edisi Mei 2016




ICE CUCUMBER



When the day is so hot, a refreshing glass of drink will keep you cool. One of the perfect choice is "Ice Cucumber". The easy-to-make fresh drink for your sweaty day or for breaking your fast time (berbuka puasa).

Why Cucumber?

According to huffingtonpost, if we’d like to make our diet healthier by adding more vegetables to our meals, cucumbers are a great choice.

Here are 10 health benefits of cucumbers in more details.

1. Help you stay hydrated

Cucumbers are 95.2 percent water, which means that a 5-ounce serving contains 4.8 ounces or 150 ml water. That’s already about 26 percent of your daily water intake through food.

2. Support heart health

Cucumbers contain potassium (152mg per cup), which can help lower blood pressure. A review of the best studies conducted on potassium intake showed that a higher intake “is associated with lower rates of stroke and might also reduce the risk of total cardiovascular disease.”

3. Protect your brain from neurological diseases

An anti-inflammatory substance called fisetin is present in cucumbers, as well as strawberries and grapes.

It has recently been suggested that fisetin plays an important role in brain health. It would have “the ability to reduce the impact of age-related neurological diseases on brain function,” and it would also help maintain cognitive function in people with Alzheimer’s disease.

4. Protect your skin against the effects of aging

There is a reason why cucumbers are used in skin care: They have been shown to be effective as a potential anti-wrinkle agent in cosmetic products, protecting our skin form the effects of aging.

5. Fight inflammation in the body and reduce the risk of cancer

Cucumbers can help lower the inflammatory response in the body. They contain polyphenols called lignans, which can potentially reduce the risk of certain cancers and cardiovascular diseases.

6. Relieve pain

Flavonoids, which are anti-inflammatory substances, and tannins in cucumbers have both been shown to limit the release of free radicals in the body and to reduce pain.

7. Reduce bad breath

Bad breath is usually caused by bacteria in the mouth. Fiber and water-rich vegetables like cucumbers can boost your mouth’s saliva production, which in turn helps wash away the bacteria that cause the odor in the mouth.

8. Protect your bones

Cucumber are a good source of vitamin K: One cup contains 22 percent of the recommended daily intake of vitamin K. This vitamin is essential for bone health, as low vitamin K intakes have been associated with a higher risk for bone fracture. Vitamin K is also important for improving calcium absorption in the bones.

9. Prevent constipation

Cucumbers are rich in water, and their skin contains insoluble fiber. Both water and fiber help food to move through the digestive tract quicker and more easily, helping prevent constipation.

10. Maintain a healthy weight

Cucumbers are very low in calories (16 calories per cup) and they also contain fiber in the skin. And foods that contain fiber can help maintain a healthy weight.

There are many ways you can enjoy cucumbers: raw in salad (pecel/gado-gado/rujak), as a side with your meals (lalapan), fermented as a pickle (acar), juices and fresh drinks.

Now, back to the topic, here is the recipe of Ice Cucumber!

Ice Cucumber

How to make it:


1 cucumber
4 tablespoon of sugar
2 cup of water
2 slices of lime
Ice cubes
Pandan leaves

How You do it:

Peel cucumber and grate it


Boil water, sugar and pandan leaves.


Let the sweetened water cool slightly, then pour it into two glasses. Add the grated cucumber and squeeze a slice of lemon into each glass. Don't forget to add ice cubes.



Your fresh ice cucumber drink is ready to be enjoyed. So refreshing!


Then, what about you? How do you enjoy the cucumber? Please feel free to share yours in comment box..Thank you!πŸ’–

Regards,

Dian

Kue Talam Pisang




Hari Sabtu pagi, saya tergoda dengan matangnya 2 buah pisang tanduk yang saya beli kapan hari. Rencana awal sih digoreng, tapi sepertinya sudah terlalu matang. Pisang goreng itu, lebih enak kalau pisangnya pas matangnya, atau agak mengkal. Jika terlalu masak, jadinya lembek dan nggak enak. Hmmm, sepertinya bikin kue talam enak yaak...!😍

Tapi sebelum memasak, kita cerita-cerita tentang pisang dulu! Yuk Mareee..!!πŸ˜‰

Pisang Cavendish
Di Indonesia, pisang sebagai buah, kadang dipandang sebelah mata. Orang sepertinya lebih merasa keren jika memakan buah apel, anggur, atau yang lainnya. Padahal saat saya tinggal di Amerika, pisang menjadi salah satu menu makan siang atau camilan wajib bagi anak-anak di sekolah. Selain itu, di rumah, pisang biasa disediakan untuk konsumsi bagi anggota keluarga baik tua maupun muda. Hal ini bisa jadi didasarkan pada kandungan gizi pisang yang kaya manfaat bagi kesehatan. Sehingga sayang sekali, jika kita di Indonesia, yang mudah sekali buah pisang ditemui, justru mengabaikannya.


Pisang menjadi bagian menu makan siang di sekolah Amerika

Pisang terbagi dalam dua jenis, yaitu:

Pisang Meja

Pisang yang langsung bisa dimakan segar saat sudah matang, contohnya: pisang Raja, pisang Susu, pisang Ambon, pisang Barangan, pisang Mas, pisang Cavendish.
pisang Susu


Pisang Olah

Pisang yang biasanya diolah dulu sebelum disajikan, misalnya dengan digoreng, dikukus, dibakar, direbus atau diolah jadi kudapan. Contohnya: pisang Tanduk, pisang Uli, pisang Kepok, pisang Kapas.
pisang Kepok




Kandungan gizi pisang, seperti yang disebutkan di wikipedia, diantaranya: 

Kandungan energi pisang dalam setiap 100 gram sebanyak 136 kalori yang semua berasal dari karbohidrat. Nilai ini dua kali lebih tinggi dibandingkan apel yang dalam 100 gram hanya mengandung 54 kalori. 

Karbohidrat pisang menyediakan energi lebih lambat dibandingkan gula dan sirup, tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan roti. Pisang merupakan energi cepat yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidratnya kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap. 

Gula pisang merupakan gula buah, yang terdiri dari fruktosa yang mempunyai indek glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga baik sebagai penyimpan energi. Misalnya saat sehabis kita bekerja atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi, sehingga aktivitas secara biologis juga menurun. Untuk melakukan aktivitas lagi, otak memerlukan energi berupa glukosa. Glukosa darah terutama didapat dari asupan makanan sumber karbohidrat. Pisang adalah alternatif terbaik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat atau jeda, pada waktu otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis.

Kandungan protein dan lemak pisang ternyata sangat rendah, yaitu hanya 2,3 persen dan 0,13 persen. Meski demikian, kandungan lemak dan protein pisang masih lebih tinggi dari apel yang hanya 0,3 persen. Karena itu, tidak perlu takut kegemukan walau mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak(tuh...cateeet yaaa!😁)

Kandungan mineral pisang seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi. Khususnya kandungan besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh. Berdasarkan berat kering, kadar besi pisang mencapai 2 miligram per 100 gram dan seng 0,8 mg. Bandingkan dengan apel yang hanya mengandung 0,2 mg besi dan 0,1 mg seng untuk berat 100 gram.

Kandungan vitamin pisang sangat tinggi, terutama provitamin A, yaitu betakaroten, sebesar 45 mg per 100 gram berat kering, sedangkan pada apel hanya 15 mg. Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu tiamin, riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin) yang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolisme protein, khususnya serotonin yang diyakini berperan aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.

Nah, masih nggak mau makan pisang juga...? Banyak sekali manfaatnya, bukan? 

Apalagi tak hanya segar cara mengonsumsinya. Beragam kudapan bisa disajikan dari bahan pisang, seperti kue, roti, keripik, sale, kolak, piscok, pisang bakar, pisang molen dan lainnya. (hhh..lapaaaar jadinya saat nulis ini..hihihiπŸ˜„)

Baiklah, sekarang kembali ke rencana semula untuk membuat kue talam yaa...

Bahannya sederhana dan cara membuatnya pun mudah saja, nggak pakai timbangan, nggak perlu dipanggang lantaran cuma butuh bahan, cetakan dan kukusan.

Anak-anak bisa dilibatkan saat mengolahnya, jadi takarannya gelas saja. Hitung-hitung jadi kegiatan mengisi waktu libur akhir pekan mereka. 

Ayo bikin kue talam pisang!

K u e  T a l a m  P i s a n g

Bahan:

2 buah pisang tanduk
1,5 gelas tepung terigu
1 gelas santan
0,5 gelas gula 


Cara Membuat:
Potong pisang tipis untuk hiasan
Haluskan sisa pisang
Campur semua adonan
Masukkan ke cetakan
Beri hiasan
Kukus 20 menit
Sajikan 




* saya pakai gelas belimbing/ gelas kaca biar mudah menakarnya
* saya pakai santan bubuk karena lagi nggak punya stok kelapaπŸ˜†

Selamat mencoba yaa...!

Oh ya, kalau bikin olahan dari pisang biasanya dibikin apa nih di rumah? Yuk, share di kolom komentar! Terima kasih...πŸ’›

Dian



10 Cara Mengambil Hati Mertua



Saya memerlukan masa hampir satu dasawarsa untuk bisa dekat dengan (Ibu) Mertua. (Ha? Lamanyaaaa😭)

Bukan berarti selama sepuluh tahun pertama menjadi menantu, saya membenci, berantem atau diam-diaman yaaa... 

Bukan begitu..!

Hubungan kami baik dan biasa saja, tapi tak bisa mesra. Dan, ternyata butuh waktu sepanjang itu agar hati kami bisa bersatu. #eaaa

Kenapa bisa lama sekali? Penyebabnya karena:
  • Jarak  
Setelah menikah, saya langsung ikut suami tinggal di kota tempatnya bekerja, di Pangkalan Brandan, Sumatera Utara yang berjarak jauh sekali dari tempat tinggal mertua di Madiun, Jawa Timur. Hal ini membuat saya dan Ibu Mertua, tak sempat saling mengenal satu sama lain. Apalagi saya dan suami jarang pulang lantaran harga tiket pesawat yang dulu sangat mahal. Kami mudik ke kampung halaman biasanya setahun atau bahkan dua tahun sekali. Itupun hanya pulang untuk beberapa hari. Kurangnya waktu inilah yang membuat saya dan Ibu Mertua tak pernah bisa lama berinteraksi. 

  • Kurang Komunikasi
Alat komunikasi yang belum meluas pemakaiannya pada saat itu, menjadi hambatan untuk sebuah perbincangan. Tak semua orang memiliki telepon seluler karena harganya yang mahal, biaya pulsanya juga masih belum terjangkau dan masih dianggap sebagai barang asing yang tak penting.

  • Saya Keras Kepala
Sifat saya yang keras kepala membuat hubungan saya dengan Ibu Mertua seringkali tak semestinya. Saya maunya Beliau mengerti saya, padahal seharusnya sayalah yang berusaha untuk memahami Beliau dulu. Bukankah saya yang menjadi anggota baru di keluarga suami? Mustinya, memang saya yang beradaptasi.

Mengapa saya keras kepala? Coba baca ini juga....😍

  • Kurangnya Pemahaman Agama
Dulu saya kurang paham dan enggan belajar tentang bagaimana semestinya hubungan antara menantu dan mertua. Saya memandang Ibu Mertua hanya sebagai ibu suami saya. Padahal menempatkan mertua pada kedudukan yang mulia sama halnya kita menghormati orang tua yang melahirkan kita. Menyakiti Ibu Mertua berarti sama saja menyakiti Ibu kita. Kalau kita mencintai anaknya lantas kenapa kita tidak mencintai orang yang melahirkannya?

  • Enggan Terbuka
Pernikahan saya dan suami terbilang singkat dan cepat. Meski ketika masih SMA saya sering main ke rumahnya karena saya bersahabat dengan adiknya, tapi saat itu saya tak mengenal Ibu Mertua sebagai calon mertua. (Coba tahu dari saat itu! kwkwk😜). Jadi sama sekali saya tak punya informasi Beliau itu seperti apa dan bagaimana. Dan setelahnya, saya enggan membuka diri kepada Beliau. Jika ada apa-apa saya selalu bilang "ya" padahal di belakang saya ngomel berkepanjangan dan menyesal, karena seharusnya tadi bilang "tidak". Saya nggak berani bilang "tidak" meski dalam versi halus sekalipun. Saya jaga gengsi dengan tetap berpegang pada slogan: "sopan di depan-dongkol di belakang". Padahal hal seperti ini fatal dan menyakitkan!

Baca juga cerita awal pernikahan saya : Jodoh Pasti Bertemu

Alhamdulillah setelah 10 tahun, tepatnya sekitar 5 tahun lalu, akhirnya hubungan saya dan mertua pun mencair. Bahkan kini, komunikasi kami melebihi antara Beliau dengan suami.

Apa saja cara yang saya lakukan untuk mengambil hati Ibu Mertua?
  • Tak Kenal Maka Tak Sayang
Coba kenali Ibu Mertua lebih dalam. Misalnya apa makanan kesukaannya, ukuran dan warna baju favoritnya, hobinya, dan kebiasaan kecil lainnya yang mungkin selama ini luput dari perhatian kita. Jika ada saudara ipar, bisa tanya pada mereka. Misalnya, saya akan bertanya dulu pada adik ipar, baju apa kesukaan Ibu dan berapa ukurannya. Jadi saya nggak akan salah beli nantinya. 
Informasi ini bisa juga langsung kita gali dari Beliau. Sambil ngobrol kita selipin pertanyaan, Ibu suka buah mangga apa jambu, misalnya begitu. Sehingga lain kali kita beli yang memang Beliau mau. Jangan sampai Beliau suka mangga eh belinya semangka. Jadi kita nggak sakit hati kalau nggak disenggol sama sekali.
  • Memberi Perhatian
Semua orang pasti suka diperhatikan dan dianggap penting. Kini, karena alat komunikasi sudah memberi kemudahan pada kita, rutinlah menelepon Ibu Mertua (jika memang berjauhan tinggalnya). Isi pulsa HP Beliau agar sewaktu-waktu bisa menghubungi kita juga. Jika tinggal berdekatan, jadwalkan kunjungan. Beliau pasti akan bahagia, selalu dikunjungi anak cucunya yang tentunya membuat kesehatannya jadi terjaga. 

  • Membelikan Hadiah
Siapapun pasti suka hadiah. Jika sudah tahu apa kesukaan Ibu Mertua, belikan hadiah kejutan untuknya. Blus batik yang cantik, taplak meja yang unik atau sebuah tas etnik. Tak usah menunggu momen tertentu dan tak harus mahal harganya. Oh ya, jika ragu bisa juga minta tolong ipar kita untuk membelikan, karena biasanya putra-putrinya sendiri yang lebih tahu selera ibunya.  

  • Layani Sepenuh Hati
Ingat, jika kita berkesempatan merawat mertua berarti sama saja kita merawat orang tua kita. Jadi ikhlaslah apapun kondisinya. Apalagi jika mertua sudah sepuh usianya dan sakit-sakitan, tentu kita harus lebih memerhatikan. Saat melihat kesabaran dan keikhlasan kita merawatnya, Insya Allah kita pun akan mendapat balasan kebaikan darinya. 

  • Ceritakan Kebaikan Suami
Seorang ibu pasti bangga akan putra-putrinya. Jadikan pencapaian suami sebagai salah satu bahan obrolan bersama Ibu Mertua. Hindari menyampaikan sisi buruknya ataupun masalah rumah tangga yang bisa membuat Beliau bersedih atau terluka. 

  • Terima dan Hormati Mertua dengan Segala Apa Adanya
Setiap keluarga tentu punya kebiasaan yang berbeda. Begitupun cara kita dibesarkan yang bisa jadi tak sama dengan kebiasaan yang dijalani di keluarga suami. Terima dan hormati hal ini. Misalnya, Ibu Mertua punya kebiasaan sehari-hari yang tak sama dengan cara saya. Sudah biarkan saja. Pernah saat berkunjung ke rumahnya, saya bersih-bersih, merapikan dan membuang barang yang saya anggap tak layak dipakai lagi. Ternyata saya salah, itu kan rumah Beliau, harusnya saya menghargai kenangan yang ingin disimpan. Meski rumah jadi semacam museum saja, tapi tetap hormati pemiliknya. (Jadi bersih-bersihnya yang wajar saja, nggak usah kerajinan yaa..!πŸ˜€)

  • Murah Hati
Jangan lupa jika ada hak ibunya pada rejeki suami. Jadi selalu ingatkan suami agar memastikan ibunya dalam keadaan tak kesulitan dalam hal keuangan. Atau jika suami memang menyerahkan tanggung jawab keuangan keluarga pada kita, ingatlah selalu mertua. Tak perlu jumlah jadi ukuran lantaran orang tua biasanya malah sungkan untuk meminta ke anaknya. Kita yang musti mengerti dan sadar diri.

  • Biarkan Suami Dekat dengan Ibunya
Tak perlu cemburu saat suami dekat dengan ibunya, karena bagaimanapun ia memang harus berbakti kepadanya. Jika kesibukan pekerjaan membuatnya lupa memerhatikan ibunya, ingatkan! Beri kesempatan jika mereka berdua sedang berbincang, tak perlu kita selalu ada diantaranya. Juga sediakan waktu khusus agar suami bisa mengunjunginya sendiri atau mengantarkan kemana saja, tanpa kita dan anak-anak ikut serta.

  • Bersikap Baik dengan Keluarga Besar
Pernikahan tidak hanya menyatukan dua insan namun juga dua keluarga besar. Jadi jaga hubungan baik dengan keluarga besar suami. Jika hubungan kita dengan ipar, keponakan dan kerabat baik, tentu akan membuat hubungan dengan mertua pun akan membaik.

  • Instropeksi Diri
Daripada menunjuk pada Ibu Mertua yang tak menganggap kita ada, lebih baik koreksi diri. Siapa tahu di mata Beliau kita dinilai tak pandai mengurus anaknya, kurang bisa mengatur keuangan keluarga atau enggan meleburkan diri ke keluarga suami. Perbaiki diri agar menjadi istri dan ibu yang lebih baik lagi. Cari ilmunya, teruslah belajar agar makin pintar. Dan yang utama jadikan ajaran agama sebagai pedoman. 

Itulah tadi yang saya lakukan hingga hubungan saya dan Ibu Mertua sangat mesra. Bahkan nomor HP yang dihubungi saat Beliau menelpon pun bukanlah HP suami lagi. Kalau ingin apa saja selalu disampaikan lewat saya. Berbagai ide dan saran saya seringkali jadi bahan pertimbangan keputusan Beliau. Dan, yang jelas tak ada lagi batas bahwa Beliau adalah mertua dan saya menantunya. 

Alhamdulillah.πŸ’•

Nah, kalau temans sendiri bagaimana? Punya cara lainkah untuk mengambil hati mertua? Silakan tulis di kolom komentar ya.....😍

Salam hangat,

Dian


Tumis Cumi Asin


Ikan dan beberapa hasil laut lainnya, selain biasa diolah dalam bentuk segar, juga diawetkan untuk memperpanjang masa konsumsinya. Cara pengawetan ini dengan dipindang, diasap, diasinkan atau dikalengkan.

Cara pengawetannya, seperti dilansir dari wikipedia, diawali dengan mengumpulkan ikan dalam wadah, lalu ditaburi atau direndam dalam larutan garam pekat. Ikan yang berukuran besar, dipotong-potong dulu agar garam mudah meresap ke dalam dagingnya. Perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, menjadikan kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu, partikel garam akan meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.

Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel inilah yang akan menghentikan proses autolisis dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan. Setelah proses ini, ikan kemudian dijemur, direbus atau difermentasi untuk meningkatkan keawetannya. 

Olahan ikan asin ini memang populer dalam menu keseharian masyarakat kita. Dimakan bergandengan nasi putih yang pulen dan hangat, sambal, lalapan, sayur asam atau yang lainnya. (hhhh...lapar jadinya😁)

Beberapa jenis ikan asin yang populer di Indonesia di antaranya: ikan asin peda, ikan asin teri, ikan asin jambal roti, ikan asin jambrong, cumi asin dan rebon.

Nah, salah satu favorit saya adalah cumi asin yaitu cumi-cumi kecil yang diasinkan yang nikmat diolah menjadi cumi asin saus tiram, cumi asin cabe hijau, balado cumi asin atau apapun sesuai selera.(dan lagi punya stok bumbu apa πŸ˜ƒ)

Cumi Segar
Tapi, bicara tentang cumi-cumi, sebenarnya apa saja kandungan gizinya? 

Disebutkan di Sahabat Nestle, cumi-cumi mengandung:

Kalori dan Lemak

Cumi (mentah) memiliki kandungan kalori dan lemak yang sangat rendah. Setiap 100 gram cumi-cumi mengandung 92 kalori dan 1,4 gram lemak. Namun setelah dimasak, kandungan nutrisi tersebut dapat berubah tergantung pada cara memasak yang dipilih. Lebih baik tumis cumi-cumi dengan sedikit minyak atau sebagai campuran dalam olahan seafood.

Protein

Cumi-cumi merupakan sumber protein yang baik. Setiap 100 gram cumi-cumi menawarkan 16 gram protein, atau sekitar 30 persen dari nilai asupan harian yang dibutuhkan pria dewasa. Protein ini dibutuhkan tubuh dalam membangun otot yang sehat, juga penting untuk diet karena membantu mengontrol nafsu makan. Tubuh memroses protein secara perlahan sehingga perut akan terasa kenyang lebih lama.

Vitamin dan Mineral

Cumi-cumi dapat menjadi sumber vitamin dan mineral yang baik dan dibutuhkan oleh tubuh. Setiap 100 gram cumi-cumi mengandung sedikitnya 10 mcg vitamin A, 56 mcg vitamin B6, 1,3 mcg vitamin B12, 4,7 mg vitamin C, dan 1,2 mg vitamin E. Selain vitamin-vitamin tersebut, kandungan mineral yang bisa didapatkan antara lain 32 mg kalsium, 680 mcg zat besi, 33 mg magnesium, dan 44 mg sodium setiap 100 gram cumi-cumi. 

Rendah Kandungan Merkuri

Menurut laporan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), kandungan merkuri pada cumi-cumi termasuk rendah dan tidak pada tingkatan yang membahayakan sehingga aman untuk dikonsumsi.

Cumi Asin
Cumi-cumi segar diasinkan agar bisa tahan lama berbulan-bulan dan bisa disimpan hingga kapanpun kita ingin mengolahnya bisa langsung memasaknya.

Meski, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengolahnya. Salah dalam mengolah dapat menyebabkan cumi menjadi alot/keras dan bahkan rasa asinnya hilang. Selain cara mengolahnya, penggunaan bumbu masak yang tepat juga akan memengaruhi hasil akhir masakan. 

Untuk mengolah cumi asin kering dengan hasil yang sempurna, mari menyimak tips dari Royco berikut ini: 

1. Sebelum mengolah, cuci cumi terlebih dahulu dengan air yang mengalir. Lalu rendam dalam baskom berisi air hangat selama sekitar 30 menit. (Jangan terlalu lama merendamnya yaaa, karena rasa asinnya bisa hilang). 

2. Angkat dan tiriskan. Biarkan utuh atau potong sesuai selera. Jangan lupa untuk membuang tulang tipisnya terlebih dahulu. 

3. Jika cumi akan ditumis, pastikan agar memasaknya sebentar saja dengan api sedang. Memasak terlalu lama dapat menyebabkan cuminya alot dan susah dikunyah. 

4. Lebih baik tak perlu pakai garam lagi, karena rasanya memang sudah asin. 

5. Olah cumi dengan bumbu pelengkap seperti cabe hijau/merah, tauco, saus tiram dan bahan pelengkap lain seperti paprika, pete, baby corn, kacang panjang atau tempe.

Nah, karena sudah tahu tipsnya, berikut resep sederhana Tumis Cumi Asin

Bahan dan Bumbu

Bahan

100 gram cumi asin
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1/2 buah tomat
5 buah cabe rawit

Cara Memasak:

Tumis bumbu hingga harum. Masukkan cumi. Masak hingga matang, angkat dan sajikan!
Selamat Mencoba yaaa...😍
Yuk...Makan!πŸ˜‰
Nah, kalau di rumah biasa dimasak apa cumi asinnya, Mak?😍

Dian

IKEA ~ Toko Perabot yang Juga Menjual Makanan Berbobot

Hasil gambar untuk ikea alam sutera


Hari Minggu lalu, saya sekeluarga berkunjung ke IKEA, sebuah perusahaan ritel perabot rumah tangga terbesar di dunia yang membuka cabangnya di Indonesia sejak tahun 2014, di kawasan Alam Sutera, Tangerang, Banten. IKEA yang bermula di Swedia dan didirikan oleh Ingvar Kamprad pada 1943, sekarang telah berkembang menjadi 314 toko, yang tersebar di 38 negara, salah satunya Indonesia.

Toko IKEA di Indonesia ini meliputi area 35.000 meter persegi, terdiri dari ruang pamer/show room, market hall, restoran dengan 700 tempat duduk, bistro, snack shop, area bermain anak, musholla, fasilitas ibu anak, fasilitas disabilitas, toilet dan lebih dari 1.000 ruang parkir gratis (kebayang luasnya khan...πŸ˜€). Letaknya yang strategis, tepat di dekat pintu keluar tol Alam Sutera, dengan logo besar tinggi menjulang sehingga memudahkan sesiapa melihatnya saat melewati jalan tol Jakarta-Tangerang. 

Saya sendiri entah sudah berapa kali berkunjung ke sini, karena memang lumayan dekat dari rumah. Kenyamanan berbelanja yang diberikan IKEA memang menjadikan saya dan banyak pengunjung lainnya tertarik untuk datang dan datang lagi. Meski sampai saat ini, saya belum pernah membeli perabot yang berharga mahal (alias hanya sekedar beli printhilan kwkwkwπŸ˜‚). Memang banyak keunikan yang dimiliki IKEA hingga mampu menyedot antusiasme warga khususnya di Jakarta dan sekitarnya. Hingga kadang saat musim liburan atau saat ada diskon besar-besaran, parkir sampai meluber ke jalan.

Apa sih sebenarnya yang menarik dari IKEA?

1. Tempat Merajut Mimpi

Mimpi? Kok..? Iya, saat ke IKEA dan melihat perabot yang tertata persis seperti peruntukannya, membuat kita pun bermimpi untuk punya konsep yang sama. Tak harus membeli, paling tidak kita bisa terinspirasi. Mau punya ruang tamu yang desainnya sederhana tapi elegan, atau ruang makan yang simpel dan menawan. Bebaskan mimpimu meliar dan jangan lupa terus semangat menambah tabungan agar segera terwujud rumah idaman.

Inikah ruang tamu impianmu?
2. Cek Dulu Katalognya Lalu Datangi Tokonya

Katalog IKEA yang dicetak secara berkala, bisa didapatkan secara cuma-cuma dan ada juga dalam format online serta aplikasinya. Semua memudahkan kita untuk mereka-reka barang apa yang akan kita beli sebelum datang ke tokonya.

Yang ini di katalog bagus..eh beneran keren!πŸ˜€
3. Coba Dulu, Baru Beli

Di IKEA, pengunjung bebas menduduki kursi, selonjoran di sofa, meniduri kasur yang ada, menyentuh kelembutan kain spreinya, merasakan hangat selimutnya, mengetes keempukan bantalnya, menjajal membuka pintu lemari atau bermain dengan mainan yang dipajang! Pokoknya coba dulu semua, rasakan, jika cocok.. beli dan bawa pulang! Sesiapa punya hak yang sama untuk mencoba, nggak masalah mau beli kini atau nanti.

Ibuk, ini pas kalau di kamarku!πŸ˜„
Aku yang ini saja, Buk!😎
3.  Jadi Pembeli Mandiri

Jangan lupa ambil kertas dan pensil yang sudah disediakan di berbagai sudut show room IKEA. Karena saat kita menginginkan membeli sebuah barang, kita harus mencatat dulu kodenya dan ambil sendiri setelahnya. Konsep ini membebaskan kita bisa berlama-lama menimbang mau pilih yang mana, tanpa harus merasa sungkan dengan pramuniaga yang biasanya berada di dekat kita.

Lampunya keren! Beli nggak ya..?😏
4. Rusak? Nggak Cocok? Kembalikan Saja!

Jika barang rusak karena salah rakit atau nggak pas di hati, cukup datang dan bawa struk pembelian dan kembalikan atau pilih yang lain lagi. Misalnya, jika kasur yang kita beli terasa keras sekali atau terlalu empuk, kita dibolehkan mencoba sampai 90 hari, jika nggak sreg di hati bisa ditukar lagi. (syarat dan ketentuan berlaku yaaa)

Coba 90 hari dulu...!
5. Pelanggan Dimanjakan dengan Beragam Layanan

Sebagian besar produk IKEA dijual dalam bentuk flat atau belum dirakit. Ini memudahkan pembeli untuk membawa pulang ke rumah sendiri. Tapi, jika ternyata memang membutuhkan bantuan, tersedia layanan pengantaran, perakitan, pemasangan, perencanaan dan saran. Tak ketinggalan juga tersedia solusi pembiayaan yang mudah dan ringan.

Ambil sesuai kode, jangan salah biar nggak bingung di rumah!😁

6. Jaminan dan Garansi

Tidak banyak toko yang memanjakan pelanggan dengan barisan garansi dan jaminan. IKEA memberikan garansi mulai 5, 10, 15 sampai 25 tahun untuk barang yang dijual. Tinggal kita periksa bagian belakang label barang dimana tertera spesifikasi, petunjuk perakitan juga garansi dan jaminan. 

periksa jaminan dan garansi barang di label harganya
7. Toko Ramah Anak

Tak perlu khawatir mengajak anak ke IKEA karena disediakan tempat bermain, Smaland, bagi anak bertinggi badan 100-130 cm. Di sini anak bisa bermain dalam waktu tertentu, sementara orang tuanya berbelanja. Atau bisa mengajak juga anak ke area toko, karena di berbagai sudut disediakan spot bermain yang nyaman dan aman.

Yuk main ini, Dik!

8. Peduli Lingkungan

Sebagian besar produk IKEA berbahan dasar kayu dan besi, sedikit yang berbahan dasar plastik. Kayu yang digunakan di dapatkan dari hutan di berbagai belahan dunia. Kayu ini sudah memenuhi syarat dan tentunya legal secara hukum. IKEA juga mengurangi penggunaan plastik belanja dengan menyediakan tas daur ulang yang bisa dibeli hingga pelanggan bisa membawanya lagi lain kali. Selain itu, IKEA memiliki program menyumbangkan koran lama yang bisa ditukar dengan makanan gratis. Koran ini akan dipakai untuk membungkus dan melindungi barang pecah belah saat dibawa ke rumah. Tak hanya itu, semua kapas produksi IKEA juga berasal dari sumber yang ramah lingkungan. Dan, pemakaian sepenuhnya lampu LED di tokonya sejalan dengan program ramah lingkungan yang dijalankan.
Hasil gambar untuk blue bag ikea
Blue bag - tas pakai ulang IKEA

9. Go Local

Staf IKEA setiap hari Jumat memakai seragam bercorak batik yang menunjukkan kekhasan Indonesia. Selain itu ada IKEA Foundation yang bekerja sama dengan Save The Children Indonesia menelurkan program bantuan untuk pendidikan anak di Indonesia dan perlindungan anak disabilitas dari diskriminasi. Tak hanya itu, kopi yang disediakan di restoran IKEA merupakan kopi lokal yang bersertifikat UTZ. Serta beberapa program lokal lain yang berkaitan dengan manusia dan bumi.

Seragam Batik IKEA
10. Perut Kenyang, Hati Senang

IKEA menyediakan makanan yang murah, khas dan berkualitas. Selain mengusung menu asli Swedia macam Swedish Meatball (bola daging Swedia) dan Salmon Rebus Swedia, juga ada menu lokal Indonesia seperti Ayam Taliwang, Nasi Uduk atau Nasi Kuning. Tempat makan yang nyaman rapi, harga yang pas di hati, bisa refill soft drink/teh/kopi, bawa dan rapikan piring sendiri, dan pelayanan yang cepat sekali.

Salmon rebus dan pasta..(pas di lidah anak, nggak pas di Ibuk)πŸ˜€
Ayam Taliwang,..ini baru selera saya!


Bersihkan mejanya sendiri yaa!

Meski demikian, harus hati-hati kalau pergi ke IKEA ini, karena:

  • Jalur toko dibuat berbelok-belok hingga membuat pengunjung melewati semua barang yang dipajang. Ini bahaya bagi kita yang suka gelap mata. Rencana awal cuma cari sprei eh saat lihat diskonan panci jadi beli.πŸ˜† 
  • Lebih baik belok dulu ke area restoran dan makan, baru masuk ke show room. Karena jika jalan duluan baru makan, dijamin bakal kelaparan mengitari toko yang luas itu. Ujung-ujungnya nanti kalap makannya. Karena harga makanan murah dan minumannya gratis saat tambah. 
  • Baca baik-baik dan catat kode barang yang diinginkan. Agar saat mengambil di market hall tidak kebingungan. Salah catat bisa salah ambil!
  • Saat merakit di rumah, perhatikan panduan yang ada di dalam kemasan. Sekali salah rakit bisa-bisa rusak nanti barangnya. Kan, repot jadinya!
  • Tanya diri sendiri tiga kali sebelum ambil dan beli. display barang yang keren, harga coretan tanda sedang ada potongan benar-benar bisa membuat kita lupa dan langsung beli saja. Padahal ternyata di rumah sudah ada dua..(hhhhhh!). Jadi pikir dulu apakah hanya sekedar mau atau memang perlu barang itu!
Akhirnya, karena sudah kenyang dan senang..saya pun pulang dan beli sofa kuning idaman...Eh, bukan! Beli bunga-bunga penghias teras depan...πŸ˜…


Bukan sofa jutaan..ini printhilan yang saya beli..hihi..

Merayakan Kemerdekaan Bersama Sate Khas Senayan




Sebuah pagi, tanggal 17 Agustus, di Kediri. Hari dimulai dengan kesibukan persiapan upacara peringatan ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Bapak saya yang seorang guru pun bergegas  menyiapkan diri untuk mengikuti rangkaian acara peringatannya di tempatnya mengajar. Ketiga kakak saya yang sudah bersekolah pun sama. Sementara dua kakak lainnya yang belum bersekolah, tinggal di rumah bersama Ibu yang sedang hamil tua.

Sekitar pukul 9 pagi, Ibu merasa kesakitan, sepertinya sudah saatnya melahirkan. Lalu beliau segera diantar paman saya ke rumah sakit di dekat rumah. Sementara paman saya yang lain menyusul Bapak ke sekolah. Tak butuh waktu lama di rumah sakit, Ibu pun melahirkan seorang bayi perempuan (lagi) yang diberi nama Dian Restu Agustina. Ya, bayi itu adalah saya.

Ibu bersyukur bayi itu terlahir sehat tepat di hari ulang tahun kemerdekaan RI tanpa kurang suatu apa. Padahal sebelumnya, Ibu khawatir jika terjadi apa-apa dengan bayinya. Lantaran kehamilannya sebenarnya tidak direncanakan. Karena sudah punya 5 anak perempuan, maka Ibu memakai alat kontrasepsi untuk menghindari kehamilan. Tapi Allah berkehendak lain. Saya tetap bertahan hingga saat dilahirkan meski beberapa kali berusaha dibatalkan. (Nggak heran gedenya keras kepala begini hihihi😝)

Dan, jadilah hari lahir saya diperingati oleh orang se-Indonesia.😍 Nggak perlu bikin tumpeng sendiri karena banyak orang sudah bikin di pelosok negeri. Tak harus nunggu kado ultah, karena sering dapat hadiah dari ikutan lomba di RT atau di gerai-gerai yang meminta menunjukkan KTP dan dapatlah hadiah. (maunya gratisan kwkwkwk)

Meski, saya sendiri jarang merayakan ulang tahun secara istimewa. Mungkin saat remaja dulu iya, traktiran bakso sama teman misalnya. Tapi sejak menikah, suami dan saya memang membiasakan perayaan ultah di keluarga kami bukan dalam sebuah pesta. Ulang tahun sebagai momen berkurangnya usia, kami jadikan alasan untuk merapal syukur atas segala karunia. Pun mengoreksi diri dari khilaf yang selama ini terjalani. Hingga tak perlu rasanya berpesta pora. Kami lebih senang memperingati hari kelahiran dengan bercengkerama sekeluarga, berdoa lalu lanjut makan bersama. Tanpa kemeriahan yang membuang-buang uang.

Dan, untuk tahun ini pun sama. Setelah mengikuti kegiatan lomba di lingkungan RT, sorenya kami pun pergi ke Supermal Karawaci. Sebenarnya karena ada tujuan membeli sesuatu jadi sekalian makan di situ.

Tempat makan yang ada, rata-rata penuh pengunjung. Tak heran, momen perayaan dirgahayu kemerdekaan dimeriahkan pula dengan beragam program potongan harga dari tempat perbelanjaan, toko online juga restoran.

Seperti beberapa hari sebelumnya, beredar broadcast promo yang menggoda di sosial media saat tanggal 17 Agustus tiba. Ada yang diskon 17%, 45%,72% juga paket menarik lainnya.

Nah,  setelah melihat beberapa rumah makan, akhirnya pilihan pun jatuh pada Sate Khas Senayan. Lantaran menu Nusantara yang jadi ciri khasnya, tentunya pas untuk memperingati ulang tahun Indonesia (dan saya hahaha )

table mat Sate Khas Senayan
Saat datang kita akan disambut oleh pramusaji yang berbusana nuansa batik khas Indonesia yang menyodorkan daftar menu pilihan. Menu yang ditawarkan ini mewakili kuliner asal daerah seperti berbagai sate (ya pasti,  namanya juga sate senayan masak nggak jual sate kwkwkw) diantaranya: Sate Ayam Campur Bumbu Blora, Sate Lilit Bali, Sate Ayam Buntel, Sate Kambing, Rujak Cingur,  Karedok, Gado-gado,  Nasi Liwet Solo, Nasi Begana, Nasi Langgi, Nasi Gudeg, Nasi Krawu, Pecel Madiun, Jukut Urap, Soto Betawi, Soto Ayam Ambengan, Ayam Betutu, Gurame Bakar Jimbaran dan lainnya. (lihat daftar menunya saja sudah ngencesss saya πŸ˜„)

Info lengkapnya ada di Sate Khas Senayan

Soto Betawi
Kita bisa memesan pada pramusaji dan setelah beberapa lama kemudian makanan pun terhidang dan siap disantap. Menu yang tersaji dalam porsi yang lumayan besar hingga kita dijamin kenyang saat pulang. 

Nasi Uduk
Keunikan Sate Khas Senayan :
  • Keotentikan rasa: kita seperti makan di daerah asalnya.
  • Kualitas bahan yang utama: makanan yang disajikan kualitasnya tak perlu diragukan

  • Pelayanan cepat dan ramah.
  • Ragam pilihan menu Nusantara yang menggoda selera.
  • Tempat yang nyaman
  • Penyajian yang menawan

Nasi Liwet Solo
Meski harganya memang lebih mahal daripada restoran sejenisnya, tapi Sate Khas Senayan yang ada sejak tahun 1974 ini memang layak jadi tujuan saat mencari tempat makan citarasa khas Indonesia. 

Nasi Bali
Setiap menu komplit dilengkapi kerupuk, sambal, potongan jeruk atau pelengkap lainnya. Memang Sate Khas Senayan terkenal dengan penyajiannya yang istimewa hingga tak heran saya sering melihat tamu/wisatawan mancanegara makan di sini baik datang sendiri atau bersama rombongan dan pemandunya.

Es Campur
Kini dengan beberapa cabang yang tersebar di kawasan Jakarta, Depok, Tangerang, Cibubur, Cinere dan Bekasi, Sate Khas Senayan yang tergabung dalam Sari Rasa Grup siap mempromosikan kuliner tradisional Indonesia hingga bisa berjaya di negeri sendiri. 

Es Cincau Hijau
Begitu juga dengan varian minuman,  antara lain wedang angsle, wedang tape, es cendol, beras kencur,  es kacang merah,  jus buah dan masih banyak lagi minuman bercita rasa tradisional ditawarkan.

Es Jeruk
Nah, jika kita sedang merasa rindu dengan sajian kampung halaman atau lagi ngidam kuliner tradisional yang cita rasanya tak jauh beda dengan saat disajikan di daerah asalnya, sate Khas Senayan bisa jadi pilihan. Untuk lokasi cabangnya bisa dilihat di: lokasi Sate Khas Senayan

Es Cendol
Dan, kami sekeluarga pun pulang dengan perut kenyang dan dapat gratisan satu porsi makanan (menu Nasi Bali saya), lantaran program potongan harga kemerdekaan Indonesia sebesar 17,08%. (Lumayan...πŸ˜€)

Akhirnya...

17 Agustus itu..
Tak sekedar lomba ini itu
Karena yang utama kita bersatu
Membangun Negeri ini..Negeriku..Negerimu

Selamat Ulang Tahun Indonesia...Semoga makin jaya ..!! Merdekaaaa!!πŸ’–

Salam hangat,
Dian


Mampir ke sini juga yuk:

Begini Cara Sehat Makan Mie Instan!

Kenali Bahan Tas Sebelum Membeli!

Beranilah Bermimpi!