Parlementaria 

Majalah Wakil Rakyat Kita




Hari ini saya hampir seharian berada di stasiun Gambir. Awalnya karena menjemput si Mas pulang dari kegiatan sekolah, English Camp di Kampung Inggris Pare, Kediri. Kereta yang ditumpangi rombongan, KA Gajayana jurusan Malang-Jakarta, ternyata mengalami penundaan waktu kedatangan. Yang seharusnya pukul 5 pagi sudah masuk ke stasiun, ternyata hampir pukul satu siang baru tiba. Ini disebabkan, adanya peristiwa mogoknya sebuah truk pengangkut crane di perlintasan kereta Pasir Bungur, di dekat Stasiun Cilegeh, Cirebon. Sehingga rel arah ke Jakarta dan sebaliknya tak bisa dilalui kereta. Total ada 11 kereta dari arah Timur dan 3 kereta dari arah Barat yang berhenti menunggu selesainya proses evakuasi.

Padahal saya sudah stand by di Gambir sejak pagi. Memang ada pengumuman dari grup WA orang tua murid, kalau ada penundaan jadwal. Pikir saya, paling juga 1 atau dua jam saja terlambatnya. Nggak tahunya ternyata hampir 8 jam! Sampai habis baca 1 novel saat menunggu di parkiran, pindah lagi ke gerai makanan untuk sarapan lalu menuju ke tempat tunggu penumpang. Saya bertiga dengan si Bapak dan si Adik nunggunya sampai lumutan.😀

Saat duduk di ruang tunggu penumpang, di sebuah sudut tempat lalu lalang, mata saya terpaku pada sebuah rak. Rak kayu dengan sisipan majalah yang di bagian kepala rak ada logo besar bertuliskan DPR-RI. Di bawah logo tertera tulisan Majalah dan Buletin PARLEMENTARIA - Gratis - Silakan Diambil


Karena dipersilakan mengambil, sebagai orang yang suka bacaan gratisan, saya pun mengambilnya. Dan, sesuai dengan keterangan di rak, memang ada 2 jenis, Majalah Parlementaria dan Buletin Parlementaria.


Majalah Parlementaria, dengan halaman berjumlah 79, kertas cover mengkilap berkualitas. Kertas yang digunakan pun pilihan. Sementara buletinnya, mempunyai 23 halaman dengan kualitas kertas sama. Di cover depan keduanya, terdapat logo DPR-RI dan keterangan "Tidak diperjualbelikan". Keduanya sama-sama edisi Oktober 2017.

Majalah Parlementaria


Di sampul depannya tertera, majalah ini adalah edisi ke-152 tahun ke-47. Membuka bagian dalam diawali dengan Pengantar Redaksi bersisian dengan Dewan Redaksi dan Penerbitan.


Di sisi kiri bawah tercantum akun sosial DPR-RI, ada Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube. Yuk follow...! Jangan cuma follow artis Korea, follow juga lembaga wakil rakyat kita ...😍



Berikutnya ada Daftar Isi. Dimana disebutkan di majalah ini terdapat rubrik: Aspirasi, Prolog, Laporan Utama, Sumbang Saran, Pendapat Masyarakat, Foto Berita, Profil, Kunker, Liputan Khusus, Dapil, Pernik, Parlemen Dunia, Kiat Sehat, Wisata, Hobby dan Pojok Parle.

Konten artikel majalah Parlementaria banyak diwarnai seputar kegiatan anggota lembaga tinggi negara yang tahun ini telah berusia 72 tahun ini. 

Selain itu ada rubrik Aspirasi yang merupakan kiriman kritik dan saran dari masyarakat yang ditujukan untuk anggota dewan. Lalu ada Pendapat Masyarakat mengenai Dewan Perwakilan Rakyat. Foto Berita yang mencantumkan kegiatan dewan dalam bentuk foto-foto. Tak ketinggalan ada Profil, dimana dikupas perihal sosok anggota dewan. Kali ini ada profil Marwan Cik Asan, Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI. Dan, yang menarik ada Rubrik Kiat Sehat dan Wisata yang merupakan artikel kiriman dari masyarakat (yuk coba kirim...!😍)


Buletin Parlementaria

Di cover depannya tertulis, buletin ini  edisi nomor 980 terbit bulan Oktober 2017. 

Di bagian dalam berisi beragam kegiatan anggota dewan dan berita terkait perihalnya. Tidak ada rubrik tertentu seperti dalam majalahnya. Dan di cover belakang terdapat Lensa Parlemen yang memuat foto-foto kegiatan.



Nah, itulah tadi Majalah  dan Buletin Parlementaria yang merupakan media lembaga tinggi negara yaitu Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Bagi yang ingin mendapatkan hasil cetak dan distribusi majalah/buletin ini silakan menghubungi kontak berikut ini:



Sedangkan untuk saran dan kritik tentang Majalah dan Buletin Parlementaria bisa ke info berikut: 


Semoga bermanfaat!💓


Salam,


Dian Restu Agustina

#ODOPOKT14
Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Oktober 2017
 Blogger Muslimah Indonesia


14 comments:

  1. Selalu keren mbaaaa, menangkap peluang dalam penulisan. Ga heran kalau produktif dan selalu mendapat juara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, Mbak..Terus berlatih..Insya Allah Mbah Diah juga bisa :)
      Terus semangat yaaa...

      Delete
  2. wah. Tadi barusan di bandara saya juga nengok majalah ini Mbak, tapi sayang belum tertarik baca. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak..lumayan sih majalahnya..buat teman nunggu yang ditunggu :)

      Delete
  3. Belum pernah lihat majalah ini, tapi bagus juga apalagi ada kolom untuk saran dan kritik yang bisa dijadikan sarana untuk memberi kritik dan saran dan yang paling penting, mudah-mudahan para anggota DPR membaca bagian ini. Kerenlah informasinya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak..ada surat, kritik, saran dan artikel dari masyarakat yang dimuat di majalahnya.

      Terima kasih:)

      Delete
  4. Ada di mana aja ya majalah ini bisa kita dapat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Info teman di ruang tunggu bandara ada juga...Kemungkinan de ruang publik pemerintahan tersedia :)

      Delete
  5. Yaa!! intinya dari menunggu meski boleh dikatakan cukup jenuh namun dapat wawasan dari Majalah Parlementaria. Meski gratis tapi mungkin dari setiap lembaran tentu ada sesuatu yang menarik....😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Mas..ada ada berkahnya nunggunya hehehe:)

      Delete
  6. Mbak Dian tulisannya selalu berbeda, keren! Kalau saya mungkin cuma saya lirik aja ketika ketemu begituan *ampun hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kwkwkw..ini karena dah saking lama nunggunya..jadi kurang kerjaan saya hahaha:D

      Delete
  7. Waaaah bagus banget majalahnya. Dari segi kertas bukan yg ecek2 gampang rusak, loh. Dan gratis! Demi info bagi masyarakat

    ReplyDelete