Saya Ingin ke Bali Tahun Ini!




BALI.....!

Itu jawaban tegas saya, jika ada yang bertanya, tahun 2018 ini saya ingin sekali berkunjung kemana. 

[Hmm, memang belum pernah ke Bali?] 

Pernah! 8 tahun tinggal di sana malah. Tapi sejak pindah dari sana, saya sekalipun belum pernah berkunjung lagi..hiks!

Saya tinggal di Bali sejak diterima kuliah di Universitas Udayana pada 1994. Melewati masa belajar selama sekitar 4 tahun dan lanjut bekerja 4 tahun setelahnya. Jadi Bali adalah tempat terlama (untuk sementara) yang pernah saya tinggali setelah kampung halaman saya, Kediri.

Karena itulah, begitu banyak hal yang membuat saya ingin kembali mengunjunginya. Mengenang masa-masa syusyaaah saat kuliah, mengulik ingatan akan perjuangan mengawali kemandirian, merenda kenangan akan mantan dan menggali ingatan masa muda yang penuh suka duka. Banyaaak pokoknya!

Bali memang istimewa bagi saya. Jiwa saya tertempa, nyali diuji, semangat menghebat dan hati disakiti di sini hihihi..#eh

Sejak menikah pada tahun 2002, saya pindah dari Bali untuk mengikuti suami. Dan karena satu dan lain hal, saya belum pernah datang lagi ke Bali! 

What? Yang benar saja? 16 tahun sejak itu belum pernah ke sana? Beluuuum! Karena saat libur lebih sering pulang ke kampung halaman tercinta, jadi rencana ke sana bolak-balik tertunda. Huaaaa!

Jadi, resolusi traveling saya tahun 2018 ini adalah: Bali! 

Lalu, apa sih alasan saya untuk mengunjungi Bali lagi?
  • Surga Budaya
Alasan harus ke Bali

Sejak pertama tinggal di sana saya sudah jatuh cinta dengan budaya dan orangnya. Apalagi saya kuliah di jurusan Pariwisata yang sedikit banyak juga mempelajari tentang budaya Bali. Banyak keunikan adat istiadat yang di tempat lain tak akan saya temui. Misalnya: upacara Ngaben, peringatan hari raya Nyepi, perayaan Galungan dan Kuningan dan beragam ritual agama serta budaya yang membuat saya selalu takjub dibuatnya.
  • Ramah Orangnya
Mengapa harus ke Bali

Selama tinggal di sana saya disambut baik oleh orang-orangnya. Mereka berteman tanpa melihat perbedaan. Meski saya seorang Muslim dan bersuku Jawa, tak menjadi halangan  untuk menjalin persahabatan. Di Bali, harmoni antar warga baik setempat, pendatang maupun wisatawan memang selalu mengagumkan.
  • Indah Alamnya
Kenapa harus ke Bali

Masih terbayang betapa indahnya sunrise di Danau Batur, sunset di Pura Uluwatu atau cantiknya pantai di sepanjang Ungasan yang masih sangat alami saat itu. Ah, Bali nggak akan habis didatangi dalam sepekan apalagi jika cuma datang di akhir pekan. Kuraaaang!
  • Beragam Obyeknya

 kenapa harus ke Bali

Mau mengunjungi apa, semua ada...Beragam destinasi baik yang melegenda seperti Pantai Kuta atau Nusa Dua maupun obyek baru yang menarik hati, kini dimiliki Bali. Tinggal sebut saja mau kemana, zoo ada, mau diving ayoo, naik onta bisa, agrowisata tersedia, rafting, camping, monkey forest, watersport, galeri seni...Lengkap! Nggak perlu bingung saat di Bali karena apa yang saya mau, sudah menunggu.
  • Sedap Kulinernya
Bali food

Meski tidak semua kuliner Bali bisa saya nikmati, tapi saya masih bisa makan ayam betutu, sate lilit, ayam sisit, rujak kuah pindang, jukut bejek, beragam jaje...Ah, menyebut namanya saja, sudah membuat saya begitu tergoda, membayangkan kelezatan makan di tempat asalnya.
  • Surga Belanja
kenapa harus ke Bali

Saya pecinta produk lokal. Kalau diminta memilih, saya lebih suka tas etnik yang unik daripada tas branded yang cantik. Saya juga lebih suka memajang hiasan khas Nusantara yang awet sepanjang masa daripada pajangan kekinian yang trend-nya hanya sementara. Pokoknya pernak-pernik yang nggak pasaran dan dibuatnya pun dengan penuh perasaan. Dan, semua barang seperti ini berlimpah di Bali. Percaya, saat ke sana saya pasti nggak akan bosan ngubek-ngubek pasar seninya.
  • Mau Dana Berapapun Bisa
hotel Bali

Bali mengakomodir berapapun dana yang saya punya. Nggak peduli datangnya ala backpaker atau bawa koper. Mau nginep di resor mewah berharga puluhan juta atau kamar murah meriah seharga puluhan ribu rupiah. Ingin keliling dengan menyewa mobil beserta tour guide dengan dana ratusan ribu atau menyewa motor sehari dua puluh lima ribu. Mau makan di restoran berbintang dengan layanan istimewa atau cukup nikmati nasi jinggo di pinggir jalan saja. Apa saja bisa, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.

Jadi, kapan saya ke Bali? Secepatnya...! Doakan ya!



Bali, wait for me.....!!

Dian Restu Agustina



*all pictures by: pixabay


#SatuHariSatuKaryaIIDN
#Harike1
#TemaTraveling
#Tempatyang InginDikunjungidiTahun2018













33 comments:

  1. Saya diajak, ya mbak Dian. Plis (mimik memelas dan memohon)

    ReplyDelete
  2. Aku beluuuum ke Bali lagi hiiiks. Padahal tinggal nyebrang doank, eh tinggal naik ke bandara doang Mbak Dian.

    Next trip juga dech, catet sambil kumpulin tempat wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa...saya juga tinggal ke bandara tapi nggak jalan-jalan juga huaaa!

      Delete
  3. Ahhhh, sama kakak. Bali juga jadi wishlistku di tahun ini. Mau tahu alasannya? ntar aku tulis di postingaku yak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baiklah..tos dulu..Nanti cus ke TKP dakuu:)

      Delete
  4. Mau...penasaran banget sama Bali :D semoga ada rezeki ke sana untuk jalan2

    ReplyDelete
  5. Selalu ada yang bikin hati terpaut sama tempat kuliah yaa mbak? Saya juga sama! #eaaa...😜

    ReplyDelete
  6. Aaak...goal tahun ini banget yak?
    Ada banyak kenangan yang bisa ditelusuri jejaknya, awas baper ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha..belom jalan saja sudah baper sayaaa hahaha:D

      Delete
  7. Aku juga belum pernah ke Bali. Tapi kok yo nggak pengen yo...hiks...hiks...

    ReplyDelete
  8. Aku juga pengen banget ke Bali. Selama ini cuma nulis artikelnya doang. He

    ReplyDelete
  9. Ikut dong mba Dian hihi Bali destinasi impian di Indonesia nih

    ReplyDelete
  10. Aku juga pengen ke Bali lagiii. ke sana tahun 2015 belum semua diubekin. Penge ke Ubud,Uluwatu, Sanur dan masih banyak yang lainnya.

    ReplyDelete
  11. Bali memang selalu jadi primadona, semoga impian ke bali segera terlaksana ya mbak.

    ReplyDelete
  12. Kapan ke Bali? Duh selalu ada pending atau putar haluan daerah kunjungan padahal ingin banget banget lihat Bali lagi

    ReplyDelete
  13. Aku juga pengen ke Bali sama keluarga mbak. Semoga ada rejeki deh tahun ini. Amin

    ReplyDelete
  14. kok sama sih mbak, aku juga pengin nih ke Bali udah puluhan tahun gak main kesana

    ReplyDelete
  15. Ke Bali(kpapan) kapan nih, Mbak Di ? Heheee...

    Kampung halaman akika cantik juga lho pantainya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bali(kpapan) bolehlah say.....suami yang pernah tinggal sebentar di sana..semoga nanti bisa nostalgia sama saya dan anak-anak :D

      Delete
    2. Yeay... semoga bisa masuk resolusi tahun depan ya, Mbak :*

      Delete
  16. Saya belum pernah ke Bali...belum pernah kepingin banget juga sih, ga tau kenapa. Tapi menurut teman-teman yang sudah kesana memang asyik ya mba.

    ReplyDelete