Tips Kondangan Kekinian


Sebulan ini saya mendatangi 3 buah undangan hajatan. Yang dua adalah undangan pernikahan, sementara satunya khitanan. Yang khitanan saya nggak datang karena kebetulan sedang ada acara lain yang jauh hari sudah direncanakan duluan. Jadi saya nitip amplop saja ke tetangga yang menghadirinya.

Lalu untuk undangan nikahan yang satu, karena hajatannya tak jauh dari rumah, saya cukup dengan naik motor saja ke sananya. Sedangkan undangan yang terakhir adalah acara nikahan anak tetangga, yang dihelat di gedung milik salah satu departemen di kawasan Salemba. Waktu itu saya menghadirinya bersama suami dan si bungsu. Dan untuk mencapai tempatnya, dengan memakai kendaraan pribadi, butuh waktu sekitar hampir dua jam untuk perjalanan pulang pergi.

What? lama banget di jalan! Iyee, beginilah Jakartee. Bisa lamaaaaa di jalan sebelum sampai ke tempat tujuan. Kemacetan, penyesuaian rute jalan, jalan menyempit karena ada pembangunan, ada acara tertentu, demo ini itu...Hadeehh! Sepertinya di GPS cuma beberapa kilo jaraknya dan berapa menit perkiraan waktu sampainya....kok ya jadinya lamanyaaa!

Belum lagi kalau rumah dan acaranya berlawanan arah. Misalnya, saya di Jakarta Barat harus ke tempat acara di Bekasi. Dari Barat ke Timur deh judulnya! Tapi demi silaturahmi teteup dong musti dijabani. 

Bukankah Rasulullah bersabda "Jika salah seorang di antara kalian diundang walimah, maka hadirilah.” (HR. Bukhari no. 5173 dan Muslim no. 1429)

Ingat tuh! Makanya kalau nggak ada halangan atau acara yang bersamaan, kalau bisa datang ya temans...!

Jangan lupa juga, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan kondangan, diantaranya:
  • Perhatikan Kostum
Saya sering heran dengan orang yang datang ke kondangan tanpa "ngaca" dulu. Maksudnya kok ya bukan pakai baju yang pantas gitu. Pantas di sini bukan berarti harus bagus atau baru. Tapi paling tidak baju yang sopan, rapi dan sesuai dengan tujuan acara. Masak pengantin di pelaminan sudah dandan dari sebelum Subuh, kita tamunya dandannya sekenanya? Nggak menghargai bukan?

Paling aman sih, pakai baju khas kondangan sepanjang jaman, yaitu batik. Sekarang toh pakaian motif batik dari harga 50 ribu pun ada. Jadi nggak semestinya kalau ada tamu yang berkaos atau berjeans ria saat menghadiri acara sakral seperti ini.
  • Perkirakan Waktu
Karena sekarang yang lama di jalannya, rumah di mana, acara diadakan di mana, jadi perkirakan waktunya. Jangan sampai terlambat datang karena terjebak kemacetan di jalan. Lebih baik datang awal daripada sampai tempat sudah telat. Apalagi kalau undangannya di gedung dengan waktu yang disebutkan. Jika kita datang lewat waktu, dijamin sudah diberesin tempat itu. Karena ketentuan sewa gedungnya memang hanya di waktu yang telah disebutkan. Jadi jika tertera pukul 11.00-13.00 ya usahakan jam 11 sudah di tempat, dan bukan jam 11 baru berangkat.

Juga, perhatikan dengan seksama, apakah siang atau malam waktunya. Jangan sampai diundang siang, malamnya baru datang. Gedungnya sudah sepi, kita celingak-celinguk sendiri, nggak ada orang lagi...hiiii !
  • Baca undangan baik-baik
Jangan sampai salah tempat. Kadang di gedung yang sama ada dua acara. Atau gedung jejeran, dua-duanya ada acara nikahan. Pastikan masuk ke pesta yang kita diundang. Dan, jangan sampai salah orang.

Pernah teman cerita dia terlanjur masuk ke sebuah gedung lantaran melihat ada tanda janur kuning di depannya. Sesampainya di dalam, tengok kiri dan kanan kok nggak ada yang kenal. Setelah diperhatikan baik-baik pengantinnya, ternyata dia salah orang. Padahal sudah kadung masukkin amplop tadi di depan. Walahhh! Usut punya usut, setelah salah-salahan dengan suaminya, mereka ternyata salah masuk tempatnya. Resepsi yang benar ada di toko gedung sebelah..Nah, rugi bandar dah! kwkwkw
  • Manfaatkan spot yang ada untuk bergaya
Di pesta pernikahan biasanya tersedia beberapa sudut yang instagrammable. Manfaatkan ini sebagai tempat berpoto layaknya kita berada di foto studio. Dan sediakan waktu untuk cekrak cekrek dulu.

Kalau perlu minta tolong siapalah yang ada di situ buat motoin kamu. Bilang baik-baik, terus tawarkan buat ambil foto orang itu setelahnya. Ganti-gantian gitu. Oh ya, biasanya ada juga yang menyediakan tim fotografer untuk photo booth. Di meja penerima tamu kita akan diberikan kertas kecil untuk ditukarkan dengan kesempatan berfoto di situ. Ingat, gayanya yang maksimal yaaa, mumpung gratisan! hihii

dian restu agustina
foto keluarga dulu ah, mumpung ada spot instagrammable ๐Ÿ˜€
  • Isi perutmu dulu
Pastikan perutmu nggak kosong sama sekali. Biar nggak kliyengan saat antri salaman nanti. Karena antri salaman kadang bisa lamaaaa sekali. Jadi isi perutmu dulu meski sedikit sebelumnya. Atau, triknya adalah: saat masuk ke dalam gedungnya dan terlihat antrian salaman sudah mengular, lebih baik langsung ke meja prasmanan saja. Makan dulu, santai sambil ngobrol sama teman/keluarga yang bertemu di situ. Baru nanti sesudahnya kita naik ke pelaminan untuk salaman. Pokoknya jangan sampai kelaparan apalagi pingsan saat antri salaman.
  • Ingat tempat parkir 
Kalau bawa kendaraan sendiri ingat-ingat parkirnya tadi dimana. Tipsnya: foto saja nomor lot dan lantai berapa tempat parkirnya. Jangan sampai pas mau pulang baru terjadi keributan dan kekeuh-kekeuhan masalah tempat parkir.

Pernah saat di lift, saya bersama pasutri yang lagi "engkel-engkelan". Suaminya merasa parkir di lantai B2, sementara istrinya ngotot di lantai B3. Sampai saat saya keluar dari lift, mereka belum menemukan jawaban. Nggak tahu yang benar yang mana. Dan sepertinya mereka memutuskan mengecek ke kedua lantainya. Hhhh, nambah kerjaan kan ya?
  • Pastikan amplopnya
Pastikan amplop yang dimasukkan ke kotak amplop benar berisi uang atau voucher belanja, kunci motor, struk pembelian dan lainnya..hahaha Bulik saya pernah memasukkan kertas catatan belanja ke pasar ke peti amplop. Jadi kertas bertuliskan ayam 1, tahu 10, sawi 2, tempe 1,... dan lain-lain itu dengan sukses masuk kesitu. Sementara amplop berisi uang terbawa lagi pulang. Beliau baru sadar pas di rumah pula. Duh!

Nah, sebelum berangkat siapkan amplop yang sudah diisi dan sisihkan di dompet/tas/saku. Hindari menyimpan kertas sejenis agar tidak ada kejadian salah ambil nanti.
  • Makan sesuai kemampuan perutmu. 
Jangan karena banyak pilihan makanan jadi kalap semua mau dilahap. Tipsnya, ambil menu yang tak biasa. Misalnya, nasi dan teman-temannya kan sudah biasa, jadi jika ada menu istimewa seperti: empal gentong, asinan, siomay, batagor, sate ayam, jajan pasar atau menu khas Nusantara lainnya, ambil saja...! Biasanya porsi sudah disiapkan dalam ukuran kecil. Sehingga tak perlu risau kekenyangan akan satu menu makanan.
  • Doakan Mempelai
Dan akhirnya, jangan lupakan tips sepanjang jaman saat menghadiri kondangan: doakan mempelainya. Semoga pernikahan mereka Sakinah Mawaddah Warahmah... Aamiin.

Hmm, apalagi yaaa? Kayaknya itu saja sih...Atau kamu masih punya tips tambahan sebelum pergi kondangan? Bagi dong...!

Selamat Kondangan!... ๐Ÿ˜

Dian Restu Agustina

30 comments:

  1. Poin " Ingat Tempat Parkir " penting banget nih mbak. Pernah kesulitan cari kendaraan sendiri pas pulang karena parkirnya yang aduhai besar dan penuhnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaa, saya pernah juga. Padahal berempat pergi sama anak-anak, satupun nggak ada yang ingat dimana..Akhirnya cari perlantai..Kapok!kwkwkw

      Delete
  2. Baca undangan baik-baik, yeah ini nih yang biasanya kelupaan. Akibatnya sering salah. Undangannya siang datangnya malam wkwkwk...
    soal isi perut dlu sebelum datang ke pesta, malah tidak pernah saya lakukan. Kan kitanya mau makan mbak. Nah suka tuh sama tipsnya, makan dulu baru salaman, tapiii ..lipennya bisa hilang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh, malam sudah nggak ada makanan berarti Bunda hahaha
      Iya lipennya ilang ya..bener juga. Pulas lagi kalo gitu hihihi

      Delete
  3. Ini betul banget mba. Saya juga pernah nemu, kadang karena kondangan deket rumah, kostum ya seadanya. Sekarang klo kondangan saya biasakan dl mkn di rumah, krn kita gak pernah tau gimana di sana, heee... drpd kelaparan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, itu dia ...dekat aja kok, pakai sekedarnya jadinya. duh..
      Iya, sekarang makan dulu meski dikit..kadang di tempat juga habis makanan di meja prasmanan karena berlimpahnya tamu atau telat dituang makanannya

      Delete
  4. Hahahaa... Aku jadi ingat moment kehilangan mobil sampai panggil satpam ������ saking rameeeenya gak tahu lagi dimana mobilnya, mana sendirian pake rok Songket. Berkesan banget mah parkiran mobil itu!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kwkwkw..walah, nggak kebayang deh paniknya, padahal judulnya lupaaa:D

      Delete
  5. Kalau saya biasanya ke kondangan sebisa mungkin datangnya sebelum jam makan siang. Soalnya kalau jam makan siang penuh banget kondangannya dan makanannya sudah habis. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju Mbak..saya juga nggak apa-apa datang mruput lebih dulu, jadi belum penuh tamu...:D

      Delete
  6. Haha iya mbak Dian, nyari tempat parkir selalu nyebelin. Lebih susah kalau di daerah, nikahnnya sering di rumah sementara parkirnya jauh. Tipsnya untuk cewek pakai sendal pesta yg nyaman dan tahan banting. Soalnya siap-siap kejeblos lumpur atau jalanan terjal sepanjang menuju lokasi acara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gitu yaa Mbak..Noted, deh. Jadi dandan nggak usah makismal yaaak, biar nggak kejeblos lumpur di jalan...hihihi
      Makaciih:)

      Delete
  7. Aku iyes banget soal isi perut dulu. Biar ayem pas antri salaman, dan tenang mendoakan mempelainya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tosss! perut itu nomor satu, salaman bisa nunggu..kwkwkw

      Delete
  8. biasanya kalau antrian buat salam penuh aku biasanya makan dulu baru salaman

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ssiip Mbak..biar perut nggak melilit saat antri nanti :)

      Delete
  9. Aih kalau pepotoan paling jarang dilakukan. Seringnya suami enggan dan saya pun terkadang malu. Kecuali kalau kondangan bareng grupies, wkwkwk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi..nah, saya yang selalu ngeyel ini , ..mumpung ada spot cantik, sayang untuk dilewatkan hahaha

      Delete
  10. Asyiik banget bisa pepotoan ya, Mbak...jangan sampe deh kunci rumah yang dimasukin amplop... :D

    ReplyDelete
  11. Iya bener,pastikan amplopnya dengan benar. Saya selalu memastikan amplop kondangan sudah aman di tempatnya. Soalnya pernah salah memasukkan amplop hanya karena pergi kondangannya lebih dari dua tempat. Alhasil tertukar amplopnya.

    ReplyDelete
  12. Kostum. Wah, aku paling sebel kalau ditempat kondangan ketemu orang yang asal-asalan kostumnya. Enggak menghormati tuan rumah. Harus baca tulisan mba nih tuh orang... Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuu..harus baca tuh ..Nggak sopan!kwkwkw

      Delete
  13. yang perkiraan waktu aku paling sebel kalau janjian nih mba sama temen janjian jam berapa pada datang saat make up udah meleleh tersapu air hujan dan sengatan mentari wkwkwk...sampe ditempat kondangan udah diberesin semuanya untung masih ada tersisa prasmanan yang sebabin konflik rebutan antara pegawai prasmanannya sama aku..

    dari pengalaman itu aku mending pergi sendiri deh daripada janjian ga keruan begitu mendingan janjian ditempat pestanya lebih enak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener Mbak, Kalo tunggu-tungguan memang wasalam deh..Mending jalan sendiri:D

      Delete
  14. Yang paling penting yg terakhir tuh hehe...

    ReplyDelete
  15. Sepertinya kita memiliki hobi yang sama bun, berburu spot yang menarik ketika kondangan๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete