Be Sustainable, Be Fashionable Bersama So Klin White & Bright 



"Kita beli baju itu hampir setiap detik. Bukan kita sendiri saja, tapi setiap orang beli banyak bajunya. Orang itu harusnya berpikir lagi. Karena jika dilanjutkan, ini akan berkontribusi pada polusi," keluh Patrice Desilles, Academic Program Head ESMOD Jakarta dalam Bahasa Indonesia yang lumayan lancar di acara "Be Sustainable, Be Fashionable by So Klin", Jumat, 16 Agustus 2019 di Jakarta.

Jujur, ucapan Patrice yang asli Paris dan menjadi salah satu narasumber acara ini membuat saya tercenung sesaat. Rasanya hampir enggak percaya. Apakah memang sebesar itu efeknya? Lalu bagaimana caranya agar tetap bisa tampil trendi tanpa harus membuat angka polusi makin tinggi?

Juga, adakah cara terbaik untuk merawat pakaian agar bisa dipakai berulang kali hingga tak perlu sering beli baju lagi? Dan, supaya tak jadi limbah, sebaiknya apa yang bisa dilakukan pada pakaian lama di rumah?


So Klin White & Bright


Well, tema ini ternyata menarik sekali. Tak heran So Klin, detergent terkemuka andalan WingsCare, menggandeng sekolah mode ESMOD Jakarta dan komunitas sosial Sadari Sedari menyerukan sebuah kampanye yang berkaitan dengan ini. Di mana So Klin menghimbau masyarakat sadar  akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengembangkan kreativitas melalui inovasi sustainable fashion alias fashion yang berkelanjutan.

Ya, sebuah seruan digaungkan dalam wujud kampanye sustainable fashion yang diluncurkan melalui talk show “Be Sustainable, Be Fashionable by So Klin” dalam rangkaian kegiatan Jakarta Fashion & Food Festival 2019 di Mall Kelapa Gading 3 Jakarta.


Be Sustainable, Be Fashionable


Apa sih Sustainable Fashion itu? 


Tapi, sebelum melangkah lebih jauh, diantara teman-teman mungkin ada yang bertanya-tanya apa itu sustainable fashion ini.

Jadi, kita concern ke masalah sustainable fashion dulu ya .....Yuk, mari!

Gini yaa, ternyata menurut data dari Ellen MacArthur Foundation, badan yang fokus mempelajari polusi industri mode, limbah bisnis busana di dunia dapat mencapai US$500 miliar per tahunnya!!


So Klin White & Bright



Sebuah angka yang sungguh fantastis yang kemudian memunculkan beberapa usulan akan kebijakan ramah lingkungan untuk mendukung sustainable fashion, diantaranya dengan:

  • Mulai menggunakan bahan ramah lingkungan
  • Mengolah material secara eco-friendly
  • Melakukan prinsip zero waste pattern (mengurangi pembuangan kain sisa: bahan yang tadinya harus dipotong, dikemas dengan cara yang lebih sederhana sehingga tidak diperlukan proses pemotongan)
  • Memilih teknik pewarnaan alami
  • Menempatkan label tata cara perawatan kain untuk pemakaian lebih lama
  • Mengolah kembali kain perca menjadi produk yang bermanfaat bagi kita 


Nah, ESMOD sebagai sekolah fashion internasional tertua di Indonesia juga mendukung kebijakan ramah lingkungan ini dengan lebih memilih untuk menggunakan bahan serat kain tencel yang berasal dari kayu. Sehingga ketika pakaian tersebut sudah tidak dipakai lagi, dapat dengan mudah terurai ke alam kembali. Dan metode ini juga diterapkan kepada para siswa melalui kurikulum di sekolahnya.


Be Sustainable, Be Fashionable
Patrice Desilles, Academic Program Head ESMOD Jakarta


"Tapi menurut kami, selain dari sisi desainer, konsumen juga harus memiliki pengetahuan tentang bagaimana merawat pakaian mereka agar dapat bertahan lama misalnya perawatan pakaian dengan detergent yang tepat," jelas Patrice Desilles lebih lanjut di kesempatan yang sama.

Hmm, benar juga yaaa....

Selain dilakukan beberapa cara untuk meminimalkan limbah, perlu adanya perhatian untuk menjaga keawetan warna agar tetap cemerlang dan cerah.




Memang sih pemeliharaan pakaian yang dibeli kerap kali dilupakan oleh konsumen. Coba saja tanya diri sendiri, jika ada petunjuk pemeliharaan pakaian yang biasanya diletakkan di bagian dalam, teman-teman perhatian enggak tuh? Kalau saya sih seringnya skip info kek gini hihihi....Wong, sudah bertahun-tahun nyuci kok masih diajari.🙈

Nah, ternyata orang semacam saya ini salah besar yaah. Saya telah menggampangkan perawatan pakaian saya. Maka tak heran pakaian jadi lebih cepat kusam dan enggak lama bertahan.

Duhhh!!

So Klin White & Bright
Indy Barends - Presenter, Brand Ambassador So Klin


"Be Sustainable, Be Fashionable by So Klin"


Maka, So Klin melalui produk terbarunya So Klin White & Bright lewat kegiatan kampanye "Be Sustainable, Be Fashionable by So Klin" ini, ingin mengajak orang-orang seperti saya dan lebih luas lagi masyarakat Indonesia agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Salah satu caranya dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan termasuk dalam hal berpakaian. Di mana So Klin mendukung inovasi kreatif khususnya dalam hal merawat dan mix and match pakaian. Juga, mensosialisasikan cara perawatan produk fashion yang baik agar sampah garmen dapat diminimalisasi sedemikian rupa.




"Karena dengan So Klin White & Bright, pakaian lama Anda akan tetap bersih dan tampak selalu baru. So Klin White & Bright menjaga warna agar tetap cemerlang seperti baru walaupun sudah dicuci berulang kali. Selain itu, So Klin White & Bright juga membantu meningkatkan efisiensi waktu para Ibu di rumah agar tidak perlu repot dalam memilah warna baju ketika mencuci,” demikian disampaikan Joanna Elizabeth Samuel, Marketing Manager Fabric Care PT Sayap Mas Utama (Wings Group).



Be Sustainable, Be Fashionable
Indy Barends - Patrice Dessiles - Joanna Elizabeth - Deandra Djokomono



Luckily, So Klin Detergent (WingsCare), solusi tepat untuk para ibu andalan keluarga  yang sudah berpengalaman selama 70 tahun memberi solusi dengan produk terbaru mereka, So Klin White & Bright! Detergent yang akan menjaga warna tetap cemerlang, walaupun sudah dicuci berulang.

Penasaran apa saja keunggulannya, yuk kita kepoin barengan!


So Klin White & Bright - Warna Tetap Cemerlang, Meski Dicuci Berulang!



So Klin White & Bright adalah produk andalan terbaru dari So Klin dengan teknologi OPTICAL BRIGHTENER yang menggabungkan detergent dengan formula khusus yang tidak hanya secara ampuh menghilangkan noda berat,. Namun juga sekaligus mempertahankan keaslian warna sehingga tidak cepat pudar, bahkan membuat pakaian terlihat lebih cerah setelah pencucian berulang-ulang.


So Klin White & Bright


Di mana keunggulan yang dimiliki, yakni:

  1. Power Clean Action: So Klin White & Bright mampu menghilangkan noda membandel tanpa merusak warna
  2. Optical Brightener: So Klin White & Bright dengan formula Optical Brightener membuat pakaian warna tetap cerah dan pakaian putih tetap cemerlang walau sering dicuci
  3. Fresh Guard: mengandung Antibakteri yang melindungi pakaian dari bau apek walau direndam lama dan dipakai aktivitas seharian



Wah, sepertinya, So Klin White & Bright yang memiliki teknologi OPTICAL BRIGHTENER memang bisa jadi solusi perawatan pakaian sehari-hari yaaa...

Dan perawatan pakaian yang merupakan salah satu kunci keberhasilan sustainable fashion tentu bisa didukung dengan pemakaian detergent So Klin White & Bright ini.



Jadi selain berkreasi untuk tetap dapat menggunakan kembali pakaian yang ada, kita juga dapat mengurangi sampah pakaian dengan menjaga warna dan tekstur pakaian tetap baik nantinya.

Gimana? Memang, jempolan kan kepedulian WingsCare melalui So Klin White & Bright ini. Tak heran, karena memang dengan berbagai varian yang ada, So Klin detergent bisa jadi solusi tepat yang menjawab semua kebutuhan mencuci para ibu di Indonesia.


Tentang So Klin Detergent (WingsCare)



Yup, WingsCare melalui So Klin detergent telah membersamai para ibu di Indonesia untuk dapat memberikan hasil maksimal dan akan terus melakukan inovasi untuk dapat memberikan produk berkualitas dalam kegiatan mencuci pakaian ini.

So Klin detergent dikenal melengkapi diri dengan formula anti-bacterial pada setiap variannya. Sehingga dapat membantu menjaga kesehatan kulit  para penggunanya dan menjaga agar tidak ada bau apek di pakaian kita.


So Klin White & Bright
workshop mengolah pakaian bekas dari ESMOD Jakarta


Be Sustainable, Be Fashionable
bahan-bahan hiasan



Nah, So Klin detergent sendiri hadir di Indonesia dengan beberapa varian, yakni:

  • So Klin Liquid: detergent cair konsentrat plus anti bacterial
  • So Klin Softergent: merupakan perpaduan antara detergent dengan pelembut pakaian
  • So Klin Pro dan So Klin Higinis: detergent untuk membersihkan noda plus anti bakteri
  • So Klin Biomatic: detergent yang secara khusus dibuat untuk dapat mencuci dengan menggunakan mesin cuci
  • So Klin Smart: detergent konsentrat untuk mencuci dan merawat pakaian
  • So Klin White and Bright:  dengan OPTICAL BRIGHTENER yang menghilangkan noda dan menjaga warna tanpa merusak serat kainnya

So Klin dan Sadari Sedari Ikut Peduli pada Pendidikan dan Lingkungan


Nah, terkait dengan kampanye "Be Sustainable, Be Fashionable by So Klin", di acara talkshow yang dipandu oleh presenter Indy Barends sekaligus Brand Ambassador So Klin ini juga hadir komunitas Sadari Sedari. 

Sadari Sedari adalah sebuah organisasi non-profit yang bergerak di bidang pendidikan dan lingkungan. Di mana komunitas ini belakangan aktif mengumpulkan pakaian bekas dan mengubahnya menjadi donasi sosial


So Klin White & Bright


Menurut Deandra Djokomono, HR Sadari Sedari, banyak cara bisa dilakukan untuk menggalang donasi guna membantu sesama. Salah satunya dengan mengumpulkan pakaian bekas layak pakai untuk dijual kembali seperti yang dilakukan komunitas Sadari Sedari ini.

Menurutnya, founder Sadari Sedari, Nabilah Kushaflyki adalah yang pertama kali memiliki ide mengumpulkan baju bekas pakai ini. Alih-alih langsung disumbangkan, pakaian bekas ini malah dijualnya. Karena khawatirnya bila pakaian tersebut disumbangkan, penerima donasi tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, Nabilah dan tim Sadari Sedari  memilih untuk menjual pakaian bekas dan keuntungan yang diperoleh sepenuhnya disumbangkan untuk kegiatan pendidikan.




Selain itu Sadari Sedari juga juga melihat adanya masalah limbah tekstil. Sehingga melalui langkah ini dinilai bisa mengurangi limbah tekstil saat memproduksi pakaian baru. Sadari Sedari saat ini berharap bisa menggerakkan minat masyarakat untuk mendonasikan atau membeli pakaian bekasnya dan hasilnya akan disumbangkan untuk membantu pendidikan.

"Tidak perlu keluarkan uang, cukup kosongkan lemari dan bisa berdonasi untuk pendidikan anak-anak di Indonesia. Pakaian akan kami jual dan profitnya akan disalurkan untuk membiayai sekolah adik-adik asuh dan membangun gedung sekolah" ujar Deandra dari Sadara Sedari di kesempatan yang sama.


Be Sustainable, Be Fashionable


Maka, dalam rangka kerja sama dengan So Klin dan ESMOD Jakarta, Sadari Sedari meletakkan 3 titik drop box mulai tanggal 7-25 Agustus 2019 di Mall Kelapa Gading Jakarta.

Di mana setelah periode pemberian sumbangan selesai, baju layak pakai ini akan langsung disortir dan nantinya akan dijual baik secara online maupun offline. Oh ya, sumbangan pakaian ini untuk seluruh jenis kecuali pakaian dalam yaaa. Juga pakaian hendaknya dalam kondisi bersih, tidak rusak, tidak bolong, tidak lusuh dan tidak bernoda.

Kolaborasi So Klin dan ESMOD Jakarta dalam Kontribusinya untuk Sustainable Fashion di Indonesia


Sementara  alasan bosan dan tak ingin mengenakan pakaian yang itu lagi dan lagi, dipatahkan oleh ESMOD Jakarta dengan memperlihatkan beberapa karya anak didiknya yang merupakan contoh sustainable fashion di helatan ini.


Be Sustainable, Be Fashionable
celana jeans bekas bisa jadi jaket jeans

Ada yang memanfaatkan kertas menjadi gaun panjang yang menawan, celana jenas bekas jadi jaket unik dan cantik, jaket jeans bekas jadi gaun ala Cinderella serta memanfaatkan celana lama jadi kelihatan bergaya.

Ya, dalam industri kerajinan kreatif, kain sisa dan pakaian lama yang umumnya hanya dianggap sebagai bahan yang tidak ada manfaatnya, sehingga pada akhirnya akan dibuang dan menjadi limbah atau sampah bisa direproduksi menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai ekonomis tinggi.



Be Sustainable, Be Fashionable
celana pendek lama diubah jadi atasan menawan

Memang kebutuhan manusia akan pakaian membuat industri ini berkembang gila-gilaan. Produsen berlomba mengeluarkan produk fashion terbaru mereka di setiap musimnya. Inilah yang disebut dengan fast fashion. Dan fast fashion inilah yang membawa pengaruh buruk bagi lingkungan hidup kita.

"Seharusnya kita beralih ke fashion berkelanjutan. Misalnya sebagai konsumen kita bisa upcycling. Tinggal pilih baju lama, modifikasi lalu jadilah baju baru. Itu hanya soal niat dan kemauan. Karena sebenarnya menjadi kreatif itu tidak sulit dan tidak ada yang salah dalam menjadi kreatif. Sustainable itu artinya kita mix and match, berani dan kreatif. Itu saja," tambah Patrick Desilles panjang lebar.


Be Sustainable, Be Fashionable
baju berbahan kertas

Selain itu, pada gelaran Jakarta Food & Fashion Festival tahun ini, So Klin dan ESMOD Jakarta juga mengadakan workshop mengolah pakaian bekas menjadi layak pakai kembali. Selain itu, ESMOD Jakarta juga mengajarkan beberapa tips untuk melakukan mix and match pakaian agar kita tetap dapat tampil modis tanpa selalu membeli baju baru.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia menjadi lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sekaligus juga dapat meningkatkan sisi kreativitas diri.
So Klin White & Bright
gaun dari 34 jaket jeans


Tentang Jakarta Fashion & Food Festival


Sementara, program tahunan Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) yang menjadi momen diselenggarakannya kampanye "Be Sustainable, Be Fashionable" ini sendiri merupakan hasil kerjasama PT Summarecon Agung Tbk bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata & Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2004.


So Klin White & Bright
keseruan mengolah pakaian lama jadi baru

Visi JFFF adalah ‘Transforming Indonesia into Global Taste’ yang bertujuan mengangkat citra, harkat dan martabat bangsa Indonesia melalui industri kreatif yang berbasis budaya dengan membuat sebuah wadah tempat berkumpulnya produk mode dan kuliner Indonesia berkualitas internasional. Karena JFFF merupakan bagian dari program ‘Enjoy Jakarta’.

Didukung juga oleh Kementerian Pariwisata RI dan Badan Ekonomi Kreatif RI, kehadiran JFFF diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan dengan memberi wadah bagi kreativitas anak bangsa, agar produk-produk yang dihasilkan dapat terus berkembang, dapat diterima secara global, dan menjadi tuan rumah di negaranya sendiri. Rangkaian acara JFFF terdiri dari Fashion Festival, Food Festival, dan Jakarta Brand Festival.


So Klin White & Bright

Tips Ikut Mensukseskan Gerakan Sustainable Fashion


Nah, dari ketiga narasumber acara Be Sustainable, Be Fashionable by So Klin: Patrice Dessiles, Joanna Elizabeth Samuel dan Deandra Djokomono, kita bisa ikut mensukseskan gerakan ini dengan cara:


1. Think & Rethink before Buying

Biasa lihat diskonan pakaian, ijo deh mata! Tapi, lebih baik berpikirlah ulang sebelum membeli. Ingat, beli baju lagi sama dengan nambah polusi.


2. Donate It!

Rutin pada waktu tertentu, beresin lemari dan donasikan pakaian yang tak lagi digunakan. Biar enggak pusing mikirin dikasih ke siapa sumbangkan saja ke lembaga yang akan menggunakan hasilnya untuk kegiatan mulia.


So Klin White & Bright
kreasi saya: baju lama ditambahkan hiasan jadi kelihatan baru


3. Perhatikan Petunjuk Perawatan

Sebelum membeli pakaian, baca baik-baik cara perawatannya. Ini akan membuat kita ingat merawat sehingga usia pakaian akan lebih lama.


4. Be Creative!

Upcycling pakaian lama dengan mengubahnya menjadi model lainnya atau menambahkan hiasan sehingga bisa kembali menawan. Juga recycling pakaian dewasa menjadi busana anak-anak, misal kaos lama suami kita jadikan dress cantik untuk si Adik.


5. Pilih Detergent yang Tepat 

Perawatan pakaian yang merupakan salah satu kunci keberhasilan sustainable fashion tentu bisa didukung dengan pemakaian detergent yang tepat. Seperti So Klin White & Bright yang
ampuh menghilangkan noda berat sekaligus mempertahankan keaslian warna sehingga tidak cepat pudar. Bahkan membuat pakaian terlihat lebih cerah setelah pencucian berulang-ulang.


So Klin White & Bright



Jadi...yuk mariiii, kita sukseskan gerakan sustainable fashion ini, demi bumi yang lebih baik lagi!😍


So Klin White & Bright

Web: www.soklindetergent.com |  IG: @soklindetergent




Be Sustainable, Be Fashionable


Dian Restu Agustina



56 comments:

  1. Baju kalau dirawat dengan detergen yang berkualitas juga bisa awet bertahun - tahun, jadinya nggak perlu sering2 beli baju baru. So Klin cocok banget ni buat yang menerapkan gaya hidup minimalis dalam hal fashion..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak..yang penting juga perhatikan cara perawatan pakaian dan petunjuk pencucian sehingga makanan awet nantinya

      Delete
  2. Ini tuh acara si So Klin bagus banget ya, karena aku pun jadi menyadari betapa baju-baju itu bisa dibuat seperti baru lagi. Yang bikin aku tercengang itu bagian celana jeans bisa jadi jaket jeans dong. Kreatif banget dan salut dengan mengedepan baju-baju lama dibuat seperti baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, aku juga suka yang modif baju lama jadi baru..keren pisan!

      Delete
  3. So Klin detergent ini sudah lama aku pakai untuk mencuci, dan memang aku dari dulu tahunya ya mencuci cara biasa ga pernah perhatikan cara cuci pada setiap pakaian, tapi dengan SoKlin dtergent dapat membuat pakaian tetap cemerlang ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, kadang ada cara perawatan disematkan di pakaian. Misal enggak boleh dijemur langsung di sinar matahari, strika panas sedang dan lainnya

      Delete
  4. hahaha, aku ngakak di bagian: udah bertaun2 nyuci kok masih diajari... Kalau bajunya mahal, biasanya petunjuk cara nyuci aku baca... supaya awet... hihiih. Tapi kalau kaos oblong murah meriah, aku lebih kejam biasanya... Padahal mau baju murah atau mahal, mesti bisa digunakan selama mungkin agar gak ikutan numpukin sampah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ho oh..biar lebih lama dipakai dan enggak cepetan jadi sampah

      Delete
  5. Daku pakai nih so klin white and bright ini, terutama buat baju seragam sekolah, baju kerja, dan baju resmi lainnya.

    ReplyDelete
  6. Sejujurnya agak susah menyambungkan kalimat "sustainable fashion" - ramah lingkungan dengan detergen ya jeng.

    Kalo mau, sih So Klin ambil langkah besar dengan TIDAK MENGGUNAKAN PRODUK KIMIA yang berlimpah, tapi kembali pada produl alami tapi kan yasusah juga yaaa

    limbah industri dan limbah pakaian memang ga bsia dianggap kecil, dan ... kalo lihat film The Devil wears Prada, limbah itu kita sendiri yang menciptakan, dengan selalu gonta ganti baju, hiks hiks.. maaf ya komennya agak genggeus, kali aja bisa disampaikan ke pihak so klin

    ReplyDelete
    Replies
    1. paling tidak So Klin mengimbangi dengan langkah nyata di sisi lainnya mbak:)

      Delete
  7. Kadang ya hasrat buat beli baju (apalagi kalau lagi diskon) enggak terbendung. Padahal ya kalau diselidiki baju yang kita pakai itu dalam seminggu enggak banyak banyak amat. Makanya memang salah satu sampah yang dihasilkan tanpa kita sadari (selain plastik) adalah sampah dari pakaian.

    Dan bagusnya So Klin menyadari hal ini. Kegiatannya bagus dan menarik. Keren!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, sampah pakaian tenyata makin mengejutkan jumlahnya.

      Delete
  8. Campaign yg sungguh mencerahkaaann!
    Karena emak2 tuh emang cenderung hobi buanget beli baju, entah buat anak, diri sendiri, suamik.
    Pokoke beli beli beli.
    Thanks God, ada SoKlin yg bikin campaign ini
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  9. Wah keren banget acaranya..

    Saya blm pernah menghadiri atau bahkan dengar acara yg dibuat salah satu detergent kayak gini.

    Saya termasuk yg hobby beli baju, walopun gak sering.
    Hanya beli bbrp jika ada event2 tertentu. Seperti lebaran.

    Atau kalau ada keluarga yg mengadakan resepsi pernikahan.

    Lumayan gak boros sih...
    Menurut saya lho yaaa hihi

    ReplyDelete
  10. Wah, baju baju hasil daur ulang ya kok jadi keren keren gitu. Apalagi yang jins, bisa jadi gaun gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, itu jeans yang enggak layak jual dari pabriknya, disumbangin ke ESMOD, jadi gaun deh

      Delete
  11. Jadi inget baju Ibuku saat gadis masih ada sekarang dan kondisinya masih bagus. Semua barang kalau dirawat dengan benar dan seksama memang beneran bisa awet :D

    ReplyDelete
  12. Aku udah kepikiran dr kemaren kalo gaya konsumtif kita itu bikin polusi. Termasuk baju, beli baju baru yg lama dikemanain. Aku lbh suka cari cara agar pakaian lama tetep seperti baru atau kalo gasuka modelnya bisa dirombak kaya ide2 di atas tuh, keren dan kreatif banget.

    ReplyDelete
  13. Duh keren coba acaranya ada disini kan bisa ikutan donasi pakaian layak pakai. Btw, aku pake produk soklin yg ini juga sejak bbrp bulan lalu ketemu di supermarket, bagus bgt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Acara donasi Sadari Sedari bisa online juga offline di beberapa kota MBak. Info di IG nya

      Delete
  14. wuah aku ngerasa tertampar dong. Baju ku malah ada yng masih baru tapi udah lama belum dipakek dong. ya Allah, aku jadi sebab polusi juga dong ya. innalillah. makasih ih mbak nya udah ngingetin. So klin berarti bisa mengatasi polusi pakaiann yang kita pakai gtu mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ku juga sama...jleeebb rasanya!
      Bukan, produk So Klin ini bisa untuk baik pakaian putih maupun berwarna dan formulanya bisa menjaga warna jadi pakaian bisa lebih tahan lama
      Juga sedang punya kampanye bersama ESMOD untuk upcycling baju lama dan Sadari Sedari untuk donasi

      Delete
  15. Keren banget ini kampanyenya. Tetap fashionable tapi ramah lingkungan ya

    ReplyDelete
  16. yang aku suka dari So Klin itu, lembut di tangan, gak bikin iritasi ataupun panas, maklum mba gak tau kenapa telapak tanganku kulitnya sensitif banget hahahah

    ReplyDelete
  17. Wah keren nih mbak. Kadang bingung kalau lemari udah mulai ga muat tp merasa punya baju yang itu itu aja. Eh giliran di cek ternyata banyak banget baju yang udh ga dipake karena kekecilan atau sekadar bosan.
    O ya btw ku pake so Klin softergent yang pink, wangiiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Didonasikan mbak..bisa online kok ke Sadari Sedari

      Delete
  18. kreatif banget ya acaranya, itu celana bisa jadi jaket aja, emg gk ada matinya industri fesyen ya

    ReplyDelete
  19. Ini acaranya bagus sekali ya, Mbak Dian. Selain ada sharing soal cara merawat pakaian, juga ada fashion show plus seputar kain yang digunakan yang ramah lingkungan. Plus ada donasi pakaian juga. Tapi saya termasuk yang memperhatikan label pemeliharaan pakaian itu, Mbak. Jadi lumayan pakaian saya agak awet hehehe

    ReplyDelete
  20. sama mbak, akupun sering skip ngeliat label cara pencucian. padahal penting banget ya.

    ReplyDelete
  21. saya pun kalau baju udah kusam udah malas mau pakai akhirnya jadi baju bekas deh, hehe. So, saya seringnya beli baju yang gelap aja deh dan saat mau beli harus benar-benar mikir butuh gak sih bukan karena keinginan semata

    ReplyDelete
  22. Aku masih belum bisa menjaga baju putih. Jd baju itu yang paling sering diganti. Apalagi kalo udah kena noda fan kuning. Gak banget ya

    ReplyDelete
  23. unik banget konsepnya bisa jadi sustainable fashion
    btw aku suka warna putih tapi kalau sudah jadi koneng (biasanya karena kualitas air juga mempengaruhi) sudah ga enaki dipake keluar.

    ReplyDelete
  24. Seru amat ya acaranya, sampai ada sesi mengubah baju lama jadi baju baru dengan sedikit trik..jadi kita harus mencuci sesuai petunjuk ya biar bajunya awet

    ReplyDelete
  25. Seru amat ya acaranya, sampai ada sesi mengubah baju lama jadi baju baru dengan sedikit trik..jadi kita harus mencuci sesuai petunjuk ya biar bajunya awet

    ReplyDelete
  26. Iya ya, kalau dipikir2 selama ini org lbh konsen ke plastik dan plastik sbg penyumbang sampah terbesar, padahal kalau dipikir2 pakaian juga merupakan barang yang banyak dipakai dan bisa jd limbah yg numpuk. Bener soalnya org suka beli dan buang baju tanpa mikir itu akan jd limbah.
    Itu kolaborasinya keren banget, andai aku bisa jahir udah kurombak semua baju lawasku hehe.
    Salah satu yg bikin kita gak cepet buang pakaian kalau kita pakai detergen yg merawat baju kita jd awet jg ya kyk soklin ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah noted nama produknya Soklin white and bright ya? Yang bikin warna baju awet dan gak cepet pudar. Coba deh ntr aku cari :D

      Delete
  27. Saya setiuju banget dengan prinsip zero waste pattern yakni mengurangi pembuangan kain sisa. Biasanya di industri banyak banget tuh. kalau di garment biasanya dikadikan kain perca untuk lap atau memang dibuat pakaian lagi dengan teknik sambung yang harganya lebih murah.

    ReplyDelete
  28. Aku suka pakaian yang bahan dasarnya serat tanaman lebih lembut dan ramah lingkungan. Lebih mudah juga perawatannya

    ReplyDelete
  29. Iya ya mak. Kalau kita ngerawat baju dengan detergen tepat, pas mau tuker baju gitu masih keliatan bagus walau preloved.

    Aku ad bju2 jaman dulu bingung buangnya huhu. Kalau baju2 sekarang emang dikit karena mulai ngerti hisaban sama zero waste. Sepertinya donate dengan baju layak dan ttp bagus pakai ini ya mak

    ReplyDelete
  30. Wah, aku pakenya SoKlin liquid yang biasa, Mak. Kayaknya kudu nyoba deh. Biar selalu cemerlang ya

    ReplyDelete
  31. Iya, kak...
    AKu juga termasuk orang yang gak mau terima info mengenai mencuci baju.
    Bener-bener...da tiap hari nyuci kan yaa..

    Ternyata pemilihan detergen yang tepat, efeknya bisa besar yaa...
    Terutama untuk lingkungan.

    ReplyDelete
  32. Saat ini masalah besar yang mnj tantangan kita adalah menjaga bumi tetap lestari. Dengan mengurangi jumlah sampah yang kita haSikan. Merawat pakaian dengan cara yg benar ternyata salah satu cara juga yaa. Tfs..

    ReplyDelete
  33. aku juga pake so klin sih, tapi pake yang bubuk bukan yang cair. apalagi yang so klin white itu, cocok banget buat mempertahankan warna putih di baju

    ReplyDelete
  34. Limbah tekstil menyumbang volume cukup besar dalam kerusakan lingkungan dan volume sampah yang ada. Mangkanya perlu berfikir 1000x kalau mau beli baju. Untungnya tidak ada yang lusuh di rumah soalnya cuci nya pakai air hangat dan detergent liquid. Dulu aku ngga tau lo kalau so klin ada liquid 😢

    ReplyDelete
  35. acaranya seru banget ya mba, penuh warna kayak soklin ya. Aku suka wangi soklin liquid detergent, seger kalau cucian kering.

    ReplyDelete