Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta


"Buruan lah, mau bareng nih sampai Bunderan HI .." 
"Iya yaaa, sabar, sebentar!"

Itu tadi drama pagi saya dan suami yang entah kenapa pagi tadi kok jadi lelet sekali. Padahal saya mau nebeng dia yang berangkat kerja sampai ke Bunderan HI. Tahu gitu saya naik Transjakarta saja seperti biasa. Huh!

Ya, sejak di dekat komplek perumahan saya ada halte bus pengumpan Transjakarta saya makin dimudahkan saja. Pasalnya, tinggal naik, bayar 3500, nyambung di halte mana gitu, lalu nyambung bis jika perlu dan sampailah saya ke tempat yang dituju.

Yeayy!

Bisa dibilang ongkos bepergian jadi makin aman. Juga durasi perjalanan yang makin hemat waktu.

Bikin saya tambah cintaaah sama Transjakarta. Apalagi saat tahu jika di Hari Pelanggan Nasional, 4 September 2019 bakalan ada banyak kejutan yang akan diluncurkan oleh Transjakarta,  yang merupakan sistem transportasi Bus Rapid Transit pertama di Asia Tenggara dan Selatan, yang beroperasi sejak tahun 2004 di Jakarta.

Diantaranya nih, katanya para BOD (Board of Director) alias jajaran petingginya bakalan turun ke jalan.

What? Mau demo mereka? Pejabat kok demo, demo siapa?

Huss, bukan demo, tapi mereka akan langsung turun tangan melayani pelanggan dalam roleplay yang bertempat di kawasan Bunderan HI.

Oalah, bakal seru pasti...!

Iyess..dan saya bersyukur menjadi saksi keseruan ini.

Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta




Petinggi Transjakarta Turun Langsung Melayani Pelanggannya


Nah, pagi yang cerah di halte Transjakarta, satu-satunya halte yang bersinergi dengan stasiun MRT, saya awali dengan menyeberang ke halte dari sisi pintu Stasiun MRT.

Ada seorang petugas patroli di Bundaran HI yang membantu penyeberang jalan yang akan menuju ke dan dari halte Transjakarta. Yang istimewa, petugasnya pagi itu adalah Agung Wicaksono, Direktur utama Transjakarta/

Apaaa??

Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta


Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta


Yup, Pak Dirut dengan berpakaian ala Petugas Sterilisasi Jalur dilengkapi tongkat dan peluitnya tampak sigap mensterilkan jalur Transjakarta dari lalu lintas kendaraan yang ada.

Kemudian setelah dibantu menyeberang di jalan yang aman, saya pun menuju ke Kasir, karena ingin top up saldo kartu. Di situ saya dilayani oleh petugas kasir yang istimewa. Ya, ada Direktur Keuangan Transjakarta di dalam ruangan layanan yang siap membantu pelanggan.

Nah, setelah saya ada 3 orang pelanggan yang datang, seorang ibu berusia lanjut, seorang Mas penyandang tuna netra dan ada sesembak pengguna kursi roda. Ketiganya tiba di halte dibantu dan didampingi oleh satgas Transcare yang memang bertanggungjawab pada pelanggan yang berkebutuhan khusus.

Diantara ketiga petugas satgas, ada Direktur Teknik Transjakarta yang juga tak kalah cekatannya.

Setelah ketiga pelanggan yang membutuhkan tadi terbantu, begitu memasuki area, calon penumpang disambut oleh sapaan ramah Direktur Pelayanan yang hari itu turun tangan menjadi Petugas Layanan Halte.

Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta


Lanjut, saat penumpang akan menaiki armada bus Transjakarta, begitu pintu terbuka, ada Direktur Operasional Transjakarta yang pagi itu melakoni peran sebagai Petugas Layanan Bus.

Waah..komplit! Semua jajaran Direksi Transjakarta unjuk gigi melayani penumpang di Hari Pelanggan Nasional 2019 ini.

Saluut!!


Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta


Dewan Direksi Transjakarta Dengarkan Curhatan Pelanggan



Keseruan Hari Pelanggan Nasional 2019 pun berlanjut dengan sesi tjurhatan pelanggan langsung ke Dewan Direksi. Mumpung semua jajaran Direksi Transjakarta ada, kapan lagi  bisa menyampaikan keluhan dan harapan, ye kan?

Diantaranya ada perwakilan dari komunitas disabilitas yang menyampaikan uneg-unegnya:

  • Penyandang Tuna Netra

Karena tidak memakai tongkat sering dikira bukan tuna netra, sehingga tidak diperlakukan khusus oleh petugasnya dengan diberikan bangku prioritas di dalam busnya. Juga penumpang lainnya kadang tidak tahu (tidak peduli tepatnya) dengan kondisi ini.

Selain itu beberapa halte masih kurang ramah untuk penyandang tuna netra sehingga masih membingungkan bagi mereka


  • Pengguna Kursi Roda

Saat masuk dan keluar karena posisinya duduk kadang enggak kelihatan oleh penumpang lainnya. Juga, tidak semua halte ramah untuk pengguna kursi roda. Dan, kadang jika sudah malam, bus tidak sampai ke tujuan sehingga penumpang diturunkan ke halte sebelumnya yang tentu saja menyulitkan bagi pengguna kursi roda.

Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta


Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta


  • Penyandang Tuna Rungu

Harapannya, petugas, misalnya Kasir atau Petugas Layanan Halte lainnya dibekali kemampuan bahasa isyarat sehingga bisa mengerti saat diajak berkomunikasi oleh penyandang tuna rungu ini.

  • Lansia
Dulu Transcare atau petugas pendamping pelanggan yang berkebutuhan khusus itu standy by di halte, kalau sekarang by appointment. Hal ini menyulitkan bagi pelanggan yang memerlukan bantuan. Harapannya, satgas Transcare tetap ada paling tidak di halte-halte yang besar.



Seseruan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta


Nah, selain para Petinggi Tranjakarta yang "dikerjain" ikutan melayani pelanggan dan sesi curhatan pelanggan, kemarin di Hari Pelanggan Nasional  juga ada beberapa kegiatan yang enggak kalah seru, yaitu:

  • Pertunjukan Musik di Bunderan HI menampilkan artis Black Skin dan Avia Athalia
  • Pembuatan TJ Card Sehari Jadi

Khusus di Hari Pelanggan Nasional 2019, Transjakarta bekerja sama dengan Bank DKI menerbitkan TJ Card  sebanyak 150 kartu, sehari langsung jadi khusus di hari itu. FYI, buat yang belum ngeh apa TJ Card itu, adalah kartu TJ khusus buat 14 golongan di mana jika yang bersangkutan naik TJ maka akan digratiskan.

Biasanya kartu ini memerlukan waktu untuk proses pembuatannya. Tapi kemarin khusus sehari jadi. Oh ya, ke-14 golongan yang berhak gratis naik TJ ini adalah: 

1. Pemilik kartu Jakcard Combo
  • PNS Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya
  • Tenaga kontrak di lingkungan Pemprov DKI
  • Pemilik Kartu Jakarta Pintar
  • Karyawan swasta tertentu
  • Penghuni Rusunawa
2. Penggguna TJ Card
  • Lansia (ber-KTP DKI Jakarta usia 60 tahun ke atas)
  • Penyandang disabilitas
  • Anggota Veteran RI
  • Anggota TNI/Polri - harus menggunakan seragam dan bisa menunjukkan Kartu Tanda Anggota
  • Pemilik Kartu Perlindungan Sosial
  • Pemegang KTP Kepulauan Seribu
  • Pengurus Masjid (Marbot)
  • Pendidik PAUD
  • Juru Pemantau Jentik (Jumantik)

  • Photobooth gratis di 7 halte Transjakarta pukul 15.00-18.00: halte Tanah Abang, Harmoni, GBK, Pemuda Rawamangun, Bundaran HI, Ragunan dan Kampung Melayu


(Oh ya, kalau mau tahu keseruannya ada di IG Story saya "Transjakarta" ya..")




Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta



Program-Program Transjakarta


Nah, setelah sesi curhat selesai dengan jawaban dari para Direksi yang akan segera menindaklanjuti maka berikutnya adalah saat diumumkan dan diingatkan apa saja sih program dari Transjakarta untuk lebih memanjakan pelanggannya?

Banyaaak! Diantaranya:


1. Shuttle Transjakarta di area GBK

Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional, Manajemen Gelora Bung Karno (GBK) meningkatkan fasilitas untuk pengunjungnya dengan menghadirkan bus Transjakarta yang akan beroperasi di area GBK

MOU sudah ditandangani untuk menyediakan pelayanan kepada masyarakat berupa transportasi gratis menggunakan BUS Wisata Transjakarta di dalam kawasan GBK.

Nah, sebagai BUMD Provinsi DKI Jakarta, PT Transjakarta memiliki visi yang sama dengan GBK yakni menghubungkan kehidupan Jakarta dan misi bersama-sama menyediakan layanan transportasi terintegrasi.

Sementara waktu operasional bus ini: Senin-Jumat (10.00-19.00), Sabtu (10.00-19.00) dan Minggu (12.00-19.00)




Merayakan Hari Pelanggan Nasional 2019 Bersama Transjakarta






2. Fasilitas untuk Disabilitas

Jadi kemarin saya sempat naik bus Transjakarta GR 1 Harmoni-Bundaran Senayan. Di mana bus ini tak berongkos alias free.

Nah, ternyata di pintunya sudah dilengkapi oleh plat besi yang bisa dipakai untuk pengguna kursi roda naik ke dan turun dari busnya.

Tentu fasilitas seperti ini akan membantu sekali buat saudara-saudara kita yang membutuhkannya.


3. Aplikasi TiJeKu di Google Play Store

Transjakarta sudah lama dilengkapi dengan aplikasi TiJeKu. Buat yang belum tahu, apps ini berfungsi sebagai portal informasi resmi seputar Transjakarta dalam upaya mendekatkan diri dengan pelanggan.

Informasi yang disajikan di sini diantaranya: informasi rute, posisi halte, estimasi kedatangan bus, info layanan rute baru, penjelasan pola pembayaran, profil Transjakarta dan lainnya.

Pokoknya buat teman-teman yang pelanggan Transjakarta aplikasi ini wajib didownload karena membantu sekali.





4.  Jak Lingko

Saya sempat juga mendatangi halte Transjakarta Tanah Abang dan menyaksikan Direktur Pelayanan Transjakarta menjajal mengemudikan salah satu mobil Jak Lingko menuju halte TJ terdekat.

FYI, Jak Lingko ini adalah sistim integrasi transportasi publik di Jakarta yang juga merupakan transformasi dari program OK Trip. Maknanya, Jak berarti Jakarta dan Lingko artinya jejaring atau integrasi yang diambil dari sistim persawahan tanah adat di Manggarai, NTT

Lingko berbentuk seperti jaring laba-laba yang terintegrasi. Dan, nama ini dipilih karena mencerminkan makna jejaring atau integrasi seperti sistim transportasi yang dibangun DKI Jakarta.

Intinya dengan kartu ini, pengguna kartu Jak Lingko sejak 1 Oktober 2018 lalu bisa menikmati layanan angkutan Jak lingko dengan tarif maksimal Rp 5.000,- dalam 3 jam (untuk transportasi berbasis jalan)




Nah, gimana, makin juwaraa kan layanan Transjakarta?

Yuk, nikmati kemudahan dan kenyamanan berkendara bersama Transjakarta!

Karena Transjakarta benar-benar #LayaniPelanggannyaBahagiakanWarganya.💚



Transjakarta

Web: www.transjakarta .co.id | IG: @pt-transjakarta | Twitter: @PT_TransJakarta
Hotline: 1500102 | FB: PT Transportasi Jakarta




Enjoy Jakarta Bersama Transjakarta


Dian Restu Agustina

13 comments:

  1. orang2 khusus spt disabilitas, lansia tuna rungu hrs difasilitasi ya agar mereka bisa berpergian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Mbak, mereka punya hak yang sama sebagai warga negara, maka kewajiban pemangku kebijakan untuk menyediakan sarananya

      Delete
  2. Bahagia ya dengan fasilitas Jakarta yang makin menghebat, andai Bekasi bisa

    ReplyDelete
  3. Naik kendaraan umum yang aman dan nyaman menyenangkan. Semoga kota-kota lain di Indonesia segera manyusul. Biar motor2 itu tak bertambah jumlahnya tiap tahun 😁😁

    ReplyDelete
  4. Tadi aku mikir dulu, bus pengumpan tuh apa? Oooh...feeder ya. Hehe...Asyiiik lansia gratis. Sayang, KTP-ku Bandung. Bagus ya semakin mantap pelayanan Transjakarta. Jadi keingetan Lingko waktu ke Flores, bahasa setempat untuk bentuk sawah membentuk spiderweb...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bus pengumpan..alias feeder hehe
      Iya, dari sana katanya asal istilahnya

      Delete
  5. Jakarta makin keren. Dari semua cerita Mbak di sini aku paling kagum sama roleplay yang dilakukan oleh para petingginya. Keren aja gitu, hehe. Btw, kuberdoa semoga kesuksesan di ibukota bisa segera disusul kota-kota lainnya

    ReplyDelete
  6. Aku termasuk yang baru tahu ada aplikasi TiJeKu ini Mba Dian. Aplikasi ini jadi memudahkan masyarakat ya Mba Dian kalau mau bepergian. Nah, ngomong-ngomonh mba Dian gimana rasanya dilayani oleh petinggi Transjakarta? Hihihi pasti banyak yang nggak tahu ya klo mereka petinggi. Tapi keren idenya mereka mau terjun langsung ke lapangan melayani masyarakat dan ingin dekat dengan masyarakat

    ReplyDelete
  7. Masya Allah speechless aku dengan pekayan TJ. Makin keren aja, ya, makin nyamanlah berkendara umum di Jakarta ini. Bikin makin gak niat punya kendaraan pribadi aja, wkwkwk. Lha gimana lagi, ada Ojol, taxi online, TJ juga oke kayak gini. Semoga dengan begini mobilitas Jakarta juga makin lancar.

    ReplyDelete
  8. Mantap. Super komplit. Aku waktu ke Jakarta 2 bulan lalu asal naik aja mba. Sama sekali nggak merhatiin secanggih ini pelayanan TransJakarta. Tapi memang memberi nyaman penumpang banget. Aku dibuat takjub juga sama keramahan petugas.

    ReplyDelete
  9. Klu ke Jakarta yang di takutkan itu ya kalu naik bis turun di terminal yang terkenal rawan kejahatan, maklum saya dari kota kecil, klu udah ada fasilitas semantap ini rasanya tidak takut lagi dech ke Jakarta

    ReplyDelete