Manfaat Bersepeda Bagi Anak dan Cara Mudah Mengajarinya




Kring, kring, ada sepeda, sepedaku roda dua …kudapat dari Ayah...karena rajin bekerja…

Teman-teman, bersepeda merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain menjadi salah satu kegiatan luar ruangan yang akan menyehatkan badan, bersepeda bagi anak punya banyak manfaat lainnya.





Apa saja manfaatnya?

  • Bertanggung jawab atas kepemilikan barang
  • Melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh
  • Mengasah keberanian, kedisiplinan dan rasa percaya diri
  • Meningkatkan konsentrasi
  • Mengembangkan kemampuan motorik kasar
  • Melatih kemandirian
  • Sosialisasi dan interaksi
  • Berlatih menghadapi tantangan
  • Menaklukkan rasa takut dan putus asa
  • Keterampilan yang akan terpakai seumur hidup

Belajar bersepeda memang banyak keuntungannya. Hanya saja orang tua kadang khawatir saat akan mengajari anak bersepeda, karena takut kalau anaknya jatuh atau terluka. Selain itu, tidak semua anak berani untuk belajar naik sepeda. Ada yang ingin sekali bisa naik sepeda, namun takut mencoba, tetapi ada juga yang berani mencoba, namun belum tahu caranya.



Lalu, adakah cara mudah untuk mengajari anak naik sepeda? 


1. Belajar Naik Sepeda Secara Bertahap

Berlatih sejak dini dengan memulai bermain sepeda tanpa pedal (balance bike) yang baik untuk melatih keseimbangan. Lalu beranjak ke sepeda roda dua setelahnya.


2. Tumbuhkan Rasa Senang Bersepeda

Ajaklah anak melihat teman-temannya di sekitar rumah yang sedang bermain sepeda. Perlihatkan juga berbagai model sepeda yang menarik yang bisa dipilihnya di toko. Punyai sepeda di rumah dan ajak anak bersepeda, misalnya dengan memboncengnya di dudukan anak yang kita pasang di sepeda kita.


3. Belikan Sepeda yang Sesuai dengan Usianya

Sesuaikan ukuran sepeda dengan tinggi dan berat badan anak. Jangan sampai sepedanya kekecilan atau kebesaran agar memudahkan saat latihan.


4. Siapkan Alat Keselamatan Bersepeda

Memakai pelindung kepala, lutut dan siku. Juga sediakan plester dan antiseptik untuk pertolongan pertama saat anak lecet/luka.


5. Beri Motivasi

Saat mulai belajar, semangati anak bahwa jika kita mau mencoba pasti bisa, kalau mau belajar tentu tidak sukar dan kalau terus berlatih pasti akan lancar nantinya.


6. Temukan Tempat Latihan yang Tepat

Taman atau lapangan bisa jadi pilihan tempat aman untuk berlatih sepeda. 


7. Beri Arahan dan Dorongan

Ingat, kita sedang mengajari anak bahwa semua butuh proses bahkan untuk bersepeda, jadi jangan memarahi atau menyalahkan saat ia jatuh/gagal.


8. Ajari Tekniknya

Bahwa posisi badan harus siap dan tepat di atas sepeda, kaki kanan di pedal dan kaki kiri menjejak tanah. Lalu berlanjut dengan sedikit dorongan dengan kaki kiri sementara kaki kanan mulai mengayuh pedal dan di saat yang sama angkat kaki kiri. Ulangi lagi dan lagi.


9. Ajarkan Penggunaan Rem

Ajarkan kapan saat mengayuh pedal untuk melaju, harus mengerem dengan perlahan jika anak ingin berhenti dan saat yang tepat untuk menurunkan kaki.


10. Kesabaran Ekstra

Setiap anak punya kemampuan masing-masing. Jika masih belum bisa, itu berarti memang ia belum siap belajar bersepeda. Kesabaran orang tua sangat dibutuhkan agar anak tidak takut, tertekan atau trauma. Bawalah suasana bermain dan menyenangkan saat mereka belajar naik sepeda. 



Alhamdulillah kalau anak-anak saya sudah lancar bersepeda sejak TK. Dan sekarang bersepeda jadi salah satu aktivitas mereka saat sore bermain dengan anak-anak tetangga.


Selamat mencoba tipsnya, semoga info ini bermanfaat yaa...💖



#ODOP
#Day29
#EstrilookCommunity




Salam


Dian Restu Agustina

































1 comment:

  1. Alat keselamatan itu yang dulu saya belum punya
    Naik sepeda, lupa ngerem, eh nambrak pohon besar
    sakit sekali itu selangkangan

    ReplyDelete