Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pink Beach Labuan Bajo yang Unik dan Cantik

Awal ke Labuan Bajo saya sempat ragu juga, bisa enggak ya seharian saja tur di sana. Pasalnya saya pergi Jumat balik Minggu, jadi full trip cuma di hari Sabtu. Tapi, ternyata kegalauan saya berlalu berkat bantuan paket tur yang telah disiapkan oleh East Cruise Komodo Labuan Bajo. Ya, dalam sehari itu, saya dan rombongan bisa menjelajahi 3 tempat- bahkan seharusnya 4, tapi yang terakhir, kami batalin. Kami bisa ke Pulau Padar, Pink Beach dan Pulau Rinca. Tiga tempat yang wajib didatangi saat mengunjungi Labuan Bajo ini! Aseliiik, puas bangets! Meski malamnya saat tidur di Ayana Beach Resort, badan rasanya remuk redam karena kecapekan..kwkwkwk.





Nah, setelah berbasah-basah keringatan karena trekking di Pulau Padar, maka perjalanan saya dan rombongan pun berlanjut ke Long Beach - Pink Beach. Meski sejatinya ini bukan pilihan terbaik. Pasalnya, saya dan rombongan tiba di pantai yang berpasir merah muda ini pada pukul 11 siang.

Paanaaas poll, gaezz!🙈

Meski beberapa bule yang saya temui, berjemur dengan hepi, saya lebih memilih melipir saja di pinggir. Selain karena takut gosong, juga karena saya memang lagi halangan, jadi enggak bisa ikut basah-basahan. #adaalasankan😁

Etapiii, bagaimana kondisi pantai ini dan apa saja sih yang mesti disiapkan sebelum mengunjungi Pink Beach ini?







Fakta Unik Pink Beach Labuan bajo



Jadi nih, kalau ke Labuan Bajo, pastikan teman-teman mengunjungi Pink Beach ini, ya...! Mengapa?


1. Pasir Merah Mudanya Begitu Memesona

Yang saya kunjungi kemarin adalah Long Beach - Pink Beach (info dari guide, Pink Beach yang sebenarnya sudah enggak terlalu pink lagi warna pasirnya, lebih nge-pink di sini, yo wis manut wae) 😁

Nah, sesuai namanya, pasirnya berwarna merah muda. Yesss, pink gaezzz! Sampai saya takjub karenanya.

Guyonan dari tour guide-nya sih ini karena saat pagi di pantai ini komodo gosok gigi. Terlalu keras gosoknya jadi berdarah itu gusi, sehingga pasir jadi pink karenanya..Hahaha, enggak lucu ya? Harusnya merah kalau sebabnya itu, bukan merah muda.

Faktanya pasir pantai yang berwarna pink ini berasal dari hewan berukuran mikroskopis bernama Foraminifera yang kemudian memberikan pigmen merah pada koral. Koral-koral tersebut terbawa oleh gelombang menuju pesisir lalu hancur menjadi serpihan dan butiran yang selanjutnya menjadi pasir pantai. Pencampuran antara koral merah dan pasir kristal putih inilah yang menyebabkan warnanya menjadi pink.


2. Pantainya Bersih dan Alami 

Pink Beach memiliki hamparan pasir berwarna merah muda dengan lokasi yang masih bersih terjaga. Sementara di depan mata bisa kita menikmati hamparan laut Flores yang menawan mengalasi birunya langit yang rupawan.

Aseliii, masih alami sekali!!💓

Dan serupa dengan namanya, pantainya panjaaang, sehingga enggak perlu rebutan kapling sama pengunjung lain. 


3. Lokasi di Pulau Padar

Long Beach - Pink Beach ini terletak di Pulau Padar. Jadi bisa dikunjungi dalam satu paket wisata. Menggunakan speed boat hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit saja dari dermaga. Sehingga bisa dijadikan satu itinerary di hari yang sama. Hemat waktu jadinya!








4. Spot Snorkelingnya Keren

Tak hanya pantai, Pink Beach pun memiliki spot snorkeling yang keren banget. Dengan permukaan yang landai, kita dapat melihat indahnya terumbu karang beserta hewan-hewan laut yang langka di bawah sana. (kata teman saya 😀)

Saya saja cuma jalan-jalan di pinggirnya kelihatan ikan-ikan kecil berseliweran, karena memang airnya jernih jadi kelihatan di permukaan.


5. Pesisir Berpadang Savana

Sejauh mata memandang ke pesisirnya nampak hamparan bebukitan batu dan padang savana yang menjadi ciri khasnya.

Indah sekali!


6. Sunsetnya Luar Biasa!

Kabarnya, sunset di sini juga luar biasa. Kemarin sayangnya kami datang di siang hari karena memang rencananya ingin menikmati sunset di Pulau Kalong nanti. (Meski ternyata batal, lantaran ada perubahan acara yang disepakati oleh rombongan. Hiks)

Nah, sunset di Pink Beach ini kata guide kami, adalah salah satu sunset terbaik di Labuan Bajo.






Tips Mengunjungi Pink Beach Labuan Bajo


Beneran unik Pink Beach yang cantik ini. Pokoknya dirimu enggak rugi masukin destinasi ini dalam kunjungan ke Labuan Bajo nanti.

Nah, sedikit tips untuk berkunjung, yakni:


1. Baju Ganti

Tidak ada dermaga di Pink Beach. Jadi speed boat akan menurunkan penumpang beberapa meter dari bibir pantai setelah membuang jangkar. Maka, besiaplah berbasah-basahan (meski cuma kaki) di sini. Apalagi jika berencana snorkeling nanti. Maka baju ganti adalah persiapan pertama yang kudu dibawa.


2. Perlengkapan Anti Matahari

Jika datang saat siang, jangan lupa topi dan kacamata untuk melindungi diri. Oleskan sunblock di muka dan daerah kulit yang terpapar langsung sinar sang surya. Pasalnya, matahari begitu teriknya saat siang tiba, di musim kemarau terutama.





3. Bekal Makan dan Minum

Karena pulau ini tak berpenghuni, maka enggak ada yang jualan pop mie atau es kelapa di sini. Jadi bawa bekal makanan dan minuman kalau ke sini. Tapi, jika ikut paketan biasanya sudah disediakan oleh pihak travel agent-nya. Seperti saya, setelah santuy di pantai langsung maksi di speed boat nasi kotak yang enak.


4. Bawa Serta Sampah Kita

Jangan membawa dan meninggalkan apapun di pulau ini. Jaga kebersihannya. Jika ada sampah, bawa saja ke kapal dan nanti kita buang. Pihak travel agent sudah menyediakan kantong sampah untuk dibuang ke kota nantinya.


5. Lestarikan Lingkungan

Pasirnya memang unik dan cantik, tapi bukan untuk dibawa jadi oleh-oleh untuk pajangan di rumah kita. Juga, segala bentuk karang atau hewan lautan. Biarkan mereka berada di habitat aslinya.

Saya miris, saat di bandara, melihat beberapa barang sitaan dari wisatawan diantaranya pasir dan kerang yang ditaruh di wadah untuk dibawa pulang ke rumah. Duh!






6. Waktu Kunjungan

Info dari guide saya warna pink ini akan makin kentara saat hari makin senja. Jadi jika ingin mendapatkan warna pink yang beneran pink, datang di sore hari saja.


7. Bawa Peralatan

Jika ambil paketan tur, tanyakan apakah peralatan snorkeling disediakan. Jika tidak beli dulu sebelum datang. Banyak di matketplace dijual. Karena rugi bener kalau enggak cebur-ceburan dan nyelam snorkelingan di sini. Kata teman-teman serombongan saya, enggak sampai beberapa meter saja dari pantai sudah bagus sekali lokasinya.

Oh ya, baju renang, baju selam, kacamata renang pun bisa dibawa serta. Kalaupun ada dan bisa bawa, bawakan mainan pasir untuk anak kita. Anak saya heboh main pasir, bikin terowongan, castle, gulin-gulingan, berenang...happy sekali!






Yuks, ke Pink Beach!



Pink Beach memang cantik. Saya bahkan menemui separuh pengunjung adalah wisatawan mancanegara. Dan ini bikin saya bangga saat melihat mereka sangat menikmati pantai yang masih alami ini. Maka, beneran ya saat mengunjungi pantai ini, kita jangan lupa menjaga kebersihannya. Jangan sampai sampah merusak keindahannya dan tangan-tangan usil pencuri pasir mengurangi kealamiannya.

Yuk, kita cintai negeri ini, kunjungi tempat-tempat indahnya dan jaga kelestariannya untuk anak cucu kita nanti!💖


Happy Traveling


Dian Restu Agustina

Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

25 komentar untuk "Pink Beach Labuan Bajo yang Unik dan Cantik"

  1. Bagi pecinta pantai, pasti seneng banget yaaa kesini :D. Aku jg ngeliatnya ini pantai cakeeeep. Tp kalo ditanya mau ato ga kesana, mungkin blm mau :D.ga kuat panas mba,hahahaha. Makanya aku liburan slalu milih winter. :D. Semoga pantainya selalu cantik kayak begini yaaa, ga terlalu rame biar ttp terjaga

    BalasHapus
  2. Ya Allah mbakyu iki pantai apik tenanan lohhh😍, tambah mupeng aku pengen ke Flores😃.

    BalasHapus
  3. Pernah dikisahkan seorang teman yang berkunjung ke Labuan Bajo, katanya pantainya cantik-cantik. Ternyata cantik beneran. Duh, bikin mupeng pengen main ke sanaaaa...

    BalasHapus
  4. Impian bgt bisa kemari
    Moga someday bisa saya wujudkan hehe

    BalasHapus
  5. Wooww sejuk dimata dan nyaman dihati. Karena area pantai yang begitu bersih, yang bikin betah berlama-lama menikmati hamparan biru yang luas.😄😄

    BalasHapus
  6. Ya ampun Dian udah ke labuan bajo
    Impianku banget nih
    Tambah terimpi impi sesudah baca tulisan ini
    Duh, pink beach, aku padamu :)

    BalasHapus
  7. Ini nih banyak yang sering tertukar antara Pantai Pink di NTB dengan yang ada di NTT. Saya malah belum pernah pergi ke semuanya, iyaa..yang di NTB saya belum pernah datangi juga. Dari cerita teman sih Pantai Pink yang di NTT itu emang pink banget warnanya.

    BalasHapus
  8. Labuan Bajo ini di NTT ya?
    Jauh juga main2nya ya mbak Dian.
    Mudah-mudahan di suatu waktu akan berjodoh bisa main ke Pink beach ini.

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Suka melihat blog travelig, apalagi ke daerah pantai yang ad pasir putihnya.

    BalasHapus
  11. Asli pantainya bagus sekali
    Baru kali ini aku lihat ada pantai dengan pasir warna pink memang yah Labuan Bajo itu masih menjadi destinasi wisata yang menjadi andalan bahkan oleh turis mancanegara karena emang

    BalasHapus
  12. Kebayang panasnya tapi terbayar dengan keindahan pantai ya mbak, apalagi masih terjaga kebersihannya gtu :D
    Walah itu kenapa sampai ada yang bawa pasir atau kerang ya? Saking banyaknya mpe kesita ya? :D

    BalasHapus
  13. Seru banget ya Mbak aku belum pernah ke Labuhan Bajo jadi kangen sama pantai deh dan pengen juga bisa jalan-jalan ke sini

    BalasHapus
  14. Hai mba Dian, duh auto pengen nyebur liat pantainya bagus banget dan bersih ya. Btw itu paket cruisenya bisikin dong abis berapa tuh biar bisa nabung dulu nih hehehe

    BalasHapus
  15. Itu beneran pink ya.
    Ya ampun gemes banget. Boleh ambil pasirnya ngga ya seember hehe...
    Ember kaleng cat jumbo, maksudnya.
    Keknya bagus buat diorama bawah laut di bawah meja. Warna pink nya kira2 memudar nggak ya?
    Ke Labuan Bajo berapa ya budget nya mbak kira2 dari Jakarta?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak, kalau mengunjungi sebuah tempat jangan ambil dan jangan tinggalin sesuatu kecuali jejak ya
      Kalau satu orang ambil pasir, yang lain pun sama, habis pasirnya, rusak ekosistem jadinya. Dinikmati bukan dicuri!

      Hapus
  16. Masya Allah seru banget ini mba Dian. Semoga bisa terwujud juga deh impian kamu ke sana. Kalo bawa anak kecil rekomen gak sih sebetulnya? Liat pantai warna Pink bisa heboh deh anakku

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa bawa, Mbak...yang wisatan domestik rata-rata keluarga atau rombongan pekerja. Buat anak-anak aman. Karena semua kapal dan penyeberangan akan dibatalkan jika cuaca tidak memungkinkan

      Hapus
  17. Seru banget sih....Sdh bagus s3karang ya labuhan bajo. 40 th yg lalu masih belum sekeren itu Mba. Keuntungan crew, dinas bisa sambil jalan2 gratis...heheh

    BalasHapus
  18. Bagus sekali Mbak Dian pantainya. Pasirnya bisa berwarna pink gitu. Alamnya dan juga indah. Baru kali ini kayaknya lihat pantai yang bersih dan terawat gitu. Wah jadi pengin berkunjung ke sana.



    BalasHapus
  19. MashaAllah, benar-benar ciptaan Allah tu ya. Indah banget. Apalagi yuni yang demen banget sama pantai. Makin tergila-gila lihat pasir pink nya.

    BalasHapus
  20. Indah sekali pantainyaa.. Pink Beach sungguh sesuai gambaran elegannya. Walopun cuma lihat dari foto, berasa bgt kealamiannya. Semoga kelestariannya terus terjaga. Tidak rusak lingkungan di sekitarnya.
    Pengeen bgt dapat rejeki maen ke pantai indah di Labuan Bajo ini

    BalasHapus
  21. Waduh, cantik amat pasirnya ,beneran memang agak mirip garam Himalaya gitu ya. Semoga suatu saat bisa berkunjung ke sana

    BalasHapus
  22. Wuis galfok banget lihat anaknya mandi pasir gitu. Indah sekali, terbayang hebohnya saya kalau ke pantai ini. Saya suka pantai soalnya asal pantainya bersih kayak di Labuan Bajo ini

    BalasHapus
  23. Bisa pinky gitu yah pasirnya, cantik banget. Pas buat para selebgram, hiii

    BalasHapus