Manfaat Penting Penerapan Sosial Distancing


Ditengah mewabahnya virus COVID-19 ini, saya yakin teman-teman pasti sudah sering mendengar istilah Social Distancing dan Physical Distancing. Lantas apa sih makna dan tujuannya? Terus apa pula manfaat dari penerapan sosial distancing dan physical distancing bagi kita? Kuy, simak artikel ini...:


manfaat social distancing



Istilah Sosial Distancing bisa diartikan sebagai sebuah tindakan pembatasan untuk menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjauhi segala bentuk pertemuan yang melibatkan banyak orang, menjaga jarak orang, untuk tujuan memperlambat atau mengurangi penyebaran/penularan virus dari orang ke orang.

Sedangkan istilah Physical Distancing bisa diartikan menjaga jarak orang-perorang tanpa harus memutuskan hubungan sosial dengan orang lain, sehingga masih bisa saling memberi support satu sama lainnya. Kedua istilah Social Distancing dan Physical Distancing ini memiliki tujuan ataupun target yang sama, yaitu untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus, terutama virus COVID-19.


Lalu, apa manfaat penerapan Sosial Distancing ini bagi kita :


Mencegah Penularan Virus COVID-19

Dengan adanya himbauan untuk menjalankan Sosial Distancing sudah tentu penerapan yang akan kita jalankan adalah dengan menjaga jarak fisik antara kita dengan orang lain. Dan seperti yang sudah kita ketahui menjaga jarak fisik ini akan mencegah atau penularan virus yang ditularkan secara droplet. Penerapan pencegahan penularan virus COVID-19 dengan cara sosial distancing sangatlah penting untuk memutuskan rantai penyebaran virus ini. Oh ya, bukan hanya virus corona yang bisa dicegah kalau kita menerapkan sosial distancing, kita bisa juga terhindar dari virus-virus atau penyakit lainnya yang ditularkan secara langsung seperti flu dan lainnya.


Melatih Kedisiplinan

Penerapan sosial distancing adalah ujian buat kita untuk mengetahui sebatas mana kemampuan kita hidup selalu berdisiplin. Karena seperti yang kita ketahui perilaku sosial distancing salah satunya akan membuat orang menjaga jarak secara fisik. Dengan adanya perilaku sosial distancing, maka kita mau tidak mau harus belajar berdisiplin. Misalnya, saat mengantri di kasir, dengan adanya social distancing kita patuh pada pola antrian yang ada yang sudah disesuaikan dengan kebijakan masa pandemi corona.


Lebih Banyak Waktu di Rumah untuk Menyalurkan Hobi

Hadirnya perilaku sosial distancing untuk mencegah virus COVID-19, membuat sebagian besar orang akan berada di dalam rumah dalam jangka waktu yang lama. Nah ketika sedang berada di rumah, maka kita akan mendapat kesempatan yang lebih dari cukup untuk menjalankan hobi yang bisa dilakukan dirumah, misalnya menanam bunga, membaca buku, bernyanyi, menulis, memasak dan lainnya.


Punya Banyak Waktu dengan Keluarga

Penerapan sosial distancing juga memiliki efek yang postif terhadap hubungan keluarga, yang mana mungkin selama ini kita terlalu sibuk dengan urusan di luar rumah, maka dengan sosial distancing akan membuat kita lebih banyak waktu bersama dengan keluarga. Menjadi guru anak-anak kita, membuatkan makanan kesukaan mereka, berkegiatan bersama yang pastinya akan meningkatkan bonding antar anggota keluarga.


Punya Waktu untuk Berolahraga

Biasanya di tengah kesibukan yang mendera kita jadi lupa berolahraga. Kini dengan hibauan social distancing yang ada, kita jadi punya waktu untuk berlatih yoga, melakukan zumba, aerobik ringan di halaman juga mengerjakan latihan olahraga sederhana bersama putra-putri tercinta


Berpola Hidup Lebih Sehat

Dulu, jajan dan beli makanan dari luar menjadi kebiasaan. Kini di masa pandemi COVID-19, semua terbatas. Lebih banyak masak sendiri dan memilih makanan yang lebih sehat pasti. Juga, karena #dirumahaja, pola tidur menjadi lebih terjaga. Ini semua berdampak pada pola hidup kita yang lebih sehat nantinya.


Udara Menjadi Lebih Segar

Virus corona mau enggak mau membuat banyak orang mematuhi aturan untuk tidak berada di luar rumah, apalagi bebergian ke sana ke mari menggunakan kendaraan. Mulai berkurangnya pengguna kendaraan yang berlalu lalang di jalanan membuat tingkat polusi udara menjadi turun, sehingga udara menjadi lebih bersih dan segar dari biasanya. 


Tetapi dari berita yang disiarkan di media ketika himbauan untuk penerapan Sosial Distancing dikumandangkan, tetap saja ada orang-orang yang masih melanggarnya, misalnya saja anak-anak muda yang masih suka nongkrong di luar rumah untuk kepentingan yang gaje alias ga jelas, orang-orang yang berkumpul saat berbelanja di pasar tradisional, ngerumpi dengan tetangga kiri kanan.... 

Semoga saja kita semua bisa disiplin untuk mentaati anjuran ber-sosial distancing, enggak pergi dan ngumpul kalau enggak penting, sehingga penyebaran virus COVID-19 ini bisa terhenti dan kita semua bisa berativitas normal seperti dahulu lagi.


#Day5
#BPNRamadan2020


Stay Home, Stay Safe

signature-fonts

No comments