Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dettol Dukung Perempuan Indonesia Taklukkan Panasmu dalam Olahraga

"Gerakan Indonesia #TaklukkanPanasmu"! 

Demikian gerakan yang diinisiasi Reckitt Indonesia melalui merek Dettol untuk menunjukkan dukungannya terhadap perempuan Indonesia, agar lebih berani menekuni bidang yang disukai dan mengejar impian mereka.

#TaklukkanPanasmu?

Yup, baca ini mungkin sebagian perempuan akan mengerutkan dahi. Ayo cuuung, siapa yang sama panas tuh antipati? Apalagi remaja putri, yang sedang segar mekar mewangi, kalau diminta berpanas-panasan biasanya pilih neduh di pinggir lapangan atau masuk ruangan, kan?

"Panas-panasan? No way! Ntar badan jadi keringatan, bau badan, dan kulit jadi hitam! Hh, jelek deh!"

Jadi teringat saat remaja, selama di SMP saya tuh enggak bisa diem orangnya. Saya aktif di kegiatan OSIS, Pramuka dan Paduan Suara. Memang sih ketiganya bukan kegiatan olahraga, tapiiii sebagian aktivitasnya berpanas-panasan.

Berkemah, latihan tali-temali, jelajah alam, jadi petugas upacara, sibuk jadi panitia kegiatan di sekolah, latihan paduan suara...you name it

Tapi, bagi saya panas-panasan di lapangan oke aja! Hati bahagia, banyak temannya, tambah pengalaman dan kemampuan, jadi enggak ada salahnya panas-panasan!

Itu duluuu, saat belum ada gadget, sosmed dan segala pesona iklan kalau definisi perempuan cantik itu  jika putih, mulus, langsing, berambut hitam panjang, wangi, anteng, kalem, ....dan bukan yang berpanas-panasan dan keringatan!

Padahal apapun pilihan (remaja) perempuan, mau aktif di kegiatan modelling, paskibra, bela diri, seni, Pramuka, PMR, teater....dan olahraga, mesti didukung oleh orangtua juga lingkungan untuk pembentukan karakter mereka dan mendapatkan segala kebaikannya.

Jadi, sungguh tepat jika sejalan dengan perayaan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret 2022 dengan tema #BreakTheBias, Dettol berharap Gerakan Indonesia #TaklukkanPanasmu dapat menginspirasi perempuan Indonesia agar lebih berani meraih impian mereka, salah satunya dalam olahraga, tanpa dihalangi rasa khawatir akan panas ataupun berkeringat!

Dettol Dukung Perempuan Indonesia Taklukkan Panasmu


Dukungan Dettol pada Perempuan Indonesia dalam #TaklukkanPanasmu


Well, diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, olahraga tidak hanya menjadi sarana rekreasi menyehatkan, tetapi juga aktivitas yang ditekuni sebagian orang untuk mengejar impian.

Tapi sayangnya, sebuah studi mengatakan jumlah partisipasi perempuan dalam berolahraga masih di bawah rata-rata. Bahkan sejak usia 14 tahun, banyak remaja putri yang mulai kehilangan ketertarikan untuk berolahraga.

Di mana salah satu faktor yang membuat remaja putri kurang tertarik berolahraga adalah kekhawatiran akan aktivitas yang mengharuskan berpanas-panasan dan berkeringat di bawah terik matahari, serta adanya pandangan bahwa perempuan yang berkeringat terlihat kurang menarik.

Padahal, selain untuk kesehatan, banyak sekali manfaat dari berolahraga sejak usia muda, salah satunya untuk pembentukan karakter seperti menambah rasa percaya diri, mengasah kedisiplinan, sportivitas dan solidaritas.

Terkait hal ini, pada helatan acara virtual roundtable discussion "Perempuan Indonesia Berani #TaklukkanPanasmu" yang digelar secara virtual pada Kamis, 10 Maret 2022, Rahul Bibhuti, Marketing Director Reckitt Indonesia menyatakan,

“Reckitt Indonesia sebagai perusahaan berkomitmen untuk terus berupaya memberikan dampak positif kepada seluruh pemangku kepentingan, salah satunya dalam bentuk mendukung pemberdayaan perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan impiannya serta mengoptimalkan perannya baik dalam karir, keluarga dan masyarakat.”

Tak heran banyak program yang telah dijalankan oleh perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan perempuan diantaranya melalui edukasi terkait sanitasi bagi komunitas dan edukasi bagi perempuan untuk berperan aktif dalam perencanaan keluarga.

Ya, Reckitt, perusahaan dibalik sejumlah merek konsumen dunia yang dikenal dan dipercaya pada kebersihan, kesehatan, dan nutrisi, termasuk Air Wick, Calgon, Cililit Bang, Clearasil, Dettol, Durex, Enfamil, Finish, Gaviscon, Harpic, Lysol, Mortein, Mucinex, Nurofen, Nutramigen, Strepsils, Vanish, Veet, Woolite, dan lainnya.

Di mana sejak mula Reckitt memang hadir untuk melindungi, menyembuhkan, dan melestarikan dalam upaya bersama-sama menciptakan dunia yang lebih bersih dan sehat. Reckitt juga percaya bahwa akses untuk kebersihan, kesehatan, dan nutrisi berkualitas tinggi sebagai hak untuk semua individu, tanpa terkecuali.

Dettol cool body wash

Remaja Putri Berprestasi Indonesia di 3 Cabang Olahraga



Nah FYI, di Indonesia, sejumlah remaja putri yang memiliki semangat dalam bidang olahraga kini tengah berjuang mengukir prestasi untuk mengharumkan nama bangsa di skala nasional dan internasional.

Melihat hal ini, Dettol turut bangga dan terinspirasi atas kegigihan dan ketekunan mereka dalam meraih kesuksesan dalam bidang yang mereka sukai.

Seperti tiga atlet remaja putri berprestasi ini, yang di usia belianya, secara tidak langsung menjadi duta bagi masing-masing cabang olahraga yang digeluti dan menginspirasi remaja dan perempuan Indonesia lainnya untuk berolahraga.
Mereka adalah Nyimas Bunga Cinta (skateboarder berusia 15 tahun), Praisey Blessed (pemain basket berusia 13 tahun) dan Ashaqila Leciashira K Sigar (pemain baseball berusia 12 tahun).

Nyimas Bunga Cinta - Pemain Skateboard - 15 tahun


Nyimas Bunga Cinta, sejak kecil menyukai tantangan dan menemukan passion di olahraga skateboard, kini terus berlatih dan merasa skateboard terus membuatnya penasaran dan menjadikannya sebagai jalan impian.

Atlet skateboard remaja Indonesia yang punya prestasi gemilang ini memiliki motivasi untuk membeli rumah pertamanya dari hasil jerih payah sendiri. Keinginan yang intinya bukan soal tujuan punya rumahnya tapi setiap kali ia menyebut goal-nya ada semangat berkompetisi yang tinggi yang selalu jadi motivasi remaja putri berhijab ini.

"Manfaat yang aku dapat dari skateboarder adalah disiplin, aku orangnya demen keringatan juga sih. Aku juga sering cidera, sering jatuh, kalau masih kuat aku istirahat, atau latihan yang ringan, main aman," ucap Bunga.

Ketika aku jenuh, ya main skate jadi fresh lagi. Aku ingin dari skate ini bisa wujudkan mimpi. Sekarang aku berusaha buktikan komentar enggak enak dari orang lain dengan aksi nyata, latihan untuk bisa dapat prestasi,” ungkap Bunga yang saat acara didampingi Mama tercinta, Ika Damayanti.

Praisey Blessed - Pemain Basket - 13 tahun


Sementara, Praisey Blessed yang sejak kecil konsisten berlatih basket mengakui di masa-masa remaja ini ia harus berjuang untuk terus berfokus pada mimpi yang ingin diraih.

Basket ini seperti jadi passion aku. Dari lingkungan, kebetulan mama juga dulu pemain dan sejak kecil membuatku tertarik. Mama sempat satu tahun berhenti kerja untuk melatih dan memotivasiku, jadi aku ingin terus berusaha berprestasi ke depannya,” ucap Praisey.

"Waktu aku jadi enggak kebuang sia-sia, karena biasanya habis belajar aku langsung siap-siap untuk latihan dengan Mama," ujarnya lagi.

"Manfaat dari basket, dia jadi lebih disiplin, punya tanggung jawab, jadi lebih postif serta mandiri. Enggak ada yang namanya disuruh ini itu. Praisey udah nggak perlu lagi dibangunkan kalau mau sekolah, disuruh belajar, ngerjain PR, latihan, dia sudah tahu membagi waktu," kata Mama Praisey Blessed, Liana Sihombing yang juga mantan pemain Tim Nasional ini.

"Aku enggak pernah merasa jenuh latihan, apalagi kalau latihan ketemu teman-teman aku, mereka jadi mood booster bagiku," tegas Praisey lagi.

"Tantangan terberatku pas baru mulai, lihat orang lain sudah kece, aku jadi enggak pede. Mamaku memotivasi aku untuk terus latihan, kalau mau seperti mereka harus latihan," kata Praisey.

Ashaqila Leciashira K Sigar - pemain baseball - 12 tahun


Sedangkan Ashaqila Leciashira K Sigar, yang ditemani Mama Cut Nyak Dianti Ayu, menyebutkan manfaat fokus ke baseball, "Jadi lebih sabar, latihan membuat aku sabar bermain dengan tim, melatih bekerja sama juga."

"Sebagai pitcher di lapangan, Asha jadi bisa maintain emosi, tidak terpengaruh pada rasa saat itu. Asha jadi lebih bisa mengendalikan emosi," ungkap sang Mama.

"Dia merasa lebih lelah sekolah, kalau weekend mau latihan malah semangat. Latihan jam 6 pagi, malah bangun duluan dia," kata Mamanya.

"Kalau jenuh latihan aku kasih jeda dulu sehari, tapi lihat temen main jadi ikutan juga," tegas Asha.

Dettol Dukung Perempuan Indonesia Taklukkan Panasmu dalam Olahraga

Dettol Dukung Perempuan Indonesia Taklukkan Panasmu dalam Olahraga

Liliyana Natsir,"Tetap Fokus, Konsisten dan Terus Berjuang!"



Liliyana Natsir, salah satu atlet bulutangkis terbaik Indonesia peraih medali emas Olimpiade yang hadir dalam kesempatan yang sama menyatakan,

Menekuni bidang olahraga, khususnya bulutangkis, merupakan passion saya sejak kecil yang mendorong saya untuk menjadi atlet nasional yang dapat mengharumkan nama bangsa."

Sang legenda bulu tangkis yang biasa dipanggil Butet ini berhasil meraih medali emas Olimpiade Rio 2016. Dikisahkan ia akhirnya memutuskan untuk mengambil olahraga bulu tangkis, meski saat kecil ia menyukai semua jenis olahraga.

"Memang dulu waktu kecil semua olahraga saya suka, mau lari, basket, bulutangkis dan lainnya. Tapi setelah umur 11 tahun orang tua saya mengarahkan ke bulu tangkis," ucap Liliyana.

Sebagai perempuan, ia tidak merasa bahwa keringatan dan berpanas-panasan di lapangan adalah suatu halangan, melainkan bukti bahwa ia bangga dapat melakukan sesuatu yang disukai dan berhasil menjadi salah satu yang terbaik.

Ia mengaku sejak kecil berjuang menjadi atlet dengan perjalanan yang tidak mudah juga merasakan bagaimana harus menghindari hal-hal negatif agar bisa tetap berada di jalur menuju prestasi.

Sebagai atlet ia juga mengingatkan untuk selalu menjaga tubuh baik dengan istirahat dan makanan yang membuat kondisi lebih prima.

"Latihan rajin, disiplin, komitmen dan konsisten ini sangat penting. Pergaulan di luar jangan jadi pengaruh buruk untuk kita. Atlet harus beraktivitas dengan keras, yang kadang membuat kita iri dengan teman yang bekerja di ruang AC atau tempat enak. Ini yang membutuhkan perjuangan kita untuk bisa fokus mencapai prestasi,” tandas Liliyana yang lahir tepat di Hari Olahraga Nasional alias 9 September ini.

"Tantangannya, kalau dibilang cukup banyak, bulu tangkis ini olahraga andalan kalau di Indonesia. Dalam setiap event olahraga kita berebut untuk mendapatkan medali emas. Itu sih tantangannya bagi saya. Apalagi saya masuk top five di dunia, tentu ekspektasi masyarakat Indonesia lebih kepada saya dan tim," ujar Liliyana ketika ditanya tantangan menggeluti olahraga bulutangkis ini.

Oia, Liliyana berbagi tips kepada atlet junior terkait cidera yang dialami saat latihan dan menyarankan untuk terus menjaga pola makan, istirahat dan vitamin yang cukup agar tubuh lebih kuat.

"Kalau cidera, kita harus menjaga makan, vitamin, dan juga cukup istirahat, sehingga menjauhkan kita dari cidera-cidera dalam latihan," ucap Liliyana yang resmi memutuskan 'gantung raket' dan pensiun sebagai atlet bulu tangkis profesional pada 27 Januari 2019, saat dirinya masih berada di puncak karir, tepat setelah menjalani pertandingan final Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta.

Kemudian, menyoal olahraga itu identik dengan keringatan, ia mengakui, tapi agar lebih bersih, solusinya ya rajin mandi biar kebersihan kulit lebih terjaga.

Kalau kita rajin mandi, berkeringat pun nggak takut lagi. Lalu otomatis akan lebih percaya diri karena tubuh juga jadi bersih dan wangi,” tambahnya

Sebagai penutup, Liliyana berpesan kepada para atlet-atlet remaja Indonesia untuk bersyukur dengan kelebihan yang dimiliki, terus fokus dan tetap komitmen dalam olahraga.

"Pastinya melihat adek-adek ini saya flashback ingat zaman-zaman saya dulu, tapi kita harus bersyukur tak banyak yang punya kelebihan seperti kita, kita harus serius, komitmen, dalam dunia olahraga, bukan tidak mungkin kita akan jadi terkenal nantinya. yang penting jangan terpengaruh dalam pergaulan di luar sana," tegasnya.

Perempuan dengan ciri khas rambut pendek itu tak lupa mengingatkan, atlet remaja untuk jangan merasa kesal dan iri dengan teman sebaya yang bisa bermain game sepuasnya.

"Kita sebagai atlet harus bangun pagi, harus latihan capek, sakit-sakit badan, lecet, cidera, ada tantangan sendiri buat kita. Jika kita bisa melewati itu, kita bisa jadi atlet remaja super luar biasa dan bertalenta," pungkasnya,

Dettol Dukung Perempuan Indonesia Taklukkan Panasmu dalam Olahraga

Dettol Dukung Perempuan Indonesia #TaklukkanPanasmu dalam Olahraga


Well, kisah Dettol dimulai di rumah sakit 86 tahun yang lalu, di mana Dettol digunakan untuk membersihkan dan mensterilkan peralatan operasi guna melindungi ibu dari penyakit setelah melahirkan.

Semenjak itu, cairan Dettol menjadi metode yang dipercaya dan efektif di berbagai belahan dunia untuk membersihkan luka karena sayatan, gigitan dan sengatan serangga, dan untuk kebersihan pribadi guna membantu ibu melindungi keluarga mereka dari kuman berbahaya. Produk Dettol tak hanya aman digunakan di kulit namun juga ampuh digunakan untuk membunuh kuman di lingkungan sekitar.

Nah, meski Dettol memulai sejarahnya dengan pencegahan infeksi dan penyakit di rumah sakit di Indonesia, misi brand Dettol jauh lebih besar dari itu, yaitu untuk melindungi keluarga sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari di rumah.

Karenanya di setiap tahunnya, Dettol berkomitmen untuk melakukan lebih untuk keluarga di seluruh dunia - mulai dari mengunjungi sekolah-sekolah untuk mengajar anak-anak pentingnya mencuci tangan hingga menyediakan perlengkapan untuk ibu baru dalam membantu merawat kebersihan bayi mereka.

Enggak heran jika dengan komitmennya Dettol menghelat gerakan yang juga untuk melindungi kesehatan perempuan terutama dalam bidang olahraga yang selalu berkeringat saat olahraga.

"Kegiatan ini terinspirasi dari teman-teman yang inspiratif, jika kita punya passion kita pasti fokus di situ kita pasti nggak peduli dengan panas untuk mencapai cita-cita," ucap Alvin Wiradarma, Senior Brand Manager Dettol Healthy Body di kesempatan yang sama.

Selain passion dan bakat, lingkungan yang mendukung juga merupakan salah satu faktor kunci yang dapat memotivasi seseorang untuk meraih impiannya. Sebagai bagian dari masyarakat sudah sepatutnya kita memberikan dukungan kepada generasi muda dan khususnya perempuan yang memiliki passion di bidangnya masing-masing, contohnya dalam berolahraga, dengan bersama-sama membangun perspektif bahwa setiap perempuan yang berani berjuang meraih mimpinya memiliki daya tarik masing-masing sekalipun saat Ia harus berpanas-panasan dan berkeringat.” jelas Alvin.

Oia, selain menggelar gerakan #TaklukkanPanasmu, Dettol juga mempersembahkan inovasi produk yang dapat mendukung masyarakat Indonesia dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulitnya sehingga mereka dapat nyaman melakukan aktivitas berkeringat melalui Dettol Cool Body Wash, produk sabun cair antibakteri yang dapat memberi kesegaran pada kulit setelah beraktivitas dan berkeringat di bawah terik matahari dan melindungi tubuh dari kuman penyebab bau badan dan bakteri selama 12 jam serta memberikan sensasi dingin hingga 5°C

Dengan adanya Gerakan Indonesia #TaklukkanPanasmu, kami harap dapat menginspirasi banyak perempuan Indonesia untuk berani mewujudkan mimpinya dalam bidang olahraga yang mereka sukai tanpa harus khawatir akan halangan panas dan berkeringat, untuk menjadi yang terbaik. Karena banyak sekali potensi pada generasi muda Indonesia yang dapat dikembangkan, asalkan disertai dengan lingkungan yang kondusif,” tegas Alvin Wiradarma.

Ya, selain passion dan bakat, lingkungan yang mendukung juga merupakan salah satu faktor kunci yang dapat memotivasi seseorang untuk meraih impiannya. Maka kita semua mesti mendukung generasi muda yang memiliki passion di bidangnya masing-masing.

"Contohnya dalam berolahraga, dengan bersama-sama membangun perspektif bahwa setiap perempuan yang berani berjuang meraih mimpinya memiliki daya tarik masing-masing sekalipun saat ia harus berpanas-panasan dan berkeringat," tambahnya.

Dettol Dukung Perempuan Indonesia Taklukkan Panasmu dalam Olahraga

Yuk, Tunjukkan Aksi #TaklukkanPanasmu!


Nah, bersamaan dengan gerakan "Dettol Dukung Perempuan Indonesia #TaklukkanPanasmu dalam Olahraga", Dettol  mengajak semua untuk tunjukin aksi # TaklukkanPanasmu dan memenangkan hadiah total hingga puluhan juta rupiah selama periode 10 Maret - 5 April 2022.

Kesempatan yang bagus banget bagi pecinta olahraga dan Moms yang memiliki anak penggemar olahraga untuk ceritakan passion-nya dengan mengekspresikan rasa bangga hadapi panas dan keringat saat/setelah berolahraga. Dan tentunya, untuk jadi inspirasi bagi Indonesia.

Caranya gampang banget:

1. Post foto/video yang menunjukkan aksi kamu menaklukkan panas saat olahraga
2. Cantumkan namamu dan hashtag #TaklukkanPanasmu pada foto/video
3. Ceritakan apa yang menginspirasi kamu (atau si kecil) dalam menekuni olahraga tersebut
4. Upload di IG Feed/IG Reels kamu dengan hashtag #TaklukkanPanasmu dan tag/mention @dettolindonesia

Well, gimana? Siap #TaklukkanPanasmu dengan olahraga? Pasti dong ya!

Yuks, sebarkan inspirasi pada perempuan Indonesia lainnya agar lebih berani meraih impian mereka, salah satunya dalam olahraga, tanpa dihalangi rasa khawatir panas-panasan ataupun keringatan!💚


Salam Semangat

Dian Restu Agustina





Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

35 komentar untuk "Dettol Dukung Perempuan Indonesia Taklukkan Panasmu dalam Olahraga"

  1. Ayo semangat berolahraga! Walaupun berkeringat tapi ga apa-apa karena itu bikin kita sehat ya.. dan jangan lupa mandi pakai dettol :D

    BalasHapus
  2. Setujuu banget dgn semangat #breaktheBias dan #taklukkanPanasmu iniiii
    memang ga bisa dipungkiri, kalo mau olahraga tuh rasanya maless bgt di awal2
    padahal, klo udah dilakoni, malah bikin segerrr, jiwa raga sehaatt!
    pengin ikutan challenge-nya juga aahhhh

    BalasHapus
  3. keren sih nih para atlet putri berprestasi kita, gak takut keringetan demi mengharumkan nama Indonesia di ajang kompetisi olahraga internasional. Dettol ini memang favoritku sih mba terutamanya sabun yang varian coolnya tuh ada sensasi dinginnya gitu

    BalasHapus
  4. Intinya, setiap passion di bidang olahraga, tidak boleh jauh dari dukungan keluarga kayaknya ya,
    Semoga mereka-mereka yang sedang berjuang di bidang olahraga diberi kemudahan, aamiin,
    Good job, dah 🔥🔥🔥

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah saya udah mulai olah raga rutin sejak serahun terakhir. meaki cuma jalan sore selama 1 jam, tp nampak lebih bugar dr sebelumnya

    BalasHapus
  6. wow keren slogannya: #taklukanpanasmu

    karena kita kelamaan terkukung dalam anggapan perempuan cantik harus putih, gak boleh panas-panasan dll

    lha kapan berprestanyi dong?

    BalasHapus
  7. Baca ini jadi kembali ke memori masa remaja. Bener Mbak Dian. Jaman itu ya, apalagi di angkatan saya, main keluar/berkegiatan di luar rumah tuh asik-asik aja. Meski harus terpapar matahari. Olahraga pun kebanyakan outdoor. Dan itu seru-seru aja tanpa harus khawatir kulit menjad legam atau terbakar.

    Sekarang sepertinya mind set sudah berubah. Keringetan tuh bisa di dalam ruang. Gym misalnya atau malah e-sport aja yang jelas-jelas gak kemana-mana. Asik aja berkegiatan dan bersosialisasi tanpa sentuhan langsung dengan teman-teman. Beda banget dengan masa-masa tanpa internet.

    BTW, salut untuk RICKET dan DETTOL Indonesia yg sudah mengajak para perempuan Indonesia untuk menghidupkan kembali kegiatan fisik luar ruang tanpa takut akan sinar atau panas matahari. Tulisannya Mbak Dian well-informed juga. Seneng bacanya.

    BalasHapus
  8. Tiga anak remaja perempuan yang sangat menginspirasi, usia awal belasan tahun tapi prestasinya dalam bidang olahraga sangat membanggakan.

    BalasHapus
  9. sampai sekarang masih aktivitas outdoor nggak, mbak dian? aku dulu zaman sekolah, aktif bwanget. ga peduli juga dengan panas2an. tapi sekarang yaaa malesnyaaaa haha..

    kudu terima tantangan #takhlukkanpanasmu juga ini kayanya

    BalasHapus
  10. Kalau ada beginian ga khawatir lagi dengan bakteri akibat keringat dan kotor, ada teman mandi yang menyegarkan Dettol.

    BalasHapus
  11. Dettol produknya bagus, digunakan keluarga di rumah. Wanginya khas dan awet.

    BalasHapus
  12. Gak takut gerah lagi dong saat berolahraga karena memang manfaatnya gak hanya buat kesehatan aja ya rutin olahraga.
    Apalagi banyak atlet perempuan kita yg berprestasi di bidang olahraga, tentunya menginspirasi bahwa olahraga itu gak perlu cemas dengan kuman dan panas

    BalasHapus
  13. Keringat memang bikin gak pede yaa apalagi bila sudah bercampur kuman, bisa menyebabkan bau tidak sedap yang membuat orang kurang percaya diri. Syukurlah sudah ada dettol yang bisa diandalkan untuk menghempaas manja keringat penyebab bau badan yaa

    BalasHapus
  14. Wah jadi inget jamannya bolak-balik ke Reckitt melakukan pemeriksaan mikrobiologi di ruangan yang dipakai manufacturing Dettol

    BalasHapus
  15. acara yg menarik ya mbak. sekarang byk perempuan diluarsana yg menuai prestasi di bidangnya, termasuk olah raga. gerakan dettol ini patut diacungi jempol

    BalasHapus
  16. Jadi ikut terkagum-kagum melihat semangat para atlit remaja kita yang ternyata keren-keren.. Dettol memang menyegarkan Mbak, kebetulan di rumah selalu sedia dettol.

    BalasHapus
  17. Terimakasih informasinya.
    Sampai lima April saja ya waktunya? Semoga bisa ikutan. Aamiin...
    Kebetulan kami di rumah pun menggunakan produk dettol

    BalasHapus
  18. Inovasi Dettol emang tidak perlu diragukan lagi ya, selalu mengikuti perkembangan zaman. Keren karena saya juga termasuk pengguna Dettol untuk beragam keperluan...

    BalasHapus
  19. Anak-anak kalo aktivitas nya disalurkan ke olahraga emang bagus banget ya, belajar fokus, konsisten dan ensurance 😍 dan gak perlu takut karena ada dettol

    BalasHapus
  20. Dari dulu tak pernah absen pakai dettol. Apalagi di masa pandemi seperti ini. Selain malas juga lingkungan palingan Mbak, Anak saya juga sekarang lebih senang di rumah daripada di luar. Apalagi waktu semuanya dilakukan online.

    BalasHapus
  21. Saya ga takut panas dan keringetan.. Malah suka aja. Tapi memang sih, anak saya ga ada yang suka. Saya ga perhatikan kenapa seperti itu, baca ini malah jadi sepert diberi warning agar membiasaka anak beranas ria dan keringetan. Kan ada Dettol....

    BalasHapus
  22. Memang agak susah membuat remaja putri buat mau beraktivitas di bawah sinar matahari, harus bgt dibiasain dari kecil ya. ini bahasan dan hashtag yang unik, ngajak anak muda buat gak takut panas2an dan berkeringat

    BalasHapus
  23. Wah iya, perempuan harus tetap semangat berolahraga ya mbak
    Jangan khawatir dgn panas panasan
    Ntar bisa di segerin mandi sama Dettol

    BalasHapus
  24. Saya suka olahraga bulutangkis, modalnya cuma raket dan kok. Main pingpong gagal paham mulu. Main tenis, bolanya selalu melambung gak karuan. 🤭 Sekadar hobi dan biar badan bergerak. Sejak pandemi gak pernah lagi. Hiks.

    BalasHapus
  25. Iya sih, panas-panasan juga rasanya saya "emoh". Gerah. Gatal. Tapi salut sama mereka yg happy berjuang walau kepanasan

    BalasHapus
  26. stigmanya dulu kalau anak perempuan olahraga kepanasan jadi item. yg kayak gini patut dirumah karena rutinitas olah raga dan merawat diri bisa jalan bersamaan

    BalasHapus
  27. nah ini berusaha olahraga lagi, kalah banget sama rasa wegahnya, sepertinya saya harus memaksa diri untuk berolahraga lagi

    BalasHapus
  28. nah ini berusaha olahraga lagi, kalah banget sama rasa wegahnya, sepertinya saya harus memaksa diri untuk berolahraga lagi

    BalasHapus
  29. Aku banget itu kalau takut panas haha, jadi kalau mau olahraga harus pagi-pagi banget atau sore. Kalau pun terpaksa ya pakai sunblock hihi

    BalasHapus
  30. Memulai olahraga dan konsisten untuk olahrga itu lumayan susah banget
    Saya pakainya body wash yang varian lasting fresh dari awal pandemi sampai dengan sekarang

    BalasHapus
  31. Olahraga, berkeringat? Dengan dettol bakteti lewat prestasi didapat. 😉

    BalasHapus
  32. Pas banget saya juga gunakan Dettol terutama kalau sehabis kena air hujan . Kayak cipratan atau genangan yg kena kaki duhh pasti bikin panas karena gatel. Tapi kalau disiram larutan Dettol langsung ilang panas dan gatelnya heheh

    BalasHapus
  33. Laily Fitriani15 Maret 2022 22.06

    Olahraga sejak dini ini bagus banget untuk melatih anak mau berolahraga. Salut buat anak-anak di sini yang always berolahraga, soalnya olahraga itu rada susah juga lho Mbak, padahal penting yaa. Happy banget daku kalau berkeringat, berasa olahraga beneran nih. Duh, jadi mau olahraga rutin nih Mbak.

    BalasHapus
  34. wah salut dengan 3 remaja putri di atas yang sudah terjun ke dunia olahraga secara profesional. memang dunia olahraga ini secara tidak langsung melatih kedisiplinan kita dong yaa. kayak anak tetangga ibuku juga dia masuk klub tinju dan cukup berprestasi karena disiplin latihan. kalau soal keringat bisa diatasi dengan rajin mandi dan pakai deodoran ya, mbak

    BalasHapus
  35. Baru tahu ada detol varian ini

    BalasHapus