Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Berenang di Kolam Renang Tirta Wira Yudha Brigif Mekanis 16/WY Kediri

Kolam Renang Tirta Wira Yudha Brigif Mekanis 16/WY Kediri jadi tujuan wisata olahraga saya dan anak-anak saat pulang kampung ke Kediri di akhir tahun ini. Meski kolam ini sudah diresmikan sejak 13 Desember 2018, saya baru berkesempatan mengunjunginya karena selama pandemi saya memang pulangnya kilat dan tak bisa berlama-lama di kota kampung halaman saya ini. Juga biasanya saya berenang di kolam renang langganan setiap kami ke Kediri.

Nah, kolam renang ini berlokasi tak jauh dari rumah orangtua saya, hanya 4 km saja jaraknya. Tepatnya berlokasi di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, satu kawasan dengan Markas Brigif 16 Wira Yudha Kediri yang memiliki nuansa alami karena berada di lereng Gunung Klotok. 

Kolam Renang Brigif 16 ini memiliki fasilitas yang cukup komplit, seperti area parkir kendaraan, toilet bersih, berdekatan dengan kawasan obyek wisata sejarah Gua Selomangleng dan Museum Airlangga, dan dilengkapi dengan sentra kuliner, penangkaran rusa dan beberapa objek wisata di sekitarnya.

Sebuah pilihan tempat yang pas buat berolahraga dengan udara segar dan pemandangan pegunungan yang menyejukkan mata! 





Pengalaman Berenang di Kolam Renang Tirta Wira Yudha Brigif Mekanis 16


FYI, dulu lokasi di sekitar markas Brigif Mekanis 16 Wira Yudha ini gersang, dan tak banyak bangunan. Bukit itu akhirnya menjadi markas Brigif 16 yang kemudian dilengkapi dengan tempat wisata di antaranya wisata olahraga Kolam Renang tirta Wira Yudha yang diresmikan pada 13 Desember 2018 oleh Pangdam V Brawijaya.

Kolam renang ini dilengkapi dengan area parkir kendaraan yang cukup luas dengan biaya parkir 5K (dipungut saat masuk kawasan Brigif). Sementara tiket masuk kolam sangat ramah di kantong, yakni: dewasa 12K, anak 7K dan anggota TNI/Polri 5K.

Bangunan khas TNI AD nampak dari bangunan kompleks kolam renang yang memang berada berjejeran dengan beberapa perumahan dinas di area markas.

Setelah membayar tiket di loket masuk, pengunjung akan memasuki kawasan kolam, dimana di sana kita diminta melepaskan alas kaki dan meletakkan di rak sepatu/sandal yang tersedia untuk tujuan kebersihan area. Menuju ke arah dalam, nampak kolam anak menyambut dengan perosotan dan timba tumpah dengan kedalaman kolam sekitar 50 cm. 

Kolam anak ini dikelilingi kios makanan/minuman, musholla, ruang bilas juga sudut lifeguard dengan dua orang petugas yang mengawasi keamanan pengunjung yang berenang dan sekitar area.

Sesekali petugas ini meneriaki seseibu yang menghampiri kolam renang untuk menyuapi anaknya. Memang ya, sudah ada dituliskan peraturan dilarang makan/minum di kolam tetap aja dilanggar. Duh!

Selain itu petugas juga nampak mengingatkan rombongan abege yang datang dengan pakaian lengkap (kaos dan celana panjang/pendek) yang langsung ingin masuk ke kolam dewasa. Padahal juga sudah ada peringatan untuk memakai baju renang atau standarnya dan bukan pakaian lengkap saat berenang karena akan membahayakan.

Kemudian, ada kolam dewasa berukuran kolam olimpiade dengan kedalaman 1-3 m. Kolamnya bersih dan dikelilingi beberapa tempat duduk juga tribun untuk penonton. Tempat duduk ini ada yang berupa gazebo ada juga yang hanya bertutupkan jaring saja, jadi panas pasti kalau pas matahari sedang terik-teriknya. 

Maka, sebaiknya tak lupa saat akan berenang maupun hanya mengantar seperti saya tetap pakai tabir surya buat melindungi kulit wajah dan tubuh kita. Pokoknya skincare kalau lagi aktivitas outdoor begini wajib hukumnya, biar muka enggak gosong, ya!

Nah, saat saya datang kolam belum terlalu padat, jadi masih bisa duduk santai nungguin anak sambil nikmatin view di sekitar.

Oia, selain sebagai tempat latihan fisik para anggota kesatuan Brigif 16 Wira Yudha, kolam juga dibuka untuk umum termasuk dipakai les berenang juga latihan atlit yang tergabung dalam club renang Dragon Wira Yudha. 

Senang banget melihat anak-anak yang latihan berenang yang nampak pro renangnya, dengan arahan pelatih masing-masing. Meski sedang libur sekolah mereka tetap semangat berlatih. Salut!



Kelebihan dan Kekurangan Kolam Renang Tirta Wira Yudha Brigif Mekanis 16 

Yang bikin saya betah di Kolam Renang Tirta Wira Yudha ini karena udara segarnya. Maklum lokasinya di lereng Gunung Klothok, jadi di sekeliling kawasan itu hutan. Apalagi sejak ada markas ini reboisasi terus digalakkan sehingga sejauh mata memandang perbukitan yang di masa kecil saya tandus kini kelihatan hijau bikin adem mata memandang sekeliling kawasan.

Selain pemandangan hijaunya perbukitan, juga terlihat dari kolam, deretan kafe kekinian di pinggir jalan yang posisinya di atas kolam yang menawarkan aneka menu lokal, kopi-kopian, makanan ala Korea, dan lainnya

Lalu menurut anak saya, kolam renangnya beneran ideal untuk berolahraga karena ukuran panjangnya yang bikin bisa bolak-balik dengan puasnya. Apalagi airnya bersih dan tak tercium bau kaporit yang keras seperti layaknya kolam renang di kota besar.

Kemudian, bawa makanan dan minuman juga diperbolehkan ini memudahkan bagi yang datang berombongan karena bisa sangu bekal dari rumah. Lebih hemat pasti apalagi ditambah harga tiketnya yang murmer tadi...

Sekitar kawasan juga terjaga kebersihannya, petugas terlihat membersihkan area dan membuang sampah yang ada.

Sayangnya, kata anak saya di ruang bilas laki-laki hanya 2 shower yang berfungsi sehingga anak-anak saya harus mandi di toilet/WC bukan di kamar bilas. Juga area bilas/toilet ini gelap, kurang penerangan. Semoga ini jadi perbaikan pihak pengelola ke depan.

Well, kamuuuu, yang di Kediri atau mau main ke Kediri bisa berenang di sini ya. Kawasan Barat Kediri kini pas benar dikunjungi, bisa seharian puas berwisata, lengkap destinasinya dan aman biayanya...!💖


Selamat Berwisata

Dian Restu Agustina



Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

8 komentar untuk "Pengalaman Berenang di Kolam Renang Tirta Wira Yudha Brigif Mekanis 16/WY Kediri"

  1. Asri banget sekitar kolam renang ini kak dian. Semakin bertambah segar udara di kolam renangnya.
    Memang menyenangkan kalo berenang tapi gak terik banget. Tiket masuknya juga lumayan hemat banget. Kalo musim liburan juga gak dinaikin ya kak?
    Semoga pengelola menambah shower dan fasilitas di kamar mandi ya.
    Kemarin saya juga ke tempat pemandian yang enak tapi sayangnya kamar mandi terbatas. Jadi ngantri banget cuma mau bilasan.

    BalasHapus
  2. View-nya bikin mata dan badan terasa rileks ya mbak. Hijau2 segerrrrr. Tampak sejuk bangeeet. Sepakat banget kl tiket masuknya cukup terjangkau.

    BalasHapus
  3. Kalo kolam renang punya tentara namanya selalu pake tirta keknya.
    Di dekat rmh saya di Medan juga ada kolam renang tentara, namanya pake tirta juga. Tirta Kartika.
    Tapi yang Tirta Wira Yudha ini, bagus kolamnya..
    Biruuuuu...
    Tiket masuknya juga ramah di kantong
    Tapi saya belom pernah masuk ke kolam renang itu.
    Kolam renang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belom pernah masuk ke kolam renang tirta kartika, maksudnya.
      Duh tulisan komen saya di atas jadi loncat-loncat. Maapin mba

      Hapus
  4. Klaau di Bandung ada nggak kolam renang mlik tentara untuk umum? saya biasanya pilih yang ada jam khusus perempuannya karena di beberapa tempat ada yang begitu.

    BalasHapus
  5. Kolam renang Tirta ini mengingatkan saya ke kolam Tirta Yonif Raider 300 di Cianjur. Batu dan dibuka untuk umum juga. Kebetulan lokasinya dekat, samping perumahan tempat kami tinggal di Cianjur kota. Sayang liburan ini ga bisa main ke sana, secara hujan terus dan juga masih perbaikan dampak Gempa
    Banyak kesamaan mungkin karena sama sama kolam renang yang dibawah naungan TNI ya ...

    BalasHapus
  6. wih serunya, lengkap ya ada arena kolam bermain anaknya jg :) punya tentara gini pasti lebih terawat deh fasilitasnya

    BalasHapus
  7. Ya ampyunn murah banget mbak dian, dengan fasilitas mainan air yang lumayan lho...tempatnya juga luas. Jadi salah satu wisata air yg wajib di kunjungi masyarakat nih karena murah.

    BalasHapus