Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renovasi Rumah Open Space, Konsep Terbuka Bikin Makin Betah

Temaaan, desain rumah open space atau open plan sangat hemat ruangan karena tidak ada sekat atau pembatas yang seakan mengkotak-kotakkan ruangan. Meski memang sih, membangun rumah berdesain open space speperti ini tidak murah. Tapi ada pinjaman uang di bank yang bisa dimanfaatkan untuk mewujudkannya.

Well, rumah open space mulai jadi pilihan para arsitek dari tahun 1990-an. Kini, banyak orang mengidam-idamkan rumah berkonsep serba terbuka seperti ini. Desain ini akan memaksimalkan semua fungsi ruangan dan mengurangi sekat pemisah. Hanya ruangan tertentu saja yang akan diberikan sekat untuk menjaga privasi.

Alih-alih mengandalkan dinding sebagai penyangga struktural, rumah dengan desain open plan cenderung menggunakan balok struktural sebagai bagian interior karena lebih fleksibel untuk diubah. Balok ini bisa dijadikan pemisah, dipotong di bagian tengah, atau dijadikan pintu penghubung.

Renovasi Rumah Open Space, Konsep Terbuka Bikin Makin Betah
sumber: https://www.pexels.com/photo/open-floor-plan-with-kitchen-and-balcony-doors-10827392/

Keunggulan dan Inspirasi Desain Rumah Open Space


Nah, sebelum merenovasi rumah yang kamu tempati saat ini dan mengubahnya menjadi open space house, ada baiknya untuk mencari tahu dulu apa saja keunggulan dan kekurangannya sebagai bahan pertimbangan. Jadi, pinjaman uang ke bank yang kamu ambil untuk renovasi nantinya tidak akan sia-sia gituuu.
  • Keunggulan Rumah Open Space
Open floor plans memiliki keunggulan yang akan mengubah pandangan kamu untuk segera mengubah gaya desain rumah saat ini. Keunggulan tersebut di antaranya:

Hemat Listrik

Umumnya, rumah bergaya open space akan banyak memanfaatkan kaca sebagai pembatas ruang atau dinding. Rumah ini juga tidak banyak sekat di dalamnya, sehingga lebih terasa luas. Nah, keadaan inilah yang memudahkan cahaya masuk ke dalam rumah sehingga tampak lebih terang. Kamu jadi tidak perlu menghidupkan lampu di siang hari.

Sirkulasi Udara Jadi Lebih Baik

Rumah bergaya open plan akan membuat sirkulasi udara di dalamnya menjadi lebih baik daripada rumah bergaya konvensional. Hal ini disebabkan banyak ventilasi dan jendela di dalam rumah tersebut. Terlebih, ketika kamu memakai kaca sebagai material dinding, rumah akan semakin terasa lebih hangat di waktu siang hari. Oia, agar rumah lebih menyejukkan, kamu bisa menempatkan beberapa tanaman yang diletakkan di dalam pot. Bisa juga membuat sudut taman kecil di salah satu ruangan paling nyaman untuk bercengkerama dengan keluarga, yaaa.

Ruangan Bisa Multifungsi

Tiap ruangan bisa digunakan untuk apa saja sebab tidak ada sekat yang mengkotak-kotakkan antar ruang. Tidak ada aturan pasti ruangan A untuk tamu, ruangan B untuk keluarga, atau sejenisnya. Semua bisa diubah jadi ruang tamu, ruang keluarga, atau bahkan ruang rekreasi.

  • Kekurangan Rumah Open Space
Tapiiii, ada kelebihan, sudah pasti akan ada kekurangan. Nah, desain open space pun memiliki kekurangan, yaitu:

Biaya untuk Renovasi Lebih Mahal

Meskipun tanpa sekat dan cenderung terbuka untuk semua ruangan, tetapi biaya untuk pembangunan rumah berdesain ini justru lebih mahal daripada rumah konvensional pada umumnya. Sebab, penggunaan baja maupun balok laminasi yang dijadikan penyangga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Akan tetapi, kamu bisa memanfaatkan pinjaman uang di bank untuk proses renovasinya.

Kontrol Suara yang Buruk

Tanpa dinding partisi yang biasanya digunakan untuk memblokir kebisingan dari luar, rumah bergaya open space cenderung buruk dalam hal ini. Sebab, semua kebisingan di luar bisa masuk ke dalam rumah dengan mudah.

Renovasi Rumah Open Space, Konsep Terbuka Bikin Makin Betah
sumber: https://www.pexels.com/photo/kitchen-island-and-barstools-534151/

Inspirasi Desain Rumah Open Space


Untuk merenovasi rumah agar bergaya terbuka, tentu diperlukan inspirasi desain sebagai referensi. Nah, berikut beberapa contoh desain dari rumah berkonsep terbuka:

Open Space untuk Rumah Satu Lantai

Rumah ini cocok untuk keluarga kecil dengan dua orang anak. Di dalam satu bangunan, ruang keluarga dengan ruang makan dijadikan satu tanpa pembatas, sehingga ruangan tampak lebih lengang. Dinding yang mengarah ke halaman belakang bisa menggunakan kaca dan membangun taman di belakang untuk bersantai.

Open Space untuk Rumah Dua Lantai

Ruang gerak di dalam rumah open space dengan dua lantai akan lebih leluasa. Karena tiap ruangan bisa dibuat berukuran lebih lebar dan luas. Misal, di lantai satu hanya akan difokuskan untuk ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan.

Pemisah hanya diberikan di dinding ruang tamu untuk menjaga privasi keluarga. Kemudian, di lantai dua digunakan untuk kamar setiap anggota keluarga dan ruang bekerja.

Kisaran Harga untuk Renovasi dan Isi Perabot Rumah Open Space


Biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun rumah berkonsep open space tentu tidak sedikit. Setidaknya, kamu memerlukan dana sekitar Rp200–300 juta untuk pembangunan bagian luar. Sedangkan bagian interior dan perabot, bisa setengahnya, tergantung tipe perabot apa yang akan kamu beli.

Bangun Rumah Open Space dengan Pinjaman Uang di Bank


Nah, merenovasi rumah akan jauh lebih mudah dengan adanya pinjaman uang ke bank dari DBS KTA. Pinjaman ini tanpa agunan yang akan meringankan kamu dalam membayar cicilan bulanan.

Selain itu, pinjaman tanpa agunan ini memiliki plafon maksimal Rp300 juta dengan lama tenor hingga 36 bulan. Bunga yang diberikan flat mulai dari 0,88% per bulan. Persyaratan mudah dan anti ribet dan approval hanya butuh 3-5 hari kerja.

Untuk syarat pengajuan, kamu hanya perlu berdomisili di Jabodetabek, memiliki NPWP & e-KTP, berpenghasilan minimal Rp5 juta per bulan, dan memiliki kartu kredit di bank lain minimal Rp10 juta.

Ingin realisasikan renovasi rumah open space? Maka lebih baik segera ajukan pinjaman uang di bank yang paling recommended yaitu DBS KTA. Informasi lebih lanjut, klik laman https://www.dbs.id/id/treasures-id/kta/pinjaman-dbs-kta.page. yaaađź’—


Happy Sharing

Dian Restu Agustina








Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

Posting Komentar untuk "Renovasi Rumah Open Space, Konsep Terbuka Bikin Makin Betah"