Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Jenis Semen yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Bangun Rumah Ramah Lingkungan

Bahan bangunan ramah lingkungan belakangan ini menjadi salah satu materi diskusi saya dan suami. Tumben sekali, kami ngobrolin tema seperti ini. Bermula dari kapan hari saat pillow talks, tercetuslah ide untuk membangun rumah di atas tanah kami di Kediri, sebelum tiba masa pensiun nanti. 

Ya, beberapa tahun lagi suami saya berakhir masa kerjanya. Sejak lama, kami sudah mempersiapkan diri termasuk punya celengan lahan di kampung halaman. Meski, saat membelinya, sejatinya kami masih ragu, apakah pasca purna karya bakal stay di Jakarta atau balik ke kampung saja.

Tapiii, mengingat Jakarta makin hari makin ruwet, macet, ribet hingga bikin mumet, maka kurang pas rasanya buat tempat tinggal di masa senja. Karenanya, pulang kampung dan menetap di sana untuk mengisi hari tua adalah solusi terbaiknya.

Berikutnya, pembahasan kami pun berlanjut pada hunian berkonsep apa yang akan kami pilih nanti. Mengingat konsep rumah yang beragam yang pastinya perlu dipertimbangkan agar sesuai dengan kebutuhan. Tapi, satu hal yang pasti, kami memutuskan untuk membangun hunian dengan bahan bangunan ramah lingkungan!



Mengapa Pilih Bahan Bangunan Ramah Lingkungan?

Well, konsep hunian impian berbahan bangunan ramah lingkungan kami ini, tak serta merta timbul begitu saja. Ini didasari akan keprihatinan kami pada kerusakan lingkungan akibat pembangunan yang terus meningkat pesat, yang memengaruhi keseimbangan alam seperti emisi gas efek rumah kaca, turunnya kualitas udara, kurangnya aliran air tanah dan berkurangnya sumber daya.

Bukannya sok idealis ya, tapi kalau dipikir lebih panjang, ketersediaan bahan bangunan oleh alam mempunyai angka keterbatasan, di mana pada suatu waktu akan habis dan alam tidak dapat menyediakan lagi.

Karenanya, diperlukan langkah untuk menjaga kelestarian sumber daya alam sementara kebutuhan manusia yang terus berkembang juga dapat terpenuhi dengan baik. Di antaranya dengan penerapan konsep pembangunan berkelanjutan, yakni pemenuhan kebutuhan sekarang tanpa merugikan generasi masa depan. 

Tentu, agar anak cucu nantinya, masih terus bisa terpenuhi kebutuhannya!

Nah, sebagai salah satu langkah, dapat mulai dilakukan dari rumah. Dan, langkah awal sekali pastinya saat mulai membangun sebuah rumah seperti rencana kami. 

Ini menjadi tahap penting karena rumah akan berdiri selama puluhan tahun. Maka, pada saat mulai membangun perlu diperhatikan hal-hal untuk membuat rumah ramah lingkungan yang tidak hanya akan menyelamatkan lingkungan tetapi juga akan membuat penghuninya lebih sehat dan nyaman.

Etapiii, apa saja ya kriteria bahan yang dikategorikan sebagai bahan bangunan ramah lingkungan?
  • Material pembuatannya tidak mengandung zat-zat berbahaya bagi lingkungan
  • Tidak beracun saat sudah digunakan maupun sebelum digunakan
  • Pembuatan bahan tidak mengakibatkan kerusakan pada lingkungan
  • Membuat pemakainya satu langkah lebih dekat dengan alam karena material ramah lingkungan
  • Material dapat terurai dengan alami dan cepat
  • Mudah didapatkan 
  • Bahan bekas yang masih bisa dipakai, diberi sentuhan dan pembaruan agar tetap bisa digunakan 
 

Membangun Rumah Ramah Lingkungan


Jadi, terlepas dari model rumah yang akan dipilih, kita masih bisa membuat rumah ramah lingkungan sebagai langkah nyata melestarikan alam ini. Nah, untuk tahapan proses pembangunannya dengan cara:

1. Meminimalkan Penggunaan Bahan Bangunan

Merancang desain yang tepat dan matang penting agar tidak banyak bahan bangunan yang terbuang. Kesalahan desain memungkinkan ada bagian yang sudah dibangun akan dibongkar ulang sehingga bahan bangunan terbuang percuma. Enggak itu saja, penggunaan bahan bangunan secara hemat dan tepat juga perlu diperhatikan, dengan tidak membeli secara berlebihan, agar material tak bersisa.

2. Memilih Bahan Bangunan Ramah Lingkungan

Beberapa bahan bangunan ramah lingkungan misalnya: atap baja ringan, kusen pintu/jendela alumunium/PVC, plafon gypsum, penggunaan kayu daur ulang, permeable ceramic paving (PCV) jenis keramik berbahan alam yang memiliki sifat yang dapat menyerap air sehingga bisa memberikan tambahan cadangan air tanah di lingkungan, batu bata yang dapat menyerap udara panas, bambu yang sangat kuat dalam menopang beban berat meski bobot bambunya ringan, dinding jerami yang diletakkan pada ruang antara kolom dan kerangka balok sebagai insulasi yang baik, dan lainnya.
 
3. Rumah Hemat Energi Listrik

Menghemat energi listrik dengan membuat desain rumah dengan bukaan cahaya alami yang memadai sehingga tidak perlu menggunakan listrik pada pagi dan siang hari, bikin ventilasi yang baik agar sirkulasi udara bagus sehingga mengurangi penggunaan AC, dan membuat water torn untuk menampung air.

4. Menggunakan Energi Alternatif

Memanfaatkan energi matahari atau tenaga angin untuk pemanas air atau yang dengan sistem yang lebih kompleks dapat memenuhi kebutuhan energi listrik untuk seluruh rumah.

5. Menghemat Penggunaan Air

Menghemat air sejak pembangunan rumah dengan menggunakan kloset dual flush yang hemat air dan menggunakan kran sensor, merancang pembuangan dan pengolahan air agar dapat didaur ulang yaitu dengan memanfaatkan limbah air dari dapur dan kamar mandi diolah kembali sehingga dapat digunakan untuk menyiram tanaman, cuci mobil, dan lainnya, menabung air dengan membuat sumur resapan dan membuat lubang biopori di taman.

6. Membuat Taman

Menanam berbagai tanaman yang berfungsi sebagai penahan air hujan, menjaga kestabilan dan kesuburan tanah dan menghasilkan oksigen, pelindung panas, penahan debu, penyejuk mata, sehingga rumah dapat menjadi lebih nyaman bagi penghuninya.



Bahan Bangunan Ramah Lingkungan untuk Membangun Hunian Impian 


Well, ide untuk rumah di hari tua sudah ada yakni hunian berbahan bangunan ramah lingkungan. Tinggal tunggu deh eksekusinya! Terkait hal ini pasti pemilihan bahan bangunan yang berkualitas diperlukan agar rumah impian kami terwujud sesuai keinginan. Nah, selain pasir, bata, batu kali, koral, dan lainnya, semen adalah bahan bangunan yang utama. 

Semen, adalah material pabrikan yang merupakan salah satu komponen utama untuk pekerjaan struktur beton dan pekerjaan pasang dinding, plesteran, acian, pemasangan keramik, yang memiliki unsur pokok: 
  • Batu kapur (Cao) sebagai sumber utama
  • Tanah liat yang mengandung senyawa SiO2, Al2O3, dan Fe2O3
  • Pasir kwarsa/batu silika (ditambahkan apabila pada tanah liat sedikit mengandung SiO2)
  • pasir besi (ditambahkan apabila tanah liat sedikit mengandung (Fe2O3)

Nah, untuk memilih semen yang berkualitas baik terdapat beberapa faktor yang harus menjadi perhatian, di antaranya: 
  1. Berlogo SNI (Standar Nasional Indonesia)
  2. Kemasan tidak rusak
  3. Tidak terlalu lama disimpan, idealnya maksimal penyimpanan semen paling lama 1 bulan
  4. Tidak menggumpal dan terlihat kasar
  5. Dilihat dari warnanya idealnya adalah abu-abu kehijauan (grey greenish)
  6. Cara penyimpanan: dalam ruang tertutup, permukaan lantainya harus datar, tidak langsung diletakkan di atas tanah, tumpukan jangan terlalu tinggi, maksimal 10 sak

3 Jenis Semen yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Bangun Rumah Ramah Lingkungan


Lalu, jenis semen yang perlu diketahui sebelum bangun rumah ramah lingkungan, apa saja? Ini dia:

1. Semen Padang PCC 50 kg

Semen Padang merupakan merk semen tertua di Indonesia.Sejarah membuktikan bahwa pabrik semen Padang merupakan pabrik semen pertama di Indonesia. Pabrik semen Padang terletak di Indarung, Sumatera Barat. Daerah Indarung terkenal memiliki bahan baku semen terbaik di Indonesia. Sehingga semen Padang memiliki produk semen berkualitas tinggi yang banyak digunakan hingga sekarang.


2. Semen Tiga Roda PCC 50 kg

PCC (Portland Composite Cement) digunakan untuk bangunan-bangunan pada umumnya, sama dengan penggunaan semen Portland jenis I dengan kuat tekanan yang sama. PCC mempunyai panas hidrasi yang lebih rendah selama proses pendinginan dibandingkan dengan semen Portland jenis I, sehingga akan lebih mudah dan menghasilkan permukaan beton atau plester yang lebih rapat dan lebih halus



3. Semen SCG PCC 50 kg

Inovasi formula terbaru dari Semen SCG diformulasikan khusus agar sesuai untuk pekerjaan yang membutuhkan keterampilan, memiliki tekstur semen yang lebih halus, rendah penyusutan serta daya rekat tinggi sehingga memudahkan dan mempersingkat waktu pengerjaan plesteran dan acian, Semen SCG juga sesuai untuk aplikasi beton, pasangan bata dan pekerjaan konstruksi lainnya.  



Jadi Semen Pilihan Saya dan Suami yang Mana?


Well, setelah menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya, kami pun memutuskan memilih Semen PCC 40 kg

Inovasi formula terbaru dari Semen SCG yang diformulasikan khusus agar sesuai untuk pekerjaan yang membutuhkan keterampilan, memiliki tekstur semen yang lebih halus, rendah penyusutan serta daya rekat tinggi sehingga memudahkan dan mempersingkat waktu pengerjaan plesteran dan acian, yang juga sesuai untuk aplikasi beton, pasangan bata dan pekerjaan konstruksi lainnya.

Yes, semen SCG Portland Composite (PCC) dengan berat 40 Kg, memiliki daya ikat kuat dan rendah penyusutan yang cocok dipergunakan untuk pemasangan batu bata, plesteran, acian dinding, serta aplikasi beton. 

Semen SCG PCC 40 kg merupakan inovasi formula terbaru dari Semen SCG yang kuat dan tahan lama yang membuat dinding dapat mencapai kekeringan pada waktu yang tepat sehingga menghemat waktu pengerjaan dan biaya konstruksi. Formula khusus ini juga membuat tekstur semen lebih halus dan menambah daya rekat sehingga lebih mudah diaplikasikan, menghasilkan dinding yang halus, kuat sekaligus indah.

Nah, lahan sudah disiapkan, ide konsep rumah telah diputuskan, bahan bangunan ramah lingkungan yang terbaik siap mewujudkan. Tinggal eksekusinya, semoga semua lancar jaya! 

Mohon doanya, yagesya....!💕


Salam

Dian Restu Agustina



Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

63 komentar untuk "3 Jenis Semen yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Bangun Rumah Ramah Lingkungan"

  1. ini sodaraku juga ada yg berniat bangun rumah (dan rumah tangga😆🤩)

    udah mulai browse, nanya2 semen apa yg Ok.
    baeklaaahhh aku mau infoin k doi

    BalasHapus
  2. Banyak cara melestarikan lingkungan, salah satunya menggunakan semen ramah lingkungan ini.
    Karena memang sustainable development kudu dipikirkan dari semenjak membangun rumah

    BalasHapus
  3. Baru tau ada semen ramah lingkungan
    Dan baru tau juga kita bisa memilih semen, kirain semua semen sama, hehehe
    Informatif banget

    BalasHapus
  4. Aamiin. Semoga eksekusi si hunian ramah lingkungan yang jadi impian Mba Dian lekas terlaksana. Aku baru eungeuh nih kalau semen itu ada kriterianya sendiri. Maklum ya Mba, taunya waktu renov rumah kemarin yaaa ikuti saran tukang yang ngerjain. Ternyata ada poin ramah lingjungan juga yang harus dopertimbangkan selaij ketahanan bahan semennya juga.

    BalasHapus
  5. Wah sekarang semua produsen produk semen sudah mulai sadar akan pentingnya produk dengan wawasan lingkungan. Beruntungnya, banyak produk semen di Indonesia yang sudah berwawasan lingkungan sehingga bisa mencegah dampak perubahan iklim dan global warming.

    BalasHapus
  6. eehhh... semen yang terkenal itu ternyata gak masuk list semen yang ramah lingkungan yaa ternyata..
    informatif artikel nih kak pas buat ngasih info mamaku yang lagi kuriak rumah hihi

    BalasHapus
  7. Menajga lingkungan jadi tanggung ajwab bersam ya, Kak. Termasuk dalam membangun rumah atau apapun harus mempertimbangkan faktor lingkungan juga ya. Mulai dari bahan, dan lainnya

    BalasHapus
  8. Lingkungan rumah di foto kedua itu cantik bangeeeet ... sekaligus membawaku traveling ke masa kecil. Nggak sama sih, tapi ada "sesuatu" yang jadi benang merahnya.
    Btw sebelum tahu Semen Tiga Roda itu ramah lingkungan, dari dulu juga make semen itu sih, Mbak.

    BalasHapus
  9. Baru dengar ada semen PCC ini, kalau dua semen lainnya cukup sering denger. Jadi daya ikatnya lebih kuat ya. Emang kalau mau membangun rumah tu sebaiknya pilih semen yang berkualitas bagus supaya bangunannya pun kokoh ya mbak.

    BalasHapus
  10. Memilih bahan bangunan rumah ini nggak bisa sembarangan ya mbak
    Harus dilihat kualitasnya, selain itu juga akan lebih baik jika bahannya juga ramah lingkungan ya mbak

    BalasHapus
  11. Ternyata bahan bangunan juga ada yang ramah lingkungan, dong...
    Selain berkualitas dan ramah lingkungan pasti bahan bangunan ini jadi pilihan banyak kustomer, nih.
    Suka bangeet liat rumah minimalis tapi tamannya luas, cantik dan teduh pula.

    BalasHapus
  12. MashaAllah Mbak Dian. Saya sama suami loh sudah beberapa kali ngobrolin soal rumah pensiun di Bali. Pengen punya rumah yang ramah lingkungan dengan beberapa fasilitas yang menunjang kegiatan saya sebagai crafter dan penulis. Rumah yang kaya dengan penghijauan dan lahan untuk tanaman.

    Baca ini jadi ingin saya forward ke suami. Biar kami punya persiapan yang pas dan sesuai dengan impian. Terutama untuk urusan semen yang ramah lingkungan.

    BalasHapus
  13. Up date banget nih infonya mom Dian tentang bahan bangunan ramah lingkungan. Aku dulu lagi bangun rumah 5 th yang lalu minta pemborongnya pake semen 3 roda. Next time kalau ada rejeki bangun rumah mau coba semen PCC 40 kg.

    BalasHapus
  14. Ini nih informasi keren. Secara ya pembangunan kan akan terus ada. Harusnya memang menggunakan bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan. Biar membantu sedikit menghentikan kerusakannya. Nanti aku akan pertimbangkan penggunaan semen PCC untuk bangun rumah juga lah.

    BalasHapus
  15. Oh karakteristik semen pun ada yang ramah lingkungan ya..
    Sehingga mengurangi jejak karbon yang dihasilkan selama pembangunan sebuah bangunan. Inginnya bangunan yang dibangun bisa long last dan minim perbaikan. Ini kuncinya di memilih bahan yang baik sejak awal.

    BalasHapus
  16. noted buat saya yang kebetulan tahun ini berencana membangun rumah. jujur aja, saya baru tahu ada semen yang ramah lingkungan setelah membaca artikel nanti. nanti mau coba cari semennya ahh, semoga ada

    BalasHapus
  17. Wahh sekarang makin banyak aja ya barang yang ramah lingkungan sehingga menjaga bumi kayak semen Padang PCC nya! Bersyukur banget lho ada dan semoga semakin dikenal luas orang ya biar kita bisa terus jaga alam

    BalasHapus
  18. Semakin banyak produk ramah lingkungan saat ini ya mba, tak kalah semen Padang pun juga ikut andil dalam menjalankan sustainability terkait green lifestyle sekarang. Makin nyaman nih milih produk.yg rķmah lingkungan dan hasil

    BalasHapus
  19. Baru tahu kalau ternyata semen itu macam macam jenisnya. Aku kira selama ini semua semen itu sama. Kalau membangun sendiri rumah dari awal enaknya kita bisa memilih bahan sendiri ya mbak...

    BalasHapus
  20. Menghemat waktu pengerjaan dan biaya konstruksi, bagian ini nih yang menarik juga kalau membangun rumah menggunakan SCG PCC 40 kg, selain lebih ramah lingkungan tentunya. Saya pun sudah mulai mikir mau membangun rumah di tanah kelahiran nih mbak, buat persiapan masa pensiun nanti

    BalasHapus
  21. Semen memang material yang krusial banget untuk rumah. Kebayang kalau menggunakan produk abal-abal, bagaimana nanti kualitas bangunannya? Kejadian bangunan roboh sudah banyak, jangan sampai ditambah lagi. Semen PCC 40 kg bisa jadi solusi untuk bangunan kokoh dan aman, apalagi untuk rumah masa pensiun. Jadi, pemiliknya bisa menikmati hari tua dengan nyaman.

    BalasHapus
  22. Kebetulan banget lagi cor dak yang ambrol dan dapat info semen ini donk dari artikel ini wah baru tau saya jenis semen berkualitas . Kayaknya saya mau pilih satu dari jenis semen yang ada di sini buat diapaki ngecor dak rumah Saya

    BalasHapus
  23. di rumah nih perlu banget renovasi, udah banyak beberapa titik yang perlu diperbaiki, bisa nih ya pakai Semen Tiga Roda

    BalasHapus
  24. Lengkap banget info serba-serbi pembangunan rumahnya sangat membantu terutama yang penting itu bagian pemilihan semennya

    BalasHapus
  25. Aamiin semoga saya bisa bangun rumah yang lebih ramah lingkungan.

    Iya semen juga jadi salah satu komponen yang sangat krusial untuk bangun rumah. Terima kasih banyak untuk rekomendasinya.

    BalasHapus
  26. ngomongin rumah ramah lingkungan bikin saya jadi ingat sama rumah pak anies baswedan yang kalau menurut saya itu tipe rumah yang ramah lingkungan banget karena memperhitungkan berbagai aspek salah satunya resapan dan penggunaan material sisa gitu

    BalasHapus
  27. Ilmu baru lagi nih. Tadi dapat ilmu ttg beli rumah KPR, sekarang dapat ilmu tentang semen😂.

    Terima kasih rekomendasinya Mbaaa, noted dulu lah mana tau di masa depan akan berguna😬

    BalasHapus
  28. Ooooh seperti itu kategori bahan bangunan ramah lingkungan? Wah, aku baru ngeh nih hehehe. Ternyata memilih semen pun mesti diketahui ya jenis dan peruntukannya. Ini supaya rumah maupun bangunan dapat berdiri kokoh dan kuat dalam jangka panjang. Jadi mbak Dian pilih semen PCC 40 kg ya mantap deh! :D

    BalasHapus
  29. poin ramah lingkungan nih superrr penting ya mba.
    supaya kita jg bisa berkontribusi utk Planet Bumi yg lebih baik lagiiii

    BalasHapus
  30. Semen adalah salah satu bahan bangunan yang paling penting
    Kalau pilih semen sekarang tak sekadar kokoh ya mbak, tapi juga yang harus ramah lingkungan

    BalasHapus
  31. Sampai sebegininya ya ternyata kalau bangun rumah tuh, milih materialnya pun jangan yang asal murah, tapi tetep bisa ngelestariin lingkungan juga. Salah satunya memilih semen yang bagus juga aman ya mak untuk lingkungan dan hunian kita

    BalasHapus
  32. emang deh melipir ke daerah adalah sebaik2nya tempat kembali. Mengingat gimana penatnya Jakarta ya mba. Dan emang buat membangun hunian diperlukan bahan bangunan yang ramah lingkungan. Bener banget kalau memilih Semen SCG PCC 40 kg yang merupakan inovasi formula terbaru dari Semen SCG yang kuat dan tahan lama.

    BalasHapus
  33. Noted nih mak Dian, jadi memang kalau mau renovasi atau bangun rumah harus pilih semen yang berklualitas juga ya. Aku jadi bisa kasih tau ke paksu nih kalau membutuhkan referensi material semen bisa pilih SCG.

    BalasHapus
  34. Bener y dari membangun rumah pun kita harus aware bngt mana yg ramah lingkungan agar lingkungan juga tetep terjaga btw aku baru tahu ini jenis semen Semen SCG PCC yg 40 kg biasa aku pakai yg 3 roda

    BalasHapus
  35. Baru tahu kalau semen itu ada jenisnya. Sangat mengedukasi buat persiapan bangun rumah kelak

    BalasHapus
  36. Waaahh selamat mbaaa.. bakal seru2an nih kedepannya. Bangun rumah itu menyenangkan plus deg2an sih yaa..

    Tp prosesnya patut dinikmati. Semoga nanti saat realisasi bisa sesuai harapan dan lancar2 ya Mbaa Dian

    BalasHapus
  37. nama-nama semennya sudah tidaka sing lagi, saya sering melihatnya mungkin karena kualitasnya ya bagus, makanya banyak orang yang pakai

    BalasHapus
  38. Kalau renov rumah, aku tuh suka mikir ini semen apa ramah nggak sih sama lingkungan, gimana nanti kalau rekat terus atau gimana" lah, eh akhirnya terjawab nih

    BalasHapus
  39. Wah, impian banget Mbak punya rumah dengan konsep ramah lingkungan. Semuanya dikonsep hemat energi, dengan aliran udara dan pencahayaan yang lancar. Seru rasanya ngebayanginnya. Mulai dari proses planningnya sampai implementasinya.
    Semoga lancar ya Mbak semua proses pengerjaannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konsep rumah ramah lingkungan ini memang seharusnya mulai sering dipikirkan ya mengingat sekarang kondisi bumi yang semakin terancam dengan pemanasan global

      Hapus
  40. karena lagi puasa, lihat bungkus semen kayak bungkus naspad euy hihi:)) wah jadi ini list semen yang ramah lingkungan ya mba. Aku waktu renov pakai yg nomor 2 itu. Ku pun mau punya yg kayak gambar pertama gitu mba yg banyak hijau2nyaaa, amiin.

    BalasHapus
  41. Ternyata ada banyak sekali jenis semen ya. Alhamdulillah ada semen yang ramah lingkungan ya

    BalasHapus
  42. Wah Masya Allah... Kebetulan lagi cari referensi tentang persemenan. Jadi tau deh rekomendasi jenis semen yang bagus. Pingin banget renovasi rumah ini. Semoga bisa dalam waktu dekat. Terima kasih ulasannya, Mbak.

    BalasHapus
  43. Di Makassar ada Semen Tonasa dan Semen Bosowa
    Kualitasnya sama dan katanya sih ramah lingkungan juga
    Tapi yang 3 di atas ini mau saya rekomendasikan ke suami juga

    BalasHapus
  44. Wah seneng kalo banyak yang makin peduli dan memperhatikan lingkungan kaya giniiii.. TErnyata semen pun ada yang lebih ramah lingkungan yaaa. alhamdulillah sekaliii, mo ikutan pake semen ini juga ah nnti kalo renov rumah

    BalasHapus
  45. Isu lingkungan saat ini gencar banget. Kalau bisa pilih yang ramah, tentu saya bakal pilih itu. Bangun rumah impian iya, tapi rumah masa depan juga kudu terjaga

    BalasHapus
  46. Dalam membuat bangunan, harus dipertimbangkan masak-masak bahan-bahan bangunannya, termasuk apakah ramah lingkungan atau tidak karena akan berpengaruh juga terhadap kehidupan kita ke depannya.

    BalasHapus
  47. Indah sekali memiliki rumah yang sri dan banyak ruang terbukanya begini.
    Rasnaya konsep hunian ramah lingkungan ini selain sehat untuk penghuninya juga sehat bagi lingkungan, tempat dimana bumi dipijak.

    BalasHapus
  48. Penting banget memang kalau rumah yang dibangun berasal dari bahan bangunan yang tidak beracun. Semen pilihan terbaik nih buat membangun rumah

    BalasHapus
  49. Baru banget tahu nih Mak ternyata semen jenisnya beda dengan peruntukan yang beda juga, selama ini ngertinya ya cuman beda di merek doang. Thanks infonya besok² kalau mau bangun sesuatu tak pastiin jenis semennya deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga baru tahu nama nama semen di atas
      Jadi penasaran deh bisa ditemukan di Surabaya apa gimana
      Kali aja sebentar lagi bangun rumah, aaamiiinn

      Hapus
  50. Semoga lancar ya...
    Terima kasih informasinya... Jadi tau nih mana semen terbaik dari yang terbaik, SCG PCC ya...

    BalasHapus
  51. Beberapa waktu lalu saat aku renovasi rumah aku pakai Semen Tiga Roda
    Karena emang terbukti kokoh ya mbak

    BalasHapus
  52. Kaum perantau emang biasa kepikiran, bakalan menghabiskan hari tua di mana, stay di rantau atau pulang kampung/pilih kota tertentu? Mb Dian dan suami rupanya uda punya bayangan,. Semoga cita2nya masa pensiunnya dilancarkan ya mbaaa...Ngomongin semen, aku juga belum lama tahu kalau jenis semen itu beda-beda, jadi perlu pakai semen yg tepat sesuai jenis bangunan. Dan produk2 Semen Grup Indonesia sudah menuju semen ramah lingkungan yaaa...good.

    BalasHapus
  53. Membangun rumah tapi sekaligys ikut menjaga lingkungan dengan memeilih semen yang tepat. Alhamdulillah ada rekomendasi 3 semen yang bisa digunakan dan ramah lingkungan. Selama ini gak kepikiran untuk memilih semen yang ramah lingkungan karena sudah dipikirkan material pembuatan dan zat-zat yang terkandung di dalamnya. Ada salah satu merek semen yang terbiasa aku pakai juga nih kalau ada keperluan membangun di rumah

    BalasHapus
  54. Eyaampun, aku baru tahu kalo tiap jenis semen, itu beda-beda juga semennya. kirain ya sebatas nama produk aja yang beda. Isinya sama aja. Kudu disesuaikan dengan kebutuhan dong ya nanti kalo mau beli semen.

    BalasHapus
  55. Semen merupakan salah satu bahan utama yg membuat dinding bangunan kokoh, fondasi kuat nah pastikan membeli semen yang berkualitas plus takaran pakainya juga pas.

    BalasHapus
  56. Cita2 banget punya rumah ramah lingkungan. Pengennya sih penuh ijo2 dari taman dan banyak bukaan sehingga gak perlu terllau sering nyalain AC dan lampu saat siang.
    Baru tahu ada semen yang merupakan bahan bangunan ramah lingkungan, noted nih nama brand semennya, kali tahun depan ada rezeki merenovasi rumah :D

    BalasHapus
  57. Aku baru aja selesai bangun rumah mbak. Kalau kami pilihnya yang semen tigaroda. Jujur, ini ngikut aja sama tukangnya sih. Hehehe

    BalasHapus
  58. Ternyata memilih semen juga ada kriterianya ya mbak,
    Karena pikirku selagi itu semennya udah banyak digunakan, terkenal, dan emang peminatnya juga banyak, berarti bagus untuk bangunan, hehee
    Smoga bisa segera diberikan kemudahan untuk memiliki hunian, deh, *_*
    Aminn paling serius

    BalasHapus
  59. Sepertinya lebih enak bangun rumah dari awal dibanding beli yang sudah jadi karena bisa memilih bahan-bahan ramah lingkungan dan awet. Sesuai budget juga yah. Kalau bahannya bagus, minum perbaikan berulang, kan. Dalam jangka panjang menjadi lebih hemat.

    BalasHapus
  60. Ternyata masing2 jenis semen memiliki kelebihan sendiri2. Yang cepat kering kayak SCG nih bisa jadi pilihan saat hendak membangun rumah. Ramah lingkungan pula bahan bakunya yaaa...

    BalasHapus
  61. Bengkulu kayaknya blm ada pcc, entah aku ya yg kuper. Merah putih dan semen padang masih primadona di sini

    BalasHapus