Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Panduan Mendapatkan LoA dari Kampus Luar Negeri, Simak!

Punya mimpi melanjutkan studi ke universitas luar negeri? Langkah awal yang perlu kamu lakukan adalah mendapatkan LoA (Letter of Acceptance) dari kampus luar negeri.

Masih bingung dan belum tahu apa itu LoA dan cara mendapatkan LoA dari kampus luar negeri?

Tenaaaang…, dalam artikel ini, kita akan membahas panduan untuk memperoleh LoA. Yuk, simak!


Panduan Mendapatkan LoA dari Kampus Luar Negeri

Apa itu LoA?

Letter of Acceptance (LoA) dalam konteks pendidikan adalah surat dari universitas yang berisi pemberitahuan bahwa kamu telah diterima untuk belajar di salah satu program studi universitas tersebut.

Surat ini penting dalam kelanjutan proses pendaftaran universitas, seperti registrasi ulang atau pengurusan visa pelajar jika kamu berencana untuk menempuh studi di luar negeri.

Surat tersebut juga memuat informasi tambahan seperti tanggal awal perkuliahan dan dokumen yang harus disiapkan atau diserahkan.

Oh ya, LoA terdiri dari dua jenis ya, yaitu:
  • LoA Conditional (bersyarat): Surat ini diberikan setelah kamu memenuhi sebagian besar persyaratan, tetapi masih terdapat satu atau lebih syarat yang harus dipenuhi sebelum dapat diterima secara penuh. Contohnya, sertifikat TOEFL atau IELTS dengan skor tertentu.
  • LoA Unconditional (tanpa syarat): Surat ini diberikan setelah kamu memenuhi semua syarat penerimaan yang ditetapkan oleh universitas.

Syarat Mendapatkan LoA

Lalu, apa saja syarat untuk mendapatkan LoA?

Well, syarat-syarat untuk mendapat LoA bervariasi tergantung institusi dan program yang kamu minati. Namun, ada beberapa persyaratan umum yang biasanya harus dipenuhi:

  1. Melengkapi Aplikasi: Kamu perlu mengisi formulir aplikasi secara lengkap, termasuk esai pribadi jika diminta, dan memberikan informasi detail tentang diri kamu.
  2. Transkrip Nilai: Kamu harus menyertakan transkrip nilai dari sekolah atau universitas sebelumnya, tergantung pada jenjang studi yang kamu lamar.
  3. Surat Rekomendasi: Beberapa program mungkin meminta satu atau lebih surat rekomendasi dari guru atau dosen yang dapat memberikan gambaran tentang kemampuan akademik atau kepribadian kamu.
  4. Bukti Kemampuan Bahasa: Jika kamu mendaftar ke program berbahasa Inggris dan bukan penutur asli, mungkin diperlukan bukti kemampuan bahasa Inggris melalui skor tes seperti TOEFL, IELTS, atau tes serupa.
  5. Pernyataan Pribadi atau Esai: Beberapa universitas meminta pernyataan pribadi atau esai untuk memahami motivasi, pengalaman, dan rencana karir kamu.
  6. Wawancara: Terkadang, wawancara baik secara langsung atau melalui telepon/video bisa menjadi bagian dari proses seleksi, tergantung pada programnya.
  7. Biaya Aplikasi: Beberapa universitas juga menarik biaya aplikasi sebagai bagian dari proses pendaftaran.
Nah, setelah semua persyaratan ini dipenuhi dan dinilai oleh pihak universitas, kamu akan menerima LoA, baik yang bersyarat maupun tanpa syarat, tergantung apakah kamu telah memenuhi semua kriteria atau masih ada yang perlu ditambahkan.

Cara Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari Universitas Luar Negeri

Well, mendapatkan LoA dari universitas luar negeri bisa menjadi tantangan tersendiri, tapi dengan persiapan yang matang, kamu dapat meningkatkan peluang.

Next, berikut lima langkah yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan LoA dari universitas luar negeri:

1. Teliti Universitas dan Program Studi yang Sesuai

Langkah awal adalah melakukan riset menyeluruh tentang universitas dan program studi yang kamu minati.

Pastikan universitas tersebut menyediakan program yang sesuai dengan minat dan tujuan kariermu.

Perhatikan juga syarat masuk, reputasi akademik, dan ulasan dari mahasiswa saat ini atau alumni.

2. Memenuhi Persyaratan Akademik

Pastikan kamu memenuhi atau bahkan melampaui persyaratan akademik yang diminta oleh program studi tersebut. Misalnya, nilai ujian, GPA, serta persyaratan khusus lainnya seperti kursus prasyarat atau pengalaman kerja tertentu.

Tingkatkan prestasi akademik kamu untuk meningkatkan peluang masuk universitas luar negeri.

3. Persiapkan Dokumen Aplikasi dengan Teliti

Siapkan dokumen aplikasi dengan teliti, termasuk formulir aplikasi, esai atau pernyataan tujuan, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan portofolio jika diperlukan.

Pastikan dokumen-dokumen tersebut mencerminkan kemampuan terbaik dan mengapa kamu merupakan kandidat ideal untuk program tersebut.

4. Kuasai Bahasa Pengantar

Jika program yang kamu tuju menggunakan bahasa selain bahasa Inggris, kamu perlu menunjukkan kemahiran bahasa yang baik.

Persiapkan diri dan ikuti tes kemampuan bahasa seperti TOEFL atau IELTS, dan usahakan untuk meraih skor yang tinggi.

5. Hubungi Departemen Penerimaan

Jangan ragu untuk berkomunikasi dengan departemen penerimaan universitas terkait. Mereka dapat memberikan informasi yang lebih jelas dan spesifik mengenai proses aplikasi serta dokumen yang dibutuhkan.

Komunikasi yang baik juga dapat menunjukkan ketertarikan dan inisiatif kamu, serta membantu menjawab pertanyaan yang mungkin mempengaruhi aplikasimu.

Nah, dengan mengikuti langkah-langkah tadi, kamu dapat lebih mempersiapkan diri untuk mendapatkan LoA dari universitas impian di luar negeri.

Oh ya, jika memerlukan bantuan atau konsultasi terkait beasiswa dan universitas internasional, kamu dapat mengunjungi media sosial dan situs resmi Kobi Education yang menyediakan program mentoring beasiswa, kursus IELTS, proofreading, dan informasi lengkap seputar studi di luar negeri.

Semoga sukses!💕


Salam Semangat

Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

13 komentar untuk "Panduan Mendapatkan LoA dari Kampus Luar Negeri, Simak!"

  1. aku dulu juga salah satu orang yang memperjuangkan LoA, tapi sepertinya aku kurang giat belajar bahasa inggris, hehe...

    panduannya bikin aku flashback jaman dulu wkwk

    BalasHapus
  2. Wow, bagi pemburu LoA kudu baca nih artikel. Singkat, padat dan jelaass. Jadi inget dulu pas perjuangin IELTS biar sesuai target hihihi.

    BalasHapus
  3. Wow, bagi pemburu LoA kudu baca nih artikel. Singkat, padat dan jelaass. Jadi inget dulu pas perjuangin IELTS biar sesuai target hihihi.

    BalasHapus
  4. Penguasaan bahasa pengantar ini nih yang perlu persiapan matang soalnya memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk bisa pasih berbicara secara aktif

    BalasHapus
  5. Wah, panduan yang lengkap
    Penting untuk diketahui oleh pemburu LoA
    Coba nanti sku share ke murid-muridku ya mbak

    BalasHapus
  6. Dulu banget saya punya cita-cita kuliah di luar negeri. Namun, hal itu cuma sebatas mimpi. Informasi tentang kampus luar negeri belum semasif sekarang. Beruntunglah bagi Gen-Z dan Alfa yang dilimpahi banyaknya informasi.

    BalasHapus
  7. kalau mau kuliah di luar negeri jalur beasiswa bikin LoA ini wajib banget yaa dibikinnya dan nggak bisa sembarangan bikinnya biar bisa lolos beasiswanya

    BalasHapus
  8. Kesempatan yang bagus banget untuk bisa semakin melebarkan sayap belajar keluar negeri.
    Cocok buat yang suka belajar dan tertantang mendapatkan LoA dari universitas luar negeri. Dengan mengikuti tips di atas, semoga bisa lolos di jurusan dan kampus impian.

    BalasHapus
  9. Buat para pemburu LoA sangat bermanfaat sekali artikel ini, mau share ya link artikelnya ke adik tingkatku

    BalasHapus
  10. lengkap banget ini penjelasannya, semoga para pejuang beasiswa dimudahkan untuk studi ke luar negeri ya, semangat!

    BalasHapus
  11. Terimakasih infonya mbak Dian, aku pernah mimpi kuliah ke Turki, dan ketika kuceritakan ke anak anak, mereka excited, semoga ada dari anakku nanti yang bisa kuliah ke luar Negeri dengan isu biaya kuliah yang mahal, diluar negeri lebih murah.

    BalasHapus
  12. Seneng banget deh kalau menilik persyaratan belajar ke luar negeri. Ini adalah solusi yang baik buat anak muda saat ini yang pengen menempuh pendidikan di manca negara.

    BalasHapus
  13. Salah satu yang terpenting setelah nilai adalah kemampuan bahasa ya kak. Harus rajin ikut persiapan ujian seperti TOEFL atau IELTS agar tak terkendala masalah bahasa ketika ingin mewujudkan impian kuliah di luar negeri.

    BalasHapus