Makan Malam di Marabunta Resto Semarang
Hari ketiga di Semarang!
Suami, saya dan si bungsu, sudah ke sana sini, juga kuliner itu dan ini, sekarang waktunya menikmati sisi lain Semarang, makam malam di Marabunta Resto & Bar.
Marabunta, ternama karena bangunan bersejarahnya yang ikonik dengan dua patung semut merah raksasa (marabunta) di atapnya. Difungsikan sebagai resto & bar bergaya Eropa, tempat ini populer karena arsitekturnya yang indah, nyaman, keramahan, live music, dan hidangan perpaduan lokal-internasional.
Tak itu saja, rumah makan yang berlokasi di kawasan Kota Lama tepatnya di Jl. Cendrawasih No.23, Tj. Mas, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang ini, punya latar sejarah yang unik dan penuh cerita hidup, bukan hanya sekadar restoran biasa.
Gedung Marabunta sebenarnya merupakan bangunan bersejarah era kolonial Belanda yang dulu dikenal sebagai teater atau gedung pertunjukan bernama Schouwburg. Di masa penjajahan, tempat ini digunakan sebagai gedung opera, konser, dan pertunjukan seni bagi warga Eropa yang tinggal di kawasan Kota Lama. Arsitekturnya masih mempertahankan ciri khas Eropa klasik dengan pilar besar dan interior megah yang membuatnya istimewa.
Setelah berpindah fungsi beberapa kali, sempat menjadi kafe, ruang acara, dan kantor, bangunan ini dipugar kembali dan resmi dibuka sebagai Marabunta Resto & Bar pada akhir 2020, dengan mempertahankan banyak elemen arsitektur aslinya.
Jadi saat kamu makan malam di sini, bukan hanya bisa menikmati hidangan lezat saja, tetapi juga mengalami sensasi makan di dalam bangunan bersejarah yang penuh nostalgia.
Tentang Marabunta Resto & Bar Semarang
Well, kalau ditanya pengalaman makan malam yang bikin saya “Wah, ini harus ditulis di blog!”, salah satu yang paling berkesan adalah makan malam di Marabunta Resto & Bar di Semarang.Begitu tiba di gedung lama nan megah ini,saya langsung terpukau. Gedung ini punya nuansa klasik yang kuat karena bangunannya sendiri merupakan bangunan bersejarah dengan arsitektur kolonial dan ornamen detail khas Eropa tempo dulu.
Di bagian atap bangunan terdapat dua patung semut raksasa yang menjadi ciri khas ikon gedung ini. Memberi inspirasi nama “Marabunta”, yaitu jenis semut yang dikenal kuat dan bekerja bersama secara kolektif, yang jadi salah satu elemen visual yang unik dan mudah dikenali.
Makan Malam di Marabunta Semarang: Pengalaman Kuliner yang Berkelas & Berkesan
Sebuah definisi menekankan pengalaman makan sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar makan: gabungan suasana vintage bangunan, live music, dan makanan lezat membuat kunjungan jadi berkesan.
Memang sih untuk harga di restoran ini tergolong lebih tinggi dibanding makan biasa di Semarang, tapi mengingat nilai makanan, kualitas serta pengalaman keseluruhan, terutama untuk acara spesial itu sepadan.
@dianrestuagustina Marabunta Semarang #latepost #CapCut ♬ La Maritza - Laura Ferré
Pengalaman Fine Dining di Semarang: Marabunta Resto & Bar
Hari ketiga kami di Semarang pun ditutup manis oleh pengalaman makan malam yang menyenangkan. Ada kehangatan keluarga, nostalgia masa lalu beserta kisah inspiratif dari bangunan bersejarahnya, keindahan visual dari interiornya, dan tentu saja ada rasa yang memanjakan lidah.
Well, kalau kamu berencana makan malam di Semarang dan ingin yang lebih dari sekadar makan, Marabunta layak masuk dalam food list kamu saat explore kota ini.



.png)
.png)
Posting Komentar untuk "Makan Malam di Marabunta Resto Semarang"