Silaturahmi Forkom Dakwah Jamiyyah Al Azhar Kembangan di Sabhumi Restaurant
Ada pertemuan yang rasanya sayang kalau hanya menjadi kenangan. Bukan karena tempatnya mewah atau makanannya istimewa, tetapi karena orang-orang yang hadir di dalamnya membawa cerita, kebersamaan, dan perjalanan yang pernah dilalui bersama.
Begitu pula dengan pertemuan saya dan teman-teman Forkom Dakwah Jamiyyah Al Azhar Kembangan Periode 2024–2026, Kamis, 17 September 2026 lalu.
Sebanyak 18 orang hadir dalam acara silaturahmi yang sekaligus menjadi momen untuk kembali berkumpul setelah masa tugas kami selesai. Kali ini kami memilih Sabhumi Restaurant di kawasan Meruya Utara, Jakarta Barat, sebagai tempat makan siang sekaligus bercengkerama.
Silaturahmi Setelah Masa Tugas Berakhir
Selama menjadi bagian dari Forkom Dakwah Jamiyyah Al Azhar Kembangan, tentu ada banyak cerita yang kami lalui. Ada agenda yang mempertemukan kami, ada kegiatan yang membuat kami harus bekerja bersama, dan tentu saja ada banyak obrolan serta canda yang membuat hubungan menjadi semakin dekat.
Kini, masa tugas periode 2024–2026 sudah selesai.
Kesibukan masing-masing mungkin akan membuat kami tidak lagi sesering dulu bertemu. Karena itulah, acara seperti ini menjadi penting. Bukan sekadar makan siang bersama, tetapi menjadi kesempatan untuk kembali duduk satu meja, bertukar cerita, tertawa bersama, dan mengingat perjalanan yang sudah kami lalui.
Dan tentu saja, namanya juga ibu-ibu kalau sudah berkumpul, obrolannya bisa ke mana-mana. Dari jadwal ulangan hingga drama Pak Purbaya yang dipecat lewat telpon saat kerja. Rameee pokoknya....😀
Apalagi kali ini kami juga seru-seruan mengadakan tukar kado dengan nilai sekitar Rp50.000. Sederhana, tetapi justru hal-hal kecil seperti ini yang membuat suasana menjadi semakin hangat.
Makan Siang di Sabhumi Restaurant
Untuk acara kali ini, kami memilih Sabhumi Restaurant yang berada di Meruya Utara, Jakarta Barat, tepatnya di Jl. Jalur 20, RT.9/RW.10, Meruya Utara, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat
Sabhumi memiliki konsep yang cukup menarik. Dari informasi di Instagram @sabhumirestaurant.id, nama Sabhumi berasal dari kata “sa” yang berarti satu dan “bhumi” yang berarti bumi.
Filosofinya adalah tentang keterhubungan antara manusia, bahan makanan, dan cita rasa yang semuanya berasal dari sumber yang sama, yaitu bumi.
Tagline yang digunakan pun menarik: “Hidangan dari Bumi.”
Sabhumi bukan hanya menawarkan tempat untuk makan, tetapi membawa konsep yang dekat dengan alam, budaya, dan penghargaan terhadap bahan makanan.
Mereka juga mengusung konsep Indonesian & Western Menu, menggunakan sayuran yang ditanam dari kebun sendiri, serta memiliki pilihan sourdough pizza dan homemade pasta. Dan, yang membuat saya semakin tenang adalah Sabhumi sudah 100% halal certified.
Private Room yang Nyaman untuk Gathering
Karena kami datang beramai-ramai, kami memilih menggunakan private room yang tersedia di Sabhumi. Menurut saya, keberadaan private room seperti ini menjadi salah satu nilai plus untuk restoran yang ingin digunakan sebagai tempat berkumpul.
Kami bisa ngobrol lebih leluasa tanpa terlalu terganggu suasana restoran di luar. Apalagi kalau sudah 18 orang berkumpul, tentu suara obrolan dan tawa bisa semakin ramai.
Ruangan private room (ada dua ruangan yang dijadikan satu) sudah siap ketika kami datang. Pelayanannya juga menurut saya menyenangkan. Kami dilayani dengan ramah dan cepat.. Pesanan datang tepat waktu sehingga acara makan siang bisa berlangsung dengan nyaman.
Satu hal lagi yang menarik perhatian saya adalah plating makanan yang cantik. Jadi sebelum disantap, rasanya ingin foto dulu. Namanya juga blogger kuliner KW kan, sayang kalau dilewatkan. 😃
Pan-Seared Barramundi, Menu Pilihan Saya
Dari berbagai pilihan menu yang tersedia yang di share di grup sehari sebelumnya, saya akhirnya memilih Pan-Seared Barramundi.
Menu ini berupa filet ikan barramundi atau ikan kakap putih yang dimasak dengan teknik pan-seared dan disajikan bersama saus lemon, bayam muda tumis mentega bawang putih, wortel, serta kentang tumbuk (mashed potato).
Ikan barramundi sendiri dikenal memiliki tekstur daging yang lembut dengan rasa yang relatif ringan.
Sementara teknik pan-seared dilakukan dengan memasak ikan di atas wajan panas sehingga bagian luarnya mendapatkan warna kecokelatan dan rasa gurih, sementara bagian dalamnya tetap lembut.
Saya suka kombinasi menu ini. Ikan terasa lembut, saus lemon memberikan rasa segar, sementara mashed potato membuat keseluruhan hidangan terasa lebih mengenyangkan. Ditambah bayam dan wortel, lengkap sudah satu piring makan siang saya.
Harganya Rp115.000.
Menurut saya cukup menarik untuk sebuah menu Western-style yang disajikan dengan plating cantik.
Roma Mekari, Minuman dengan Rasa Unik
Untuk minuman, saya mencoba Roma Mekari, salah satu signature drink Sabhumi. Minuman ini menggunakan sirup kecombrang buatan sendiri, jahe, dan lemon.
Awalnya saya cukup penasaran karena jarang menemukan minuman yang memadukan kecombrang dengan jahe dan lemon.
Ternyata rasanya unik dan menyegarkan! Ada aroma dan karakter khas kecombrang, kemudian terasa hangat dari jahe dan ditutup dengan rasa segar lemon.
Harganya Rp45.000.
Buat saya, ini salah satu menu yang cukup memorable dari kunjungan kali ini.
Oh ya untuk pilihan ngemil bareng-bareng, kami juga memesan cemilan: Sourdough Neapolitan Pizsa Meat Lovers dan Quattro Formagi, Risol Smoked Beef dan Sabhumi Salad. So far, semua oke rasanya!
Banyak Pilihan Menu di Sabhumi
Selain menu yang saya pesan, Sabhumi memiliki pilihan makanan yang cukup beragam, mulai dari menu Nusantara hingga Western.
Beberapa di antaranya:
- Breakfast Menu (07.30–10.30): Big Breakfast – Rp105.000, Misoa Ayam Jamur – Rp65.000
- Salad: Gado-Gado – Rp63.000, Sabhumi Salad – Rp87.000
- Sandwich: Egg Benedict – Rp80.000, Reuben Sandwich – Rp90.000
- Snack & Appetizer: Risol Smoked Beef – Rp19.000, Crispy Tempe Mendoan – Rp40.000
- Main Course: Soto Betawi – Rp98.000, Rawon Opa – Rp98.000, Barramundi Rica – Rp102.000
- Rice Dish: Nasi Bebek Goreng – Rp97.000, Nasi Uduk Bakar – Rp80.000
- Fried Rice: Nasi Goreng Kampung – Rp63.000, Egg Chiffon Fried Rice with Charsiu Chicken – Rp75.000
- Western Main Course: Pan-Seared Barramundi – Rp115.000, Beef Burger – Rp99.000
- Homemade Pasta: Aglio Olio – Rp80.000, Tuna Sambal Matah – Rp85.000
- Sourdough Neapolitan Pizza: Meat Lovers – Rp145.000, Margherita – Rp128.000
- Dessert: Es Teler - 52K, Es Puter Angsle – Rp52.000
- Slice Cake: Jasmine Nastar Cake – Rp52.000, Basque Burnt Cheese Cake – Rp52.000
Untuk minuman tersedia pilihan signature drink, juice, tea, dan coffee. Sementara dari bakery juga tersedia aneka roti mulai sekitar Rp14.000, snack, juga bisa pre-order whole cake hingga bolen.
Jadi, kalau datang bersama keluarga dengan selera yang berbeda-beda, rasanya cukup mudah menemukan pilihan menu di sini.
Ada Taman Hijau dan Aviary
Salah satu hal yang membuat Sabhumi terlihat berbeda adalah konsep ruangnya. Restoran ini memiliki area taman yang hijau serta aviary, sehingga suasana makan terasa lebih dekat dengan alam.
Sayangnya, kemarin saya belum sempat mengeksplorasi area restoran lebih banyak. Maklum, fokus utama kami memang acara silaturahmi di private room. Begitu bertemu teman-teman, ngobrolnya sudah seru duluan.
Padahal saya penasaran dengan area taman dan aviary-nya. Sepertinya saya memang harus datang lagi. Tapi kali berikutnya bukan untuk acara resmi. Mungkin bersama kesayangan, atau sekalian mengajak bestie untuk kulineran..
Sabhumi Cocok untuk Arisan dan Gathering
Dari pengalaman saya kemarin, Sabhumi menurut saya bisa menjadi salah satu pilihan tempat untuk arisan, meeting, gathering keluarga, atau sekadar kumpul bersama teman.
Terutama karena tersedia private room yang bisa dipesan sebelumnya. Pelayanannya ramah, makanan tersaji tepat waktu, rasanya enak, pilihan menunya cukup beragam, plating-nya cantik, dan suasananya nyaman.
Apalagi kalau datang bersama keluarga, adanya area hijau dan aviary bisa menjadi daya tarik tersendiri. Tentu pengalaman saya kemarin masih terbatas karena sebagian besar waktu dihabiskan di private room. Jadi, masih ada "PR" untuk kunjungan berikutnya: mengeksplorasi Sabhumi lebih jauh!
Pulang dengan Perut Kenyang dan Hati Bahagia
Yang paling menyenangkan dari acara kemarin sebenarnya bukan hanya makanannya. Melainkan kesempatan untuk kembali berkumpul dengan orang-orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan saya selama menjalankan tugas di Forkom Dakwah Jamiyyah Al Azhar Kembangan.
Mungkin setelah ini kami tidak akan sesering dulu bertemu. Masing-masing punya kesibukan, keluarga, dan aktivitas yang berbeda. Tetapi saya berharap, selesainya masa tugas bukan berarti selesainya silaturahmi.
Karena pada akhirnya, yang kita bawa dari sebuah organisasi atau komunitas bukan hanya program kerja dan kegiatan yang pernah dilakukan. Tetapi juga persahabatan, persaudaraan, kenangan, dan orang-orang baik yang pernah hadir dalam perjalanan kita.
Alhamdulillah, hari itu kami bisa menikmati makan siang bersama, bertukar kado, bercanda, bercerita, dan mengingat kembali kebersamaan yang sudah terjalin.
Perut kenyang, hati pun bahagia!
Semoga silaturahmi Forkom Dakwah Jamiyyah Al Azhar Kembangan tetap terjaga, meskipun masa tugas kami telah berakhir.
Dan untuk Sabhumi, sepertinya kita akan bertemu lagi. Next time, saya mau eksplor taman hijaunya, melihat aviary-nya, dan tentu saja mencoba menu yang lainnya. Karena kalau tempatnya nyaman dan makanannya enak, sekali ke sini biasanya nagih lagiii. 💖
Salam Bahagia
Dian Restu Agustina








Posting Komentar untuk "Silaturahmi Forkom Dakwah Jamiyyah Al Azhar Kembangan di Sabhumi Restaurant"