Pilih Mana, Koper, Ransel atau Keduanya?


Kalau traveling lebih pilih pakai koper, ransel atau dua-duanya?

Dulu saat perginya masih sendiri jawaban saya pasti: ransel! Alasannya, ransel mudah dibawa, tinggal disandang saja dan enggak ribet ngurusnya. Tapi, setelah jadi emak dengan dua anak, jawaban itu berganti. Karena keduanya, ransel+koper hampir pasti jadi solusi.

Saya sekeluarga, setiap traveling baik di dalam maupun luar negeri, terbiasa jalan sendiri. Dalam artian, tidak pernah mengandalkan paket wisata dari biro perjalanan. Kami lebih pilih bikin itinerary dan menentukan itu ini sendiri.

Keuntungannya: bebas menentukan kemana saja tujuannya, enggak terikat rencana/jadwal paket turnya dan lebih murah biayanya. Ruginya, memang harus mikir semuanya, survey dulu sini sana dan lebih besar effort-nya.

Nah untuk itulah, saya memilih koper agar tertampung semua barang bawaan dan mudah dimasukkan ke kendaraan. Dan, membawa juga ransel, untuk dipakai kemana-mana selama di sana. Dengan kata lain, kami ini backpacker yang enggak  melulu bawa backpack!

Yes, we are a backpacker with a suitcase! kwkwkw!

suitcase or backpack
1 koper dari Indonesia+1 koper suami pindahan dari Aljazair

Lalu, sebenarnya hal apa yang musti dipertimbangkan dulu sebelum menentukan mau pakai ransel atau koper?
  • Waktu Perjalanan
Berapa lama waktu perjalanan akan menentukan jumlah barang bawaan. Apalagi jika di tempat tujuan tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan cuci-mencuci. Terpaksa bawa baju yang cukup itu perlu. Enggak mungkin juga perginya seminggu cuma bawa dua lembar baju. Ihh..bauuu!

Bisa juga menyiasati dengan memilih tempat yang ada fasilitas self-service laundry dan kita sempatin cuci-cuci. Atau beli kaos souvenir yang murmer dan dipakai dulu selama di sana. Asal jangan dikasih untuk oleh-oleh teman sesudahnya ya hahaha...

Jadi kalau cuma sebentar saja waktunya, sehingga nggak banyak bawaannya, mending sih pakai ransel saja..!
  • Musim Apa
Kalau lagi musim durian di Medan ya siapkan perut dan obat penurun kolesterol sebelum datang..#eh. Maksudnya, kalau berencana ke negara empat musim dan di sana lagi winter, enggak mungkin juga kita bawa dua pasang baju tipis saja saat mengunjunginya. Mulai dari thermal, syal, coat pasti masuk checklist bawaan kita. Dan, barang-barang tebal ini tentu sulit untuk terbawa di satu ransel saja, kecuali yang besaaaar ukurannya. 

Jadi, mending kalau memang musti bawa itu ini biar badan nggak kedinginan nanti, ya bawa koper saja!
  • Kegiatannya Apa
Misalnya perginya nanti banyakan ke pantai, berenang, diving, berjemur...tentu peralatan berenang, menyelam, topi pelindung matahari enggak akan lupa dibawa. Atau perginya mau skiing, rafting atau kegiatan lain yang butuh pakaian tertentu, pastinya perlu koper untuk membawanya agar barang bisa masuk semua.

  • Tipe Kepribadian
Jika kamu memang penyuka tantangan dan enggak melulu mikirin penampilan, ya cocoknya pakai ransel. Tapi kalau maunya tiap difoto dress codenya berbeda ya pasnya bawa koper saja.


Backpack or suitcase?
Dari Jakarta 1 koper+1 ransel.
Balik dari Madiun, Kediri, Jombang, nambah 4 kardusπŸ˜€

Nah, setelah tahu seberapa banyak barang bawaan, kita pun segera bisa memutuskan apakah ransel atau koper yang akan kita pakai.

Tapi, buat pertimbangan lagi, mari kita ulik dulu, kelebihan dan kekurangan keduanya.

RANSEL

Bagusnya:
Bahan ringan
Banyak pilihan jenis dan ukuran: bisa disesuaikan dengan kebutuhan
⇒ Enggak banyak makan tempat
⇒ Fleksibel: bisa dibawa ke medan dan kegiatan apa saja
⇒ Mudah dijaga: karena biasanya kita letakkan di dekat kita

Jeleknya:
⇒ Ransel musti disandang di bahu dan itu bisa bikin pegal linu
⇒ Susah packingnya karena bentuknya yang enggak beraturan
⇒ Proteksi kurang, bisa bikin rusak barang karena kain bagian luar yang tipis
⇒ Susah mau cari barang/harus bongkar semua
⇒ Tidak tahan air dan mudah kotor

KOPER

Bagusnya:
Enggak bakal ngeluh berat, karena hanya perlu didorong dan sesekali diangkat
⇒ Barang-barang terlindung dari benturan, jadi relatif aman dari kerusakan
⇒ Ukurannya jelas, jadi bisa dipastikan masuk kemana
⇒ Lebih lapang, jika ada tambahan barang di jalan enggak akan kebingungan
⇒ Keamanan lebih terjaga karena bisa diatur kuncinya
⇒ Mudah untuk pack, unpack dan mencari barang yang diinginkan

Jeleknya:
Enggak mudah dibawa kemana-mana
⇒ Bermusuhan dengan tangga.
Pengalaman saat di Paris, saya sekeluarga nginap di apartemen lantai 6 dan enggak ada lift. Jadilah turun naik bawa 2 koper besar. Huh, untung encok enggak kambuh! hihihi
⇒ Berat koper menambah kuota bagasi kita

Nah, lengkap sudah pertimbangannya. Tinggal kita sesuaikan dengan kebutuhan.

Jadi kamu mau pilih koper, ransel,..atau keduanya seperti saya?πŸ˜‰


Happy Traveling Happy Blogging


Dian Restu Agustina



#SatuHariSatuKaryaIIDN
#Harike4
#TemaTraveling
#TravelingGayaKoperatauRansel?









32 comments:

  1. Aku pun gak bisa murni keduanya mbak,apalagi sejak ada bocil. Jadiya Koper tapi otak ransel. Hihihih

    ReplyDelete
  2. saya juga milih 22nya aja, mbak. pengalaman kemarin jalan sama suami dan anak 1 koper buat saya dan anak trus suami pakai tas sendiri. heu

    ReplyDelete
  3. Galfok sama kardus akuanya, haha...
    Kalo naik kereta dengan bawaan banyak gitu gimana Mbak? Ada bagasi gitukah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berangkat bertiga, beli tiket 4. Jadi masih bisa kuotanya. Saya naikkin ke atas pakai porter, secara sambil pegang anak..kwkwk

      Delete
  4. Waaah aku keduanya ini Mbak Dian.. Tapi bukan ransel, tas jinjing yang gedhe Mbaak hahaha tanpa itu serasa gak jalan-jalan meskipun bawa koper.

    ReplyDelete
  5. Saya terbiasa bawa ransel kemana2
    kalo koper kayaknya agak ribet krna terlalu gede teh

    ReplyDelete
  6. 2-2 nyaaa :D. Aku pernah mba, sok sokan pake ransel, niat pgn liburan murah, tapi trnyata menyerah hahahah.. Aku bablas shopping, dan ujung2nya butuh koper. Terpaksa beli koper di sananya.. :D. Sejak itu aku ga mau lg traveling tanpa koper :D. Ransel juga di bawa hanya utk brg2 ringannya aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, kalau khilaf bahaya, jadi enggak ada tempat, beli koper baru padahal di rumah dah ada :D

      Delete
  7. Cucok deh mbak Dian. Tau aja loh kalo di Medan mulai banjir durian, dimana - mana banyak penjual dadakan. Yuk lah ke Medan lagi, Mbak :D

    ReplyDelete
  8. Hmm, setelah dipikir-pikir akupun keduanyaa... Walaupun ala koper tetep butuh ransel.

    ReplyDelete
  9. Saya dulu waktu main-mainnya pake pesawat pastinya koper gak ketinggalan. Sekarang kopernya lebih banyak dianggurin, berganti jadi travel bag. Dan andalan saya memang...ransel. Tetep deh dia kemana2 saya bawa. Btw, itu kok sama ya. Kalo kami mudik pasti ada kardus-kardua tambahan gitu hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya MBak..pulangnya kopernya beranak kardus sayaa hahaha

      Delete
  10. kalo traveling sendiri nyamannya pake ransel aja biar gak ribet, kalo sama keluarga baru deh pake koper :)

    ReplyDelete
  11. Mungkin aku pilih koper hehe, aku ingin yang aku bawa terlindungi meski harus antri di bagasi atau merogoh kocek, tapi kembali lagi tergantung kebutuhannya juga
    keren nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya..di bagasi lebih nyaman..enggak perlu nyandang sana-sini ya :)

      Delete
  12. Kalo sendiri memang lebih enak pake ransel, Mba. Tapi kalo lama dan rombongan, pake koper aja deh.

    Btw, font nya lebih besar ya, enak dibaca di laptop :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mata saya sudah tua Mbak..lebih nyaman kalau fontnya besar :D

      Delete
  13. Aku juga tim koper, mba! Hahaha. Pernah beberapa kali cobain traveling pake ransel. Tapi bok, capek banget. Dan barang2 ku berantakan banget kalo pake ransel.

    Eh tapi nenteng 2 koper besar naik tangga 6 lantai, encok juga ya bayanginnya hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ho oh..b e r a n t a k a n kalau pakai ransel.
      6 alantai angkat koper karena hati lagi senang jadi enggak ngerasa hahaha

      Delete
  14. Klo saya lebih suka ransel bun. Soalnya lebih praktis dan terasa jadi lebih ringan kalau bawa barang banyaj

    ReplyDelete