10 Tips Wisata Murah yang Enggak Bikin Hati Gundah



"You don't have to be rich to travel well" (Eugene Fodor)

Saya hobi traveling. Mungkin ini terpengaruh dari kebiasaan Bapak Ibu saya. Sedari kecil, kami keenam putrinya, biasa diajak kemana-mana. Ke rumah saudara di luar kota, ke tempat wisata atau sekedar jalan-jalan di sekitar tempat tinggal. Dan itu bukan karena orang tua saya kaya raya. Ya, meski hidup kami sederhana, sebuah perjalanan selalu dimasukkan dalam rutinitas keluarga.

Lalu, setelah menikah, Alhamdulillah saya berjodoh dengan suami yang hobi jalan juga. Qadarullah, kami diberi kesempatan tinggal berpindah-pindah untuk sekolah dan bekerja. Jadilah makin banyak kesempatan untuk "ngukur" jalan.

Nah, selama berwisata itu, saya sekeluarga bukannya berfoya-foya bak horaaang kaya. Karena saya tetap memegang prinsip: "hemat pangkal bisa traveling kemana-mana" hahaha

Intinya, berhemat di satu trip agar ada dana untuk another trip!

Lalu bagaimana cara untuk menghemat biaya wisatanya?

  • Rencana yang utama
itinerary

Rencanakan perjalanan jauh-jauh hari agar mendapat harga hemat. Buat checklist-nya. Mulai dari: kapan waktunya, kemana tempatnya, apa moda transportasinya, mau nginep dimana, di sana mau kemana saja dan lainnya.

Setelah itu jika perlu, pesan segera saat itu. Karena makin awal waktu pesannya, akan ada harga istimewa. Apalagi jika rencana perginya pas barengan orang liburan semua.

[Terus, cari infonya dimana?] Semua ada di I N T E R N E T 

Banyaaaak sekali info tentang perjalanan, ulasan tentang penginapan, restoran, recommended place, what to do, .....semua ada! Meski nggak semua terpercaya dan banyak yang personal statement sifatnya, paling tidak ini bisa jadi referensi untuk sebuah itinerary sebelum kita sampai di tempatnya.
  • Pergi saat enggak banyak yang pergi
Louvre Musee
Bukan peak season saja, di Louvre antrinyaaa...panjang!
Maksudnya di sini, hindari peak season! Misalnya saat libur lebaran, tahun baru atau liburan sekolah. Biasanya di waktu itu, semua harga menggila juga padat dan macetnya warbiyasaaaah! 

[Terus kerjanya gimana?] Ya, cutilah, masa kerja melulu, kan punya jatah cuti to?

[Sekolah anak?] Kalau masih kecil-kecil ijin..hihihi.

Jadi gini, contohnya waktu saya ke Eropa selama 10 hari. Saya mantengin dulu kalender akademik sekolah anak-anak. Yang penting, itu bukan waktunya ulangan tengah semester atau akhir semester, terus periksa jika ada tanggal merah jejer-jejer (hari libur nasional). Tinggal tambahkan deh ke depan dan ke belakang. Akhirnya, anak-anak cuma "ijin" selama 4 hari saja.

Hasilnya? Bisa berhemat di hampir semua tiket yang ada! Lumayan, kan!

*Ssst, tapi, kalaupun ternyata perginya pas liburan juga, early bird reservation teteup ngefek lho ya! Jadi, kalau sudah ada rencana, eksekusi segera! 
  • Beli Online
online buying

Sekarang begitu banyak situs layanan pemesanan untuk tiket pesawat, hotel, tempat wisata, voucher makan, dan lainnya. Periksa harga terbaik yang ditawarkan dan lakukan pemesanan jika sesuai dengan keinginan. Meski, harus tetap hati-hati dengan penawaran abal-abal berkedok harga murah yang ternyata bermodus penipuan. 

Oh ya, baca baik-baik kualifikasinya. Kadang, kenapa harga tiket pesawatnya lebih murah, ternyata memang landing-nya di bandara yang jauh dari kota utama. Padahal itu ternyata jauhnyaaa...

Jadi, teliti sebelum membeli!
  • Penginapan sesuai kebutuhan
europe trip
apartemen saat saya ke Madrid, Barcelona, Paris, Roma
Pesan penginapan sesuai kebutuhan dan dana yang tersedia. Misalnya, saya sekeluarga berempat, tentu membutuhkan jenis penginapan yang berbeda dengan kamu yang jomblo traveler

Jika itu perjalanan darat, seperti saat berkeliling Amerika, kami pilih penginapan yang ada fasilitas dapurnya, agar bisa masak ala kadarnya. Atau pilih tinggal di apartemen saat mengunjungi Eropa. Sementara jika ingin menyatu dengan penduduk setempat, bisa menginap di rumah penduduk yang disewakan seperti saat ke Bromo. Penginapan bersifat personal, jadi pilih yang pas agar hati puas!
  • Bawa Uang
bawa uang

Beberapa negara memberlakukan jumlah minimal dana yang mengendap di rekening kita, saat pengajuan visa. Hali ini dimaksudkan, jika ada hal-hal yang tidak diinginkan di tempat tujuan, dana yang ada, cukup untuk menalanginya. 

Tapi yang ada di tabungan tersebut adalah uang dalam kurs Rupiah. Sementara negara yang dituju punya kurs yang berbeda. Jadi kita perlu menukarkan uangnya dulu di sini. Perkirakan membawa jumlah uang yang cukup sesuai kurs yang berlaku di sana. Karena nanti di imigrasi kadang ada pemeriksaan jumlah uang yang dibawa wisatawan. Jika terlalu banyak, kita akan dicurigai.

Jangan khawatir juga jika kehabisan uang dengan kurs sana. Selain bisa menukar di money changer, beberapa ATM bisa melayani pengambilan uang dari kartu debit kita. Pembayaran menggunakan kartu debit/kredit pun biasanya tak ada batas minimal dan sudah umum digunakan di berbagai tempat. Meski mungkin ada surcharge atau biaya tambahan.
  • Miliki Asuransi
asuransi perjalanan

Membuat asuransi perjalanan sebelum bepergian sering disepelekan orang. Banyak yang beranggapan tak perlu. Padahal, asuransi berfungsi menjadi payung diri jika ada satu hal yang tak diinginkan selama dalam perjalanan. Ingat, biaya pemeriksaan kesehatan di luar negeri bisa jadi mahal sekali. Kita enggak pernah tahu kalau tiba-tiba ada keadaan darurat dan harus ke rumah sakit untuk berobat.

Jadi, lebih baik proteksi diri dengan asuransi. Beli saja asuransi perjalanan secara online dengan waktu perlindungan selama durasi perjalanan. Enggak mahal, kok! Lebih murah antisipasi daripada mengobati bukan?
  • Bawa barang secukupnya
Dian Restu Agustina

Saat traveling lupakan sejenak OOTD (Outfit of the Day) atau perlengkapan itu ini yang enggak perlu sekali. Yang paling penting: jangan salah kostum. Misalnya: jika negara yang dituju sedang summer, ya enggak usah bawa jacket bulu angsa. Atau kalau perginya ke Candi Borobudur, ya jangan pakai sepatu kaca ala Cinderella. 

Packing secukupnya, sesuaikan dengan kebutuhan kita selama di sana. Ingat, periksa kuota bagasinya jika memang menggunakan pesawat sebagai moda. Pun, barang yang perlu saja agar tak payah loading dan unloading jika pergi dengan kendaraan pribadi.
  • Lupakan Restoran
Tips wisata

Saat traveling, usahakan cari makan yang murah meriah. Misalnya, ketika di Bali, daripada ngopi di cafe kekinian di sepanjang Legian, lebih baik beli kopi yang ada di warung rumahan atau bikin sendiri di penginapan. 

Begitu juga makanan. Seperti saat perjalanan darat di Amerika, saya membawa rice cooker dan (((beras))), lalu memasak nasi sendiri juga merebus telur dan sayur. Masak kilat dan cepat. Bisa juga dengan membuat sendiri sandwich untuk bekal di jalan nanti.

Atau pilih street food yang banyak menyajikan makanan lokal khas setempat. Hanya saja, tetap perhatikan kebersihan makanan dan penyajian.
  • Tutup mata pada cinderamata 
souvenir

Saat traveling saya membeli souvenir seperlunya. Karena niat perjalanan bukan pulang membawa tentengan. Tapi kenangan yang tak terlupakan. Jadi daripada belanja barang mahal, lebih baik pakai dana untuk kunjungan ke obyek  lokal.

Seperti saat ke Paris, saya membeli key chain miniatur Eiffle Tower seharga 5 pcs/Euro. Berarti sekitar 3000 rupiah per biji. Eh, nggak lama dari itu, nemu di Pasar Mayestik 100 ribu dapat 100 pcs. Oalah...lebih murah! kwkwkw

Jadi, pertimbangkan lagi sebelum membeli!
  • Cari gratisan
city tour jakarta
saya dan teman di bis City Tour Jakarta
Banyak obyek menarik yang tak dipungut biaya sepeserpun untuk memasukinya. Coba cari dengan mengetikkan kata kunci "free things to do in...". Maka kamu akan temui kegiatan gratisan yang bisa dilakukan selama di tempat tujuan. Ada taman, pantai, pasar, kuil, museum, festival, tur...yang bisa dinikmati tanpa perlu biaya. 

Misalnya kalau kamu sedang berkunjung ke Jakarta, coba City Tour Jakarta. Bis wisata gratisan untuk keliling Jakarta yang beroperasi pada waktu dan dari halte tertentu. Lumayan, enggak perlu keluar biaya, bisa gratis keliling kota.


Nah, semoga ke-10 tips wisata murah tadi enggak lagi bikin hatimu gundah yaa...! 


Happy Traveling Happy Blogging!

Dian Restu Agustina


*gambar: Pixabay dan dokumen pribadi



#SatuHariSatuKaryaIIDN
#Harike2
#TemaTraveling
#TipsBerwisataMurahMeriah










50 comments:

  1. Aissshh denger kata liburan apalagi murah meriah, mataku langsung berbinar-binar deh... Tipsnya applicable banget nih, makasih ya mba sharingnya...

    ReplyDelete
  2. Mbak dian memang selalu inspiratipppp.mantappp jiwa :)

    ReplyDelete
  3. Waaaah aku terpana mbak, keren banget iniiii.. aku izin bookmark ya. ��

    ReplyDelete
  4. Sukaaaaa juga,iiih tipsnya bener banget apalagi murah meriah hihihi. Mumpung lagi pulang kampung, pas ada kerjaan ke daerah aku sekalian hunting tulisan buat blog Mbak Dian hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo hunting yang banyak..ditunggu liputannya:)

      Delete
  5. Iya mba bener juga tipsnya. Harus bisa hemat menggunakan dana buat travelling

    ReplyDelete
  6. Cari gratisan buat sekeluarga juga ya, mbak Dian. Hehe

    ReplyDelete
  7. udah naik city tour, baru sekali tapi langsung naik 2 bus hari itu

    ReplyDelete
  8. Tipsnya menarik sekali Mbak, apalagi buat yang berencana liburan tapi dengan dana minim.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, Mbak..bisa untuk menghemat dana traveling

      Delete
  9. Tips nya keren mba, aku selalu pengen liburan tapi mikir budgetnya berkali-kali. Karena pasti habis banyak eh taunya bisa diakalin juga yaa.. Aku coba ah, thank you infonya mba

    ReplyDelete
  10. Itu, pergi disaat yg lain nggak pergi. Inyinua nunggu sepi wkwkwkwk
    Asli saya pernah kek gitu. Dulu waktu masih di rumah sakit, saya selalu ngambil cuti tahunan awal tahun sekitar feb-maret lah. Alasannya ya itu, ngindarin peak season! hahaha

    Tp ya gitu, di akhir tahun saya nggak bisa kemana2. Giliran ngantor disaat yg lain pada cuti wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kwkwkw...Tapi kan lumayan, bisa berhemat dana liburan :D

      Delete
  11. Cari gratisan ... Setujuuuuu, Mbak Dian. Lagian banyak juga kok wisata gratis yang bagus sekarang mah. Gak keluar uang, tapi semua hepi. Hihihi

    ReplyDelete
  12. Jadi makin gundah nih bun lihat foto jalan-jalannya. Hahaha. Gundah karena sibuk berkata di dalam hati "Aduh semoga bisa segera ke sana" ��

    ReplyDelete
  13. Aku juga suka naik city tour itu. Mayan banget buat jalan2

    ReplyDelete
  14. Keluarga impian banget ini mah mbak. Semuanya easy going dan banyak ide hehehe.

    Saya mau bookmark dulu, siapa tau nanti bisa diaplikasikan nih hehe

    ReplyDelete
  15. Semoga bisa menyusul seperti mbak dian, halan halan.. Heheheh

    ReplyDelete
  16. Saya juga suka cari yang gratisan. Jadi ingat waktu ke Singapur, saya juga bela-belain bawa rice cooker, beras dan mie instan. Nyari yang hemat sih, soalnya saat itu dana pas-pasan banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. cocok Mbak..dananya bisa untuk yang lain ya:)

      Delete
  17. Wah, menarik sekali tipsnya, tutup mata sama cinderamata, susah deh ini, Mbak..tapi suamiku insya Allah bisa jaga istrinya "Eh, kita ke sini bukan buat beli itu." :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes, bener...kalau semua dibeli belanja namanya bukan wisata :D

      Delete
  18. Mantapsurantap. Tipsnya oke punya. Apalagi yang harus bawa uang, musti dikumpulin dulu alias nabung khusus utk travelling. Hehehehe

    ReplyDelete
  19. Bermanfaat sekali tipsnya mba.. jadi sukses bikin saya makin mupenggggg 😂😂😂

    ReplyDelete
  20. Infonya komplit plit. Makasih Mbak Dian. Bikin saya semangat nyari duit nih, haha...

    ReplyDelete
  21. Waahh!! Asiikk! Nih ...Sepertinya perlu diterapkan...ok thanks sudah berbagi.😄😄

    ReplyDelete
  22. Asiknyaaa....bisa kerja sambil jalan-jalan *ini pekerjaan impian banget. :D

    By the way, thanks tips nya. Early bird reservation emang ngaruh banyak ya daripada beli dadakan. Bisa jadi pertimbangan nih, kalo mau jalan-jalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup! dari awal pesannya biar dapat harga hemat:)

      Delete
  23. Bbrp tipsnya aku selalu pake juga mba, trutama beli tiket jauh2 hari :) . Tp sayangnya kalo traveling, susah bgt buatku hemat di makanan dan shopping :D. Krn memang tiap traveling pasti kuliner dan shopping slalu aku incer dan budgetnya pasti yg paling besar. . Tp untungnya aku ga masalah utk stay di penginapan yg lbh murah, deki mengimbangi yg 2 td :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, nggak apa-apa , jadi seimbangkan pengeluaran kan..satu dikurangi satu dilebihi..:)

      Delete
  24. beberapa tips disini sudah saya terapkan ketika perjalanan. seperti tentang memilih makanan yang ala kadarnya tapi tetap enak dan memiliki harga yang seimbang. ga juga nyiksa badan traveling tapi makan mie terus yakan kak hehhe

    asuransi pernah beberapa kali membuatnya saat melakukan pendakian ke beberapa gunung. karena di gunung bisa saja semua terjadi. untuk mengantisipasinya ya membuat asuransi kilat untuk selama pendakian

    terima kasih tipsnya kak, buat tambah ilmu
    salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siip..buat yang mau hiking perlu asuransi juga , thanks tambahan infonya.
      Salam kenal juga:)

      Delete