Potluck, Kebersamaan dalam Sepiring Makanan




Hai semua...! Selamat hari Selasa...

Apa kabarnya? Semoga tetap sehat meski hujan sedang bertamu di mana-mana yaa..Aamiin!

Oh ya, meski sudah Selasa, masih boleh nanya dong akhir pekan lalu kemana? 

Kalau saya ada acara makan-makan pada hari Minggu lalu, yaitu arisan keluarga besar. Ada 11 keluarga yang mengikuti dan acara ini rutin diadakan dalam tenggat 6 bulan sekali. Sedangkan, tempat silaturahmi bergiliran dari rumah ke rumah dengan konsep potluck party.

hidangan potluck
Arisan Keluarga

Potluck party? Apaan tuh?

Mungkin ada diantara teman-teman yang sudah familiar dengan istilah ini, tapi bisa jadi ada yang belum paham apa itu potluck party.

Potluck adalah saweran makanan. Sebuah acara makan-makan yang meminta undangan membawa makanan, yang nantinya akan dikumpulkan untuk dimakan barengan.

Potluck, biasanya diadakan di rumah, taman atau berbagai tempat berkegiatan, kecuali rumah makan. (karena kalau di restoran, biasanya ada aturan dilarang membawa makanan dan minuman dari luar)

Kalau acaranya di rumah, umumnya tuan rumah bertugas menyiapkan peralatan makan dan menyediakan menu tertentu. Lalu, para tamu akan membawa makanan/minuman yang akan melengkapi menu itu. Kemudian, hidangan akan disantap bersama-sama. 

[Enaknyaaa..]

Saya, familiar dengan sistem potluck ini saat tinggal di Amerika. Saat itu teman-teman seperantauan dari Indonesia, sering mengadakan acara-acara seperti pengajian atau peringatan hari besar nasional. Acara diadakan di rumah atau di taman. Dengan konsep potluck, masing-masing membawa makanan/minuman. Sementara peralatan makan/minumnya dibeli dari uang kas komunitas. 

Pernah saya dapat giliran menjadi tuan rumah untuk acara pengajian. Jauh-jauh hari sebelumnya, saya akan woro-woro via email ke teman-teman makanan apa saja yang akan saya sajikan.(FYI, tahun 2009-2011 belum ada WA group yaa😀)

Waktu itu saya sedia nasi putih, telor balado, bacem tempe tahu dan sambel goreng teri kacang. Dan, teman-teman berdatangan membawa: rendang, ayam goreng, sayur brongkos, kue klepon, pie buah dan lainnya. Banyak dan enak-enaaak!

Pengajian New Orleans
contoh hidangan potluck di acara pengajian NOLA (New Orleans, LA)

Tidak seperti saat di Amerika, yang makanan untuk potluck biasanya bikin sendiri, kalau di Indonesia sebenarnya lebih mudah lagi. Tak perlu banyak tenaga, biarkan jari saja yang bekerja. Kita bisa pesan makanan apa saja atau beli sekalian saat mau pergi. 

[Gampiiil..]

Seperti saat arisan keluarga Minggu lalu itu, saya membawa Sate Padang yang saya beli pada pagi harinya. Sementara tuan rumah yang kebetulan sedang ada hajatan tasyakuran sudah menyediakan satu set tumpeng lengkap. Sedangkan makanan lain yang dibawa saudara-saudara, diantaranya: sambel teri kacang, sate jamur, pempek, serabi, aneka jajan pasar, duku, rambutan, kerupuk dan snack box. Lengkaaap!

hidangan potluck
Potluck pada acara peringatan HUT RI ke-64 di New Orleans, LA
hidangan potluck

Lalu, apa saja sebenarnya keuntungan potluck ini:
  • Hemat Biaya
Hidangan dibawa oleh undangan sehingga akan membuat makanan bisa beragam. Sehingga panitia (jika itu sebuah acara) bisa menghemat dana konsumsi karena sitem potluck ini. Demikian juga untuk acara yang dihelat di rumah seperti arisan tadi. Tuan rumah paling tidak akan terbantu karena tak harus menyediakan sendiri seluruh menu. 

Masih enak kalau potlucknya di Indonesia, enggak bisa sempat masak, bisa beli. Lha, kalau di Amerika...masak sendiri untuk tamu sebanyak itu ya..pegel linu! hihihi..Makanya di berbagai belahan dunia, potluck sering jadi pilihan saat ada acara ngumpul dan makan. Lantaran praktis dan ekonomis!
  • Menu Bervariasi
Kalau mau menunya bervariasi, tuan rumah atau panitia bisa menentukan menu yang dibawa para tamu. Selain agar hidangan beraneka, juga untuk menghindari ada sajian yang sama. Pembagian jenis menu bisa didasarkan pada hidangan pembuka (salad/asinan), sajian utama (sayur/lauk), makanan penutup (kue/pudding/buah) ataupun minuman (es, kolak, bubur, dll). Bisa juga ditentukan berdasarkan tema. Misalnya tema: masakan Sunda, makanan Padang, hidangan oriental atau lainnya Dengan demikian akan ada bermacam-macam pilihan makanan.
  • Menambah Keakraban
Dengan potluck, akan ada materi perbincangan tentang makanan. Buat yang masak sendiri, bisa sekalian promosi: "kalau mau pesan bisa ke saya yaaa", atau "resepnya di share nanti di grup WA" atau "beli baksonya di dekat perempatan sana..". Suasana jadi makin akrab lantaran ngomongin menu potluck!

potluck party
Potluck di acara halbil bersama tetangga kiri kanan


Kemudian, apa saja ide menu buat potluck?

Banyaaak!

Kalau itu acaranya makan-makan, jika memang tidak ditentukan, pilih saja mau hidangan pembuka, utama atau penutup. Misalnya sepinggan makaroni panggang, sepanci sayur asam atau seloyang brownies kukus.  Yang penting perkirakan juga jumlahnya agar cukup untuk tetamunya. Meski tidak harus sebanyak jumlah orangnya, karena toh nanti ada makanan yang lainnya. Hanya saja, kira-kira juga bawanya. Misalnya undangan 50 orang, bawa browniesnya jangan cuma seloyang. Lebih baik bawa 2 atau 3 biar hampir semua bisa icip-icip juga. 

Tapi, jika acara hanya coffe break saja, cukup membawa camilan, buah atau minuman segar. Misalnya: terbul mini, risol mayo, kue ku, pudding cup, mini donat, soes, cupcake atau lainnya. 

Oh ya, ingat juga etika potlucknya:
  • Bawa Makanan
Kalau sudah ada pengumuman bahwa konsep acaranya potluck, setiap peserta sebaiknya memang membawa "hidangan apa saja". Kalau enggak bawa, pasti enggak enak sendiri nanti..Masa sih enggak malu, enggak bawa apa-apa eh ikut makan-makannya..😀
  • Urun tenaga
Selain saweran makanan, karena potluck biasa berkonsep dari dan untuk bersama, maka jangan segan-segan untuk membantu di situ. Misalnya, menata piring di meja, merapikan makanan/minuman, atau membersihkan tempat kegiatan. 
  • Beri Penghargaan
Ingat untuk memberikan pujian pada teman yang tadi membawa homemade pizza atau apapun sajian yang dibawa. Hidangan ini sudah pasti dia kerjakan dengan sepenuh hati tadi. Juga sampaikan sanjungan dan terima kasih atas bawaan para undangan.
  • Tunggu Waktu
Meski tetamu sudah datang, makanan pun sudah dihidangkan, dan mata sudah sedemikian tergoda dengan harum dan penampakanya, tetaplah bersabar hingga acara makannya tiba. Bukannya icip sana-sini yaa..
  • Leftover
Jika memang ada leftover (makanan yang tersisa) dan tuan rumah/panitia membolehkan tetamu membawanya. Tetaplah sopan dengan mengingat yang lainnya. Jangan asal main bungkus semua sisa kue putu ayu yang unyu-unyu. atau asal angkut saja sisa rempeyek dari toplesnya. Lebih baik dibungkus secara adil sesuai jumlah undangannya.

Nah, enak kan kalau konsepnya potluck? 😍

Bagaimana dengan teman-teman? Sudah pernah ikutan potluck party belum? Kalau sudah pernah, bawa apa ke sana?



Love,

Dian Restu Agustina











26 comments

Srie Ningsih Ali said...

Keluarga saya juga memakai konsep potluck, saat arisan yg 2bln sekali. Tp kita udah bagi siapa yg bawa makanan utama, pembuka & penutup. Jadi ga dobel2 & hidangan lengkap tersedia.

Ratna Hadi said...

Makan rame-rame emang seru ya? Apalagi ibu-ibu yang punya jiwa bungkus, bungkus sisa hidangan. Hehe

Dewi Ratih Purnama said...

Pernah sama ibu2 tk..wah bener mba, suasananya jadi hidup banget dg sharing cerita dibalik potluck masing2 ya..seru

Dila Augusty said...

Kayak yang aku alami pas di Pekanbaru, Mbak Dian. Tiap Ramadhan kan , pengajian ibu-ibu ba'da Ashar tiap Jum'at libur. Nah di hari terakhir pengajian, kumpul tuh. Makan bareng. Konsepnya potluck begini

Eh, aku gak tau nih. Kutanya kawan, bawa apa. Dibilang terserah. Ya aku kira buat aku sendiri. Yo wis lah, bawa satu kotak bekal aja

Ya Allah, ternyata ibu-ibu lain bawanya banyak porsinya. Malunya aku. Untung mereka tau aku pendatang ... Hahaha

Dian Restu Agustina said...

Bener banget Mbak, kalau sudah dibagi tugasnya bawa apa jadi enggak dobel makanannya

Dian Restu Agustina said...

Jangan lupa bungkuuuuus!

Dian Restu Agustina said...

Nah, bener..jadi heboh kan:)

Dian Restu Agustina said...

kwkwkw..ya ampun Mbak Dila
Tapi pasti mereka maklum dah..:D

Unknown said...

Aku belum pernah Mbak, keluarga besarku mengadakan arisan biasanya dengan tenggat 1 tahun sekali, itupun setelah acara hari raya, hehe. Sepertinya seruuu deeeeh...

Astin Astanti said...

Kalau di tempat tinggalku sekarang, namanya padangan. Dengernya juga beberapa bulan yang lalu. Ibu-ibu teman sekolah anakku, mengajak ngumpul dengan menu padangan. Kupikir makan padang gitu ya, ternyata padangan adalah membawa makanan sendiri-sendiri dengan menu menyesuaikan. COntohnya tuan rumah menyiapkan soto ayam, so makanan yang akan dibawa saat datang, contohnya tempe goreng, emping, sate telur putuh , buah dan camilan ringan. Sama yaaaak, namanya potluck. Saya suka sistem begini, menambah keakraban dan menunya bervariasi

Yuli Aenuropiq said...

wihhhh..saweran makannann nihh mbaa..maki kenyng ajaa berbagai makanan adaa..hehhe....emang bener sihh apalagi kalo ngumpul-ngumpul tambah akrab dan pastinya tambah kenyang yahh perutt...hhhehheh
salam kenal mbaa..baru mampir ke sinii nihh....
semangat ngeblognya mbaa.....

Ellany Mutiara said...

Duh... kalo ngomongin makanan kok saya selalu mupeng, hahaaaa...

Seru ya Mbak ! Duduk bareng-bareng, berbagi dan bertukar dengan makanan yang dibawa teman. Dulu jaman ospek kuliah sering banget begini tapi gak paham kalo namanya potluck, wkwk. Begitu udah beres kuliah, ketemuan lagi sama temen-temen malah mintanya traktiran, hiiiks. Udah lupa, kalau dulu gegara potluck, kami semua pernah disatukan :')

Ikrom Zain said...

wah seru bisa icip2 gitu dan tetep hemat
apalagi beraneka ragam masakan jadi satu

Yasinta Astuti said...

Udah jarang nih sayangnya potluck kaya gini ya, biasanya kumpul lalu Gofood :p
Padahal seru nih kalau potluck gini

Dian Restu Agustina said...

Cobain Mbak ..sama teman kalau lagi ada acara, potluck an sajaaa:)

Dian Restu Agustina said...

Wah , ada ya mbak, cuma beda nama ya. Bener banget, jadi ramee kalau begini, makanan pun bermacam-macam:)

Dian Restu Agustina said...

Iya..hati senang perut kenyang..
Makasih :) salam kenal juga

Dian Restu Agustina said...

Nah, itu dia cari praktisnya..traktiran ajaaa hahaha
Ini aja selama di Jakarta jadi kadang beli menu potlucknya #ketauanmalesnya, padahal kalau di luar negeri rata-rata bikinan sendiri.

Dian Restu Agustina said...

Iya Mas ...macem-macem makanan ada...kadang malah enggak nyambung

Dian Restu Agustina said...

Iya, jadi mau praktisnya aja sekarang ya Mbak:)

antung apriana said...

asik ya model potluck begini. setidaknya tuan rumah sedikit berkurang beban memasaknya.

Dian Restu Agustina said...

Iya Mbak...jadi hemat tenaga juga:)

Fanny f nila said...

Biasanya pas buka puasa nih.. Temen suami suka ngadain potluck. Dan aku tinggal mikir mau bawa apa ntr :D. Lbh gampang ya mba, jd ga repotin tuan rumahnya juga. Blm tau deh puasa thn ini ntr diadain di mana dan bakal bawa apa lagi :)

Dian Restu Agustina said...

iyaa..tuan rumah jadi ringan biaya dan tenaga..terus lebih banyak makanan dan bungkusan :D

Tulison said...

Wah baru tau ternyata ada yang namanya Potluck!

Dian Restu Agustina said...

iyaaa:)