Anmum #MumToMum Sahabat Baru Para Ibu

"There is NO WAY to be a perfect mother and A MILLION WAYS to be A GOOD ONE"

Dulu.... saat pertama kali menjadi ibu, saya sempat merasa stres, tertekan dan dipenuhi rasa kebingungan menghadapi status baru itu. Maklum, saya  hanya berkesempatan ditemani oleh Ibu saya sampai selapanan (35 hari - Jawa). Setelahnya, saya musti kembali mengikuti suami ke kota tempatnya bekerja yang jauhnya ribuan kilometer dari kampung halaman tercinta.

Jangan tanya rasanya,...sedih, kesal, gugup, khawatir....campur aduk menjadi satu. Sampai-sampai semua negative feelings itu berada di atas rasa gembira dan suka cita saat menimang bayi kedua yang saya tunggu kehadirannya setelah anak pertama meninggal dunia.



Meski, bersyukur sekali, saya mendapatkan full support dari suami, teman, tetangga dan lingkungan sehingga bisa menjalani semua dengan lancar jaya. Termasuk bisa memberikan ASI eksklusif untuk anak saya di 6 bulan pertama dan lanjut sampai 2 tahun usianya. 

Tapi....tidak semua ibu seberuntung saya. Karena masih banyaaak sekali ibu yang belum mendapatkan dukungan dari orang terdekatnya.

Suaminya cuek bebek dan enggak mau bantu ini itu. Ibu mertua ngomel sepanjang waktu. Belum lagi teman yang komentar, "Kok jadi gemuk sih, lu!"

Oh, NOOOO!!

Tentu si ibu ini jadi syeeedih sekali, merasa tak berarti dan berjuang sendiri hingga lama-lama bisa d e p r e s i! 

Hiks! Jangan sampai deh yaaa....!! 

#MumToMum

Banyak ibu yang kebingungan akan beragam pantangan yang harus dihindari saat kehamilan. Tak terhitung juga yang khawatir berkegiatan karena katanya ibu menyusui dilarang begitu dan begini. Ditambah lagi saat menyusui, kok payudara bengkak begini, kenapa ASI sedikit sekali atau mengapa bayi tetap rewel meski sudah dikasih ASI!!

Ya, begitu banyaaak pertanyaan yang seringkali jika ditanyakan ke orang akan mendapatkan jawaban yang bervariasi. Terus sebaiknya bagaimana? Jawaban yang benar mana? Terus, enaknya nanya ke siapa? 

Tambah deh, pusingnya si ibu meraja! Huaaaa!!

Tapi..tapi...tapi, hari gini para ibu enggak perlu pusing lagi...!

Di era digital, dimana dunia berada dalam genggaman tangan, seorang ibu harusnya merasa tak lagi sendirian. Karena di luar sana banyaaak banget ibu-ibu yang senasib seperjuangan dalam menghadapi perubahan dan tantangan menjalani masa kehamilan dan menyusui bayi.

Yesss, You are not alone, Mum!

Anmum Indonesia
bersama teman-teman blogger
Nah, dalam rangka menghubungkan para ibu yang sedang berada dalam masa-masa luar biasa bahagia itu, Fonterra Brands Indonesia melalui Anmum pada hari Rabu, 1 Agustus 2018 meluncurkan Anmum #MumToMum bagi para Ibu.

#MumToMum  ini adalah sebuah platform online yang memudahkan para ibu terhubung secara digital untuk berbagi informasi, berdiskusi dan menemukan banyak hal baru tentang perjalanan luar biasa di masa kehamilan dan menyusui.

Wah, wow bangets  ya idenya Anmum Indonesia!!

Hari gini gitu ya! Dimana semua bisa diakses dengan mudahnya, kapan dan dimana saja. Tentu platform seperti #MumToMum ini bakalan membantu para Ibu...Bahkan bisa dijadikan sahabat baru para ibu!😍

Anmum Indonesia
pembawa acara 
Dan, acara peluncuran Anmum #MumToMum yang diselenggarakan di Hotel Fairmont Jakarta ini pun mengambil momen yang pas. Yaitu, bertepatan dengan Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week) yang dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 1-7 Agustus. Sebuah perayaan yang diadakan di seluruh dunia dalam rangka mendorong ibu agar sukses menyusui, juga bertujuan meningkatkan kesehatan bayi.

Apalagi, di Indonesia, angka pemberian ASI eksklusif ternyata masih tergolong rendah sekali. Dimana Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2017 mencatat, ASI eksklusif di Indonesia hanya sekitar 35 persen, jauh berada di bawah rekomendasi WHO yang sebesar 50 persen.

Duh!

Dan berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, dukungan kuat dari orang sekitar (support system), diantaranya akan menjadi solusi penting dalam suksesnya pemberian ASI eksklusif ini.

#MumToMum
Ms. Rohini Behl
Maka seperti yang dikatakan oleh Ms. Rohini Behl, Technical Marketing Advisor, PT Fonterra Brands Indonesia pada saat membuka acara peluncuran Anmum #MumToMum ini, bahwa memang banyak sekali rintangan bagi ibu menyusui di Indonesia.

Kurangnya dukungan keluarga dan kesalahpahaman seputar informasi adalah hal yang diantaranya perlu diluruskan. Karena faktor ini akan dapat menyebabkan turunnya dan bahkan terhentinya produksi ASI yang secara keseluruhan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi.

Dikatakan juga, mengingat faktor nutrisi dan psikologis berperan penting, Anmum melalui #MumToMum ingin berkontribusi dengan menyediakan platform online untuk mendukung sepenuhnya para ibu dalam memenuhi nutrisi dan membersamai mereka dari sisi emosi.

Karena diyakini, dengan dukungan baik emosional maupun psikologis seperti dalam Anmum #MumToMum, ibu akan terdorong untuk menyusui secara eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun usia bayi. 

Ya, pengalaman sebagai guru terbaik dan lingkungan yang suportif bagi seorang ibu, tentu akan menjadi solusi jitu. 

#MumToMum
public figure: Rinni Wulandari
Kemudian, narasumber acara yang lainnya, seorang public figure, Mbak Rinni Wulandari juga sharing pengalamannya selama menyusui putranya, Nord Kiano Julian yang berusia 5 bulan. Tak jauh beda dengan para ibu di luar sana, Mbak Rinni juga sempat terhambat ASI-nya dikarekan adanya tekanan pekerjaan di keseharian.

Sehingga ia mengapresiasi inisiatif Anmum Indonesia dalam peluncuran #MumToMum ini. Karena, ia mengalami sendiri bahwa dukungan dari orang di sekitar bisa memberikan semangat positif sehingga dirinya terpacu untuk tetap ke komitmen awal yaitu ASI eksklusif dan sampai usia dua tahun putranya nanti.

Salut banget, buat Mbak Rinni ya, Mum!

Tuhh...kan, Mum, kita enggak sendirian...!!😀

#MumToMum
Ibu Bernadeth Virna

Kemudian Ibu Bernadeth Virna, Senior Brand Manager Anmum, PT Fonterra Brands Indonesia, juga menyampaikan beberapa hal diantaranya:

Perjalanan para ibu dan tantangannya dalam menjalani masa luar biasa kehamilan dan pasca persalinan meliputi: 
  • Perubahan fisik:  morning sickness dan kelelahan
  • Emosi tidak stabil : cemas, stres, depresi
  • Baby blues saat post partum
Dimana faktanya, momen-momen baru dan mengejutkan selama masa menyusui ini tidak hanya dialami oleh ibu baru, melainkan juga oleh ibu yang sudah berpengalaman.

Wah,..ini beneran! Saya saja, saat melahirkan si Adik, kebingungan lagi...Duh, gimana ya caranya ini? Mengapa kok bisa begitu? huhuhu

Jadi enggak cuma ibu baru yang diliputi rasa nano nano itu..!!

#MumToMum

Tapi, ada perbedaannya...

Bedanya, buat ibu baru, tekanan lebih pada ketidakmampuan mengatasi rasa panik dan depresi hingga berujung pada masalah produksi ASI atau lebih ke sisi emosi.

Sehingga pada IBU BARU yang biasa terjadi adalah:
  • Baby blues
  • Rasa percaya diri yang rendah akibat tidak mampu menjadi ibu baru yang sempurna
  • Masa transisi dari istri menjadi ibu
  • Tekanan harus memberikan ASI eksklusif dan lanjut sampai 2 tahun

Sedangkan pada IBU BERPENGALAMAN, tekanan lebih pada isu fisik, dimana kegiatan rumah, keluarga dan anak-anak yang berat dan intens, menyebabkan kondisi fisik melemah sehingga akan mempengaruhi produksi ASI. Misalnya:
  • Masalah dengan puting payudara
  • Masalah lidah pendek pada bayi
  • Kondisi fisik yang melemah karena aktivitas berat yaitu mengurus bayi, suami, pekerjaan rumah tangga, serta kadang tetap bekerja sebagai wanita karir di saat yang bersamaan.

Anmum Indonesia

Selain itu, ditemukan juga fakta lainnya, bahwa Pengalaman adalah bimbingan yang efektif untuk metode pengasuhan anak, dimana:
  • Ibu Baru: lebih mengandalkan saran dan pengalaman dari Ibu (Ibu sendiri atau Ibu Mertua)
  • Ibu Berpengalaman: akan bekerja sama dengan suami dalam mengembangkan metode pengasuhan untuk semua anak

#MumToMum


Dan...berkaitan dengan pengalaman, Anmum #MumToMum, bisa jadi sarana bagi dukungan luar biasa dari Mum untuk Mum. Dimana #MumToMum hadir menjadi sahabat bagi para ibu, baik itu ibu baru maupun yang berpengalaman untuk bisa saling berhubungan satu sama lain. Sehingga ke depannya diharapkan jumlah Ibu yang memberikan ASI ekslusif pada bayinya akan meningkat di Indonesia

Lalu bagaimana cara mengakses Anmum #MumToMum ini?

Simpel banget, ini dia...:
  1. Masuk ke website resmi Anmum Indonesia
  2. Klik Info Lengkap untuk Mum to Mum
  3. Klik Gabung Sekarang dan isi form: nama, email, nomor telepon
  4. Pilih apakah jenis pesannya: Pertanyaan atau Bagi Pengalaman
  5. Tulis pesan
  6. Kirimkan
Mudah yaaa ternyata, tinggal klik.... bisa tersampaikan deh uneg-uneg kita....!!

Anmum Indonesia


Selanjutnya di acara peluncuran Anmum #MumToMum ini, disajikan pula paparan dari Dr.dr.Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), seorang dokter spesialis anak dan konsultan di RSAB Harapan Kita.

Dokter Ariani menyampaikan bahwa, ASI bisa berkurang produksinya jika:
  • Kesehatan terabaikan
  • Konsumsi kafein berlebihan
  • Merokok
  • Konsumsi obat-obatan
  • Stres
  • Nutrisi tak mencukupi

#MumToMum
DR.dr.Ariani Dewi Widodo Sp.A(K)
Tapi...

Jika ternyata berkurangnya produksi ASI ini terus menerus terjadi, bahkan sampai terhenti, sejatinya para ibu enggak perlu galau bin mellow. 

Karena, ada yang namanya teknik Relaktasi. Dimana dengan beberapa cara ASI bisa berproduksi lagi dengan beberapa tips berikut ini.

Tips Relaktasi:
  • Supply=Demand 
  • Banyak minum air putih
  • Curi waktu untuk istirahat
  • Suplementasi galaktagog (bisa dibeli bebas)
  • Obat galaktagog (dari dokter)
  • Pompa ASI diperiksa
  • Bonding diperkuat (skin to skin, pijat)
  • Pijat oksitosin (sebaiknya bersama suami)
  • Suplemen Nursing System (SNS)
  • Dukungan keluarga, teman, tenaga kesehatan
#MumToMum


Oh ya relaktasi ini tidak hanya bisa diterapkan untuk ibu menyusui post partum saja. Tapi bisa juga dilakukan pada ibu yang mengadopsi bayi, atau ibu lain yang harus menyusui bayi orang lain karena ibu si bayi mengalami hal yang tidak diinginkan sehingga tidak bisa menyusui bayinya sendiri.

Jadi, ASI bisa berproduksi tidak hanya setelah melahirkan saja. Karena dengan motivasi, kesabaran dan dukungan lingkungan sekitar relaktasi ini bisa dilakukan diantaranya dengan melakukan pijat oksitosin.

Untuk selengkapnya cara pijat oksitosin adalah sebagai berikut ini:



Selanjutnya, dari Anmum Indonesia, Ibu Ines Yumahana, MSc, Senior Nutrition Manager, PT Fonterra Brands Indonesia, menyampaikan pula bahwa kita bisa mendukung kesehatan anak dengan asupan gizi ibu sejak mempersiapkan kehamilan, saat hamil dan menyusui.

#MumToMum
Ibu Ines Yumahana

Dan, dalam rangka pemenuhan gizi ibu itu, diperlukan strategi makanan sehat setelah melahirkan dan saat menyusui, diantaranya:
  • Asupan gizi yang baik sama penting layaknya ketika hamil
  • Yang sering ada di pikiran ibu adalah menurunkan berat badan secepatnya. Padahal bukan saat yang tepat untuk diet dengan sedikit makanan, karena tubuh memerlukan asupan energi yang cukup untuk memproduksi ASI dan kegiatan ibu sendiri
  • Sebaiknya tetap makan teratur dengan pola yang sehat dan seimbang maka berat badan akan turun dengan alami.
Dan berikut diantaranya pemaparan dari Ibu Ines Yumahana: 

#mumTomum

Anmum Indonesia

Anmum Indonesia

#MumToMum

Anmum Indonesia

Nah, jadi kesimpulannya:
  • 1000 hari pertama sorang anak membentuk dasar yang penting bagi hidupnya kelak
  • Pertumbuhan dan perkembangan otak juga organ tubuh yang lain terjadi pada saat yang spesifik dan memerlukan zat gizi yang spesifik pula
  • Perkembangan otak masih terus pesat hingga usia sekitar 2 tahun. Asupan nutrisi ibu selama menyusui pun berperan penting pada komposisi zat gizi pada ASI
  • Asupan ANMUM Materna dan Lacta mendukung kebutuhan zat gizi menjelang kehamilan, saat hamil dan menyusui yang cenderung meningkat
  • Asupan zat gizi yang memadai tidak saja penting bagi bayi namun juga ibu yang mengandungnya dan ibu yang sedang menyusui. Jadi pastikan gizi ibu tercukupi



Kemudian, di sesi tanya jawab, ada beberapa pertanyaan menarik yang ditanyakan rekan-rekan media, diantaranya:

==> Bagaimana jika donor ASI menjadi solusi untuk menyusui bayi?

Menurut Dokter Ariani, beberapa hal harus diperhatikan sebelum memutuskan mengambil opsi donor ASI, diantaranya:
  • Untuk Muslim sebaiknya bayi berjenis kelamin sama. Karena jika beda jenis kelaminnya berarti mereka saudara sepersusuan yang tidak boleh dinikahi kelak
  • Kehalalan dari ASI donor
  • Alergi yang mungkin bisa ditimbulkan
  • Komposisi ASI yang berbeda waktunya di saat siang dan malam juga beda komposisi ASI saat usia bayi masih neonatus atau sudah besar
  • Kemungkinan tertular penyakit menular seperti HIV, Hepatitis B, virus lainnya
Jadi harus dipastikan keamanannya dulu sebelum memberikan bayi ASI dari pendonor.

==> Bagaimana jika bayi diberikan makanan sebelum usianya 6 bulan?

Pada kondisi tertentu, dokter anak akan memperbolehkan bayi diberikan makanan sebelum 6 bulan umurnya. Tapi, biasanya jika berat badan memang kurang, akan dilakukan relaktasi dulu untuk hasil optimal. Jika memang perlu, makanan pendamping ASI akan diberikan setelah pemantauan kondisi bayi.


#MumToMum

Last but not least, buat teman-teman yang merencanakan kehamilan, jangan lupa cukupi nutrisi diantaranya dengan melengkapinya dengan minum Anmum Materna. Anmum Materna ini bisa dikonsumsi sejak kita merencanakan kehamilan dan selama hamil sampai melahirkan.

Serta dilanjutkan mengonsumsi Anmum Lacta, selama menyusui bayi sebagai pelengkap nutrisi.

Dan karena ASI adalah makanan terbaik bagi bayi kita. Jadi, yuk kita memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dan sampai 2 tahun usianya.😍

Anmum Indonesia


Dan buat teman-teman yang punya pertanyaan atau mau berbagi pengalaman tentang kehamilan dan menyusui, boleh banget langsung cusss ke Anmum #MumToMum atau ke Facebook Anmum Indonesia. 



💖Anmum #MumToMum sahabat baru para ibu. Platform dari ibu dan untuk ibu, tempat berbagi berbagai pertanyaan dan pengalaman seputar perjalanan luar biasa menjadi seorang ibu.💖



Happy Mum, Happy Baby


Dian Restu Agustina

Comments

  1. Banyak banget ya masalh yang dihadapi bumil dan busui. Harus ada kerja sama nih, sama suami.

    Keren infonya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Mbak, kerjasama terutama dengan suami akan mensukseskan masa kehamilan dan menyusui :)

      Delete
  2. Jadi inget dulu, sy juga konsumsi anmum

    ReplyDelete
  3. Saya selalu mewek kalau ingat-ingat abis lahiran, sedih sekaligus bangga.
    Sedih gak ada sama sekali keluarga yang bantu.
    30 jam setelah sesar terpaksa harus maksa bangun, mandi keramas lalu ngurus bayi sendirian, huhuhu.

    3 hari kemudian, pulang kerumah, hanya bareng misua dan anak-anak, sampai di rumah juga ngurus bayi sendiri.

    Mandiin, sambil nahan sakitnya luka sesar, nyusuin sendiri, panik sendiri pas si bayi pup nya berbusa.

    Hiks suka iri sama orang2 yang ditemanin ibunya atau mertuanya huhuhu.

    Tapi juga bangga, ternyata saya bisa.
    Alhamdulillah, keluarga gak ada yang temani, tapi diganti ama suami yang luar biasa sabar mendampingi meski gak berani gendong bayi.

    Btw salut ama produk2 susu dll zaman now, gak pernah lelah memberikan ilmu manfaat bagi para ibu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salut padamu Mbak....tuh kalau dibagi pengalamannya ibu yang lain jadi tahu bahwa banyak banget ibu lain yang mengalami perjuangan dan tantangan yang sama beratnya

      Delete
  4. Itulah serunya jadi Mama. Susah senang semuanya dinikmati, dan bagi saya yang paling nikmat itu adalah saat bayi menikmati asupan ASI saya,

    ReplyDelete
  5. Enak ya jaman skrg, perlu info apa aja tinggal klik. Dulu saya hanya tabya ke dokter atau bidan yg memberikan pelajaran senam & segala pengetahuan ttg merawat bayi. Dulu saya ikut di RSCM.Alhamdululla saya santai aja punya anak & dpt melewati semua ya dg baik

    ReplyDelete
  6. Wah anmum #mum to mum mempermudah sekali ya..

    Btw, tulisannya keren mba .
    Panjang tapi rapih ..

    ReplyDelete
  7. Dulu waktu hamil aku juga konsumsi Unmum, rasanya enak.

    ReplyDelete
  8. Ibu yang baru saja melahirkan dan ingin memberikan ASI pada anak, membutuhkan dukungan dari orang terdekatnya. Sehingga ibu bisa merasa nyaman, dan pasti ASInya akan keluar dengan lancar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak..lancar jaya ASInya jika Ibu Bahagia

      Delete
  9. wah, lengkap banget ulasannya mbak Dian. Aku tertarik nih dengan oksitosin. Ternyata manfaatnya luar biasa ya. Tfs Mbak. Artikelnya aku save sebagai rujukan nih.

    ReplyDelete
  10. Mba dian lengkap banget ilmu yang dishare.. Keren. Btw emang ya klo ibu baru lahiran itu kadang ujiannya malah datang dari lingkungan terdekat. Kudu kuat kuat kuping dan hati. Hehe alhamdulillah sekarang udah ada wadah kayaK MumToMum dari Anmum yaa biar kita ga merasa sendirian.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya..kuat kuping dan hati..bener-bener ini, biar bisa komit mengASIhi

      Delete
  11. Aku tadinya cuma suka susu rasa cokelat tapi pas coba anmum rasa strawberry white cokelat aku suka karena rasanya tidak bikin mual. Btw seneng banget deh sekarang ada wadah untuk berbagi para bumil dan busui dengan Anmum #MumToMom ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bangets..rasanya enggak eneg , enaaak!

      Delete
  12. Mba baca post eventmu lengkap banget. Seisi acara detail bgt, aku ijin copy yah materi kemaren. Bahkan jwban dari pertanyaan aku kmrn ditulis tuntas. Makasih yah

    ReplyDelete
  13. Aduh enak banget dipijit ya. Aku tiap malam dipijit sama suami. Rasanya emang bikin santai dan tanpa aku ketahui bisa produksi ASI

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog