Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Alasan Mengapa Harus ke Blenheim Palace Saat ke Inggris

7 alasan mengapa harus ke Blenheim Palace saat ke Inggris? Ya, Bleinheim Place, bagi siapa saja yang merasa dirinya Potterhead sejati, penyuka sejarah dunia dan mengenali Sir Winston Churchill yang ternama atau penikmat bangunan berarsitektur gaya Barok yang langka, maka Blenheim Palace adalah tempat yang tepat untuk dimasukkan ke agenda saat mengunjungi Britania Raya.

Dengan beberapa alasan tadi...maka ketika jadwal hari pertama pada 31 Maret 2019 itinerary tour group saya mencantumkan tempat ini dalam agenda, saya pun bersuka cita. 

Mengapa?

Ini dia alasannya..


pintu gerbang


Mengapa Harus ke Blenheim Palace Saat ke Inggris?



1. Blenheim Palace adalah Rumah Biasa yang Bergelar Istana


Bleinheim Palace, terletak sekitar 80 miles dari London, merupakan bangunan non-kerajaan yang memegang gelar Istana yang dibangun pada tahun 1705-1722 dan ditetapkan sebagai UNESCO World Heritage Site pada 1987. Sebuah "rumah biasa" dengan total area 2.100 hektar yang juga adalah salah satu rumah terbesar di Inggris yang terletak di Blenheim, Oxfordshire, Inggris dan menjadi kediaman utama Duke of Marlborough.

Tanahnya merupakan hadiah untuk John Churchill, Duke of Marlborough ke-1 atas kemenangan militernya melawan Prancis dan Bavaria dalam Perang Suksesi Spanyol, yang berpuncak pada Pertempuran Blenheim. Dan pembangunan istananya dimulai pada 1705 dengan dukungan keuangan dari Ratu Anne yang berkuasa pada masanya.

Blenheim Palace dibuka pertama kalinya untuk umum pada 1950 dan terdiri atas 3 bangunan utama: palace, park & gardens yang sampai kini sangat terawat kondisinya.

Hmm...tapi ngomong-ngomong kebayang enggak sih dirimu gimana nyapu "rumah" segede itu?


Why should go Blenheim Palace
di depan Palace State Room



Mengapa ke Blenheim Palace
halaman tengah


2. Blenheim Palace adalah Tempat Kelahiran dan Rumah Leluhur Sir Winston Churchill


Blenheim Palace adalah tempat lahirnya Sir Winston Leonard Spencer Churchill, Perdana Menteri Britania Raya sewaktu Perang Dunia Kedua.

Sir Winston Churchill berperan sebagai ahli strategi, orator, diplomat, politisi terkemuka dan penerima Nobel bidang literatur pada 1953 yang menjadikannya salah satu dari tokoh paling berpengaruh di sejarah dunia. Ayah Winston, Lord Randolph Churchill, adalah tokoh politik yang juga merupakan anak ketiga dari John Spencer-Churchill, Duke Marlborough ke-7. Sedangkan Ibunya adalah Lady Randolph Churchill (Jennie Jerome), putri dari jutawan Amerika Leonard Jerome.

Selain menghabiskan masa kecilnya di sini sampai pergi ke sekolah berasrama, Churchill juga melamar istrinya, Clementine Hozier, di taman istana ini pada 11 Agustus 1908. Sehingga, Blenheim Palace bagi Winston sunggguh bermakna, seperti yang dikatakannya: “At Blenheim I took two very important decisions; to be born and to marry. I am content with the decision I took on both occasions.”

Maka, tak heran akan kita temui beberapa benda peninggalan Sir Winston Churchill di Istana ini, bahkan kamar masa kecilnya pun ada.


Mengapa berkunjung ke Blenhem Palace
Sir Winston Churchill (pic by wikipedia)



Tips ke Blenheim Palace
Red Drawing Room

Mengapa ke Blenheim Palace
Winston kecil


3. Blenheim Palace Dikelilingi Kebun dan Taman yang Indah Sekali


Dibuat selama berabad-abad oleh perancang taman ternama diantaranya Henry Wise dan Achille Duchรชne, Formal Garden mencerminkan perjalanan lintas zaman.

Formal Garden dibangun mengelilingi Istana termasuk di dalamnya ada Water Terraces, The Duke's Private Italian Garden, The Tranquil Secret Garden, The New Churchill Memorial Garden & Rose Garden.

Beberapa patung dan karya seni juga akan kita temui saat menjelajahi Formal Garden ini. Termasuk Temple of Diana- spot romantis tempat Churchill melamar istrinya.


pic by: blenheimpalace dot com

peta Blenheim Palace

Why should go to blenheim Palace


4. Blenheim Palace Mempunyai Koleksi Beraneka Benda Istimewa


Begitu memasuki area Istana mata kita akan dimanjakan dengan beraneka pajangan bergaya Eropa yang meliputi potret, furnitur, patung dan permadani yang indahnyaaa....

Di mana semua koleksi ini terpajang apik dan rapi di beberapa ruangan yang ada dengan petunjuk tertulis jenis ruangannya juga dilengkapi informasi dari panduan audio multi- bahasa yang disertakan dalam fasilitas tiket masuk Istana.

Benar-benar bisa membuat kita larut dalam kisah 300 tahun berdirinya Istana dan segala cerita penghuninya.


Why should go to Blenheim Palace
Green Writing Room

Mengapa harus ke Blenheim Palace
chapel


5. Blenheim Palace Memiliki Long Libary yang Memukau


Long Library, berukuran lebih dari 55 meter dari ujung ke ujung dengan 10.000 koleksi buku, pernah digambarkan sebagai kamar terpanjang di Inggris. Sebagai anak laki-laki keluarga kaya yang bersekolah di asrama, Churchill menghabiskan liburannya dengan mengunjungi kakek-neneknya di Blenheim. Di mana dia menghabiskan waktu bermain bersama sepupu-sepupunya. Bisa saja kecintaannya membaca dan menulis dimulai di ruangan Long Library ini. Sepanjang hidupnya, Churchill memang telah menyusun ratusan artikel surat kabar, majalah, pidato politik, kuliah umum, dan buku-buku baik tunggal maupun bervolume/berseri.

Diantaranya saat periode Perang Dunia II, Churchill menerbitkan: The Dawn of Liberation (1945), Victory (1946), War Speeches (1940-45, 1946), Secret Session Speeches (1946), The Second World War, 6 volumes (1948-53), The Sinews of Peace (1948), Painting as a Pastime (1948), Europe Unite (1950), In the Balance (1951), The War Speeches, 3 volumes (1951-52) & Stemming the Tide: Speeches (1953.)

Pada tahun yang sama, pada 10 Desember 1953, Sir Winston Churchill dianugerahi Hadiah Nobel dalam Sastra "karena penguasaannya atas deskripsi sejarah dan biografis serta untuk pidato cemerlang dalam membela nilai-nilai kemanusiaan yang mulia." Tapi karena kondisi kesehatan yang buruk, Churchill tidak dapat menghadiri Perjamuan Nobel di Balai Kota di Stockholm sehingga pidatonya dibacakan oleh Lady Churchill.

Oh ya, Long Library ini dilengkapi beberapa sofa besar, jendela lebar juga perapian yang hangat. Sebuah perpustakaan yang sungguh nyaman!


long library

saya menggunakan audio yang memandu dengan pilihan 9 bahasa 


Queen Anne



6. Blenheim Palace Menjadi Lokasi Syuting Beberapa Film Ternama


Arsitektur dan pemandangan indah Blenheim Palace yang memesona menyediakan latar yang menginspirasi untuk pembuatan film mulai dari serial drama hingga film dokumenter faktual dan modern.

Beberapa film yang mengambil tempat pembuatan di Istana ini diantaranya: Transformers: The Last Knight 2017, The BFG 2016, FAN (Bollywood)2015, SPECTRE (007)2015, Mission Impossible: Rogue Nation 2015, Cinderella 2015, A Little Chaos 2015, The Royals (TV series)2014, Gulliver's Travels 2010, The Young Victoria 2008, Harry Potter: Order of the Phoenix 2007, The Libertine 2004, The Four Feathers 2002.


salah satu scene Harry Potter (sumber twitter Blenheim Palace)




Tips berkunjung ke Blenheim Palace
lukisan Duke Marlborough ke-1 dan keluarganya



7. Blenheim Palace Saat Ini Masih Didiami oleh The 12th Duke & Duchess of  Marlborough dan Keluarganya



Hingga kini The 12th Duke dan Duchess of Marlborough dan keluarganya masih mendiami Blenheim Palace ini. Bendera di halaman istana akan berkibar saat Duke ada di rumah dan diturunkan ketika Duke pergi.

Jadi sesekali pengunjung bisa melihat keluarga Duke berkegiatan di sekitar area Istana, entah di sebelah mana. Maklum Istana memiliki lebih dari 200 kamar dengan 1.000 jendela!

Oh ya, ketika pertama kali dibangun, ukuran jendelanya diputuskan sehubungan dengan pentingnya orang yang tinggal di ruangannya. Pelayan memiliki jendela yang lebih kecil dan anggota keluarga Duke dan Duchess memiliki jendela yang lebih besar ukurannya.


mengapa ke Blenheim Palace
pakaian resmi Duke&Duchess of  Marlborough

Mengapa ke Blenheim Palace
koleksi keramik keluarga 

Mengapa ke Blenheim Palace
a giant Willis Organ produksi 1892 yang ada di Long Library

Informasi Saat Mengunjungi Blenheim Palace


Jam Buka

Park: 09.00-18.00
Formal Gardens: 10.00-18.00 
Palace: 10.30-17.30

*Jam operasional bergantung pada musim dan keadaan cuaca. Jika tidak memungkinkan akan ditutup lebih awal tanpa pemberitahuan.


Harga Tiket

Adult: Palace, Park & Gardens £27.00 / Park & Gardens £17.00
Concessions & Students (Over-60s & students with ID): Palace, Park & Gardens £25.00 / Park & Gardens £14.00
Child (Age 5-16. Free for under 5s): Palace, Park & Gardens £16.00 / Park & Gardens £7.60
Family (2 Adults & 2 Children) Palace, Park & Gardens £67.50 / Park & Gardens £44.50

* 1 GBP = Rp 18.500,-
*Harga khusus berlaku untuk rombongan atau kunjungan pelajar dari sekolah
*Ada additional private ticket tours yang akan dikenakan jika kita menginginkan mengunjungi: The Duke's Floor, Upstairs Bedroom, Downstairs Servants Floor


Shopping/Restaurant/Cafe

Ada beberapa tempat belanja, restoran dan kafe yang melengkapi Blenheim Place ini, yakni: The Orangery Restaurant, Water Terrace Cafe, Oxfordshire Pantry, Pizza Cafe, East Courtyard Shop, Toy Shop


Aksesibilitas

Enggak perlu khawatir bagi penyandang disabilitas karena sebagian besar area Istana bisa diakses dengan nyaman.


Mengapa ke Blenheim Palace
visitor centre board


Mengapa ke Blenheim Palace
East Courtyard Shop

Alasan ke Blenheim Palace
East Courtyard Shop

Tips Berkunjung ke Blenheim Palace



1. Sediakan Waktu 

Saya mengunjungi Istana ini kurang dari 2 jam ..Dan itu kuraaang pemirsaaa!!

Memang beberapa tempat bukan area terbuka dan hanya digunakan oleh keluarga. Tapi tetap saja, waktu untuk menjelajahi Istana beserta taman dan kebun indahnya yang luasnya warbiyasaaah memang butuh waktu tertentu.

Maka, lebih baik atur waktunya sehingga kita bisa puas menjelajahinya.


2. Cek Hari Kunjungan 

Lebih baik periksa jadwal di website resmi Blenheim Palace untuk memastikan apakah ada event yang sedang digelar. Karena pada waktu tertentu bisa saja Istana akan ditutup untuk event itu atau ramai sekali karena ada perayaan di sana. Atau sedang ada restorasi seperti saat saya ke sana sehingga beberapa bagian Istana ditutup selama Januari-Juni 2019.

Juga pastikan kondisi cuaca, karena bisa saja jika cuaca tak bersahabat sehingga Istana akan ditutup lebih awal.


Alasan ke Blenheim Palace


Alasan ke Blenheim Palace


3. Siapkan Jiwa Raga

Keliling ke area seluas 2.100 hektar tentu perlu tenaga ekstra. Jadi pastikan perut telah terisi atau bebekalan cemilan jika memang meragukan ketersediaan makanan di restoran yang ada.

Oh ya, ada Miniature Train yang akan mengantar pengunjung dari Palace ke Pleasure Gardens setiap setengah jam sekali dengan biaya 50 penny. Sayangnya saya saat itu tidak sempat menaikinya karena terbatasnya waktu yang ada.



Mengapa ke Blenheim Palace


First State Room

4. Kostum yang Tepat

Saya berkunjung di awal musim semi. Tapi, ternyata suhu masih berkisar di angka 3-6 dercel. Jadi pastikan mengenakan pakaian yang hangat jika masih dingin cuacanya. Apalagi jika berencana menjelajahi taman yang ada. Juga sedia payung/jas hujan untuk berjaga-jaga.

Tak lupa kenakan alas kaki yang nyaman karena kita akan lebih banyak jalan.

Oh ya, waktu yang tepat berkunjung ke Istana memang saat musim panas tiba. Yakni sekitar bulan Juni-Agustus. Kabarnya saat itu pengunjung banyak yang piknik di taman yang ada.


5. Gunakan Panduan Audio

Tersedia audio di pintu masuk istana yang sudah termasuk harga tiket. Pastikan menggunakannya. Dan enggak usah khawatir, English-nya clean and clear, sehingga bisa dimengerti ucapannya.


Tips ke Blenheim Palace
pilihan bahasa audio


Alasan ke Blenheim Palace
gerbang bagian dalam


Mengapa ke Blenheim Palace
State Dining Room

Baiquelah temans...itu dia sekilas info dari saya tentang Blenheim Palace yang memesona. 

Jadi jangan lewatkan kunjungan ke sana jika dirimu ke Britania Raya yaaaa..Juga ikuti kisah perjalanan saya setelah dari Blenheim Palace, yakni ke Bicester Village - surga penyuka benda branded di Inggris.๐Ÿ’–



Blenheim Palace
Woodstock OX20 1PP, UK
www . blenheimplace . com




Selamat Berwisata

Dian Restu Agustina




Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

73 komentar untuk "7 Alasan Mengapa Harus ke Blenheim Palace Saat ke Inggris"

  1. Rumah gedenya udah kayak istana. Itu belum lagi tamannya, gak kebayang kalau seharian ngelilingin tiap sudutnya gak bakal cukup deh. Tapi saya penasaran tentang lorong itu, gimana bisa sepanjang itu yah, dan dari fotonya malah udah kayak jadi perpustakaan aja. Keren emang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas, itu long library, jadi kamar panjaaaang yang berfungsi sebagai perpustakaan rumah, maka termasuk disebut perpustakaan rumah terpanjang di dunia

      Hapus
  2. Megah bangeeeettt, musti persiapan fisik juga keknya nih ngelilingin bangunan rasa istana... Wha noted deh Bleinhem Palace, mudah2an terwujud impian ke Inggris. Aamiin...

    BalasHapus
  3. Pas lihat tiket masuk...hmmm saya dpt diskon £2 mayan. Wah...seharian pun kayaknya blm puas yah keliling². Arsitekturnya keren. Ada penampakan ga sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, enggak nampe ke seluruh park&garden saya, enggak cukup waktunya karena fokus ke palace-nya
      Penampakan ada kalau datang malam kali hihihi

      Hapus
  4. wah asyik banget ya kak berkesempatan buat ke sana..
    itu kayaknya ngunjungi satu tempat aja seharian ngga cukup yaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada durasinya sih per tempat, berpa menit keliling waktunya, di audio disebutkan. Dan ada kereta mini buat bagian luar, sehari bisa kalau kakinya kuat

      Hapus
  5. planningku mau ke inggris msh sktr 2 thnan lg sih. tp sbnrnya tujuan utama dan paling sakral itu ,karena kita berdua mau thawaf di anfield stadium, markasnya liverpool hahahahaha... tp setelah itu, pgn jugalah eksplor inggris :D. menarik nih istananyaaa.. aku suka masuk ke istana2 begini apalagi ada banyak brg antik dan lukisan di dalam. lgs ngebayangin gmn yaaa hidup di zaman dulunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi..semoga segera ya Mbak bisa ke sana
      Kalau kemarin memang enggak ke stadium sama sekali..karena memang bukan penikmat bola hahaha

      Hapus
  6. jalan-jalannya seru, Mbak Di. terpukau banget deh sama arsitektur dan kemegahan Blenheim palace ini. Langsung ngebayangin dulunya bagaimana para penghuninya melakukan aktivitas di rumah besar ini. hoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, itu yang terbayang juga...mereka ngapain saja di rumah segede gaban gitu

      Hapus
  7. Luar biasa staminanya nih mbak Dian. Abis holiday langsung ditulis. Keren. Dan aku bener-bener terbius dengan keindahan dan kemegahan Blenheim Palace ini. Kapan yah bisa jalan-jalan ke luar negri gini. Semoga dapat rejekinya. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamiin
      Segera ditulis karena ada DL arisan blog organik kwkwkw...Juga biar enggak lupa

      Hapus
  8. megah banget ya, saya sampe kebelinger bagaimana cara beberes rumah yang segede gaban gitu. Masyaallah, mungkin udah saya buatin kos-kosan kali biar wkwkwk, mata duitan banget aku. Emang sih kalau ke Inggris kaya kudu banget ya ke Blenheim Palace ini, tempatnya kece pisan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu dia...saya mikirnya kenapa enggak disewakan jadi hotel ya hahaha..kan mayan

      Hapus
  9. MasyaAlloh Blenheim Palace megah babget, begitu rumah biasa kalo istana beneran kaya apaa. Halaman tengah aja kaya lapangan bola gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, halaman tengahnya aja bingung dah nyapunya haha

      Hapus
  10. Wow keren! Kemudian mikir, kapan ya aku ke UK hahhaha... aamiin ya Allah semoga ada rejekinya. Buat anak2 ini recommended ngga mba? soalnya kan takut itu barang2 dipegang2 hahah serem dah. Kalau liat halamannya sih seneng banget pastiii, anak2 bisa lari2an :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. anak-anak banyak yang ke park&garden. Ada juga yang masuk palace, tapi mereka tenang dengerin audio..sambil jalan. Enggak tahu kalau anak kita kwkwk

      Hapus
  11. Sayan ngebayangun rumah segede gitu, capek apa enggak ngepelnya hahaha. Kalau main petak umpet, ngumpet di salah satu kamar aja nyarinya bakal lama, ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sampai berapa hari enggak kelar-kelar main petak umpetnya haahaha

      Hapus
  12. Mbak, aku membayangkan tempat ini selayaknya keraton gitu ya kalau di Indonesia? Fungsinya ya, bukan megahnya, hihihi ...

    Sebagian bangunan dikhususkan sebagai istana tempat tinggal para bangsawan anggota kerajaan, sebagian lainnya bisa dikunjungi oleh masyarakat umum.

    Kalau datang ke tempat ini, kayaknya aku bakal lebih dari dua jam, deh. Ya gimana, bakalan banyak terpesonanya sebelum sadar buat menikmati tempatnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak..karena mereka pembiayaan mandiri, akhirnya dibuka untuk umum untuk dana perawatan diantaranya

      Hapus
  13. Serius aq mikirin cara bersihin rumah segede gitu gmn ya? Wooow 200 kamar lho. Berarti kalau pengen eksplor blenheim palace mending nggak usah bawa anak ya. bisa gempor.

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha iya...bawa stroller kalau masih kecil, atau anak yang dah gede

      Hapus
  14. Duh, kudet diriku kalau Mission Impossible dan Harry Potter pernah main-main di Blenheim Palace ini. Nanti coba tak ubek-ubek dulu yg seri Order of The Phoenix ituh.

    Keren bingits yak. Luas banget pasti capek nyapunya, hehe. Kalau saya sih paling tertarik di spot Long Library-nya. Benar-benar peninggalan Sir Winston Churchill yg berkelas.
    Thanks for the info :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya saya langsung terpana sama Long Library masa kecil Winston Churchill, pantes saja sekelas itu tulisannya ya

      Hapus
  15. Wuah luaaas banget dan megaah! Suka banget liat foto kebun dan tamannya yang indah *ngebayangin duduk2 di situ :D Beneran deh waktu 2 jam nggak akan bakal cukup ya kalo berkunjung ke sana, pasti bakal nggak kerasa deh waktu.

    BalasHapus
  16. Yang paling menarik dari negeri Pangeran Charles ini adalah bangunan2 tua yg masih kokoh berdiri.. Dalam hati selalu berdoa kapan bisa ke Inggris, pengen banget tapi butuh biaya gede ya Mba..

    BalasHapus
  17. Oalaaahhh bangunan non kerajaan aja bisa seluas itu ya mbaaa... Aku kok jadi penasaran, pas scene apa sih Order of The Phoniex syuting di Blenheim Palace. Sebagai penggemar Harry Potter sungguh aku penasaran mbaaa...

    BalasHapus
  18. Ngebayangin baca buku di long library pasti betah banget itu, interiornya keren banget.

    BalasHapus
  19. Waahh keren yaa lapangan bola aja kalah deh luasnya, semoga suatu saat bisa kesini hehe

    BalasHapus
  20. Gede banget rumahnya ya, gimana yg istana beneran. Jadi pingin ke England nih semoga ada rejeki dan bisa mampir sini :)

    BalasHapus
  21. Aku suka sekali bangunan-bangunan dari benua Eropa. Bangunannya besar-besar, tinggi-tinggi dan memiliki ruangan yang luas sekali. Suka banget sama jendela dan long librarynya, bisa betah ya Mbak di sana. Saya belum pernah menjelajah sampai Inggris tapi sudah diwakili oleh Mbak Dian. Tks ya Mbak, jadi ngikut tournya nih

    BalasHapus
  22. Ini rumah seukuran dukuh dan milik sendiri. DUh! Gimana rasanya punya istana seperti ini

    BalasHapus
  23. wah aristekturnya memang bagus ya, aku suak abnget lht bangunan dg aritektur yang unik, bagus dan banyak hiasannya

    BalasHapus
  24. gimana nyapunya? hehehe...kok aku juga sering bgt becanda gitu sama anak2 kalau ngomongin rumah guedee. padahal kalau orang yg sdh punya rumah guede ya mana mikir soal nyapunya ya kan? hahaha.. keren banget mbak istananya. pasti asik sekali di situ ya mbak.

    BalasHapus
  25. Muahahaha, tips berkunjung ke tiga itu, "Siapkan Jiwa Raga!"
    Bisa membayangkan, bisa membayangkan...

    Anganku langsung mengembara ke beberapa scene film dengan settingan Victoria
    Bangunan megah, kebun-kebun dan kolam yang luas, pesta dansa, cari pasangan dan tentu saja kisah cinta para penghuninya

    Yang pasti berasa di dunia lain ya...

    ... dan bakal banyak inspirasi sepulangnya dari sana ya, mba

    BalasHapus
  26. Punya rumah seluas itu, gimana cara ngeberesinnya, ya? Mungkin ratusan ART ya, wkwkwwk

    Horang kaya mah bebas ya... Eh tapi Churchill hebat juga ya, banyak buku yang telah diterbitkan.

    Perpustakaannya itu nyaman banget ya, jadi yang baca pasti betah. Perpustakaan tapi kok ya ada sofa yang enak gitu.. hihihi

    Wah ternyata Rogue Nation dan Spectre syuting di situ juga toh. Pantesan ada latar yang mirip-mirip, apalagi pas di taman dan di area tengah-tengah istana yang luas itu.

    BalasHapus
  27. Luar biasa ya rumah kayak istana segede itu,banyak buku. Berasa lagi di hogward harpot mba.

    Mak kalau pakai audio itu keluar bahasa apa ? Dia ngejelasin ini ruangan apa gitu? Bawa sendiri audionya apa dipinjemin sana mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, dia atas sudah saya jelaskan tiket termasuk audio, ada pilihan bahsa...saya pilih Inggris. Ada penjelasan tentang ruangan-ruangan

      Hapus
  28. Dua kata untukmu Mbak Dian.
    PUASSS! PUASSS! (ala tukul arwana)
    Yang paling bikin aku ngiri itu Drawing Room-nyaaaa. Huhuhu. Pengen banget punya ruangan drawing sendiri, kapan bisa terwujudnya? Mbuh! Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, horang kaya jaman dulu tiap ruangan khusus fungsinya, writing room, drawing room, library,..dll

      Hapus
  29. Asyiknya yang habis liburan, seru lihat foto-fotonya. Ku tandai nanti kalau pas liburan kesini ah, lumayan buat referensi soalnya siapa tau ada rejeki buat kesana.

    BalasHapus
  30. Keren banget mba ini bangunannya. Sudah ada sebelum nenek ku lahir. Hehe... fasilitasnya juga lengkap ada buat beli oleh-oleh. Tertarik loh aku mba sama bonekanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak..mereka punya souvenir shop lengkaaap dan barangnya bagus-bagus. Harga pun enggak tinggi sekali, masih mahalan barang belanjaan

      Hapus
  31. Beneeer~
    Ini gimana bebersihnya ssiih?
    Apa punya abdi dalem macam di Keraton Ngayogyokarto?

    Harga tiket masuknya membuatku berpikir (aka. ngitung) "Ini kalau di rupiahin, berapa yaak?"
    Huhuu~
    Secara 1 pound Rp 17.000,- bukan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 200 kamar itu untuk pemilik dan servant Mbak..
      1 pound 18.500

      Hapus
  32. Duh kaya raya banget berarti ya semasa dia jaya-jayanya. Luar biasa. Entah punya pembantu berapa ya untuk mengerjakan semua pekerjaan rumahnya ini.

    BalasHapus
  33. Mantep banget ini, rumahnya gede kayak istana ya mba. Bagunannya cakep ya. jadi pengen deh ke Inggris.

    BalasHapus
  34. Masyaa Allah cakep banget tempatnya. Duh mbak rasanya pengen langsung ke sana. Ternyata drama the royal syutingnya di sini. Pantesan settingnya cakep-cakep.

    Lihat foto map langsung melongo. Waduh. Satu rumah luasnya sekecamatan gitu.

    BalasHapus
  35. ngebayangin seandainya aku yang tinggal di rumah segede dan semevvah itu, ehhmmm hahaha
    suka ngeliat bangunan dengan arsitektur seperti ini, apalagi kalau ada cerita sejarahnya.

    BalasHapus
  36. Baca posting-an ini, gw jadi ngebayangin berapa biaya pemugarannya per tahun.
    Kira2 ini diinfo sama tour guidenya, mba?..
    Biaya pribadi atau pemerintah ?..
    Tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. SAya enggak pakai tour guide Mbak..pakai audio guide.
      Yang saya baca Istana ini pengelolaannya mandiri, maka tiket bisa semahal itu, orivate tour untuk bagian istana tertentu beda pula harganya. Souvenir shop dikelola juga dengan baik. Dan mereka juga membuka donation table di dekat ticket office.
      Tentang bantuan pemerintah saya kurang tahu

      Hapus
  37. Sumpahhh mupeng abis ka, aku berasa lagi ikutan jalan bareng sama kaka berkesan banget.

    BalasHapus
  38. Wah keren Mbak bisa ke Inggris. Yang bikin kagum Inggris itu, banyak universitas kelas dunia dan memang bangunannya banyak yang gaya klasik tapi tetap eksis dan megah sampai sekarang.

    BalasHapus
  39. Aku jadi semakin pingin ke UK setelah melihat bangunan-bangunannya, karena saya termasuk yang menyukai bangunan klasik. Semoga bisa menyusul Mba Dian melihat megahnya Blenheim Palace.

    BalasHapus
  40. Ya Allah... Bagusnya! Semoga sesuatu saat bisa ke Inggris utuku saksikan Blenheim Palace langsung. Suka banget sesuatu yang bersejarah begini.

    BalasHapus
  41. Mudah2an ada kesempatan ke Inggris seperti mba nya... Ide bagus ya pemandu audio itu, untuk museum2 di Indonesia

    BalasHapus
  42. Mba... perpustakaannya itu lho, bikin saya bermimpi sedang ada di bleinhem place. Sepertinya seharianpun saya ndak pengen beranjak dari perpus senyaman itu... duuh banget ini

    BalasHapus
  43. Wah gak nyangka rumah biasa bisa semegah ini. Apalagi Long library. Insha Allah suatu saat nanti bisa kesini. AAMIIN

    BalasHapus
  44. Pertama, sukak banget tulisanny detail dan informatif. Kedua, jadi pengen ke sini! Sebagai orang yang kerja di dunia masa lalu. Tempat kaya gini selallu bikin takjub!

    BalasHapus
  45. Bangunannya gede banget ya kak. Aku ngebayangin penghuninya ga capek apa ya kalo misalnya keliling bangunan ๐Ÿ˜‚
    Btw arsiterurnya kerenn ๐Ÿ˜

    BalasHapus
  46. Kalau saya diberi kesempatan kesana bisa mulut saya susah menutup karena terkagum kagum.
    Rumah yang indah dan bersejarah.
    1-2 hari sepertinya masih kurang cukup ya...pingin menghayati setiap sudut bangunan bersejarah ini, terutama Library nya.

    BalasHapus
  47. Sangat representatif banget nih infonya, semoga bisa sampai di sana juga ya

    BalasHapus
  48. Menarik ya informasi tentang istana ini, mudah-mudahan suatu waktu dapat berkunjung kesana...

    BalasHapus
  49. Bersyukur ya Mbak bisa punya kesempatan untuk mengunjungi Blenheim Palace ini. Bangunan bersejarah dengan arsitektur yang masterpiece banget. Kalau aku ke London angan2ku adalah ke 221B Baker Street, haha..

    BalasHapus
  50. Aku akuuu Potterhead mbaaak :D Mupeng bange abis baca ini, semoga suatu hari bisa jalan2 ke Inggris, amiiin. Syok pas baca Bleinhem Palace ini ada 200kamar, haha

    BalasHapus
  51. Noted, semoga bisa menyambangi semuanya nanti kalau ke Inggris, aamiin ya Rabb.

    BalasHapus
  52. Wah seneng banget bisa turut serta jalan2 ke Inggris dengan membaca blog ini. InsyaAlloh menyusul bisa sampai Inggris ya mba.

    BalasHapus
  53. keren kali mbak. semoga suatu hari bisa menginjakkan kaki disini ala bangsawan dari kerajaan Inggris. hahahah

    BalasHapus