Review POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung






Setelah menyeberangi Selat Sunda menggunakan Kapal Reguler, kami langsung menuju hotel tempat menginap di POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung. Jarak yang kami tempuh dari Pelabuhan Bakauheni menuju hotel ini adalah sejauh 90 km dengan waktu satu setengah jam melalui ruas tol Bakauheni - Terbanggi Besar.

POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung terletak di lokasi yang strategis, dekat ke tempat makan, pusat belanja dan fasilitas umum lainnya. Untuk fasilitas dan layanan pun cukup memuaskan dan bagi saya sepadan dengan harganya.

Bagaimana review lengkapnya? Ini dia!



Location & First Impression of POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung







Pertama sampai di hotelnya, yang nampak adalah lahan parkir dengan area terbatas di bagian depan hotel. Meski ternyata, perkiraan saya tersebut enggak benar, karena ada lahan parkir lagi di samping dan bagian belakang hotel, for free dan dijaga security!

Kemudian, melangkah ke lobby, saya disambut dengan nuansa cerah warna-warni khas POP! Hotel dengan dominasi warna hijau segarnya.

Nuansa seru ini berimbang dengan outfit stafnya yang kekinian dan casual yang menyambut ramah di kantor depan. Lobby yang berhias sebuah pohon Natal unik - terbuat dari sandal hotel POP!, satu set sofa di dekatnya dan 2 set lagi di sisi lainnya, nampak menambah ceria penampakan awal hotelnya. Tak ketinggalan 2 set desktop berakses WiFi tersedia menggoda untuk digunakan tetamu yang memerlukannya. 

Sementara di ruangan yang sama, ada berpasang kursi dan meja makan yang saat pagi difungsikan sebagai tempat sarapan. Warna-warni meja kursi ini pun segar didominasi warna hijau, biru, merah, oranye dan kuning menyala. Beberapa berbentuk meja tinggi dengan bar stool, meja segi empat biasa dengan kursi dan ottoman dan meja rendahnya.

Tak jauh dari jajaran kursi ini ada meja saji di mana esok pagi menu sarapan tersedia untuk para tamu hotel. Tak lupa, ruangan lantai 1 ini juga dilengkapi toilet, beberapa koran di rak, charging station dan 3 buah lift untuk menuju ke lantai atas.

Oh ya FYI, saat check in tadi akan ada uang jaminan untuk kunci @100 ribu per kamarnya. Jadi karena saya pesan 2 kamar ya nitip uangnya 200 rb yang mana waktu check out dan kita kasih balik kuncinya uang akan dikembalikan lagi ke kita.














The Room of POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung



Naik ke lantai tempat kamar kami berada, di koridor kami disambut dengan pintu yang ngepop bangets juga warnanya. Kemudian membuka pintunya, ada wastafel mungil di di sebelah pintu persis dengan kaca kecil mempermanis. Memang wastafel terletak di luar bath room, karena luasan kamar mandi memang tak kalah simpelnya. Berbentuk seperti portable toilet dengan closet dan shower yang terletak bersebelahan beneran sesuai dengan motto yang disandang POP! Hotel yakni: An Economy Hotel for Smart & Eco-Friendly Traveler.

Tak kalah ekonomisnya, toilettries yang disediakan hanya sebungkus kecil sabun dan sampo, sementara untuk yang lain bisa dibeli di front office, paket seharga 25 rb yang terdiri dari: 2 sikat & pasta gigi, 2 sabun cair, 1 penutup kepala dan 1 set cotton bud.

Juga, di dalam kamar hanya tersedia 2 botol air mineral, sedangkan untuk air panas bisa ambil sendiri di dispenser yang tersedia di tiap lantainya. Kopi dan teh? Beli dewe....hehe

Nah, bagaimana dengan kasurnya? Di kamar saya ada 2 buah twin bed yang beneran "single" ukurannya. Jadi kalau buat bertiga - misal nginep sama anak yang agak besar bakalan enggak nyaman.

Maka, meski anak bungsu saya masih 10 tahun, dan di beberapa hotel masih bisa ikutan kamar untuk 2 dewasa (kecuali sarapan kadang bayar/kena charge), kami jarang nambah ekstra bed buat si sulung. Mending pesan 2 kamar, jadi saya sekamar  sama si sulung, suami dengan si bungsu. Sehingga semua nyaman dan bisa istirahat dengan tenang saat liburan.

Oh ya, untuk bed cover dan bantal serta handuk yang disediakan, agak kusam seperti sudah lama enggak ada penggantian baru, meski kondisi bersih dan wangi sih baunya. Ini agak bikin saya illfeel juga...hahaha

Juga, karena eco-friendly tadi, air panas yang tersedia juga yang eco-saving sepertinya. Karena saat mandi airnya hanya agak hangat saja dan bukan panas keluarnya.

Terus, di kamar juga ada TV dengan cable channel, free WiFi yang lumayan kenceng, safe deposit box (brankas laptop) juga AC split yang melengkapi.

Overall, kamar POP!Hotel Tanjung Karang - Lampung yang mungil ini nyaman untuk ditiduri....😍









What's Around POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung



Malam tiba, setelah unloading koper di kamar, kami memutuskan keluar cari makan dengan berjalan kaki. Karena tadi saat tiba kami melihat di sekeliling hotel banyak tempat makan pun ada 2 minimarket, Indomaret dan Alfamart yang bersebelahan. Jadi enggak perlu bingung jika kelaparan.

Setelah lihat kiri kanan, kami pun memutuskan makan di Rumah Makan Budi Rahayu - Makanan Khas Jawa Timur (Malang). yang ada di sisi kanan hotel. Dan, pilihan ini ternyata tepat adanya karena rawonnya enaaak, khas Malang juga porsinya banyak. Harganya terjangkau pula, 4 porsi rawon dengan nasi dan tambahan lauk pauk serta 4 jeruk anget seharga 140 ribu saja. Alhamdulillah, mantap jiwa rasanya! Bikin perut kenyang, balik ke hotel bisa tidur nyenyak sampai pagi ...!

Sementara malam kedua, kami makan di Kopi Oey yang lokasinya satu halaman dengan POP! Hotel Tanjung Karang ini (sepertinya pemilik bangunannya sih sama). Tapi sayangnya cabang gerai kopi milik (alm) Bondan "Maknyuss" Winarno ini mengecewakan saya sekeluarga. Pasalnya hampir semua menu dibilangnya sold out alias enggak tersedia. Akhirnya kami pesan makanan yang ada dan itupun rasanya keasinan seperti sudah dihangati berulang. hiks! Hm, tahu gitu ke warung makan lain yang ada di sekitar hotel saja.





Breakfast at POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung


Pagi tiba, saat sarapan pun datang juga. Saat saya sekeluarga turun ke lobby, sudah hampir full tempatnya. Memang ada rombongan tamu berkendara bis yang sepertinya sedang berkegiatan/meeting di sini. Karena mereka memakai seragam yang sama. Tak heran POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung ini memang memiliki ruang meeting yang bisa menampung sampai 100 orang.

Dan rombongan ini bikin menu yang tersedia jadi hampir tak bersisa. Staf yang jaga yang mendata nomor kamar saya pun meminta saya menunggu makanan di top up dulu. Enggak lama sih...

Menu sarapannya sederhana: nasi putih, sup wortel/kapri, ayam goreng, kue pastel, acar, sambal dan kerupuk. Saya enggak tahu ini disebut nasi rames atau nasi campur...kwkwkw. Tapi lumayanlah buat amunisi sebelum keliling Lampung hari ini. Oh ya, juga ada pula teh dan kopi yang melengkapi.

Sedangkan di hari kedua, sarapan yang tersedia adalah set: nasi uduk, bihun, ayam goreng, orek tempe, acar, sambal dan kerupuk.
Not bad & better than yesterday!






Overall, menginap di POP! Hotel Tanjung Karang - Lampung itu...


cukup nyaman dan sudah sesuai harapan. Apalagi, hotel yang dibangun pada tahun 2014 dengan 8 lantai dan 168 kamar ini selain strategis juga punya andalan layanan untuk tetamu yang kecapekan jalan/berkegiatan. Yakni adanya Aura Spa & Health Center yang menawarkan traditional Javanese massage dan aromaterapi treatment.

Apakah saya mencoba? Sayangnya enggak sempat pemirsaaah...karena pagi setelah sarapan sudah check-out untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Kota Bengkulu.😁

Apakah perjalanannya seru? Tentu saja, tapi ....penuh drama! Karena suami sempat saya antar ke UGD RS Bengkulu, saya dan si sulung juga periksa ke dokter setempat dan hotel kami ...waduh miris sekali!πŸ™ˆ

Tunggu saja di bagian selanjutnya yaaa...πŸ’“












Salam Bahagia


Dian Restu Agustina














15 comments:

  1. Wahhh saya baru dengar nama hotel ini. Jadi penasaran pengen coba juga deh

    ReplyDelete
  2. Syukurlah cerita menginap di pop hotel Tj.karang Mba Dian cukup menenangkan. Heheh. Soalnya saat staycation di sana, aku punya pengalaman yang kurang menyenangkan. Anyway, kalau mau kulineran di sana, bisa ke PKOR juga Mba Dian. Agak jauh sih, tapi opsi makanannya cukup banyak lho ☺️

    ReplyDelete
    Replies
    1. noted, kalau ke Lampung lagi kulineran di PKOR, makasih Mbak Efa

      Delete
  3. Aku juga sudah beberapa Kali ke lampung jarak tempuh dari bakauheni ke kotanya jauh sampai pegal dan bosan duduk 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau menurutku sih deket, lewat tol 90 km...sekitar sejam sampai:)
      Hampir sama dengan Merak-Jakarta

      Delete
  4. Pop hotel identik dengan warna warni ya Mba, dan mini roomnya alias sempit hahaha.
    Memang buat bisnis sih.

    Tapi sepertinya Pop hotel ini udah lama kayaknya ya, kok kurang memadai gitu hehehe.
    Btw keren banget Mba perjalanannya, tapi asyiknya anak-anak udah gede sih ya, udah bisa mandiri, jadinya bisa lebih santai.

    Idaman banget nih traveling lewat darat, semoga nanti bisa ikutan kayak Mba Dian :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Sesuai harga, Mba Rey..200 rb dapat kek gini, sepadan.
      Iya nih, dah dari 2014 hotelnya, perlu ganti" dan ada renovasi

      Delete
  5. Endingnya kok di Rumah Sakit, kak?
    Semoga sehat dan sehat selalu yaa...kak.

    Seneng banget berlibur ke tempat yang nyaman.
    Kata orang, uda jodohnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, hujan deras sepanjang jalan
      Pas berangkat dah pada ga fit sih memang

      Delete
  6. Pop ini emang nyaman bgt buat staycation..
    Aku selalu suka warnanya, warna warni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau buat staycation kurang nyaman, ini hotel transit..buat bisnis atau transit wisata mau sekedar tidur saja seperti saya 😁

      Delete
  7. Meski banyak hal kurang sreg di hati tapi kalau WiFi lancar jaya wah buat content creator mah serasa tertutupi semuanya ya hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang bikin sreg bukan WiFi, mbak..kan seharian pergi hihihi
      Tapi harga, hotel 200 rb an di tengah kota, dekat kemana-mana, murah ini

      Delete
  8. wah di kotaku juga ada nih, Mbak Pop Hotel. Ternyata dia termasuk ecofriendly hotel ya. Kalau nginap ke situ kayaknya perlu bawa sabun sendiri. hihi

    ReplyDelete