Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ustadz Subhan Bawazier: 10 Karakter Pendidik Sukses

Alhamdulillah selama tiga hari, pada 19-21 Nov 2025 lalu, saya bisa menghadiri Sarasehan ke-7 Salam Jamiyyah Al Azhar Indonesia. Sebuah event tahunan yang menjadi ajang silaturahmi pengurus Jamiyyah Al Azhar seluruh Indonesia. 

Diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan Ketua atau pengurus Jamiyyah dari berbagai sekolah Al Azhar yang berada dalam naungan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia. Kegiatan berlangsung di Karawang, Jawa Barat tepatnya di Al Azhar Karawang dan Hotel Resinda, Karawang. 

Senangnya, tak hanya bisa menguatkan silaturahmi, sinergi dan kolaborasi antar pengurus Jamiyyah, kami juga bertambah wawasan dan ilmu baru dari narasumber yang mengisi acara ini. 

Di antaranya dari Ustadz Subhan Bawazier yang mengisi hari pertama acara dengan tausiah bertema "10 Karakter Pendidik Sukses"

Kajian diikuti peserta dengan seksama dan semangat empat lima meski sejak pagi kegiatan sarasehan dijalani. 

Lalu apa saja karakter pendidik sukses itu?


Apa Saja Karakter Pendidik Sukses

Well, Ustadz Subhan Bawazier mengingatkan jika kenikmatan duniawi, termasuk kekayaan, kemewahan, dan anak-anak, hanyalah bersifat sementara.

Anak-anak adalah amanah dari Allah, yang dimaksudkan untuk menyembah-Nya.

Sementara, tujuan utama pernikahan adalah untuk mendidik anak-anak yang menyembah Allah dan berkontribusi pada masyarakat dengan baik. Sehingga orang tua seharusnya memandang anak-anak mereka sebagai sarana untuk masuk ke Jannah (surga) melalui pendidikan yang benar.

Nah, ciri-ciri utama pendidik/orang tua yang sukses, di antaranya:

1. Ikhlas

Menyerahkan semua tindakan, termasuk mendidik anak-anak, semata-mata untuk Allah, tanpa mencari pujian dari orang lain.

2. Taqwa

Mempertahankan hubungan yang kuat dengan Allah, karena taqwa adalah dasar pendidikan yang efektif.

3. Ilmu

Memiliki pengetahuan yang luas untuk menyampaikan pelajaran dengan efektif, memahami bahwa setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda. Pembelajaran berkelanjutan sangat penting bagi pendidik.

4. Tanggung Jawab

Menjalankan tugas sebagai orang tua/pendidik dengan sadar dan tekun. Hal ini termasuk membimbing anak dalam praktik keagamaan dan memahami pentingnya kesopanan bagi wanita.

5. Kesabaran (Sabar)

Bersabar, karena Allah bersama orang yang sabar. Kesabaran menyempurnakan ibadah dan krusial dalam menghadapi tantangan mendidik anak.

6. Kelembutan dan Kasih Sayang

Mendekati anak dengan kebaikan dan cinta, karena kekerasan tidak efektif. Membangun hubungan yang ramah dengan anak.

7. Kekuatan dan Kemampuan Beradaptasi 

Sesuaikan metode pengajaran sesuai dengan usia dan pemahaman anak, sehingga belajar menjadi menyenangkan dan menarik.

8. Hindari Kemarahan

Jangan mudah terpancing. Pahami bahwa anak-anak sedang dalam proses penemuan diri, dan orang tua harus bersikap pengertian dan pemaaf.  

9. Kebersamaan Tanpa Jarak

Hadir secara fisik dan emosional bagi anak-anak, memupuk komunikasi interaktif daripada membiarkan teknologi menciptakan jarak.

10. Inspiratif dan Teladan

Jadilah teladan yang baik, menginspirasi anak-anak untuk menjadi kreatif, saleh, dan bersyukur.



Yuk, Semangat Menjadi Pendidik Sukses! 

Alhamdulillah bertambah ilmu sebagai ibu. Tak hanya ingat akan peran istri dalam menerapkan tips pernikahan bahagia atau rumah tangga harmonis saja tapi juga diingatkan dalam peran ibu sebagai madrasah/sekolah utama bagi anak-anaknya. 

Di akhir ceramahnya, Ustadz Subhan Bawazier yang dikenal luas sebagai seorang pendakwah dengan ceramah-ceramahnya yang fokus pada akhlak, keluarga, dan tatanan sosial Islami ini mengingatkan peserta Sarasehan Salam Jamiyyah Indonesia, agar jangan menyimpan asumsi negatif tentang Allah, karena Allah SWT itu adil dan tidak akan membebani siapa pun melebihi kemampuannya.

Mengasuh anak diibaratkan seperti menanam pohon; apa yang kamu tanam, itulah yang akan kamu tuai.

Karenanya pentingnya mencari pengetahuan yang bermanfaat dan melindungi diri dari pengetahuan yang tidak berguna demi terciptanya generasi rabbani.  Serta perlunya orang tua terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka, dan bukan hanya mengandalkan sekolah saja. 

Mari tingkatkan kualitas dan semangat mendidik kita demi lahirnya generasi terbaik Indonesia! 💞


Salam Semangat

Dian Restu Agustina

Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

5 komentar untuk "Ustadz Subhan Bawazier: 10 Karakter Pendidik Sukses "

  1. Aku teringat peranku sebagai ibu, belajar ikhlas dan sabar agar mendidik anak lebih bermakna. Semoga semua ibu-ibu di luar sana sehat2 lahir batin supaya bisa membersamai anak-anak hingga dewasa. Aamiin

    BalasHapus
  2. Rasanya ketampar baca Artikel ini kak. Saya belum bisa sabar menghadapi anak kalo lagi bertingkah. Hahaha

    Entahlah rasanya menyesal kalo marah tapi sebelum marah mudah naik emosi. Hihi.
    Seru ya kak bisa ikut kajian tema parenting begini.

    BalasHapus
  3. Artikelnya sangat menginspirasi, mba Dian. Daftar karakter pendidik sukses yang disampaikan terasa relevan dan membumi, bukan sekadar teori. Membaca ini jadi pengingat bahwa peran pendidik bukan hanya mengajar, tapi juga membentuk karakter. Terima kasih sudah berbagi tulisan yang bermakna. 🙏✨

    BalasHapus
  4. Benar banget nih kesepuluh poin dari Pak Ustadz. Poin ke-6 - 9 banyak yang mengabaikan, ke anak main bentak. 🫣Memang yang harus jadi pendidik, dalam hal ini guru, haruslah yang the best ... Kalau orang tua sebagai pendidik, harus banget belajar banyak (mengingatkan diri sendiri).

    BalasHapus
  5. Senangnya membaca artikel bergizi seperti ini, Mbak Dian. Sepuluh karakter pendidik sukses ya, ikhlas, taqwa, ilmu, tanggung jawab, kesabaran, kelembutan kasih sayang, kekuatan dan kemampuan beradaptasi, hindari kemarahan, kebersamaan tanpa jarak, inspiratif dan teladan. Joss semuanya, merangkum aspek dunia dan akkhirat.

    BalasHapus