Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ALZTIFY 2026: Saat Warna-Warna Anak Muda Bersinar Bersama

Ada sesuatu yang selalu istimewa dari masa muda. Tentang semangat yang seolah tidak pernah habis, mimpi yang terus tumbuh, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Di usia inilah seseorang mulai menemukan warna terbaik dalam dirinya: ada yang bersinar di lapangan olahraga, ada yang hidup di atas panggung seni, dan ada pula yang mengekspresikan kreativitas lewat rasa dan karya.

Semangat itulah yang melahirkan ALZTIFY 2026, festival tahunan perdana SMA Islam Al Azhar 20 Kembangan. Sebuah perjalanan yang sejatinya dimulai sejak tahun lalu, ketika Cooking Competition pertama berhasil menjadi ruang kecil bagi siswa untuk menunjukkan bakat mereka. Dari sana muncul satu kesadaran penting: ternyata potensi anak muda begitu luas dan tidak bisa dibatasi hanya di dalam ruang kelas mereka.
Karena itulah lahir sebuah mimpi yang lebih besar. Bukan sekadar lomba, tetapi sebuah festival yang mampu merangkul berbagai ekspresi generasi muda dalam satu panggung besar bernama ALZTIFY alias Al Azhar Twenty Festival!!
Hadir dengan tema “Colors of Youth Expression”, ALZTIFY 2026 menjadi perayaan warna-warni kreativitas siswa. Tema ini mengingatkan bahwa setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Ada yang penuh semangat dalam kompetisi futsal, ada yang percaya diri menciptakan hidangan terbaik dalam cooking competition, dan ada pula yang tumbuh melalui seni, hiburan, serta kolaborasi.

Keunikan itu kemudian divisualisasikan melalui konsep “Anthropomorphic City”, sebuah kota imajinatif tempat berbagai karakter hidup berdampingan secara harmonis. Konsep ini menggambarkan lingkungan kreatif yang inklusif—tempat setiap bakat bisa berkembang tanpa kehilangan identitasnya.

Semangat tersebut semakin hidup dengan hadirnya Burung Merak yang keindahan sayapnya melambangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemegahan bakat anak muda yang bersinar dalam harmoni sebagai maskot resmi ALZTIFY. 

Lalu, seberapa seru gelaran Alztify itu?

sumber foto: IG @smaialazhar20



ALZTIFY 2026: Colors of Youth Expression

Alztify 2026 diawali dengan Opening Ceremony yang digelar pada Kamis, 30 April 2026 dengan menampilkan defile sekolah peserta lomba serta penampilan tari tradisional dan ASBD (Al Azhar Seni Bela Diri) oleh para siswa. 
Kemudian selama periode 3-8 Mei 2026 digelar Pertandingan Futsal yang diikuti oleh 20 tim dari SMP/SMA berdasarkan Kelompok Umur di bawah 16 tahun (U16). 
Pesertanya terdiri dari: SMPN 142 Jakarta, MTSN 13 Jakarta, SMA Muhamadiyah 3 Jakarta, SMKN 35 Jakarta, MTS Al Husna Tangerang, SMPN 29 Jakarta, SMP Budi Murni 2, SMPI Al Azhar 10, SMAI Al Azhar 20, SMPI Al Azhar 3 Bintaro, SMK Al Irsyad Jakarta Pusat, SMPN 245 Jakarta, ⁠SMP Muhammadiyah 6 Jakarta, SMA Al Azhar 2 Pejaten, SMP Al Azhar 1, SMP Al Bayan. Darunnajah Islamic Boarding School (beberapa sekolah mengirimkan 2 tim).
Lalu, ada Cooking Competition yang diramaikan oleh 19 tim (2 siswa/tim) dari SMK/SMA yang berlomba dengan kreasi masakan berbahan dasar singkong pada Sabtu, 9 Mei 2026 dari pukul 09.00-10.30 pagi.
Pesertanya terdiri dari: SMK Islam Assadatul Abadiyah (Singkong Merdeka), SMK Islam Assadatul Abadiyah (Srikandi Singkong Squad), SMK Islam Assadatul Abadiyah (Jawara Singkong Squad), SMK Islam Assadatul Abadiyah (Singkong Nusantara Squad), SMK Islam Assadatul Abadiyah (Singkong Kalcer Squad), SMK YASPIA (Yaspia Culinary Club), SMKN 27 (Dapoer Gallagher), SMKN 27 (Tim Telor), SMKN 27 (Nona Hoki), SMKN 27 (BISA), SMAI Al Azhar 1 (Tim 1), SMAI Al Azhar 1 (Tim 2), SMKN 27 (ANTWIN), SMAI Al Azhar 1 (Tim 3), SMK YASPIA (Yaspia Culinary Club 2), SMAI Al Azhar 20 (Tim 1), SMK Bina Nusa Mandiri (Dapoer BNM), Darunnajah Islamic Boarding School, SMAI Al Azhar 20 (Tim 2).
Hingga ALZTIFY ditutup dalam Closing Ceremony di hari Sabtu 9, Mei 2026 dengan menampilkan band siswa SMAI Al Azhar 20, tari tradisional dari ekskul tari, Kungfu Chef Muto dan diakhiri dengan penampilan band D'Nava, grup musik muda berbakat asal Jakarta Barat (alumni SDI Al Azhar 8 Kembangan) yang berhasil menembus jajaran 3 besar grup dalam ajang pencarian bakat musik di televisi, Band Academy Indosiar.
Rangkaian acara yang sungguh seruuuu!! 

Seseru hasil masakan peserta Cooking Competition yang bikin ngiler di video berikut ini:
Oh ya, dari kedua perlombaan, para juara mendapatkan hadiah:

Futsal:
  • Juara 1: Uang Pembinaan Rp 2.000.000, Tabungan Junior BSI @100.000/peserta, Piala, Sertifikat, Merchandise BSI, Goodie Bag
  • Juara 2: Uang Pembinaan Rp 1.500.000, Tabungan Junior BSI @100.000/peserta, Piala, Sertifikat, Merchandise BSI, Goodie Bag
  • Juara 3: Uang Pembinaan Rp 1.000.000, Tabungan Junior BSI @100.000/peserta, Piala, Sertifikat, Merchandise BSI, Goodie Bag
  • Juara 4: Uang Pembinaan Rp 500.000, Tabungan Junior BSI @100.000/peserta, Piala, Sertifikat, Merchandise BSI, Goodie Bag
  • Most Valuable Player (MVP): Piala, Sertifikat, Merchandise SMAI Al Azhar 20
Cooking Competition:
  • Juara 1: Uang Pembinaan Rp 2.000.000, Tabungan Junior BSI @100.000/peserta, Piala, Sertifikat, Merchandise BSI
  • Juara 2: Uang Pembinaan Rp 1.500.000, Tabungan Junior BSI @100.000/peserta, Piala, Sertifikat, Merchandise BSI
  • Juara 3: Uang Pembinaan Rp 1.000.000, Tabungan Junior BSI @100.000/peserta, Piala, Sertifikat, Merchandise BSI
  • Juara Harapan 1: Uang Pembinaan Rp 500.000, Piala, Sertifikat, Merchandise SMAI Al Azhar 20
  • Juara Harapan 2: Uang Pembinaan Rp 350.000, Piala, Sertifikat, Merchandise SMAI Al Azhar 20
  • Juara Harapan 3: Uang Pembinaan Rp 200.000, Piala, Sertifikat, Merchandise SMAI Al Azhar 20
*seluruh peserta Cooking Competition mendapatkan goodie bag dari Cedea 

Penutup

Alhamdulillah, gelaran ALZTIFY 2026 berlangsung dengan sukses. 

ALZTIFY bukan hanya tentang kompetisi atau hiburan semata. Festival ini menjadi ruang belajar tentang sportivitas, solidaritas, kepemimpinan, dan keberanian untuk berkembang. Di balik meriahnya acara, ada siswa-siswi yang belajar menyusun konsep, bekerja sama dalam tim, menghadapi tantangan, hingga mengelola sebuah festival besar dengan profesional.

ALZTIFY 2026 juga menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara sekolah, masyarakat, serta berbagai mitra industri demi mendukung lahirnya generasi muda Indonesia yang kreatif dan percaya diri.

Pada akhirnya, ALZTIFY 2026 bukan hanya tentang siapa yang menang di atas panggung. Tetapi tentang bagaimana setiap siswa berani menunjukkan warna terbaik dalam dirinya. 
Karena dunia selalu membutuhkan lebih banyak anak muda yang berani berkarya, percaya pada potensinya, dan siap bersinar bersama. 
ALZTIFY 2026 mungkin menjadi langkah pertama, tetapi semangat yang lahir di dalamnya diharapkan akan terus tumbuh jauh melampaui satu festival. Setiap tepuk tangan, setiap perjuangan di balik layar, setiap tawa, dan setiap pengalaman yang tercipta tahun ini akan menjadi bagian dari perjalanan besar menuju ALZTIFY yang lebih baik di masa depan.

Kami percaya bahwa sebuah karya besar selalu dimulai dari keberanian untuk mencoba. Karena itu, ALZTIFY bukan hanya milik hari ini, tetapi juga milik generasi-generasi berikutnya, khususnya siswa SMAI Al Azhar 20 yang akan terus membawa warna, ide, dan inovasi baru.

Semoga festival dua tahunan ini dapat terus berkembang menjadi festival yang lebih kreatif, lebih inspiratif, dan lebih berdampak, tidak hanya bagi SMA Islam Al Azhar 20 Kembangan, tetapi juga bagi generasi muda Indonesia.

Sampai bertemu di ALZTIFY berikutnya, dengan semangat yang lebih besar dan warna-warna baru yang siap bersinar!💖





Salam Semangat

Dian Restu Agustina












Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

8 komentar untuk "ALZTIFY 2026: Saat Warna-Warna Anak Muda Bersinar Bersama"

  1. Keren nih SMA Islam Al Azhar 20 Kembangan punya gelaran Al Azhar Twenty Festival
    karena seperti kata Mbak Dian, acara ini bermanfaat untuk meningkatkan sportivitas, solidaritas, kepemimpinan, dan keberanian untuk berkembang
    Bekal akademis aja gak punya cukup, karena persaingan di masa depan sangat kompleks

    BalasHapus
  2. Memang benar, warna bisa jadi “bahasa tanpa suara” yang langsung menyampaikan emosi kepada seluruh penontonnya.

    Aku baca isi tulisan kali ini pun, juga sudah lebih dulu merasakan hangat sekaligus semangat!

    Salut banget melihat kreativitas dan energi luar biasa dari anak-anak SMA Al Azhar yang berhasil membuat festival sekeren ini.
    Tabik untuk para penggagas dan seluruh pekerja kreatif ALZ Festival — kalian kereeennn!!!

    BalasHapus
  3. Sekolah Al-Azhar memang rutin mengadakan acara tahunan ya Mbak. Diisi dengan rangkaian acara yang menarik, baik dari segi presentasi maupun hadiahnya. No wonder, anak-anak selalu semangat mengikuti. Kreativitas anak-anak juga tertantang dan mereka pun full energy untuk menghadirkan yang terbaik di dalam festival.

    Inget belasan tahun yang lalu, saat sulungku sekolah di SD Al-Azhar Jababeka. Dia ngikut festival mewarnai. Gak menang sih tapi kelihatan banget dia bahagia dengan keseruannya selama acara berlangsung. Terus ibu-ibu juga rame ngisi stand-stand makanan dan minuman. Ada sponsor juga. Sayang saya gak bisa hadir karena diadakan pas hari kerja.

    BalasHapus
  4. Salut banget sama sekolah yang satu ini. Bikin agenda atau kegiatan terniat sekali ya. Sampe ada maskot acara juga lho, amazing.

    ALZTIFY 2026: Colors of Youth Expression, beneran wadah berekspresi anak-anak ya, manalah kedua lomba yang diadakan hadiah nya pun super menarik pula. Salut banget sih aku. Banyak sekolah yang terlibat ikutan jadi peserta, kebayang meriah nya. Keren sekali deh.

    BalasHapus
  5. Keren banget Anak-anak yang menyusun konsep dan menjalankan festival sebesar ini sedang melatih skill yang justru paling dibutuhkan di dunia nyata. Sampai dapat kepercayaan dari sponsor sekelas bank negara.

    Para pesertanya pun senang dapat ruang belajar tentang sportivitas, kolaborasi, dan keberanian tampil yang tidak akan ditemukan dalam mata pelajaran manapun.

    BalasHapus
  6. Acaranya meriah sekali ya
    Alhamdulillah dengan banyak program seperti ini menjadikan anak didik makin memiliki bekal untuk masa depan
    Karena acara seperti ini menjadi ruang belajar bagi anak untuk terus memahami akan apa itu sportivitas, solidaritas, kepemimpinan, dan keberanian untuk berkembang.

    Ajang para anak didik belajar menyusun konsep, bekerja sama dalam tim, menghadapi tantangan, hingga mengelola sebuah festival besar dengan profesional. Insyaallah itu akan jadi modal untuk hidup bermasyarakat kelak

    BalasHapus
  7. Saya jadi ingat bahwa sebuah potensi benar, seringkali lahir di luar ruang kelas. Bukan berarti bangku pendidikan formal kurang memberi peran, tapi ini kaitannya dengan bakat ya. Misalnya adik saya punya skill menggambar, itu nggak ada kan pelajarannya di kelas. Maka dia otodidak bertahun-tahun hingga akhirnya bisa dapat kerjaan luar negeri sebagai artist gambar animasi.

    BalasHapus
  8. Membaca artikel ini benar-benar membuat merinding sekaligus bangga; Mba Dian sangat jenius dalam merangkai kata sehingga semangat muda yang membara di ALZTIFY 2026 terasa begitu hidup dan emosinya langsung menular ke hati pembaca. Pengemasan narasinya begitu indah dan puitis—terutama saat mengulas filosofi Burung Merak dan konsep *Anthropomorphic City*—membuat ulasan festival SMA Islam Al Azhar 20 Kembangan ini tidak sekadar jadi laporan acara, melainkan sebuah karya tulis yang sangat menyentuh, apresiatif, dan mampu menginspirasi siapa saja yang membacanya.

    BalasHapus