Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arisan Macan Ternak di Saung Bangker, Menjaga Silaturahmi Sambil Kulineran

Ada persahabatan yang berawal dari pertemuan tak sengaja. Ada pula yang bermula dari rutinitas mengantar dan menjemput anak sekolah. Seperti persahabatan saya dengan ibu-ibu yang tergabung dalam geng macan ternak alias mama cantik pengantar jemput anak. Hehehe....

Jangan membayangkan macan yang suka menerkam, ya, Gaesss! Ini mah singkatan manis untuk para mama yang dulu punya kesibukan rutin mengantar dan menjemput anak sekolah. Dari yang awalnya hanya bertemu di gerbang sekolah, lama-lama jadi akrab, saling mengenal, bertukar cerita, hingga akhirnya punya grup arisan sendiri.

Alhamdulillah, persahabatan itu masih terjaga sampai sekarang.


Berawal dari Mengantar Anak ke Sekolah

Ketika si bungsu masih duduk di bangku TK, saya sengaja memilih sekolah yang dekat dengan rumah. Kebetulan, TK tersebut berada di dalam komplek perumahan tempat kami tinggal dan dikelola oleh yayasan wakaf masjid di lingkungan kami.

Jaraknya dekat sekali, hanya sekitar 10 menit berjalan kaki dari rumah. Jadi, saya bisa mengantar dan menjemput si bungsu sambil jalan kaki. Lumayan, sekalian menggerakkan badan, ya, meski tujuan utamanya tentu saja mengantar anak sekolah.

Sementara itu, si sulung yang saat itu sudah duduk di bangku sekolah dasar, saya antar jemput menggunakan sepeda motor. Jarak sekolahnya sekitar 10 menit berkendara dari rumah.

Nah, dari rutinitas itulah saya mulai akrab dengan ibu-ibu lain yang juga setia mengantar dan menjemput anaknya. Awalnya mungkin hanya saling menyapa, kemudian mengobrol ringan sambil menunggu anak keluar kelas. Eh, lama-lama malah jadi teman ngobrol, teman berbagi cerita, dan akhirnya teman arisan.

Anak-anak kini sudah SMA, tetapi persahabatan kami masih terjaga Kami punya grup arisan dengan nominal yang tidak terlalu besar. Sebab, bagi kami, yang terpenting bukanlah berapa uang yang terkumpul, melainkan kesempatan untuk bertemu dan menjaga silaturahmi.

Sebulan sekali, sebisa mungkin kami mengusahakan untuk berkumpul. Kadang arisan diadakan di rumah anggota yang mendapat giliran menarik arisan bulan itu. Sesekali, kami memilih restoran agar suasananya berbeda.

Seperti beberapa waktu lalu, kami sepakat mengadakan arisan di Saung Bangker, sebuah restoran berkonsep Betawi di kawasan Meruya, Jakarta Barat.

Arisan di Saung Bangker, Suasana Pedesaan di Jakarta Barat

Saung Bangker berlokasi di Jalan Kembang Kerep, Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Nama Bangker sendiri merupakan singkatan dari Kembang Kerep, yaitu nama jalan tempat restoran ini bermula.

Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau, khususnya bagi kami yang tinggal di kawasan Jakarta Barat dan sekitarnya.

Sebelum hari-H, teman yang mendapat giliran arisan sudah melakukan reservasi. Jadi, ketika kami berdatangan, tempat untuk rombongan kami sudah disiapkan. Praktis, deh! Kami tinggal datang, duduk manis, lalu bersiap menikmati acara arisan yang tentu saja diselingi banyak cerita.

Begitu masuk ke area restoran, suasana santai langsung terasa. Saung Bangker memiliki banyak pilihan tempat duduk (saung) dengan konsep outdoor, dikelilingi pepohonan yang membuat suasananya terasa sejuk. Ada pula pilihan tempat duduk indoor bagi pengunjung yang lebih nyaman bersantap di dalam ruangan.

Konsep yang cocok untuk makan bersama keluarga, berkumpul dengan teman-teman, atau sekadar mencari suasana berbeda dari restoran di tengah hiruk-pikuk kota.

Saat kami datang, suasana restoran cukup ramai. Selain pengunjung yang datang bersama keluarga, ada pula rombongan yang sedang mengadakan reuni SMA.

Kalau melihat usia para peserta reunianya, sepertinya mereka seangkatan dengan saya... Hahaha! Bisa jadi, mereka juga sedang menikmati momen bernostalgia, mengenang masa sekolah, dan bertukar kabar setelah sekian lama tidak berjumpa.

Meski ramai, acara masing-masing rombongan tetap terasa nyaman karena area tempat berkumpulnya terpisah. Jadi, kami bisa asyik mengobrol tanpa merasa terganggu oleh pengunjung lain.

Untuk urusan parkir, tersedia area bagi kendaraan motor maupun mobil. Fasilitas ini tentu menjadi nilai tambah, terutama bagi pengunjung yang datang berombongan.


Pelayanan Cepat, Makanan Enak, Harga Bersahabat

Salah satu hal yang membuat saya nyaman makan bersama rombongan di Saung Bangker adalah pelayanannya.

Karena sudah melakukan reservasi, rombongan kami mendapat tempat yang telah disiapkan. Ada karyawan yang membantu melayani kebutuhan kami selama acara berlangsung.

Pelayanannya cukup sigap alias sat-set. Ketika ada tambahan makanan atau minuman yang kami pesan, tidak perlu menunggu terlalu lama sampai pesanan tersaji.

Bagi saya, hal seperti ini penting ketika makan bersama dalam jumlah orang yang cukup banyak. Sebab, acara arisan bukan hanya soal makanan, tetapi juga kenyamanan selama berkumpul.

Lalu, bagaimana dengan makanannya?

Secara pribadi, saya cocok dengan rasa makanan di Saung Bangker. Pilihannya juga cukup beragam, mulai dari olahan ikan, ayam, bebek, aneka sop, sate, sayuran, hingga camilan dan minuman segar.

Untuk kisaran harga, menu makanan dan minumannya bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga  tergantung jenis dan porsinya. Jadi, pengunjung bisa menyesuaikan pilihan dengan selera serta anggaran masing-masing.

Menurut saya, harganya cukup ramah di kantong untuk acara makan bersama, apalagi jika datang beramai-ramai.

Memilih Paket Nasi Liwet untuk 10 Orang

Karena datang bersama rombongan arisan, kami memilih paket nasi liwet untuk 10 orang.

Paket nasi liwet atau yang juga dikenal dengan menu bacakan ini cocok untuk disantap bersama-sama. Nasi dan aneka lauk disajikan memanjang di atas alas daun pisang, sehingga setiap orang bisa mengambil makanan sambil menikmati suasana kebersamaan.

Ada sensasi tersendiri ketika makan dengan konsep seperti ini. Tidak hanya duduk berhadapan dengan piring masing-masing, tetapi juga berbagi hidangan di tengah meja. Suasananya terasa lebih akrab, cocok dengan tujuan kami datang, yaitu arisan sekaligus mempererat silaturahmi.

Untuk pilihan paket nasi liwet, tersedia paket dengan porsi berbeda. Paket nasi liwet untuk empat orang tercantum seharga Rp224.000, sedangkan paket nasi liwet spesial untuk 10 orang seharga Rp590.000.

Kami memilih paket untuk 10 orang. Alhamdulillah, porsinya cukup dan mengenyangkan untuk rombongan kami. Isinya terdiri dari: nasi liwet, gurame pecak, ayam/ikan goreng, tahu tempe, ikan asin, lalapan, karedok, bakwan jagung, sambal ijo&merah, teh

Selain paket nasi liwet, Saung Bangker juga menyediakan beragam pilihan menu yang menggugah selera.

Beberapa menu yang bisa dipertimbangkan antara lain:

  • Olahan ikan dan seafood: gurame pecak, gurame bakar, gurame goreng, sop gurame, pecak ikan nila, cumi, dan udang bumbu rujak.

  • Menu ayam dan bebek: ayam goreng, ayam bakar, ayam pecak, ayam kremes, serta bebek goreng kremes.

  • Sate dan hidangan berkuah: sate kambing muda, sop iga sapi, soto Betawi, dan sop ayam.

  • Sayuran dan camilan: sayur asem, tumis kangkung, gado-gado, pisang crispy, serta singkong keju.

  • Minuman: aneka jus, es timun serut, dan pilihan minuman lainnya.

Banyak pilihan, kan? Kalau datang bersama keluarga besar atau teman-teman dengan selera yang berbeda-beda, rasanya tidak sulit mencari menu yang sesuai.

Tentu saja, sebelum berkunjung, ada baiknya memastikan kembali ketersediaan menu dan harga terbaru kepada pihak restoran.

 

Fasilitas yang Mendukung Acara Keluarga

Selain suasananya yang santai dan pilihan menu yang beragam, Saung Bangker juga memiliki fasilitas yang mendukung kegiatan bersama.

Tersedia musala yang cukup luas bagi pengunjung muslim yang ingin menunaikan salat. Ada pula area bermain anak atau playground yang bisa menjadi nilai tambah bagi keluarga yang membawa si kecil.

Pilihan tempat duduk yang beragam juga membuat restoran ini cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Mau makan bersama keluarga, arisan ibu-ibu, reuni teman sekolah, atau sekadar berkumpul dengan sahabat, suasananya mendukung.

Bahkan, tempat seperti ini bisa dipertimbangkan untuk acara keluarga yang lebih besar, seperti lamaran atau pernikahan, tentunya dengan mengonfirmasi terlebih dahulu kapasitas, area acara, serta paket yang tersedia kepada pihak restoran.

Untuk reservasi atau informasi lebih lanjut, pengunjung dapat menghubungi nomor 0812-8357-8288 atau mencari informasi melalui akun Instagram resmi @saung_bangker.

Saung Bangker beroperasi setiap hari, pukul 10.00–21.30 WIB, berdasarkan informasi yang kami miliki. Namun, sebaiknya tetap melakukan konfirmasi sebelum berkunjung, terutama jika datang bersama rombongan.

Arisan Bukan Sekadar Mengumpulkan Uang

Bagi saya, ada hal yang jauh lebih berharga daripada uang arisan yang kami terima setiap bulan. Yaitu kesempatan untuk terus bertemu dengan teman-teman yang sudah menemani perjalanan kami sebagai ibu.

Dulu, kami disibukkan dengan urusan mengantar dan menjemput anak. Menunggu anak pulang sekolah menjadi kesempatan untuk mengobrol, bertukar cerita, bahkan mungkin sesekali berbagi keluh kesah tentang pengasuhan dan keseharian keluarga.

Kini, anak-anak sudah bertumbuh. Kesibukan mereka pun berbeda-beda. Namun, hubungan pertemanan yang terjalin sejak masa TK itu masih kami rawat dengan cara sederhana: berkumpul sebulan sekali, makan bersama, mengobrol, tertawa, dan sesekali jalan-jalan mencari suasana baru.

Arisan di Saung Bangker menjadi salah satu cara kami menjaga kebersamaan tersebut. Tidak harus selalu di restoran mahal. Tidak perlu pula acara yang mewah. Yang penting, ada kemauan untuk meluangkan waktu dan menjaga hubungan baik.

Sebab, semakin bertambah usia, saya semakin merasa bahwa silaturahmi adalah salah satu hal yang patut disyukuri dan dirawat. Teman yang sudah mengenal kita sejak bertahun-tahun lalu memiliki cerita tersendiri. Ada kenangan yang bisa dibicarakan kembali, ada perubahan hidup yang bisa disaksikan bersama, dan tentu saja ada tawa yang rasanya berbeda ketika dibagikan dengan orang-orang yang sudah akrab.

Selain bisa menikmati hidangan bersama, kita juga punya kesempatan untuk menciptakan kenangan baru. Kalau saya dan geng macan ternak, sih, yang penting arisan tetap jalan, perut kenyang, hati senang, dan silaturahmi terus terjaga.

Kalau arisan berikutnya mau ke mana? Hmmm... kita lihat nanti saja. Yang jelas, jangan sampai kalah sama kesibukan, yaaa💖



Salam Bahagia


Dian Restu Agustina






Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

Posting Komentar untuk "Arisan Macan Ternak di Saung Bangker, Menjaga Silaturahmi Sambil Kulineran"