Cara Atasi Kesepian Saat Harus Menjalani Ramadhan Sendirian



Ramadhan identik dengan kebersamaan bareng keluarga, teman dan handai taulan. Ibadah yang biasanya dijalankan sendirian, saat Ramadan akan dilaksanakan berbarengan. Kalau dulu makan terburu-buru, sekarang jadi meluangkan waktu untuk berbuka atau makan sahur bersama keluarga tercinta. Jika sholat wajib seringnya dikerjakan sendirian, saat Ramadhan jadi ditunaikan secara berjamaah dengan saudara, rekan kerja atau tetangga. Kebersamaan selama sebulan penuh yang begitu indah di bulan penuh berkah.

Tapi, sayangnya ada diantara kita yang tak bisa mengecap keberuntungan itu. Lantaran kegiatan atau pekerjaan, Ramadhan mesti dijalani jauh dari keluarga dan sanak saudara. Sehingga membuat kesepian datang mendera. Meski sebenarnya. Tak perlu merasa demikian. Karena sesungguhnya sesama muslim itu bersaudara. 

Nah, berikut cara agar tak merasa kesepian meski sedang menjalani Ramadhan sendirian :

1. Nikmati Kesendirian

Ramadhan saat yang tepat untuk mendekatkan diri pada Allah. Jadi, nikmati saat sendiri dengan berkonsentrasi meningkatkan iman dan takwa pada-Nya. Sendiri berarti bisa menambah ibadah juga ekstra berdoa. Baca buku-buku agama, mengaji Quran dan tafsirnya atau mendengarkan ceramah yang akan menguatkan iman. Berpalinglah hanya pada-Nya, yang selalu ada saat tak ada sesiapa di sisi kita.

2. Datangi Masjid 

Saat Ramadhan banyak kegiatan diadakan di masjid atau komunitas muslim di sekitar kita. Datangi dan cari informasi tentang aktifitas apa saja yang dihelat. Bergabunglah saat sholat wajib berjamaah, buka puasa, sholat tarawih, atau tadarus. Selain akan mendapat pahala ekstra tentu membuat kita jadi punya teman baru di tempat itu.

3. Menjadi Relawan

Agar tak merasa kesepian, coba sedekahkan waktu dan tenaga dengan menjadi relawan di masjid atau komunitas muslim yang ada. Bisa saja mereka memerlukan tenaga tambahan saat menyiapkan hidangan buka puasa, membersihkan area masjid atau mengawal anak-anak tadarusan. Berkah dapat, saudara baru pun mendekat.

4. Hidangan Andalan

Siapkan sajian khas buka puasa dari daerah kita dan hantarkan ke tetangga atau teman. Atau, bawa ke masjid yang mengadakan acara buka puasa bersama. Selain untuk mengenalkan diri dan asal daerah, berkahpun Insya Allah akan berlimpah.

5. Berbagi Ilmu

Jika kita memiliki kompetensi untuk berbagi ilmu, cari tahu pada pengurus masjid apa yang bisa dibantu. Adakah kelas menulis untuk remaja untuk produktif di bulan puasa, atau berbagi ketrampilan kreatif untuk anak atau orang tua. Jika kita punya latar belakang agama, kenapa tidak menawarkan diri menjadi salah satu penceramah di kegiatan dakwah. Mungkin dengan mengisi tausiah selepas Subuh berjamaah atau waktu sholat lainnya.


Sendirian tak berarti sama dengan kesepian. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Saat kita bisa membaur dan melebur dengan sesama dimanapun kita berada, sepi pun bisa tak berasa. Ingat, bisa saja ada orang yang merasa kesepian padahal ia berada di tengah keramaian. Sendiri itu hanya fisiknya saja. Jika kita selalu merasa Allah beserta kita, tak akan ada lagi kesunyian yang dirasakan. Insya Allah.



No comments:

Post a Comment