Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand

Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand. Ya, hal yang "menyenangkan" saat traveling dengan membeli paket tur diantaranya kita bisa memesan untuk dibawa ke tempat makan yang halal yang pastinya akan memudahkan saat waktu makan terutama di negara yang Islam bukan jadi mayoritas agamanya. Tapi, yang "kurang menyenangkan" adalah kita bakal diajak ke tempat tertentu yang mau enggak mau ada di itinerary itu. Biasanya tempat ini adalah pusat perdagangan, pertokoan atau penjualan apa gitu yang khas di daerah yang kita tuju. Kita diarahkan ke sana dan setengah "dibujuk" untuk membelinya. Setahu saya ini memang kerjasama antara travel agent dan pemilik usaha dan nantinya akan ada fee sebagai imbalannya. Tapi, dengar-dengar kalau di Thailand memasukkan tempat tertentu itu kewajiban. Sehingga jika mangkir, travel agentnya bisa kena denda yang ujung-ujungnya dibebankan ke wisatawan. Jadi setuju enggak setuju jadwal ke tempat itu memang mesti ada. Seperti saat saya mengikuti paket tur 3D2N di Bangkok yang memasukkan kunjungan ke Thep-prasit Mature Honey sebagai tujuan. Sebuah kantor penjualan produk madu dan kerabatnya dari merk Big Bee Farm Pattaya yang berada di Royal 9 Building Soi 17 Rama 9 Rd. Bangkok.


Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand


Tentang Big Bee Farm


Saya lansir dari website resminya, www.thaihoney.com bisnis Big Bee Farm dimulai pada 1999 dengan nama “Thep-prasit Honey Farm”, sebuah usaha kecil yang menjual royal jelly dan madu Thailand.

Pada 2010, bisnis ini telah tumbuh menjadi perusahaan besar pertanian lebah di Thailand, dan memulai nama barunya sebagai Big Bee Farm. Nah, pada saat ini, ruang lingkup usaha Big Bee Farm termasuk: beekeeping farm, food manufacturing factory,  bee acupuncture clinic , tourist bee farm & tourist car rental service.

Berfokus pada bisnis lebah, Big Bee Farm beroperasi dengan jaringan lebih dari 50 peternakan lebah di bawah  Thai Organic Bee keeper Association (TOBA) dan juga menjadi distributor tunggal untuk madu organik untuk TOBA.

Pusat Big Bee Farm bertempat di Nongplai, Banglamung, Chonburi. Di mana ada beragam sarang lebah dari yang berbentuk tradisional hingga modern ditampilkan. Dibuka sejak Januari 2010, Big Bee Farm berfungsi sebagai tempat peternakan lebah untuk tujuan pendidikan terbesar di Thailand. Di sini tersedia produk-produk madu hasil dari lebah liar maupun budidaya.  Big Bee Farm merupakan tempat wisata sekaligus tempat edukasi untuk para pengunjung untuk mempelajari tentang lebah dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya.

Nah, berpusat di Chonburi, Big Bee Farm memiliki kantor cabang di Pattaya, Bangkok, Phuket, Chiangmai dan Hat Yai. Dan, saya mengunjungi cabang yang berada di Bangkok.


Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand

Thep-prasit Thai Honey


Apa yang Disajikan di Thep-prasit Bangkok?


Rombongan kami sampai di sini pagi-pagi. Jarak tempat ini dari Centre Point Hotel Pratunam - Bangkok hanya sekitar 8 km. Bis kami diparkir di tempat parkir di seberang gedung menjulang yang merupakan gabungan perkantoran dan hunian. Pertama melihat gedung ini saya terheran, gedungnya tua dan seperti kurang perawatan. Dan ternyata bagian dalamnya juga setali tiga uang, kelihatan kusam dan jadoel! (bahkan saat saya pulang singgah ke toiletnya, menyeramkan kondisinya...duh!)

Nah, tour guide yang sangat lancar berbahasa Indonesia lalu mempersilakan kami memasuki sebuah ruangan di lantai dasar gedung, seperti ruang pertemuan gitu dengan meja di tengah dan kursi-kursi mengelilingi. Setelah beberapa lama menunggu datanglah seseibu yang saat saya pertama melihatnya yakin kalau dia orang Indonesia (meski tampilannya oriental). Benar saja, saat ngomong ketahuan kalau bahasa Indonesianya agak medok. 

Ibu ini melakukan presentasi seputar madu dan produk lain yang dihasilkan oleh Big Bee Farm. Penjelasannya sangat menarik. Kelihatan menguasai materi dan audiens. Bisa dibilang, marketer handal! Brosur yang dibagikan pun berbahasa Indonesia. Beneran, wisatawan Indonesia yang jumlahnya (mungkin) termasuk mendominasi jadi pangsa pasar tersendiri.

Apalagi ada sesi coba-coba dari setiap produknya. Tak ayal hampir dari kami semua anggota rombongan pun tertarik untuk membelinya, termasuk saya! Memang keren Thailand ini menggarap sektor pariwisatanya. Segala pernak-pernik dikelola dan dijual...padahal sebenarnya di negara lain termasuk Indonesia pun hal itu ada.

Setelah sesi penjelasan dan icip-icip, maka kami dilayani oleh beberapa asisten untuk menyelesaikan pembayaran yang bisa menggunakan berbagai metode baik dalam mata uang Rupiah maupun Baht. Kemudian kami diajak ke ruang pamer atau toko, di lantai yang sama, yang mana ada aneka produk lain yang ditawarkan. Di sini saya cuma melihat-lihat saja karena sadar diri tadi sudah terlanjur kepincut belanja hahaha...


Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand

Thepprasit Madu Thailand

Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand


Produk Thep-prasit a Brand Name by Big Bee Farm 

Oh ya, produk-produk yang ditawarkan di Thep-prasit by Big Bee Farm ini, diantaranya:


Mature Honey

Madu ekstrak alami, 100% alami, yang khusus berasal dari tumbuh-tumbuhan di wilayah pegunungan segitiga emas. Keunggulan dari produk ini tidak hanya secara alamiah dihasilkan tetapi juga secara klinis telah terbukti berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Thep-prasit honey merupakan madu yang sudah matang/sempurna. Tidak diproses, tanpa pengawet, warna dan rasa dijamin dengan GMP (Good Manufacturing Practices) dan bebas polusi.

Manfaat: untuk menurunkan panas dalam seperti sariawan, bibir pecah-pecah, batuk, sakit tenggorokan, insomnia, luka kulit (dioleskan) 

Harga: 1 kg = 970 Baht (sekitar 450 ribu)


Multiflora Bee Pollen

Bee Pollen adalah hasil kerja keras lebah yang mengumpulkan serbuk sari bunga di pegunungan segitiga emas. Bee Pollen menyediakan nutrisi bagi kesehatan dan pertumbuhan lebah. Pollen adalah superfood berkonsentrasi tinggi yang mengandung nutrisi kompleks berkualitas tinggi. Bee Pollen diproduksi dari spora tanaman yang kaya akan nutrisi Phytonutrient banyak terkandung di dalamnya, termasuk enzymes, bioflavonoids, asam amino, asam lemak yang memiliki proporsi omega 3 yang mengandung chelate dan vitamin kompleks.

Manfaat: gangguan pada saluran pencernaan, diet camur dengan jus buah, melengkapi nutrisi dan gizi, meremajkan kesehatan otot dan kulit, sakit menstruasi/tidak teratur, gangguan kelenjar prostat, sinusitis, mencegah kerontokan rambut.

Harga: 330 gram = 1200 Baht (550 ribu)


Fresh Royal Jelly

Para ahli mengenal Royal Jelly sebagai kelenjar susu lebah yang digunakan pada lansia, kesuburan, pertumbuhan dan membantu perkembangan otot dan kulit. Royal Jelly telah terbukti khasiatnya dan diakui oleh masyarakat selama berabad-abad sebagai suplemen bervitamin konsentrasi tinggi yang mengandung vitamin B complex (B1, B2, B3, B5, B8, B12), C, Inositol dan asam folat Mineral (nikel, kromium, fosfor, belerang, besi, mangan, natrium, potassium) dan 30 jenis asam amino. Royal Jelly bekerja di dalam tubuh scara alamiah melalui proses metabolisme dan system syaraf.

Manfaat: menjaga pembuluh darah agar jangan tersumbat, menstabilkan kolesterol dan hipertensi, membantu menstabilkan kadar gula dalam darah, meningkatkan daya tahan tubuh, memepercepat metabolisme tubuh, regerasi sel, memepercepat pemulihan setelah sakit, pertumbuhan anak, menyuburkan sel telur dan kualitas sperma serta meningkatkan vitalitas, memperlambat penuaan diri, membuat kulit awet muda, meningkatkan daya ingat, mengatasi gejala menopause.

Harga: 100 gram = 990 Baht (450 ribu)


Propolis

Propolis adalah getah yang dikumpulkan oleh lebah dari tanaman dan pohon yang digunakan oleh kelompok lebah untuk lapisan area utama sarang dan membentuk lingkungan steril yang dibuat secara alami oleh lebah. Propolis mengandung getah pohon, sari minyak, lilin, bioflavonoid. Bioflavonoid adalah bagian terpenting dalam kandungan propolis. Pengaruh antioksidan pada bioflavonoid dapat membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Dapat juga dikonsumsi untuk pengobatan luar.

Manfaat: propolis adalh antibiotik alami dan efektif untuk: bisul, maag, eksim/borok/jamur pada kulit, sakit gigi, sakit perut, gangguan usus, demam, pilek, infeksi radang tenggorokan, menurunkan kolesterol.

Harga: 20 ml = 650 Baht (300 ribu)

*Beberapa produk dijual dalam paket dengan harga yang lebih murah daripada satuan


Big Bee Farm

Thepprasit Thailand

Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand



Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand


Nah, kesemua produk ini akhirnya jadi buah tangan kami seluruh anggota rombongan. Meski hanya ukuran terkecil, setiap orang beli...hihi (Ini pasti berkat ibu marketer yang sungguh mumpuni tadi). Tapi memang khasiatnya lumayan kok dari yang saya beli. Lumayan..., sesuai dengan yang dijanjikan. Oh ya, kemudahan membeli bagi wisatawan Indonesia juga ada, sampai tersedia loyalty card-nya. Produk bisa dipesan online dan dikirim dari sana dengan harga khusus. Juga di marketplace di sini sudah banyak tersedia, tapi enggak tahu asli enggaknya.

Apakah saya repurchase
Enggak, beli yang lebih terjangkau saja di sini. Kalau khasiatnya sama kenapa enggak, iya kan? Tapi kalau ada yang ngasih oleh-oleh ya mau sih..kwkwk

Baiquelah, apakah teman-teman ada yang sudah pernah ke Thep-prasit juga seperti saya? Atau mungkin sudah pernah icip salah satu produknya?


Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand



Salam Bahagia

signature-fonts

26 comments

  1. Keren ya bisa bayar pakai rupiah terus jenis-jenis produk lebahnya pun beragam. Selain madu ada pollen, royal jelly, dan propolis.

    ReplyDelete
  2. Wah keluarga kamu pecinta madu banget, kalau ke sana pasti deh kalap juga pingin beli. Macam2 madunya ya

    ReplyDelete
  3. Aku sukaakk maduuuu!
    Anakku dan ibu mertua juga demen banget minum madu.
    Mauk banget lah ke Bangkok (lagi) dan main2 ke sini

    ReplyDelete
  4. Si ibu marketer ini kudu dikloning ya biar jadi jadi aset juga hahaha. Liat harga madunya mayan mehong sih. Penasaran rasanya kayak gimana bisa mahal gitu hahaha

    ReplyDelete
  5. Hihi iya waktu ke Thailand juga mampir ke sini dan pada borong, fiuh untung nggak tergoda soalnya harganya lumayan hihi beli produk Indonesia saja deh sama-sama berkualitas..

    ReplyDelete
  6. Belum pernah nih mba.. aku suka madu. Khasiatnya bagus banget ya mba. Wah mau nyobain semua jenisnya pasti bagus buat badan. Tapi harganya aduhai ya 😄 aku biasa pakai assyifa klo di sini..

    ReplyDelete
  7. keluargaku minum madu setiap hari. aku juga konsumsi propolis.
    kunjungan ke tempat penjualan madu mengingatkan aku sama kunjungan ke toko jaket kulit di istanbul... udah ada di paket turnya :)

    ReplyDelete
  8. Hihihi.. aku senyum-senyum baca yang bagian akhir. Kalau aku sih sama juga :D
    Kalau khasiatnya sama ya mending beli yang lebih murah di sekitar kita :)
    Btw TFS, Mbak..

    ReplyDelete
  9. Madu emang banyak sekali manfaatnya yah kak apalagi madu kayak gini penasaran banget jadinya ada madu yang terbuat dari Thailand ini ..

    ReplyDelete
  10. penasaran mba buat nyobain thepprasit thai honey, gimana ya rasanya.. kalo manfaat madu mah aku yakin pasti bagus buat kesehatan badan

    ReplyDelete
  11. Aku pernah langganan produk salah satu madu yang katanya bagus dari MLM, tapi ambil yang Bee Poleen aja sih. Harganya mirip dengan di Thep-prasit honey. Katanya memang kalo yang dihasilkan itu madu yang sudah matang/sempurna, biasanya tidak diproses dan tanpa pengawet juga.

    Senang ya punya pengalaman belajar mengenal madu dari tempat produksinya langsung

    ReplyDelete
  12. Waktu pertama kali ke Thailand karena pakai tour jadi kita tuh diajak mampir ke tempat madu gitu, kayaknya ini sama deh tempatnya. Jadi dikasih tau juga bagaimana madu mereka di produksi. Jadilah waktu itu dan kalau ke Thailand kita pasti beli madunya.

    ReplyDelete
  13. gak dikasih liat peternakan lebahnya ya? kira2 lebahnya bentuknya sama dg di sini atau gak 😆
    ah iyaa kalau madu berkualitas emang mahal. Tapi kalo jauh3 borong madu, waah bawa pulangnya kan ribet juga ya

    ReplyDelete
  14. Waah baru tau kalau ikut tur ke Thailand ada kunjungan ke tempat penjualan madu. Harga madunya lebih mahal dari Indonesia ya Mbak?

    ReplyDelete
  15. Belum pernah coba mba Madu asli bnget berarti y harga2ny lumayan Mahal.. next mau Juga k Thailand doakan y

    ReplyDelete
  16. Sepertinya banyak juga wisatawan dari Indonesia yang berkunjung ke Thailand ya. Sampai petugasnya pun yang sudah biasa berbahasa Indonesia. Seperti di Mekah, banyak orang Indonesia yang jadi petugas di sana

    ReplyDelete
  17. Propolisnya juga pait juga gak, kak?
    Senangnya belanja madu. Pokonya kalo uda pegang tas belanjaan, uda pasti aman gak direcokin lagi. Hihii~

    ReplyDelete
  18. produk yang ditawarkan beragam yaaa mba dan semuanya turunan dari hasil kerja keras lebah dengan khasiat yang beragam jugaa

    ReplyDelete
  19. Baru kemaren dibahas soal madu dan budidaya lebah hiii.
    ternyata selain manfaatnya banyak banget, semua dijaman pandemic ini melakukan hal yang sama.
    Aku udah nyoba dari bebrapa list ddi atas,

    ReplyDelete
  20. Belum pernah nih saya nyoba madu thailand. Sebagai penggemar madu kayaknya harus mencoba suatu waktu nanti kalau ke sana.

    ReplyDelete
  21. Lumayan juga ya harga madunya. Tapi emang kalau mengingat khasiatnya, ya gapapa lah ya mba pas ke sana ikutan beli. Nyenengin si ibu marketernya tadi hehehee....

    ReplyDelete
  22. Keren ya peternakan lebah sekaligus buat sarana belajar.
    Wah malah baru tahu kalau di sana ada produk madu yang cukup terkenal hehe. Bener kalau ada yg lokal dan khasiatnya sama yawda beli yg di sini aja hehe :D

    ReplyDelete
  23. Orang tua saya juga waktu itu mampir ke sini... Saya cuma liat fotonya, madunya mah enggak dioleh-olehin, hihihi...

    ReplyDelete
  24. Wah ternhata semua yg ke Bangkok pasti mampir sini yabmba krn akupun begitu suruh ke sini dijelasi juha dah ahahaha

    ReplyDelete
  25. Wkwk. .Saya pun kalo ada yg sama disini dg kualitas yg sama jg gak akan repurchase. Namanya mak emak kudu ngirit kan yaa.. Sukses ya btw marketernya.. Haha

    ReplyDelete
  26. aku juga sering sebal sih kalau kesannya jadi "harus" beli. apalagi kalau soal madu kan di Indonesia gak kurang2 yes? hahaha tapi buat pengalaman ini menarik banget sih ya, belum pernah tahu apakah di Indonesia ada wisata madu macam begini

    ReplyDelete