Gandi Sulistiyanto, dari Profesional Jadi Dubes RI untuk Korea Selatan

Temaaans, Presiden Joko Widodo pada Rabu, 17 November 2021, melantik 12 duta besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (dubes LBBP) untuk sejumlah negara sahabat di Istana Negara, Jakarta.

Nah, di antara dubes LBPP yang diambil sumpahnya oleh Kepala Negara, ada nama Gandi Sulistiyanto Soeherman, Duta Besar LBBP RI untuk Republik Korea - berkedudukan di Seoul, yang sebelumnya merupakan Managing Director Sinar Mas dengan sederet prestasi mumpuni.

Memang ya, Presiden Jokowi ini kerapkali bikin kejutan dalam menempatkan seseorang pada posisi dan jabatan tertentu. Seseorang dari luar jenjang karir dan bidang keahlian tertentu, akan ditempatkan untuk menduduki sebuah posisi yang bisa jadi berbeda bidang dari yang selama ini digelutinya.

Seperti penunjukan Gandi Sulistiyanto Soeherman yang akrab dipanggil Pak Sulis ini, yang bukanlah seorang diplomat karir ataupun politisi yang tergabung dalam partai tertentu, melainkan seorang profesional bisnis yang telah menjalani karir selama 39 tahun di beberapa grup bisnis terkemuka nasional!

Gandi Sulistiyanto, dari Profesional Jadi Dubes RI di Korea Selatan

Lalu, Siapakah Sosok Gandi Sulistiyanto?


Pria yang lahir di Pekalongan ini, menjalani karir hampir empat dasawarsa di sektor privat yang 29 tahun di antaranya berlangsung di Sinar Mas, dengan jabatan terakhir Managing Director.

"Duta besar ini, bagi saya bukan karir, melainkan penugasan. Karena yang yang menyampaikan ataupun memintanya adalah Pemerintah lewat Presiden Joko Widodo. Karir saya adalah sebagai profesional di dunia usaha, yang telah saya jalani selama 39 tahun," demikian disampaikan Pak Sulis terkait pelantikannya.

Maka, Pak Sulis melihat ini justru sebagai sebuah peluang, saatnya memberikan darmabakti kepada negara melalui jabatan duta besar. Panggilan yang menurutnya luar biasa, di mana tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama.

Sebuah kesempatan yang diterima bukan atas pertimbangan dari sisi komersial ataupun income. Karena menjadi dubes baginya adalah, mengabdikan karya kepada Pemerintah, dan mencatatkan legacy bagi keturunan dan anak cucunya. 

Juga, legacy kepada teman-teman atau juniornya di dunia usaha, kalangan profesional, bahwa seorang profesional, juga dapat menjadi duta besar mewakili negara.

FYI Temans, sebelum ditunjuk sebagai duta besar, Pak Sulis memulai karir di Astra International, kemudian berlanjut ke Sinar Mas dengan bergabung pada salah satu perusahaannya, PT Asuransi Jiwa Eka Life dan merasakan beragam penugasan serta posisi di sejumlah pilar usaha Sinar Mas.

Pria lulusan Advanced Management Program (AMP) Harvard Business School yang juga aktif dalam kegiatan sosial budaya ini pada awal pandemi bersama sejumlah pengusaha di bawah KADIN dan Yayasan Buddha Tzu Chi juga ikut menggalang donasi hingga Rp 600 miliar untuk penanganan pandemi.

Enggak itu saja, Pak Sulis juga punya perhatian pada pelestarian budaya lokal, di mana saat menjabat sebagai Ketua Umum Eka Tjipta Foundation, ikut mendukung penyusunan buku Warnasari Sistem Budaya Kadipaten Pakualaman Yogyakarta yang diluncurkan Januari 2012 di Bangsal Sewatama, DI Yogyakarta, agar dapat menjadi dokumentasi dan pemakaman sejarah bagi generasi mendatang.

Sementara, menceritakan awal penugasan, Pak Sulis mengungkapkan jika Menteri Sekretaris Negara memanggil dan menyampakan kalau ada peluang baginya guna menduduki jabatan tersebut. 

Pertimbangannya tentu saja keluarga, dan ada izin dari pimpinannya. Setelah memperoleh respon positif dari semua, baru ia sampaikan kesiapannya secara lahir batin, karena tugas ini menuntut kerja keras pastinya.

"Terus terang, istri saya penggemar drama Korea jadi pasti setuju. Anak-anak dan cucu saya juga penggemar BTS dan Blackpink. Jadi memang cocok. Semuanya tadi adalah contoh keberhasilan Korea membangun ekonomi kreatifnya, melalui produk drama, musik, hingga makanannya. Jarak negara ini juga tidak terlalu jauh dari Indonesia, jadi mobilitas mereka lebih mudah kalau harus kembali ke Tanah Air. Begitu pula alamnya, dari beberapa kali kunjungan kami ke sana, juga menarik.” kata Pak Sulis mengenai dukungan keluarga atas penugasannya.

Kemudian berlangsung prosedur fit and proper test di hadapan DPR. Setelah dinyatakan lulus, Pemerintah mengirimkan surat kepada negara akreditasi dalam hal ini Republik Korea. 

"Saat itulah, kalau nanti dari negara akreditasi sudah menjawab, memberikan persetujuan, baru Presiden akan melantik saya, sebelum berangkat memulai tugas, "jelasnya

Profil Gandi Sulistiyanto

Gandi Sulistiyanto dari Profesional jadi Duta Besar
sumber: https://www.sinarmas.com/smilemagazine/index.php/2021/11/16/filosofi-ala-president-office-di-seoul/

Belajar dan Melanjutkan Keberhasilan dari Pendahulu


Sementara menanggapi soal Dubes RI untuk Korea Selatan sebelumnya yaitu Pak Umar Hadi yang punya rekam jejak istimewa, apakah Pak Sulis akan terbebani atau justru termotivasi? 

Menurut Pak Sulis, sosok pendahulunya ini adalah seorang diplomat karir kawakan yang memiliki pengalaman mumpuni, mendunia dan telah banyak membuat pencapaian luar biasa. 

Terkait hal ini Pak Sulis berpandangan tidak mesti mengubah formula keberhasilan yang sudah terbukti. Menurutnya, ia merasa bersyukur bisa melanjutkan berbagai program dan kebijakan yang telah dirintis oleh Pak Umar Hadi.

"Meski akan ada kreasi-kreasi baru nantinya. Tetapi landasan yang sudah dibuat oleh pendahulu saya membuat rencana kerja akan lebih mudah nantinya, " begitu ditegaskannya.

Selain Pak Umar Hadi, ia juga menganggap dubes sebelumnya yaitu Pak John Prasetyo – yang sama seperti dirinya, berangkat dari sektor usaha – banyak meletakkan hubungan bilateral yang cukup erat antar kedua Negara. 

Intinya, Pak Sulis akan mengapresiasi pendahulu yang sudah meletakkan dasar-dasar kerja sebelumnya. 

Kemudian, Pak Sulis menyebutkan jika sedikit banyak terdapat persamaan antara pengabdian sebagai dubes dengan karir terakhirnya di sebuah korporasi besar - di President Office Sinar Mas. Hanya mungkin skalanya yang berbeda dalam berdiplomasi serta menjadi problem solver di sana, karena ini menyangkut negara.

Namun prinsipnya tetap melakukan diplomasi dan advokasi seperti filosofi ala President Office yang dulu diterapkannya. 

Di mana diplomasi, terkait hubungan keluar menjangkau publik, juga pemerintah. Bagaimana agar program yang ingin dilakukan, dapat diterima tak hanya oleh internal manajemen, namun juga pemerintah dan publik. 

"Nah, jika diplomasi tidak berhasil, terjadi polemik atau bahkan berkembang menjadi krisis, tentu membutuhkan mitigasi agar dapat segera selesai, di mana semua pihak tidak ada yang merugi, melalui amicable solution, win-win solution, tanpa ada pihak yang mesti kehilangan muka, losing face atau win lose solution, di sini advokasi berfungsi," paparnya.

Gandi Sulistiyanto Soeherman

Pelantikan Gandi Sulistiyanto

Jurus Diplomasi Ala Gandi Sulistiyanto


"Target duta besar adalah membuat trade balance Indonesia positif, lebih banyak ekspor kita ke Korea," tegas Pak Sulis. Karenanya saat sudah menjabat nanti, Pak Sulis akan melakukan jurus-jurus diplomasi, yakni:

  • Ekonomi Kreatif

1. Optimalisasi Indonesian Trade Promotion Center: dengan membuka kesempatan bagi pengusaha Indonesia untuk dapat memperkenalkan produknya ke Korea, menjaga kualitas barang-barang mereka supaya dapat di-recognize sehingga akan terjadi repeat order

2. Mengajak Korea berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, salah satunya melalui Indonesia Sovereign Wealth Fund (Indonesia Investment Authority)

3. Ratifikasi CEPA segera ditandatangani: targetnya sebelum berangkat, perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), yang membebaskan bea masuk beberapa produk dari kedua negara yang sudah ditandatangani bulan Desember, ratifikasinya bisa ditandatangani oleh parlemen Indonesia, sehingga perdagangan antara kedua negara akan meningkat demikian pesatnya

4. Meningkatkan forum-forum bilateral antara kedua negara, juga dialog tingkat tinggi mengenai kebijakan ekonomi dan pembangunan

5. Meningkatkan kerjasama pengusaha-pengusaha muda dari kedua negara

6. Membina pelaku usaha kreatif di Indonesia dan pendampingan terhadap pelaku UMKM: mendorong pengusaha-pengusaha Indonesia untuk mengekspor barang-barangnya ke Korea. Seperti batik misalnya, sangat digemari di sana, begitu pula dengan produk kriya. Dibutuhkan upaya ekstra untuk membina pengusaha kita, agar produknya mampu menjangkau pasar Korea. 

7. Memfasilitasi akses pendanaan perbankan: khususnya kepada perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang di Indonesia untuk diekspor ke Korea, memperbanyak partnership antara perusahaan Indonesia dengan Korea, sehingga memungkinan barang-barang asal negara kita, turut diproduksi di Korea.

8. Menaikkelaskan jutaan UMKM di Indonesia: UMKM Indonesia masuk ke dalam ekosistem supply chain perusahaan-perusahaan besar Korea yang berinvestasi di Indonesia. Untuk itu telah dibicarakam dengan Chariman Hyundai, yang menyatakan kesiapannya untuk mendukung rencana ini, dengan mengkoordinir supplier yang berasal dari lingkup UMKM menjadi bagian dari supply chain bagi produk electric vehicle di Indonesia.

  • Kebudayaan


1. Pertukaran misi budaya secara berkala dengan melibatkan institusi budaya

2. Kerjasama perguruan tinggi dan berbagai lembaga dalam pengajaran bahasa dan kebudayaan serta riset dan sejarah diplomasi antara Indonesia dan Korea.

3. Proyek seni antar seniman muda

4. Pertukaran siswa SD dan menengah serta guru Indonesia dan Korea

  • Green Energy


1. Investasi dari perusahaan otomotif yang memproduksi electric vehicle di Indonesia yang bernilai hingga puluhan Miliar US Dollar

2. Menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan biomedical serta alat kesehatan: perusahaan biomedical Korea yang terkenal berkualitas, menjadi target untuk dibawa berinvestasi di Indonesia, supaya industri sejenis di Indonesia berkembang, dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

3 Mendorong penerapan Green Economy secara bertahap seperti negara Eropa: Korea adalah salah satu negara yang sangat ketat menjalankan Paris Agreement tentang lingkungan dan tentu saja kita dapat mengadopsi apa hal positif yang mereka kerjakan. Pemerintah Indonesia sendiri sudah memfasilitasi hal ini dengan kebijakannya menuju penerapan green economy secara bertahap, di tahun-tahun yang akan datang.

4. Melibatkan pemerintah dan swasta dalam riset seputar biotechnology, bio-informatics, information and communication technologies (ICT) hingga energi nanoteknologi


Program Kerja Dubes RI untuk Korsel

Selamat Bertugas sebagai Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Bapak Gandi Sulistiyanto!


Well, menjalani karir hampir empat dasawarsa di sektor privat yang 29 tahun di antaranya berlangsung di Sinar Mas – dengan jabatan terakhir Managing Director – menjadikan Pak Sulis menyebut hari barunya nanti selaku duta besar adalah darmabakti bagi negara. 

Dirinya menyambut dengan antusias hal ini apalagi keluarganya memberikan dukungan penuh. Produk Korea baik manufaktur, budaya hingga gaya hidup hadir seperti banjir ke Indonesia, diharapkannya mampu membukakan jalan agar hal sebaliknya terjadi juga adalah tantangan yang mesti dihadapinya.

"Karena Korea termasuk negara maju, meskipun tantangan tugasnya besar, justru terdapat kesempatan besar di sana untuk membawa keberhasilan negara ini, dapat ditularkan ke Indonesia," tegasnya.

Selamat bertugas Bapak Gandi Sulistiyanto sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Korea, berkedudukan di Seoul! 

Semoga amanah menjalankan tugasnya! Aamiin!


Salam Semangat

signature-fonts

23 comments

  1. Keren ya jurus diplomasi dari Pak Gandi Sulistiyanto ini, apalagi target utamanya lebih banyak ekspor ke Korea Selatan.
    Negara yang saat ini lagi digandrungi banget ama hampir semua masyarakat Indonesia.
    Semoga dengan penugasan Bapak Gandi, membawa dampak positif yang lebih banyak buat Indonesia :)

    ReplyDelete
  2. Pak GAndi sangat concern dengan ekonomi kreatif ya. Benar-benar sosok yang patut kita teladani sebagai generasi muda. Semoga Bapak Gandi dapat menjalankan tugas dengan baik dan tentu saja diberikan kesehatan

    ReplyDelete
  3. Pak Gandi gaul nih tau BTS dan Blackpink hihihi. Semoga berhasil visi misi yang beliau bawakan. Selamat bertugas, Pak Gandi.

    ReplyDelete
  4. Berarti utk masuk di posisi pemerintah ga harus berlatar belakang politik ya? Pak Sulis aja dr Bidang Keuangan ya.. Macam astra, eka life.. Bisa jadi dubes. Moga2 generasi anak2 kita kelak ada yang nurum macam Pak Sulis ya

    ReplyDelete
  5. suatu terobosan ya?

    dari karir perusahaan ditugaskan sebagai diplomat

    pastinya paham bangeet apa keuntungan yang bisa diambil ya?

    ReplyDelete
  6. Meniti biografi dan peejalanan karirnya Pak Sulis ini seorang yang ulet dan pekerja keras
    Semoga sukses mengemban amanah dan terjalin hubungan yang baik antar kedua negara serta segala program rencana utkkemajyan Indonesia bisa terwujud

    ReplyDelete
  7. memang pak jokowi sering mengambil tenaga profesional untuk membangun negara. selamat bertuga, pak gandi!

    ReplyDelete
  8. Nama adalah doa. Inilah yang selalu saya yakini. Ada sematan nama gandi dalam nama beliau, maka doanya pasti bisa melakukan hal luar biasa. Selamat pak Gandi Sulistiyanto. Semoga Indonesia bisa banyak belajar dari Negeri Gingseng dalam hal membuat karya go internasional

    ReplyDelete
  9. Suka sekali dengan pejabat negara yang punya program green energy. Sukses untuk pak gandi. Semoga amanah dengan jabatan barunya 🙏

    ReplyDelete
  10. wah keren, beliau lulusan Harvard ya mbak
    ah kece program programnya, terutama yg Green Energy itu
    jarang ada pejabat yg memperhatikan soal Green Energy ini

    ReplyDelete
  11. Keren nih dari kalangan pengusaha jadi dubes, semoga bisa membawa kesuksesan ekonomi korea ke indonesia

    ReplyDelete
  12. Mantap penugasannya buat bangsa, semoga membawa Indonesia salah satunya sebagai dubes dengan amanah dan baik

    ReplyDelete
  13. keren ya, dari pengusaha menjadi dubes. Tapi memang track recordnya mendukung untuk menjadi dubes ya. Semoga Indonesia menjadi lebih baik di mata warga korsel dan bisa melakukan kerja sama yang saling menguntungkan...

    ReplyDelete
  14. Semoga dengan pengalaman professional di berbagai sektor yang dikuasai oleh Pak Gandhi, bisa membawa dan melahirkan banyak kerjasama antara Indonesia dan Korea Selatan. Menunggu gebrakan-gebrakan beliau khususnya dibidang ekonomi kreatif.

    ReplyDelete
  15. Meskipun berangkat dari bidang usaha tapi kemampuan pak Gandi sudah tidak diragukan lagi,dengan bekal pengalaman di bidang usaha itu tentu bisa membawa kesuksesan dalam hubungan antar dua negara ini, terutama dalam bidang ekonomi dan pariwisata. Selamat bertugas pak Gandi, sukses selalu.

    ReplyDelete
  16. Selamat Pak Gandi, turut bangga dengan capaiannya... selamat mengemban tugas sebagai duta besar negara paling dicita-citakan untuk dikunjungi sebagian besar masyarakat Indonesia (k lover) termasuk aku hahahaha...

    ReplyDelete
  17. Semoga program-program yang sudah dicanangkan oleh Pak Gandi bisa terwujud,ya. Semoga semakin terbuka lebar peluang mengekspor barang dari dalam negeri untuk Korea Selatan dan ekonomi kreatif di Indonesia juga semakin maju. Aamiin

    ReplyDelete
  18. Hebat ya mbak Pak Gandi ini semoga dapat amanah mengemban tugas negara dan membawa kebanggan bagi bangsa Indoensia selamat bertugas pak Gandi

    ReplyDelete
  19. Inspiratif banget yak. Karier udah moncer, udah banyak pengalaman, secara finansial juga pastinya udah mapan. Tiba waktunya mengabdi pada negara. Pas kebetulan kok ya keluarga Pak Gandi Korean freak gitu, haha, asyik banget jadinya. Btw, selamat bertugas semoga hubungan Indonesia-Korea makin hangat, bak BTS dan Army-Armynya

    ReplyDelete
  20. Mantab betul Pak Duber Korsel yang baru ini. Pengalaman segudang, diimbangi kemampuan yang mumpuni semoga bisa menjadi amunisi andal dalam membangun hubungan bilateral yang menguntungkan dan bermanfaat bagi kedua negara. Btw jurus racikan pak dubes sangat mencerminkan semangat kekinian. Salut! Selamat bertugas pak Gandi, sehat selalu dan sukses utk program-program kerjanya.

    ReplyDelete
  21. Salut dengan tiga jurus diplomasi yang dicanangkan oleh Pak Gandi, yaitu Ekonomi kreatif, kebudayaan dan green energi. Sebab ketiga hal inilah yang patut Indonesia pelajari dari Korea. Dilihat dari keberhasilannya memengaruhi dunia dari segi seni, film lalu dari ekonomi kreatifnya dari segi makanan yang hampir seluruh anak milenia Indonesia menyukai makanan-makanan Korea. Semoga jurus diplomasi bapak Gandi berhasil.

    ReplyDelete
  22. Gebrakan dan kejutan bapak presiden kita satu ini dalam menempatkan seseorang pada posisi dan jabatan tertentu memang susah ditebak, ya mbak.
    Anyway, Congrats buat Pak Sulis dengan terpilihnya beliau sebagai Dubes Korsel dari sektor privat. Semoga sukses dengan program kerjanya dan memberi warna baru dalam peningkatan bisnis UMKM di Indonesia ke Korsel.
    Aamiin

    ReplyDelete