Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aplikasi Audiobook Storytel

"Mr. and Mrs. Dursley of number four, Privet Drive, were proud to say that they were perfectly normal, thank you very much.”

Baru mendengar kalimat pertama dibacakan oleh narator buku "Harry Potter and The Philosopher 's Stone" saja, imajinasi saya langsung menguar ke seluruh kisah tujuh seri novel fantasi karya J.K. Rowling ini. 

Saya punya dan sudah membaca semua seri novelnya, beberapa buku penyertanya, mengoleksi aneka merchandise dan bahkan mengunjungi Platform 9 ¾ King's Cross Station! Sebuah "peron" tempat Hogwarts Express melayani keberangkatan dan kepulangan murid-murid Sekolah Sihir Hogwarts pada awal dan akhir tahun ajaran ataupun liburan sekolah, dari King’s Cross Station, London, menuju Hogsmeade Station.

Ingat benar saya, pertama kali membaca buku best seller yang sudah terjual ratusan juta kopi di seluruh dunia dan telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa ini yakni pada tahun 2002. Buku ratusan halaman edisi pertama berbahasa Indonesia itu, selesai saya baca hanya dalam dua hari saja. Begitu juga seri Harry Potter lainnya, yang tiap terbit, langsung saya beli dan baca enggak pakai lama. 

Tapiiii, itu dulu, ketika saya masih punya banyak waktu dan belum terdistraksi ini-itu. Kini, dari seorang Bibliophile atau si kutu buku, saya nyaris berubah jadi Tsundoku alias si penumpuk buku! Hiks!

Audiobook Indonesia


Memang sih saya sempat beralih ke buku digital, baca buku online dengan pinjam e-book gratis di perpustakaan. Namun itu juga mesti baca sendiri, kan? Malah nambah masalah, mantengin gawai melulu mata jadi lelah!

Maunya, saya tetap bisa baca buku tapi sembari ngerjain apa gitu. Misalnya, sambil masak, jemput sekolah anak, jalan pagi, antri, rebahan, atau jelang lelap di waktu malam.

Tapi gimana caranya ya? Apa iya seperti guyonan bahan pelajaran ujian, bakar bukunya terus airnya diminum? Kwkwk

Maka, ketika media secara luas mengabarkan, Aplikasi Audiobook Storytel kini hadir di Indonesia, saya pun kepo luar biasa! 

Yup, Storytel merupakan Audiobook Indonesia yang membuat saya bisa menikmati akses tanpa batas untuk mendengarkan ribuan judul audiobook (dan membaca e-book) dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 

Memang sih tren membaca di masa kini sudah berubah dibanding pada zaman saya (((muda))). Jika dulu kala, buku hanya tersedia dalam bentuk fisik berupa tulisan untuk dibaca, beda halnya dengan saat ini.

Membaca sebuah buku dapat dilakukan melalui media digital, yaitu dalam bentuk buku digital atau e-book. Enggak cuma e-book, kita juga dapat menikmati sebuah buku tanpa perlu membaca, cukup didengarkan dalam bentuk audiobook saja.

Meski sebenarnya buku audio seperti ini sejak lama ada untuk membantu penyandang disabilitas seperti tunanetra. Tapi, belakangan tren mendengarkan buku ini semakin populer seiring perkembangan teknologi. Sehingga memperluas cara menikmati sebuah buku tidak hanya dengan dibaca, tapi juga didengarkan.

Lalu, apakah sama asyiknya membaca sendiri dan mendengarkan orang lain membacakan buku untuk kita?

Novel Fiksi

Tentang Aplikasi Audiobook Storytel 


Adalah Storytel, salah satu layanan audiobook asal Swedia, yang pada 9 Maret 2022 lalu resmi diluncurkan di Indonesia sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas kehadirannya di kawasan Asia Pasifik sejak 2017 silam. 

Membuat saya gercep mengunduh aplikasi ini begitu baca beritanya. Pasalnya disebutkan jika Storytel menawarkan pendengar untuk menikmati 19 genre buku kapan dan di mana saja tanpa batasan melalui perangkat seluler mereka. 

Bermitra dengan penerbit terkemuka di Indonesia untuk menghasilkan perpustakaan audiobook dalam bahasa Indonesia, Storytel secara eksklusif juga menampilkan versi audiobook dari judul-judul buku populer dari penulis terkenal Indonesia seperti Dewi Lestari, Tere Liye, Ika Natassa, Asma Nadia, Ahmad Fuadi, Pidi Baiq, dan Habiburrahman El Shirazy. 

Enggak itu saja, audiobook Indonesia ini juga bekerja sama dengan beberapa aktor dan aktris Indonesia untuk menarasikannya, seperti Dian Sastrowardoyo, Adinia Wirasti dan Fedi Nuril.

Wah!!

Belum lagi waktu saya intip deretan bukunya. Ada buku best seller mancanegara macam: Harry Potter Audiobook, Game of Thrones, Sapiens dan Hunger Games. Juga rekomendasi buku karya anak bangsa seperti: Mariposa, Dilan, Divortiare, Selamat Tinggal dan Negeri Lima Menara!

Gilaaa, keren-keren, ya! 

Totalnya ada lebih dari 150.000 audiobook dan judul e-book di aplikasi yang tersedia di perangkat Android dan Apple dengan persyaratan minimum di Android 5 dan iOS13 ini!

Enggak salah memang kalau Storytel disebut sebagai platform audiobook yang memudahkan perluasan pengetahuan dan wawasan dengan cara yang lebih menyenangkan.

Apalagi cara menggunakannya pun mudah saja. Setelah download aplikasinya, bikin akun dan login!. Sudah!

Pas banget, Storytel Indonesia memberikan penawaran terbaik selama periode promosi Grand Launch, dengan uji coba gratis selama 7 hari untuk pengguna baru dan berlangganan hanya dengan Rp39.000 per bulan.

Setelahnya, cuzz...buka imajinasi tanpa batasmu dalam mendengarkan cerita melalui pengalaman audio di aplikasi audiobook Storytel yang telah tersedia di lebih dari 25 negara!

buku best seller

Pengalaman Menggunakan Aplikasi Storytel


Jadi, buku pertama kali yang saya intip di sini adalah salah satu koleksi Harry Potter Audiobook, yaitu 'Harry Potter and The Philosopher 's Stone'. Bukan apa-apa sih karena bukunya disebut sebagai salah satu dari 'pilihan pertama para Storyteller'. Selain itu juga terdorong rasa penasaran saya, kek mana kalau kisahnya dibacakan dalam versi bahasa aslinya.

Dan serius, Guys...meski enggak ngerti semua artinya, tapi karena saya sudah baca versi Bahasa Indonesianya, jadi saya tinggal memanggil kembali jejak-jejak memori. (cieee..)

Nah, belum selesai mendengarkan, mengingat durasi yang 8 jam 25 menit, saya simpan dulu buku itu, karena penasaran pengin eksplor yang lainnya. 

Saya dengarkan dulu 'Play sample' alias cuplikan buku 'The Subtle Art of Not Giving A Fuck' karya Mark Manson, atau diterjemahkan dalam judul 'Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat' yang juga pernah saya review.

Berikutnya, saya akhirnya beneran baca sampai kelar Buku Best Seller 'Le Petit Prince (Pangeran Cilik)' karya Antoine de Saint-Exupéry. Novel berbahasa Perancis yang diterbitkan pada 1943 dan telah diterjemahkan ke dalam 230 lebih bahasa.

Nah, durasi mendengarkan buku yang termasuk kategori 'Children' ini adalah 2 jam 6 menit yang dinarasikan oleh Anes Wibowo. Sebuah buku 'Anak' tapi banyak menyentil hidup orang dewasa lewat kiasan yang ditampilkannya. 

Kisahnya bisa jadi bahan perenungan dan penuh pesan moral seperti tanggung jawab, cinta, kasih sayang, dalam balutan percakapan seorang anak dengan dunianya yang masih polos dengan orang dewasa yang sudah memandang dunia dalam sudut pandang berbeda.

Keren!

Dikisahkan dalam 'Le Petit Prince' ada seorang anak kecil yang berasal dari planet lain. Tokoh lain yaitu seorang pilot yang akan mengungkap jati diri si Pangeran Cilik dan tokoh pendukung yang mengisi cerita dan membantu Pangeran Cilik menjawab semua pertanyaannya. 

Keseluruhan ceritanya berdasarkan sudut pandang si pilot tersebut yaa.

Diceritakan pilot itu pesawatnya mogok di tengah gurun pasir. Di mana di sana ia bertemu dengan seorang anak kecil (Pangeran Cilik). 

Pangeran Cilik ini hidup di sebuah planet kecil yang lama satu tahunnya hanya delapan hari saja, ditemani tiga gunung berapi dan setangkai bunga mawar.

Suatu hari Pangeran Cilik terpaksa lari dari planetnya dan berhenti dari asteroid/planet satu ke planet lainnya untuk mencari pengalaman.

Planet pertama didiami oleh seorang raja yang suka memerintah, yang kedua dihuni oleh seorang yang sangat sombong dan planet ketiga membuatnya bertemu dengan seorang pemabuk. 

Sementara, planet keempat ditempati seorang pengusaha yang selalu sibuk menghitung jumlah bintang di jagad raya, yang kelima merupakan planet terkecil yang ditemuinya dan dihuni seorang penyulut lentera, dan planet keenam di mana ia bertemu dengan seorang ahli ilmu bumi. 

Ilmuwan inilah yang menyarankan Pangeran Cilik untuk mengunjungi planet bumi dan tibalah ia di sana dan mendarat di padang pasir yang sepi.

Di planet bumi Pangeran Cilik bertemu dan berbicara langsung dengan makhluk bumi hingga bertemu dengan pilot pesawat yang mogok. Sang pilot mengajukan pertanyaan-pertanyaan padanya sehingga mulai memahami kehidupan Pangeran Cilik.

Pangeran Cilik tidak bisa selamanya tinggal di bumi, karena penghuni planetnya masih sangat membutuhkan kehadirannya. Karenanya, Pangeran Cilik kembali ke planet asalnya karena bumi bukanlah tempatnya.

Harry Potter Audiobook

Keunggulan Aplikasi Audiobook Storytel


Well, setelah tuntas satu buku..., and soon more of books for sure, saya pun mengakui banyak sekali keunggulan Storytel ini, yakni:


1. Praktis 

Storytel bisa dinikmati kapan dan dimana saja, didengarkan langsung atau pakai headset/earphone, juga mudah dibawa. Sambil nyetir, leyeh-leyeh dan ngeteh, ngerjain pekerjaan rumah tangga, di dalam kereta saat pergi/pulang kerja, nunggu siapa saja, gabut dalam antrian, atau saat insomnia tiba..you name it! Tinggal lanjutkan mendengar buku yang ada di rak bukumu atau pilih judul yang baru. 


2. Ekonomis

Dalam sebulan saya pasti pernah jajan buku, meski bacanya nanti dulu. Ini butuh budget tersendiri yang besarannya lumayan. Nah, keberadaan Storytel menjadikan dana beli buku saya jadi berkurang. 

Karena dengan biaya berlangganan yang ekonomis saya bisa baca beberapa judul buku sekaligus dalam setiap bulan. Akhirnya, sisa uangnya bisa dialihkan ke tabungan jajan skincare, kan?


3. Sehat

Oia, selain buku fisik, selama ini saya juga baca e-book. Aktivitas yang pasti menambah durasi interaksi saya dengan layar gawai. Makin ke sini mata jadi cepat lelah, panas, karena kelamaan lihat layar. Dibacakan narator di Storytel telah mengurangi waktu saya mantengin layar, sehingga mata lebih sehat tentunya.


4. Relaksasi

Audiobook dapat menjadi pilihan relaksasi yang berfokus pada suara untuk didengar. Membuat kita sejenak bisa keluar dari kesibukan sehari-hari, berimajinasi, yang terkoneksi dengan kesehatan mental seusai lelah kejar setoran. 

Apalagi kalau yang bacain bukunya Dian Sastro, Dee Lestari, Chicco Jerikho, Sissy Prescillia, Tom Hanks,  Meryl Streep, Reese Witherspoon, dan para figur ternama lainnya. Berasa didongengin sama idola persis di sebelah kita...Rileeeeks pasti rasanya!

5. Rekreasi

Storytel bisa jadi aktivitas rekreasi buatmu tanpa harus pergi dari kursi malasmu. Mendengarkan buku yang mungkin saja punya jawaban atas berbagai masalah kehidupan, mengusir rasa bosan, mata susah terpejam, atau kesepian.


6. Beragam

Mau dengar buku apa, ada banyak pilihannya. Pilih Novel Fiksi, Buku Non Fiksi, Short Story atau Buku Best Seller? 

Tinggal klik saja kategorinya: Romance, Young Adult, Classic, Kids, Personal Development, Crime & Thriller, Biography, Fiction, Religion & Spirituality, Non Fiction, Business & Economy, Fantasy & Science Fiction, History, Poetry & Short Stories, Podcast, dan Language!

Misalnya untuk koleksi buku luar ada: Harry Potter Audiobook, Game of Thrones, Sapiens, Hunger Games, Pachinko, Bridgerton: The Viscount Who Loved Me,...dan masih banyak lagi.

Atau suka buku lokal, ada: Mariposa, Dilan, Divortiare, Selamat Tinggal, Negeri Lima Menara, Filosofi Kopi, Lupus, Resign, ..dan lainnya!

Ada 150.000 judul buku yang dibacakan dalam bentuk narasi rekaman suara yang menantimu!

Dipilih...dipilih..dipilih! 

Negeri Lima Menara


7. Dengar Bisa, Baca Bisa

Uniknya, pada beberapa buku selain opsi 'Listen' atau Dengar, juga ada 'Read' atau 'Baca'. Jadi siapa tahu dirimu pengin sendiri baca buku online, bisa banget ya, Genks! Tinggal pilih opsinya saja dan nikmati rangkaian kalimatnya!


8. Online Oke, Offline juga Oke

Audiobook ini memberi kebebasan pada pendengarnya, apa mau saat itu mendengarkan buku atau unduh dulu dan dibaca lain waktu. Jadi bisa dinikmati saat online maupun offline. 


9. Fitur yang Lengkap

Audiobook Storytel dilengkapi dengan aneka fitur yang bikin mendengarkan buku makin nyaman, di antaranya:
  • Listening Goal: kamu bisa bikin goal mau dengar (atau baca) buku berapa, yang otomatis akan di-update progress-nya
  • Statistic: ada data rekapan sejauh mana kegiatanmu di aplikasi ini yang bisa jadi motivasi
  • Listen: jika ingin mendengarkan bukunya
  • Read: kalau mau membacanya
  • Save: jika ingin menyimpannya
  • Bookshelf: bikin rak buku versimu
  • Play sample: dengar cuplikan bukunya
  • Sleep time: bisa set sleep timer. Misalnya dirimu dengar bukunya jelang tidur malam dan perkiraan sekian menit lagi terlelap. Nah kamu bisa set timernya: 15, 30, 45 menit atau custom aja berapa lamanya.
  • Playback speed: mempercepat waktu narator membaca, 0,75x, 1,0x, 1,25x, 1,5x, 1,75x, atau 2,0x
  • Bookmark: bisa kasih tanda/bookmark di bab tertentu dan kasih catatan di sana
  • Show book detil: penjelasan singkat tentang buku, judul, penulis, narator, rating, durasi, bahasa, kategori, blurb, tags
  • Mark as finished: kasih tanda kalau kelar dengar
  • Download book: unduh dulu, dengar lain waktu
  • Give your friend a free trial: kabari teman rekomendasi buku oke versi kamu
  • Share: bagikan ke akun media sosialmu tentang buku itu
  • Jump back to the beginning: balik ke awal saat pengin dengar lagi dan lagi

10.  Happy

Storytel memudahkan perluasan pengetahuan dan wawasan dengan cara yang lebih menyenangkan. Mendengarkan buku akan memudahkan penyampaian berbagai cerita hebat dan pengetahuan, sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk yang kurang suka membaca langsung bahkan bagi penyandang disabilitas.

Storytel

Storytel, Sebuah Pengalaman Berbeda Menikmati Buku


See, Storytel akan memberimu pengalaman baru dalam menikmati buku. Apalagi nih di aplikasi audiobook ini dirimu bida mendengarkan secara full sebuah buku. Katakan itu novel fiksi setebal 300 halaman, maka 300 halaman itu yang akan dibacakan secara keseluruhan. 

Oia, narator yang dipilih pun bukan sembarangan, lho! Untuk membacakan isi dari buku-buku koleksi, ada casting dengan prosedur tersendiri demi menjaga kualitas bacaan saat dimaknai dalam bentuk suara.

Nah, gimana, dirimu penasaran ingin coba Aplikasi Audiobook Storytel juga? 

Yuk unduh Aplikasi Storytel dan dapatkan penawaran terbaik pada periode promosi Grand Launch, dengan uji coba gratis selama 7 hari untuk pengguna baru dan berlangganan hanya dengan Rp39.000 per bulan!

Tersedia Aplikasi Storytel untuk iOS dengan persyaratan minimum iOS13 dan Aplikasi Storytel untuk Android dengan persyaratan minimum di Android 5 ya, Guys! 💗




Happy Reading Listening

Dian Restu Agustina














Dian Restu Agustina
Dian Restu Agustina Hi! I'm Dian! A wife and mother of two. Blogger living in Jakarta. Traveler at heart. Drinker of coffee

167 komentar untuk "Aplikasi Audiobook Storytel"

  1. Betul ini dengan adanya aplikasi Storytel kita bisa "membaca" buku tapi bisa mengerjakan hal lainnya juga ya.
    Sekali dayung dua tiga hal bisa kita lakukan sekaligus...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul...jadi kelar kerjaan, kelar baca buku juga kan

      Hapus
  2. Adanya storytel dan aplikasinya bagus dan sayang untuk dilewatkan, jangan lupa berlangganan biar tidak ketinggalan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tawaran yg sangat menarik dipersiapkan tim storytel ya. Kita bisa menggunakan langganan gratis dulu. Sekaligus mengenal semua fiturnya dulu, batu nanti bisa berlangganan yg premium

      Hapus
  3. aku banget nih mbak, si penumpuk buku, hiks

    sungguh solusi ya Storytel, karena sebagai Audiobook Indonesia kita bisa meneruskan kesukaan membaca (walau dibacain)

    terlebih apa kata dunia kalo ada blogger gak baca buku

    BalasHapus
  4. Aku nih hobby banget baca terutama novel ya. Bisa larut dan lupa waktu. Namun seiring bertambahnya usia mata sudah mulai plus minat baca rada berkurang. Sekarang sudah ada Storytel jadi nyaman banget ya. Sudah ada naratornya. Mau unduh deh aplikasinya

    BalasHapus
  5. Ini aplikasi yang enak banget buat ibu-ibu rumah tangga nan senang menyambi pekerjaan. Setidaknya sambil nyuci atau ngegosok atau ngejemur, bisalah mendengarkan cerita dari aplikasi storytel ini.

    BalasHapus
  6. aku penasaran banget pengen nyobain aplikasi ini, kayaknya seru ya dibacain cerita, apalagi kalo lagi repot dan gak sempet baca atau liat video. pasang earphone aja dengerin ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, langsung didengar kan tanpa earphone juga bisa, ditinggal masak atau apa aja

      Hapus
  7. Kebayang entertaining nya ya Mbak. Kalau suara dan cara pembacaannya pas, bisa menggiring imajinasi dan melarutkan perasaan kita. Sama seperti waktu cerita radio lagi happening waktu itu.

    Tapi kalau aplikasi STORYTEL ini pastinya hanya mendengar satu suara aja. Keren banget pasti voice over nya. Mendadak langsung terbayang pembacaan di bagian percakapannya. Perlu skill yang mumpuni untuk menguasai bidang itu pastinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, naratornya keren, larut dneger suaranya, jadi ada sensasi beda sengar buku dibacakan untuk kita

      Hapus
  8. Waah asyik banget nih aplikasinya bisa buat baca atau cuma sekedar audio aja. Jadi enak kalau di perjalanan tuh, nggak pusing baca buku tapi tetap bisa menikmati lanjutan kisahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tinggal merem atau ngapain aja, kelar baca bukunya

      Hapus
  9. Berarti Le Petit Prince-nya dalam bahasa Indonesia ya Mbak? Menarik sekali nih. Saya belum pernah baca yang terjemahan bahasa Inggris atau bahasa Indonesia.
    Dan ini memang bagus sekali. Kayaknya aja buku anak tapi orangtua yang baca akan berpikir keras dan tersentil karena imajinasinya luar biasa.
    Mau install aaah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini versi Bahasa Indonesia, mbak
      Betul...bagus sekali ya

      Hapus
  10. Kehadiran aplikasi audiobook storytel bisa menjadi sahabat bagi semua ornag nih. Mau masak di dapur jadinya tetap bisa menikmati cerita yanga da. Terobosan yang luar biasa, dan mengena

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, bisa sambil apa saja sambil dengar buku dibaca

      Hapus
  11. dengan adanya storytel ini jadi gak ada alasan buat malas baca buku lagi yaa

    BalasHapus
  12. Aplikasi buatan Swedia tapi ada juga buku-buku versi Indonesianya ya. Itu harga langganan per bulan segitu itu kita bebas kah Mbak pilih berapa buku? Aku jadi tertarik banget nih. Bisa kali ya buat didengerin waktu di perjalanan, atau waktu lagi nyetrika, hehe. Bacain buku ke anak juga bisa ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa berapa aja Mbak...ada buku kategori anak

      Hapus
  13. Aplikasi bagus nih storytel cara baru buat menikmati buku yaaa, jadi bisa sambil rebahan di kasur nih tinggal pasang earphone aja deh

    BalasHapus
  14. Storytel tuh enak banget yaa, konsepnya audio book jadi bisa ngerjain pekerjaan emak2 sambil dengerin buku dibacakan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kerjaan emak beres, buku pun kelar dibaca deh

      Hapus
  15. Apalagi ntar pas bulan puasa tuh kita bakal banyak aktivitas ya mbaa, nyiapin sahur buka dll.
    Dan makin enjoy kalo bisa "dibacakan" buku cem gini ye kan
    Aaakkk, senangnya ada aplikasi iniii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak..sambil nyiapin makan berbuka puasa, dapat deh satu buku religi atau pengembangan diri

      Hapus
    2. Nah, itu diaaa
      pastinya super hepi karena teknologi bisa meningkatkan wawasan dan kualitas ibadah kita semua.

      Hapus
  16. Yaaah, bagiku, tetap saja buku, punya keasyikkan tersendiri ketika membacanya.
    Selain punya me time, membaca lewat buku membuat rileksasi di aroma kertasnya bagiku.
    Emang gak semua orang masih doyan baca buku ya, mbaa, apalagi di zaman era smartphone ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di awal saya ceritakan, kalau baca butuh "waktu" , tenaga dan biaya, yang kesemuanya itu makin berat bagi orang dengan banyak kesibukan atau ingin hemat dana. Maka jika "dibacakan" adalah solusi bagi sebagian orang tersebut kenapa tidak?

      Hapus
  17. Waaah, aku justru lebih asyik baca di buku ketimbang yang lain, mbaa,
    Selain me time, aroma kertasnya bikin relaksasi tersendiri bagiku, 🤗

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, bak aroma buku khas banget ya. Ini salah solusi jika tak ada banyak waktu baca lagi..seperti saya yang makin banyak urusan rumah, anak juga pekerjaan

      Hapus
  18. Woww... Sepertinya ini aplikasi dibuat spesial untuk wanita yang hobi multitasking ya.. Lengkap sekali fiturnya

    BalasHapus
  19. Saya yang biasanya senang dengerin musik lewat hp, kayaknya bisa nih ganti dengerin audiobook aja. Hitung-hitung sebagai ganti lebih sering beli buku, ketimbang bacanya. Hhaahaha. Bayangin, ada 150,000 judul buku lho itu! Duh, mesti banget nih manfaatkan promo gratisnya yang 7 hari itu, kalaupun lewat dari itu, biaya berlangganannya juga masih terjangkau.

    BalasHapus
  20. Murah mbak, dengan 39 ribu bisa pilih mendengarkan atau baca sendiri, bisa pilih online atau offline. Ada promo gratis 7 hari pula.

    Eh saya juga udah geser nih, dari kutu buku jadi penumpuk buku. Semoga bukunya nggak di makan kutu beneran karena lama nggak disentuh dan di baca

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, murah bener..bisa banyaak buku yang dibaca nantinya

      Hapus
  21. Inovatif banget deh aplikasi audiobook storytell ini, cucok buat kita yang kepengen baca tapi kadang sulit menyempatkan waktu yah. Jadinya berasa diceritain deh. Aku jadi penasaran pengen dengerin yang Harry Potter juga deh, kayaknya seruuu

    BalasHapus
  22. Wah asyik juga nih bisa 'listening book', maksudnya dengerin buku. Krn biasanya harus benerna dibaca bukunya. Yuk ah unduh Storytell.

    BalasHapus
  23. Aplikasi yang bisa mendukung emak-emK dalam menuntaskan hasrat membaca sambil momonh anak nih ya

    BalasHapus
  24. Ternyata bisa didengarkan offline ya? enak banget nih karna kan kadang sinyal pas lagi nggak terlalu lancar gitu. Harus download nih apalagi bisa trial dulu 7 hari terus biaya berlangganan tiap bulannya juga terbilang murah yaa jadi aman banget dikantong. Praktis banget deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa didengarkan ofline Mbak..biar ga makan kuota

      Hapus
  25. Sekarang no bacaan menumpuk yaa..
    Asal penasaran, bisa langsung cuuss dengerin di aplikasi audiobook Indonesia, Storytel.
    Canggih banget!

    BalasHapus
  26. Seru didongengin harry potter. Pasti imajinasi langsung kabur ke private drive sama hogwarts. Hihi.. Saya belum pernah cobain ih audio book gini..

    BalasHapus
  27. Berarti ada kesempatan juga untuk ngelamar jadi story teller di story book. Hihi ngarep mode on. Aku jg udah DL mba. Mau langganan nih insyaAllah. Thankyou for sharing.

    BalasHapus
  28. wah keren nih cara baru menikmati buku, ga harus baca tapi dibacakan juga bisa, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, sambil dibacakan buku bisa mengerjakan pekerjaan lain hehehe

    BalasHapus
  29. Ulasannya lengkap sekali, kak
    Tertarik bnget buat coba, apalagi pas tau pengisi suaranya ada tokoh-tokoh yang kita kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ada beberapa tokoh ternama menjadi naratornya

      Hapus
  30. Sekarang menikmati novel dengan fasilitas narator mudah ya.Wow, fiturnya lengkap sekali ya mom. Dan caranyapun cukup mengunduh aplikasi Audiobook Storytel dengan harga langganan yang terjangkau

    BalasHapus
  31. Wahh,, keren mba bisa punya buku Harry Potter lengkap gitu.. Dulu aku blm sanggup beli akhirnya hanya sewa saja.. Ribuan halaman dibaca seminggu.. Wkwkk,, masa" perjuangan deh..
    Sekarang ada storytel jadi memudahkan kita untuk membaca buku kapanpun dan dimanapun ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu bisa beli karena sudah kerja jadi punya duit sendiri..hihihi

      Hapus
  32. Aku juga akhirnya punya bahan nih untuk dibacakan untuk anakku. suka banget sama storytel dehh wkkwkw aku jadi ngga capek bacain dongeng buat anak

    BalasHapus
  33. Jadi pengen nyoba nih. Aplikasi audio book legal

    BalasHapus
  34. Wah, sepertinya aplikasi ini cocok buat yang suka "mendengarkan" ya Kak. Saya baru tau loh ada aplikasi sekeren ini untuk menikmati buku :D

    BalasHapus
  35. Uwow banget deh.storytel bisa diklik dari mana aja.sambil masak ,sambil beberes dll.jadi gak ada alasan buku gak tamat gegara sibuk ye khan 😁

    BalasHapus
  36. ini bisa jadi andalan kalau lagi menunggu ya mak, apalagi bisa didengarkan melalui smartphone jadi lebih mudah nih. Bukunya pun beragam ya pas aku lihat, kebetulan aku baru download karena penasaran sama si Storytel ini.

    BalasHapus
  37. Penasaran sama suara naratornya juga, kan enak baca buku jadi denger buku eh. apalagi ada buku anak2 juga ya mbak dian.

    BalasHapus
  38. wah keren mbak dian, kehappy-annya kerasa sampai sini . trus bisa membayangkan rasa senang dari sensasi membaca dengan cara yang lain . aku berasa read aloud

    BalasHapus
  39. Ini yang menjadi daya tarik dari Storytel, soalnya menawarkan pendengar untuk menikmati 19 genre buku. Dan yang lebih enaknya tuh bisa didengerin kapan dan di mana saja tanpa batasan. Bahkan bisa disambil dengan beberes di rumaah atau kerjaan di kantor.

    BalasHapus
  40. Mendengarkan Audiobook di Storytel ini emang menyenangkan ya mbak
    Bisa tahu cerita buku tanpa membacanya
    Aku sudah mendengarkan 5 buku di Storytel ini

    BalasHapus
  41. Aku juga udah instal Storytel dan happy!!!
    Setelah sekian lama bingung kapan nyari waktu bisa baca buku, sekarang bisa denger sambil ngojek, sambil di perjalanan, cuci piring dan lain-lain.

    Duh, kangeennyaaa baca Harry Potter :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya..sama nungu di parkiran saya bisa dengar Storytel juga ini:)

      Hapus
  42. Wah, canggih bener ya aplikasi audiobook Storytel ini :) Manjain kita buat dengerin cerita dengan cara menyenangkan. Sambil masak kita juga bisa menikmati kisah yang dituturkan di Storytel deh. Ternyata asalnya dari Swedia. Baca buku riil memang nyaman tetapi adakalanya kita sibuk jadi dengan cara ini alternatifnya juga seru :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, opsi buat yang punya kesibukan lain biar bisa tetap baca buku

      Hapus
  43. waaaa terima aksih infonyaaa mbaaak, langsung download jugaaaa

    BalasHapus
  44. baca novel via storytel ini enak ya mbak, soalnya ada naratornya jadi lebih seru. aq tertarik buat install juga jadinya

    BalasHapus
  45. Wah, dengan aplikasi ini kita bs dengerin buku sambil macem2 ya mba. Paling enak itu pastinya kalo dengerin pas di dapur atau sebelum tidur. Berasa produktif banget klo bs baca buku hny dengan mendengarkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya saya sebelum tidur atau sambil rebahan mendengarkan buku dibaca

      Hapus
  46. iyesss bikin penasaran sudah sekeren dan semaju itu yaa seperti di dongengin jatuhnya. cocok buat yang males membaca.

    BalasHapus
  47. Perkembangan jaman juga memudahkan kita untuk membuat kemudahan mengakses informasi begitu mudah ya mba. Termasuk juga menambah informasi dari buku-buku yang sekarang bisa diakses dengan audio. Memudahkan sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak..seperti hari ini saya bisa 'baca' satu buku yang berdurasi 1,5 jam...sambil ngerjain ini-itu

      Hapus
  48. Saya juga beberapa kali coba mendengarkan di Storytel. Pertama yang filosofi kopi, naratornya cakep buat menyampaikannya. Kalimatnya jelas.

    Dan ya, suka banget speed yang kita mau bisa diatur sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya punya buku Filosofi Kopi jadi pengin dengar nih

      Hapus
  49. Kepo banget dengan Aplikasi Audiobook Storytel belum pernah nyobain, pastinya seru dengarin baca buku sembari nyuci piring misalnya dan dapat pooin penting dari buku tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, Mbak..saya sambil ngapain aja hari ini bisa kelar 1 buku durasi 1,5 jam

      Hapus
  50. Aku koleksi Harry Potter, sampai disayang-sayang sampai skr nih. Beli bukunya dari belum nikah sampai punya anak seri terakhir.
    Enak juga ya sekarang ada yg bacain buku di buku digital bisa disambi santai-santai.
    Harga langganannya juga gak mahal ya mbak cuma 39 rb jadi bisa nambah wawasan juga, maklum aku jarang baca buku nih skr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak..aku juga ngumpulin tuh buku Harpot hehe.
      Murmer langganannya, mana banyak pilihannya

      Hapus
  51. Ini berarti semacam mendengar audio gitu ya. Dulu waktu ke perpus di SG saya dengerin novel pake headset. Terus nyeletuk ke suami kayaknya asyik nih kalo ada aplikasi kayak gini. Lah sekarang ternyata udah ada ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kan disebutnya aplikasi audiobook
      Memang dari dulu ada buku berbentuk audio biasanya untuk kaum tunanetra atau semua yang ingin membaca buku versi mendengar. Kini via aplikasi ada

      Hapus
  52. Oke juga nih Aplikasi Audiobook Storytel. Aku belum pernah pakai audiobook sih. Ternyata di sini selain dengar, bisa pilih baca juga. Cus mau lihat siapa tahu cocok buat langganan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ada dengar ada baca tapi tidak di semua buku ya pilihannya

      Hapus
  53. Aku sudah langganan aplikasi audiobook Storytel ini mbak
    Sudah ada 5 buku yg aku dengerin
    Suka banget sama Storytel
    Banyak buku best seller di sini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, buku best seller yang belum sempat baca..kini waktunya dinikmati

      Hapus
  54. Dijamin ketagihan mendengar Aplikasi Audiobook Storytel.
    Aku juga gitu iih... Hari ini dengerin Lupus. Jadi inget kalau buku-buku ini dulu yang menemani masa remajaku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha..aku belum nih Lupus, masih ada di wishlist

      Hapus
  55. jadi bisa denger bisa juga baca ya, tinggal dipilih deh mana yang paling bikin nyaman.. menarik banget aplikasi audiobook storytel

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kalau lagi sempat baca monggo , kalau enggak dengar aja

      Hapus
  56. Storytel jadi andalanku sejak diet buku fisik, Mbak, hahaha. Aslinya lagi pengiritan jadi mengurangi beli2 buku. Tapi kok ya aneh kalau gak ada buku baru yang dibaca. Lha trus ketemu Storytel jadi alhamdulillah banget. Emang kalau udah punya kebiasaaan baca tuh rasanya ada yang kurang kalau enggak baca. Sekarang bisa baca sampai puas cukup dengan 39.000 ribu saja, hahai. Sungguh ku bahagia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bahagia bener memang duit jajan buku bisa buat yang lain, tapi teteup bisa baca...

      Hapus
  57. Aku denger di StoryTel yang isi Voice Overnya ada aktor kenamaan kaya Dian Sastro, Chicko Jerico, dsb.
    Makin semangatt dengerinnya kaya berasa didongengin seleb 😍

    Aplikasi ini cocok buat emak-emak yang suka ngga sempet baca buku. Soalnya buku di rumah juga masih beberapa yang numpuk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah, mana sambil rebahan ..didongengin ..asyik

      Hapus
  58. Jadi penasaran banget nih mba ingin mendengarkan Storytel yang Harry Potter, secara kan saya udah baca semua bukunya. Bisa untuk mengulang lagi baca novel ini dengan cara yang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak..komplit nih serinya, yuk didengarkan!

      Hapus
  59. banyak banget ya pilihan buku bukunya.. le petit prince itu buku anak anak yang klasik banget ya, rasanya sejak zaman saya sekolah dulu sudah ada..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya buku legend ..buku lama yang masih pas dibaca sepanjang masa

      Hapus
  60. Wah jadi ada kemudahan ya mbak dengan aplikasi audiostory tel , Jadinya anak sekolah bisa ada alternatif nih buat baca buku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya..anak remajaku yang mager baca jadi bisa dengar kan buku dibaca

      Hapus
  61. Suka banget aku dengan aplikasi audiobook storytell ini mba Dian.

    Cuma sekitar seribuan perhari tapi manfaat yang diraih begitu maksimal.
    Gak cuma bisa buat upgrade diri dengan berbagai Literasi bermutu dalam dan luar negeri tapi juga anak-anak dan keluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak..bisa dinikmati sekeluarga nih tinggal pilih buku sesuai usia

      Hapus
  62. aduh yang beginian aku suka nih, sambil nyetir atau nyuci piring bisa dibacain buku pake aplikasi audiobook stroytell. cuss meluncur subscribe aplikasinya. terimakasih mba buat informasinya ya**

    BalasHapus
  63. Ulasannya komplet. BTW baca ini pikiranku kemudian melayang ke mana-mana. Pertama, aku ingin menjadi pembaca buku di aplikasi ini walaupun suara tak merdu dan diriku bukan public figure. Lowongan dibuka kpn, ya? Bhahaha .... Kedua, aplikasi ini sedikit banyak mengancam eksistensi buku fisik dan ebook gak sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mengancam..sejalan dengan dunia digital pasti ada penyesuaian. Buku fisik masih jalan terus dan ada penikmatnya. Bahkan Storytel ada program dengan Gramedia buku fisik ada dibeli di sana, yang audio di Storytel

      Hapus
  64. Sekarang bahkan bisa dengerin cerita via ponsel ya mbak gak seperti dulu-dulu. Pada beberapa sisi, aku masih suka sih membaca buku cetak atau e-book. Tapi kalau sambil rebahan, bisa nih memanfaatkan aplikasi ini untuk dengerin cerita hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba..ini solusi pas ngerjain apa dan rebahan juga..tinggal pasang telinga

      Hapus
  65. Bener y mba praktis bisa dimanapun Dan kapanpun kalau mau baca lewat aplikasi audio book story.id gini apalagi baru pertama Kali bisa baca dan mendengar sekaligus pilihay bukunya banyak lagi

    BalasHapus
  66. Sumpah kak Dian.. Tdinya saya pikir storytel itu cuma buku dewasa aja

    Ternyata storytel juga memiliki koleksi buku anak ya. Saya jadi ngebayangin gimana kalo malem-malem dibacain cerita horor. Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada banyak pilihan kak buku anak juga banyak

      Hapus
  67. Ngomong-ngomong aku jadi pingin belajar story telling, atau yg sekarang bekennya read aloud yah... Asik juga bisa amal jariyah nyeritain untuk orang lain .^^

    BalasHapus
  68. cocok buat saya yang suka traveling sekaligus baca buku, jadinya ga perlu bawa buku saat travelingnya

    BalasHapus
  69. Kok aku malah menghayal, kepingin buku karyaku yang belum ditulis sama sekali bisa ada di situ dan dibacain sama Dian Sastro. OMG, mimpinya ... hahaha.

    BalasHapus
  70. Sebagai blogger, membaca sangat diwajibkan. Tapi masih banyak yang kurang minat baca. Audiobook ini sebagai solusinya ya. Aku ngebayanginya seperti didongengkan. Bagus banget. Aku coba instal lah audiobook ini

    BalasHapus
  71. Wah Mba Dian, toss lah dulu sebagai sesama fansnya Harry Potter.
    Sekarang saya lagi nunggu seri barunya Tante JK Rowling, tapi filmnya yang saya tunggu. Yang akan keluar tahun ini.

    Soal story tel, saya udah donlot dan udah nyobain menggunakan aplikasinya.
    Enak sih sambil baring-baring tutup mata dengerin mbak-mbaknya bacain cerita.
    Cuma ya itu, satu buku biasanya 2 hari bacanya, tapi kalo dibacain jadi berpuluh-puluh jam gitu.
    Dan saya pertama kali pilih bukunya V. Lestari buat dibacain.
    V. Lestari ada horornya dikit, ehhh makin serem karena dibacain kwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi iya.kalau horor dibacakan jadi merinding

      Hapus
  72. Buat yang males baca dan ngga kuat matanya gegara buku yang tebel beudh dapet solusi banget dari storytel. Udah tinggal denger aja karena ada yang bacain sih ya

    BalasHapus
  73. Aplikasi Storytel memang top banget. Beberapa novel favoritku tersedia di aplikasi ini. Biasanya harus ke toko buku dulu buat baca dikit-dikit, tapi sekarang tinggal baca lewat Storytel aja hahaha. Btw aku salfok sama novel The Hunger Games-nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih..dulu nyicil baca entah kapan kelarnya. Kini dibacakan jadi tinggal dengarkan

      Hapus
  74. Saya sungguh suka dengan aplikasi ini
    Bikin saya paham bahwa membaca itu tak harus dengan fisiknya melihat tulisan

    BalasHapus
  75. Aku juga suka aplikasi Storytel ini mba, seneng banget akhirnya bisa tahu isi buku sambil ngelakuin aktivitas lain. Mana suara naratornya juga syahdu banget menyapa gendang telinga :)

    BalasHapus
  76. Little Prince sudah pasti masuk ke daftar tunggu pertama.. Saya sedang menyelesaikan buku berjudul Pribadi Hebat dari Buya Hamka. Durasinya panjang sekali.

    BalasHapus
  77. Wah keren bgt ya. Jadi bisa mendengarkan sambil melakukan aktivitas lain

    BalasHapus
  78. Wah idaman banget sih aplikasi ini, memudahkan banget kalau mau baca buku gak harus bener-bener baca. Jadi bisa sambil baca dan mengerjakan tugas lain secara bersamaan

    BalasHapus
  79. Storytel menjadi jawabanku untuk bisa lebih minimalis, soalnya merasa bersalah kalau lihat buku2 numpuk nggak kebaca, memenuhi ruang aja pula :""""((( hikseee. nah kalau storytel ini kan masihan di hp yak jadi diakses juga gampang, plg suka krn narator2nya kece2, enak didengerin, terus berasa didongengin :D soalnya kdg mau baca buku udah capek juga, jd nggak fokus padahal udah baca, Storytel ini bisi jd solusinya betul

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, solusi banget bagiku, jadi bisa banyak "baca" buku

      Hapus
  80. Ya ampun saya jg tsunduko nih. Msh banyak buku yg belum selesai dibaca saking banyaknya kesibukan setiap hari. Bagus jg nih utk anak2 ya storytel ini karena bisa didengar sblm tidur jd berasa didongengin sm ortunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya..dingerin sama-sama, kita tinggal tekankan pesan moralnya juga bisa

      Hapus
  81. Ikutan happy ada Storytel jadi ngga memble bisa bacain anak buku heheh si ibu juga jadi bisa baca buku juga meski sambil masakk :))

    BalasHapus
  82. sepertinya ini bisa jadi solusi buat keluarga yang enggak suka baca nih. Duh. Jadi pengan nyoba gaya baru dalam membaca buku deh. Wis mantap kali ini. Ada para jejeran penulis terkenal.

    BalasHapus
  83. pantas saja suaranya enak-enak untuk didengarkan, ternyata ada castingnya untuk narator ini. perlu memang pembacaanya tak hanya sekedar membaca namun pembawaan suasana dalam bacaan di novel. worth banget sebulan dg harga promo 39rb, tinggal dengerin dan mata jd nggak lelah lagi hihi

    BalasHapus
  84. Selama ini emak kerjanya dongengin anak-anak sebelum tidur ya. Sekarang setelah anak-anak tidur, giliran emaknya bisa didongengin dari aplikasi Audibook Storytell.

    BalasHapus
  85. ah mau ikutan nyobain storytell, pengen merasakan dengerin novel tere liye kalau dijadikan audio...pasti seolah-seolah kita dibawa ke dunia misteri huwaw

    BalasHapus