Dapat Undangan Pernikahan? Berikut 10 Etika yang Sebaiknya Diperhatikan!

"A Gloomy Guest Fits not a Wedding Feast"

Halo..Hola..!

Lagi musim apa nih di tempat teman-teman? Musim rambutan, durian apa nikahan? #eh! Kwkwwk..! 

Sepertinya kalau nikahan enggak ada musimnya yaaa. Kecuali bagi sebagian suku Jawa yang biasanya tidak menggelar hajatan pada bulan Suro (pada penanggalan Jawa). Memang menurut kepercayaan Jawa, di Bulan Suro (Muharam), tidak boleh ada perayaan pesta dan hura-hura. Karena bulan ini adalah saat untuk menyucikan jasmani dan rohani menuju dimensi spiritualitas yang lebih tinggi dalam diri. Sehingga pada bulan Suro ini, masyarakat Jawa ditabukan untuk mengadakan hajatan. 

Sementara, bulan Besar (Dzulhijjah) dianggap bulan yang baik untuk mengadakan pesta. Sebab Besar mengandung arti kaya dan mendapat kebahagiaan. Maka tak heran ketika bulan Besar ini tiba, undangan pun akan berdatangan. Bahkan kadang satu hari bisa dua atau tiga orang yang menggelar hajatan. 

Namun kini, tak semua orang menjalankan hal ini. Dengan alasan semua bulan sejatinya baik untuk melangsungkan perhelatan. Tapi, bagaimanapun kita tetap harus menghargai nilai-nilai yang dianut sebuah kepercayaan.

Oh ya, ngomong-ngomong kalau dapat undangan, teman-teman punya persiapan tertentu enggak sih untuk menghadirinya? 

[Lah, memang ada gitu yaa, hal yang musti diperhatikan saat datang ke kondangan?]

Ada dong...! Di semua tempat dan waktu, hendaknya memang kita selalu memerhatikan etika dan kesopanan. Termasuk saat mendatangi sebuah undangan. Diantaranya dengan menjadi tamu yang menyenangkan serta tahu aturan. 

Tips Kondangan

Nah, beberapa etika yang sebaiknya diperhatikan ketika datang ke undangan pernikahan diantaranya:
  • Perhatikan Undangan
Well, buat yang masih single, jika di undangan ditulisnya cuma nama kita, ya berarti cuma kita sendiri yang diundang. Jadi hindari bawa pasangan, kawan apalagi nyewa teman kencan. πŸ˜€(ingat porsi katering untuk resepsi di gedung, dihitungnya per orang Bro, jadi kalau nambah lagi bisa-bisa berkurang jatah orang lain lho! ).

Kalau memang takut nyasar atau enggan datang sendirian, datang saja bersama teman-teman yang juga diundang. 

Begitu juga buat yang sudah berkeluarga. Kalau bisa, datang berdua dengan pasangan saja dan anak-anak dititipkan ke kakek-nenek atau tetangga.

*Kecuali jika si empunya hajat masih saudara atau teman dekat kita. Jika perlu lebih baik bilang dulu.
  • Bawa Bingkisan
Karena pernikahan adalah hari istimewa yang dijalani seumur hidup sekali. Maka pantas kiranya jika kita memberikan hadiah untuk mempelai yang sedang berbahagia. "Amplop" menjadi pilihan termudah untuk sebuah hadiah. Besarannya bisa disesuaikan dengan kemampuan kita. Tapi, tak menutup kemungkinan jika kita ingin memberi kado yang tak biasa. Misalnya sebuah tas rajut hasil karya sendiri atau voucher perjalanan ke sebuah destinasi.

Oh ya, jika kadonya itu besar ukurannya, lebih baik tidak dibawa ke tempat pesta melainkan dikirimkan lewat pos/kurir/diantar langsung ke rumah saja. Karena berat, Ciin! Kamu enggak akan kuat! Lagian, enggak lucu kalau ada kado meja setrikaan di tempat penerima tamu... kwkwkw.
  • Pakaian Tak Berlebihan
Saat datang ke kondangan, memang semestinya kita berpakaian pantas untuk sebuah helatan dan tak sekedar baju keseharian. Meski demikian, jangan juga mengenakan busana yang berlebihan sehingga seperti menyaingi mempelai perempuan(kecuali jika datang ke pernikahan mantan #eh πŸ˜€). 

Lebih baik kenakan pakaian sewajarnya. Seperti pakai batik, misalnya. Karena selain batik berkesan elegan, beragam Model Baju Batik pun kini tersedia.
  • Jangan Tanya-Tanya Pengantinnya
Jika ternyata kebingungan dengan lokasi resepsi, waktu acaranya atau hal lain yang berkaitan dengan undangan, hindari tanya-tanya ke pengantinnya saat hari H. Kalau pun bingung dengan alamat lengkapnya, tak perlu kirim pesan via WA atau telpon untuk menanyakannya.

[Hadeeh, hari gini, masih bingung masalah lokasi! Makanya pakai aplikasi!]

Cari saja di maps dengan tempat tertera atau tanya ke teman yang juga dapat undangan yang sama. Ingat, yang diurusi mempelai bukan hanya kita. Kasihan kalau mereka ikutan disibukkan dengan urusan tamu undangan di saat lagi deg-degan ngapalin "Saya terima nikahnya...dengan mas kawin..." 
  • Ambil Jatah Souvenirmu
Saat di meja penerima tamu, biasanya setelah menuliskan nama, kita akan diberi souvenir oleh petugasnya. Atau biar tamunya enggak ribet bawa, kadangkala akan diberi kupon untuk ditukarkan souvenir saat pulangnya. Dan, aturannya adalah: satu souvenir untuk satu undangan. Enggak lebih! Jadi, meski kotak tissue yang dipajang nampak unyu-unyu atau boks perhiasan kelihatan imut berkilauan, hindari untuk meminta, "Mbak, boleh nambah satu enggak souvenirnya?"

["Bu, ini pesannya cuma 500 biji, pas untuk 500 undangan di sini.!"jawab si Mbak dalam hati...hihihi]


Tips Kondangan
Datang berdua ke undangan pernikahan teman
  • Bersikap Sopan
Meski sang mempelai perempuan adalah teman cekikikan sejak SMP dulu atau mempelai laki-laki adalah anggota se-geng futsal kita, tetaplah berlaku sopan sepanjang acara. Bukan teriak-teriak menggoda dengan kalimat tak pantas. Atau berbicara kesana-kemari keras-keras. Apalagi sampai ikutan sumbang suara yang secempreng kaleng rombeng di panggung hiburannya. Ingat pernikahan adalah acara suci yang hendaknya dihormati dengan bertingkah laku sopan dan elegan. 
  • Hindari Comot Sana-Sini
Kini, begitu banyak dekorasi unik dan cantik menghiasi sebuah pesta. Ada rangkaian bunga segar nampak menawan di meja prasmanan. Atau manik-manik yang digantungkan di beberapa spot pepotoan. Meski semua itu tampak menggoda, hindari untuk mengambilnya. Karena bagaimanapun itu adalah bagian dari dekorasi ruangan yang bisa saja dimiliki oleh pihak jasa penata ruangnya. Lagian, tindakan comot sana sini itu melanggar kesopanan dan termasuk t i n d a k a n  p e n c u r i a n! Hiiiii!
  • Enggak Usah Kerajinan
Walaupun tersedia makanan berlimpah, enggak perlu bantu-bantu membersihkan dengan memasukkan ke tas tangan. Meski kelihatannya bersisa, siapa tahu masih ada tamu yang belum tiba. Lagi pula, kan sayang-sayang tas yang dibeli dari Jual Tas Wanita yang cuantiik itu, Sis...! Nanti kalau ketumpahan bumbu sate Padang gimana? 😁Makanya, kalau sudah kenyang ya pulang dan enggak usah punya niat bebungkusan.
  • Boleh Pepotoan tapi Ingat Posting Belakangan 
Saat kondangan, pasti kita bakal banyak jumpa saudara atau teman, lalu pepotoan. Belum lagi selfie, wefie atau pose di instagrammable spot yang cantik di sana sini. Meski demikian, tunda dulu menyebarkannya ke berbagai akun sosial media. Hindari sibuk sendiri dengan ponsel kita dan makan sepuasnya berbaurlah dengan tamu lainnya. 
  • Cukup Sekali Salaman
Kalau tadi sudah salaman, enggak perlu naik lagi ke pelaminan buat pamitan atau mau wefie-an. Apalagi kalau undangan yang antri salaman masih mengular. Kalau ingin mengucapkan wedding wishes dan ucapan terima kasih, bisa by email atau berkirim pesan via WA saja beberapa hari setelah pesta atau besok-besok saat kita jumpa mempelainya.

Tips Kondangan
Datang berempat ke undangan saudara dekat
Akhirnya, selamat menghadiri undangan pernikahan dan bergembiralah dalam acara dengan penuh sukacita tanpa meninggalkan etika.πŸ’•πŸ’•


Selamat Kondangan!

Dian Restu Agustina




Resensi Novel Anak: Hantu Sungai




Judul Buku: Hantu Sungai
Penulis: Novia Syahidah 
Kategori: Novel Anak
Penerbit: Gema Insani
Cetakan/Tahun Terbit: Kedua/2008 
Jumlah Halaman: 88


"Tolooong! Aku ditarik! Hantu itu menarikku!" suara Neti ketakutan.

Memang benar, tubuh Neti semakin terseret dalam. Ia berusaha menggapai-gapai semak di atasnya untuk mempertahankan tubuhnya agar tetap mengapung. Ketika pegangannya pada semak-semak itu terlepas, tubuhnya kian jauh tertelan arus. Kepalanya kini terlihat timbul tenggelam. 

"Toloooong! Tolooong!" seru Yaya dan Azimah berteriak minta tolong.


Novia Syahidah

Penggalan kisah di atas merupakan bagian dari cerita berjudul "Hantu Sungai". Cerita ini merupakan salah satu dari 9 kisah yang ada pada Novel Anak yang berjudul sama karya Novia Syahidah.

Hantu Sungai, sebuah buku yang menceritakan keseharian seorang gadis kecil bernama Yaya yang tinggal bersama Ayah, Bunda, dan kedua kakaknya, Kak Rita dan Bang Fauzan serta kucingnya, si Bayam.

Yaya, gadis belia yang suka makan mangga sampai membuatnya harus bohong pada Bunda. Diam-diam dia akan pergi mencari mangga bersama Neti, sahabatnya, tanpa minta ijin dulu pada Bunda. Sampai-sampai perutnya sakit malam harinya setelah menghabiskan 5 mangga sehingga membuat Bunda memarahinya. Begitulah dikisahkan pada bagian pertama buku dalam cerita berjudul "Yayaaa...!"

Novia Syahidah

Bagian selanjutnya, berjudul "Layar Tancap". Di sini diceritakan kebohongan Yaya pada Bunda pun berlanjut saat pamitan menginap di rumah teman dengan alasan belajar kelompok, padahal sebenarnya ia mau nonton layar tancap bersama sahabat-sahabatnya, Neti, Tary dan Azimah. Tapi, lantaran filmnya kemalaman diputarnya, mereka pun bangun kesiangan. Alhasil, Bunda mengomeli Yaya saat pulang, lantaran kelewat sholat Subuhnya dan jadi buru-buru ke sekolahnya.

Kemudian ada kisah yang dipakai untuk judul novel yaitu "Hantu Sungai" yang menceritakaan saat Yaya, Azimah, Neti dan Tary bermain, makan siang kemudian mandi di sungai. Neti mengingatkan teman-temannya untuk tidak mandi di rimbunan semak yang menuju ke arah hilir sungai. Karena, Emaknya bilang di bawah rimbunan semak-semak itu ada hantu. Awalnya ketiga teman Neti bergidik ngeri. Tapi, mereka terlupa akan cerita hantunya saat mandi dan merasakan kesejukan air sungainya. Sambil tertawa-tawa mereka naik ke atas tanggul sungai dan menghanyutkan diri ke hilir. Namun, keceriaan itu buyar saat Neti hanyut ke arah semak belukar yang katanya tempat si hantu tadi. Yaya, dan Azimah pun berteriak meminta tolong karena kebingungan mendengar teriakan Neti...."Toloooong!"


Novia Syahidah

Selain 3 cerita di atas, ada 6 kisah Yaya lainnya yang tak kalah serunya. Novel Hantu Sungai ini memang menggambarkan masa kanak-kanak yang riang, tanpa beban dan menyenangkan. Kenakalan-kenakalan kecil, ketidakpatuhan pada orang tua, keusilan antar saudara, kehangatan keluarga, persahabatan, rasa hormat pada guru dan rasa sayang pada binatang menghiasi keseharian tokoh Yaya. 

Penulisnya, Novia Syahidah menyatakan bahwa novel ini sangat lekat dengan keseharian seorang Novia Syahidah waktu belia. Penulis mencoba mengenang, menggali dan memaparkan kembali pengalaman-pengalaman masa kecilnya dan mengolahnya dalam sebuah rangkaian cerita.

Novel ini sarat akan makna tentang nilai-nilai kebaikan yang musti dianut dalam kehidupan. Seperti Bunda yang menanamkan nilai kejujuran pada Yaya dan mengajarkan bahwa kebohongan bagaimanapun ditutupinya pasti akan ketahuan dan akan berkelanjutan. Juga Ayah dan Bunda yang selain menerapkan hukuman untuk sebuah kesalahan juga akan memberikan penghargaan akan prestasi yang dicapai putra-putrinya. Seperti saat Yaya khatam Quran, Ayah menghadiahi sebuah boneka beruang.😍

Pun nilai agama yang dilekatkan dalam kebiasaan shalat lima waktu, rajin mengaji di mushalla dan menjadikan Al Quran sebagai tuntunan hidup manusia. Selain itu juga nilai kasih sayang pada sesama yang tertuang pada hubungan Yaya dengan kedua kakak dan teman-temannya. Juga rasa kasih pada makhluk lain, seperti pada hewan peliharaan dan pohon manggis yang ada di halaman.

Novia Syahidah



Novel ini dituliskan dengan pilihan kata yang sederhana sehingga mudah dimengerti saat dibaca oleh anak-anak usia sekolah. Dan hanya perlu beberapa penjelasan jika dibacakan untuk anak usia pra-sekolah.

Jumlah halaman yang tidak terlalu tebal juga cocok untuk anak-anak agar tidak bosan saat membacanya.

Selain itu beberapa ilustrasi yang menyertai membuat imajinasi anak-anak bisa terbawa dan larut ke dalam isi cerita.

Tapi, yang pasti, sebagai pembaca dewasa, saya baper membaca kisah Yaya dalam Hantu Sungai ini. Rasa rindu akan kenangan masa kecil pun mengharu biru. Meski tak semujur Yaya yang memiliki kampung yang asri dengan pohon manggis, pohon mangga, tebing dan sungai tempat bermain. Tapi saya cukup bahagia membayangkan keriangan Yaya dalam menjalani masa kanak-kanaknya.

Dan, berikut profil penulis yang disertakan di halaman 87-88. Tapi, ini profil Beliau 10 tahun lalu. Kini tentu sudah bertambah panjaaaang list-nya. Diantaranya adalah founder komunitas Blogger Muslimah dan pengelola blog tintaperak.









Akhirnya, saya jadi kepo jika benar ini memang kisah seorang uni Novia Syahidah, betapa kecilnya Beliau itu tomboi, penuh ide, badung dan pemberani.πŸ˜€



Happy Reading ~ Happy Sharing,

Dian Restu Agustina











Memaknai Hijrah Bersama Teh Khadija (Peggy Melati Sukma)


"Hijrah bukanlah sebuah pencapaian melainkan suatu perjalanan...."(Peggy Melati Sukma ~ Khadija)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Sabtu pagi yang penuh inspirasi!

Sabtu, 10 Februari, saya berkesempatan mengikuti acara Meet Up Blogger Muslimah dengan tema "Muslimah Berdaya dan Menginspirasi". Acara ini menghadirkan sosok Muslimah inspiratif yang beberapa waktu terakhir menjadi buah bibir (lagi) di linimasa sosial media lantaran keputusan hijrah yang dilakoninya. Yup, tak lain dan tak bukan, Beliau adalah Peggy Melati Sukma, yang sekarang menyandang nama Khadija.

What a great day!! Alhamdulillah!

Memang saya langsung cusss daftar saat acara meet up ini diumumkan di grup Facebook Blogger Muslimah (padahal belum ijin suami..hihihi). Dan bersyukur sekali saya bisa lolos seleksi menjadi salah satu pesertanya. Alasan saya ikutan, selain ingin kopdar-an dengan teman-teman, juga terdorong akan rasa penasaran. Ya, saya memang kepo habis sama Teh Peggy ini. Kok bisa-bisanya yang dulunya artis terkenal dan bertarif muuaahaaal, malah nglepas itu semua dan berubah 360 derajat dengan berhijrah dan fokus untuk berkegiatan kemanusiaan dan dakwah! Masya Allah!

Nah, daripada ikutan tebak sana tebak sini, ada apa dengan Teh Peggy, mending saya ikutan saja acara Blogger Muslimah ini. 

Oh ya, meet up-nya digelar di Proxsis Consultant Group, gedung Permata Kuningan lantai 17, Kawasan Epicentrum, HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Masih di tempat yang sama saat Milad ke-3 Blogger Muslimah dihelat.

Memang, Proxsis punya IT Learning Center (ITLC) yang menyediakan co-working space dengan beberapa program diantaranya:
  • ITLC Community Meet Up, yang memfasilitasi komunitas yang ingin kopdar-an atau berkegiatan untuk berinteraksi di sini. 
  • ITLC Expert Presents yang menyediakan pula pembicara handal jika diperlukan yang akan sharing tentang IT start up, digital marketer, web developer dan hal ihwal IT lainnya. 
  • ITLC Start up Incubator yang akan membantu perencanaan bisnis dan berjalannya usaha di bidang IT. 
Pokoknya lengkap, semua per-IT-an ada! Oh ya, untuk tanya-tanya informasinya, bisa ke nomor kontak 0821 2500 2875 atau email cs@itlearningcenter.id, yaaa..!

Proxsis Consulting Group
eksis di Proxsis
Saya sampai di tempat sekitar pukul 8 lewat. Setelah sempat nyasar ke lantai 23, karena lupa tempatnya lantai berapa haha.., sampailah saya di lokasi acara. Dimana, panitia sudah ready dengan absensi dan goodie bag yang berisi Hijab Alsa+bros dan snack. Meet up yang merupakan kegiatan rutin Blogger Muslimah kali ini memang mendapatkan dukungan diantaranya dari Rumah Hijab Alsa. Sebuah brand hijab syar'i, asli produksi dalam negeri. Model hijabnya simpel, kekinian dan elegan. Pas banget buat beraktivitas Muslimah yang enggak mau ribet, seperti sayaaaa..Dan, salah satu produknya, adalah hijab segi empat bolbal (bolak-balik) yang saya pakai ini. Jangan bayangkan karena bolbal jadi enggak nyaman dipakainya dan terasa tebal. Karena kainnya adem, enggak berat dan enggak menerawang. Misalkan ada dua acara, tinggal balik pakai warna satunya, tambahin brosnya..sudah! Hemat juga kan jadinya, satu belinya, dapatnya dua..! Oh ya, yang penasaran silakan langsung ke Hijab Alsa.

Blogger Muslimah
Cantiknya berhijab Alsa

Sambil nunggu teh Peggy yang belum datang, haha hihi dulu dengan teman-teman yang sebagian baru saya kenal hari itu. Begini nih, enaknya ikutan meet up. Ada teman yang sekian purnama cuma ngobrol di dunia maya, akhirnya bisa jumpa di alam nyata. Sambil juga pepotoan kiri kanan, untuk di upload di sosial media dalam rangka beberapa lomba yang diadakan. Namanya juga usaha, kalau dapat hadiahnya kan lumayan juga kwkwkw..

Sembari ngopi-ngopi sambil ngemil jajanan yang dibawa teman-teman dengan model potluck-an seperti yang diinfokan. Peserta meet up memang diharapkan membawa satu jenis makanan buat disantap barengan. Enaknya, jadi banyaaak makanan dan beraneka jenisnya. Jadi, sementara dietnya ditunda, mulainya besok saja..hahaha

potluck party
Menu Potluck
Dan, saat waktu menunjukkan pukul 09.30, acara pun dimulai dengan pembukaan oleh MC, Mbak Icha, dari Blogger Muslimah. Beliau menyampaikan terima kasih atas kehadiran kami semua. Serta mengingatkan beberapa hal berkaitan ketentuan acara.

Selanjutnya, ada penghargaan kepada peserta yang datang paling pagi, yaitu pukul 07.30 (wah, saya masih mandi jam segituuu..). Yaitu teman yang rumahnya di Cikupa, Banten yang berangkat dari rumah selepas Subuh. Salut!

Kemudian ada beberapa games ringan untuk mencairkan suasana. Hadiah buku dibagikan bagi yang beruntung dan bisa menjawabnya. Saya pun kebagian rejeki dengan memenangi games berhadiah sebuah novel anak karya Mbak Novia Syahidah yang berjudul "Hantu Sungai". Yeaayyy!

Lanjut acara perkenalan seluruh peserta dengan saling menyebut nama dan menghafal nama peserta yang telah disebutkan sebelumnya...Seruuu ini, sekalian ujian memori! hihihi.

Lalu, ada sepatah kata dari Mbak Novia Syahidah, founder Blogger Muslimah yang menjabarkan tentang program Blogger Muslimah di tahun 2018 ini, diantaranya:
  1. Meet Up: menghadirkan sosok yang bisa menginspirasi Muslimah lainnya (banyak yang usul, next meet up, Teh Melly Goeslaw yang diundang...Semoga dimudahkan, Aamiin!)
  2. Eduvisit Muslimah: rencana kunjungan ke media cetak/online agar anggota Blogger Muslimah tahu tentang kode etik dalam berkarya.
  3. Kepribadian Muslimah: online di website Blogger Muslimah yang digawangi Mbak Ratih Sophie Azizah.
  4. Posting Tematik: online dengan jadwal dan tema yang telah ditentukan.
  5. Program Kepenulisan: interaktif di grup/web Blogger Muslimah.
  6. Muslimah Trip: refreshing untuk melatih fisik, menajamkan akal dan menghidupkan hati.
Program-program yang oke oce ketjee! Yang belum gabung, yuk ah jangan ditunda, langsung ke grup FB Blogger Muslimah atau website Blogger Muslimah ajaa..!

Novia Syahidah
Novia Syahidah - Founder Blogger Muslimah
Selanjutnya dari IT Learning Center Proxsis, diwakili Mbak Veny Ferawati Nirmala Sari. Direktur Proxsis IT, yang menyampaikan rasa penghargaan atas kerjasama yang terjalin baik antara Proxsis dengan Blogger Muslimah. Dan mempersilakan bagi komunitas lain yang memerlukan tempat untuk berkegiatan. Daripada harus sewa coffe shop dan tempat lainnya yang mahal sewanya, mending ke co-working space Proxsis di setiap akhir pekan. 

IT Learning Center
Bu Veny dari Proxsis 
Dan, ta daa...akhirnya sosok yang ditunggu-tunggu pun tiba...

Teh Peggy Melati Sukma tiba di tempat acara dengan hijab syar'i yang dilengkapi cadar yang dikenakan sejak November 2017 silam. Meskipun tertutup semua pakaiannya, tapi nampak tak menghalangi geraknya. Yang tidak berubah dari Beliau sejak lihat di tivi jaman masih jaya di jagad keartisan Indonesia adalah: masih tetap gesit, lincah, energik dan gaya bicara yang lancar jaya dengan semangat '45! Hanya kini ada bedanya, tuturnya lebih santun dan auranya sarat kharisma. 

Acara sharing yang dimoderatori oleh Mbak Novia Syahidah pun diawali dengan pembacaan biodata pembicara yang membuat saya dan semua yang ada di ruangan terkesima. Gimana enggak, di situ disebutkan pencapaian Teh Peggy yang multitalenta sejak usia belia. Beliau menjadi artis, menjalani kegiatan sosial, berbisnis, sekolah, kuliah yang kesemua hasilnya nyaris sempurna. Lulus S1 Komunikasi Massa Universitas Indonesia dan S2 Hukum Bisnis Universitas Djuanda dengan predikat Cum Laude. Lalu aktif pada gerakan sosial baik melalui yayasan pribadi atau bersama pemerintah dengan menyandang tugas di berbagai bidang.

Blogger Muslimah
Teh Peggy Melati Sukma Khadija
Juga, beraneka penghargaan serta pengalaman bekerja di lingkup internasional dengan lembaga seperti PBB, World Bank, Asean Youth Forum dan lainnya. Lalu disampaikan juga bahwa sejak Beliau berhijrah, menjadi aktif berdakwah, menjalankan berbagai proyek sosial kemanusiaan, menulis buku dan berbagai kegiatan yang bikin saya speechless mendengarnya. Bagaimana tidak, Beliau yang berusia sama persis dengan saya sudah sedemikian banyak berkontribusi bagi sesama, sedangkan saya masih begini-begini saja...Hiks!

Setelah Mbak Novia Syahidah mempersilakan, Teh Khadija pun mengawali obrolan dengan kekaguman pada tagline Blogger Muslimah yang tertulis di banner di tempat acara yang ada persis di sisinya: "Membaca Dunia Menulis Semesta". Kata Beliau, tagline ini tepat sekali lantaran sesuai dengan wahyu pertama Al Quran: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan" (hmm, berarti Blogger Muslimah enggak salah pilih tagline yaa..!)

Blogger Muslimah
Mbak Novia ~ Teh Khadija

Lalu, Teh Khadija yang diminta untuk menceritakan ihwal proses berhijrahnya pun memulai dengan mengatakan, bahwa hijrah bukanlah sebuah pencapaian tapi merupakan sebuah perjalanan. 

Beliau memberikan contoh nyata yang terjadi di sekitar kita, dimana banyak orang ketika ada orang lain berhijrah selalu dikaitkan dengan penyebabnya, alasannya, atau hal apa yang mendasarinya. Lalu, dianggapnya setelah hijarah, ya sudah! Padahal, sebagai sebuah perjalanan, hijrah tidaklah sesederhana itu. Karena di saat memutuskan telah berhijrah, kita akan terus berada pada ritme naik dan turun yang jika kita tidak terus berusaha menjaga iman kita, maka bisa saja kita kembali pada titik semula.

Kesemua inti dari perjalanan ini adalah bagaimana segumpal darah (hati). Jika ia baik maka akan baik pulalah seluruh tubuh, sebaliknya jika rusak maka akan rusak pulalah seluruh tubuh. Maka, terus berusaha ke arah yang lebih baik demi menuju ketaatan pada Allah Sang Maha Pencipta memang jadi syarat utama konsitennya sebuah hijrah.
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS.Ar-Ra’d:11)

Blogger Muslimah

Kemudian Teh Khadija juga menyampaikan bahwa hijrah tidak perlu menunggu waktu, karena sejatinya diri kita sendirilah hijrah itu. 

Teh Khadija, mengingatkan bagaimana kita telah berhijrah dari alam ruh lalu ke alam kandungan dan lahir sebagai manusia ke dunia. Berikutnya, kita akan mengalami hijrah dari dunia menuju alam kubur lalu ke hari kiamat, lanjut penghitungan amal dan hari pembalasan. Yang dari kesemuanya, hidup yang sebenarnya dimulai saat kita berada di Padang Masyhar. Dimana kita baru tersadar akan amal perbuatan di dunia yang tentunya sudah terlambat sekali jika baru disadari.

Jadi hijrah sudah menjadi hakikat penciptaan manusia. Dan, sebagai bekal sepanjang perjalanan yang tentunya banyak kendala dan hambatan, kita hendaknya senantiasa mengingat Allah SWT dalam setiap langkah kita. Berserah diri pada-Nya dan selalu melangkahkan kaki untuk meraih rida-Nya. Senantiasa menjadikan istighfar sebagai senjata untuk kembali ke jalan-Nya jika tiba-tiba tergelincir nanti. Segeralah bertaubat, kembali ke akad dengan mengucap syahadat, merapikan salat, memperbanyak shaum, menambah sedekah,.... dan terus memperbaiki iman dan hati ke posisi yang lebih baik lagi.

Blogger Muslimah
Moderator: Mbak Novia Syahidah

Seorang Peggy Melati Sukma sendiri, harus melewati beraneka cerita selama hidupnya sebelum akhirnya berada di kondisi saat ini. It's a journey...It's not one minute moment! Begitu yang dipaparkan tentang perjalanan hijrahnya.

Beliau, membagi perjalanan hidupnya dalam 4 tahapan, yaitu:
  • Usia 0-13 tahun
Muslimah bernama asli Peggy Melati Sukma ini terlahir dari keluarga sederhana sehingga Beliau tertempa untuk selalu how to survive in life. Syukurnya dengan segala keterbatasan, kedua orang tua Beliau, memberikan pendidikan dasar agama yang kuat yang nantinya ini sangat bermanfaat ketika tersesat.

[Saran Teh Khadija: di usia emas anak, prioritaskan bekal ketauhidan untuk masa depan)
  • Usia Remaja - Puncak Karirnya
Mulai usia 13 tahun, Peggy Melati Sukma tumbuh menjadi remaja berbakat yang multitalenta. Memenangi berbagai lomba di beragam bidang di daerahnya. Sehingga membuatnya terjun penuh ke dunia entertainment secara profesional pada usia 15 tahun. 

Di sini, Teh Peggy bukan sekedar menapaki karir tapi melesat bak pesawat. Semua beruntun dicapainya dengan mudahnya. Sinetron, nyanyi, bintang iklan, sukses bisnis itu ini, kuliah, ketenaran, uang ...semua diperoleh dengan lancar! Segala kemudahan hidup tersebut yang ternyata membuatnya benar-benar jadi manusia yang sibuk pemburu dunia.

Hidupnya bergelimang harta sehingga tak peduli lagi pada nasihat orang tua. Begitu jauhnya sosok Peggy Melati Sukma dari Sang Maha Pencipta sehingga ketaatan yang saat belia terjaga menjadi hilang tertutup ambisi duniawi.

[Di sini Teh Khadija menyebut dirinya sedang diuji dengan dibukakan pintu-pintu kesenangan/Istidraj. Tetapi, Beliau tidak menyadari dan bahkan makin jauh dan enggak sadar diri]

Betapa seorang Peggy Melati Sukma terlupa bahwa ketika manusia sudah sedemikian terikat pada dunia, maka Allah akan memberikan peringatan agar ia kembali pada-Nya. 

Kemudian peringatan pun berdatangan, tak hanya satu tapi berurutan sampai membuatnya kebingungan. Pamor keartisan yang menurun, bisnis yang hancur dan rumah tangga berantakan yang kesemuanya ternyata tak bisa diatasi oleh akal manusianya.

Beliau tidak menyadari bahwa Allah sebenarnya telah menyentilnya, sebagaimana disebutkan dalam:
"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa."(QS Al An'am 44)
Blogger Muslimah
  • Masa Transisi
Di fase ini, Peggy Melati Sukma pun mencari dan terus mencari hakikat diri yang selama ini dikuasai hawa nafsu duniawi. Tak hanya belajar dari satu guru dan satu taklim saja, tapi terus menggali ilmu dengan berbekal kunci hidup: selalu ingat pada Allah. Dikuatkannya hubungan dengan Sang Maha Pencipta dengan berserah diri menerima semua ketentuan-Nya. Masa transisi inilah yang membuat seorang Peggy Melati Sukma memutuskan berhijrah 4 tahun silam dengan mulai menutup aurat dan menjalani berbagai kegiatan yang berfokus pada akhirat.
  • Hijrah
Pada masa ini, sebagai seorang muslimah, Peggy Melati Sukma semakin melarutkan diri pada berbagai kegiatan kemanusiaan dan dakwah. Dengan menjadi musafir pembelajar yang terus menempa diri dari waktu ke waktu. Dan senantiasa membereskan bonding-nya dengan Allah SWT. Menjadi Inspirator Hijrah, terus memperjuangkan istiqomah serta tak henti mencari ilmu dan hikmah. 

Pemberian kenang-kenangan
Pemaparan panjang lebar tentang perjalanan hijrah seorang Peggy Melati Sukma hingga menjadi Khadija pun, menerbitkan kekepoan maksimal dari para peserta Meet Up Blogger Muslimah.

Beberapa langsung tunjuk tangan saat moderator membuka sesi tanya jawab. Meski, mengingat terbatasnya waktu, jumlah penanya harus dibatasi jumlahnya.

Dan beberapa pertanyaan/curhatan dari peserta diantaranya adalah:
  • Mengapa memilih nama Khadija?
Alasan yang mendasari dari pemilihan nama ini, lantaran kekaguman Beliau pada Ummul Mukminin (ibu kaum mukmin): Khadija binti Khuwailid/Khadijah radiyallahu'anha, wanita mulia yang akan memimpin wanita di surga. Pemilihan nama ini juga bukan karena alasan gaya-gayaan. Bukan juga karena menganggap nama pemberian orang tua jelek artinya (Peggy berarti: mutiara dalam bahasa Scotlandia dan Irlandia, Melati: nama bunga yang identik dengan kesucian, Sukma: nama ayahandanya tercinta).

Juga karena, saat Beliau berkegiatan di negara-negara Muslim lainnya, seringkali kolega kesulitan menyebut nama Peggy Melati Sukma. Lalu, juga atas dasar sapaan yang disematkan oleh beberapa alim ulama, ustadz/udtadzah tempatnya mencari ilmu. Dan juga rasa kekaguman Teh Peggy pada sosok bunda Khadija, istri Rasulullah yang seorang pebisnis ulung tingkat dunia di masanya. Yang sangat berperan dalam mendampingi Rasulullah pada masa awal penyebaran Islam. Dari sinilah, nama Khadija dipilihnya menjadi nama barunya setelah berhijrah. 
  • Bagaimana cara mengingatkan pasangan atau orang terdekat kita yang sedang dalam kondisi "lupa diri"?
Pertama jaga diri kita agar tidak ikut-ikutan berbuat keburukan yang sama. Lalu berikhtiar melalui sabar dan doa yang tiada putusnya. Kemudian, sebaiknya contohkan saja lewat perbuatan daripada sekedar mengingatkan pakai perkataan. Karena seperti pepatah berkata: satu teladan lebih manfaat daripada seribu nasihat.

Berikhtiar dengan mengingat bahwa setiap kita diberi ladang jihad bisa lewat pasangan atau saudara dekat. Ingatlah selalu bahwa kita menikahi pasangan kita dengan segala apa yang ada pada dirinya berupa kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya untuk disyukuri, kekurangannya menjadi ladang jihad untuk memperbaikinya karena Allah semata.
  • Kegiatan dakwah dan kemanusiaan apa saja yang telah dilakukan?

Melalui Urban Syiar Project, Teh Khadija menginisiasi dan mengelola sebuah gerakan syiar Islam yang bekerja tak hanya di Indonesia tapi juga di berbagai belahan dunia. Seperti yang disebutkan di flyer yang dibawa tim Beliau saat acara kemarin, disebutkan beberapa informasi sebagai berikut.

Misinya adalah dakwah, sosial dan kemanusiaan. misi yang diemban adalah Program Membumikan Al Quran dengan cara:
  1. Gerakan GoHijrah! ↠ Sebuah gerakan yang bekerja untuk menebarkan inspirasi hijrah kepada berbagai kalangan dan lapisan khususnya muslimah dalam usia produktif. GoHijrah! memiliki program Majelis Inspirasi Hijrah yang sejak 2014-2017 sudah menyelenggarakan ribuan majelis dan forum di 80% provinsi di Indonesia serta 20 negara di dunia.
  2. Amazing Muslimah ↠ Gerakan yang bertujuan membebaskan buta aksara Al Quran untuk muslimah Indonesia dengan pelatihan baca Quran gratis. Program ini bekerja sama dengan Dompet Dhuafa tanpa memungut biaya di berbagai wilayah di Indonesia.
  3. Aku Mengaji ↠ Mengadakan pembiayaan bagi pembangunan 99 Rumah Belajar Al Quran "ASMAUL HUSNA" yang diprioritaskan di pelosok Nusantara yang belum memiliki fasilitas tersebut.
Selain itu Teh Khadija juga memiliki Program Bantuan Kemanusiaan Dunia Islam/Akhwat Bergerak yang berkarya:
  1. Cinta untuk Palestina ↠ mendistribusikan bantuan kemanusiaan untuk anak dan perempuan di wilayah jalur Gaza, Palestina. Seperti membangun sekolah khusus penyandang disabilitas(bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap), mendirikan sentra pelatihan ketrampilan, memberikan bantuan persalinan, bantuan makanan di bulan Ramadan, bantuan kebutuhan musim dingin dan Qurban untuk Gaza. Tahun 2016 mulai melakukan program kemanusiaan di Tepi Barat, Palestina yaitu bantuan kaki/tangan bagi pemuda/pemudi Palestina korban serangan tentara Israel
  2. Cinta untuk Suriah ↠ tahun 2016 mulai program bantuan makanan di bulan Ramadan dan Qurban untuk Suriah dan tahun 2017 mulai pembangunan Health Center Complex di Idlib, perbatasan Turki untuk membantu pasien dari dalam area konflik Suriah.
  3. Cinta untuk Rohingya ↠ membangun shelter untuk muslim etnis Rohingya yang terdampar di Aceh karena terusir dari wilayah tinggal di provinsi Rakhine, Burma.
Program Dakwah Dunia Global: selama sekitar 3 tahun telah berdakwah, bekerja kemanusiaan, bersosial dengan menguatkan syiar Islam di 22 negara di dunia. (padahal selama 21 tahun menjadi artis hanya bisa mengunjungi 7 negara dan itupun tujuannya "dunia"...Masya Allah!), diantaranya:
  1. Amerika Serikat: kolaborasi dengan Nusantara Foundation USA dan Dompet Dhuafa melaksanakan: program dakwah Islam lewat aktivitas dialog dan berbagai forum di Amerika Serikat. Juga pembangunan Islamic Learning Centre di New York City sebagai basis laboratorium dakwah yang terbuka bagi Muslim-non Muslim yang ingin lebih tahu dan mendalami Islam
  2. Negara Lain: embrio aktivitas ini sedang dilakukan di beberapa negara seperti Jerman, Hongkong dan lainnya
Oh ya, kalau teman-teman ingin ikut berpartisispasi bisa ikutan di Program Sedekah/Indonesia Muslimah Activity for Sedekah. Bisa dengan mendukung:
  • #BelanjaSudahSedekah: penjualan charity produk Peggy Melati Sukma berupa jilbab, gamis, bros, tas, buku, dan lainnya
  • #UmrohSudahSedekah: paket perjalanan umroh yang di dalamnya termasuk bersedekah yang bekerjasama dengan beberapa travel
  • #ZiarahKemanusiaanPalestina: perjalanan ziarah sejarah Islam di Jordan dan Palestina sekaligus membawa amanah langsung sedekah kepada rakyat Palestina.
Hasil dari ketiga gerakan ini menjadi sedekah untuk membiayai program-program Urban Syiar dan kegiatan kemanusiaan lainnya.


Atau mungkin tertarik untuk membaca perjalanan hijrahnya yang tertuang dalam 7 buku yang telah ditulis Teh Khadija. Diantaranya:
  • My Life My Hijab
  • Luapan Cinta di Air Tenang
  • My Amazing Hijab Journey
  • Kujemput Engkau di Sepertiga Malam
  • Seri Dakwah Keliling Dunia Palestina-Jordan
  • Seri Dakwah Keliling Dunia Amerika-Kanada "Kuketuk Langit Dari Kota Judi - Menjejak Amerika" - ditulis bersama Imam Shamsi Ali(Imam Besar Masjid dan Pusat Budaya Islam New York)
  • Seri Inspirasi Hijrah, Ya Rabbana Aku Ingin Pulang
Dan, akhirnya selesai sudah acara meet up Blogger Muslimah dengan ditutup alunan ayat suci Al Quran yang dibawakan oleh Teh Peggy Melati Sukma a.k.a. Teh Khadija, atas permintaan peserta.

Acara pun ditutup Teh Khadija dengan pesan, kita sebagai Muslimah dalam sebuah komunitas hendaknya saling menguatkan satu sama lain dan tetap menjadi berdaya dan menginspirasi sesama. Juga ingat untuk hidup dengan berfokus pada Allah semata dengan senantiasa menerima ketentuan-Nya dan percaya pada apa yang terbaik diberikan-Nya. Kuatkan iman, terus berhijrah, kuat berjihad  dan tawakal menjalankan.

Menjadikan Allah sebagai prioritas hidup, maka Allah akan menjamin kehidupan kita di dunia. Apa yang kita perlukan akan datang dari arah yang tidak kita sangka. Sederhana saja: jalankan perintah-Nya dan jauhi larangan-Nya.

Be professional in front Allah!

Luruskan niat hanya untuk mengejar rida-Nya. Ajukan proposal lewat doa dan ikhtiar dan serahkan pada-Nya apa yang terbaik untuk kita.

Insya Allah!

Alhamdulillah selesai sudah keseluruhan rangkaian acara Meet Up blogger Muslimah. Acara diakhiri dengan sholat dan pengumuman pemenang lomba. Juga tak lupa ngemil jajanan (yang belum habis juga hahaha..ssst, yuk dibungkus sisanya!)

Blogger Muslimah

Apalagi ada tambahan snack, yaitu Ahmah Cake. Brand internasional asal Singapura yang hadir di Indonesia dengan bahan lokal yang aman dan halal. Tradisional homemade Egg Sponge Cake yang yummy dan aman untuk dikonsumsi. Fresh langsung dari oven, lumer di mulut, bisa disajikan panas atau dingin dan sangat cocok disajikan bersama teh atau kopi. No. 1 best selling in Singapore, Malaysia, Thailand and China! Cus ke Ahmah Cake ya untuk infonya...Oh ya, outlet Ahmah Cake ada di Kelapa Gading (seberang MKG 3) dengan nomor kontak 087823233838 dan Emporium Mall lantai LG nomor 6 dengan nomor kontak 085710374704. Atau biar mudah delivery saja lewat ojek online. Eits, tapi karena proses memasak perlu waktu 90 menit maka pastikan memesan 3 jam sebelumnya untuk kepastian ketersediaan stocknya.

Tak lupa ada beberapa hadiah (lagi) yang dibagikan untuk peserta, yang tadi bertanya pada Teh Khadija. Hadiah antara lain dipersembahkan oleh Shalira Syar'i. Brand yang merupakan Sahabat Hijrah Muslimah Indonesia yang menyediakan produk gamis Syar'i dan Khimar Syar'i yang selain offline bisa didapatkan di pameran dan beberapa distributor dan agen, bisa juga dibeli secara online.


Dan, tak terasa sekitar 4 jam lebih acara Meet up Blogger Muslimah digelar. Alhamdulilah acara berjalan dengan lancar. Saya pulang dengan membawa semangat dan niat untuk menjadi diri yang lebih baik lagi.

Terima kasih Blogger Muslimah! Semoga terus semangat membersamai Muslimah Indonesia agar menjadi sosok yang berdaya dan mampu menginspirasi sesamanya. Dan, semoga kita semua dimampukan dalam berikhtiar memperbaiki diri dari hari ke hari..Aamiin...

Sampai jumpa di next event! Semoga rejeki untuk bisa ikutan lagi dan lagi...hihihi..

Aamiin!😍



Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,


Dian Restu Agustina






Tips Hemat Berkunjung ke KidZania 




Holaaaa Holaaa!

Beberapa waktu yang lalu saya menemani si Adik mengunjungi KidZania Jakarta bersama teman-teman dekatnya. Sebenarnya kami sudah pernah dua kali ke sini saat acara fieldtrip sekolah. Tapi, karena untuk pergi sendiri harga tiketnya lumayan, maka kesempatan untuk pergi bersama rombongan rasanya sayang untuk disia-siakan. (kwkwkw..Emak irit!)

Eh tapi, ngomong-ngomong sudah tahu KidZania, kan?

KidZania adalah theme park berupa replika kota yang berkonsep pendidikan dan hiburan. "Kota" ini menyerupai kota yang sesungguhnya, namun dalam skala anak-anak dan dilengkapi dengan fasilitas seperti rumah sakit, supermarket, pabrik, jalan raya, bank, angkutan umum, stasiun TV/radio, bengkel, hotel dan lain-lain. Di sini, anak-anak berusia 2-16 tahun bisa memainkan profesi orang dewasa, seperti menjadi dokter, pilot, polisi, chef, artis, arkeolog, baker, racer, bank officer dan beraneka profesi lainnya.

Saat ini, telah beroperasi 22 KidZania yang tersebar di 18 negara di dunia. 

Nah, untuk Kidzania Indonesia, lokasinya berada di Pacific Place Mall lantai 6, Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD), Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Jakarta.

KidZania Jakarta

Wahana edutainment anak yang pertama kali berdiri di Santa Fe, Mexico ini memang menyajikan "kota impian" bagi anak sehingga mereka bisa membayangkan berbagai pekerjaan yang ingin dijalani saat besar nanti.

Untuk waktu operasional, ada satu sesi setiap hari Senin-Kamis dan dua sesi pada Jumat-Minggu dengan waktu dan harga tiket yang berbeda. Kisarannya adalah 200.000-250.000 untuk anak (4-16 tahun) dan 150.000-200.000 untuk dewasa (17-64 tahun).

[Ulalaa, mahal jugaaa!]

Juga, memasuki area KidZania tidak diperbolehkan membawa makanan/minuman, sehingga harus bawa sangu yang cukup untuk jajan.

KidZania Jakarta

Padahal Kidzania bagus buat anak-anak karena konsepnya memberikan peluang dan hak bagi anak untuk : to be, to know, to create, to share, to care and to play.

Misalnya, anak yang bercita-cita jadi pilot, di KidZania bisa mencoba menjadi pilot beneran dengan berpura-pura menerbangkan pesawat dan mendaratkannya. Yang ingin tahu apa tugas pemadam kebakaran, akan ada presentasi pengertian fire fighter lalu langsung praktek sesuai profesi. Demikian juga untuk untuk puluhan profesi lainnya.

Di sini, selain bermain peran anak-anak akan mendapatkan pengalaman sekaligus pengetahuan dari briefing yang diberikan di setiap establishment (stand profesi) yang ada. 


KidZania Jakarta

Tapi sayangnya, tiketnya memang wow juga! Tempatnya juga susah dituju secara SCBD yang padat jalannya, ribet dan mahal parkirnya, serta adanya aturan ganjil genap untuk plat mobil yang lewat! Belum lagi harga makanan di dalam area Kidzania lumayan tinggi..! Hiks!

[Terus, gimana dooong? huhuhu...]

Well, don't worry be happy....Ada beberapa cara untuk menyiasati:
  • Datang dengan Rombongan 
Mengapa? Karena untuk tiket rombongan ada potongan sampai 50% dari harga normal. Caranya dengan melakukan pemesanan sebelumnya ke KidZania dengan jumlah minimal 15 anak per grup. Rombongan ini tidak harus resmi dari sekolah, bisa juga bersama teman-teman main atau tetangga asalkan mencukupi jumlah kuota.

Harga tiket untuk anak melalui grup menjadi 100 ribu dan dewasa 85 ribu (atau bisa lebih murah lagi, tergantung paket promosi). 

Lumayaaan!

KidZania Jakarta
Adik dan teman-teman
  • Pesan Makanan 
Dibandingkan beli satuan di restoran yang ada di dalam, lebih hemat jika kita pesan makanan sekalian waktu pembelian tiket. Karena ada harga khusus dengan pilihan minuman yang sudah disediakan. Juga, membuat kita bisa hemat waktu, karena makanan bisa diambil kapan saja sesuai permintaan kita. Jadi, saat anak mengantri di profesi tertentu, bisa sambil makan misalnya. Atau, bisa juga kita nikmati di kafetaria yang tersedia. Hanya saja ada persyaratan pemesanan makanan yaitu satu menu yang sama untuk semua anggota rombongan. (bagus juga ini, biar anak-anak enggak saling lirik-lirikan lihat makanan teman hihihi)

KidZania Jakarta
Contoh Menu

  • Pergi Barengan
Daripada jalan sendiri-sendiri, lebih baik pergi barengan naik ojek online, misalnya. Atau pakai dua atau tiga kendaraan saja. Biar lebih hemat biaya. Ingat juga hari apa, apakah ganjil atau genap perginya. Kalau ternyata plat mobil bisa disesuaikan pas jadwal ganjil/genap ya Alhamdulillah, enggak perlu muter cari jalan. Atau kalau naik ojek online, ingatkan driver tentang aturan ini. Biar enggak kena tilang nanti.
  • Datang Tepat Waktu
KidZania buka pada pukul 9 pagi untuk sesi pertama dan 3 sore untuk sesi kedua. Usahakan sudah ada di tempat sebelumnya. Karena sayang sekali jika waktu bermain yang hanya 5-7 jam per sesi (tergantung hari) akan terlewat sia-sia hanya karena kita terlambat datangnya.

Untuk rombongan, akan ada penjemputan oleh petugas KidZania di lobby, lalu anak-anak akan dipakaikan gelang pengaman dan beriringan naik ke atas memakai lift. Anak-anak akan mengantri dulu di depan Counter Airport untuk check in dan diberikan boarding pass serta cek senilai 50 KidZos. Lalu ada pemeriksaan barang bawaan di pintu masuk.

Dan semua proses itu perlu waktu. Maka, datang lebih awal adalah solusinya, agar kita benar-benar bisa memanfaatkan waktunya.

KidZania Jakarta

  • Bawa Sendiri
Bawa air minum/air putih sendiri biar enggak beli. Diperbolehkan membawa masuk air dalam botol minum seperti tup*erware.

Juga bawa dompet jika di rumah punya. Ini untuk tempat anak-anak menyimpan uang Kidzos yang mereka punya dan SIM nantinya. Karena beli souvenir di dalam area lumayan harganya, jadi kalau sudah ada, dibawa saja.

KidZania Jakarta
Harga dompet 80 ribu! Kalau di rumah ada...bawa saja
  • Langsung Tukar Cek
Begitu masuk area, langsung menuju ke bank untuk menukar cek ke uang KidZos. Agar anak-anak punya "modal", jika ingin mencari SIM, mau balapan atau ke tempat-tempat yang butuh "biaya".

KidZania Jakarta
  • Rencanakan Kemana
Ada banyak aktivitas anak yang disediakan puluhan establishment di KidZania. Rencanakan apa yang mau dipilih nanti, agar saat sudah di dalam tidak bingung sendiri. Misalnya, bagi yang putra-putrinya suka ngubek-ubek dapur, bisa ke Baking Center. Mereka akan belajar mengukur, mencampur dan membentuk adonan untuk membuat kue sendiri. Dengan durasi 25 menit, mereka bisa membawa pulang hasil karyanya dan sejumlah uang KidZos sebagai bayarannya.

Atau bagi yang tertarik menjadi  arkeolog, bisa ke Archaelogical Site yang berdurasi 30 menit. Dimana anak belajar membuka rahasia kehidupan di masa lampau. menggali untuk menemukan artefak dan fosil yang berharga dan mengetahui sejarah kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya.

  • Hindari Antri
Tiap establishment punya peminat yang jumlahnya tak sama. Misalnya, di Flight Simulator, biasanya mengular panjaaaang, karena banyak yang ingin jadi pilot. Maka, tempat seperti ini bisa kita dahulukan agar kita enggak antri kelamaan. 

Atau di Race Track...ternyata banyak anak yang hobi balapan, jadi antrian pun lumayan.

KidZania Jakarta

  • Baca Ketentuan
Pehatikan ketentuan pada masing-masing establishment, karena berbeda satu dengan yang lainnya. Akan ada keterangan di situ berapa orang kapasitas sekali sesi, durasi, batas usia dan apakah butuh membayar/akan dibayar.

Jika ternyata memang dimana-mana antri, pilih establishment yang sedang sepi dulu. Biar enggak banyak terbuang waktu. (Keliling saja Pak, Bu,..hitung-hitung olahraga tuh...)

  • Tebus Foto
Saat di dalam beberapa establishment, kita tidak bisa mengambil gambar putra-putri kita. Tapi jangan khawatir, pihak KidZania punya foto yang bisa kita tebus di foto studio di dalam area. Pilih yang sekiranya ingin dijadikan kenangan (karena banyak fotonya, kalau ditebus semua lumayan juga hahaha). Untuk harga per lembar, sekalian frame-nya 40 ribu rupiah.


Nah, sudah siap menjelajah KidZania sekaligus membersamai putra-putri bermimpi dan menjajal profesi yang diingini? 

Yuk, mari!


KidZania: information.service@kidzania.co.id - (021) 5154 888 / 5154 222




Happy Sharing,

Dian Restu Agustina

Seloyang Tiramisu Seharga Empat Puluh Ribu



Siapa suka Tiramisu?

[Sayaaa...#eh ..anak sayaaa πŸ˜€]

Ya, Tiramisu kue khas Italia dengan taburan bubuk coklat di atasnya. Kue yang termasuk dalam hidangan penutup dan digolongkan ke dalam hidangan al cucchiaio (dimakan dengan sendok). Dimana menurut Wikipedia, sejatinya kue ini tidak dibuat dari adonan dan tidak dipanggang. Bahan dasarnya adalah biskuit yang sudah direndam ke dalam larutan kopi dan keju mascarpone. Pertama, biskuit disusun lalu dilapisi dengan krim kocok sebelum didinginkan di dalam lemari es supaya bentuk kue tidak hancur sewaktu dihidangkan.

Ciri khas cakenya adalah perpaduan tekstur kue yang lembut dengan rasa kopi dan keju yang kuat. Biskuit, telur ayam, gula, kopi, dan bubuk coklat adalah bahan utama bagi resep asli tiramisu. Dan menurut resep aslinya, kue ini berbentuk bundar, serta tidak dicampur minuman beralkohol (rhum) karena awalnya memang dibuat untuk anak-anak dan orang tua.

Nah, lama kelamaan bahan pembuatan Tiramisu pun berkembang tak lagi memakai biskuit tapi dari beragam adonan. Variannya pun ada yang kukus ada juga yang panggang. 

Tapi sayangnya, jika ingin membuat Tiramisu perlu beberapa bahan yang jumlah takarannya sedikit yang mau enggak mau harus dibeli dalam jumlah banyak. Sehingga kadang ada banyak sisa bahannya. Padahal ada masa kadaluarsa yang membuat kita harus segera mengolah sisanya. 

Sedangkan kalau beli jadi, beberapa bakery memakai campuran rhum yang tentunya bagi yang Muslim, non-halal saat dikonsumsi. Dan, seloyang Tiramisu di bakery umumnya dibandrol dengan harga lumayan. Bisa puluhan sampai ratusan ribu rupiah tergantung pada ukuran.

Hmmm, bagaimana kalau kita coba membuatnya dari adonan premiks yang siap pakai saja....? 

Pondan Tiramisu Panggang

Untuk bahan dan cara pembuatan, semua sudah ada penjelasan di kemasan, tinggal menambahkan telur, margarine dan air es.

Oh ya di dalam kemasan premiks yang saya beli ini ada 4 buah packet bertuliskan: Vanilla, Mousse, Kopi Instan dan Bubuk Coklat. Dengan biaya: harga premiks 22 ribu, telur 6 ribu, margarine 2 ribu, perkiraan biaya gas/listrik 10 ribu. Total biaya = 40 ribu.

Yuk, mari...!

TIRAMISU PANGGANG

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1 kotak Premiks Tiramisu Panggang
  • 4 butir telur
  • 100 gram margarine (1/2 sachet) - lelehkan
  • 200 cc air es

Cara Membuat Sponge Vanilla:
  • Panaskan oven dengan api sedang
  • Kocok telur selama 2 menit sampai mengembang. Masukkan premiks, kocok lagi selama 6-7 menit
  • Masukkan margarine cair, aduk rata, tuang ke dalam loyang
  • Panggang 35-40 menit
tiramisu premiks

Cara Membuat Tiramisu Mousse:
  • Kocok bubuk mousse dengan air es selama 6-7 menit (saya skip saran penambahan 125 gr keju krim)
  • Masukkan kulkas
Cara Membuat Air Kopi:
  • Campur bubuk kopi instan dengan 1/2 gelas air panas
  • Dinginkan
Cara Menghias:
  • Kuliti pemukaan cake
  • Potong menjadi 3 bagian
  • Oleskan air kopi ke permukaan cake pertama, lalu oleskan mousse, ..begitu juga ke lapisan berikutnya. 
  • Oleskan mousse ke seluruh permukaan cake
  • Taburi bubuk coklat
  • Simpan di lemari es dan sajikan dingin
Dan, taaa daaaa....!

Dengan modal sebesar 40 ribu sudah jadi seloyang tiramisu!

Tiramisu premiks

Tapi, ngomong-ngomong, apa sih enaknya pakai premiks cake begini...?
  • Hemat biaya: karena yang kita beli adalah yang kita pakai sehingga tidak ada banyak sisa bahan
  • Hemat waktu: dari proses persiapan sampai pembuatan bahan memerlukan waktu yang lebih singkat daripada membuat cake secara konvensional
  • Tingkat kegagalan lebih rendah karena bahan sudah dikemas sehingga timbangan pasti pas dan cara pembuatan yang sudah ada kepastian rumusan.
  • Bahan mudah disimpan dan enggak bakal kececeran
  • Bikin tenang pikiran karena hasil jadi lebih pasti.
Cuma, premiks ini punya kekurangan juga, yaitu:
  • Kreatifitas terbatas: jika membuat homemade cake, kita bisa memodifikasi baik bahan maupun cara pembuatan. Berbeda dengan saat menggunakan premiks yang semua sudah ditentukan.
  • Komposisi bahan tambahan yang disebutkan di kemasan yang lebih "asing" terdengar daripada jika membuat cake secara konvensional. Misalnya disebutkan di kemasan, bahan mousse: tepung pati termodifikasi, gula halus, susu skim bubuk, pengemulsi nabati, pamantap nabati, perisa tiramisu. Bandingkan dengan bahan homemade mousse: keju krim, krim kental, vanili, gula halus....See? Jangan bingung sendiri..πŸ˜€
  • Rasa yang pasaran. Masing-masing orang bisa saja mempunyai resep yang berbeda untuk satu cake yang sama. Sentuhan personal, modifikasi di sana-sini dan penambahan topping itu ini, membuat rasa homemade cake lebih istimewa.
  • Kadang kita temui bahan pelengkap yang disertakan kurang/lebih jumlahnya, misalnya butiran coklat yang kebanyakan atau bubuk coklat yang terlalu sedikit.
Nah, buat teman-teman yang memang enggak punya banyak waktu untuk menyiapkan bahan dan membuat homemade tiramisu, premiks bisa jadi pilihan. 

Sementara, untuk yang hobi utak-atik resep dan betah berlama-lama di dapurnya, silakan siapkan bahan dan buat tiramisu ala kamu.

Jadi, termasuk yang mana dirimu, temans?😍



Happy Cooking,

Dian Restu Agustina




Potluck, Kebersamaan dalam Sepiring Makanan




Hai semua...! Selamat hari Selasa...

Apa kabarnya? Semoga tetap sehat meski hujan sedang bertamu di mana-mana yaa..Aamiin!

Oh ya, meski sudah Selasa, masih boleh nanya dong akhir pekan lalu kemana? 

Kalau saya ada acara makan-makan pada hari Minggu lalu, yaitu arisan keluarga besar. Ada 11 keluarga yang mengikuti dan acara ini rutin diadakan dalam tenggat 6 bulan sekali. Sedangkan, tempat silaturahmi bergiliran dari rumah ke rumah dengan konsep potluck party.

hidangan potluck
Arisan Keluarga

Potluck party? Apaan tuh?

Mungkin ada diantara teman-teman yang sudah familiar dengan istilah ini, tapi bisa jadi ada yang belum paham apa itu potluck party.

Potluck adalah saweran makanan. Sebuah acara makan-makan yang meminta undangan membawa makanan, yang nantinya akan dikumpulkan untuk dimakan barengan.

Potluck, biasanya diadakan di rumah, taman atau berbagai tempat berkegiatan, kecuali rumah makan. (karena kalau di restoran, biasanya ada aturan dilarang membawa makanan dan minuman dari luar)

Kalau acaranya di rumah, umumnya tuan rumah bertugas menyiapkan peralatan makan dan menyediakan menu tertentu. Lalu, para tamu akan membawa makanan/minuman yang akan melengkapi menu itu. Kemudian, hidangan akan disantap bersama-sama. 

[Enaknyaaa..]

Saya, familiar dengan sistem potluck ini saat tinggal di Amerika. Saat itu teman-teman seperantauan dari Indonesia, sering mengadakan acara-acara seperti pengajian atau peringatan hari besar nasional. Acara diadakan di rumah atau di taman. Dengan konsep potluck, masing-masing membawa makanan/minuman. Sementara peralatan makan/minumnya dibeli dari uang kas komunitas. 

Pernah saya dapat giliran menjadi tuan rumah untuk acara pengajian. Jauh-jauh hari sebelumnya, saya akan woro-woro via email ke teman-teman makanan apa saja yang akan saya sajikan.(FYI, tahun 2009-2011 belum ada WA group yaaπŸ˜€)

Waktu itu saya sedia nasi putih, telor balado, bacem tempe tahu dan sambel goreng teri kacang. Dan, teman-teman berdatangan membawa: rendang, ayam goreng, sayur brongkos, kue klepon, pie buah dan lainnya. Banyak dan enak-enaaak!

Pengajian New Orleans
contoh hidangan potluck di acara pengajian NOLA (New Orleans, LA)

Tidak seperti saat di Amerika, yang makanan untuk potluck biasanya bikin sendiri, kalau di Indonesia sebenarnya lebih mudah lagi. Tak perlu banyak tenaga, biarkan jari saja yang bekerja. Kita bisa pesan makanan apa saja atau beli sekalian saat mau pergi. 

[Gampiiil..]

Seperti saat arisan keluarga Minggu lalu itu, saya membawa Sate Padang yang saya beli pada pagi harinya. Sementara tuan rumah yang kebetulan sedang ada hajatan tasyakuran sudah menyediakan satu set tumpeng lengkap. Sedangkan makanan lain yang dibawa saudara-saudara, diantaranya: sambel teri kacang, sate jamur, pempek, serabi, aneka jajan pasar, duku, rambutan, kerupuk dan snack box. Lengkaaap!

hidangan potluck
Potluck pada acara peringatan HUT RI ke-64 di New Orleans, LA
hidangan potluck

Lalu, apa saja sebenarnya keuntungan potluck ini:
  • Hemat Biaya
Hidangan dibawa oleh undangan sehingga akan membuat makanan bisa beragam. Sehingga panitia (jika itu sebuah acara) bisa menghemat dana konsumsi karena sitem potluck ini. Demikian juga untuk acara yang dihelat di rumah seperti arisan tadi. Tuan rumah paling tidak akan terbantu karena tak harus menyediakan sendiri seluruh menu. 

Masih enak kalau potlucknya di Indonesia, enggak bisa sempat masak, bisa beli. Lha, kalau di Amerika...masak sendiri untuk tamu sebanyak itu ya..pegel linu! hihihi..Makanya di berbagai belahan dunia, potluck sering jadi pilihan saat ada acara ngumpul dan makan. Lantaran praktis dan ekonomis!
  • Menu Bervariasi
Kalau mau menunya bervariasi, tuan rumah atau panitia bisa menentukan menu yang dibawa para tamu. Selain agar hidangan beraneka, juga untuk menghindari ada sajian yang sama. Pembagian jenis menu bisa didasarkan pada hidangan pembuka (salad/asinan), sajian utama (sayur/lauk), makanan penutup (kue/pudding/buah) ataupun minuman (es, kolak, bubur, dll). Bisa juga ditentukan berdasarkan tema. Misalnya tema: masakan Sunda, makanan Padang, hidangan oriental atau lainnya Dengan demikian akan ada bermacam-macam pilihan makanan.
  • Menambah Keakraban
Dengan potluck, akan ada materi perbincangan tentang makanan. Buat yang masak sendiri, bisa sekalian promosi: "kalau mau pesan bisa ke saya yaaa", atau "resepnya di share nanti di grup WA" atau "beli baksonya di dekat perempatan sana..". Suasana jadi makin akrab lantaran ngomongin menu potluck!

potluck party
Potluck di acara halbil bersama tetangga kiri kanan


Kemudian, apa saja ide menu buat potluck?

Banyaaak!

Kalau itu acaranya makan-makan, jika memang tidak ditentukan, pilih saja mau hidangan pembuka, utama atau penutup. Misalnya sepinggan makaroni panggang, sepanci sayur asam atau seloyang brownies kukus.  Yang penting perkirakan juga jumlahnya agar cukup untuk tetamunya. Meski tidak harus sebanyak jumlah orangnya, karena toh nanti ada makanan yang lainnya. Hanya saja, kira-kira juga bawanya. Misalnya undangan 50 orang, bawa browniesnya jangan cuma seloyang. Lebih baik bawa 2 atau 3 biar hampir semua bisa icip-icip juga. 

Tapi, jika acara hanya coffe break saja, cukup membawa camilan, buah atau minuman segar. Misalnya: terbul mini, risol mayo, kue ku, pudding cup, mini donat, soes, cupcake atau lainnya. 

Oh ya, ingat juga etika potlucknya:
  • Bawa Makanan
Kalau sudah ada pengumuman bahwa konsep acaranya potluck, setiap peserta sebaiknya memang membawa "hidangan apa saja". Kalau enggak bawa, pasti enggak enak sendiri nanti..Masa sih enggak malu, enggak bawa apa-apa eh ikut makan-makannya..πŸ˜€
  • Urun tenaga
Selain saweran makanan, karena potluck biasa berkonsep dari dan untuk bersama, maka jangan segan-segan untuk membantu di situ. Misalnya, menata piring di meja, merapikan makanan/minuman, atau membersihkan tempat kegiatan. 
  • Beri Penghargaan
Ingat untuk memberikan pujian pada teman yang tadi membawa homemade pizza atau apapun sajian yang dibawa. Hidangan ini sudah pasti dia kerjakan dengan sepenuh hati tadi. Juga sampaikan sanjungan dan terima kasih atas bawaan para undangan.
  • Tunggu Waktu
Meski tetamu sudah datang, makanan pun sudah dihidangkan, dan mata sudah sedemikian tergoda dengan harum dan penampakanya, tetaplah bersabar hingga acara makannya tiba. Bukannya icip sana-sini yaa..
  • Leftover
Jika memang ada leftover (makanan yang tersisa) dan tuan rumah/panitia membolehkan tetamu membawanya. Tetaplah sopan dengan mengingat yang lainnya. Jangan asal main bungkus semua sisa kue putu ayu yang unyu-unyu. atau asal angkut saja sisa rempeyek dari toplesnya. Lebih baik dibungkus secara adil sesuai jumlah undangannya.

Nah, enak kan kalau konsepnya potluck? 😍

Bagaimana dengan teman-teman? Sudah pernah ikutan potluck party belum? Kalau sudah pernah, bawa apa ke sana?



Love,

Dian Restu Agustina