Mudik Lebaran: Me Time Saya di Kampung Halaman



Teman, Lebaran saya kali ini sungguh istimewa. Karena untuk pertama kalinya saya dan suami tidak berlebaran barengan alias merayakan Hari Raya Idul Fitri di tempat yang berbeda. Pasalnya, suami harus menjalankan kewajiban lain  di Jakarta, sehingga saya hanya bertiga dengan anak-anak saja berlebaran bersama Ibu Mertua dan kemudian Orang Tua.

Nah,...ternyata ini terasa juga sedihnya, meski menyenangkan juga bagi saya. Karena saya bisa me time sejenak dengan tidak "mengurusi" suami selama lebih kurang sebulan ini hihihi. Meski, masih ngurusi dua bocil yang ndilalah sering memilih nginep di rumah Budhe-nya sehingga saya sejenak bisa bebas tugas negara.😁

Lha, terus saya ngapain saja yaa?

Ada deh...kwkwkw. Yuks, lanjut dulu bacanya...!


Kampoeng Belanda
Wisata Kampoeng Tebu - Kediri


Yesss, Mudik Lebih Awal!!


Sejak merantau ke Bali setamat SMA untuk kuliah dan lanjut ngikut suami pindah-pindah, saya jarang pulang ke rumah dalam waktu yang lama. Biasa nya durasi hanya 1-2 minggu saja. Maka ketika tahun ini tahu jadwal libur lebaran dan libur sekolah yang bersambungan saya pun punya ide untuk mudik lebih awal. Maksudnya saya dan anak-anak bakal pulang duluan dan suami belakangan.

Nah, kebetulan juga suami ada jadwal ujian CFA (Chartered Financial Analysit) -Level 2 - yang sudah dicoba untuk ketiga kalinya (dua tahun lalu dia enggak lulus, tahun lalu gagal juga). Saya pun mendukung niatannya (mesti sebel sebenarnya hahaha) dan mengikhlaskan dia enggak ikut mudik barengan.

Rencana, saya mau naik Kereta Api saja. Tapi suami keknya kasihan sama istrinya bawa anak 2 dan koper segede gaban. Akhirnya dia memutuskan untuk mengantar.

Dan, sampailah saya di Kediri - rumah Orang Tua saya selama beberapa jam saja kemudian lanjut cuss ke Madiun ke tempat Ibu Mertua. Lalu, esok harinya, suami pun balik ke Jakarta.

Untungnya sih kedua kota masih satu zonasi, jadi bisa sekalian dijabani...hihihi


Plaza Madiun
ngabuburit ke Plaza Madiun

Dua Minggu Berpuasa Ramadan di Madiun


Akhirnya di 13 hari terakhir Ramadan - dan hari pertama Lebaran-, saya dan anak-anak pun berada di Madiun.

Sebenarnya sih enak enggak enak yaaa....Karena, cuma puasa bertiga enggak di rumah sendiri pula. Oh ya, Ibu Mertua memang sudah enggak puasa lagi karena sudah uzur usia (Beliau 82 tahun).

Karena enggak ada suami saya pun lebih santai nyiapin menu buka dan sahurnya. Yang simpel aja dan bahkan saking simpelnya banyakan titip masak ke tetangga (baca: beli😁 ).

Lhadalah..kwkwk.

Biarin lah, wong makanan lebih murah dibandingkan Jakarta, banyaak macamnya dan khas setempat pula. Apalagi rumah Ibu Mertua di area kota sehingga banyaaak pilihan jejualan.

Seperti, di samping rumah persis ada Nasi Pecel Mbak Sum, buka saat jam buka dan sahur. Harga nasi pecel komplit 4 ribu dan rawon (tanpa nasi dengan porsi banyak sekali) 8 ribu.

Tuh, gampang kan? Jam 2 pagi tinggal keluar bentar dan beli.

Dan (sesekali) masak yang gampil saja dan enggak perlu berlama-lama di dapur begini termasuk  me time yang bikin hepiii.

Manfaat me time
bersama Ibu Mertua di Madiun saat Lebaran hari pertama

Dua Minggu Mudik ke Kediri



Nah, setelah merayakan hari pertama Lebaran di Madiun bersama keluarga besar suami (minus Pak Suami sendiri), hari kedua saya dan anak-anak pun ke Kediri.

Ngapain aja? Ini dia list me time saya selama di Kediri:


1. Reuni Perak SMA

Yang paling hepi adalah saya bisa ikutan acara Reuni Perak Angkatan'94 SMA 1 Kediri, di hari ketiga Lebaran silam. Maklum selama tinggal jauh dari kampung halaman saya itu jarang ikut reuni. Kadang waktunya enggak pas sehingga absen hadir atau juga karena dulunya saya itu anti reuni... hihihi

Tapi tahun ini memang saya niati datang. Bukan karena penasaran pengin ketemu mantan tapi karena ternyata sudah 25 tahun lulusnya...Duh, berasa tua jadinya.

Dan, karena suami sedang tidak ada di sisi, maka saya merasa reuni kali ini juga me time saya. Karena jadi enggak ada yang ngoyak-oyak nanyak nanti pulang jam berapa dan lain sebagainya hahaha

Apalagi acara Reuni Perak Angkatan'94 Smas't Kediri berkesan banget acaranya. Ini review jujur lho, bukan karena saya dapat grand prize hadiah utama HP Redmi 7 ya..😁


Reuni Perak SMA



Teman se-genk SMA ( atas 2019 - bawah 1994)


Alhamdulillah dapat HP


2. Reuni Keluarga Besar 

Setiap Lebaran dan libur sekolahdi bulan Desember, keluarga besar dari Ibu saya (Keluarga Soebarni Darmoatmojo) mengadakan reuni keluarga. Acaranya silaturahmi ke tempat saudara yang narik arisan yang diundi 6 bulan sekali.

Nah, biasanya acara diadakan pas sayanya sudaah balik. Tapi, kali ini rejeki, diadakan saat saya masih di Kediri.

Dan, untuk tahun ini yang ketempatan kakak saya yang nomor 4 dan acara diadakan di restoran Pondok Bambu Kediri.

Ramai dan seruuuu! Me time juga jadinya bersama Paklik, Bulik, Mbak, Mas, Adik, Ponakan dan Cucu...(cucu saya sudah 1 dari keluarga Kediri😁)


Keluarga besar Soebarni Darmoatmojo


Bapak-Ibu dan keenam putri


3. Mini Reuni SMP


Tetiba di hari keempat Lebaran, WA Group teman sekelas SMP bikin acara dadakan. Ngopi bareng di rumah salah satu (ortu) teman dan ta daa...acara yang tanpa rencana pun bisa diadakan.

Alhamdulillah makmal lanjut ngopi sambil ngorol sana-sini. Me time jugalah ini....


mini reuni SMP



4. Berwisata di Kediri dan Tulung Agung


Karena kondisi Bapak Ibu saya yang sedang kurang sehat, maka Lebaran kali ini perginya ke tempat yang dekat-dekat.

Saya sempat ke Dokar Dreamland di Tulungagung (nanti saya tuliskan terpisah yaa) dan ke Wisata Kampung Tebu di Kediri. Tak lupa pula, datang ke kuliner khas Kediri yang ngangeni.

Sungguh Me time yang juga nambah timbangan dan bikin hepiiii...

Dokar Dreamland


Sisihkan Waktu untuk Dirimu dan Ciptakan Me Time-mu


Nah, nah..itulah mengapa saya menganggap Lebaran kali ini Me Time yang bikin hepi. Saya jadi bisa rileks menikmati acara bersama keluarga dan teman tanpa terbeban ada suami yang mesti "dilayani".

Tapi... ini bukan berarti saya langsung merasa bebas lepas sehingga lupa diri. Hanya enggak ada salahnya senang-senang sebentar menikmati kebersamaan yang saat di Jakarta dengan kesibukan sebagai Ibu Rumah Tangga yang jauh dari sanak saudara jarang saya dapatkan.

Well, sebenarnya apa sih pentingnya me time?

Memberi waktu untuk diri adalah bagian penting dari menjalani kehidupan ini. Karena ketika kita memperlakukan diri sendiri dengan baik maka akan berpengaruh ke segala hal lain dalam hidup kita. Seperti hubungan dengan pasangan, anak-anak, teman, rekan kerja dan lainnya.

Maka pergi ke taman untuk membaca buku selama setengah jam, merawat diri di salon kecantikan atau mencoba kelas yoga baru, itu perlu sebagai bagian dari menjaga kewarasan.

Simpang Lima Gumul Kediri


Nah, berikut 5 tips agar Me Time beneran bisa kita wujudkan!


1.  Jadwalkan dan Hargai Kesempatan

Tentukan waktu dan lakukan itu. Misal, Minggu pagi mau jogging sendiri di sekitar komplek, pergi ke salon tiap dua minggu sekali atau nyeruput teh dan baca buku selama setengah jam setiap sore hari.

Jadwalkan dan hargai kesempatan yang sudah kita sisihkan!


2. Delegasikan Pekerjaan 

Kalau dituruti pekerjaan bakal enggak ada habisnya. Maka sesekali, serahkan cucian ke laundry kiloan, beli lauk buat makan malam, minta suami jaga anak sebentar dan nikmati me time yang sudah kita rencanakan.


3. Tolak dan Katakan Tidak

Juga, beranilah menolak jika ternyata ada yang meminta kita melakukan sesuatu karena sudah punya agenda untuk waktu me time itu.


4. Manfaatkan Waktu

Misalnya, malam hari saat anak sudah kelar belajar, kita bisa sempatkan waktu untuk ikutan kelas online. Atau saat mandi nikmati spa pribadi dengan membeli beraneka produk aroma terapi. Juga saat di perjalanan sepulang kerja kita bisa mampir ke taman dan menikmati kesendirian.

5. Ingat: Me Time itu Perlu!

Menyisihkan waktu untuk diri sendiri kadang membuat kita merasa bersalah. Merasa tidak menghabiskan waktu bersama keluarga atau melakukan pekerjaan yang seharusnya diselesaikan. Tapi, ingatlah bahwa mengukir waktu untuk diri sendiri sangat penting untuk menjaga diri tetap sehat. Dan ini berarti diri bakal lebih hepiii, yang akan membuat keluarga jadi lebih bahagia juga, pekerjaan lebih produktif jadinya serta kebaikan-kebaikan lain dalam kehidupan kita.


Jadi, kuy sisihkan waktu juga untuk diri sendiri, karena enggak cuma diri sendiri yang akan bahagia tapi semuaaaa!!


Wisata Kampoeng Tebu



*Artikel bertema "Me Time" ini merupakan collab Pasukan Blogger Joeragan Artikel bersama Nurul Fitri Fatkhani, Damar Aisyah dan Meirida Merry 



Be Happy


Dian Restu Agustina

















35 comments:

  1. Duuuh, kalo udah ngomongin mudik n ngumpul bareng sanak keluarga bagi aku itu adalah me time yang sangat membahagiakan mbaaak. Bersyukurnya dirimu bisa ngumpul bareng keluarga besar.

    ReplyDelete
  2. Betulll, jika ibu bahagia maka akan mengasuh anak-anak dengan sabar dan anak-anak pun akan bahagia pula. Anak dan ibu bahagia, bapaknya juga pasti ketularan bahagia. Beda kalau ibunya dah mulai manyun dan uring-uringan

    ReplyDelete
  3. Ya Allah saya galfok sama si mas yang lebih tinggi dari mamanya, hehehe
    Btw foto mbak dian kayak enggak berubah deh yang foto berempat itu sama yang pakai kerudung kayak masih sama,

    ReplyDelete
  4. Wah...rangakaian me time yang maksimal. Bener-bener bisa menikmati me time ya, Mbak.
    Eh itu harga nasi pecelnya murah banget, 4 ribu? Ah...enaknya kalau di timur ya, semua serba murah

    ReplyDelete
  5. Kalau aku paling reunian keluarga besar mba, karena sekolahku dulu pindah-pindah jadi ngga punya teman sekolah di Bogor hihi, mupeng aja lihat teman-teman SMA reunian pas mudik ke Palembang..huhu

    ReplyDelete
  6. Berasa bujangan gitu ya, kalau ke mana2 tanpa suami hihihi... Asal me time-nya positif, ayo ajalah..

    ReplyDelete
  7. Serunya mba Dian bisa beneran me time. Aku pas mudik kemarin sempat ke dua kota juga tanpa suami yakni ke SOlo dan Semarang. Sebetulnya aku kangen pas pisah jauh gitu ama dia tapi ya anggap aja me time :)

    ReplyDelete
  8. Silaturahim pas lebaran itu identik dengan reuni bareng teman dan kumpul keluarga ya, Mbak. Salut banget bisa datengin semua reuni, gitu. Mungkin kalau ada suami ngga bisa bisa kesana-kemarin gitu, ya. Hahahaa

    ReplyDelete
  9. Wuaaah, asli ni ..... kayaknya me time terpanjang ya ini, Mbak Dian? :D
    Seru banget yaaa.

    Jadi ingat baca ini, saya pernah mau nangis karena me time terhambat gegara ada yang dadakan hiks.Mana me time-nya pengen ketemu sama Mak Mira Sahid yang pas datang ke Makassar pula. Eh jadi curhat wkwkwk.

    ReplyDelete
  10. Setuju banget Mba, Me Timw itu perlu meski hanya sekedar baca buku, pakai mask sheet dirumah. Penting menyediakan waktu untuk diri sendiri ya rehat lah. Seru deh baca kegiatannya selama mudik. Semoga habis ini bisa fresh lagi ya.

    ReplyDelete
  11. Bener banget mba mudik waktunya me time hehheh dan ga mikiran masak apa hari ini haahah . Reunian ketemu teman anak2 s titip nenek dan om n tantenya biar main sm sepupunya hehehh

    ReplyDelete
  12. Sama Mba Dian, aku juga mudik duluan ke Bandung hihihi. Hampir kurang lebih 2 bulang nggak ngurusin suami. Tapi klo hari libur suami yang pulang pergi ke bandung dari tangerang selatan. Soalnya masih deket. Iya mba dian, me time itu harus ya demi kewarasan ya apalagi buat emak2 punya anaknya yg msh kecil kyak aku wkwkwkw πŸ˜‚

    ReplyDelete
  13. Mba Kalau next mudik ke Madiun bisa jalan bareng nih hehe. Soalnya aku rencana bakalan sering ke Madiun. Yuuk ah kita meet up disana.

    ReplyDelete
  14. Me time yang berkualitas, bisa silaturahim sama temen temen SMP dan SMA, seneng banget denger pengalaman nya. Bener banget, me time itu perlu walau cuma sekejap demi kewarasan ya mak 🀭

    ReplyDelete
  15. Owala mba dian orang madiun toh.. Pantesan kita kayak klop.. Wkwkkw sama sama jatim.. Aku malang surabaya tapi

    ReplyDelete
  16. At least, once a week ini me time kudu banget untuk menjaga "kewarasan diri" setelah 6 hari lamanya "melayani orang lain" tugas merawat di rumah sakit, hehe

    Lebaran kali ini? Saya dines mbak, huhu walaupun ya sebenrnya udah dapet libur 4 hari sebelum idul fitri, tp tetep aja itu lebih worth it libur pas hari H nya ketimbang libur 4 hari sebelumnya ...

    ReplyDelete
  17. Aah...senangnya...
    Bisa reuni Perak.
    Pasti pada berubah yaa...teman-teman SMA.

    Mudiknya sungguh padat merayap jadwalnya.
    Heheh...

    ReplyDelete
  18. Jadi pengen me time juga, hihi.. Tapi belum memungkinkan sih, karena anak saya masih kecil-kecil.

    Betewe, lebaran kemarin saya cuma ketemuan sama teman-teman se-geng, dan tanpa sengaja ketemu sama teman-teman SMA. Tapi itu saja sudah bikin bahagia. Alhamdulillah..

    Semoga lebaran depan bisa ketemu lebih banyak lagi. 😊

    ReplyDelete
  19. Paling seneng pas mudik tuh ketemuan sama temen- temen yah, duh jadi kangen mudik nih kemarin belum sempet mudik

    ReplyDelete
  20. duh mudiknya penuh dengan acara reuni yang mbak, seneng banget bisa reuni dengan teman-teman lama yah.. dan enak banget mbak liburannya bisa me time juga

    ReplyDelete
  21. Mbak Dian ini bener-bener jadi panutanku. Aku juga mikirnya pengen kayak mbak Dian besok kalo anak-anak udah gede. Bisa menikmati me time dengan paripurna. Kalau sekarang mah sabar dulu aja, ahahahaha ahahaha ahahaha

    ReplyDelete
  22. Seru banget mbaa. Aku juga suka me time.... Me time ku yaa liputan keluar haha kalo yg bener bener belum bisa krn msh berbayi XD makanya seneng kalo diajakin nobar krn ga bs tuh tanpa ngegendol bocah #lha btw banyak reuni yaa mba memang klo pemantau, balik balik yaa jadwal reuni lgsg banyak. Hihi. Eh iya itu 25 th seusia ku dong mba XD mba Dian selalu jd paling awet muda euy

    ReplyDelete
  23. Waaa puwas banget mba mudiknya setengah bulan heheehe. Btw aku galfok ama si mas yang udah nyalib ibuk tingginya :)

    ReplyDelete
  24. Pepatah ini bener banget kak : Memberi waktu untuk diri adalah bagian penting dari menjalani kehidupan, Karena ketika kita memperlakukan diri sendiri dengan baik maka akan berpengaruh ke dalam hidup kita.

    ReplyDelete
  25. Asiknya mbak dian mudik yang bener-bener me time banget karena sekaligus reuni sama teman sekolah. nggak menyangka ternyata udah reuni perak aja, hihi

    ReplyDelete
  26. Emang mudik moment yang tepat untuk silahturahmi sma jalan jalan ya mba enak banget kota Madiun tenryata . Mba dian aku mudik cuma seminggu cepet banget hehe mba diaan lamaa yaa disana

    ReplyDelete
  27. Aku belom bisa me time nih kak dian, masih susah anak ditinggal. Seruu banget mudik dengan keluarga besar ya kak. Baru tau kediri punya spot yang kece juga

    ReplyDelete
  28. Asik banget yang bisa mudik berlama lama...dan lebih asiknya lagi bisa ikutan reonian ya mba..ini yang belum pernah saya ikuti, reonian

    ReplyDelete
  29. Datang ke event itu suatu me time buatku, asal jangan bawa anak aja ya. Ditambah lagi kalau aku bisa pergi naik gunung (my hobby exactly) me time banget kalau yang ini terwujudkan.

    ReplyDelete
  30. Seru banget mbak bisa ikutan reuni smp dan sma. Memang lebaran ini biasanya jadi ajang kangen-kangenan teman sekolah ya

    ReplyDelete
  31. Beneran me time ya Mbak, dan rejeki me time juga nih dapat HP baru dong yaah.. Senangnyaaa ;)
    Betul banget Mbak, diri sendiri juga perlu dihargai, biarkan rilex sejenak dan nikmatilah, biar tetap waras 😁

    ReplyDelete
  32. Enak bgt mbak me timenya, puas membahagiakan diri yaaa.. lumayan, bebas tugas sekejap dulu. Hihi

    ReplyDelete
  33. selalu senang deh membaca cerita yang mudik, pingin kayak orang-orang buat mudik, cuma keluarga di jakarta semua, kalau mudik bingung ketemu siapa.

    ReplyDelete
  34. Seneng yaaa berkesempatan mudik, lah aku dari lahir mpe sekarang di Jogja terus. Makaasih tipsnya kalau nanti saya berkesempatan main ke kampung halaman mba Dian.

    ReplyDelete
  35. Asyik banget bisa pulang kampung saat lebaran. Ini momen yang paling berkesan setiap tahunnya. Rasa senang dan repot campur aduk

    ReplyDelete