Buku Melati di Taman Keberagaman

Peluncuran Buku Melati di Taman Keberagaman - Kepemimpinan Perempuan dalam Merawat Kebinekaan 


"Anda lebih baik mendidik sepuluh perempuan ke dalam praktik prinsip-prinsip liberal daripada mengorganisasi seribu orang di atas panggung intoleransi dan kefanatikan" - Susan B. Anthony



Kutipan Susan B. Anthony di atas menunjukan bahwa betapa kuatnya peran perempuan dalam sebuah perubahan. Salah satunya adalah peran mereka dalam merawat kebinekaan.

Perempuan memiliki insting dan passion keibuan yang memungkinkannya lebih mudah untuk menjalani tugas-tugas merawat kebinekaan, menjaga keberlangsungan hidup, mereda konflik, dan memelihara perdamaian.

Secara praktis, buku Melati di Taman Keberagaman: Praktik Kepemimpinan Inklusif di Indonesia dan Australia membahas tentang bagaimana kita memahami pentingnya keberagaman dan inklusi dalam kepemipinan perempuan, yakni dengan mengidentifikasi cara-cara guna meningkatkan keterampilan kepemimpinan yang efektif dan mampu memengaruhi perubahan dengan studi kasus di dua negara, yaitu Australia dan Indonesia. 

"Kita ingin agar perempuan Indonesia melek kepemimpinan, memiliki leadership literacy, karena kepemimpinan bukan hanya milik mereka yang duduk di posisi puncak. Nilai-nilai kepemimpinan ada di setiap diri kaum perempuan. Memahami potensi diri, berani bersikap, bersuara, merebut peluang yang ada. Jangan lagi ada Pelor (Pelaku Teror) diantara kita. Mari bersama mengembangkan dan mempromosikan program-program kebinekaan secara lintas, terintegrasi baik melalui pribadi, komunitas maupun organisasi," demikian Mathilda AMW Birowo berucap tentang latar belakang penulisan bukunya.



Mathilda AMW Birowo


Tips Investasi Reksa Dana Bagi Pemula

Tips investasi Reksa Dana bagi pemula, apa saja ya?. Well"Sometimes the poorest man leaves his children the richest inheritance" (Terkadang orang yang paling miskin, mewariskan anak-anaknya warisan yang besar) - Ruth E. Renkel. Nah, temaaaan, kalau ditanya apa yang bikin galau saat saya memikirkan masa depan, diantaranya adalah tentang biaya pendidikan. Yang jadi pikiran, adalah gimana caranya biar bisa nyekolahin anak-anak saya sampai tinggiiii nanti. Ya, saya dan suami memang bertekad memberikan anak-anak kami bekal ilmu yang bermanfaat dibandingkan harta yang bisa habis dalam sekejap. Ibaratnya, orang tua jangan hanya menyodorkan ikan, tanpa memberikan kail serta mengajarkan cara menangkapnya. Sebaiknya orang tua mewariskan ilmu pengetahuan dan memberikan kesempatan anak-anak mereka untuk menambah pengalaman.

Nah, kaitannya dengan persiapan biaya pendidikan dan masa depan, saya dan suami sebenarnya sudah investasi itu ini. Cuma rasanya masih belum optimal nih. Sebabnya, apa yang kami lakukan itu masih ala kolonial alias secara konvensional dan belum pakai gaya milenial.

Investasi yang kami lakukan masih di sektor riil, seperti membeli rumah. Padahal, investasi enggak cuma di sektor riil saja, karena ada juga investasi di sektor finansial yang menjanjikan lebih banyak keuntungan. Diantaranya ada saham dan reksa dana yang bisa dicoba.



Pentingnya Investasi Sejak Dini


Nah, belakangan marak sebuah semboyan yang dianut oleh para milenial yakni You Only Live Once,  hidup ini cuma sekali, jadi yang penting enjoy dan happy!

Senang-senang, beli itu ini, enggak mikir panjang, enggak peduli masa depan, uang yang ada di tangan langsung dihabiskan, enggak butuh tabungan, pokoknya hepi-hepiii sepanjang hari dan yang penting spending dan say no for saving!!

Nah, tahukah teman, jika diteruskan pola pikir seperti ini tentu akan menjadikan kita hidup dalam ketidakpastian di masa depan. Karena masa yang akan datang ditentukan oleh apa yang kita lakukan kini dan nanti. Termasuk perihal keuangan ini.

Kalau kita berprinsip: "muda hura-hura, tua kaya raya, mati masuk surga" ya wassalam lah hidup kita. Lagian mana ada coba yang mudanya hura-hura tuanya kaya raya? Yang ada, jika muda hura-hura ya tuanya bakalan jadi kaum tak berpunya. Duit sudah habis hingga saat tua menangis. 

Nah, maka perlu kiranya kita mengubah persepsi tentang YOLO ini ke arah yang positif sehingga membuat kita jadi lebih  produktif.

You Only Live Once, hidup cuma sekali jika disia-siakan sungguh sayang sekali! Lebih baik mencintai diri sendiri dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Lakukan yang terbaik semampu kita dan tak perlu terlalu memikirkan persepsi orang tentang diri ini. Juga lakukan pengelolaan keuangan yang benar sehingga apa yang kita dapatkan dari hasil kerja keras kita takkan sia-sia. Satu diantaranya dengan cara berinvestasi.





Pasalnya, investasi yang berteman baik dengan waktu ini akan memberikan beberapa kelebihan diantaranya:
  1. Kebebasan waktu: kita bisa kapan saja mau berinvestasi 
  2. Kebebasan keuangan: jumlah yang tidak ditentukan
  3. Kebebasan tempat bisa dimana saja: konvensional maupun online 

Hm, lalu apa tips untuk berinvestasi ini?
  • Komitmen menyisihkan uang menurut pos-posnya
  • Mindset harus berubah: orang punya tujuan masing masing enggak usah lihat rumput tetangga, pikirkan saja diri kita 
  • Pelajari instrumen investasi, intuisi akan diperoleh pelan pelan nanti
  • Pastikan ada logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ada penyataan di bawah perlindungan OJK sehingga uang kita akan aman
  • Hindari investasi abal-abal dan gambling seperti forex
  • Mulai dari nominal yang sedikit dulu jika ragu
  • Untuk reksadana pelajari fact sheetnya dulu, saham apa saja yang ada di situ

Oh ya, bagi yang masih bingung beda reksa dana dan saham itu apa, kalau reksa dana itu ibaratnya naik bus kita serahkan ke sopir untuk kemudi busnya, sedangkan saham, kita sendirilah yang jadi pengemudinya. Nah, salah satu opsi investasi yang bisa dilakukan bagi pemula adalah reksa dana, karena dianggap sebagai investasi yang paling mudah dijangkau dan dilakukan oleh para investor pemula.

Hmmm, beneran nih enggak susah??

Enggak!! Saya sudah mencoba dan ternyata mudah, asalkan tahu tipsnya!

Tips Berinvestasi di Reksa Dana




Well, meski berisiko, sebagai investor pemula yang sama sekali belum pernah berinvestasi di instrumen reksa dana, jangan takut dan mengurungkan niat hanya karena tidak tahu caranya.

Nah, beberapa tips berikut bisa dijadikan acuannya:


1. Kenali Dulu Apa Itu Reksa Dana


Reksadana adalah wadah untuk mengumpulkan dana dari masyarakat yang selanjutnya diinvestasikan dan dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi ke dalam berbagai macam instrumen investasi. Membeli reksa dana itu bagaikan membeli suatu paket yang ditentukan oleh ahli keuangan.

Misalnya, untuk reksa dana saham kita tidak hanya dibelikan 1 saham saja. Tetapi bisa 30-50 saham dalam satu paketnya yang dipilih melalui analisa profesional oleh manajer investasinya, tanpa kita harus memilih sendiri sahamnya satu per satu.

Oh ya, aturan reksadana ini tertera di Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995. Jadi kita tidak perlu khawatir berinvestasi di reksa dana, karena sudah ada dasar hukumnya, terdata di pemerintah dan resmi sifatnya.


2. Pahami Cara Kerja Reksa Dana

Then, cara kerjanya gimana?
  • Manajer Investasi (MI) menghimpun dana dari investor (masyarakat).
  • Total dana yang berhasil dihimpun tersebut kemudian diinvestasikan ke sejumlah instrumen investasi, seperti pasar uang, obligasi dan saham, sesuai dengan kesepakatan dengan nasabah.
  • Nasabah menerima laporan investasi dari MI mengenai dana yang diinvestasikannya tersebut secara berkala. Secara umum, laporan tersebut berisi: kinerja produk, komposisi aset dan portofolio efek.


3. Tentukan Tujuan Investasi

Tapi, sebelum memulai berinvestasi, kita perlu mengetahui apa sebenarnya tujuan investasinya. Tujuan ini bisa menjadi motivasi dalam menjalankan investasi karena setiap investasi mempunyai jangka waktu dan profil risiko yang berbeda, sehingga instrumennya pun harus disesuaikan.

Nah, tujuan ini nantinya akan menjadi patokan dalam menentukan reksa dana yang cocok bagi kita setelah mengetahui jangka waktu investasi dan juga profil risikonya. Jadi profil risiko saya bisa jadi akan berbeda dengan profil risiko teman-teman jadi tujuan pun enggak bisa disamakan.



4. Gali Informasi Tentang Reksa Dana Pilihan Kita

Kumpulkan informasi dan keterangan tertulis serta terperinci seperti tentang bagaimana proses uang kita diinvestasikan, siapa yang mengelola investasinya dan informasi lain mengenai produk secara lebih detail perlu kita pelajari juga. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu kita untuk memutuskan apakah produk tersebut sesuai dengan yang kita harapkan.



5. Tentukan Dimana Akan Membeli Reksa Dana

Finally, tentukan dimana kita akan membeli reksa dana. Caranya, dengan memilih perusahaan Manajer Investasi yang sudah berpengalaman dengan track record yang terpercaya.

Atau, cara super duper mudah adalah dengan membeli reksa dana-nya di Bibit saja! Tinggal klik, sudaaah, resmi berinvestasi reksa dana kita! Bibit akan menempatkan uang kita ke portofolio reksa dana secara cerdas, tanpa ribet dengan cara yang mudah banget.


Bibit - Robo Advisor Investasi Reksa Dana







Bibit? Apaan tuh?
 #jajamiharjamodeon😁

Jadi gini ya teman-teman, Bibit ini adalah aplikasi reksa dana yang membantu rakyat Indonesia untuk mulai berinvestasi. 1-klik beres!! Siapa saja bisa langsung berinvestasi dengan optimal sesuai dengan level resikonya. Tanpa perlu pengalaman, tanpa harus bingung dan tinggal terima beres. Caranya enggak ribet plus mudah banget!

Nah, teknologi Bibit menggunakan riset pemenang Nobel Prize, Harry Markowitz. Sebuah metode pembentukan portofolio investasi yang dinamakan Modern Portfolio Theory. Di mana dengan menggunakan prinsip Modern Portfolio Theory, Bibit akan menyesuaikan investasi ke reksa dana yang cocok dengan profil risiko, kemudian melakukan rebalancing (penyesuaian) investasi tersebut dari waktu ke waktu sesuai dengan perubahan kondisi keuangan, usia, toleransi risiko, serta kondisi pasar.



Tapi, Bibit Aman, kan?

Amaaaan!! Bibit telah mengantongi ijin resmi sebagai Agen Penjual Reksa Dana dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga terdaftar dan diawasi OJK, jadi dana investasi kita akan aman.

Juga, Bibit terdaftar sebagai APERD (Agen Penjual Reksa Dana). Artinya, dana yang diinvestasikan tidak disimpan dan dikelola oleh Bibit, melainkan akan langsung ditransfer ke rekening penampungan dana investor dari Manajer Investasi masing-masing reksa dana, dikelola oleh Manajer Investasi berlisensi OJK, dan aset investasi akan disimpan di Bank Kustodian. Oh ya, dana kita juga hanya dapat dicairkan ke rekening atas nama kita.



Panduan Bagi Investor Pemula Saat Membuka Reksa Dana di Bibit



Kemudian bagaimana caranya registrasi akun/rekening reksa dana di Bibit?

Mudah bener registrasinya euy,  simak ya:
  1. Buka aplikasi Bibit.
  2. Masuk ke halaman Home Bibit lalu klik Register.
  3. Jawab 6 kuesioner singkat Bibit sesuai dengan profil dan tujuan investasi kamu. Setelah menjawab 6 pertanyaan, kamu akan mengetahui profil risiko, untuk melanjutkan ke registrasi Klik Lanjut Registrasi.
  4. Masukkan nomor Handphone yang aktif dan gunakan di kolom yang tersedia, dan kode referral
  5. Setelah klik Lanjutkan, kamu akan memperoleh SMS yang berisi kode verifikasi. Input kode verifikasi tersebut di kolom yang tersedia, lalu Klik Lanjutkan.
  6. Kamu akan masuk ke Halaman Register, isi kolom yang ada sesuai dengan data diri.
  7. Upload foto KTP, foto selfie sambil pegang KTP dan tanda tangan.
  8. Klik Daftar lalu kita akan masuk ke halaman Setup Pin.
  9. Di halaman Setup Pin, Set Pin kamu, kemudian input lagi di halaman Konfirmasi Pin.
  10. Setelah konfirmasi Pin, silakan buka email kamu, lalu klik Verifikasi Email
  11. Data kamu akan di verifikasi oleh tim Bibit dan KSEI, proses registrasi akan selesai maksimal 1x24 jam.









Cara Membeli Reksa Dana Rekomendasi Robo di Bibit



Yeaaay, akhirnya sudah punya akun reksa dana di Bibit, kini saatnya mulai membeli reksa dana yaa. Nah, ada dua cara pembelian yaitu:
  • Membeli reksa dana rekomendasi Robo
  • Membeli reksa dana secara personal sesuai pilihan. 

Dan...karena saya beneran awam, saya pasrah aja dah sama Babang Robo buat pilihin. #eh😁. Jadi setelah saya pilih Rekomendasi Robo, maka:

  1. Untuk membeli reksa dana, kamu tinggal ke halaman Home, lalu klik Investasi Sekarang.
  2. Masukkan nominal dana yang ingin kamu investasikan, lalu Klik Beli.
  3. Baca Prospektus Produk reksa dana yang ingin kamu beli dengan klik Baca Selengkapnya, Check list jika sudah setuju, lalu klik Confirm.
  4. Pilih metode pembayaran apakah menggunakan Go-Pay, Virtual Account atau Transfer Manual, lalu klik Bayar.




8








Apa sih Keunggulan Investasi Reksa Dana di Bibit?


Dududu, beneran banyak keuntungan investasi dana di Bibit ternyata, pasalnya:

  • Bibit adalah aplikasi reksa dana dengan rating tertinggi di Google Playstore dan Appstore
  • Bibit itu satu-satunya aplikasi reksa dana yang bisa bayar pakai GoPay
  • Bibit akan membantu investasi terintregasi dengan lifestyle sehari-hari
  • Investasinya di rancang khusus untuk Investor Pemula
Bibit menggunakan teknologi untuk mempelajari profil kita. Teknologinya secara dinamis akan menyesuaikan investasi berdasarkan umur, penghasilan dan toleransi kita terhadap resiko.

  •  Teknologi yang didukung oleh riset pemenang Nobel Prize
Menggunakan pendekatan Modern Portfolio Theory yang diperkenalkan oleh ekonom Harry Markowitz yang sudah terbukti mampu menjaga risiko dan memaksimalkan keuntungan kita lewat diversifikasi. Teknologi ini mendemokrasikan penelitian akademik, supaya siapa saja dapat berinvestasi dengan cara yang benar.

  • Tanpa perlu pilih reksa dana sendiri dan tanpa ribet
Bibit menggunakan teknologi untuk membantu memilih reksa dana dengan performa yang baik dan dengan biaya yang rendah supaya kita bisa investasi dengan tenang.

  • Tanpa biaya transaksi/komisi
Semua transaksi reksa dana di Bibit tidak dikenakan biaya transaksi beli dan jual

  • Bebas pajak
Keuntungan dari reksa dana bukan merupakan objek pajak

  • Buka rekening reksa dana secara instan
Pembukaan rekening reksa dana melalui Bibit dilakukan full secara online, jadi kita tidak perlu ke kantor Bibit atau ke Bank.

  • Mulai investasi dari Rp 100.000
Kita bisa berinvestasi reksa dana mulai dari Rp 100.000. Siapapun bisa mulai

  • Cairkan dana investasi kapan saja
Dana investasi kita dapat dicairkan kapan saja dengan cepat.




See, mudah bener kan berinvestasi reksa dana di Bibit ini!

Saya aja yang baru coba-coba merasakan kemudahannya dan ingin segera menambah nominalnya. Pas bangets nih jadi salah satu solusi saya dan suami untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak-anak kami nanti.

Maka, dirimu mesti coba juga ya. Segera download aplikasi Bibit dan berinvestasi reksa dana di sana. Karena investasi reksa dana di Bibit mudah banget dan enggak pakai ribet!! 

Oh ya, masukkan juga kode refferal https://bibit.app.link/dianrestu untuk voucher cashback reksa dana Rp. 50.000 buat kamu..iya kamuu! Mayan, kan dapat potongan!😁

Baiklaaah, semoga info ini bermanfaat dan selamat berinvestasi ya teman-teman!!😍

           Masih Ragu dan Memiliki Pertanyaan?
      Hubungi Bibit kapanpun:
hello@bibit.id
0878 7766 6000Via WhatsApp




BIBIT
FB: bibitapp | Twitter: bibitid | IG: bibit.id | Youtube: bibit.app.link



Salam Semangat

signature-fonts

Sentuhan Religi, Komedi dan Keluarga dalam Film Drama Romansa 99 Nama Cinta

Sentuhan Religi, Komedi dan Keluarga dalam Film Drama Romansa 99 Nama Cinta


"Tuhan bekerja dengan caranya, manusia tak akan bisa memahaminya...."


Begitulah salah satu pesan moral yang ada di film 99 Nama Cinta, sebuah film drama romansa yang menghadirkan unsur religi, komedi dan keluarga dalam kisah yang unik dengan alur yang menarik.

99 Nama Cinta, film persembahan MNC Pictures yang akan tayang pada 14 November 2019 nanti yang memang punya kekuatan baik dari sisi cerita maupun castingnya yang bikin kamu....iya kamu, sungguh sayang jika melewatkannya.

Baiklah, biar dirimu enggak penasaran, berikut sedikit cuplikan cerita film 99 Nama Cinta:


Review Film 99 Nama Cinta


Wisata Jatim Park 2 dengan Kebun Binatang Interaktif

Wisata Jatim Park 2 dengan Kebun Binatang Interaktif...........


"Buk, kok kita kalau pulang ke rumah Mbah Putri enggak pernah ke Malang lagi?"

Tanya si Mas suatu hari.

"Iya, Mas...sabar ya, kemarin-kemarin mesti dibagi waktunya. Nanti deh, Insya Allah pas mudik Kediri, waktu libur semester bulan Desember, kita ke sana ya"

"Iya Buk, aku mau ke sana, ke tempat yang banyak wahananya ya..."

"Iya, aku mau juga Buk, yang ada kebun binatangnya yaa." (si Adik tiba-tiba nyela)

"Iya yaa, kita kan sudah beberapa kali ke Malang, ke Batu, ada banyaak pilihannya."

"Kata temanku ke wisata Jatim Park 2 aja Buk, baguuuuus."

"Iya, deh ntar Ibuk cari infonya, pesen tiket dan hotelnya juga. Udah.. udah, kalian jangan cuman mikirin liburan, mesti semangat juga belajarnya ya."

"Asyiiiiaaap!!"




QR Standar Pembayaran Digital Ala Milenial

QR Standar Pembayaran Digital Ala Milenial 

Suatu siang saat pulang sekolah,

"Buk, nanti bikinin ayam goreng ya?"
"Waduh, di kulkas Ibuk punyanya ikan, Dik."
"Tapi, aku mau fried chicken, Buk!"
"Ya udah nanti kita singgah beli ayam mentah"

Beberapa detik berpikir, walah, si Adik ini minta ayam lagi. Padahal dompet lagi enggak ada uang cash ini. Mau mampir ke ATM, beda arahnya. Mana minimarket yang jual ayam di dekat gerbang komplek hanya melayani pembayaran pakai kartu terbitan bank tertentu pula.





Duh!

Etapiii kan saya punya dompet digital ya. Lupaaa, ngapain bingung-bingung ya!

Jadilah kami mampir ke fresh mart, beli ayam, telur dan beberapa kebutuhan dapur. 

Bayarnya?

Tinggal scan QR di hape saja! Praktis dan ekonomis!

Ekonomis?

Iyaa, karena dapat cashback juga kan saya. Yeayyy, mayan bangets ya!!

Transportasi Unggul, Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Maju

Transportasi Unggul, Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Maju!

Suatu hari saat ngobrol dengan suami...

"Bu, aku mau hiking ke Sindoro bulan depan, sama teman-teman UI."

"Ha? Sindoro? Pas hari kerja? Cuti dong? Ingaaaat, hemat-hematlah cutinya!"

"Cuti dua hari aja kok. Jumat pagi berangkat pakai kereta ke Purwokerto, Sabtu ke summit, Minggu turun, malamnya balik ke Jakarta, Senin istirahat, Selasa dah kerja."

"Astagahh, cukup itu waktunya?"

"Cukuup, sudah dihitung waktunya! Nanti ada teman yang koordinir juga untuk transport dan nginepnya, dan ada contact person di sana. Aku tinggal transfer aja. Gampang sekarang!"

"Ya udah kalau gitu, disiapkan aja semua peralatan dan jaga kesehatan!"

"Okeee...."





Transportasi Unggul,  Indonesia Maju


Sebulan kemudian....

Saya mendapat kiriman foto suami berlatar plang bertuliskan MT. Sindoro 3153 MDPL. Ada senyum ceria di sana dan wajah lega warbiyasaah. Dua hari sebelumnya, berurutan beberapa foto dikirimkan. Ada tiket keberangkatan hari Jumat pagi KA Argo Dwipangga Gambir - Purwokerto, Tiket Angkutan Terusan KAI (minibus) Purwokerto-Wonosobo serta tiket kepulangan hari Minggu malam menggunakan KA Argo Dwipangga Purwokerto - Gambir. Juga tak ketinggalan...., foto sekardus oleh-oleh penganan khas Purwokerto.

Ya, semua berjalan sesuai rencana dan sekembalinya ke Jakarta, semangat suami saya terisi lagi dan siap kembali untuk berkarya. Memang benar ternyata, hari gini, simpel bener naik gunung ini. Juga, kemana-mana jadi terasa dekat berkat transportasi yang makin menghebat. Tak heran, pulang-pulang ada yang laporan:

"Tahun depan rencananya kami ke Rinjani"

"Ha? Rinjani? Mau cuti berapa hari? Ke Lombok lho!"

"Samaaa, paling nambah sehari. Kan naik pesawat ke sananya..."

"Oh iya ya.."

Wah, mendengarnya saya jadi merasa, makin lama makin mudaaah kemana-saja di Indonesia ini yaaa. Pembangunan infrastruktur benar-benar telah membuat sarana dan prasarana transportasi Indonesia menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sehingga turut mendorong perkembangan berbagai sektor termasuk ekonomi dan pariwisata.

Seriusan, kalau kayak gini ceritanya, saya jadi pengin bikin wishlist mau berwisata ke mana saja nantinya. Dan, saya yakin semua enggak cuma sekedar mimpi, karena keandalan transportasi bakal memuluskan harapan saya ini.


Pentingnya Transportasi Bagi Sektor Ekonomi dan Pariwisata Indonesia




Transportasi Unggul, Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Maju


Memang, transportasi merupakan unsur yang penting dan berfungsi sebagai urat nadi kehidupan dan perkembangan ekonomi juga pariwisata sebuah negara. 

Pasalnya, transportasi terkait erat dengan beberapa aspek ekonomi, diantaranya:

  • Ketersediaan Barang

Transportasi yang baik membuat barang bisa tersedia di mana saja. Misalnya, manisnya Mangga Indramayu bisa dinikmati warga Jakarta. Atau Pempek Palembang dapat disantap orang di Denpasar. Ya, adanya transportasi membuat masyarakat yang tidak menghasilkan barang tertentu bisa mendapatkan suplai dari tempat lainnya.

  • Stabilisasi dan Penyamaan Harga

Mudahnya transportasi akan memudahkan pergerakan barang sehingga harga yang stabil dan sama dirasakan di semua kawasan oleh semua kalangan. Contohnya, tentu kita semua bakal senang dong kalau harga sembako di semua wilayah di Indonesia sama, ye kan?

  • Penurunan Harga

Transportasi yang mudah dan murah akan membuat ongkos transport pada proses produksi dan distribusi menurun sehingga harga barang pun akan makin rendah. Dampaknya, jika harga barang lebih murah maka akan lebih banyak orang yang mampu membelinya.

  • Meningkatnya Nilai Tanah

Ketersediaan transportasi yang bagus akan membuat lahan yang sebelumnya tidak menguntungkan menjadi punya nilai kemanfaatan. Misalnya suatu daerah susah dijangkau sehingga banyak tanah belum dimanfaatkan secara optimal. Juga hasil lahannya terhambat didistribusikan karena buruknya transportasi. Nah, setelah ada sarana dan prasarana transportasi maka nilai manfaatnya jadi lebih tinggi.

  • Terjadinya Spesialisasi Antar Wilayah

Keunggulan suatu daerah dalam memproduksi barang tertentu akan membuat terjadinya spesialisasi karena kemudahan transportasi. Misalnya, sebuah tempat menjadi penghasil kerajinan, sementara wilayah lain unggul di bidang peternakan.

  • Berkembangnya Usaha Kecil

Kemudahan transportasi akan membantu berkembangnya usaha kecil karena makin gampangnya diperoleh bahan baku juga tambah meluasnya distribusi hasil produksi. Hal ini pasti akan membuat usaha kecil makin membesar sehingga pendapatan masyarakat akan meningkat.

  • Terjadinya Urbanisasi dan Konsentrasi Penduduk

Transportasi yang baik dan lancar akan berdampak pada tumbuh dan berkembangnya kota satelit dan pemukiman di pinggiran kota sebagai daerah penunjang kota utama. Hal ini akan mengurangi konsentrasi warga di kota besarnya.



Transportasi Unggul, Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Maju




See, transportasi memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu keberhasilan pembangunan di bidang ekonomi harus ditunjang dengan pengembangan sistim transportasi yang baik, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.


Lalu, bagaimana peran transportasi pada sektor pariwisata?


Nah, seperti cerita di awal artikel tentang suami saya yang bisa melakoni wisata pendakian di sempitnya waktu dengan bepergian sejauh 500 km kemudian mendaki setinggi 3000-an meter, sungguh adalah sebuah keniscayaan jika tak didukung tranportasi yang andal. 

Sesuatu yang sulit terjadi di era digital ini, ada orang melakukan perjalanan wisata tanpa menggunakan sarana angkutan yang mumpuni. Pasalnya, wisatawan yang melakukan perjalanan merupakan manifestasi dari interaksi sebagai akibat dari perpindahan orang dari tempat asalnya.

Nah, aktivitas kepariwisataan ini banyak bergantung pada transportasi dan komunikasi. Faktor jarak dan waktu sangat memengaruhi keinginan orang untuk melakukan perjalanan wisata. Sehingga ketersediaan berbagai pilihan moda transportasi saat ini akan menyebabkan pertumbuhan pariwisata makin meninggi.

Begitu juga sebaliknya, kemajuan fasilitas transportasi ikut mendorong kemajuan bidang kepariwisataan. Ekspansi dalam industri pariwisata dapat meningkatkan permintaan transportasi untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.

Yup, fungsi utama transportasi memang erat kaitannya dengan accesibility. Sedangkan akses ini berkaitan dengan frekuensi penggunaan dan kecepatan yang dipunyai oleh angkutan yang berakibat jarak tempat menjadi terasa lebih dekat. Ini artinya, akan mempersingkat waktu tempuh dan pastinya biaya perjalanan bisa makin hemat.

Sehingga bisa dikatakan transportasi akan memudahkan orang mengunjungi lokasi tertentu, diantaranya daerah tujuan wisata.






Capaian Lima Tahun Kinerja Kementerian Perhubungan Indonesia



Nah, di sektor pariwisata sendiri, ada empat macam transportasi yang biasa digunakan wisatawan di Indonesia, yakni transportasi darat, udara, laut dan kereta api. Penyediaan akses transportasi dari dan menuju kawasan wisata, baik sarana maupun prasarana pendukung telah dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan yang bersinergi dengan kementerian dan institusi lainnya dalam rangka pengembangan kawasan wisata.

Karena Pariwisata berkaitan erat dengan sektor ekonomi kreatif, dan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah, maka pemerintah menginginkan segala kegiatan Perhubungan pada dasarnya harus memberikan suatu ruang ekonomi baru atau potensi baru.

Memang, Program Indonesia Sentris yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla telah membuka akses keterisolasian serta dapat meningkatkan perekonomian suatu wilayah.

Dan dalam kurun waktu 5 tahun ini, pemerintah telah melakukan pembangunan infrastruktur transportasi dengan pendekatan Indonesia Sentris untuk membuka keterisolasian, yaitu dengan memberikan dukungan aksesibilitas terhadap Daerah 3TP (Terluar, Terdepan, Tertinggal dan Perbatasan).

Diantaranya melalui:
  • Penyediaan prasarana yaitu 18 rute tol laut dengan tujuan menekan disparitas harga di Indonesia Timur
  • 891 trayek angkutan perintis (angkutan jalan, SDP, KA, laut dan udara)
  • Pembangunan serta pengembangan 131 bandara di daerah rawan bencana, perbatasan dan terisolir. 





Selain itu diputuskan ada 5 Bali Baru Super Prioritas yaitu:

  1. Toba
  2. Borobudur
  3. Mandalika
  4. Labuan Bajo
  5. Likupang, Manado


Di mana untuk kelima daerah tersebut Kementerian Perhubungan telah fokus melakukan pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana transportasi seperti bandara, pelabuhan, kereta api, jalan dan sebagainya.

Menariknya, dalam lima tahun pemerintahan Kabinet Kerja, telah banyak capaian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan baik itu di sektor transportasi darat, laut, udara maupun kereta api, seperti disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi baru-baru ini.




Capaian itu diantaranya:
  • Sektor Perhubungan Darat

1. Pembangunan BRT, Rehabilitas Terminal, Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan dan Pembangunan Kapal.

2. Pengembangan angkutan massal di wilayah perkotaan yang mampu memindahkan sebagian pengguna kendaraan pribadi untuk berpindah ke angkutan umum.

Di Jabodetabek, proporsi perjalanan dengan angkutan umum terus meningkat seiring perbaikan layanan angkutan umum yang ada. Juga, saat ini sudah ada MRT dan KRL yang mampu menarik minat masyarakat menggunakan transportasi massal. Selanjutnya  ke depan Kementerian Perhubungan juga merancang MRT dengan panjang yang lebih signifikan bahkan sampai 200 km. Begitu juga LRT bekerja sama dengan Pemda DKI dan di 5-6 kota lain akan dibangun LRT atau sejenisnya




  • Sektor Perhubungan Laut

Dilakukannya:

  1. Pembangunan Pelabuhan Non Komersial sebanyak 118 lokasi
  2. Pengembangan pelabuhan diantaranya pengembangan Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Kuala Tanjung
  3. Proyek tol laut 
  4. Menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan hub internasional. 

Pengembangan bidang logistik untuk Pelabuhan Tanjung Priok tersebut dilihat dari arus bongkar muat (troughput) petikemas di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok tahun 2018 yang mencapai 7,5 juta TEUs dan diharapkan dapat terus bertambah menjadi 8 hingga 12 juta TEUs di tahun 2019. Sehingga ke depan perdagangan ke luar negeri dari Indonesia dapat ditangani oleh Pelabuhan Tanjung Priok.





  • Sektor Perhubungan Udara
1. Pembangunan Bandara Baru di 15 lokasi untuk peningkatan konektivitas antar wilayah dan peningkatan pariwisata 5 Bali Baru Indonesia. 

2. Program Jembatan Udara untuk meningkatkan konektivitas logistik dengan menyediakan 39 rute yang dilayani sampai ke daerah-daerah pedalaman, terpencil dan pulau terluar untuk pemerataan serta kesenjangan ekonomi dan pembangunan antar wilayah di Indonesia bagian Timur.





  • Sektor Perkeretaapian

Pembangunan proyek Double-Double Track (DDT), Reaktiviasi jalur KA, Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya.







Keandalan Transportasi untuk Dukung Ekonomi dan Pariwisata Indonesia



Nah, Kemenhub sebagai pemangku kebijakan transportasi di Indonesia bersinergi dengan berbagai pihak terkait telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata dalam 5 tahun terakhir ini. Yang mana di semua jenis angkutan dioptimalkan perkembangannya. Ini mengingat pemakaian angkutan untuk keperluan ekonomi dan pariwisata jarang hanya menggunakan satu macam angkutan saja. Karena penggunaan angkutan hampir selalu merupakan kombinasi antarmoda. Juga pembangunan bergantung pada kondisi tempat atau daerah tujuannya.





Meski, sejatinya transportasi bukan satu-satunya faktor pendukung sektor pariwisata. Pasalnya keberhasilan sektor pariwisata ditunjang oleh:


  • Faktor Kelangkaan

Objek dan pertunjukan wisata tidak dijumpai di tempat lainnya, baik kelangkaan alami maupun kelangkaan buatan manusia


  • Faktor Kealamiahan

Objek Wisata masih alami sifatnya dan belum mengalami perubahan akibat perilaku manusia


  • Faktor Keunikan

Objek wisata memiliki keunggulan komparatif dibandingkan objek yang lainnya


  • Faktor Pemberdayaan Masyarakat

Masyarakat setempat dapat diberdayakan untuk terlibat pada objek wisata yang ada sehingga tercipta rasa memiliki supaya menimbulkan keramahtamahan untuk wisatawan


  • Faktor Optimalisasi Lahan

Lahan di kawasan wisata dioptimalkan tanpa melupakan pertimbangan konservasi, preservasi dan proteksi


  • Faktor Pemerataan

Sebaiknya diatur sedemikian rupa sehingga menghasilkan manfaat untuk semua


  • Faktor Transportasi

Tersedianya transportasi beserta fasilitas yang berkualitas karena ada perpindahan orang, barang dan jasa dari daerah asal ke daerah tujuan wisata






Tuh kan, ada banyak faktor penunjang keberhasilan sektor pariwisata. Cuma, jika semuaaaa sudah ada dari Kelangkaan....sampai Pemerataan tapi Transportasinya zonk, ya percuma!!

Maka, beneran penting memang dipunyainya transportasi andal untuk kemajuan sektor pariwisata suatu bangsa.

Jadi, pentingnya transportasi yang andal bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata bisa didasarkan pada alasan:

  1. Transportasi andal akan meningkatkan pendapatan nasional disertai distribusi yang merata antara penduduk bidang usaha dan daerah
  2. Sistim transportasi yang baik akan meningkatkan jenis dan jumlah barang jadi dan jasa yang dihasilkan oleh konsumen, industri dan pemerintah
  3. Kelancaran transportasi akan mengembangkan industri nasional yang dapat menghasilkan devisa serta mensuplai pasar dalam negeri
  4. Mudahnya transportasi akan menciptakan dan memelihara tingkatan kesempatan kerja bagi penduduk Indonesia
  5. Transportasi merupakan syarat penting bagi pariwisata karena karakteristik wisatawan adalah mobilitas: dari daerah asal ke tujuan, di tempat tujuan, di dalam pertunjukan wisata dan sepanjang jalur daerah wisata.
  6. Kemudahan mengakses tujuan akan membuat meningkatnya jumlah wisatawan 
  7. Kualitas layanan transportasi yang memenuhi harapan wisatawan seperti tingkat keamanan, kenyamanan, frekuensi, efisiensi dan keandalan akan meningkatkan jumlah kunjungan.




Transportasi Merajut Nusantara, Membangun Bangsa



Transportasi andal antarmoda memang bisa menjadi kunci kemajuan sektor ekonomi dan pariwisata. Karena transportasi selalu hadir di setiap kegiatan sehari-hari masyarakat Indonesia. Perkembangan transportasi yang semakin membaik akan mendorong efisiensi sehingga produktivitas dalam berkreativitas di keseharian dan komersial akan mengalami peningkatan.

Dengan adanya kecepatan waktu dan jarak tempuh, efisiensi biaya dan kemudahan bertransportasi, tingkat keselamatan dan keamanan akan lebih tinggi maka semakin efektif pula pelayanan transportasinya. Dan keandalan transportasi ini dapat ikut merajut tali persaudaraan, persatuan dan solidaritas di Indonesia yang ditimbulkan dari hubungan ekonomi dan kunjungan wisata.

Ya, transportasi dapat merajut Nusantara, membangun ekonomi dan pariwisata hingga ke pelosok Indonesia tercinta.


sunber: Kompas


Nah capaian lima tahun terakhir bidang transportasi Kementerian Perhubungan ini membuat saya berencana segera menuntaskan wishlist yang sejalan dengan 5 Bali Baru yang menjadi Destinasi Super Prioritas Indonesia.

Mengingat saya pernah tinggal 8 tahun di Bali jadi memang lebih memilih Bali Baru untuk dikunjungi.😁

Dan karena saya sudah pernah tinggal di Sumatera Utara selama 5 tahun, jadi Toba sudah pernah saya datangi. Pun, telah beberapa kali mengunjungi Borobudur karena lumayan tertempuh dari kampung saya di Kediri, Jawa Timur.

Juga baru saja, saat Hari Libur Nasional Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW lalu saya sekeluarga ke Labuan Bajo. Kami berangkat Jumat pagi pakai pesawat langsung ke Labuan Bajo. Jumat malam menikmati suasana kota kecilnya yang indah. Hari Sabtu seharian trip ke Pulau Padar, Long Pink Beach dan Pulau Rinca. Minggu siang bebelian souvenir, terus capcuss balik ke Jakarta.





Nah, yang bikin mupeng adalah Likupang dan Mandalika! Wow, beneran bikin penasaran saja. Semoga segera bisa ke sana juga! Hmm, butuh berapa hari ya kira-kira?Akhir tahun lalu saya dan teman-teman ke Sumatera Barat selama 4 hari dan itu sudah lumayan sekaliiii. Ya iya, transportasinya sekarang makin mudah saja! Dan saya percaya enggak cuma saya, wisatawan Nusantara dan Mancanegara pun akan makin banyak yang datang mengunjungi tempat wisata karena sarana dan prasarana transportasi yang andal sudah tersedia!

Saya yakin, jika transportasi unggul, ekonomi dan pariwisata Indonesia akan maju!!💖



Kementerian Perhubungan
Twitter: @kemenhub151 | FB: Kemnehub 151 | IG: kemenhub151




*artikel ini diikutkan dalam Blogger Writing Competion Kemenhub 2019*


Referensi:

website & media sosial Kemenhub
https://www.academia.edu/38324449/Jurnal_transportasi_dalam_pariwisata
https://www.academia.edu/28652010/TRANSPORTASI_PERAN_DAN_DAMPAKNYA_DALAM_PERTUMBUHAN_EKONOMI_NASIONAL





Allianz Indonesia Luncurkan Program Tukar Sampah dengan Asuransi




"Bumi memberikan kita kehidupan, tetapi apa yang telah kita lakukan untuk senantiasa merawatnya? Begitu pula keluarga kita tercinta. Sudahkah kita benar-benar melindunginya?" (Allianz Indonesia)


Bumi kita kian renta tapi tidak pernah ada kata terlambat untuk menjaganya. Yang kita perlukan adalah kesediaan untuk memulainya dari sekarang bahkan dari hal sederhana yang tak pernah terbayang. 

Sama halnya dengan orang-orang yang kita cintai. Kita tak pernah tahu kapan kebahagiaan dan ujian menghampiri. Yang dapat kita upayakan hanya mempersiapkan dengan sebaik-baiknya sebelum saat itu tiba nanti.

Hm..., tapi bagaimana cara mewujudkannya ya?

Nah, dalam mewujudkannya, Allianz dengan produk terbarunya bisa membantu kita, menjadi sahabat masyarakat Indonesia dalam mencintai bumi dan keluarganya tercinta.




Ya, kepedulian Allianz didasarkan akan fakta bahwa masyarakat menengah ke bawah di Indonesia masih belum menjadikan asuransi sebagai kebutuhan yang tergolong utama. Padahal risiko bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja tanpa memandang status sosial ekonominya.

Sementara di sisi lain, Indonesia saat ini dihadapkan pada kenyataan bahwa sekitar 65 juta ton sampah dihasilkan di setiap harinya. Yang mana hanya 7 persen saja yang didaur ulang, sementara 69 persen sisanya berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Padahal sampah yang dihasilkan tersebut bisa memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat, jika dipilah dan dikelola dengan tepat.

Karena itulah bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi yang diperingati pada bulan Oktober 2019 ini, Allianz Indonesia melakukan perluasan segmen pemasaran untuk tiga produk asuransinya, meliputi:
  1. Produk Asuransi Jiwa Mikro
  2. Produk Asuransi Kecelakaan Diri
  3. Produk Asuransi Jiwa Berjangka melalui Program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu" dan Program "Allianz Uang Duka"


Allianz



Buku MoneySmart Parent

Peluncuran buku MoneySmart Parent diawali dengan sebuah pernyataan menarik berikut ini: "Saat ini, anggapan banyak anak banyak rejeki sudah enggak relevan lagi. Karena yang tepat adalah banyak anak, perbanyak investasi!" (Nadia Mulya dan Prita Ghozie). Jleebb! Saya merasa tertohok saat mendengar pernyataan ini. Kek disentil beneran rasanya. Meski anak saya cuma dua, langsung ngitung deh dalam hati, sudahkah saya memiliki cukup investasi untuk masa depan mereka nanti? Tepatkah apa yang saya (dan suami) lakukan selama ini berkaitan dengan perencanaan keuangan keluarga kami? Dan apa yang harus dibenahi agar ke depan pengelolaan keuangan kami bisa lebih baik lagi?





Memang, hari gini jadi orangtua itu enggak sesederhana jaman orangtua kita. Dulu kala, orangtua mungkin hanya memikirkan bagaimana mencukupi kebutuhan anak-anak dari sisi pangan, sandang dan papannya. Sementara kebutuhan penyerta seperti pendidikan dan kesehatan sepertinya let it flow saja, enggak perlu disiapkan pun tak apa.

Tapi kini, para orangtua tentu berkeinginan anak-anak mereka lebih sejahtera dan mampu beradaptasi dengan jamannya. Apalagi di era serbamahal ini, tentu menambah anak (lagi) mesti dipersiapkan sejak dini. Meski, selama direncanakan dengan baik, kehadiran anggota keluarga baru tentu tak bakal bikin panik tapi bisa dijadikan momentum untuk menata kehidupan menjadi lebih apik.

Nah, concern tentang perencanaan keuangan bagi orangtua baru ini memberi ide seorang Nadia Mulya di kehamilan (((keempatnya))) yang kemudian mengajak Prita Ghozie, untuk berkolaborasi dalam sebuah buku yang berisi panduan bagi orangtua baru maupun orangtua yang punya anak kesekian seperti dirinya.

Hingga keduanya pada hari Rabu, 16 Oktober 2019 kemarin, meluncurkan buku panduan praktis perencanaan keuangan orangtua baru yang bertajuk "MoneySmart Parent".


Review Buku MoneySmart Parent


Lalu, apa sajakah isi bukunya? Beneran praktis enggak sih panduannya? Apa memang perlu sampai sedetil itu persiapan jadi orangtua baru? Kemudian, apa saja yang perlu ditata ulang buat orangtua yang punya anak kesekian?

Kuy, kita ulas sama-sama!😍


Review: Perawatan Wajah di Eterna Derma Beauty Clinic

Saat pertama membuka fitur baru Traveloka yaitu Traveloka Xperience saya terpana begitu tahu di kategori Spa dan kecantikan ada perawatan seharga 99 ribu saja. Apalagi setelah saya cek lokasinya yang hanya 2,5 km dari rumah saya. Maka enggak pakai lama saya pun memesan satu paket perawatan di sana. Meski, ada sedikit ragu, masak iya klinik kecantikan di pertokoan menawarkan harga semurah itu? Hmmm. Tapiiii, ternyata memang benar adanya. Di luar beberapa kekurangan, Eterna Derma Beauty Clinic bisa jadi pilihan perawatan kecantikan dengan layanan memuaskan dan harga sesuai harapan.



Rian dan Buah Durian

Rian dan Buah Durian (sebuah cerpen)





Coba kamu tanya Rian, apa buah kesukaannya. Jawabannya pasti, strawberry! Lalu, tanyakan pula, buah yang paling tidak disukainya. Rian pasti dengan tegas menjawab, durian!

Rian, anak kelas 4 SD yang sehat dan pintar. Sejak kecil ia tak pernah pilih-pilih makanan. Semua makanan sehat nan lezat yang disajikan Ibu, dilahapnya. Macam-macam sayur, berbagai jenis lauk pauk, aneka camilan, juga beragam buah-buahan. Semuanya enak dimakan bagi Rian, kecuali satu, yaitu buah durian.

Entah sejak kapan Rian membenci durian. Mungkin sejak dia mampu mengatakan bahwa bau durian itu menyengat, menusuk hidung dan membuat pusing kepala kalau lama-lama di dekatnya.

Ah, mana mungkin makan sesuatu yang membuat kita mual dengan mencium baunya saja!” Begitu yang selalu ia katakan tiap kali ditanya alasan kenapa benci pada durian.


Yuk Jadi YouTuber!

Yuk Jadi YouTuber!

"Jadi Youtuber itu enggak mudah lho. Butuh proses, modal di awal dan ketekunan. Pokoknya enggak seindah yang dibayangkan. Jadi, masih mau jadi YouTuber nih?" (Jefferly Helianthusonfri - penulis buku "Yuk Jadi YouTuber")

"Mauuuuuuuuuuu"


Begitulah jawaban kompak para peserta Workshop "Yuk Jadi YouTuber" terdengar di sela keramaian pengunjung Gramedia Mall Kelapa Gading Jakarta pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019 yang lalu.

Ya, antusiasme peserta senada dengan kesuksesan buku karya Jefferly Helianthusonfri yang bertajuk "Yuk Jadi YouTuber" yang memang Best Seller di Gramedia saat ini dan telah dicetak ulang sebanyak empat kali.

Beruntung, tak hanya lewat buku, penulis juga mau membagikan ilmu lewat sebuah workshop sederhana tapi sarat guna yang sungguh saya beruntung bisa mengikutinya. Paling tidak saya yang saat ini menekuni dunia blogger bisa melengkapi karya lewat platform sosial media lainnya yakni YouTube nantinya. Juga bisa membagikan pada dirimu (iya ..kamu) yang sedang membaca artikel ini hingga punya nyali untuk mengembangkan potensi menjadi next YouTuber yang mumpuni!

Siyaaap??