My Blog Review in 2018 




"Push yourself because no one else going to do it for you!"

Holaaa,

Akhirnya tahun 2018 segera berakhir juga yaa.... Dan di hari terakhir tahun ini rasanya pas banget jadi momen untuk merefleksi diri. Dengan mengevaluasi apa saja yang sudah kita kerjakan, mensyukuri pencapaian, mengambil pelajaran dari kekhilafan juga merencanakan perbaikan agar lebih hebat lagi di tahun depan.

Ya, sebuah kilas balik yang harapannya akan membuat kita jadi lebih baik!

Keris - Warisan Budaya Takbenda yang Membanggakan Indonesia



"Besi tidak akan menjadi keris kalau tidak ditempa dengan api"


Teman,...

Masih dari acara Pekan Warisan Budaya Takbenda Indonesia (Intangible Cultural Heritage) yang berlangsung pada 28 November 2018 sampai dengan 2 Desember 2018 di Museum Nasional Jakarta.

Sebuah acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kemendikbud bekerjasama dengan Museum Nasional. Di mana saya menghadiri Workshop Tari Saman pada sesi pagi, kemudian dilanjutkan Seminar Keris dan Noken di siang dan sore hari.

Tari Saman atau Bukan?





"A nation's culture resides in the hearts and in the soul of its people" (Mahatma Gandhi)


Workshop Tari Saman


Haloooo..

Teman-teman masih ingat kan gegap gempita acara pembukaan Asian Games di Jakarta beberapa waktu yang lalu?

Kado Akhir Tahun Istimewa untuk Keluarga Tercinta






"Happiness is....: giving someone a gift!"




Libur Telah Tiba...Hore..Hore..!


Halo Hola...

Enggak terasa sudah akhir tahun saja ya? Kalau diingat-ingat, kok ya cepat waktu berlalu...huhuhu.

Etdah tapi, enggak boleh galau begitu. Yuk, tutup tahun ini dengan semangat, menjadi diri yang lebih baik lagi di tahun depan nanti! 

Setujuuuu?

10 Tempat yang Wajib Dikunjungi di Paris



"A good day in Paris is still better than a good day anywhere else"


Paris….is always a good idea!


Paris, salah satu destinasi utama wisata dunia yang dikunjungi jutaan manusia dari penjuru bumi. Terkenal akan kecantikan arsitektur bangunan, keromantisan budaya, keindahan tempat bersejarah, keramahan warga, fashion dan kuliner yang juara dan tempat iconic yang unik dan menarik. Semua alasan yang membuat saya dan suami memutuskan memilih kota ini untuk dikunjungi. Yang merupakan kota ketiga yang kami kunjungi dalam petualangan Eropa setelah Madrid dan Barcelona, seusai 2 tahun dinas suami berakhir di Aljazair.

Mau Dibawa Kemana Blog Saya di Tahun 2019 Nanti?

Mau Dibawa Kemana Blog Saya di Tahun 2019 Nanti? Hm, temans, Bulan ini saya ngeblog sudah 2 tahun 1 bulan. Tepatnya saya mulai ngeblog pada November 2016. Nah, karena saya kapan hari sudah bercerita memilih menjadi full time blogger dan fokus di dunia blogging ini. Maka saya punya keinginan dong tahun depan mau ngapain aja dengan blog saya.




Sebenarnya ini resolusi blog di tahun ini, tapi ada yang belum kesampaian juga. Maka, tahun depan musti semangat untuk merealisasikannya. Niatnya pasti ingin lebih baik dari ke hari bukan?

Maka, ketika ditanya apa target blogging saya di tahun depan oleh #BPN30DayChallenge2018 pada #Day30, hari terakhir tantangan, jawaban saya adalah:
  

1. Optimasi Twitter

Tahun ini Alhamdulillah saya bisa mengoptimasikan Instagram. Sehingga bisa naik signifikan followernya juga engagement-nya. Meski feed-nya masih belum rapi jali, tapi Ig sudah berhasil mendukung aktivitas blogging saya. Bahkan membuka kesempatan jadi buzzer dan influencer juga.

Tapi, sayangnya akun twitter saya masih lamban sekali jalannya. Hiks!

Maka tahun depan, saya menargetkan Twitter tambah follower juga lebih aktif berkicau di sana. Karena saya ingin juga mengoptimalkan peluang dari sana.

2. Optimasi Youtube

Hari ini, saya mulai menyisipkan video (meski sederhana bikinnya) ke dalam postingan blog saya. Jadi rencana ke depannya, di tiap artikel jika itu memungkinkan - untuk review produk, event, traveling danlainnya, saya akan membuat juga videonya di youtube sehingga akan saling mendukung.

Pusing sih kayaknya bayanginnya hahaha...Tapi setidaknya saya semangat untuk berusaha mencobanya!

3. Scheduling

Saya terinpirasi dari rekan blogger Mbak Reyne Raea

Dia tuh..keren bangets, dengan jadwal blognya. Misal Senin tema apa, Selasa tema apa...duh, terjadwal sekali. Keren ini!!

Saya kok terinspirasi, meski nanti akan bikin dengan versi saya sendiri. Karena dengan menetukan tema seperti ini akan tertata artikel kita. Apalagi jika sudah dijadwalkan sebelumnya, kan tinggal mematuhi, tho?

Seperti #BPN30DayChallenge2018 ini...kan mudah kalau sudah ditentukan temanya.

Maka, Bismillah, tahun depan saya akan konsisten menulis dengan lebih terjadwal!

4. Manajemen Waktu

Tahu enggak, sekarang saya sering enggak sempat BW balik...hiks! Padahal dulu, saya tuh kalau ada yang BW pasti kunbal alias kunjungan balik. 

Sekarang boro-boro...Sibuk nulis, loncat ke medsos, BW yang ada di list...duh kok jadi ada yang ke-skip gini. Kesannya jadi sombong sekali. Maafkan ya teman-teman!

Maka di tahun depan saya ingin memperbaiki manajemen waktu ini. Sehingga semua jalan sesuai proporsi. Ya ngeblog, medsos, blogwalking...event, lomba..dan lainnya. Hingga hasil akhirnya...tunggu saja!

5. Upgrade Diri

Banyak sekali ilmu terkini yang musti dipelajari. Misalnya mengasah lagi keahlian fotografi, bikin infografis, perbaikan feed medsos, duh....banyak yang perlu ditingkatkan.

Caranya: belajar dari komunitas blogger yang ada, baca sharing dari teman blogger yang mumpuni di bidangnya, ikut workshop atau kelas blogging jika bisa...

Pokoknya buat nambah wawasan, pengetahuan dan teman...tahun depan musti dioptimalkan!

Nah, sepertiya itu saja dah. Intinya tahun depan bisa lebih baik lagi dari tahun ini. Dan Insya Allah akan dimudahkan dan dilancarkan-Nya. Aamiin..

Kalau teman-teman punya target blogging apa di tahun depan? Yuks, kita semangat untuk meraihnya! Semoga kesuksesan akan kita raih nantinya yaaa. Aamiin!



#Day30
#BPN30DayChallenge2018



Happy Blogging,

Dian Restu Agustina








Situs Apa Saja yang Sering Saya Kunjungi? Penasaran...? Yuk, Mari!

Situs Apa Saja yang Sering Saya Kunjungi? Penasaran...? Yuk, Mari! 




Gengs,

Saya enggak mau terlambat...Jadi musti cepat-cepat! Hiks..

Mengapa? Memang mau kemana?

Enggak kemana-mana....,

Saya punya hutang 2 tulisan di #BPN30DayChallenge2018. πŸ™ˆ

Rahasia Mandi Nyaman

Mandi Nyaman Bukan Lagi Impian! Ini Dia Rahasianya...!

"While in the shower: 2% Washing, 8% Singing, 80% Making life decision"

SHOWER OH SHOWER...!!


"Buk, showernya rusak lagi, airnya keciiil sekali..."
"Ya udah nanti dibetulin, cepetan mandinya!"
"Gimana mau cepet, airnya kan lama keluarnya..."
"πŸ™ˆπŸ˜¬"




Hadeeeh, pagi-pagi sudah heboh masalah shower lagi. Si Adik ngeluh untuk yang kesekian kali kalau airnya keluar kecil sekali. Biasanya sih saya ambil solusi dengan membuka kepala shower dan membersihkannya. Dan..., ini butuh perjuangan pemirsaah, karena syusyaah ternyata. Hiks!

Maklum, di rumah, saya masih pakai air tanah. Jadi kadang air membawa lumpur atau lumut yang lama-kelamaan menumpuk di selang dan lubang pancuran hingga akhirnya bikin sumbatan.

Belum lagi, kamar mandi atas yang dipakai anak-anak ini posisinya hampir sama dengan ketinggian water torn yang kami punya. Sehingga tekanan air jadi lebih rendah daripada kamar mandi saya yang ada di lantai bawah.

Hmm, masih ingat hukum Archimedes, kan? Seharusnya tangki penampungan memang diletakkan lebih tinggi agar diperoleh cukup tekanan. Maka enggak heran kalau masalah ini berulang dan belum ada jawaban.


Make A Splash



MANFAAT SHOWER


Memang rugi pakai shower, tapi... masih lebih banyak untungnya!

(Memang lebih untung? Bukannya lebih enak mandi jebang-jebung pakai gayung?)

Etdah, jangan salah, pakai shower itu:

  • Hemat Air
Pakai shower, tinggal putar badan di bawah air yang memancar. Tak perlu bergayung-gayung air untuk mandi dan enggak butuh air ekstra untuk membersihkan bak mandinya.

  • Hemat Waktu dan Tenaga
Lepas baju, putar kran dan berdiri di bawah pancuran. Cepaaaat! Kalau pakai gayung,... lamaaa! Juga saat membersihkan bak, satu atau dua kali perminggu butuh tenaga dan waktu.

  • Lebih Bersih
Semprotkan ke bagian tubuh yang kotor. Bersiih! Pakai gayung, bisa jadi bagian yang kotor terlewati!

  • Lebih Aman
Hanya perlu membersihkan secara berkala showernya. Kalau bak mandi musti rutin dibersihkan untuk mencegah nyamuk bertelur/bersarang dan agar lumut tidak tumbuh liar.


Nah, tapi pemilihan shower yang tepat juga akan menentukan kenyamanan.

Maka, saya pun jadi penasaran. Ada enggak ya produk hand shower yang memiliki infrastruktur, fungsi dan desain berkualitas agar dapat memberikan pengalaman mandi yang nyaman diantara sekian banyak produk yang ada di pasaran?

Dudududu...


American Standard

SHOWER FOR GOOD


Hingga terjawablah masalah saya saat mengikuti acara Penjualan Amal LIXIL-UNICEF  dalam program 'Make A Splash' yang bertajuk 'Shower For Good' di Gandaria City baru-baru ini.

Shower For Good adalah sebuah kegiatan amal yang dilakukan di 4 negara Asia yakni: Indonesia, India, Filipina dan Thailand. Di mana secara serentak pada 15 Desember 2018 berlangsung penjualan produk American Standard GENIE Hand Shower yang 100% hasil penjualannya di Indonesia akan didonasikan pada program LIXIL-UNICEF 'Make a Splash'.

Kedua organisasi global, LIXIL dan UNICEF melalui 'Make A Splash' ingin meringankan kekhawatiran global akan krisis saniter dunia. Di mana masih banyak anak yang tumbuh besar dengan kurangnya air dan toilet saniter yang bersih.

Padahal sanitasi yang memadai tidak hanya akan menyelamatkan kehidupan namun juga menguatkan potensi setiap anak dan akan mengubah hidup seluruh masyarakat. Dan pemahaman pentingnya akses sanitasi dan fasilitas toilet ini akan mengurangi penyakit, membantu menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesehatan juga tingkat pendidikan.

GENIE Hand Shower
Shower For Good, 15 Des 2018, Gandaria City

Sungguh, kolaborasi yang T-O-P B-G-T antara UNICEF yang berkekuatan global dalam proyek air bersih dan saniter, dengan LIXIL Corporation sebuah pemimpin global dalam industri perumahan dan bangunan yang beroperasi di lebih dari 150 negara dengan lebih 70.000 pekerja.

Nah, melalui 'Make A Splash' ini kedua organisasi ingin berkontribusi pada upaya global untuk meningkatkan akses sanitasi dasar bagi 250 juta orang di seluruh dunia pada 2021 nanti!

We-Oo-We! Ketjeeee!


Shower For Good
Arfindi Batubara (LIXIL), Tanya Larasati (Milenial Mom), Jean Girsang (MC)

LIXIL - LINK TO GOOD LIVING


LIXIL yang berkomitmen memberikan inovasi untuk aktivitas kehidupan yang lebih baik ini memang selalu melakukan riset sebelum mengeluarkan produk barunya, sesuai dengan slogan yang diemban: Link to Good Living.

Sementara, American Standard sebagai salah satu product under LIXIL berkomitmen untuk selalu meningkatkan standar produknya demi kehidupan yang lebih baik lagi, memenuhi standar kesehatan, keamanan dan keindahan serta menyediakan solusi peralatan kamar mandi yang tak hanya cantik tapi juga berguna dan aman untuk siapa saja.

Nah, setiap konsumen yang membeli GENIE Hand Shower pada penjualan amal kali ini, selain akan menikmati pengalaman mandi maksimal juga sekaligus telah berkontribusi dalam program LIXIL-UNICEF 'Make A Splash' ini.

Wah....sudah dapat produk eh terhitung beramal pula! Keren kan programnya?


Make A Splash
Arfindi Batubara, Marketing Drictor LIXIL Water Technoloy Indonesia 

GENIE HAND SHOWER


Tapi,....apa sih GENIE Hand Shower ini?

Seperti yang disampaikan pada pembukaan acara oleh Bapak Arfindi Batubara, Marketing Drictor LIXIL Water Technoloy Indonesia, GENIE adalah hand shower terbaru dari American Standard dengan penguat tekanan untuk mengatasi tekanan air yang rendah.

Ini adalah solusi bagi masalah yang sering dialami oleh beberapa negara di Asia Pasifik di mana tekanan air rendah yang biasanya disebabkan oleh kondisi saluran air yang tua, tidak terawat atau penggunaan penghangat air yang terlalu instan.

(Whaat! Tekanan air rendah? Ini kan saya alami juga di rumah, meski dengan penyebab yang berbeda! Saya jadi makin semangat nyimak penjelasannya....😁)


Make A Splash
Ramdan Abdul Rosyid, Product Manager American Standard Indonesia

KEUNGGULAN GENIE HAND SHOWER


Kemudian, ada Bapak Ramdan Abdul Rosyid, Product Manager American Standard Indonesia yang memaparkan tentang GENIE Hand Shower yang pertama  nampak saja sudah menarik hati saya.

Gimana enggak cobak, pilihan warnanya ituuuu...unyu-unyu!

Dan, penjelasan Pak Ramdan makin bikin saya terpana, lantaran dijelaskan GENIE Hand Shower ini punya beberapa keunggulan yang akan memberikan kenyamanan, kebersihan dan estetika revolusioner dan memuaskan pelanggan, diantaranya:


1. PETAL PRESSURE

American Standard
Si Adik menikmati sekali mandi dengan GENIE Hand Shower ini😁

GENIE Hand Shower memiliki 120 lubang pancuran mikro yang memastikan aliran air akan tetap kuat bahkan di bawah tekanan rendah. Di mana berbeda dengan banyak shower tangan dengan penguat tekanan yang beredar di pasaran, American Standard mempersembahkan GENIE Hand Shower sebagai produk berkualitas dengan desain terdepan.

Yup, GENIE mampu menghasilkan air yang lembut terasa di kulit sehingga pengalaman mandi lebih nyaman dan menyegarkan hingga bisa jadi momen pelepas stres yang memuaskan.

Klop bangets dengan sharing pengalaman dari pemakainya, Tanya Larasati yang sukaaaa pakai GENIE Hand Shower ini. Katanya tekanan air di shower jadi stabil, shower mudah dibersihkan dan me time mandi jadi lebih menyenangkan!

2. EASYCLEAN

American Standard
satu set GENIE Hand Shower, selang, holder, dilengkapi kunci pembuka showernya

GENIE Hand Shower mempunyai desain permukaan pancuran transparan sehingga mendorong kita penggunanya melakukan pembersihan rutin jika dirasa aliran airnya tidak jernih lagi. 

Juga, dilengkapi penutup belakang yang dapat dibuka secara mudah  dengan kunci yang telah tersedia dalam kemasannya. Ini membuat saya nanti, kalau mau bersihin shower enggak perlu syusyah lagi...

Kuy, caranya simak di sini!



Desainnya pun secara estetika melambangkan kesederhanaan namun memiliki sisi modern dalam rancangan. Terbuat dari polikarbonat dengan daya tahan tinggi, GENIE tersedia dalam 3 warna pilihan: Aquamarine, Petal Pink dan Steel Grey.

Enggak heran GENIE Hand Shower menjadi pemenang penghargaan di ajang bergengsi Red Dot Design Award 2018, sebuah ajang kompetisi desain produk internasional yang sudah ada sejak tahun 1955.

Wah...kereeeen!!

Kamu pilih mana: GENIE Hand Shower Steel Grey, Petal Pink atau Aquamarine?

3. WATER SAVING

GENIE Hand Shower menawarkan kinerja tekanan air yang lebih baik, tanpa meningkatkan volume air. Penggunaan air pada GENIE akan berkurang jika dibandingkan dengan shower tangan konvesional dan secara efektif produk ini sangat menghemat air bahkan sampai 35%. Hm, ramah lingkungan, bukan?


Iwan Irwanto, Country General Manager LIXIL Indonesia

LIXIL-UNICEF 'MAKE A SPLASH'


Wah, saya jadi makin sreg dengan GENIE Hand Shower ini nih, setelah tahu banyak kelebihannya dari acara ini.

Apalagi sesudah mendengarkan penjelasan dari Bapak Iwan Irwanto, Country General Manager LIXIL Indonesia yang memaparkan tentang penjualan amal yang membuktikan kontribusi LIXIL untuk sesama.

Salut untuk LIXIL!

Gibthi Ihda Suryani, Corporate Alliances Officer UNICEF Indonesia

Sementara, pihak UNICEF yang diwakili oleh Ibu Gibthi Ihda Suryani, Corporate Alliances Officer UNICEF Indonesia memaparkan bahwa data di Jakarta, 55 % air rumah tangga sudah tercemar e-Coli. Sementara di Indonesia hanya 60% rumah tangga yang mampu mengakses air yang layak. Jadi kontribusi LIXIL ini sungguh sangat berarti mengingat 150.000 anak Indonesia tiap tahun meninggal karena diare.

Dan...akhirnya di hari terakhir penjualan amal GENIE Hand Shower oleh American Standard untuk program LIXIL-UNICEF 'Make A Splash', berhasil didonasikan penjualan sejumlah 1000 GENIE Hand Shower untuk mereka yang membutuhkan.

Alhamdulillah!


Alhamdulillah!

#2019GantiShower!


Nah, kalau teman-teman ingin merasakan sensasi mandi yang sehat, nyaman, aman dan ramah lingkungan seperti saya, silakan ya...#2019GantiShower saja!

Yuks, coba pakai GENIE Hand Shower dari American Standard! Sebuah inovasi produk American Standard yang menghadirkan pengalaman mandi yang nyaman dan lebih menyegarkan bagi masyarakat Indonesia!

Oh ya, untuk harganya cukup terjangkau kok: hand shower, selang, holder&screw dan maintenance key hanya 260 ribu. Kuy, dibeli.. dibeli... dibeli...di sini: GENIE Hand Showernya!


American Standard


Dijamin deh hidup akan lebih tenang seperti saya yang pagi-pagi enggak dengar teriakan lagi dari kamar mandi, keluhan tentang shower ini, setelah ganti dengan GENIE!

"Dik...mandi sana!"
"Sudaaah, Buk! Ibuk ah, sudah ganteng begini dibilang belum mandi!"
"Lah..cepet amat?"
"Kan pake GENIE..airnya jadi enggak kecil lagi!


Okee, semoga mandinya dengan GENIE jadi nyaman dan menyenangkan juga yaaa, teman-teman!


American Standard


GENIE Hand Shower - More Pleasure Whatever the Pressure!!πŸ’–

Website: American Standard Indonesia
Facebook: American Standard Indonesia
Instagram: American Standard Indonesia
Twitter: American Standard Indonesia
Youtube: American Standard Indonesia




Love,

Dian Restu Agustina























Apa Saja Situs Belanja Favorit Saya? Ini Dia....

Apa Saja Situs Belanja Favorit Saya? Ini Dia.... ! 
"Online Shopping: No Make Up, No Pants, no Problem!"

Gengs...

Saya adalah pelanggan online shopping. Masih dalam kategori wajar sih, bukan yang gila-gilaan. Dan juga bukan selalu online shopping yang dituju. Karena saya juga masih shopping secara offline dengan datang langsung ke toko untuk membeli barang yang saya butuhkan.

Pokoknya, mana enaknya saja lah..kadang beli online kadang juga beli langsung!



Nah, saya terbiasa belanja online ini sudah sejak lama. Tepatnya sejak tinggal di Amerika pada tahun 2009-2011. Saat itu mungkin di Indonesia belum marak ya belanja online ini. Padahal di sana waktu itu lagi booming sekali.

Memang bukan saya yang belanja sendiri, tapi suami. Karena dia yang punya rekening bank beserta kartunya. Oh ya, di sana kartu ATM bisa untuk transaksi baik debit maupun kredit.

Saat itu kami beli segala rupa lewat internet saja. Mulai dari buku kuliah, buku anak, kamera, printilan rumah tangga dan bahkan laptop untuk suami saya. 

Berani sekali? 

Ya karena online shopping di sana (saat itu) aman-aman saja dan kami belinya juga di situs toko online terpercaya di sana, seperti Amazon dan eBay. Jadi Alhamdulillah semua baik-baik saja. Apalagi, pengiriman di sana pakai jasa kurir yang aman juga, seperti Fedex misalnya.

Nah, kebiasaan berbelanja online ini akhirnya kami lanjutkan di sini. Meski ternyata di sini musti lebih berhati-hati. Karena kadang ada penipuan, barang yang dikirimkan berbeda dengan yang diiklankan, kesalahan pengiriman...dan lainnya.




Tapi, meski demikian saya masih teteup semangat belanja online dong.. Mengapa?
  • Saving Cost
Tau kan Jakarta macetnya warbiyasaah! Maka, ketika saya beli online artinya hemat waktu, biaya dan tenaga.
  • Anytime - Anyplace
Mau belanja pagi-pagi juga bisa, hanya dari ruang makan bahkan sambil....dasteran!
  • Buying Things With no One Knowing
Mau beli sesuatu tapi malu kalau ke tokonya...ya online saja belinya! Misalnya: beli daleman atau printilan lain yang bikin merah padam saat ditanya ukuran.
  • More Options
Beli di toko online pilihannya banyak dengan hanya duduk tegak. Kalau beli di toko mesti dijabani ke sana ke sini, naik turun tangga dan lainnya.
  • Reviews
Pada situs belanja online biasa ada review dari pembeli lainnya yang bisa jadi acuan kita untuk membeli barang yang sama. Misalnya: pashmina terlalu tipis bahannya, kainnya enggak meresap keringat, warna tidak sesuai dengan gambar, Bahannya adem enak dipakai...dan lainnya
  • Best Deals
Beli online sering lebih murah dari beli langsung di toko. Karena penjualnya tak memasukkan harga operasional toko fisik ke harga barangnya atau karena memang barang langsung dari distributor bukan pengecernya.
  • No Crowds - No Queues
Belanja online enggak bakalan desak-desakan dan enggak mungkin saat bayar ada antrian. Jadi nyaman, kan?




Nah, dari sekian keuntungan belanja online tersebut...teteup kita musti hati-hati untuk melakoni. 

Dan, berikut beberapa tips yang bisa jadi acuan saat kita berbelanja online:
  • Plan Your Purchase
Perhitungkan waktu shipping&handling. Kalau butuhnya tahu bulat alias dadakan lebih baik langsung saja belanja ke tokonya, karena kalau online bisa lama nunggu barangnya. Pengalaman saya beli jas untuk si Adik buat acara nikahan keponakan di Sragen. Ternyata dalam tempo 4 hari belum datang juga. Hiks! Pas sudah di jalan baru sampai di rumah itu barang.
  • Secure Your Connection
Jangan mentang-mentang Wi-Fi nya lancar jaya langsung cuss..buka aplikasi dan belanja itu ini. Ingat di tempat umum bergentayangan hacker yang bisa memata-matai data keuangan kita.
  • Shop at Websites Your Trust
Belanja di situs yang terpercaya. Sebaiknya belanja melalui marketplace yang kini banyak pilihannya daripada langsung ke toko onlinenya. Karena sekarang sudah ada aturan perlindungan untuk pelanggan, misalnya jika barang dalam waktu 3 hari tidak dikirimkan supplier/penjual maka transaksi batal dan uang dikembalikan by sistem. Ini enggak akan terjadi jika barang kita beli dari toko online pribadi. Bisa saja uang sudah dikirimkan, penjual kabur tanpa ada barang datang. Hiks!
  • Protect Your Personal Information
Jaga informasi pribadi. Jawab pertanyaan standar sesuai yang ada di form-nya saja. Juga buat kombinasi password yang unik dan ingat log out setelah berbelanja.
  • Use Safe Payment Options
Hindari pembayaran dengan menggunakan debit card karena itu langsung memberikan akses pada dana yang ada di rekening kita dan itu berisiko. Lebih aman pakai credit card saja. Atau bisa juga pilih transfer bank atau bayar di minimarket terdekat tagihannya.


Nah, diantara beberapa situs belanja online di Indonesia, adakah yang jadi favorit saya?

1. Tokopedia 

Saya paling sering isi pulsa di sini..karena praktis sekali. Juga pernah beli beberapa barang lainnya. Lumayan memuaskan.

2. Bukalapak

Hampir sama...pernah beli beberapa jenis barang juga. Belum pernah kecewa.

3. Zalora

Kualitasnya lumayan memuaskan. Meski harga memang di atas standar. Tapi..teteup nyarinya pas ada diskonan!😁 Terus return policy-nya oke punya, jadi enggak khawatir kalau salah beli kita.

4. Shopee

Banyak promonya dan sering bebas ongkir. Cuma kualitas barang kadang kurang.

5. Qlapa

Beli barang handmade, unik atau khas Nusantara di sini tempatnya. Ada harga ada rupa. Tapi so far, kualitasnya sepadan dengan harganya.


Dan....meski saya termasuk pembelanja online tapi untuk beberapa jenis barang saya tetap suka membelinya offline. Ini berkaitan dengan perasaan yang kadang puas jika bisa melihat dan memegang langsung barang yang kita inginkan.

Nah, kalau teman-teman bagaimana? Suka online shopping jugakah seperti saya? 

Apapun semoga kita tetap bijaksana ya dalam  berbelanja!😍



#Day28
#BPN30DayChallenge2018



Love,


Dian Restu Agustina



















5 Hal Sederhana Ini Bikin Saya Bahagia!

5 Hal Sederhana Ini Bikin Saya Bahagia!
"Happiness is enjoying the little things in life"

Halo Hola,

Menurut teman-teman apa sih definisi bahagia?

Kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bahagia itu ada dua artinya:
Keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan)
Beruntung; berbahagia
Nah, kalau dari definisi ini enggak ada kan penjelasan bahwa bahagia itu harus mempunyai rumah dan mobil mewah atau harta melimpah ruah?

Yang ada, asal kita merasa feeling good, senang, nyaman, tenteram dan bebas dari beban yang menekan...itu sudah disebut b-a-h-a-g-i-a!




Nah, sejatinya perasaan seperti tadi seringkali kita alami sehari-hari. Hanya sayangnya rasa itu terabaikan dan terkalahkan dengan perasaan negatif yang muncul bertubi dari lingkungan.

Misalnya, ketika berangkat dari rumah untuk berkegiatan, kita merasa sehat, segar dan melalui jalanan yang lancar. Sampai kantor rasa bahagia itu tertutupi oleh tidak masuknya seorang rekan kerja yang membuat Pak Boss mengalihkan tugasnya ke kita. Lalu ditambah ada masalah dari kantor cabang yang musti ditindaklanjuti segera. Kemudian teman seberang ruangan yang tjurhaaat panjang saat makan siang yang bikin diri ikut illfeel ketika mendengarnya. Dan, ditutup dengan hujan di sore hari yang bikin babang ojol enggak ada satu pun yang confirm saat di-order untuk arah pulang. Hiks!

Coba kalau ditanya nih, apakah teman-teman bahagia setelah mengalami serangkaian ketidaknyamanan tadi?

Kalau jawabannya tidak, berarti bahagia barulah diartikan teman-teman secara sempit saja...

Karena hari yang kurang nyaman tadi sebenarnya hanyalah bad day dan bukan bad life yang bikin kita unhappy jadinya! 

Maka, yang bisa dilakukan agar hidup selalu diliputi rasa bahagia, diantaranya:
  • Ciptakan Bahagia dalam Diri Kita
Awali dengan menerima diri apa adanya dengan segala lebih kurangnya. Percayai diri bahwa kita bisa melakukannya. Lalu, hindari membandingkan pencapaian kita dengan orang lain. Juga, maafkan diri sendiri jika ada khilaf yang terlanjur terjadi. Toh manusia enggak ada yang sempurna, bukan?
  • Hidup Seimbang
Seimbangkan waktu antara pekerjaan, keluarga, hobi, dan kehidupan sosial sehingga hidup akan bahagia jiwa raga.
  • Tetaplah Positif
Selalu berpikir positif dan bergaul dengan orang-orang yang berpikiran positif juga. Menghargai pencapaian diri dengan pujian atau penghargaan. Juga, tak lupa bersyukur atas segala nikmat-Nya.
  • Silaturahmi
Dekatkan diri dengan keluarga, teman, saudara. Sehingga kita tidak pernah merasa kesepian dan sendirian. Berjumpa di dunia nyata dan ciptakan kebersamaan yang membuat hormon bahagia akan keluar semua.
  • Dekatkan Diri pada-Nya
Perbanyak doa, beribadah dan berinteraksi pada Sang Maha Pencipta. Kedekatan hubungan dengan Allah Yang Maha Kuasa akan membuat kita merasa bahwa segala coba yang sedang menimpa tak lain diberikan-Nya karena merasa kita bisa menghadapinya. Juga, segala usaha yang telah kita kerjakan tetap serahkan hasil akhir hanya pada-Nya.

Hmm...kelihatannya sih mudah ..tapi menjalaninya memang syusaah. Hiks!

Etdah, enggak ada yang susah asal mau coba,.... kan katanya mau bahagia!😁 

Nah..berkaitan dengan bahagia, maka jika ditanya 5 kebahagiaan sederhana saya, jawabannya:
  • Masih Dibersamai Orang Tua
Bapak, 80 tahun dan Ibuk 73 tahun, meski keduanya sudah sepuh tapi masih aktif dan dalam kondisi sehat wal afiat di Kediri. Juga Ibu Mertua di Madiun yang kini 82 tahun dalam kondisi yang sehat juga. Ini semua merupakan kebahagiaan bagi saya. Alhamdulillah.
  • Keluarga Sehat Semua
Saat ini, saya, suami dan anak-anak kami dalam kondisi yang sehat tanpa kurang suatu apa. Ini merupakan kebahagian yang membuat diri tak henti bersyukur pada-Nya. The greatest wealth is health, isn't it?
  • Melihat yang Saya Cinta Bahagia
Ketika menjemput anak-anak sekolah dan mereka bercerita tentang harinya yang menyenangkan serta membersamai mereka tumbuh dan berkembang dari hari ke hari dengan hepiiii, bikin saya bahagia sekali. Begitu juga ketika suami kelihatan fine-fine saja meski ada banyak hal menerpa di karirnya, saya pun bahagia karenanya.
  • Bisa Membahagiakan Orang Lain
Ketika selesai sarapan, suami dan anak menyantap nasi goreng ala saya yang minimalis bumbunya kemudian setelahnya komentar: "Ini enak sekali, Buk...Makasih ya", itu sudah bikin saya b a h a g i a! 
  • Menekuni Hobi
Saya diberikan kesempatan untuk menekuni hobi menulis dan didukung oleh keluarga untuk mengembangkannya, ini merupakan bahagia versi saya juga. 


Nah...memang bahagia itu sederhana saja, kan? Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Maka, enggak perlu iri pada bahagia versi teman atau tetangga,. Siapa tahu mereka justru menginginkan kebahagiaan yang kita punya.

Comparison is the thief of joy! And happiness is found when you stop comparing yourself to other people!

So, just be you and happy!😘


#Day27
#BPN30DayChallenge2018


Love,


Dian Restu Agustina










Inilah 5 Produk Kecantikan yang Saya Gunakan!

Inilah 5 Produk Kecantikan yang Saya Gunakan!


"Beauty is not in the face, beauty is a light in the heart"


Teman,

Saya ini bukanlah tipe yang gampang tergoda iklan. Maksudnya, jika ada iklan di tivi atau teman nawarin produk itu ini, saya bisa jadi enggak langsung tertarik untuk beli. Apalagi yang berkaitan dengan produk kecantikan.

Mengapa?



Karena saya punya kulit sensitif cenderung berjerawat sehingga tidak semua produk bisa cocok di kulit. Pengalaman saja, pernah asal coba, krim pencerah merk A. Lhadalah..ini wajah jadi panas membara. Rasanya nylekit di kulit dan bikin sakit. Duh, nyeselnya berhari-hari jadinya. Untung saja enggak ada efek lainnya seperti kulit memerah atau meradang parah. Hiks!

Maka, sikon ini membuat saya selalu berhati-hati dengan berbagai produk yang wara-wiri saat ini. Pengin sih kayak yang lain yang asal tempel brand A, B, C...oke saja dan enggak ada apa-apa. Tapi, karena ya itu tadi, daripada nyesel di belakang hari, saya enggak berani. Pakai yang biasanya sajaaaa lah ya..daripada kenapa-kenapa! Dan, akhirnya produk yang saya pakai pun enggak banyak jadinya! Itu lagi, itu lagi dan bukan ngikuti tren terkini...hihihi

Nah, karena kulit saya rentan akan kandungan bahan yang ada pada beberapa produk kecantikan, maka biasanya saya menguji dulu sebelum membeli.


Uji sensitivitas kulit ini bisa dilakukan dengan cara:

  • Memanfaatkan tester produk yang tersedia
  • Oleskan tipis-tipis produk pada kulit punggung tangan kita
  • Untuk produk perawatan wajah, oleskan pada bagian belakang telinga di antara rahang kita. Karena kulit bagian ini akan memberikan respon lebih cepat ketika terkena bahan aktif produk daripada kulit bagian lainnya.
  • Diamkan 5 menit. Jika tidak ada reaksi panas, gatal atau kemerahan artinya produk cukup aman

Cukup mudah bukan mengujinya?

Nah, ketika #Day26 #BPN30DayChallenge mengupas tema 5 produk kecantikan yang digunakan, setelah timbang sana sini dan termangu lama di depan lemari (hihihi), akhirnya saya memilih:

1. Sampo - NATUR





Sampo NATUR ini alami. Termasuk pilihan saya karena memang cocok dipakainya. Untuk review lengkap pernah saya ulas di sini.


2. Lipstik - Wardah



Salah satu lipstik yang cocok buat bibir saya yang tipis yang kalau ngomelin anak teteup manis ini adalah lipstik dari brand Wardah.

Untuk review lengkapnya (biar saya enggak ngulang cerita😁) ada di sini yaaa


3. Maskara - Maybelline





Maskara dari Maybelline ini juga salah satu yang saya suka. Karena enggak menggumpal dan juga enggak terlalu tebal.

Untuk reviewnya....belom pernah saya bikin sih kwkwkw


4. Bedak - Wardah




Tidak semua bedak, cocok di wajah saya. Kadang ada yang baru saja disapukan sudah mak nyossss terasa panasnya. 

Maka, ketika memakai Wardah untuk pertama kalinya dan di wajah oke-oke saja saya pun bahagia.


5. Masker - Mustika Ratu




Masker bengkoang dari Mustika Ratu ini memberi efek segar dan cerah ke kulit wajah. Harganya pun terjangkau sekali dan yang pasti kandungannya alami.


Nah, itulah 5 produk kecantikan yang saya gunakan.

Oh ya, apa ada yang dipakai teman-teman juga? Yang mana?😍




Be your own  kind of beautiful,

Dian Restu Agustina

Kenangan Masa Kecil yang Tak Terlupakan

Kenangan Masa Kecil yang Tak Terlupakan 

"Some days I wish I could go back in life, not to change anything, but to feel a few things twice"

Teman..

Kadangkala, saya pengin balik ke satu waktu saat kecil dulu, di mana masa itu sungguuuh berkesan dan tak terlupakan.

Dan rasa itu biasanya hadir saat diri lagi galau bin melow. Kok enak ya kayaknya dulu itu, yang dipikirin cuma: gimana caranya biar bisa lompat tali sampai setinggi kepala. Atau mau kemana lagi besok waktu main sepeda. Juga, besok ke sekolah rambutnya mau dikepang satu atau dua..

Ya, semua hal sederhana yang saat itu sudah bikin sangat bahagia!





Saya, meski bukan terlahir dari keluarga berada, Alhamdulillah melalui masa kecil yang menyenangkan sekali. Terlahir sebagai bungsu dari 6 bersaudara perempuan semua, meski tak berlebihan tapi hidup kami berdelapan tak kekurangan.

Kalau saya ingat lagi, Bapak yang guru, mulai dari guru SD - kepsek SD - guru SMA - pensiun kepsek SMA, menafkahi kami dengan hanya mengajar saja. Selain ngajar di sekolah negeri tempatnya bertugas, juga nyambi di sekolah swasta. Pokoknya dari pagi sampai sore hari...ngajar ke sana-sini.πŸ™ˆ

Ibuk, Ibu Rumah Tangga, membantu dengan berjualan kayu bakar (jaman itu masih banyak yang masak pakai kayu). Lalu ganti jualan minyak tanah dan terima pesanan jajanan/masakan.

Dan Alhamdulillah, berkat kerja keras Beliau berdua kami keenam putrinya bisa Sarjana semua...

Tapi, jangan tanya kesederhanaan kami saat itu. Tas, sepatu dan baju dibeli saat perlu. Juga printilan lain biasa dipakai turun temurun. Kalau ada buku dan peralatan yang bisa dipakai anak berikutnya berarti enggak perlu beli baru.

Lalu baju, sering dijahit Ibuk sendiri. Jadi berenam seragam kain dan modelnya. Keperluan pribadi juga sama. Misalnya pembalut, beli satu pack besar (hmm, sekarang masih ada enggak yaπŸ™ˆ), bedak juga beli yang refill plastik besar. Juga yang lainnya.

Pokoknya yang diutamakan adalah biaya sekolah kami, untuk yang lain musti dihemat sana-sini!

Tapi jangan kira saya merasa seperti enggak tercukupi,... Lantaran, meski kondisi kami seperti itu, Bapak Ibuk masih bisa ngajak kami jalan-jalan, jajan juga ngasih hadiah sebagai penghargaan.

Saya ingat kalau lebaran atau liburan, kami berdelapan naik bis ke rumah Budhe di Madiun, Bulik di Surabaya, Paklik di Lumajang atau pergi berwisata ke beberapa tempat di Kediri dan sekitarnya. Perginya kalau enggak naik angkutan umum ya naik mobil sewaan. Yang jelas jadwal jalan-jalan ini selalu ada...., maka jangan heran kalau saya suka jalan juga, keturunan ini kayaknya hahaha

Kemudian, tentang rumah yang kami tinggali...

Awal menikah Bapak Ibuk ikut Mbah Putri (Ibuknya Bapak yang menjadi janda sejak Mbah Kung meninggal dunia saat Bapak masih kecil). Lalu, setelah saya lahir, Bapak Ibuk beli rumah sendiri. Dulu, rumah itu hanya punya 3 kamar. Jadi satu kamar untuk Bapak Ibuk dan 2 kamar untuk kami berenam. Ukuran kamarnya 2x2,5 meter dan diisi ranjang besi bertingkat untuk bertiga. Sumpek? Enggak tuh, rasanya saat itu lapang-lapang saja...hahaha. Syukurnya satu demi satu Mbak  saya kuliah ke Surabaya, sehingga rumah agak lapang jadinya...😁

Dan, karena banyak saudara - apalagi perempuan semua, bikin saya yang terlahir paling muda jadi paling gampang kerjaannya.

Gimana enggak enak coba, mau ke sumur dah ada yang cuci baju, ke dapur dah ada 2 orang yang masak, begitu juga masalah cuci piring dan bebersih rumah...Sudah ada yang ngerjain semua.

Terus saya ngapain coba? Nyapu halaman dan nyiram bunga....saja! Eh enggak ding, juga wara-wiri disuruh ke warung beli itu ini hihihi.

Jadi tentang belanja ke warung ini ada kejadian lucu. Saat itu, saya lagi sibuk main bekel atau apa saya lupa. Terus Mbak saya manggil minta dibelikan garam atau apalah ke warung tetangga. Nah, saya pun langsung cusss..naik sepeda ke sana. Baliknya, saya lupa kalau tadi naik sepeda dan jalan kaki ke rumah dengan tanpa dosa.

Sampai agak siang, Mbak saya nanya sepeda di depan kemana ya...Lha, saya baru ingat itu sepeda parkir syantiik tadi di depan warung tetangga. Buru-buru balik ke sana, untung itu sepeda disimpenin sama yang punya warung yang keheranan ini sepeda siapa parkir di sini dari tadi hihihi. Duh, syukur waktu itu masih banyak orang jujur, coba kalau enggak dah raib tuh sepeda dibawa orang kemana.πŸ™ˆ

Enggak itu saja, sepertinya meski di rumah ramai tapi kami enggak pernah berantem-beranteman atau engkel-engkelan enggak jelas gitu. Yang ada kami berenam waktu sudah besar dan punya ukuran badan yang hampir sama jadi saling tukeran baju, tas atau sepatu. Bahkan sekarang kalau lagi ngumpul dan naksir baju atau tas yang dipakai langsung main kasih atau tuker aja. Meski enggak bisa lagi ke semua karena ukuran badan sudah berbeda, ada yang M, L dan XL jadi enggak bisa ngasal lagi tukerannya hahaha.

Selain pakaian dan printilan perempuan, masalah makanan juga sama. Dulu, seingat saya kalau makan, sering kami makan di wajan...What? Iya di wajan...Jadi ceritanya, Ibuk tuh kalau masak Bandeng bumbu Bali enaaaaak sekali. Nah, karena anak banyak, itu bandeng terbatas jumlahnya jadi bumbunya yang dilebihkan. Nah, daripada sayang bumbunya kebuang, kami pun naruh nasi di situ dan makan rame-rame. Wah, padahal cuma nasi sama bumbu dan cuilan ikan bandeng saja, tapi rasanya kok ya mantaaaap jiwa!

Oh ya, semua kegilaan itu biasa kami lakukan berenam plus Ibuk kadang ikut serta. Kalau Bapak? Banyakan kerja dan tidur saat tiba di rumah. Paling baca buku atau ngobrol jika perlu. Mungkin sudah capek dan berisik denger kami bertujuh perempuan ribut ngomongin ini itu ...😁

Hm...kalau diingat ternyata memang banyak happy-nya masa kecil saya. Sepertinya harta benda bukan ukuran bahagia. Karena bahagia itu bagaimana kita dan lingkungan menyikapi apa yang dimiliki dengan rasa syukur yang tiada henti.

Jujur nulis ini jadi pengingat bagi diri saya sendiri. Saya jadi bertanya-tanya, bahagiakah anak-anak saya saat ini? Karena ternyata masa kecil yang bahagia itu akan terbawa sampai kita tua dan tiada nanti.

Puji syukur tiada henti saya panjatkan atas karunia orang tua dan keluarga yang semuanya saling menyayangi dan rukun hingga kini. Sekarang, Bapak 80 tahun dan Ibuk 73 tahun, Alhamdulillah sehat dan memberi banyak teladan yang kini lebih kurangnya bisa saya terapkan saat mendidik anak-anak. Mbak-mbak saya dari dulu sampai sekarang saling menjaga, mendukung, menyayangi satu sama lain sehingga meski berjauhan saya enggak merasa sendirian.

Alhamdulillah untuk semua...

Kini doa saya semoga juga bisa memberikan kebahagiaan yang sama bahkan lebih untuk kedua anak saya. Aamiin

Nah, kalau teman-teman bagaimana? Punya masa kecil yang bahagia atau sebaliknya. Bahagia atau tidak semoga kita bisa mengambil hikmahnya ya!

Insya Allah!😍


ultah nikah emas Bapak Ibu pada tahun 2013




Salam bahagia,

Dain Restu Agustina





















5 Keinginan Saya yang Belum Tercapai? Sepertinya Enggak Ada ! Eh, Tapi...

5 Keinginan Saya yang Belum Tercapai? Sepertinya Enggak Ada ! Eh, Tapi...

Aku ingin begini, Aku ingin begitu, Ingin ini itu banyak sekali
Semua semua semua, Dapat dikabulkan, Dapat dikabulkan, Dengan kantong ajaib
Aku ingin terbang bebas, Di angkasa, Hei… baling baling bambu
La… la… la…., Aku sayang sekali…, Doraemon…
La… la… la…., Aku sayang sekali…,Doraemon…








Teman-teman,...

Masih ingat lirik lagu Doraemon di atas kan yaaaa? Coba punya kantong ajaib kita ya, mau traveling ke mana tinggal minta. Pengin makanan Korea, tinggal ngomong saja. Atau mupeng tas keren yang di Harbolnas kemarin batal beli...tinggal ngomong dan ta daaa bakal ada di sisi.

Pokoknya, kantong ajaib memang warbyasaaah!

Tapi, sayang sekali semua itu hanya ada dalam imaji. Tepatnya sebagai hiburan berupa film animasi. Lha, kalau ada beneran, bakal ongkang-ongkang kaki kita semua ini..πŸ™ˆ

Nah..sebagai manusia biasa, saya punya keinginan juga. Yang kalau diminta menuliskan mungkin bakal panjaaang. kwkwwk #maruk

Tapi, kalau itu keinginan yang umumnya diidamkan orang, sepertinya sudah tercapai semua. Seperti: keluarga sehat semua, sandang pangan papan wifi tercukupi, hobi sukses ditekuni, traveling ke dalam dan luar negeri...

Alhamdulillah!

Maka, meski ada beberapa keinginan yang belum tercapai juga, biar saya simpan saja untuk diri sendiri, boleh kan ya?😁

Dan, untuk mengisi tema #Day24 #BPN30DayChallenge2018 kali ini, masih berkaitan dengan keinginan, saya akan menuliskan: "5 Cara Mencapai Keinginan Kita"

Let's check it out!

  • Write Down Your Wishes
Tuliskan semua keinginan dan letakkan di tempat yang sering terlihat mata sehingga akan terbaca. Misalnya taruh di meja kerja, tempel di pintu kulkas, letakkan di pintu lemari kamar kita atau rekatkan di pintu rak dapur...

Dari sini, kita akan termotivasi lagi setiap membaca keinginan itu lagi. 

"Naik Haji", misalnya...Terbaca lagi dan lagi bikin kita semangat menyiapkan mental, spiritual dan material untuk mencapainya.
  • Decide, Believe, Release Fear!
Setelah memutuskan keinginan, percayalah kalau kita bisa melakukan dan enyahkan semua ketakutan yang menghadang.

Contohnya: ingin buka katering rumahan. Percayai diri sendiri bahwa dengan kemampuan memasak dan pesanan bertubi dari beberapa teman cukup sebagai modal untuk sebuah langkah besar dengan membuka katering rumahan. 

Pertanyaan seperti: "Modalnya? Peralatan? Jangan-jangan enggak jalan? Iya kalau untung, kalau rugi?"

Enyahkan semua ketakutan!....Melangkahlah dengan pasti, meski pelan!
  • Take Actions!
Lakukan langkah untuk mencapai keinginan secara rutin...Konsistensi akan membuat keinginan akan lebih mudah tercapai.

Misalnya jika ingin menjadi penulis, ya musti rajin nulis, baca, dan semua kegiatan yang berkaitan dengannya. Lha kalau santai-santai, nulisnya suka-suka gue ya enggak bakal tercapai.
  • Love Yourself
Boleh punya keinginan dan sah-sah saja mengejarnya dengan mati-matian. Tapi jangan lupa ingat diri sendiri juga. Jangan sampai karena ngejar duit kitanya jadi sakit. Atau pengin cepat teraih mimpi, jadi banyak hal yang enggak diperhatikan lagi.

Dan, rehat singkat dan mengevaluasi lagi semua mimpi adalah sebuah solusi!
  • Do the Best and Let Allah Do the rest
Boleh punya keinginan apa saja dan berusaha segala daya upaya untuk mencapainya. Tapi ingat tetapkan serahkan hasilnya pada Yang Maha Kuasa.


Jadi.....gimana teman-teman, sudah siap untuk meraih keinginan yang belum tercapai di tahun ini di tahun depan? 

Terus semangat yuks! Semoga tercapai semuaaa cita-cita dan harapan kita! Aamiin.πŸ’–



#Day24
#BPN30DayChallenge2018



Make a wish, take a chance, make a change!


Dian Restu Agustina






















Duh, Kenapa Ya Enggak dari Dulu? Nyesel Akuuu...!

Duh, Kenapa Ya Enggak dari Dulu? Nyesel Akuuu...!
"Appreciate Everything, Regret Nothing"

Haiiii...

Pernah baca meme ini? ➔Mengapa Penyesalan itu datangnya di akhir? Karena kalau di awal namanya pendaftaran! 😁

Nah, pasti sesekali dalam hidup ini kita pernah menyesali apa yang sudah kita jalani.

Yang sederhana saja, pas belok kiri di perempatan, baru ngeh kalau terjadi kemacetan panjang. Langsung ngedumel, duh nyesel deh, tahu gitu tadi belok kanan saja, lebih baik muter jalannya tapi lancar jaya.




Atau contoh lain, pilih diskonan baju di Harbolnas sudah kadung klik beli, beli, beli dan bayar...Belakangan baru sadar, kayaknya itu tadi semua biru huhuhu..,nyesel deh dakuuu!

Hm.."sepele" sebenarnya, tapi terasa juga!

Lalu, bagaimana kalau penyesalan datang pada keputusan besar yang akhirnya bikin diri kezeeel berkepanjangan?

Hm..boleh saja kesal tapi ingat: "Never regret always forget, but never forget to learn from your regrets!"

Teruus....kalau saya ditanya sama #BPN30DayChallenge2018 #Day22 "Hal yang disesali saat ini", maka meski sudah lupa dan enggak menyesalinya, saya akan jawab saja:
  • Not following my passion
Saya suka nulis (dan baca) sejak kecil. Dulu kalau ada robekan koran atau majalah bekas bungkus belanjaan dari warung tetangga, saya pasti baca. Saya punya diary ala-ala dan menuliskan apa yang ada di pikiran saya. Juga, suka sekali saat guru memberi PR mengarang cerita pada pelajaran Bahasa Indonesia. 

Hingga saat kelas 4, guru SD saya, Bu Sri, meminta menulis (tangan) 10 halaman folio bertema Sumpah Pemuda. Saya nulisnya beberapa hari setiap sore datang ke rumah Bu Sri tadi. Dan ternyata 2 bulan kemudian, nama saya dipanggil saat upacara untuk penyerahan piala Juara II Lomba Mengarang tema Sumpah Pemuda tingkat Kota Kediri. Jangan tanya rasanya saat itu...saya bangga sekali!

Tapi sayang sekali passion ini tertutup dengan yang lain. Bahkan tenggelam dan nyaris karam. Hiks..

Long short story, saya mulai nulis lagi - di blog - pada usia yang tak lagi muda. Memang saya nyesel, kenapa enggak dari dulu menekuni passion saya. Tapi saya menganggap ini adalah kesempatan kedua....maka saya enggak ingin menyia-nyiakannya!

  • Not fully living in the past and enjoying the amazing moments
Kini, kadang saya menyesali mengapa dulu kadang enggak merasa happy. Padahal Allah sudah banyaaaak sekali mencukupi. Itu karena saya terlalu melihat apa yang kurang dan bukan mengingat segala nikmat.

Ah, kalau boleh pinjam mesin waktu, saya nyesel kenapa dulu sering enggak bersyukur. Dan sepertinya lupa bahagia...

Maka, kini dan nanti, saya ingin mengubahnya, I wanna live my life and enjoying every single amazing moments!

  • Too much time on worrying
Dulu, saya sering khawatir, kalau begini bagaimana ya...kalau nanti beneran kejadian terus musti apa...dll, dst. Jadinya karena terlalu khawatir saya jadi abaikan keuntungan. Memilih mundur teratur dan hancuuur...

Saya khawatir, panik, ragu, takut....tumplek bleg. Sampai kadang sekarang kalau ingat itu semua saya tertawa. Ya ampuuuun, kenapa juga hal kayak gitu dikhawatirkan. Akhirnya nyesel deh belakangan..Hiks!

I regrets the things I didn't do when I had the chance coz too much worry on something!


Nah...itulah 3 hal yang pernah saya sesali selama menjalani hidup ini. Meski saya tak mau berkepanjangan larut dalam penyesalan itu. Karena itu semua lah yang membuat saya seperti sekarang ini adanya.

Coz, there are no regrets in life.... just lessons!😎

#Day22
#BPN30DayChallenge2018


Be Happy,


Dian Restu Agustina