4 Model Kitchen Set Minimalis Favorit 2020







Temaaan, memiliki dapur yang nyaman, adalah impian banyak perempuan, dengan berbagai perlengkapan dapur, seperti panci, wajan, kotak bumbu dan perabotan lainnya yang tertata rapi, pasti. Pasalnya, desain interior kitchen set yang rapi akan membuat aktivitas memasak lebih semangat dan semakin menyenangkan dan bikin happy. Sehingga kita pun bisa menghadirkan inspirasi untuk membuat resep baru dan makanan yang lezat untuk keluarga tercinta

Review Buku: Belahan Jantungku



"- Ya Allah, aku sudah nggak tahu mau bagaimana lagi, terserah saja deh, aku sudah kehabisan tenaga - Saat itu aku benar-benar merasa bahwa rasa sakit mengajarkanku banyak hal tentang kepasrahan. Di titik aku benar-benar berserah diri, Kawa meluncur lahir dari rahimku seperti aliran sungai. Dia langsung ditangkap oleh Mas Ippe dan ditaruh di pelukanku. Rasanya nggak bisa digantikan dengan apa pun" (Andien, Buku Belahan Jantungku, hal 14)



Menjadi ibu adalah peristiwa dimana bahagia dan air mata meluap secara bersama. Sebuah perjalanan yang menempa kesabaran yang prosesnya dimulai oleh seorang perempuan jauh sebelum seorang bayi hadir di pelukan. Perjalanan menapaki berbagai tahapan mulai dari kehamilan, kelahiran, meyusui, stimulasi....dan jutaan langkah lagi yang akan dilewati. Sebuah proses belajar yang tak pernah usai yang pastinya perlu dukungan dari semua agar apa yang diharapkan seorang ibu tercapai nantinya. Proses yang unik dan selalunya berbeda pada masing-masing jiwa. Karena, setiap ibu punya kisah istimewa yang belum tentu dialami oleh ibu lainnya.

Maka, jika ada ibu yang membagikan kisahnya melalui sebuah buku, tanpa bermaksud menggurui, melainkan ingin memberikan tambahan referensi mengenai dunia perempuan sekaligus membesarkan anak dari kacamatanya, agar para perempuan dapat menemukan damainya sendiri dengan ajakan selalu membuka pikiran dan memperbanyak referensi, tentu menarik sekali!

Dan, Andien Aisyah bersama R. Kenyasentana mewujudkannya melalui buku Belahan Jantung, yang merupakan catatan pembuka Andien mengenai perjalanannya menemukan diri, pengalaman kehamilan, persalinan, mengasihi, menyapih hingga dukungan untuk saling menguatkan sesama perempuan. Sebuah buku yang dimaksudkan bukan sebagai ajakan melainkan sebuah kesempatan untuk bercermin pada pemahaman dan pilihan masing-masing perempuan.πŸ’“



Peluncuran GrabHealth powered by Good Doctor 




Temaaaaan, mau enggak jika gawaimu dilengkapi dengan aplikasi layanan kesehatan yang membuatmu bisa:

●Tanya jawab kesehatan secara online dengan dokter-dokter profesional bersertifikat melalui obrolan, panggilan, atau panggilan video untuk menjelaskan masalah kesehatan;

●Membuat perjanjian konsultasi tatap muka dengan dokter medis pilihan kemudian berkonsultasi langsung dengannya; 

●Belanja lewat layanan E-commerce berbagai produk kesehatan & kebugaran kemudian produknya akan dikirimkan segera ke depan pintu kita pada hari yang sama; 

●Baca konten mengenai kesehatan, kebugaran dan gaya hidup yang dikurasi oleh dokter dan menerima pesan notifikasi tentang informasi terkaitnya, termasuk artikel, tips, dan video??


Kalau mau, maka donwload segera aplikasi Grab di ponsel pintarmu.!!

(((Apaa? Sudah dari dulu??)))πŸ™ˆπŸ˜

Oke, oke...maka tinggal buka saja aplikasi Grab-nya, klik Lainnya, pilih Kesehatan, klik Setuju di halaman registrasi dan pilih layanan kesehatan yang kamu inginkan!

Cepet dan enggak ribet, mudah dan murah, praktis juga ekonomis, berkat GrabHealth powered by Good Doctor!😍

GrabHealth



10 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Beribadah Umroh




"Di, rencana mau traveling kemana lagi?" tanya teman saya saat ketemu kapan hari.
"Yaelah ..masak baru pergi dah ditanya kapan jalan lagi hihihi. Nabung dulu, Buk. Kencengin sabuk..!"
"Halah, kamu ini ya, tiba-tiba cuss dah posting lagi dimana, bikin sirik aja."
"Jangan gitu, pas ada rejekinya tuh dan juga ada waktu. Semoga kamu juga bisa nanti yaa...."
"Aamiin..Aamiin! Nular..nular!"


Hm, saya jadi kepikiran dengan pertanyaan teman tadi. Sebenarnya sih memang ada satu wishlist traveling saya sama suami, yaitu pergi umroh ke Tanah Suci. Ya, saya pengin banget bisa beribadah umroh berdua sebelum waktunya pergi haji nanti.

Kalau dipikir sih, perjalanan ibadah umroh ini pastinya juga enggak beda jauh dengan traveling yang sering kami lakukan selama ini. Tapi, yang jadi istimewa karena ini adalah perjalanan spiritual yang bisa jadi "pemanasan" sebelum melaksanakan ibadah haji, maka butuh persiapan khusus pasti. Baik itu dari segi jiwa, maupun raga.

Maka, saya sudah punya list nih buat persiapan ibadah yang hukumnya sunnah dan biasa disebut haji kecil ini. Meski perginya masih dalam rencana, list-nya duluan enggak apa-apa, ya kan ya? Biar nanti pas pergi beneran sudah siap fisik dan mental sehingga di sana bisa beribadah secara total.




Perempuan Berdaya Indonesia Maju



"Selama sesuai dengan ketentuan dan tetap menjalankan peran, tentu media sosial sangat positif bagi kaum perempuan. Para ibu dan perempuan seharusnya bisa memanfaatkan teknologi untuk memperkuat ekonomi keluarga. Banyak sekali caranya. Tapi yang utama, jangan lupa bahwa dia tetap harus menjadi ibu untuk anak-anaknya, harus tetap bisa menjadi istri dari suaminya!"

Demikian disampaikan Diajeng Lestari, founder Hijup, pada acara Talkshow VIVAtalk "Perempuan Berdaya Indonesia Maju - Perempuan di Era Digital" yang diselenggarakan VIVA Networks di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019. Sebuah acara yang diselenggarakan atas kerja sama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak - Kemen PPPA dengan VIVA Networks dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) yang jatuh pada 22 Desember 2019 nanti.



Yuk, Kenalkan Literasi Digital Sejak Dini!



"Ibuk, aku sudah selesai edit video tugas kelompok Prakarya minggu lalu. Tinggal dikirim saja ke email-nya Pak Guru."
"Oke, siip. Sudah dilihatin ke teman-teman kelompokmu juga kan sebelumnya? Siapa tahu mereka ada tambahan ide baru."
"Sudah! Enggak ada tambahan kok. Kemarin kan barengan ngerjainnya, tugasku cuma finishing aja."
"Oke deh, memang keren kalian!!"

Begitulah si sulung, siswa SMP kelas 9, laporan ke saya tentang tugas kelompok mata pelajaran Prakarya yang sudah selesai dikerjakannya. Dia dan 4 temannya ditugaskan mengunjungi sekaligus mewawancarai pemilik usaha bidang perikanan, lalu melaporkan hasilnya dalam format video kepada guru pengajar. Mereka berlima, sebelumnya mencari sendiri informasi lalu salah satu orang tua murid menemani ke tempat usaha budidaya lele ini. Setelahnya, mereka mengolah laporan kemudian mengumpulkan hasilnya.

Sebuah tugas sekolah yang memuat banyak manfaat, diantaranya: menumbuhkan kerjasama, menjalin komunikasi, mengajarkan kolaborasi, memperkuat motivasi dan mengenalkan kewirausahaan, yang kesemuanya makin dimudahkan dengan literasi digital yang dimiliki. Literasi digital yang harapannya dipunyai oleh semua kalangan termasuk generasi Z ini yang membuat mereka jadi: mampu berpikir kritis, kreatif, dan inovatif, bisa memecahkan masalah, berkomunikasi dengan lebih  lancar jaya serta bisa berkolaborasi dengan sesama.

Ya, sedemikian penting ternyata literasi digital ini, sehingga sebaiknya memang dikenalkan sejak dini, agar anak-anak bisa menggunakannya dengan baik dan benar nanti.

Maka, senang sekali saya saat tahu jika literasi digital adalah tema yang diambil oleh KUBBU BPJ (Klub Blogger & Buku) BPJ untuk event KARNAVAL (Karya Tahunan - Festival Literasi 2019), dalam rangka ulang tahun KUBBU BPJ yang keempat ini.

Pasalnya, literasi digital di Indonesia memang saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan. Hoaks bertebaran, informasi dengan liar terbagi tanpa tahu kebenarannya, banyak yang ngasal dalam memahami sebuah berita, juga dampak negatif  dari penggunaan teknologi digital yang kian meraja terutama pada generasi muda.

Lalu, sejauh mana peran orang tua dalam pengenalan literasi digital ini? Apa perlunya membekali putra-putri mereka dengan kecakapan pemahaman akan media digital di era terkini? Juga, tips apa saja yang bisa dilakukan agar anak-anak berliterasi digital dengan nyaman dan aman?





ASI Tidak Keluar? Gunakan Tips Ini untuk Tingkatkan Produksi ASI!



Halo Hola, adakah diantara pembaca artikel ini yang sedang menyusui putra-putrinya? Wah, semoga sukses proses mengASIhinya ya Bunda. Mudah-mudahan lancar jaya semuanya hingga tahapan berikutnya. Aamiin. Oh ya, kedua anak saya Alhamdulillah juga sukses ASI ekslusif selama 6 bulan pertama dan lanjut ASI sampai 2 tahun usia mereka. Alhamdulillah, saya bisa mengASIhi mereka berdua dengan tanpa hambatan. Hingga saya merasa lega dan bersyukur karenanya.




Mengatasi Speech Delay pada Anak Bersama Dini.id



Anak pertama saya dulu mengalami speech delay atau keterlambatan bicara. Ketika teman-teman sebayanya sudah mampu mengucapkan beberapa kosakata, ia belum bisa. Saya dan suami yang saat itu merupakan orang tua baru, awalnya menganggap hal ini bukan masalah baku. Pikir kami mungkin karena dia anak pertama dan tidak bergaul dengan banyak teman sebaya jadi wajar saja. Selain itu, kami beranggapan mungkin dia kebingungan mendengar orang tuanya bicara dalam Bahasa Jawa, sementara kami dengannya bercakap dalam Bahasa Indonesia, dan pengasuh serta lingkungan bermainnya ngomong dalam Bahasa Melayu dan Batak.

Tapi, lama-lama saat saya bertemu dan membandingkan dengan anak lain yang sepantar dengannya saya mulai aware akhirnya. Ini sepertinya ada apa-apa. Hanya saja karena keterbatasan akses pada saat itu (tahun 2002-an) dimana internet belum semaju sekarang, saya pun tak punya banyak informasi lanjutan. Apalagi saya sekeluarga saat itu tinggal nun jauh di pinggiran Sumatera Utara sana. Jadi ya gitu deh, saya hanya bisa membantu dia sebisa saya berbekal buku yang saya beli tanpa meminta bantuan pada yang ahli.




Pentingnya Konsumsi Multivitamin untuk Anak




Halo, Ayah, Bunda dan teman-teman semua...apa kabarnya? Semoga di awal Desember yang sudah mulai basah oleh hujan ini kita selalu dalam lindungan Allah Yang Maha Kuasa yaa. Aamiin. Yaaa, setelah berbulan kita menunggu hujan datang, akhirnya beberapa hari ini, Jakarta khususnya sudah diguyur hujan hampir tiap hari.πŸ‘ Udara jadi segaaaar, tumbuhan menghijau, air tanah mulai berlimpah dan hawanya bikin adem pikiran dan hati. Meski, musim hujan yang membawa perubahan cuaca, juga identik dengan berbagai penyakit yang tiba. Maka, daya tahan tubuh yang kuat diperlukan agar kita bisa membentengi diri dari segala serangan penyakit yang ada.

Nah, terkait dengan daya tahan tubuh ini selain pola makan yang seimbang, istirahat yang cukup dan rutin berolahraga, tambahan multivitamin kadangkala diperlukan untuk menguatkan kekebalan badan kita. Apalagi untuk anak-anak yang biasanya memiliki kekebalan tubuh belum sebaik orang dewasa. Pasalnya, dengan perubahan cuaca yang ekstrem sangat rentan penyakit muncul, sehingga jika daya tahan tubuh anak sedang tidak baik bisa-bisa sakit pun bolak-balik timbul.




All New Calya, Desain Elegan Cocok Untuk Keluarga




Temaaaan, sudah tahu kan ya akan mobil All New Calya? Yup, All New Calya merupakan satu mobil baru produksi dari PT Toyota Astra Motor yang memiliki desain elegan dan cocok bangets untuk mobil keluarga. Well, konsumen mobil di Indonesia telah berkembang sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang variatif. Akibatnya segmen kembali menghadirkan sebuah terobosan dari PT Toyota Astra Motor lewat produk unggulannya yang bisa teman-teman dapatkan dengan mengunjungi auto2000.co.id atau datang langsung ke auto2000 terdekat yang ada.






Informasi Lengkap Seputar Mobil Agya Baru



Halo hola....., apa kabar semua? Saya punya informasi menarik nih buat teman-teman yang berencana melakukan pembelian mobil baru seperti mobil Toyota Agya. Sebelumnya dirimu wajib tahu plus mengintip dulu beberapa informasi penting seputar mobil Toyota yang satu ini. Yess, Toyota memang selalu menyuguhkan harga yang terjangkau untuk kantong kita-kita, maka wajar saja jika masyarakat memberikan respon baiknya. Apalagi nih banyak orang Indonesia yang berkeinginan untuk mempunyai mobil hatchback yang cantik dan berukuran mungil.

Tapi, tidak hanya memiliki ukuran yang lebih minimalis saja, Agya terbaru juga mempunyai bahan bakar yang jauh lebih irit dibandingkan tipe sebelumnya. Terlebih lagi, harga yang ditawarkan cenderung lebih murah sehingga semakin banyak masyarakat yang berminat untuk memiliki mobil yang satu ini.

Nah, jika teman-teman berencana memiliki sebuah mobil minimalis seperti Agya maka beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan mobil Agya seperti berikut ini wajib untuk diketahui, yakni: 




Ke Pulau Padar? Jangan Lupakan 10 Hal Ini!



Hari masih dini dan belum nampak sama sekali tanda-tanda munculnya matahari. Tapi, saya sudah bersiap mandi karena sebelum tidur telah menyetel alarm hape pada pukul empat pagi. Ya, pukul 6 nanti saya, suami dan anak-anak sudah harus berkumpul di lobby Hotel Ayana Komodo Resort bersama anggota rombongan Komodo Tur lainnya untuk memulai perjalanan hari ini. Rencananya, kami akan mengunjungi Pulau Padar, Pink Beach dan Pulau Rinca. Ketiganya, akan kami tuntaskan hari ini maka pagi-pagi perjalanan sudah akan dimulai. 

Pulau Padar sebagai tujuan pertama! Dan, ternyata benar kata orang, jika mengunjungi pulau Padar kita mesti siapin beberapa hal.

Apa saja? Kuy terus baca yaaa!!




Dinginkan Ruangan Secara Maksimal dengan 7 Merk AC Terbaik di Tahun 2019




Temaaaan, hidup di daerah yang mempunyai cuaca tropis seperti Indonesia, apalagi di Jakarta, terkadang bikin galau kita. Cuacanya, begitu panas saat siang hari yaaa!! Duh!! Nah karena cuaca dan udara yang panas ini, pastinya kita akan merasa gelisah dan tidak bersemangat dalam menjalankan aktivitas sehari hari. Mager beneeer! Maka, jika enggak kemana-mana alias di rumah aja tentu kita membutuhkan salah satu alat yang dapat memberikan kesejukan. Memang sih denger suaramu atau lihat senyummu, bakalan bikin adem pikiran #eh. Tapi itu bukan jalan keluar! Karena badan bakalan teteup kegerahan! Kek-nya memang perlu dilengkapi air conditioner portable yang bikin sejuk dan nyaman ruangan.

Yess, suasana santai dan sejuk akan memberikan ketenangan dan tubuh yang rileks, sehingga dirimu merasa nyaman saat di kamar atau ruangan. Nah untuk itu, saya akan memberikan beberapa rekomendasi air cooler terbaik yang akan memberikan kesejukan dan kenyamanan paripurna.

Mau tahu? Kuy, mari kita review satu persatu!

sumber: my-best.id

Ke Cirebon? Jangan Lupa Kesini!



"Di, kapan hari dirimu kan ke Cirebon, itu butuh berapa hari?"
Tanya seorang teman penasaran

"Berapa hari? Kan cuma weekend-an, jalan Sabtu balik Minggu!"
"Wah, iya toh? Cukup itu? Di jalan aja sudah berapa lama tuh!"

"Duh, Bu, kemana aja dirimu, lewat tol dong...cuss, Jakarta-Cirebon 200 km, 3 jam nyampe!"
"Haha, iya..ya, tapi macet banget tuh sekarang di proyek tol Cikampek, bikin bete deh!"

"Iya, sih..bisa nambah sejam di situ huhuhu. Kalau enggak, ke Cirebonnya naik kereta api aja, ku juga pengin tuh. Tepat waktunya dan enggak capek di jalannya. Di sana tinggal naik angkot atau ojek online kemana-mana."

"Bener juga ya...Eh tapi kasih tahu dulu itinerary ke Cirebon dalam 2 hari, biar aku copy!"
"Okeee! Kalau 2 hari sih yang wajib ke Keraton Kasepuhan, Gua Sunyaragi dan Kampung Batik Trusmi!"




Workshop Pembuatan Tudung Karo, Bulang Simalungun dan Talitali 




Temaaann, kain Ulos saat ini masih digunakan oleh masyarakat Batak sebagai kain dengan fungsi sakral dan fungsi simbolik untuk upacara adat, misalnya kegiatan mangulosi (menguloskan) sanak keluarga dan para tamu kehormatan sebagai pelambang kasih sayang, harapan, kebaikan maupun pemberian restu. Tapi, selain fungsi sakral dan simbolik, kini Kain Ulos digunakan pula untuk kepentingan profan (nonsakral) yaitu dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai produk fashion yang bernilai seni.

Nah, BATAK CENTER memandang perlu untuk mengenalkan secara utuh motif dan makna dalam Ulos itu dengan mengemasnya melalui program ULOS FEST 2019 atau dalam bahasa subsuku lain HIOU/UIS/OLES FEST 2019. Yang mana festival ini dilakukan dengan menampilkan beberapa kegiatan seperti seminar dan diskusi, pameran, pagelaran busana (fashion show), jelajah museum, atraksi seni dan tor tor serta bazaar. Harapannya, dengan mengetahui konsep "Motif, Ragam dan Makna Ulos", masyarakat dapat memahami pula ragam pemanfaatannya.

Tak hanya itu, diharapkan, kehadiran ULOS FEST 2019 yang dihelat di Museum Nasional Indonesia dapat memberikan manfaat bagi pelestarian budaya, khususnya budaya Batak di tengah arus globalisasi dan perubahan jaman yang semakin pesat saat ini.

Maka, sebuah kehormatan bagi saya -si Boru Jawa- bisa menghadiri salah satu sesi di Ulos Fest 2019 yang berlangsung dari 12-17 November 2019 ini, yakni Workshop Pembuatan Tudung Karo, Bulang Simalungun dan Talitali.




Kolaborasi dengan SGE, Dian Sastro Galang Donasi untuk Anak Autisme




"Saya akhirnya open up tentang anak saya yang autisme. Karena saya tahu salah satu awal untuk bisa mendapatkan pertolongan yang paling tepat buat anak kita adalah dengan menerima dulu faktanya. Stop denial! Karena pada saat kita menerima, biasanya kita jadi jauh lebih terbuka untuk menerima banyaknya informasi baru yang akan masuk ke kita." 



Demikian disampaikan Dian Satrowardoyo pada acara Press Conference Kolaborasi SGE Live dan Dian Sastrowardoyo - Penggalangan Dana Bagi Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus Drisana dalam Rangka "Hari Anak Sedunia", 20 November 2019 di Mal Gandaria City, Jakarta

Pada kesempatan ini, Sorak Gemilang Entertainment (SGE Live), promotor 'teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’, berkolaborasi dengan Dian Sastrowardoyo mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya seni bagi tumbuh kembang anak dengan autisme ini.

Selain itu, SGE Live dan Dian Sastrowardoyo juga menggalang donasi untuk Sekolah Drisana, yaitu sekolah khusus anak dengan autisme. Penggalangan donasi ini dilakukan melalui penjualan tanda mata edisi khusus karya Dian Sastrowardoyo, dan hasil karya Prinka Dipa dan Nindhita, dua anak dengan autisme yang sukses berkarya dalam bidang seni rupa.

Dian Sastro sebagai Ibu dari anak pengidap autisme memandang perlu adanya edukasi tentang pentingnya seni bagi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus ini. Maka, kolaborasi ini sangat didukungnya.




Agus Harimurti Yudhoyono: "Sukses Itu Cepat Bangkit dari Gagal Kita! Dream Big, Work Hard Never Give Up!"



"Jangan takut mengambil keputusan, meski memiliki risiko yang tinggi. Jika gagal, jadikan pengalaman dan berusahalah yang lebih baik lagi"



Demikian Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute menegaskan di depan 100 calon mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang akan berkuliah di luar negeri, Selasa (18/11) di Gedung Perpustakaan Nasional RI.

AHY hadir untuk membagikan pengalaman serta memberikan motivasi kepada mereka yang selama ini sedang mempersiapkan diri sebelum menuju negara tempat belajarnya nanti.

Tak hanya itu, dalam acara yang dihelat oleh Euro Management dalam tajuk Studium Generale 2019 Menjadi Patriot Abad 21: Unggul dalam Persaingan Global ini, AHY juga memberikan banyak wejangan bagi generasi calon penerus bangsa yang hadir, termasuk membagikan semboyan hidup yang dipegangnya: "Dream Big, Work Hard Never Give Up!"



Sepotong Senja di AYANA


"Ada yang tak tenggelam ketika senja tiba, dialah rasa!"



"Dimana kita bisa menikmati senja terbaik di Labuan Bajo tanpa perlu kemana-mana?"

"Di AYANA"

Itu jawaban yang saya baca berbulan silam. Dan siapa nyana, saya bisa menginapinya pada hari Jumat dan Sabtu minggu lalu. 

Ya, AYANA Komodo Resort, Waecicu Beach, hotel seluas 1,4 hektar dengan 205 kamar yang seluruhnya menghadap ke pantai dan menawarkan pemandangan indahnya senja di bumi Flores hanya dari dalam kamar saja!!

Lalu, apakah sepotong senja itu saja yang menjadi daya tarik AYANA?

Tentu saja tidak! Karena berjuta rasa ada menemaninya!


World of Imagination - Persembahan Terbaru Nivea #SentuhanIbu 



"Suami enggak pinter, istri enggak pinter, gimana dong? No, itu hanya 40%. Karena 60%-nya ada di sini (faktor eksternal). Dan yang paling penting ada pada nutrisi dan stimulasi. Ini adalah segalanya, bisa mengubah semua. Dan, yang termasuk stimulasi ini adalah mendongeng!"


Demikian disampaikan oleh Dr. Herbowo A.F. Soetomenggolo SpA(K) - Dokter Spesialis Saraf Anak pada acara Konferensi Pers "NIVEA Sentuhan Ibu 2019 presents World of Imagination" pada hari Rabu, 13 November 2019 di The MAJ Senayan, Jakarta Selatan.

Dokter Herbowo yang juga Ketua Unit Kerja Saraf Anak IDAI Jakarta, pada kesempatan ini lebih dalam membahas mengenai betapa besar manfaat mendongeng bagi otak anak.

Ya, anak-anak kita punya cita-cita. Di mana untuk mewujudkannya anak mesti sehat dan cerdas pastinya. Untuk itu tumbuh kembangnya perlu dipersiapkan dengan baik agar semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan.




Pengalaman Terbang dengan Batik Air Jakarta - Labuan Bajo



"Jadinya naik apa?"
"Batik Air!"
"Transit dimana?"
"Langsung kok, Cengkareng-Labuan Bajo!"
"Wah, ada tho? Asyik enggak perlu transit, cepet jadinya."
"Iya, ada 3 yang langsung Garuda, Citilink sama Batik."
"Siip!"
"Tapi pulangnya enggak dapat yang langsung. Transit Surabaya dulu, turunnya di Halim"
"Yo wis, gapapa, kan tinggal pulang aja...."


Begitulah, akhirnya saya, suami dan anak-anak traveling ke Labuan Bajo saat Hari Libur Nasional, Maulid Nabi, tanggal 9 November silam. Nah, karena pesawat take off pukul 11.40 maka anak-anak ijin enggak masuk sekolah hari Jumatnya. Pasalnya, pukul 9 pagi kami mesti sudah berangkat dari rumah ke bandara. Jadi, ijin dulu ya Bu Guru..😁

Yaaaa, ini semua demi mengunjungi salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas Indonesia, Labuan Bajo, pemirsaaah!πŸ‘πŸ‘

Dan, Alhamdulillah perjalanan dengan Batik Air yang bagi saya dan anak-anak adalah yang pertama kalinya (Bapake sudah pernah sebelumnya), berjalan lancar dan mengesankan.

Apa saja yang bikin hepiii? Adakah hal yang bikin tak enak di hati?

Yuks, mari simak cerita saya di sini!




Mengenal Parkinson Bersama Rumah Sakit Premier Jatinegara



"Dua hal utama dalam hidup manusia: menjadi tua adalah kepastian dan hidup adalah menunda kematian"


Itulah yang disampaikan dr. Sukono Djojoatmojo Sp.S pada acara Vlogger & Blogger Gathering bertemakan "Mengenal Parkinson" di Rumah Sakit Premier Jatinegara pada hari Kamis, 7 November 2019.

Memang Parkinson termasuk salah satu penyakit yang mesti lebih disosialisasikan lagi pada masyarakat Indonesia lantaran banyak yang masih sulit membedakan gejalanya sehingga lambat penanganan terhadap penderitanya.

Padahal jika segera diatasi gejala Parkinson ini, akan bisa dilakukan tindakan untuk menghambat tingkat keparahan. 

Ya, meski sebagai penyakit degeneratif Parkinson tidak bisa diobati, tetapi beberapa terapi pengobatan bisa dilakukan untuk membendungnya.

Lalu apa saja sih gejalanya? Pengobatan seperti apa yang bisa diberikan? Dan di mana tempat untuk berobat yang tepat?

Yuks...simak terus ya, teman-teman!




Partisipasi Tatalogam Group dalam Pameran Konstruksi Indonesia 2019




"Domus Revo merupakan pengembangan Domus, rumah permanen yang memungkinkan untuk dibangun secara cepat, minimal 5 hari kelar!"


Siapa sangka empat orang bisa membangun hunian tetap (huntap) hanya dalam waktu lima hari saja. Inovasi ini bisa menjadi pertimbangan para pengembang properti yang kini masih melakukan dengan cara konvensional.

Memang secara konvensional pembangunan sebuah hunian bisa menghabiskan waktu hingga berbulan-bulan. Tapi, PT Tatalogam Lestari menawarkan pembangunan huntap hanya dengan lima hari. Dan, Tatalogam Lestari menamakan inovasi ini: Domus, yang merupakan rumah permanen instan dan tahan gempa.

Ya, Tatalogam Lestari menghadirkan pembangunan hunian tetap dengan cara instan didasari pada lamanya waktu pembangunan dengan cara konvensional. Tak hanya itu perusahaan yang fokus dalam industri baja ini melalui aneka produk lainnya juga ingin lebih berpartisipasi aktif dalam pembangunan bersama pemerintah dan BUMN lainnya untuk Indonesia yang lebih baik, yang dapat dilaksanakan secara cepat tanpa mengabaikan kekuatan dan keindahan strukturnya.

Maka, tak heran Tatalogam Group kembali ikut berpartisipasi dalam Pameran Konstruksi Indonesia 2019, yang berlangsung pada 6 -8 November 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 





Daya Saing Pertanian dan Industri Makanan Jadi Fokus Rakornas KADIN 2019



"Together We Go Far and Fast


Begitu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan, Bapak Franky O. Widjaya, saat  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KADIN 2019. Rakornas yang mengambil tema "Produktivitas dan Daya Saing Pertanian dan Industri Pangan" ini diselenggarakan pada hari Selasa, 5 November 2019 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Rakornas dihelat untuk merumuskan rekomendasi kepada pemerintah seputar upaya peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian juga industri pangan, serta mengkoordinasikan program kerja dunia usaha dan pemerintah ke depannya.

Ya, ketahanan pangan memang masih menjadi fokus utama Pemerintah Indonesia. Pasalnya, masih ditemukan sejumlah tantangan, diantaranya peningkatan produktivitas pangan di tengah jumlah populasi yang terus meningkat.

Betapa tidak, pada tahun 2045, diperkirakan jumlah populasi dunia akan menembus 9 miliar jiwa. Sementara, populasi penduduk Indonesia akan mencapai 350 juta jiwa. Ini artinya, kita harus bisa meningkatkan produksi pangan secara signifikan untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Maka mengingat pentingnya hal ini, tepat kiranya jika Rakornas KADIN 2019 kali ini berfokus pada tema "Produktivitas dan Daya Saing Pertanian dan Industri Pangan"




Kompetisi Resep Sukses Diikuti Ratusan Peserta, Bukti Fillet Naturally Better Tilapia Mudah Diolah Jadi Masakan yang Nikmat dan Sehat



Kompetisi ini ikut didukung oleh MODENA, merek home appliances premium yang sama-sama berkomitmen menghadirkan produk-produk premium berkualitas


Regal Springs Indonesia, yang dikenal memproduksi Naturally Better Tilapia berkualitas tinggi serta memiliki komitmen untuk peduli terhadap lingkungan hidup dan komunitasnya, sukses menggelar Naturally Better Tilapia Recipe Competition. Sebanyak lima pemenang kompetisi diumumkan pada hari Kamis, 31 Oktober 2019, bersamaan dengan digelarnya cooking class eksklusif bersama chef ternama Norman Ismail.

Selain cooking demo ikan tilapia yang mudah namun tetap menghasilkan masakan yang nikmat dan sehat, chef Norman Ismail juga memandu para peserta untuk praktik memasak Fillet Naturally Better Tilapia yang mudah. 

Tak hanya itu, acara yang dipandu oleh MC Dede Kendor jebolan ajang Stand Up Comedy Indonesia bersama Lilis, presenter kocak yang ternama dengan banyolan khasnya, membuat event Winner Announcement ini beneran seruuu! Hadirin saling berinteraksi, tertawa geliii, pokoknya acara beneran bikin hepiiii!!


NestlΓ© CERELAC Luncurkan CERELAC Risenutri



"Lebih baik banyakin buat bonding time daripada masak (cooking) time" Sarwendah - Celebrity Mom

Bunda, ayo siapa yang putra-putrinya sedang dalam masa MPASI. Itu tuh ada ajakan dari Bunda Sarwendah untuk mempersingkat waktu pembuatan MPASI dan menambah bonding time Bunda dan Baby. 😍

Pasalnya, Bunda Sarwendah sudah berpengalaman saat putri pertamanya, Thalia, dengan membuat sendiri makanan MPASI-nya. Sehingga kadangkala, waktu terpakai banyak untuk itu, ribet bebikinan sampai waktu bermanja-manja dengan putri tercinta berkurang jadinya.

Nah, masalah seperti ini acapkali memang dialami Bunda yang buah hatinya dalam masa MPASI. Masak time jadi lebih utama daripada bonding time yang harusnya jadi yang pertama.

Luckily, NestlΓ© CERELAC menjawab kegundahan hati para Bunda Indonesia dengan meluncurkan pasangan MPASI homemade Bunda yang difortifikasi untuk bantu penuhi kebutuhan zat besi bagi putra-putri.



Di Negara Itu Impianku Berlabuh




Buku antologi, Di Negara Itu Impianku Berlabuh ditulis oleh 15 Penulis Nusantara dan diterbitkan oleh Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, melalui divisi penerbitannya (FAM Publishing).

Merupakan antologi kisah inspiratif, berisi pengalaman penulisnya menjejakkan kaki di berbagai negara di dunia.

Diterbitkan pada : Februari 2016 (dicetak  terbatas-sudah tidak dicetak lagi)

Penulis : Dayss Senja, Dian Restu Agustina, Dwina Mhae, Een Endah, Elisa Desrizal, Irawati, Meike Sumeler, Najah Khoiriyah, Nova, Ruhaini, Setyo Angga Prakoso, Supriyono, Syifa Rahmayani, Yuli Nur Fitrah, Zuniaty, Zahara.

Dan berikut adalah cerita saya...:



5 Tips Menentukan Nama Brand Untuk Bisnis Yang Anda Tekuni


Temaaan, bicara soal tips menentukan nama brand untuk bisnis memang gampang-gampang susah yaaa. Bagi teman-teman yang ingin membuka bisnis tentu sangat mempertimbangkan sebuiah nama agar menarik didengar konsumen kita. Nah, salah satu hal penting yang paling diperhatikan dalam membuat nama bisnis adalah bagaimana caranya agar orang bisa mengingatnya dengan mudah. Karena hal ini secara tidak langsung juga berpengaruh dengan jalannya bisnis yang kita tekuni.



Samsung atau Xiaomi? Pilih yang Pas di Kantong dan di Hati!



Gaezzz, hari gini mau ganti gawai itu enggak perlu ribet lagi. Kamu mau bandingin spesifikasinya, cukup dengan jempol saja. Browsing merek yang kamu suka dan tadaaa semua informasi lengkap tersedia. Tak itu saja, kamu pun bisa mendapatkan info detil produknya bahkan sebelum barang itu tersedia. Yes, thanks to technology yang membuat kita bisa update informasi terkini.



Butuh Relaksasi? De Green Salon Jadi Solusi!


Temaaan, minggu lalu, saya beneran keteteran. Memang sih hanya ada satu liputan keluar. Tapi di rumah ada beberapa kerjaan yang deadline-nya  barengan. Jadi pikiran pun akhirnya kek tertekan. Badan juga "dipaksa" kerja lebih dari biasanya. Jadinya, ya gitu deh. Rasanya pegel linu, seperti masuk angin gitu dan sekujur tubuh kek habis diketok palu. Huhuhu

(Enggak usah ikut bayangin ya, cukup saya aja...😁)

Maka saya berencana, setelah semua kelar saya bakalan bersukaria. Memanjakan diri dengan relaksasi, biar badan segar lagi. Me time ala-ala biar teteup waras jiwa raga.

Maka, enggak pakai ditunda...cuss lah saya ke De Green Salon yang ada di Cempaka Putih saja. Salon & Spa khusus wanita yang menyediakan aneka perawatan untuk perempuan, ibu hamil dan anak-anak yang mengedepankan layanan berkualitas dengan harga yang pas.

Setelah sekitar 3,5 jam saya menjalani treatment di sini, beneran badan dan pikiran jadi fresh lagi. Alhamdulillah segar syekaliii diri dan siap berkutat dengan kesibukan kembali.

Hmm, ternyata manjur ya relaksasi kek gini?




Peluncuran Buku Melati di Taman Keberagaman

Kepemimpinan Perempuan dalam Merawat Kebinekaan


 


"Anda lebih baik mendidik sepuluh perempuan ke dalam praktik prinsip-prinsip liberal daripada mengorganisasi seribu orang di atas panggung intoleransi dan kefanatikan" - Susan B. Anthony



Kutipan Susan B. Anthony di atas menunjukan bahwa betapa kuatnya peran perempuan dalam sebuah perubahan. Salah satunya adalah peran mereka dalam merawat kebinekaan.

Perempuan memiliki insting dan passion keibuan yang memungkinkannya lebih mudah untuk menjalani tugas-tugas merawat kebinekaan, menjaga keberlangsungan hidup, mereda konflik, dan memelihara perdamaian.

Secara praktis, buku Melati di Taman Keberagaman: Praktik Kepemimpinan Inklusif di Indonesia dan Australia membahas tentang bagaimana kita memahami pentingnya keberagaman dan inklusi dalam kepemipinan perempuan, yakni dengan mengidentifikasi cara-cara guna meningkatkan keterampilan kepemimpinan yang efektif dan mampu memengaruhi perubahan dengan studi kasus di dua negara, yaitu Australia dan Indonesia. 

"Kita ingin agar perempuan Indonesia melek kepemimpinan, memiliki leadership literacy, karena kepemimpinan bukan hanya milik mereka yang duduk di posisi puncak. Nilai-nilai kepemimpinan ada di setiap diri kaum perempuan. Memahami potensi diri, berani bersikap, bersuara, merebut peluang yang ada. Jangan lagi ada Pelor (Pelaku Teror) diantara kita. Mari bersama mengembangkan dan mempromosikan program-program kebinekaan secara lintas, terintegrasi baik melalui pribadi, komunitas maupun organisasi," demikian Mathilda AMW Birowo berucap tentang latar belakang penulisan bukunya.



Mathilda AMW Birowo


Tips Investasi Reksa Dana Bagi Pemula




"Sometimes the poorest man leaves his children the richest inheritance"
(Terkadang orang yang paling miskin, mewariskan anak-anaknya warisan yang besar) - Ruth E. Renkel


Temaaaan, kalau ditanya apa yang bikin galau saat saya memikirkan masa depan, diantaranya adalah tentang biaya pendidikan. Yang jadi pikiran, adalah gimana caranya biar bisa nyekolahin anak-anak saya sampai tinggiiii nanti. Ya, saya dan suami memang bertekad memberikan anak-anak kami bekal ilmu yang bermanfaat dibandingkan harta yang bisa habis dalam sekejap. Ibaratnya, orang tua jangan hanya menyodorkan ikan, tanpa memberikan kail serta mengajarkan cara menangkapnya. Sebaiknya orang tua mewariskan ilmu pengetahuan dan memberikan kesempatan anak-anak mereka untuk menambah pengalaman.

Nah, kaitannya dengan persiapan biaya pendidikan dan masa depan, saya dan suami sebenarnya sudah investasi itu ini. Cuma rasanya masih belum optimal nih. Sebabnya, apa yang kami lakukan itu masih ala kolonial alias secara konvensional dan belum pakai gaya milenial.

Investasi yang kami lakukan masih di sektor riil, seperti membeli rumah. Padahal, investasi enggak cuma di sektor riil saja, karena ada juga investasi di sektor finansial yang menjanjikan lebih banyak keuntungan. Diantaranya ada saham dan reksa dana yang bisa dicoba.


Sentuhan Religi, Komedi dan Keluarga dalam Film Drama Romansa 99 Nama Cinta




"Tuhan bekerja dengan caranya, manusia tak akan bisa memahaminya...."


Begitulah salah satu pesan moral yang ada di film 99 Nama Cinta, sebuah film drama romansa yang menghadirkan unsur religi, komedi dan keluarga dalam kisah yang unik dengan alur yang menarik.

99 Nama Cinta, film persembahan MNC Pictures yang akan tayang pada 14 November 2019 nanti yang memang punya kekuatan baik dari sisi cerita maupun castingnya yang bikin kamu....iya kamu, sungguh sayang jika melewatkannya.

Baiklah, biar dirimu enggak penasaran, berikut sedikit cuplikan cerita film 99 Nama Cinta:


Review Film 99 Nama Cinta


Wisata Jatim Park 2 dengan Kebun Binatang Interaktif


"Buk, kok kita kalau pulang ke rumah Mbah Putri enggak pernah ke Malang lagi?"

Tanya si Mas suatu hari.

"Iya, Mas...sabar ya, kemarin-kemarin mesti dibagi waktunya. Nanti deh, Insya Allah pas mudik Kediri, waktu libur semester bulan Desember, kita ke sana ya"

"Iya Buk, aku mau ke sana, ke tempat yang banyak wahananya ya..."

"Iya, aku mau juga Buk, yang ada kebun binatangnya yaa." (si Adik tiba-tiba nyela)

"Iya yaa, kita kan sudah beberapa kali ke Malang, ke Batu, ada banyaak pilihannya."

"Kata temanku ke wisata Jatim Park 2 aja Buk, baguuuuus."

"Iya, deh ntar Ibuk cari infonya, pesen tiket dan hotelnya juga. Udah.. udah, kalian jangan cuman mikirin liburan, mesti semangat juga belajarnya ya."

"Asyiiiiaaap!!"




QR Standar Pembayaran Digital Ala Milenial







Suatu siang saat pulang sekolah,

"Buk, nanti bikinin ayam goreng ya?"
"Waduh, di kulkas Ibuk punyanya ikan, Dik."
"Tapi, aku mau fried chicken, Buk!"
"Ya udah nanti kita singgah beli ayam mentah"

Beberapa detik berpikir, walah, si Adik ini minta ayam lagi. Padahal dompet lagi enggak ada uang cash ini. Mau mampir ke ATM, beda arahnya. Mana minimarket yang jual ayam di dekat gerbang komplek hanya melayani pembayaran pakai kartu terbitan bank tertentu pula.

Duh!

Etapiii kan saya punya dompet digital ya. Lupaaa, ngapain bingung-bingung ya!😁

Jadilah kami mampir ke fresh mart, beli ayam, telur dan beberapa kebutuhan dapur. 

Bayarnya?

Tinggal scan QR di hape saja! Praktis dan ekonomis!

Ekonomis?

Iyaa, karena dapat cashback juga kan saya. Yeayyy, mayan bangets ya!!πŸ‘

Transportasi Unggul, Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Maju









Suatu hari saat ngobrol dengan suami...

"Bu, aku mau hiking ke Sindoro bulan depan, sama teman-teman UI."

"Ha? Sindoro? Pas hari kerja? Cuti dong? Ingaaaat, hemat-hematlah cutinya!"

"Cuti dua hari aja kok. Jumat pagi berangkat pakai kereta ke Purwokerto, Sabtu ke summit, Minggu turun, malamnya balik ke Jakarta, Senin istirahat, Selasa dah kerja."

"Astagahh, cukup itu waktunya?"

"Cukuup, sudah dihitung waktunya! Nanti ada teman yang koordinir juga untuk transport dan nginepnya, dan ada contact person di sana. Aku tinggal transfer aja. Gampang sekarang!"

"Ya udah kalau gitu, disiapkan aja semua peralatan dan jaga kesehatan!"

"Okeee...."


Allianz Indonesia Luncurkan Program Tukar Sampah dengan Asuransi




"Bumi memberikan kita kehidupan, tetapi apa yang telah kita lakukan untuk senantiasa merawatnya? Begitu pula keluarga kita tercinta. Sudahkah kita benar-benar melindunginya?" (Allianz Indonesia)


Bumi kita kian renta tapi tidak pernah ada kata terlambat untuk menjaganya. Yang kita perlukan adalah kesediaan untuk memulainya dari sekarang bahkan dari hal sederhana yang tak pernah terbayang. 

Sama halnya dengan orang-orang yang kita cintai. Kita tak pernah tahu kapan kebahagiaan dan ujian menghampiri. Yang dapat kita upayakan hanya mempersiapkan dengan sebaik-baiknya sebelum saat itu tiba nanti.

Hm..., tapi bagaimana cara mewujudkannya ya?

Nah, dalam mewujudkannya, Allianz dengan produk terbarunya bisa membantu kita, menjadi sahabat masyarakat Indonesia dalam mencintai bumi dan keluarganya tercinta.




Ya, kepedulian Allianz didasarkan akan fakta bahwa masyarakat menengah ke bawah di Indonesia masih belum menjadikan asuransi sebagai kebutuhan yang tergolong utama. Padahal risiko bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja tanpa memandang status sosial ekonominya.

Sementara di sisi lain, Indonesia saat ini dihadapkan pada kenyataan bahwa sekitar 65 juta ton sampah dihasilkan di setiap harinya. Yang mana hanya 7 persen saja yang didaur ulang, sementara 69 persen sisanya berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Padahal sampah yang dihasilkan tersebut bisa memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat, jika dipilah dan dikelola dengan tepat.

Karena itulah bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi yang diperingati pada bulan Oktober 2019 ini, Allianz Indonesia melakukan perluasan segmen pemasaran untuk tiga produk asuransinya, meliputi:
  1. Produk Asuransi Jiwa Mikro
  2. Produk Asuransi Kecelakaan Diri
  3. Produk Asuransi Jiwa Berjangka melalui Program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu" dan Program "Allianz Uang Duka"


Allianz



Peluncuran Buku MoneySmart Parent





"Saat ini, anggapan banyak anak banyak rejeki sudah enggak relevan lagi. Karena yang tepat adalah banyak anak, perbanyak investasi!" (Nadia Mulya dan Prita Ghozie)


Jleebb! Saya merasa tertohok saat mendengar pernyataan ini. Kek disentil beneran rasanya. Meski anak saya cuma dua, langsung ngitung deh dalam hati, sudahkah saya memiliki cukup investasi untuk masa depan mereka nanti? Tepatkah apa yang saya (dan suami) lakukan selama ini berkaitan dengan perencanaan keuangan keluarga kami? Dan apa yang harus dibenahi agar ke depan pengelolaan keuangan kami bisa lebih baik lagi?





Memang, hari gini jadi orangtua itu enggak sesederhana jaman orangtua kita. Dulu kala, orangtua mungkin hanya memikirkan bagaimana mencukupi kebutuhan anak-anak dari sisi pangan, sandang dan papannya. Sementara kebutuhan penyerta seperti pendidikan dan kesehatan sepertinya let it flow saja, enggak perlu disiapkan pun tak apa.

Tapi kini, para orangtua tentu berkeinginan anak-anak mereka lebih sejahtera dan mampu beradaptasi dengan jamannya. Apalagi di era serbamahal ini, tentu menambah anak (lagi) mesti dipersiapkan sejak dini. Meski, selama direncanakan dengan baik, kehadiran anggota keluarga baru tentu tak bakal bikin panik tapi bisa dijadikan momentum untuk menata kehidupan menjadi lebih apik.

Nah, concern tentang perencanaan keuangan bagi orangtua baru ini memberi ide seorang Nadia Mulya di kehamilan (((keempatnya))) yang kemudian mengajak Prita Ghozie, untuk berkolaborasi dalam sebuah buku yang berisi panduan bagi orangtua baru maupun orangtua yang punya anak kesekian seperti dirinya.

Hingga keduanya pada hari Rabu, 16 Oktober 2019 kemarin, meluncurkan buku panduan praktis perencanaan keuangan orangtua baru yang bertajuk "MoneySmart Parent".


Review Buku MoneySmart Parent


Lalu, apa sajakah isi bukunya? Beneran praktis enggak sih panduannya? Apa memang perlu sampai sedetil itu persiapan jadi orangtua baru? Kemudian, apa saja yang perlu ditata ulang buat orangtua yang punya anak kesekian?

Kuy, kita ulas sama-sama!😍


Review: Perawatan Wajah di  Eterna Derma Beauty Clinic 




Saat pertama membuka fitur baru Traveloka yaitu Traveloka Xperience saya terpana begitu tahu di kategori Spa dan kecantikan ada perawatan seharga 99 ribu saja. Apalagi setelah saya cek lokasinya yang hanya 2,5 km dari rumah saya. Maka enggak pakai lama saya pun memesan satu paket perawatan di sana. Meski, ada sedikit ragu, masak iya klinik kecantikan di pertokoan menawarkan harga semurah itu? Hmmm

Tapiiii, ternyata memang benar adanya. Di luar beberapa kekurangan, Eterna Derma Beauty Clinic bisa jadi pilihan perawatan kecantikan dengan layanan memuaskan dan harga sesuai harapan.



Rian dan Buah Durian






Coba kamu tanya Rian, apa buah kesukaannya. Jawabannya pasti, strawberry! Lalu, tanyakan pula, buah yang paling tidak disukainya. Rian pasti dengan tegas menjawab, durian!

Rian, anak kelas 4 SD yang sehat dan pintar. Sejak kecil ia tak pernah pilih-pilih makanan. Semua makanan sehat nan lezat yang disajikan Ibu, dilahapnya. Macam-macam sayur, berbagai jenis lauk pauk, aneka camilan, juga beragam buah-buahan. Semuanya enak dimakan bagi Rian, kecuali satu, yaitu buah durian.

Entah sejak kapan Rian membenci durian. Mungkin sejak dia mampu mengatakan bahwa bau durian itu menyengat, menusuk hidung dan membuat pusing kepala kalau lama-lama di dekatnya.

Ah, mana mungkin makan sesuatu yang membuat kita mual dengan mencium baunya saja!” Begitu yang selalu ia katakan tiap kali ditanya alasan kenapa benci pada durian.


Jadi YouTuber Itu Enggak Mudah Lho, Masih Mau?




"Jadi Youtuber itu enggak mudah lho. Butuh proses, modal di awal dan ketekunan. Pokoknya enggak seindah yang dibayangkan. Jadi, masih mau jadi YouTuber nih?" (Jefferly Helianthusonfri - penulis buku "Yuk Jadi YouTuber")

"Mauuuuuuuuuuu"


Begitulah jawaban kompak para peserta Workshop "Yuk Jadi YouTuber" terdengar di sela keramaian pengunjung Gramedia Mall Kelapa Gading Jakarta pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019 yang lalu.

Ya, antusiasme peserta senada dengan kesuksesan buku karya Jefferly Helianthusonfri yang bertajuk "Yuk Jadi YouTuber" yang memang Best Seller di Gramedia saat ini dan telah dicetak ulang sebanyak empat kali.

Beruntung, tak hanya lewat buku, penulis juga mau membagikan ilmu lewat sebuah workshop sederhana tapi sarat guna yang sungguh saya beruntung bisa mengikutinya. Paling tidak saya yang saat ini menekuni dunia blogger bisa melengkapi karya lewat platform sosial media lainnya yakni YouTube nantinya. Juga bisa membagikan pada dirimu (iya ..kamu) yang sedang membaca artikel ini hingga punya nyali untuk mengembangkan potensi menjadi next YouTuber yang mumpuni!

Siyaaap??



Mau Glowing Ala Artis Korea, Pakai Traveloka Saja!





Suatu siang saat jemput sekolah, saya bertemu sobat akrab sesama macan ternak,

"Bun, dikau kusam banget sih. Enggak seger gitu. Lagi sakit?"

"Enggak sih, cuma kecapekan aja kali. Lagian, panasnya kek gini. Tiap hari setor muka ke matahari. Hiks!"

"Makanya, pakai masker lah kalau naik motor, sarung tangan juga. Apalagi tabir surya, jangan lupa!"

"Huu, kayak dirimu juga gitu!"

"Hahaha, iya sih kadang ku juga lupa. Saling ngingetin kan kita. Eh, ngomong-ngomong dikau enggak rutin perawatan lagi ya? Perasaan enggak pernah lagi cerita-cerita perawatan glowing ala Koreyaaah."

"Duh, gimana mau perawatan, buat sekolah anak-anak ini. Enggak ada bajet lagi."

"Yaelah, pilih yang hemat ada kok. Itung-itung enggak usah ngemil cilok sebulan atau jajan es kopi!"

"Emang ada? Berapaan?"

"Cepek, Bun! Malah masih susuk seribu rupiah! 99 ribu pas nya!"

"Seriusan? Enggak salah apa? Di mana?"




"Di Traveloka!"

"Jangan bercanda! Traveloka? Memang mau liburan apa?"

"Eits, dikau kemana aja. Sekarang semua di Traveloka ada."

"Beneran, Bun, ku belom tahu..."

"Hadeeeh. Yo wis, ku kasih tahu. Aku dah coba. Nanti kapan-kapan kita perawatan berdua ya. Atau dirimu mau me time sendiri aja? Gampil kok! Aku jelasin ya.."


Gerakan Indonesia Bersih, Saya Sudah Ikutan, Kamu Kapan? 




"Langkah sederhanaku, keluar rumah selalu bawa tumbler berisi air minum. Nanti diisi ulang kalau perlu. Ini sudah menyatu dengan aku, kayak sudah jadi kostum aku sehari-hari. Sehat, hemat dan peduli bumi!" (Kaka Slank - Musisi - Aktivis Pandu Laut Nusantara)


Temans..Indonesia memanggil semua kaum muda untuk memimpin perubahan dan bergerak bersama demi #IndonesiaBersih.

Bayangkan, bila kamu sudah mulai mencoba untuk tidak membuang sampah sembarangan, juga dengan #kurangipenggunaanplastik dan mengajak teman-teman, keluarga serta orang di sekitarmu untuk berbuat hal yang sama. 

Wah.. kita semua bisa menjadi #impactfluencerindonesia!

Etapiii, apaan sih Gerakan Indonesia Bersih?


Gerakan Indonesia Bersih, Saya Sudah Ikutan, Kamu Kapan?


OJJU K-Food, Restoran Korea Halal di Jakarta


Sabtu siang, setelah jemput si Adik dari ekskul di sekolah, saya dan keluarga melipir ke Grand Indonesia. Ini tumben-tumbennya kami jalan ke arah pusat kota. Pasalnya, suami yang setiap hari sudah eneg sama macetnya Jakarta memang kalau weekend, malez jalan ke arah-arah kantornya. Mending pergi ke sekitar rumah aja di seputar Jakarta Barat (baca: Joglo dan sekitarnya). Atau ke Bintaro dan Serpong yang tinggal masuk tol keluar tol aksesnya. Tapi, karena anak sulung saya lagi butuh sepatu sekolah dan nyari ukurannya agak susah, jadilah ke GI nge-mall-nya.

Memang ukurannya berapa?

45!!

Lha, kenapa harus ke GI yaa?

Di sono kan banyak gerai sepatu kek Nike, Adidas, New Balance, Reebook...you name it, yang pasti menyediakan "ukuran bule" kek gini karena banyak ekspatriat atau WNA yang mengunjungi GI. 

Dan benar adanya, cari ukuran sepatu ini di GI adalah langkah yang tepat. Maka, setelah dapat, sekalian lah kami cari maksi. As usual, kalau bawa si sulung yang seleranya dah kebarat-baratan, kejepang-jepangan dan kekorea-korean tapi menu kesukaannya tetap Masakan Jawa Timuran ala Ibuk, pilihan pun jadi selera dia. Dan jatuh pada OJJU K-Food, sebuah restoran makanan Korea yang....infonya sih halal!



OJJU K-Food, Restoran Korea Halal di Jakarta


Serba-serbi Kanker Serviks




Teman, sudah tahu kan ya kalau kanker serviks menjadi penyebab kematian nomor dua perempuan di negara berkembang, termasuk Indonesia, setelah kanker payudara? Ya, kanker yang terjadi di daerah serviks (leher rahim) yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dan vagina ini memang sungguh berbahaya. Karena fungsi, lokasi dan sifat selnya, serviks menjadi rentan terhadap infeksi Human Papilloma Virus (HPV), jenis virus penyebab kankernya.

HPV sendiri adalah sekelompok virus yang dapat menyebabkan kanker serviks, kanker vulva dan vagina, kanker anus, kanker penis, kanker mulut dan tenggorokan, kutil kelamin, dan penyakit terkait HPV lainnya.

Sementara gejala kanker serviks yang mesti kita kenali, yakni:
  • Keluar darah dari vagina (setelah berhubungan seksual saat tidak dalam masa haid)
  • Nyeri panggul ketika berhubungan intim
  • Keputihan berlebih, berwarna kuning kehijauan dan berbau busuk
  • Sulit dan sakit saat buang air kecil

Meski demikian, kabar baiknya, kanker serviks adalah salah satu jenis kanker selain kanker liver yang bisa dicegah.

Lalu, adakah cara mendeteksi kanker serviks ini dan bagaimana cara pencegahannya?


Pencegahan Kanker Serviks