World of Imagination - Persembahan Terbaru Nivea #SentuhanIbu 



"Suami enggak pinter, istri enggak pinter, gimana dong? No, itu hanya 40%. Karena 60%-nya ada di sini (faktor eksterna)l. Dan yang paling penting ada pada nutrisi dan stimulasi. Ini adalah segalanya, bisa mengubah semua. Dan, yang termasuk stimulasi ini adalah mendongeng!"


Demikian disampaikan oleh Dr. Herbowo A.F. Soetomenggolo SpA(K) - Dokter Spesialis Saraf Anak pada acara Konferensi Pers "NIVEA Sentuhan Ibu 2019 presents World of Imagination" pada hari Rabu, 13 November 2019 di The MAJ Senayan, Jakarta Selatan.

Dokter Herbowo yang juga Ketua Unit Kerja Saraf Anak IDAI Jakarta, pada kesempatan ini lebih dalam membahas mengenai betapa besar manfaat mendongeng bagi otak anak.

Ya, anak-anak kita punya cita-cita. Di mana untuk mewujudkannya anak mesti sehat dan cerdas pastinya. Untuk itu tumbuh kembangnya perlu dipersiapkan dengan baik agar semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan.




Pengalaman Terbang dengan Batik Air Jakarta - Labuan Bajo



"Jadinya naik apa?"
"Batik Air!"
"Transit dimana?"
"Langsung kok, Cengkareng-Labuan Bajo!"
"Wah, ada tho? Asyik enggak perlu transit, cepet jadinya."
"Iya, ada 3 yang langsung Garuda, Citilink sama Batik."
"Siip!"
"Tapi pulangnya enggak dapat yang langsung. Transit Surabaya dulu."
"Yo wis, gapapa, kan tinggal pulang aja...."


Begitulah, akhirnya saya, suami dan anak-anak traveling ke Labuan Bajo saat Hari Libur Nasional, Maulid Nabi, tanggal 9 November silam. Nah, karena pesawat take off pukul 11.40 maka anak-anak ijin enggak masuk sekolah hari Jumatnya. Pasalnya, pukul 9 pagi kami mesti sudah berangkat dari rumah ke bandara. Jadi, ijin dulu ya Bu Guru..😁

Yaaaa, ini semua demi mengunjungi salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas Indonesia, Labuan Bajo, pemirsaaah!👏👏

Dan, Alhamdulillah perjalanan dengan Batik Air yang bagi saya dan anak-anak adalah yang pertama kalinya (Bapake sudah pernah sebelumnya), berjalan lancar dan mengesankan.

Apa saja yang bikin hepiii? Adakah hal yang bikin tak enak di hati?

Yuks, mari simak cerita saya di sini!




Mengenal Parkinson Bersama Rumah Sakit Premier Jatinegara



"Dua hal utama dalam hidup manusia: menjadi tua adalah kepastian dan hidup adalah menunda kematian"


Itulah yang disampaikan dr. Sukono Djojoatmojo Sp.S pada acara Vlogger & Blogger Gathering bertemakan "Mengenal Parkinson" di Rumah Sakit Premier Jatinegara pada hari Kamis, 7 November 2019.

Memang Parkinson termasuk salah satu penyakit yang mesti lebih disosialisasikan lagi pada masyarakat Indonesia lantaran banyak yang masih sulit membedakan gejalanya sehingga lambat penanganan terhadap penderitanya.

Padahal jika segera diatasi gejala Parkinson ini, akan bisa dilakukan tindakan untuk menghambat tingkat keparahan. 

Ya, meski sebagai penyakit degeneratif Parkinson tidak bisa diobati, tetapi beberapa terapi pengobatan bisa dilakukan untuk membendungnya.

Lalu apa saja sih gejalanya? Pengobatan seperti apa yang bisa diberikan? Dan di mana tempat untuk berobat yang tepat?

Yuks...simak terus ya, teman-teman!




Partisipasi Tatalogam Group dalam Pameran Konstruksi Indonesia 2019




"Domus Revo merupakan pengembangan Domus, rumah permanen yang memungkinkan untuk dibangun secara cepat, minimal 5 hari kelar!"


Siapa sangka empat orang bisa membangun hunian tetap (huntap) hanya dalam waktu lima hari saja. Inovasi ini bisa menjadi pertimbangan para pengembang properti yang kini masih melakukan dengan cara konvensional.

Memang secara konvensional pembangunan sebuah hunian bisa menghabiskan waktu hingga berbulan-bulan. Tapi, PT Tatalogam Lestari menawarkan pembangunan huntap hanya dengan lima hari. Dan, Tatalogam Lestari menamakan inovasi ini: Domus, yang merupakan rumah permanen instan dan tahan gempa.

Ya, Tatalogam Lestari menghadirkan pembangunan hunian tetap dengan cara instan didasari pada lamanya waktu pembangunan dengan cara konvensional. Tak hanya itu perusahaan yang fokus dalam industri baja ini melalui aneka produk lainnya juga ingin lebih berpartisipasi aktif dalam pembangunan bersama pemerintah dan BUMN lainnya untuk Indonesia yang lebih baik, yang dapat dilaksanakan secara cepat tanpa mengabaikan kekuatan dan keindahan strukturnya.

Maka, tak heran Tatalogam Group kembali ikut berpartisipasi dalam Pameran Konstruksi Indonesia 2019, yang berlangsung pada 6 -8 November 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 





Daya Saing Pertanian dan Industri Makanan Jadi Fokus Rakornas KADIN 2019



"Together We Go Far and Fast


Begitu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan, Bapak Franky O. Widjaya, saat  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KADIN 2019. Rakornas yang mengambil tema "Produktivitas dan Daya Saing Pertanian dan Industri Pangan" ini diselenggarakan pada hari Selasa, 5 November 2019 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Rakornas dihelat untuk merumuskan rekomendasi kepada pemerintah seputar upaya peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian juga industri pangan, serta mengkoordinasikan program kerja dunia usaha dan pemerintah ke depannya.

Ya, ketahanan pangan memang masih menjadi fokus utama Pemerintah Indonesia. Pasalnya, masih ditemukan sejumlah tantangan, diantaranya peningkatan produktivitas pangan di tengah jumlah populasi yang terus meningkat.

Betapa tidak, pada tahun 2045, diperkirakan jumlah populasi dunia akan menembus 9 miliar jiwa. Sementara, populasi penduduk Indonesia akan mencapai 350 juta jiwa. Ini artinya, kita harus bisa meningkatkan produksi pangan secara signifikan untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Maka mengingat pentingnya hal ini, tepat kiranya jika Rakornas KADIN 2019 kali ini berfokus pada tema "Produktivitas dan Daya Saing Pertanian dan Industri Pangan"




Kompetisi Resep Sukses Diikuti Ratusan Peserta, Bukti Fillet Naturally Better Tilapia Mudah Diolah Jadi Masakan yang Nikmat dan Sehat



Kompetisi ini ikut didukung oleh MODENA, merek home appliances premium yang sama-sama berkomitmen menghadirkan produk-produk premium berkualitas


Regal Springs Indonesia, yang dikenal memproduksi Naturally Better Tilapia berkualitas tinggi serta memiliki komitmen untuk peduli terhadap lingkungan hidup dan komunitasnya, sukses menggelar Naturally Better Tilapia Recipe Competition. Sebanyak lima pemenang kompetisi diumumkan pada hari Kamis, 31 Oktober 2019, bersamaan dengan digelarnya cooking class eksklusif bersama chef ternama Norman Ismail.

Selain cooking demo ikan tilapia yang mudah namun tetap menghasilkan masakan yang nikmat dan sehat, chef Norman Ismail juga memandu para peserta untuk praktik memasak Fillet Naturally Better Tilapia yang mudah. 

Tak hanya itu, acara yang dipandu oleh MC Dede Kendor jebolan ajang Stand Up Comedy Indonesia bersama Lilis, presenter kocak yang ternama dengan banyolan khasnya, membuat event Winner Announcement ini beneran seruuu! Hadirin saling berinteraksi, tertawa geliii, pokoknya acara beneran bikin hepiiii!!


Nestlé CERELAC Luncurkan CERELAC Risenutri



"Lebih baik banyakin buat bonding time daripada masak (cooking) time" Sarwendah - Celebrity Mom

Bunda, ayo siapa yang putra-putrinya sedang dalam masa MPASI. Itu tuh ada ajakan dari Bunda Sarwendah untuk mempersingkat waktu pembuatan MPASI dan menambah bonding time Bunda dan Baby. 😍

Pasalnya, Bunda Sarwendah sudah berpengalaman saat putri pertamanya, Thalia, dengan membuat sendiri makanan MPASI-nya. Sehingga kadangkala, waktu terpakai banyak untuk itu, ribet bebikinan sampai waktu bermanja-manja dengan putri tercinta berkurang jadinya.

Nah, masalah seperti ini acapkali memang dialami Bunda yang buah hatinya dalam masa MPASI. Masak time jadi lebih utama daripada bonding time yang harusnya jadi yang pertama.

Luckily, Nestlé CERELAC menjawab kegundahan hati para Bunda Indonesia dengan meluncurkan pasangan MPASI homemade Bunda yang difortifikasi untuk bantu penuhi kebutuhan zat besi bagi putra-putri.



Di Negara Itu Impianku Berlabuh




Buku antologi, Di Negara Itu Impianku Berlabuh ditulis oleh 15 Penulis Nusantara dan diterbitkan oleh Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, melalui divisi penerbitannya (FAM Publishing).

Merupakan antologi kisah inspiratif, berisi pengalaman penulisnya menjejakkan kaki di berbagai negara di dunia.

Diterbitkan pada : Februari 2016 (dicetak  terbatas-sudah tidak dicetak lagi)

Penulis : Dayss Senja, Dian Restu Agustina, Dwina Mhae, Een Endah, Elisa Desrizal, Irawati, Meike Sumeler, Najah Khoiriyah, Nova, Ruhaini, Setyo Angga Prakoso, Supriyono, Syifa Rahmayani, Yuli Nur Fitrah, Zuniaty, Zahara.

Dan berikut adalah cerita saya...:



5 Tips Menentukan Nama Brand Untuk Bisnis Yang Anda Tekuni


Temaaan, bicara soal tips menentukan nama brand untuk bisnis memang gampang-gampang susah yaaa. Bagi teman-teman yang ingin membuka bisnis tentu sangat mempertimbangkan sebuiah nama agar menarik didengar konsumen kita. Nah, salah satu hal penting yang paling diperhatikan dalam membuat nama bisnis adalah bagaimana caranya agar orang bisa mengingatnya dengan mudah. Karena hal ini secara tidak langsung juga berpengaruh dengan jalannya bisnis yang kita tekuni.



Samsung atau Xiaomi? Pilih yang Pas di Kantong dan di Hati!



Gaezzz, hari gini mau ganti gawai itu enggak perlu ribet lagi. Kamu mau bandingin spesifikasinya, cukup dengan jempol saja. Browsing merek yang kamu suka dan tadaaa semua informasi lengkap tersedia. Tak itu saja, kamu pun bisa mendapatkan info detil produknya bahkan sebelum barang itu tersedia. Yes, thanks to technology yang membuat kita bisa update informasi terkini.



Butuh Relaksasi? De Green Salon Jadi Solusi!


Temaaan, minggu lalu, saya beneran keteteran. Memang sih hanya ada satu liputan keluar. Tapi di rumah ada beberapa kerjaan yang deadline-nya  barengan. Jadi pikiran pun akhirnya kek tertekan. Badan juga "dipaksa" kerja lebih dari biasanya. Jadinya, ya gitu deh. Rasanya pegel linu, seperti masuk angin gitu dan sekujur tubuh kek habis diketok palu. Huhuhu

(Enggak usah ikut bayangin ya, cukup saya aja...😁)

Maka saya berencana, setelah semua kelar saya bakalan bersukaria. Memanjakan diri dengan relaksasi, biar badan segar lagi. Me time ala-ala biar teteup waras jiwa raga.

Maka, enggak pakai ditunda...cuss lah saya ke De Green Salon yang ada di Cempaka Putih saja. Salon & Spa khusus wanita yang menyediakan aneka perawatan untuk perempuan, ibu hamil dan anak-anak yang mengedepankan layanan berkualitas dengan harga yang pas.

Setelah sekitar 3,5 jam saya menjalani treatment di sini, beneran badan dan pikiran jadi fresh lagi. Alhamdulillah segar syekaliii diri dan siap berkutat dengan kesibukan kembali.

Hmm, ternyata manjur ya relaksasi kek gini?




Peluncuran Buku Melati di Taman Keberagaman

Kepemimpinan Perempuan dalam Merawat Kebinekaan


 


"Anda lebih baik mendidik sepuluh perempuan ke dalam praktik prinsip-prinsip liberal daripada mengorganisasi seribu orang di atas panggung intoleransi dan kefanatikan" - Susan B. Anthony



Kutipan Susan B. Anthony di atas menunjukan bahwa betapa kuatnya peran perempuan dalam sebuah perubahan. Salah satunya adalah peran mereka dalam merawat kebinekaan.

Perempuan memiliki insting dan passion keibuan yang memungkinkannya lebih mudah untuk menjalani tugas-tugas merawat kebinekaan, menjaga keberlangsungan hidup, mereda konflik, dan memelihara perdamaian.

Secara praktis, buku Melati di Taman Keberagaman: Praktik Kepemimpinan Inklusif di Indonesia dan Australia membahas tentang bagaimana kita memahami pentingnya keberagaman dan inklusi dalam kepemipinan perempuan, yakni dengan mengidentifikasi cara-cara guna meningkatkan keterampilan kepemimpinan yang efektif dan mampu memengaruhi perubahan dengan studi kasus di dua negara, yaitu Australia dan Indonesia. 

"Kita ingin agar perempuan Indonesia melek kepemimpinan, memiliki leadership literacy, karena kepemimpinan bukan hanya milik mereka yang duduk di posisi puncak. Nilai-nilai kepemimpinan ada di setiap diri kaum perempuan. Memahami potensi diri, berani bersikap, bersuara, merebut peluang yang ada. Jangan lagi ada Pelor (Pelaku Teror) diantara kita. Mari bersama mengembangkan dan mempromosikan program-program kebinekaan secara lintas, terintegrasi baik melalui pribadi, komunitas maupun organisasi," demikian Mathilda AMW Birowo berucap tentang latar belakang penulisan bukunya.



Mathilda AMW Birowo


Tips Investasi Reksa Dana Bagi Pemula




"Sometimes the poorest man leaves his children the richest inheritance"
(Terkadang orang yang paling miskin, mewariskan anak-anaknya warisan yang besar) - Ruth E. Renkel


Temaaaan, kalau ditanya apa yang bikin galau saat saya memikirkan masa depan, diantaranya adalah tentang biaya pendidikan. Yang jadi pikiran, adalah gimana caranya biar bisa nyekolahin anak-anak saya sampai tinggiiii nanti. Ya, saya dan suami memang bertekad memberikan anak-anak kami bekal ilmu yang bermanfaat dibandingkan harta yang bisa habis dalam sekejap. Ibaratnya, orang tua jangan hanya menyodorkan ikan, tanpa memberikan kail serta mengajarkan cara menangkapnya. Sebaiknya orang tua mewariskan ilmu pengetahuan dan memberikan kesempatan anak-anak mereka untuk menambah pengalaman.

Nah, kaitannya dengan persiapan biaya pendidikan dan masa depan, saya dan suami sebenarnya sudah investasi itu ini. Cuma rasanya masih belum optimal nih. Sebabnya, apa yang kami lakukan itu masih ala kolonial alias secara konvensional dan belum pakai gaya milenial.

Investasi yang kami lakukan masih di sektor riil, seperti membeli rumah. Padahal, investasi enggak cuma di sektor riil saja, karena ada juga investasi di sektor finansial yang menjanjikan lebih banyak keuntungan. Diantaranya ada saham dan reksa dana yang bisa dicoba.


Sentuhan Religi, Komedi dan Keluarga dalam Film Drama Romansa 99 Nama Cinta




"Tuhan bekerja dengan caranya, manusia tak akan bisa memahaminya...."


Begitulah salah satu pesan moral yang ada di film 99 Nama Cinta, sebuah film drama romansa yang menghadirkan unsur religi, komedi dan keluarga dalam kisah yang unik dengan alur yang menarik.

99 Nama Cinta, film persembahan MNC Pictures yang akan tayang pada 14 November 2019 nanti yang memang punya kekuatan baik dari sisi cerita maupun castingnya yang bikin kamu....iya kamu, sungguh sayang jika melewatkannya.

Baiklah, biar dirimu enggak penasaran, berikut sedikit cuplikan cerita film 99 Nama Cinta:


Review Film 99 Nama Cinta


Wisata Jatim Park 2 dengan Kebun Binatang Interaktif


"Buk, kok kita kalau pulang ke rumah Mbah Putri enggak pernah ke Malang lagi?"

Tanya si Mas suatu hari.

"Iya, Mas...sabar ya, kemarin-kemarin mesti dibagi waktunya. Nanti deh, Insya Allah pas mudik Kediri, waktu libur semester bulan Desember, kita ke sana ya"

"Iya Buk, aku mau ke sana, ke tempat yang banyak wahananya ya..."

"Iya, aku mau juga Buk, yang ada kebun binatangnya yaa." (si Adik tiba-tiba nyela)

"Iya yaa, kita kan sudah beberapa kali ke Malang, ke Batu, ada banyaak pilihannya."

"Kata temanku ke wisata Jatim Park 2 aja Buk, baguuuuus."

"Iya, deh ntar Ibuk cari infonya, pesen tiket dan hotelnya juga. Udah.. udah, kalian jangan cuman mikirin liburan, mesti semangat juga belajarnya ya."

"Asyiiiiaaap!!"




QR Standar Pembayaran Digital Ala Milenial







Suatu siang saat pulang sekolah,

"Buk, nanti bikinin ayam goreng ya?"
"Waduh, di kulkas Ibuk punyanya ikan, Dik."
"Tapi, aku mau fried chicken, Buk!"
"Ya udah nanti kita singgah beli ayam mentah"

Beberapa detik berpikir, walah, si Adik ini minta ayam lagi. Padahal dompet lagi enggak ada uang cash ini. Mau mampir ke ATM, beda arahnya. Mana minimarket yang jual ayam di dekat gerbang komplek hanya melayani pembayaran pakai kartu terbitan bank tertentu pula.

Duh!

Etapiii kan saya punya dompet digital ya. Lupaaa, ngapain bingung-bingung ya!😁

Jadilah kami mampir ke fresh mart, beli ayam, telur dan beberapa kebutuhan dapur. 

Bayarnya?

Tinggal scan QR di hape saja! Praktis dan ekonomis!

Ekonomis?

Iyaa, karena dapat cashback juga kan saya. Yeayyy, mayan bangets ya!!👏

Transportasi Unggul, Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Maju









Suatu hari saat ngobrol dengan suami...

"Bu, aku mau hiking ke Sindoro bulan depan, sama teman-teman UI."

"Ha? Sindoro? Pas hari kerja? Cuti dong? Ingaaaat, hemat-hematlah cutinya!"

"Cuti dua hari aja kok. Jumat pagi berangkat pakai kereta ke Purwokerto, Sabtu ke summit, Minggu turun, malamnya balik ke Jakarta, Senin istirahat, Selasa dah kerja."

"Astagahh, cukup itu waktunya?"

"Cukuup, sudah dihitung waktunya! Nanti ada teman yang koordinir juga untuk transport dan nginepnya, dan ada contact person di sana. Aku tinggal transfer aja. Gampang sekarang!"

"Ya udah kalau gitu, disiapkan aja semua peralatan dan jaga kesehatan!"

"Okeee...."


Allianz Indonesia Luncurkan Program Tukar Sampah dengan Asuransi




"Bumi memberikan kita kehidupan, tetapi apa yang telah kita lakukan untuk senantiasa merawatnya? Begitu pula keluarga kita tercinta. Sudahkah kita benar-benar melindunginya?" (Allianz Indonesia)


Bumi kita kian renta tapi tidak pernah ada kata terlambat untuk menjaganya. Yang kita perlukan adalah kesediaan untuk memulainya dari sekarang bahkan dari hal sederhana yang tak pernah terbayang. 

Sama halnya dengan orang-orang yang kita cintai. Kita tak pernah tahu kapan kebahagiaan dan ujian menghampiri. Yang dapat kita upayakan hanya mempersiapkan dengan sebaik-baiknya sebelum saat itu tiba nanti.

Hm..., tapi bagaimana cara mewujudkannya ya?

Nah, dalam mewujudkannya, Allianz dengan produk terbarunya bisa membantu kita, menjadi sahabat masyarakat Indonesia dalam mencintai bumi dan keluarganya tercinta.




Ya, kepedulian Allianz didasarkan akan fakta bahwa masyarakat menengah ke bawah di Indonesia masih belum menjadikan asuransi sebagai kebutuhan yang tergolong utama. Padahal risiko bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja tanpa memandang status sosial ekonominya.

Sementara di sisi lain, Indonesia saat ini dihadapkan pada kenyataan bahwa sekitar 65 juta ton sampah dihasilkan di setiap harinya. Yang mana hanya 7 persen saja yang didaur ulang, sementara 69 persen sisanya berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Padahal sampah yang dihasilkan tersebut bisa memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat, jika dipilah dan dikelola dengan tepat.

Karena itulah bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi yang diperingati pada bulan Oktober 2019 ini, Allianz Indonesia melakukan perluasan segmen pemasaran untuk tiga produk asuransinya, meliputi:
  1. Produk Asuransi Jiwa Mikro
  2. Produk Asuransi Kecelakaan Diri
  3. Produk Asuransi Jiwa Berjangka melalui Program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu" dan Program "Allianz Uang Duka"


Allianz



Peluncuran Buku MoneySmart Parent





"Saat ini, anggapan banyak anak banyak rejeki sudah enggak relevan lagi. Karena yang tepat adalah banyak anak, perbanyak investasi!" (Nadia Mulya dan Prita Ghozie)


Jleebb! Saya merasa tertohok saat mendengar pernyataan ini. Kek disentil beneran rasanya. Meski anak saya cuma dua, langsung ngitung deh dalam hati, sudahkah saya memiliki cukup investasi untuk masa depan mereka nanti? Tepatkah apa yang saya (dan suami) lakukan selama ini berkaitan dengan perencanaan keuangan keluarga kami? Dan apa yang harus dibenahi agar ke depan pengelolaan keuangan kami bisa lebih baik lagi?





Memang, hari gini jadi orangtua itu enggak sesederhana jaman orangtua kita. Dulu kala, orangtua mungkin hanya memikirkan bagaimana mencukupi kebutuhan anak-anak dari sisi pangan, sandang dan papannya. Sementara kebutuhan penyerta seperti pendidikan dan kesehatan sepertinya let it flow saja, enggak perlu disiapkan pun tak apa.

Tapi kini, para orangtua tentu berkeinginan anak-anak mereka lebih sejahtera dan mampu beradaptasi dengan jamannya. Apalagi di era serbamahal ini, tentu menambah anak (lagi) mesti dipersiapkan sejak dini. Meski, selama direncanakan dengan baik, kehadiran anggota keluarga baru tentu tak bakal bikin panik tapi bisa dijadikan momentum untuk menata kehidupan menjadi lebih apik.

Nah, concern tentang perencanaan keuangan bagi orangtua baru ini memberi ide seorang Nadia Mulya di kehamilan (((keempatnya))) yang kemudian mengajak Prita Ghozie, untuk berkolaborasi dalam sebuah buku yang berisi panduan bagi orangtua baru maupun orangtua yang punya anak kesekian seperti dirinya.

Hingga keduanya pada hari Rabu, 16 Oktober 2019 kemarin, meluncurkan buku panduan praktis perencanaan keuangan orangtua baru yang bertajuk "MoneySmart Parent".


Review Buku MoneySmart Parent


Lalu, apa sajakah isi bukunya? Beneran praktis enggak sih panduannya? Apa memang perlu sampai sedetil itu persiapan jadi orangtua baru? Kemudian, apa saja yang perlu ditata ulang buat orangtua yang punya anak kesekian?

Kuy, kita ulas sama-sama!😍


Review: Perawatan Wajah di  Eterna Derma Beauty Clinic 




Saat pertama membuka fitur baru Traveloka yaitu Traveloka Xperience saya terpana begitu tahu di kategori Spa dan kecantikan ada perawatan seharga 99 ribu saja. Apalagi setelah saya cek lokasinya yang hanya 2,5 km dari rumah saya. Maka enggak pakai lama saya pun memesan satu paket perawatan di sana. Meski, ada sedikit ragu, masak iya klinik kecantikan di pertokoan menawarkan harga semurah itu? Hmmm

Tapiiii, ternyata memang benar adanya. Di luar beberapa kekurangan, Eterna Derma Beauty Clinic bisa jadi pilihan perawatan kecantikan dengan layanan memuaskan dan harga sesuai harapan.



Rian dan Buah Durian






Coba kamu tanya Rian, apa buah kesukaannya. Jawabannya pasti, strawberry! Lalu, tanyakan pula, buah yang paling tidak disukainya. Rian pasti dengan tegas menjawab, durian!

Rian, anak kelas 4 SD yang sehat dan pintar. Sejak kecil ia tak pernah pilih-pilih makanan. Semua makanan sehat nan lezat yang disajikan Ibu, dilahapnya. Macam-macam sayur, berbagai jenis lauk pauk, aneka camilan, juga beragam buah-buahan. Semuanya enak dimakan bagi Rian, kecuali satu, yaitu buah durian.

Entah sejak kapan Rian membenci durian. Mungkin sejak dia mampu mengatakan bahwa bau durian itu menyengat, menusuk hidung dan membuat pusing kepala kalau lama-lama di dekatnya.

Ah, mana mungkin makan sesuatu yang membuat kita mual dengan mencium baunya saja!” Begitu yang selalu ia katakan tiap kali ditanya alasan kenapa benci pada durian.


Jadi YouTuber Itu Enggak Mudah Lho, Masih Mau?




"Jadi Youtuber itu enggak mudah lho. Butuh proses, modal di awal dan ketekunan. Pokoknya enggak seindah yang dibayangkan. Jadi, masih mau jadi YouTuber nih?" (Jefferly Helianthusonfri - penulis buku "Yuk Jadi YouTuber")

"Mauuuuuuuuuuu"


Begitulah jawaban kompak para peserta Workshop "Yuk Jadi YouTuber" terdengar di sela keramaian pengunjung Gramedia Mall Kelapa Gading Jakarta pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019 yang lalu.

Ya, antusiasme peserta senada dengan kesuksesan buku karya Jefferly Helianthusonfri yang bertajuk "Yuk Jadi YouTuber" yang memang Best Seller di Gramedia saat ini dan telah dicetak ulang sebanyak empat kali.

Beruntung, tak hanya lewat buku, penulis juga mau membagikan ilmu lewat sebuah workshop sederhana tapi sarat guna yang sungguh saya beruntung bisa mengikutinya. Paling tidak saya yang saat ini menekuni dunia blogger bisa melengkapi karya lewat platform sosial media lainnya yakni YouTube nantinya. Juga bisa membagikan pada dirimu (iya ..kamu) yang sedang membaca artikel ini hingga punya nyali untuk mengembangkan potensi menjadi next YouTuber yang mumpuni!

Siyaaap??



Mau Glowing Ala Artis Korea, Pakai Traveloka Saja!





Suatu siang saat jemput sekolah, saya bertemu sobat akrab sesama macan ternak,

"Bun, dikau kusam banget sih. Enggak seger gitu. Lagi sakit?"

"Enggak sih, cuma kecapekan aja kali. Lagian, panasnya kek gini. Tiap hari setor muka ke matahari. Hiks!"

"Makanya, pakai masker lah kalau naik motor, sarung tangan juga. Apalagi tabir surya, jangan lupa!"

"Huu, kayak dirimu juga gitu!"

"Hahaha, iya sih kadang ku juga lupa. Saling ngingetin kan kita. Eh, ngomong-ngomong dikau enggak rutin perawatan lagi ya? Perasaan enggak pernah lagi cerita-cerita perawatan glowing ala Koreyaaah."

"Duh, gimana mau perawatan, buat sekolah anak-anak ini. Enggak ada bajet lagi."

"Yaelah, pilih yang hemat ada kok. Itung-itung enggak usah ngemil cilok sebulan atau jajan es kopi!"

"Emang ada? Berapaan?"

"Cepek, Bun! Malah masih susuk seribu rupiah! 99 ribu pas nya!"

"Seriusan? Enggak salah apa? Di mana?"




"Di Traveloka!"

"Jangan bercanda! Traveloka? Memang mau liburan apa?"

"Eits, dikau kemana aja. Sekarang semua di Traveloka ada."

"Beneran, Bun, ku belom tahu..."

"Hadeeeh. Yo wis, ku kasih tahu. Aku dah coba. Nanti kapan-kapan kita perawatan berdua ya. Atau dirimu mau me time sendiri aja? Gampil kok! Aku jelasin ya.."


Gerakan Indonesia Bersih, Saya Sudah Ikutan, Kamu Kapan? 




"Langkah sederhanaku, keluar rumah selalu bawa tumbler berisi air minum. Nanti diisi ulang kalau perlu. Ini sudah menyatu dengan aku, kayak sudah jadi kostum aku sehari-hari. Sehat, hemat dan peduli bumi!" (Kaka Slank - Musisi - Aktivis Pandu Laut Nusantara)


Temans..Indonesia memanggil semua kaum muda untuk memimpin perubahan dan bergerak bersama demi #IndonesiaBersih.

Bayangkan, bila kamu sudah mulai mencoba untuk tidak membuang sampah sembarangan, juga dengan #kurangipenggunaanplastik dan mengajak teman-teman, keluarga serta orang di sekitarmu untuk berbuat hal yang sama. 

Wah.. kita semua bisa menjadi #impactfluencerindonesia!

Etapiii, apaan sih Gerakan Indonesia Bersih?


Gerakan Indonesia Bersih, Saya Sudah Ikutan, Kamu Kapan?


OJJU K-Food, Restoran Korea Halal di Jakarta


Sabtu siang, setelah jemput si Adik dari ekskul di sekolah, saya dan keluarga melipir ke Grand Indonesia. Ini tumben-tumbennya kami jalan ke arah pusat kota. Pasalnya, suami yang setiap hari sudah eneg sama macetnya Jakarta memang kalau weekend, malez jalan ke arah-arah kantornya. Mending pergi ke sekitar rumah aja di seputar Jakarta Barat (baca: Joglo dan sekitarnya). Atau ke Bintaro dan Serpong yang tinggal masuk tol keluar tol aksesnya. Tapi, karena anak sulung saya lagi butuh sepatu sekolah dan nyari ukurannya agak susah, jadilah ke GI nge-mall-nya.

Memang ukurannya berapa?

45!!

Lha, kenapa harus ke GI yaa?

Di sono kan banyak gerai sepatu kek Nike, Adidas, New Balance, Reebook...you name it, yang pasti menyediakan "ukuran bule" kek gini karena banyak ekspatriat atau WNA yang mengunjungi GI. 

Dan benar adanya, cari ukuran sepatu ini di GI adalah langkah yang tepat. Maka, setelah dapat, sekalian lah kami cari maksi. As usual, kalau bawa si sulung yang seleranya dah kebarat-baratan, kejepang-jepangan dan kekorea-korean tapi menu kesukaannya tetap Masakan Jawa Timuran ala Ibuk, pilihan pun jadi selera dia. Dan jatuh pada OJJU K-Food, sebuah restoran makanan Korea yang....infonya sih halal!



OJJU K-Food, Restoran Korea Halal di Jakarta


Serba-serbi Kanker Serviks




Teman, sudah tahu kan ya kalau kanker serviks menjadi penyebab kematian nomor dua perempuan di negara berkembang, termasuk Indonesia, setelah kanker payudara? Ya, kanker yang terjadi di daerah serviks (leher rahim) yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dan vagina ini memang sungguh berbahaya. Karena fungsi, lokasi dan sifat selnya, serviks menjadi rentan terhadap infeksi Human Papilloma Virus (HPV), jenis virus penyebab kankernya.

HPV sendiri adalah sekelompok virus yang dapat menyebabkan kanker serviks, kanker vulva dan vagina, kanker anus, kanker penis, kanker mulut dan tenggorokan, kutil kelamin, dan penyakit terkait HPV lainnya.

Sementara gejala kanker serviks yang mesti kita kenali, yakni:
  • Keluar darah dari vagina (setelah berhubungan seksual saat tidak dalam masa haid)
  • Nyeri panggul ketika berhubungan intim
  • Keputihan berlebih, berwarna kuning kehijauan dan berbau busuk
  • Sulit dan sakit saat buang air kecil

Meski demikian, kabar baiknya, kanker serviks adalah salah satu jenis kanker selain kanker liver yang bisa dicegah.

Lalu, adakah cara mendeteksi kanker serviks ini dan bagaimana cara pencegahannya?


Pencegahan Kanker Serviks

Review Buku: Lovaudit



Unik!! Begitu kesan pertama saya pada buku bersampul depan warna putih dengan ilustrasi dominan hijau pupus ini. Pasalnya, dari judulnya saja, Lovaudit, membuat saya penasaran dan bertanya-tanya, apa maksudnya yaa? Jika ditilik dari asal katanya sih, dari love dan audit, yang kalau diterjemahkan artinya mengaudit cinta. Hm, tapi mengapa juga cinta pakai diaudit segala? Biasa kan yang diaudit itu semacam laporan keuangan di mana ada pengumpulan berbagai dokumen terus diperiksa apakah sesuai dengan standar dan kriteria yang seharusnya. Lalu, ada enggak ketidakwajaran di sana. Setahu saya kek gitu itu pengertian audit. Lha, kalau ini audit cinta, terus gimana caranya? Buat apa juga cinta diaudit segala? Terus tujuan auditnya apa?

Yaaa, Lovaudit karya San Hanna, dari judulnya saja memang sudah bikin kepo (calon) pembaca!



San Hanna


Mengatasi Balita Susah Makan



Saat balita, anak-anak saya pernah mengalami fase susah makan. Disodori makanan ini enggak mau, dikasih yang itu nolak, dicoba yang lainnya masih ngatup juga mulutnya. Duh! Rasanya sampai pusing kepala cari ide mau bebikinan apa lagi buat asupan mereka. 

Dan ternyata, saya enggak sendiri. Banyak sekali Ibu di luar sana yang juga mengalami. Balitanya susaaaah bener makannya. Sampai cemas dan kesabaran jadi di ambang batas. Hiks!

Maka, pas sekali jika WAG HaloMoms dari Halodoc membahas tema tentang "Mengatasi Balita Susah Makan" ini bersama dr. Rizki Rina Furi pada hari Selasa, 1 Oktober 2019 di sesi Tanya Dokter.

Nah, agar bisa diambil manfaatnya, kulwap dan sesi diskusi akan saya rangkum dalam tanya jawab di artikel ini.

Kuy, kita simak bersama!!



Mengatasi Balita Susah Makan



Mau Lihat Hiu Dikasih Makan Tanpa Kerangkeng Pengaman? Ke Seaworld  Saja!



Seorang penyelam dengan berbaju khusus muncul dari permukaan dan berdiri di atas sebuah peti yang ada di dasar akuarium. Di tangan kirinya ada sebuah tongkat, sementara sebuah ember berada di tangan kanannya. Dengan gerakan pelan dia mengambil potongan ikan yang berada di dalam ember tadi dengan tongkat yang ternyata meruncing di ujungnya.

Kemudian disodorkannya potongan ikan kecil tadi ke ikan berukuran lebih besar yang wara-wiri di sekitarnya. Ada ikan yang dengan sigap langsung menyambar, tapi ada juga yang tak peduli. Suasana di dalam akuarium kelihatan biasa saja, nampak ikan-ikan berenang dan seorang penyelam yang memberi mereka makan.

Tapiiii, berbeda dengan penonton yang menyaksikan dari luar akuarium.

Semua tegang!!!


Live Feeding Shark: Face to Face di Seaworld Ancol

Yeeaay, Buka Gudang Gramedia Datang!!



Teman, pagi saya hari ini sungguh berseri! Ya, saya hepii bener bisa ke acara Buka Gudang Gramedia dan melihat timbunan buku di sana yang waaah, bikin saya mupeng bawa pulang semua. Hahaha. Gimana enggak kepengin coba, wong harganya semua jadi diskon 50%. Malah, yang buku komik tuh, harganya tinggal S E R I B U!!

Seriusan?

Iya cuss deh ke sana juga. Saya aja rencana ke sana lagi ngajak anak dan suami nanti. 

Terus yang menarik apa lagi? 

Banyaaak!! Yuk, simak!



10 Alasan Kenapa Kita Mesti Beralih ke Modern PC




Temaaan, evolusi adalah fenomena alami yang mau enggak mau dan suka enggak suka harus kita terima selama hidup di dunia. Dimana dan kapan saja kita mesti terus beradaptasi pada percepatan perubahan yang terjadi. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri, termasuk dalam dunia teknologi. Apalagi hidup di dunia modern yang bikin kita berpacu dengan waktu untuk mengembangkan potensi diri sesuai dengan hasrat, bakat dan minat yang dimiliki.

Maka, pastinya kita menginginkan piranti yang bisa membantu untuk: mengelola waktu, membuat tenang pikiran, membuka jalan untuk berkreativitas tanpa batas dan mengejar hasrat diri di kehidupan modern ini. Kita perlu alat yang akan membantu dan memastikan kita bisa bekerja secara efektif dan efisien, dimanapun berada dan kapan saja waktunya. Sehingga bukan hanya sebagai jawaban gaya hidup semata sebuah devices dibutuhkan untuk membantu terselesaikannya pekerjaan sesuai tenggat waktu yang direncanakan.



Manfaat Bersepeda Bagi Anak dan Cara Mudah Mengajarinya




Kring, kring, ada sepeda, sepedaku roda dua …kudapat dari Ayah...karena rajin bekerja…

Teman-teman, bersepeda merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain menjadi salah satu kegiatan luar ruangan yang akan menyehatkan badan, bersepeda bagi anak punya banyak manfaat lainnya.




Tips Merapikan Lemari Pakaian




"Aduh, pakai yang mana yaa?” Ambil satu baju dari lipatan, enggak jadi, dikembalikan. Ambil yang lain dari gantungan, batal, dikembalikan. Entah sudah berapa lama berdiri di depan lemari yang penuh dengan tumpukan pakaian, kebingungan!



Ketika Hobi Merenggangkan Hubungan Pasutri




Temaaaan, hobi merupakan kegiatan di waktu luang yang dilakukan untuk memenuhi keinginan, menenangkan pikiran dan mendapatkan kesenangan. Nah, setiap orang bisa memiliki hobi yang berlainan tergantung pada ketertarikan masing-masing, ya kan? 

Demikian juga pasutri! Sebagai dua individu yang berbeda, bisa jadi memiliki hobi yang tak sama. Sehingga dibutuhkan saling pengertian saat pasangan sedang menekuni hobinya. Masalahnya, kadangkala hobi ditekuni secara berlebihan sampai menyita waktu dan menghabiskan uang yang akhirnya memicu perselisihan dan bisa merenggangkan hubungan.




Resep Tilapia Crispy Saus Bulgogi




Anak-anak saya suka makan ikan, tapi yang minim duri. Jadilah kadang saya harus bantu mereka menyiangi duri ikannya saat makan bersama.

Duh!

Ini membuat saya lebih suka mengolah ikan yang enggak banyak durinya atau sekalian fillet ikannya saja. Seperti frozen fillet Tilapia dari Naturally Better Tilapia yang jadi favorit saya sekeluarga.

Dan salah satu resep saya yang bikin anak-anak makannya nambah adalah Tilapia Crispy Saus Bulgogi. Kuy, simak resepnya yaa....!



Resep Tilapia


Safi Age Defy New Formula Supaya Kulit Tak Menua Sebelum Waktunya




"Aku sudah pakai Safi Age Defy Youth Elixir yang baru ini hampir 2 minggu. Dan, ketika bangun tidur aku merasa kulitku tuh lembab banget, kayak habis di sauna gitu dan mengkilap ...rasanya seneng lihatnya. Maka aku fokus dulu pakai ini, pengin tahu hasil optimalnya gimana"
(Tasya Farasya - Beauty Influencer)


Begitulah Tasya Farasya mengungkapkan pengalaman berkesannya setelah mencoba memakai Safi Age Defy Youth Elixir yang merupakan rangkaian dari produk Safi Age Defy. Yang mana formula produk terbarunya, kini telah diperkaya dengan Gold Extract & Beetox Technology. Nah, Tasya menyampaikan testimoninya pada hari Jumat, 20 September 2019 di acara "Safi x Tokopedia - Exclusive Launching Safi Age Defy Beetox Technology" yang bertempat di Tokopedia Tower, Jakarta.

Sebuah acara peluncuran inovasi terbaru Safi yang saat ini berkolaborasi dengan Tokopedia dengan misi utama mempercantik perempuan Indonesia dengan produk Safi yang Natural, Halal dan Teruji.




Tips Pola Asuh Grow Happy dari Nestle Lactogrow



"Agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal, orang tua perlu memenuhi kebutuhan gizi dan membantu mereka mengembangkan emosi"
(Pramudita Sarastri - Brand Executive Netle Lactogrow)


Teman-teman, jika dirimu ditanya apa definisi happines atau kebahagiaan, pasti masing-masing akan memiliki jawaban yang berbeda. Yakin deh saya...! Bisa saja ada yang menjawab: bahagia itu jika kita sehat jiwa raga. Adapula yang bilang bahagia jika semua rencana kesampaian seperti yang diharapkan. Sebagian lagi bisa jadi bilang kebahagiaan tercipta jika melihat orang-orang tersayangnya bahagia. Sementara ada juga yang merasa bahagia saat dompet aman isinya...😁


Grow Happy


Yaa, definisi bahagia memang abstrak sifatnya yang bisa saja tiap orang punya standar tak sama. Meski, ada kesamaan pada semua, yaitu tiap orang pasti ingin bahagia, baik sebagai pencapaian diri, selaku orang tua, apalagi untuk anak-anaknya. Bahkan, kadang saat sudah menjadi orang tua, kebahagiaan anak itu lebih utama.

Nah, seringkali para orang tua ini merasa bahwa mereka sudah membahagiakan anak-anaknya. Mencukupi materi, melimpahkan perhatian pun sepenuh hati mengasihi. Tapi sayangnya, berdasarkan penelitian yang diadakan oleh Tim Nestle Lactogrow di beberapa kota di Indonesia, saat anak-anak ditanya, ternyata mereka ada yang merasa tidak bahagia. Nah lho!!

Jika memang anak-anak ini ada yang merasa tidak bahagia, lalu dimana letak kekurangan pola asuh yang selama ini dijalankan orang tua?

Pasalnya, meski tak ada pola asuh yang sempurna, tentunya kita ingin dong terus meng-upgrade diri agar menjadi orang tua yang lebih baik lagi, ya kan ya?

Nah, terkait dengan hal ini, Nestlé Lactogrow, susu pertumbuhan untuk anak usia satu tahun ke atas, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak Indonesia dengan menggelar workshop ”Grow Happy Parenting.”

Di sini, Nestlé Lactogrow bersama dengan para ahli berbagi ilmu untuk membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka dan mengembangkan kematangan emosinya. Semua dimulai dari pendekatan psikologis hingga cara menjaga kesehatan saluran cerna, agar orang tua dapat mendukung anaknya tumbuh bahagia.


Nestle Lactogrow
MC: Mbak Lia

Leson.id Inovasi Grasindo untuk Negeri




"Di era abad yang tidak kontinyu ini, omongan mengenai pengembangan terus menerus enggak cukup lagi, itu sudah kadaluarsa. Karena kata kuncinya kini bukan lagi mengembangkan jadi lebih baik tapi mengganti dengan yang lebih baik."
(Wandi S Brata - Direktur Kelompok Penerbitan Kompas Gramedia)



Teman-teman, pernah enggak merasa kalau kita seringkali "didestruksi" oleh kekreatifan pasar? Misalnya nih ya, model smartphone yang enggak pakai hitungan bulan, tapi hari, terus berganti, menampilkan fitur yang lebih baik lagi. Padahal sebenarnya tuh cuma ditambahi fitur baru dua atau tiga. Tapi kok ya diri ini merasa, wah bagusnyaaa, lalu tertarik dan ujung-ujungnya lembiru, lempar yang lama beli yang baru huhuhu


Leson.id

Harga Purnajual Toyota Rush Tetap Stabil


Temaaaan, kalau boleh memilih, dirimu lebih suka SUV atau MPV sih? Nah kalau mau perpaduan keduanya ada lho pilihannya, yaitu Toyota Rush! Ya, Toyota Rush adalah salah satu model Toyota yang memiliki kemampuan perpaduan SUV dengan kapabilitas MPV. Jadi, mobil ini mampu mengangkut banyak penumpang dan barang sekaligus. Memang mobil keluaran Toyota Indonesia ini sengaja dipersiapkan sebagai model peralihan bagi konsumennya. Yakni, konsumen yang ingin hijrah dari MPV tapi maunya memilih SUV. Alhasil, peminatnya pun banyaaaak. Karena itulah enggak heran jika harga purnajual Toyota Rush tetap stabil di pasaran. 

Apalagi nih dari sisi sejarah, Toyota Rush itu sebenarnya adalah kelanjutan dari generasi Daihatsu Taruna. Yup, Toyota Rush itu memakai basis yang sama dengan Daihatsu Terios yang notabene adalah suksesor Daihatsu Taruna.


Toyota Rush


Dolpin (Dolanan Pintar) - Mainan Edukasi Kesehatan Reproduksi



"Buk, kalau punyanya perempuan itu beda ya sama punyaku? Bedanya apa? Kenapa beda, ya?"

Tanya Si Mas satu waktu, saat kecil dulu sambil menunjuk ke alat kelaminnya.

Saya yang saat itu masih seorang Ibu baru, terkejut dengan pertanyaan itu. Akhirnya saya jawab sekilas saja sambil berusaha mengalihkan perhatian ke hal lainnya. 

Begitu juga saat dia menanyakan seputar "suami", "istri" dan "bayi"

"Buk, kalau laki-laki sama perempuan menikah, kan jadi suami istri, terus mereka punya bayi, bayinya itu asalnya dari mana?"

Jlebb!

(Oalah, Le, mbok ya nanya itu 2 ditambah 2 berapa, jadi Ibuk enggak perlu pusing kepala? Terus kalau kek gini  jawabe piye?🙈)


Dolpin (Dolanan Pintar) - Mainan Edukasi Kesehatan Reproduksi


Begini Sebaiknya Istri Bersikap pada Pasang Surut Rezeki Suami






Giliran dapat transferan, senyum ke suami selegit gulali, kopi manis pun tersaji, Abang Sayang jadi julukan!

Saat tak ada amplopan, muka cemberut tersenyum kecut, kopi pahit terasa di mulut, Abang tiba tak dihiraukan!

Ayo..., ada diantara istri yang berlaku demikian terhadap suaminya?

Istri yang di saat suaminya memberi rezeki seperti yang ia harapkan, ia akan melayaninya dengan sepenuh hati dan menjalankan kewajiban. Tetapi di kala suami pulang dengan rezeki jauh dari bayangan, ia pun enggan memberikan hak suaminya bahkan berani mencelanya. 

(Sayaaaa!!  #tutupmuka #tepokjidat🙈🙊)

Lalu, bagaimana sebaiknya istri bersikap terhadap pasang surut rezeki suami? Yuk kita sama-sama mengingatnya!

10 Alasan Kenapa Harus Nonton Film BEBAS



Halo hola semuaaa, saya datang membawa kabar gembira! Tapi bukan kulit durian kini ada ekstraknya yaaa.😁 Melainkan Mira Lesmana dan Riri Riza kembali berkolaborasi lewat film teranyar mereka. BEBAS, sebuah film yang sukses bikin saya terbang ke masa-masa SMA dan bernostalgia dengan segala kegalauan pun keseruan di masa remaja.

Keren pokoknya!

BEBAS, film bermutu yang mesti ditonton bersama teman, pasangan, adik, kakak, sendirian (gapapa ya, kan di bioskop banyak temannya😘), atau malah sekalian bikin acara #reunidibioskop ajaaa...

Yup, catet dulu tapi, tanggal 3 Oktober 2019 mulai tayangnya, jadi bukan sekarang, masih nanti hihihi

Seriusan, sebegitu kerennya, kah?

Ya iyalah!



Film Bebas


Inilah 10 Hobi yang Berbiaya Hemat tapi Banyak Manfaat

Teman: “Kamu rajin sekali sih nulis ini itu!”

Saya: “Iya, hobi sih!Kalau lagi keki sama suami atau jenuh sama urusan anak dan rumah, yaa aku nulis!

Teman: “ Oh gitu! Kalau aku cari camilan, makan!”

🙈😁

Temaaan, menekuni hobi mempunyai banyak manfaat antara lain untuk sarana menenangkan pikiran, memuaskan kesenangan, menyehatkan, menambah teman juga bisa jadi sumber pendapatan. Hanya saja kadangkala hobi membutuhkan biaya mahal yang belum tentu bisa dijangkau oleh sembarang orang.




Tips Mengatasi Bibir Kering Secara Alami



Girls..., bibir yang kering bisa mengganggu kenyamanan dan penampilan. Apalagi jika disertai kulit bibir yang mengelupas dan pecah-pecah karena kurangnya kelembaban. Dan, itu tentu bakal bikin kita enggak nyaman.

Duh!!




Tips Memasak untuk Pemula 



Temaan, memasak selalu diidentikkan dengan perempuan. Padahal, keterampilan memasak semestinya dilatih sejak dini tidak hanya untuk anak perempuan tapi juga laki-laki. Sehingga saat dibutuhkan nanti, ia paling tidak bisa memasak untuk dirinya sendiri.

Karena suatu hari nanti, anak-anak akan hidup terpisah dari orang tuanya, untuk melanjutkan sekolah, bekerja atau berumah tangga.



Nah, jika teman-teman termasuk yang jarang masuk dapur, ingin belajar memasak atau hendak mengajari putra-putri, berikut ini tips memasak untuk pemula yang layak untuk dicoba : 


1. Baca Resepnya

Resep masakan mencantumkan semua bahan masakan yang harus disiapkan, cara memasak dan informasi/tips yang terkait. Jadi jangan remehkan langkah pertama ini. Baca baik-baik resepnya dan ikuti petunjuknya. 


2. Siapkan Semua

Bahan apa saja yang diperlukan dan peralatan apa yang harus dipakai, siapkan sesuai resepnya. Lakukan kalau harus memanaskan air terlebih dahulu, membersihkan sayuran dan memotongnya bentuk dadu atau mungkin harus melumuri daging dengan bumbu dan menyimpan di lemari es lebih dulu. Juga, apakah panci atau wajan yang dibutuhkan. Semua siapkan! Sehingga saat semua siap, kita tak perlu mencari ini itu saat di depan tungku.


3. Jangan Tinggalkan Dapur

Mungkin di resep disebutkan, kukus selama 10 menit. Itu bukan berarti, kita bisa pergi ke depan tivi atau pegang hape, meninggalkan kompor yang sedang menyala. Tindakan ini berbahaya, karena jika lupa, masakan bisa gosong bahkan api dapat menjalar kemana-mana. Lebih baik kita tetap di situ menunggu, sembari merapikan dapur atau mencuci peralatan yang baru digunakan.


4. Lupakan Improvisasi

Karena masih pemula, lebih baik tidak coba-coba mengganti jenis, jumlah bahan dan petunjuk yang ada di resepnya. Saat satu sendok teh garam menurut kita kurang, lalu mengubahnya menjadi satu sendok makan, jangan heran kalau hasil masakan nanti jauh dari harapan.


5. Gagal – Coba Lagi ( Ngga Enak – Masak Lagi)

BIsa karena biasa. Kalau kita sering mencoba lama-lama masakan anda akan makin sempurna rasanya. Semula memasak untuk diri sendiri, lalu untuk keluarga, lama-lama bisa memasak untuk menambah penghasilan. Siapa sangka!


Selamat mencoba ya!❤


*artikel yang telah disunting tayang di ummionline
#ODOP
#EstrilookCommunity
#Day16



Happy Cooking,

Dian Restu Agustina