#AiruntukKehidupan: Antisipasi Ancaman Bencana Kekeringan Tahun 2020



"Bu, air di rumah gimana, di tempat saya kok kecil sekali keluarnya ya?"
"Di rumah saya biasa aja, Bu."
"Saya masih sama, Bu. Duh semoga enggak sampai gitu ya!"
"Wah, jangan-jangan mulai kekeringan nih. Jadi kecil airnya. Kan udah kemarau ini!"


WAG ibu-ibu kluster Anyelir komplek perumahan saya pagi-pagi sudah rameee! Tetangga ada yang ngeluh air di rumahnya mulai mengecil. Komplek saya memang menggunakan air tanah sebagai sumber air bersih rumah tangga karena jaringan PDAM belum ada. Padahal, wilayahnya masuk Provinsi DKI Jakarta. Meski memakai air tanah di Jakarta ngeri-ngeri sedap terkait tingkat polusi juga ketersediaannya, tapi kami tak punya pilihan lagi. Yang bisa saya lakukan saat ini hanya berusaha menghemat pemakaian pun mengantisipasi terjadinya kekeringan. Meski, Alhamdulillah sejak tinggal di sini 13 tahun yang lalu, air di rumah saya aman-aman saja. Padahal sejak ada kluster ini, sudah ada 5 dari 10 penghuni, pernah mengalami kekeringan airnya. Hm, apakah mungkin karena saya dan keluarga sudah melakukan beberapa hal hingga terhindar dari kekeringan ini? Bisa jadi!


Lomba Blog Perubahan Iklim

Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand

Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand


Hal yang "menyenangkan" saat traveling dengan membeli paket tur diantaranya kita bisa memesan untuk dibawa ke tempat makan yang halal yang pastinya akan memudahkan saat waktu makan terutama di negara yang Islam bukan jadi mayoritas agamanya. Tapi, yang "kurang menyenangkan" adalah kita bakal diajak ke tempat tertentu yang mau enggak mau ada di itinerary itu. Biasanya tempat ini adalah pusat perdagangan, pertokoan atau penjualan apa gitu yang khas di daerah yang kita tuju. Kita diarahkan ke sana dan setengah "dibujuk" untuk membelinya. Setahu saya ini memang kerjasama antara travel agent dan pemilik usaha dan nantinya akan ada fee sebagai imbalannya. Tapi, dengar-dengar kalau di Thailand memasukkan tempat tertentu itu kewajiban. Sehingga jika mangkir, travel agentnya bisa kena denda yang ujung-ujungnya dibebankan ke wisatawan. Jadi setuju enggak setuju jadwal ke tempat itu memang mesti ada. Seperti saat saya mengikuti paket tur 3D2N di Bangkok yang memasukkan kunjungan ke Thep-prasit Mature Honey sebagai tujuan. Sebuah kantor penjualan produk madu dan kerabatnya dari merk Big Bee Farm Pattaya yang berada di Royal 9 Building Soi 17 Rama 9 Rd. Bangkok.


Tentang Big Bee Farm


Saya lansir dari website resminya, www.thaihoney.com bisnis Big Bee Farm dimulai pada 1999 dengan nama “Thep-prasit Honey Farm”, sebuah usaha kecil yang menjual royal jelly dan madu Thailand.

Pada 2010, bisnis ini telah tumbuh menjadi perusahaan besar pertanian lebah di Thailand, dan memulai nama barunya sebagai Big Bee Farm. Nah, pada saat ini, ruang lingkup usaha Big Bee Farm termasuk: beekeeping farm, food manufacturing factory,  bee acupuncture clinic , tourist bee farm & tourist car rental service.

Berfokus pada bisnis lebah, Big Bee Farm beroperasi dengan jaringan lebih dari 50 peternakan lebah di bawah  Thai Organic Bee keeper Association (TOBA) dan juga menjadi distributor tunggal untuk madu organik untuk TOBA.

Pusat Big Bee Farm bertempat di Nongplai, Banglamung, Chonburi. Di mana ada beragam sarang lebah dari yang berbentuk tradisional hingga modern ditampilkan. Dibuka sejak Januari 2010, Big Bee Farm berfungsi sebagai tempat peternakan lebah untuk tujuan pendidikan terbesar di Thailand. Di sini tersedia produk-produk madu hasil dari lebah liar maupun budidaya.  Big Bee Farm merupakan tempat wisata sekaligus tempat edukasi untuk para pengunjung untuk mempelajari tentang lebah dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya.

Nah, berpusat di Chonburi, Big Bee Farm memiliki kantor cabang di Pattaya, Bangkok, Phuket, Chiangmai dan Hat Yai. Dan, saya mengunjungi cabang yang berada di Bangkok.


Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand

Thep-prasit Thai Honey


Apa yang Disajikan di Thep-prasit Bangkok?


Rombongan kami sampai di sini pagi-pagi. Jarak tempat ini dari Centre Point Hotel Pratunam - Bangkok hanya sekitar 8 km. Bis kami diparkir di tempat parkir di seberang gedung menjulang yang merupakan gabungan perkantoran dan hunian. Pertama melihat gedung ini saya terheran, gedungnya tua dan seperti kurang perawatan. Dan ternyata bagian dalamnya juga setali tiga uang, kelihatan kusam dan jadoel! (bahkan saat saya pulang singgah ke toiletnya, menyeramkan kondisinya...duh!)

Nah, tour guide yang sangat lancar berbahasa Indonesia lalu mempersilakan kami memasuki sebuah ruangan di lantai dasar gedung, seperti ruang pertemuan gitu dengan meja di tengah dan kursi-kursi mengelilingi. Setelah beberapa lama menunggu datanglah seseibu yang saat saya pertama melihatnya yakin kalau dia orang Indonesia (meski tampilannya oriental). Benar saja, saat ngomong ketahuan kalau bahasa Indonesianya agak medok. 

Ibu ini melakukan presentasi seputar madu dan produk lain yang dihasilkan oleh Big Bee Farm. Penjelasannya sangat menarik. Kelihatan menguasai materi dan audiens. Bisa dibilang, marketer handal! Brosur yang dibagikan pun berbahasa Indonesia. Beneran, wisatawan Indonesia yang jumlahnya (mungkin) termasuk mendominasi jadi pangsa pasar tersendiri.

Apalagi ada sesi coba-coba dari setiap produknya. Tak ayal hampir dari kami semua anggota rombongan pun tertarik untuk membelinya, termasuk saya! Memang keren Thailand ini menggarap sektor pariwisatanya. Segala pernak-pernik dikelola dan dijual...padahal sebenarnya di negara lain termasuk Indonesia pun hal itu ada.

Setelah sesi penjelasan dan icip-icip, maka kami dilayani oleh beberapa asisten untuk menyelesaikan pembayaran yang bisa menggunakan berbagai metode baik dalam mata uang Rupiah maupun Baht. Kemudian kami diajak ke ruang pamer atau toko, di lantai yang sama, yang mana ada aneka produk lain yang ditawarkan. Di sini saya cuma melihat-lihat saja karena sadar diri tadi sudah terlanjur kepincut belanja hahaha...


Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand

Thepprasit Madu Thailand

Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand


Produk Thep-prasit a Brand Name by Big Bee Farm 

Oh ya, produk-produk yang ditawarkan di Thep-prasit by Big Bee Farm ini, diantaranya:


Mature Honey

Madu ekstrak alami, 100% alami, yang khusus berasal dari tumbuh-tumbuhan di wilayah pegunungan segitiga emas. Keunggulan dari produk ini tidak hanya secara alamiah dihasilkan tetapi juga secara klinis telah terbukti berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Thep-prasit honey merupakan madu yang sudah matang/sempurna. Tidak diproses, tanpa pengawet, warna dan rasa dijamin dengan GMP (Good Manufacturing Practices) dan bebas polusi.

Manfaat: untuk menurunkan panas dalam seperti sariawan, bibir pecah-pecah, batuk, sakit tenggorokan, insomnia, luka kulit (dioleskan) 

Harga: 1 kg = 970 Baht (sekitar 450 ribu)


Multiflora Bee Pollen

Bee Pollen adalah hasil kerja keras lebah yang mengumpulkan serbuk sari bunga di pegunungan segitiga emas. Bee Pollen menyediakan nutrisi bagi kesehatan dan pertumbuhan lebah. Pollen adalah superfood berkonsentrasi tinggi yang mengandung nutrisi kompleks berkualitas tinggi. Bee Pollen diproduksi dari spora tanaman yang kaya akan nutrisi Phytonutrient banyak terkandung di dalamnya, termasuk enzymes, bioflavonoids, asam amino, asam lemak yang memiliki proporsi omega 3 yang mengandung chelate dan vitamin kompleks.

Manfaat: gangguan pada saluran pencernaan, diet camur dengan jus buah, melengkapi nutrisi dan gizi, meremajkan kesehatan otot dan kulit, sakit menstruasi/tidak teratur, gangguan kelenjar prostat, sinusitis, mencegah kerontokan rambut.

Harga: 330 gram = 1200 Baht (550 ribu)


Fresh Royal Jelly

Para ahli mengenal Royal Jelly sebagai kelenjar susu lebah yang digunakan pada lansia, kesuburan, pertumbuhan dan membantu perkembangan otot dan kulit. Royal Jelly telah terbukti khasiatnya dan diakui oleh masyarakat selama berabad-abad sebagai suplemen bervitamin konsentrasi tinggi yang mengandung vitamin B complex (B1, B2, B3, B5, B8, B12), C, Inositol dan asam folat Mineral (nikel, kromium, fosfor, belerang, besi, mangan, natrium, potassium) dan 30 jenis asam amino. Royal Jelly bekerja di dalam tubuh scara alamiah melalui proses metabolisme dan system syaraf.

Manfaat: menjaga pembuluh darah agar jangan tersumbat, menstabilkan kolesterol dan hipertensi, membantu menstabilkan kadar gula dalam darah, meningkatkan daya tahan tubuh, memepercepat metabolisme tubuh, regerasi sel, memepercepat pemulihan setelah sakit, pertumbuhan anak, menyuburkan sel telur dan kualitas sperma serta meningkatkan vitalitas, memperlambat penuaan diri, membuat kulit awet muda, meningkatkan daya ingat, mengatasi gejala menopause.

Harga: 100 gram = 990 Baht (450 ribu)


Propolis

Propolis adalah getah yang dikumpulkan oleh lebah dari tanaman dan pohon yang digunakan oleh kelompok lebah untuk lapisan area utama sarang dan membentuk lingkungan steril yang dibuat secara alami oleh lebah. Propolis mengandung getah pohon, sari minyak, lilin, bioflavonoid. Bioflavonoid adalah bagian terpenting dalam kandungan propolis. Pengaruh antioksidan pada bioflavonoid dapat membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Dapat juga dikonsumsi untuk pengobatan luar.

Manfaat: propolis adalh antibiotik alami dan efektif untuk: bisul, maag, eksim/borok/jamur pada kulit, sakit gigi, sakit perut, gangguan usus, demam, pilek, infeksi radang tenggorokan, menurunkan kolesterol.

Harga: 20 ml = 650 Baht (300 ribu)

*Beberapa produk dijual dalam paket dengan harga yang lebih murah daripada satuan


Big Bee Farm

Thepprasit Thailand

Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand



Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand


Nah, kesemua produk ini akhirnya jadi buah tangan kami seluruh anggota rombongan. Meski hanya ukuran terkecil, setiap orang beli...hihi (Ini pasti berkat ibu marketer yang sungguh mumpuni tadi). Tapi memang khasiatnya lumayan kok dari yang saya beli. Lumayan..., sesuai dengan yang dijanjikan. Oh ya, kemudahan membeli bagi wisatawan Indonesia juga ada, sampai tersedia loyalty card-nya. Produk bisa dipesan online dan dikirim dari sana dengan harga khusus. Juga di marketplace di sini sudah banyak tersedia, tapi enggak tahu asli enggaknya.

Apakah saya repurchase
Enggak, beli yang lebih terjangkau saja di sini. Kalau khasiatnya sama kenapa enggak, iya kan? Tapi kalau ada yang ngasih oleh-oleh ya mau sih..kwkwk

Baiquelah, apakah teman-teman ada yang sudah pernah ke Thep-prasit juga seperti saya? Atau mungkin sudah pernah icip salah satu produknya?


Thep-prasit Thai Honey, Madu Oleh-oleh dari Thailand



Salam Bahagia

signature-fonts

Pantai Panjang Bengkulu yang Jauh dari Harapanku


Saat pertama kenal suami, dia sedang bekerja di Bengkulu. Dia yang saat itu masih calon suami kerap bercerita tentang Pantai Panjang yang ada di kota tempatnya tinggal. Hingga nama Pantai Panjang begitu familiar di telinga saya sebagai obyek wisata andalan ibukota provinsi yang bernama sama dengan provinsinya, Bengkulu. Suami bercerita banyak hal tentang pantai ini, sehingga saya penasaran sekali. Ya, Bengkulu tempat suami pernah berkarya selama 5 tahun di sana begitu lekat di ingatannya. Hingga kami merencanakan road trip Sumatera dengan Bengkulu sebagai tujuan utama.


Pantai Panjang Bengkulu

Berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung


Saat matahari sedang terik-teriknya saya dan keluarga tiba di area parkir Istano Basa Pagaruyung. Tempat parkir yang berlokasi tepat di depan komplek istana dengan kondisi yang penuh dan berantakan. Campur aduk dengan orang yang lalu lalang pun penjual sovenir dan makanan/minuman di kios-kios di sekitar. Begitu turun dari kendaraan, saya segera menuju toilet yang ada di bagian belakang. Dan tetap sama kondisinya seperti saat pertama kali saya dengan teman-teman ke sini di tahun 2018, toilet ini enggak layak untuk wisatawan - apalagi jika sasarannya wisatawan mancanegara. Karena  tempatnya yang memprihatinkan! Setelahnya, segera saya berjalan ke arah Istano Basa...ketika gerimis datang tiba-tiba. Membuat saya berbalik arah ke tempat parkir kendaraan dan segera mengambil payung agar tak kehujanan. 


Berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung

5 Cara Menghilangkan Kantung Mata


Menjalankan puasa Ramadan menjadikan berubahnya kegiatan kita di keseharian. Bangun dini hari untuk beribadah sahur, berpuasa sekitar 12 jam, lalu berbuka ketika Azan Maghrib tiba dan menunaikan salat Tarawih sesudahnya, membuat pola tidur menjadi tak teratur. Akibatnya badan kadang terasa lemas, wajah terlihat kurang fresh juga terutama munculnya kantung mata.


Cara Menghilangkan Kantung Mata

Doa dan Harapan di Akhir Ramadan


Ramadan sudah di ujung jalan. Sebentar lagi bulan suci ini akan meninggalkan kita semua. Bulan penuh berkah dan lipatan pahala ini akan segera angkat kaki dan bertamu kembali setahun lagi. Dulu, hari-hari terakhir Ramadan biasanya diidentikkan dengan kesibukan persiapan lebaran. Hingga terlupa jika kita telah menyia-nyiakan waktu penghujung Ramadan yang sungguh mulia. Pasalnya waktu di penghujung Ramadan inilah yang mestinya kita jalani dengan penuh kesungguhan. Bahkan Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh di akhir-akhir Ramadan. Hingga menjadi peringatan bagi diri, di sisa waktu yang ada kita tidak menyia-nyiakan waktu yang tersisa karena siapa tahu bulan Ramadan ini merupakan Ramadan terakhir kita. Makanya, sudah sepatutnya kita beribadah dan memohon ampunan kepada Allah SWT. 


Doa dan Harapan di Akhir Ramadan

Kiat Hemat Lebaran Saat Pandemi


Lebaran enggak pulang kampung. Otomatis dana untuk mudik bisa dihemat. Meski pengeluaran untuk berderma dan Tunjangan Hari Raya tetap bisa via transfer saat membaginya, paling tidak tiada biaya transportasi, wara-wiri dan bebelian seperti yang biasa dikeluarkan saat mudik lebaran. Ini jumlahnya bisa saja lumayan dan jika kita bisa mengalihakan ke hal yang bermanfaat, misalnya untuk dana darurat, sungguh sebuah pilihan yang tepat. Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dihemat karena kita enggak pernah tahu kondisi ini bakal sampai kapan yang pastinya akan mengganggu kestabilan keuangan. Diantaranya:

Kiat Hemat Lebaran

Lebarannya di Jakarta Aja


Harusnya hari ini saya dalam perjalanan mudik. Karena biasanya seminggu sebelum lebaran tiba saya sekeluarga sudah otewe ke kampung halaman. Berombongan dengan ribuan pemudik lainnya, melintasi berbagai kota hingga sampai di tanah kelahiran tercinta. Sebuah ritual yang menjadi tradisi bagi pernatau di penjuru Indonesia khususnya yang ingin merayakan Idul Fitri bersama orangtua dan sanak saudara. Meski, kini karena beberapa tahun terakhir diberlakukan cuti bersama membuat yang tidak merayakan hari raya pun ikut serta dalam gegap gempita mudik lebaran. Macetnya jalanan, biaya yang enggak sedikit, capeknya badan...semua terbayar saat bisa mencium tangan orangtua, bersenda gurau dengan sanak saudara, reunian dengan teman...Ah, mudik memang begitu menyenangkan. Lalu, jika ada larangan untuk mudik, saya lebaran dimana jadinya? #DiRumahAja jawabannya...


Lebaran di Jakarta

Ketika Memutuskan Enggak Mudik Lebaran



Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditetapkan secara resmi berlaku di Jakarta setelah Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyetujui dan menandatangani surat persetujuan PSBB untuk menangani pandemi Covid-19 itu pada Senin (6/4/2020) malam. Selanjutnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, penerapan PSBB di Jakarta dimana lamanya PSBB bisa diperpanjang apabila kasus Covid-19 masih mengalami peningkatan di Indonesia. Terakhir, pemerintah pusat mengeluarkan keputusannya mengenai pengaturan mudik ini. Di mana sejak 24 April 2020, kegiatan pulang kampung ke halaman ini dilarang dan akan ditindak oleh aparat keamanan. 

Bagi yang sudah terlanjur pulang sebelum aturan ini, pemerintah hanya mengeluarkan himbauan untuk tidak pulang kampung. Mereka yang terlanjur  pulang kampung, harus mematuhi aturan 14 hari karantina di dalam rumah. Selain itu, bagi masyarakat yang mudik, maka statusnya otomatis menjadi ODP (Orang Dalam Pengawasan). Kemudian transportasi publik yang akan digunakan pemudik juga diatur agar tidak terjadi kepadatan, sehingga ada jarak antara penumpang satu dan lainnya. Dengan adanya aturan ini, maka pihak otoritas di daerah hingga tingkat Rukun Tetangga (RT) bisa bekerjasama dan memastikan orang yang mudik mematuhi aturan karantina. Duh, lalu bagaimana dengan saya?


Mudik Lebaran

Downy Mild & Gentle: #WangiLembutSekeluarga


Holaaaaaa...Masih semangat kan meski di rumah saja? Pasti dong ya! Dengan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah, kita jadi memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga. Kesempatan yang dapat dimanfaatkan untuk berkegiatan bersama dan  menciptakan banyak momen berharga serta memberikan perhatian dan perlindungan lebih pada seluruh anggota keluarga terutama putra-putri tercinta. Ya, keluarga dalam hidup manusia sangat penting kedudukannya. Keluarga adalah orang yang akan selalu ada dan siyaaap menerima tak peduli seburuk apapun keadaan kita. Keluarga juga sumber inspirasi dan kebahagiaan dalam hidup kita. 

Maka, mengingat pentingnya keluarga, kita enggak bisa menganggap remeh momen kebersamaan dengan mereka. Bisa saja kita disibukkan dengan urusan pekerjaan, kegiatan atau urusan rumah yang enggak kelar-kelar. Tapi, ingat untuk selalu meluangkan waktu berkumpul dengan keluarga. Karena menikmati waktu bersama keluarga memberikan banyak dampak positif, terutama terhadap tumbuh kembang anak. Nah, berhubung virus corona sedang menerpa dan kita mesti #dirumahaja, maka ini bisa jadi momen istimewa untuk memanfaatkan waktu bersama keluarga. Karena akan ada banyaaaak manfaat yang bisa kita dapat!


Downy Mild & Gentle: #WangiLembutSekeluarga

Lebaran yang Kurindukan

Sudah pasti saya enggak mudik tahun ini. Demi kebaikan bersama, pulang kampungnya sementara ditunda. Sampai kondisi aman terkendali, dan pandemi sudah enyah dari muka bumi. Meski hati ini sungguh rindu akan banyak hal yang biasa dilakukan saat lebaran. Pulang ke kampung halaman tercinta, sowan ke orang tua, jumpa saudara, kerabat, tetangga pun sahabat. Makan sajian yang hanya ada saat lebaran. Jalan-jalan..Ah, betapa banyak hal yang saya rindukan saat lebaran. Momen setahun sekali yang sungguh berarti bagi perantau macam saya ini. Ya, saya rindu banyak momen indah lebaran diantaranya:


Hal yang Dirindu saat Lebaran

Sego Tumpang Khas Kediri


Lebaran selain identik dengan silaturahmi juga dicirikan dengan aneka sajian untuk melengkapi helatan puncak di bulan suci. Segala rupa makanan disuguhkan, melengkapi acara kumpul keluarga, sahabat, tetangga dan handai tolan. Lebih-lebih di kampung halaman, dimana anggota keluarga yang jauh pada mudik, hidangan khas pun tak boleh terlewatkan. Sama halnya di rumah orang tua saya di Kediri. Apalagi, Bapak dan ibu terhitung yang dituakan, jadilah saudara lain kota menjadikan rumah kami jujugan. Dari Jakarta, Surabaya, Lumajang, Malang dan kota lainnya. Biasanya mereka datang di hari pertama atau kedua Hari Raya. Tak heran, Ibu selalu menyiapkan hidangan istimewa untuk para tetamu dari jauh itu. Nah, karena mereka jarang-jarang ke Kediri (padahal bernenek moyang asli Kediri), maka Ibu pasti menghidangkan sajian khas setiap Lebaran ini. Bukan opor dan kawan-kawan yang umum ada, tapi Sego Tumpang khas Kediri tercinta yang ada di atas meja. Alhasil tetamu pun lahap menikmati sajian khas Kota Tahu yang jarang ditemui di daerah tinggalnya kini. Hm, seenak itukah? Iyalah...


Sego Tumpang Khas Kediri

Perawatan Rambut Alami dengan Mahkota Kemiri


Rambut berketombe, rapuh, tipis, kebotakan dini, rontok, lepek, kasar dan kusam....Itulah beraneka masalah rambut yang sering kita alami sehari-hari. Sudah coba pakai itu ini tapi kok enggak ngefek sih. Hiks! Yang ada malah diri stres mikirnya hingga tambah rusak rambutnya. Duh! Lalu, adakah solusi alami untuk permasalahan rambut ini? Hm, kenapa enggak coba cara tradisional saja. Dengan minyak kemiri yang sejak lama punya khasiat baik untuk merawat rambut kita. Dan jangan khawatir, kini engggak perlu bakar sendiri buat dapatin minyak kemiri asli ini. Karena sudah ada Mahkota Kemiri yang berbahan alami, 100% aman karena terbuat dari kemiri bakar asli tanpa campuran bahan lain serta diproses secara tradisional.


Mahkota Kemiri

Pakai Baju Lama, Kenapa Enggak Ya?

Baju baru Alhamdulillah, Tuk dipakai di hari raya
Tak punya pun tak apa-apa, Masih ada baju yang lama

Sepatu baru Alhamdulillah, Tuk dipakai di hari raya
Tak punya pun tak apa-apa, Masih ada sepatu yang lama

Potong ayam Alhamdulillah, Tuk dimakan di hari raya
Tak ada pun tak apa-apa, Masih ada telur ayamnya

Bikin kue Alhamdulillah, Tuk dimakan di hari raya
Tak bikin pun tak apa-apa, Masih ada singkong gorengnya

Hari Raya Idul Fitri, Bukan untuk berpesta-pesta
Yang penting maafnya lahir batinnya

Untuk apa berpesta-pesta, Kalau kalah puasanya
Malu kita kepada Allah yang Esa

Kupat sayur Alhamdulillah, Tuk dimakan di hari raya
Tak ada pun tak apa-apa, Masih ada nasi uduknya


Tips Make Over Baju Lama

Doa dan Harapan Ramadan di Tahun Depan

Pandemi Covid-19 yang datang jelang Ramadan pasti bukanlah sebuah kebetulan. Pastinya ada hikmah yang ingin disampaikan Allah SWT kepada hamba-Nya. Kita semua merasakan situasi yang berat di tengah pandemi ini. Dan Ramadhan hadir menjadi oase untuk menyegarkan hati. Menjadi pengingat diri, saatnya kembali kepada Illahi Rabbi. 

Ya, Ramadan kali ini adalah saat yang tepat untuk mengembalikan semua keluh dan kesah kepada Sang Pencipta. Tak lain karena madrasah puasa menghendaki setiap siswa lulus dengan predikat takwa. Dan dengan ketakwaan ini Allah akan menyelesaikan permasalahan, mencukupkan kekurangan, dan membuka rezeki dari pintu yang tak disangka sebelumnya.


Doa dan Harapan Ramadan di Tahun Depan

Camilan Praktis Buka Puasa


Berpuasa memerlukan banyak energi. Maka dari itu sebelum menjalankan puasa disunahkan melakukan sahur dini hari sebelum berpuasa. Setelah hampir seharian berpuasa tentu tubuh membutuhkan asupan gizi kembali. Maka dari itu disarankan berbuka dengan yang manis, Selain baik dari sisi medis, dalam ajaran agama Islam pun dianjurkan berbuka dengan yang manis sebagaimana Rasulullah SAW meneladankannya. Rasul memberi contoh mengonsumsi kurma pada saat berbuka puasa. Nah, kurma saat ini mudah didapatkan dengan beraneka jenisnya dan menjadi makanan berbuka puasa yang praktis bagi kita. Lalu sebagai pendamping kurma, apalagi camilan praktis buat buka puasa?


Camilan Praktis Buka Puasa

Puasa di Tengah Pandemi? Ini Hal yang Saya Syukuri!

Bulan puasa yang tahun ini jatuh pada 24 April hingga akhir Mei 2020 terasa lebih sendu dan tak semeriah biasanya. Kondisi ini tak lepas dari pandemi Corona yang melanda dunia. Pemangku kebijakan negara yang terdampak mengambil langkah antisipatif penyebaran virus dengan menerapkan pembatasan interaksi sosial yang diwujudkan dengan beraktivitas dari rumah hingga karantina wilayah. Hal itu tentunya juga berdampak terhadap tradisi dan kebiasaan di bulan Ramadan. Jika biasanya umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan berbuka bersama atau salat tarawih di masjid, kali ini terpaksa dilakukan hanya bersama anggota keluarga inti saja, di rumah masing-masing. Sama halnya, saya dan keluarga, Ramadan kali ini: bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Meski galau di awal tapi ternyata ada banyak hal yang bisa saya syukuri saat berpuasa di tengah pandemi. Apa saja?


Puasa di Tengah Pandemi? Ini Hal yang Saya Syukuri!

Puasa di Rumah, Ngapain Aja?

Puasa Ramadan tahun ini istimewa karena kita sedang berada di tengah wabah corona. Anjuran social distancing masih harus terus kita terapkan dalam keseharian. Membuat banyak rutinitas Ramadan harus kita jauhi untuk sementara waktu. Salat tarawih berjamaah di masjid, buka puasa bersama, mudik lebaran, bahkan sekedar ngabuburit pergi ngemol sebentar pun tak memungkinkan. Lalu kalau keadaannya kayak gini, kita ngapain dong biar bisa mengisi waktu puasanya enggak bosan? 


kegiatan produktif saat Ramadan

5 Rekomendasi Channel YouTube Islami untuk Anak

Bagi generasi terkini, dunia digital adalah dunia yang tak asing lagi. Berdasarkan Digital 2020 terungkap bahwa pengguna internet di seluruh dunia telah mencapai angka 4,5 milyar orang. Angka ini menunjukkan bahwa pengguna internet telah mencapai lebih dari 60 persen penduduk dunia atau lebih dari setengah populasi bumi. Secara peringkat, Facebook masih menjadi sosial media yang paling populer di dunia dengan hampir 2,5 milyar akun. Sebuah angka yang mencengangkan karena separuh dari penggunaan sosial media dunia adalah untuk Facebook. Sementara peringkat kedua ditempati oleh YouTube dengan jumlah pengguna mencapai 2 milyar akun. Dan di peringkat tiga ada Instagram dengan 1 milyar akun. Serta terakhir adalah pendatang baru yakni Tiktok dengan 800 juta akun. 


5 Rekomendasi Channel Youtube Islami untuk Anak

Belanja Online Barang Original Hanya di Mapemall


Anak bungsu saya baru saja bertambah usia. Meski kami sekeluarga tak biasa merayakan hari kelahiran dalam sebuah pesta, tapi saya dan suami biasanya memberikan hadiah ultah untuk anak-anak kami sebagai wujud rasa syukur dan doa. Di keluarga kecil kami ada tradisi, saat ada yang mengulang hari lahir  kami berempat akan pergi. Yang ultah boleh memilih mau makan dimana dan (untuk anak-anak) ingin dibelikan hadiah apa. Meski ini bukan berarti anak-anak jadi bisa seenaknya sendiri beli-beli, tapi paling tidak memberi kebebasan untuk membuat pilihan akan mengajarkan mereka arti konsekuensi. Misalnya, mereka akan mengidamkan mobil-mobilan untuk hadiah ultahnya. Maka ketika sudah dimiliki mereka akan menjaganya, mengingat itu memang barang yang diinginkan sejak lama. Sehingga harapannya tidak akan sembarangan saat memainkan juga segera membereskan dan menyimpan setelah menggunakan. Akhirnya, anak akan menghargai benda kepemilikan sampai kelak mereka dewasa. 

Nah, sayangnya di ultah si Adik kali ini, kami tak bisa merayakannya lagi. Karena semua sedang di rumah saja untuk mengurangi penyebaran virus corona, maka tak ada makan-makan ultah, juga beli hadiah. Saya sih menjanjikan padanya, untuk segera membeli hadiah jika wabah ini sudah enyah. Tapi, kapan saat itu tiba enggak ada yang bisa memastikan, kan? Sementara yang ultah sudah tak sabar menunggu jatah. Hm....jadi mesti gimana ya? Apa belanja dari rumah alias beli online saja? Tapi apa kualitasnya bagus nanti? Dimana ya belanja online produk anak dan mainan anak yang tak hanya mudah belinya tapi juga berkualitas barangnya?


Belanja Online Barang Original



Kolaborasi untuk Berbagi FWD Life Bersama SOS Children’s Villages


Situasi pandemi yang sedang kita hadapi saat ini bukan hanya soal kesehatan semata. Banyak orang dan keluarga di luar sana yang terdampak oleh kebijakan pembatasan sosial sehingga terpuruk ekonominya. Pandemi ini selain memukul masyarakat miskin dan rentan, juga membuat kesejahteraan anak-anak di dunia berada dalam keadaan yang memprihatinkan. Virus COVID-19 telah menempatkan anak-anak dalam risiko di bidang-bidang utama seperti pendidikan, makanan, keselamatan dan kesehatan. Dalam bidang pendidikan misalnya, hampir semua siswa tidak bersekolah secara normal lagi akibat pandemi. Selain itu, kurangnya pendapatan selama pandemi juga berdampak pada pengeluaran untuk kesehatan dan makanan. Sehingga mengakibatkan, kalangan anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui paling terpukul dalam hal ini. Termasuk layanan kesehatan yang kewalahan, akibatnya anak-anak yang sakit kurang bisa mengakses perawatan. Sungguh, sebuah aksi nyata diperlukan untuk bersama-sama mengulurkan tangan demi membantu anak-anak dan keluarga rentan melawan COVID-19 yang kian meluas. Seperti yang dilakukan FWD Life, salah satu perusahaan pionir asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia yang berkolaborasi dengan sebuah lembaga swadaya masyarakat, SOS Children’s Villages dalam sebuah kampanye "Kolaborasi untuk Berbagi".


Berbagi bareng FWD


Tepung Premiks Bahan Hidangan Buka Puasa Praktis

Sulung saya suka berbuka puasa dengan jajanan kekinian, macam aneka cake, roti, pastry...apapun yang berbau modern. Meski dia juga enggak nolak jika ada bubur kacang ijo, bubur sumsum, kolak pisang dan penganan tradisional lainnya. Nah, karena lagi di rumah saja dan lebih banyak bebikinan daripada jajan, maka saya pun coba buat sendiri. Tapi, karena seringnya saya ini moody, rajin bikin terus vakum dalam setahun, maka saya pun memilih tidak membeli bahan dalam jumlah banyak. Kuatirnya, mepet masa expired-nya, sehingga saat belum terpakai sudah kadaluarsa. Terutama untuk printilan kecil macam baking soda, soda kue, baking powder, bumbu spikoe, vanili...dan lainnya. Yang perlunya seuprit tapi belinya yang enggak bisa sedikit. Hm, terus gimana cara menyiasatinya? Saya pilih pakai cake premiks! Pas adonannya, sesuai hasilnya dan enggak ada yang terbuang sia-sia!



Tepung Premiks keunggulan


Pindah lagi? Asyik…!


Namaku Andi. Umurku 11 tahun. Aku sekarang kelas 5 SD. Aku bersama Bapak, Ibu dan adikku Fia saat ini tinggal di kota Medan. Sudah empat tahun kami tinggal di ibu kota propinsi Sumatera Utara ini. Sebelumnya kami tinggal di Denpasar, ibu kota propinsi Bali. Kata Ibu, aku dan Fia lahir di Denpasar. Saat aku naik ke kelas dua, Bapak pindah tugas ke Medan. Di kota Medan aku betah sekali. Teman-temanku banyak dan semuanya baik padaku. Pokoknya aku senang tinggal di sini. Sampai suatu hari, seusai makan malam bersama,

Pindah Lagi?Asyik!

5 Alasan Mengapa ROBLOX Disukai Anak-anak dan Remaja Serta Orangtuanya


Anak saya sudah beberapa waktu ini memainkan game online ROBLOX. Bukan hanya game ini sih awalnya, karena ada beberapa game lain yang dia mainkan juga. Tapi belakangan, hanya ROBLOX yang dia suka. Katanya, dia senang memainkannya karena banyak banget pilihan game yang ada di sana. Tak hanya itu saja, ROBLOX disebut membuatnya bisa bebas berkreasi serta berimajinasi. Wah, saya penasaran dong jadinya. Memang, sebelum mengizinkan dia memainkan sebuah game online saya akan pastikan dulu beberapa hal terkait keamanan, mengingat usianya yang masih di bawah umur. Begitu juga saat dia mulai mengenal ROBLOX. Saya membaca dan mencari tahu dulu review tentang game ini, baru membolehkan dia memainkan dengan berbagai pertimbangan. Hingga saat anak saya menemukan banyak hal menarik di sana, saya pun ingin tahu alasannya!


5 Alasan Mengapa ROBLOX Disukai Anak-anak dan Remaja Serta Orangtuanya



Puasa Istimewa di Masa Wabah Corona


Tahun 2020 ini, kelak akan menjadi tahun bersejarah, di mana orang akan mengenangnya sebagai tahun corona. Tahun yang berawal dari timbul dan tersebarnya virus corona berjenis Covid-19, yang meski bernama akhir 2019 tapi menimbulkan kehebohan di seluruh dunia pada tahun berikutnya. Tahun di mana anak-anak kelas akhir tidak lagi menjalani Ujian Nasional sebagai syarat kelulusannya. Tahun yang membuat anak-anak bersekolah bersama orangtuanya di rumah. Tahun yang memaksa banyak usaha gulung tikar lantaran tak diperkenankan buka. Tahun yang menyebabkan orang bekerja dari rumah. Tahun yang membuat orang khawatir dan berpikir untuk pergi kemana-mana karena takut terkena penyakitnya. Dan,.... tahun di mana puasa Ramadan tak dihiasi Tarawih serta ibadah dan tradisi Ramadan lainnya yang biasa lekat dengan berkumpul dan silaturahmi. Sungguh, tahun yang berbeda, yang menjalaninya pun berasa istimewa terlebih di bulan puasa.

Suka Duka Puasa di Masa Wabah Corona


#BerjemurAsyik Sambil Bereksplorasi dengan Virtual Gym Sakatonik ABC



Di tengah penyebaran pandemi global virus COVID-19 yang juga sudah merebak luas di Indonesia, masyarakat dianjurkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sebagai proteksi awal untuk meminimalisir virus yang masuk ke tubuh, tak terkecuali bagi anak-anak. Sinar matahari pagi merupakan salah satu yang bermanfaat untuk membantu dalam memperkuat daya tahan tubuh anak. Lewat berjemur anak-anak dapat merasakan manfaat sekaligus untuk berguna untuk kesehatannya. 


Virtual Gym Sakatonik ABC

Setelah Corona Pergi Saya Ingin Pulang ke Kediri


Sekitar sebulan lalu, kakak saya mengabarkan jika Ibu dirawat inap di rumah sakit karena diare. Jujur saat mendengarnya saya langsung khawatir mengingat diare adalah salah satu gejala yang mengarah ke corona. Tapi, karena saat itu Kediri masih dalam posisi zero case alias belum ada sama sekali kasus COVID-19 ditemukan, maka saya agak tenang. Meski, saya terus memantau berita lewat kakak yang menunggu Ibu di sana. Dan setelah pemeriksaan menyeluruh, Alhamdulillah kata dokter memang diare biasa. Tapi karena Ibu sudah 75 tahun maka diminta rawat inap saja untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Akhirnya 3 hari Ibu dirawat. Beliau sempat bilang kalau sedih saat saya menghubungi lewat video call. Pasalnya, RS hanya membolehkan 1 penjaga pasien dan sangat membatasi kunjungan terkait antisipasi penyebaran corona. Alhasil, kakak-kakak saya juga keluarga lainnya yang biasa jenguk bersama-sama akhirnya memilih untuk mendoakan dari rumah saja. Sementara beberapa bergantian menjaga ibu di ruangan. Saya menghibur Ibu dengan alasan, RS riskan menjadi tempat penularan maka lebih baik memang dibatasi kunjungan. Dan meski saya berusaha riang, sebenarnya saya sedih dan ingin pulang.
 
Setelah Corona Pergi Saya Ingin Pulang ke Kediri


Channel YouTube Favorit Anak-anakku untuk Menambah Ilmu


Hari gini informasi via dunia digital jamak dicari. Berbekal ponsel pintar dan sambungan internet kita bisa melalang buana ke penjuru dunia untuk mendapatkan informasi yang kita ingini. Ilmu apapun mudah sekali kita dapatkan dengan cara ini, praktis dan tentunya for free! Seperti yang ada di aplikasi YouTube yang saat ini diakses oleh 2 milyar orang di dunia per bulannya. Yang artinya, jika kini ada 8 milyar penduduk bumi, maka 1 diantara 4 orang mengakses YouTube ini. Tak heran begitu banyak jenis channel disajikan di sini. Kita tinggal pilih kategori channel apa yang kita sukai, bisa disesuaikan dengan minat dan kebutuhan. Sama halnya dengan kedua anak saya yang adalah generasi Z alias iGeneration, yang mampu mengaplikasikan semua kegiatan dalam satu waktu seperti browsing dengan PC, update IG Story sekalian mendengarkan musik dari YouTube menggunakan headset. Apapun yang dilakukan kebanyakan berhubungan dengan dunia maya karena sejak kecil mereka sudah mengenal teknologinya. Tak heran saya yang notabene generasi X kadang malah tahu (dan belajar) dari mereka dulu. Seperti list channel YouTube yang jadi favorit mereka berikut ini yang bisa menambah ilmu.


Channel YouTube Favorit Anak-anakku untuk Menambah Ilmu

Nasihat Ibu

Saya dulu nulis apa saja, baik fiksi maupun non-fiksi di buku tulis sekolah, kertas coretan, diary (saat sudah remaja) dan ketika sudah mengenal komputer (laptop) saya tulis di sana. Sayangnya, banyak yang tak tersimpan dan tak berjejak lagi. Maka, setiap nemu file cerita lama, saya pindahkan dan simpan di blog saja. Biar saja blog ini jadi palugada - apa yang lu cari di blog gua ada...hahaha. Yang penting kembali ke niat awal bahwa ngeblog bikin saya bahagia...!

Seperti cerita anak berjudul "Nasihat Ibu" ini. Bertahun lalu saya menulisnya. Selamat menikmati!


Nasihat Ibu

Orang Tua Tipe Helikopterkah Anda?


Apakah orang tua tipe helikopter itu? Yaitu, orang tua yang terlalu protektif dan mengatur anak sampai ke hal terkecil sekalipun. Mereka selalu membayangi kemana pun si anak pergi dan siap sedia untuk mengulurkan tangan. Orang tua tipe ini bagai sebuah helikopter yang kapan pun dibutuhkan akan datang mengirimkan bala bantuan. Pola pengasuhan seperti ini akan menghambat proses perkembangan kemandirian anak, sehingga akan berdampak pada kehidupannya di kemudian hari.


Helicopter Parenting


Mental Health: Family Survival Mode


Halohola, masih lancar kan puasanya? Alhamdulillah, semoga lancar jaya sampai akhir nanti ya. Seperti saya yang Insya Allah masih semangat menunaikan ibadah puasa di tengah wabah yang mengganggu kondisi kesehatan mental saya juga banyak orang di penjuru dunia.. Luckily, ngabuburit saya hari ini sungguh bergizi karena mengikuti Kulwap yang merupakan bagian dari program #BloggerHangout BCC (Bloggercrony Community). Sebuah free workshop untuk anggota BCC yang kali ini mengupas seputar kesehatan mental untuk keluarga, dalam hal ini relasi orangtua dan anak-anaknya. Kulwap diisi oleh pemateri psikolog Senja Kurnia Putri, M.Psi. Psikolog dan mengambil judul Mental Health: Family Survival Mode.


Mental Health Family Survival Mode

Intip Cara Auto2000 Service dalam Perbaikan Aki Basah Mobil


Temaaan, mobil memiliki berbagai macam komponen yang ada di dalamnya. Hal ini juga berlaku pada mobil Toyota yang saat ini tengah menjadi pusat perhatian. Biasanya ketika salah satu komponen dari mobil Toyota ini mengalami kerusakan, akan dibawa ke Auto2000 service untuk mendapatkan tindakan perbaikan agar komponen tersebut dapat kembali berfungsi dengan baik.


Intip Cara Auto2000 Service dalam Perbaikan Aki Basah Mobil


Setelah Menikah Seharusnya Pasutri Tidak Mengorbankan Hal-Hal Berikut Ini


Temaaan, setelah seseorang menikah pasti banyak yang akan berubah. Mulai dari status, dari lajang menjadi suami atau istri. Lalu, selain sebagai anak laki-laki atau perempuan, juga akan menjadi menantu. Atau, yang sebelumnya tinggal bersama orang tua, jadi tinggal berdua saja atau dengan orang tua pasangannya. Begitu juga kewajiban dan tanggung jawab seseorang pun akan menyesuaikan setelah ia memasuki bahtera rumah tangga. Sebelum menikah perempuan wajib taat pada orang tuanya, tetapi setelah menikah suaminyalah yang harus ditaati dan dipatuhi dalam batas syariat. Sementara laki-laki, setelah menikah akan memikul tanggung jawab terhadap istrinya.

Setelah Menikah Seharusnya Pasutri Tidak Mengorbankan Hal-Hal Berikut Ini

7 Barang Penting yang Dibutuhkan Saat Berkegiatan di Rumah Ketika Virus COVID-19 Masih Mewabah



Salah satu langkah untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19 adalah dengan tetap berada di rumah, : bekerja dari dirumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah. Pokoknya berkegiatan dari rumah saja ketika virus corona asih bergentayangan dimana – mana.

Nah, selama berkegiatan di rumah sudah tentu banyak  barang yang perlu disediakan yang memang  merupakan kebutuhan penting. Apa saja?


7 Barang  Penting  yang Dibutuhkan Saat Berkegiatan di Rumah Ketika Virus COVID-19 Masih Mewabah

4 Alasan Mengapa Beli Toyota Memberikan Keuntungan yang Tidak Terduga

Temaaan, tahukah dirimu jika Toyota merupakan produsen industri otomotif terbesar yang ada di dunia dan menjadi perusahaan terbesar ke-9 dari segi jumlah pendapatan yang diterima? Tak heran karena ada banyak keunggulan yang dimiliki oleh Toyota, sehingga produsen ternama ini selalu menonjol di pasaran, terutama untuk dunia otomotif. Hal ini dikarenakan para konsumen sudah mempercayakan Toyota sebagai kendaraan pribadi yang bisa diunggulkan.


4 Alasan Mengapa Beli Toyota Memberikan Keuntungan yang Tidak Terduga